SOAL KASUS
Mata kuliah : Penganggaran Masalah Masalah Khusus
Dosen Pengampu : Mushawir. SE., M.M.
Program Studi : Akuntansi
Anggaran Laba Rugi
Setelah anggaran biaya produksi PT Semesta Raya untuk tahun 2014 selesai disusun maka bagian
anggaran perusahaan kemudian menyusun Anggaran Laporan Laba Rugi atau Laporan laba Rugi Pro
forma untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2014 (Anggaran Laporan Laba Rugi Tahunan).
Berikut ini adalah data-data yang telah dikumpulkan oleh staf anggaran untuk menyusun Anggaran
Laporan Laba Rugi PT Semesta Raya untuk tahun 2014.
1. Estimasi penjualan barang jadi untuk tahun 2014 diperoleh dari anggaran penjualan memperlihatkan
informasi sebagai berikut.
Penjualan Dalam
Triwulan Harga Jual (Rp)
Unit
TW 1 89.600 143.750
TW 2 112.000 143.750
TW 3 112.000 143.750
TW 4 134.400 143.750
Total 448.000
2. Jumlah potongan penjualan untuk tahun 2014 diperkirakan sebesar Rp. [Link].
1
3. Persediaan awal barang jadi untuk tahun 2014 sebesar 30.000 unit sedangkan persediaan akhir barang
jadi sebesar 20.000 unit. Biaya per unit persediaan barang jadi awal adalah sebesar Rp. 30.000.
penilaian persediaan barang jadi menggunakan metode rata-rata (average method).
4. Jumlah taplak meja “VL” yang diproduksi berasal dari anggaran produksi tahun 2014 adalah sebagai
berikut.
TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 2014
Jumlah barang jadi yang diproduksi 87.100 109.500 109.500 131.900 438.000
5. Berikut ini adalah anggaran biaya produksi PT Semesta Raya untuk tahun 2014.
Anggaran Biaya Produksi
PT Semesta Raya
Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2014
Biaya Bahan Baku [Link]
Biaya Tenaga Kerja Langsung [Link]
Biaya Overhead Pabrik 560.000.000
Total Biaya Produksi 2014 [Link]
6. Beban operasi yang dianggarkan untuk tahun 2014 adalah sebagai berikut.
2
No Jenis Beban Nilai
Departemen Penjualan
1 Beban iklan 1% dari penjualan barang jadi
2 Beban gaji Rp. 250.000.000 (beban tetap)
3 Beban komisi penjualan 1% dari penjualan barang jadi
4 Beban penyusutan peralatan Rp. 2.500.000 per bulan (beban tetap)
5 Beban penyusutan kendaraan Rp. 20.000.000 per tahun (beban tetap)
Departemen Administrasi
1 Beban gaji Rp. 200.000.000 (beban tetap)
2 Beban penyusutan peralatan Rp. 4.000.000 per bulan (beban tetap)
3 Beban penyusutan kendaraan Rp. 15.000.000 per tahun (beban tetap)
3
No Jenis Beban Nilai
Departemen Bersama
Rp. 60.000.000 per tahun, 40% dialokassikan
Beban asuransi gedung
1 ke Departemen Penjualan dan sisanya ke
kantor
Departemen Administrasi (beban tetap)
Rp. 3.600.000 per tahun (beban tetap), 75%
2 Beban perlengkapan kantor
dialokasikan ke Departemen Administrasi
a. Rp. 1000000 per bulan tetap plus 2% dari
nilai penjualan.
3 Beban telepon b. Pembagian beban telepon: 80% dari beban
telepon dialokasikan ke Departemen
Penjualan.
a. Rp. 1.500.000 per bulan tetap plus 3% dari
nilai penjualan.
4 Beban listrik b. Pembagian beban listrik: 30% dari beban
listrik dialokasikan ke Departemen
Penjualan.
7. Beban penyisihan piutang tak tertagih di tahun 2014 diperkirakan sebesar Rp. 721.317.500.
8. Tarif Pajak Penghasilan (PPh) untuk tahun 2014 diperkirakan sebesar 25%.
Anda diminta untuk:
Menyusun Anggaran Laba Rugi PT SR tahun 2014.