0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
157 tayangan4 halaman

Panduan Pengisian Partograf Persalinan

Dokumen ini memberikan panduan tentang penggunaan dan pengisian partograf (formulir pemantauan persalinan) di Puskesmas Cibatu. Partograf digunakan untuk memantau kemajuan persalinan dengan mencatat informasi seperti denyut jantung janin, pembukaan serviks, penurunan bagian janin, dan kontraksi rahim. Formulir ini harus diisi secara berkala oleh bidan untuk membantu pengambilan keputusan klinis selama persalinan.

Diunggah oleh

puskesmascibatudtp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
157 tayangan4 halaman

Panduan Pengisian Partograf Persalinan

Dokumen ini memberikan panduan tentang penggunaan dan pengisian partograf (formulir pemantauan persalinan) di Puskesmas Cibatu. Partograf digunakan untuk memantau kemajuan persalinan dengan mencatat informasi seperti denyut jantung janin, pembukaan serviks, penurunan bagian janin, dan kontraksi rahim. Formulir ini harus diisi secara berkala oleh bidan untuk membantu pengambilan keputusan klinis selama persalinan.

Diunggah oleh

puskesmascibatudtp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PARTOGRAF

No. Dokumen : SOP/PND/PCB/027


No. Revisi : 0
SOP
Tanggal Terbit : 02 Januari 2016
Halaman : 1/3
PUSKESMAS dr. Leli Yuliani
Pembina
CIBATU
NIP. 19761216 200501 2 005

Alat bantu untuk memantau kemajuan persalinan dan informasi utk


1 Pengertian
membuat keputusan klinik
.

- Menilai penurunan bagian terendah janin melalui pemeriksaan


2 Tujuan
perlimaan suprasimfisis
.
- Mencatat dan memantau kemajuan dilatasi servik
- Menilai dan memantau perkembangan kontraksi uterus selama
fase aktip kala satu persalinan
- Nilai dan memantau kondisi ibu selama fase aktip kala satu
- Menilai dan memantau kondisi janin selama fase aktip kala satu
- Mencatat asupan dan pengeluaran ibu dan janin selama fase
aktip kala satu

1. Undang – Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang


3 Kebijakan
menyatakan bahwa tenaga kesehatan harus memenuhi kode etik,
.
standar profesi, hak pengguna pelayanan kesehatan, standar
pelayanan, dan standar prosedur operasional.
2. Peraturan menteri kesehatan nomor 741/Menkes/Per/VI/2008
tentang standar pelayanan minimal
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 128/Menkes/SK/II/2004
tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat
4. KEPMENKES RI no. 284/Menkes/SK/VII/2006 tentang Pedoman
Buku Kesehatan Ibu dan Anak
5. KEPMENKES RI Nomor 1464/Menkes/PER/X/2010 tentang
Registrasi dan Praktik Bidan
PARTOGRAF No. Dokumen
Puskesmas Cibatu :SOP/PND/PCB/027 No. Revisi : 0 Halaman :2/3

6. KEPMENKES RI Nomor 938/Menkes/SK/VIII/2007 tentang


Standar Asuhan Kebidanan
7. KEPMENKES RI no 900/Menkes/SK/VII/2002 tentang registrasi
dan praktik Bidan.
8. Pedoman pemantauan wilayah setempat kesehatan ibu dan anak
(PWS KIA)
- Sinopsis Obstetri 2002
4 Referensi
. - Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal Dan
Neonatal. Hal 10-12 tahun 2002
- Paket Pelatihan Pelayanan Obstetri Dan Neonatal Emergensi Dasar
(PONED). Hal [Link] 2010

1. Isi formasi awal


5 Prosedur
Nama,umur,GPA, nomor catatatn medik/nomor puskesmas,
.
tanggal dan waktu mulai dirawat,waktu pecahnya selaput ketuban.
2. Mencatat temuan pada patograf
 denyut jantung janin
Setiap 1/2 jam, normal 120-160 kali/menit ditulis dengan
simbol (.)
 kondisi selaput, cairan dan warna ketuban, ditulis :
U : selaput ketuban masih utuh (belum pecah)
J : selaput ketuban sudah pecah dan air ketuban jernih.
M : selaput ketuban sudah dan air ketuban bercampur
mekonium
D : selaput ketuban sudah dan air ketuban bercampur darah.
K : selaput ketuban sudah tapi air ketuban tidak mengalir lagi
(kering)
 molase (penyusunan tulang tengkorak)
0 : tulang kepala janin terpisah sutura dengan mudah dapat di
palpasi
1 : tulang kepala janin hanya bersentuhan
2 : tulang kepala janin saling tumpang tindih tetapi masih dapat
dipisahkan
3 : tulang kepala janin tumpang tindih dan tidak dapat
dipisahkan
PARTOGRAF No. Dokumen
Puskesmas Cibatu :SOP/PND/PCB/027 No. Revisi : 0 Halaman :2/3

 pembukaan servik : setiap 4 jam sekali, ditandai dengan simbol


(X)
 penurunan bagian terbawah janin : setiap 4 jam sekali ditulis
dengan symbol (o)
 frekuensi dan lamanya kontrasi uterus, setiap 1/2 jam sekali,
ditulis dengan simbol:

beri titik-titik dikotak yang sesuai untuk menyatakan lama


kontraksi < 20 menit

beri garis-garis dikotak yang sesuai untuk menyatakan lama


kontraksi 20-40 detik

isi penuh kotak yang sesuai untuk menyatakan lama kontraksi > 40
detik

 cairan IV dan obat


Ditulis sesuai dengan terapi yang diberikan jika ada
 mengukur nadi ibu setiap 1/2 jam sekali
 jika tetesan oxy sudah mulai, dokumentasikan 30 menit jumlah
unit oxy yang diberikan per volum IV dan dalam satuan tetesan
per menit
 catatan semua pemberian obat-obatan tambahan dan cairan IV
dalam kotak yang sesuai dengan kolom waktunya
 mencatat tekanan darah dan temperatur tubuh ibu setiap 4 jam
Untuk tekanan darah dicatat dengan simbol ( ). Untuk suhu
ditulis sesuai hasil pemeriksaan tiap 2 jam sekian
 Reduksi urine aseton, dan protein : setiap 2-4 jam ditulis sesuai
dengan hasil pemeriksaan.
3. Pencatatan pada lembar belakang patograf
 untuk mencatat proses persalinan,kelahiran, bayi dan tindakan-
tindakan sejak kala l-lV dan bayi baru lahir.
 catatan persalinan terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut :
- data / informasi umum
PARTOGRAF No. Dokumen
Puskesmas Cibatu :SOP/PND/PCB/027 No. Revisi : 0 Halaman :2/3

- kala l-lV
- bayi baru lahir

Poned Puskesmas Cibatu, Bidan Desa, Rumah Sakit


6 Unit Terkait
.

7 Dokumen
Rekam Medik
. Terkait

8 Rekaman N YANG DI ISI PERUBAHAN TANGGAL


. Historis O UBAH MULAI
Perubahan DIBERLAKUKAN

Anda mungkin juga menyukai