0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan24 halaman

RPP Fisika: Listrik Statis dan Dinamis

Rencana pelaksanaan pembelajaran fisika tentang listrik statis dan dinamis untuk siswa kelas X di SMK Negeri 7 Purworejo. Materi akan diajarkan dalam 3 pertemuan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik serta model pembelajaran discovery learning. Tujuannya adalah agar siswa dapat memahami konsep-konsep listrik statis dan dinamis beserta hukum-hukumnya dan mampu menerapkannya dalam berbagai kasus.

Diunggah oleh

yusuf tama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan24 halaman

RPP Fisika: Listrik Statis dan Dinamis

Rencana pelaksanaan pembelajaran fisika tentang listrik statis dan dinamis untuk siswa kelas X di SMK Negeri 7 Purworejo. Materi akan diajarkan dalam 3 pertemuan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik serta model pembelajaran discovery learning. Tujuannya adalah agar siswa dapat memahami konsep-konsep listrik statis dan dinamis beserta hukum-hukumnya dan mampu menerapkannya dalam berbagai kasus.

Diunggah oleh

yusuf tama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

12
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 7 Purworejo

Mata Pelajaran : Fisika

Program Keahlian : Teknik Instalasi Tenaga Listrik

Kelas/Semester : X/genap

Materi Pokok : Listrik Statis Dan Dinamis

Alokasi Waktu : 9 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
1. Pengetahuan KI -3:
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalamilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
2. Keterampilan KI- 4:
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuaikaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar
1. Pengetahuan
1) Membedakan konsep listrik statis dan dinsmis.
2) Menerapkan konsep listrik statis dan dinamis dalam berbagai kasus.
3) Menganalisis dan menerapkan konsep muatan listrik, gaya listrik, kuat medan
listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik serta penerapannya pada
berbagai kasus.
4) Menguasai hukum kelistrikan arus searah.
5) Menguasai hubungan antara tegangan, hambatan, dan arus.
2. Keterampilan
1) Melakukan pengamatan berikut presentasi hasil pengamatan untuk
membuktikan interaksi elektrostatik dua muatan listrik.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Pngetahuan
1) Memformulasikan gejala kelistrikkan berdasarkan konsep gaya listrik dan
hukum Coulomb.
2) Memformulasikan konsep hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk
menentukan medan listrik bagi distribusi muatan kontinu.
3) Memformulasikan energi potensial listrik dan kaitannya dengan gaya
listrik atau medan listrik dan potensial listrik.
4) Memformulasikan kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam rangkaian
tertutup dan mengaplikasikan dalam perhitungan.
5) Memformulasikan daya dan energi listrik arus searah kemudian
menentukan besarnya dengan persamaan matematis.
6) Menggunakan Hukum Kirchhoff II pada rangakaian majemuk untuk
menghitung kuat arus, tegangan, dan hambatan.
2. Keterampilan
1) Menyajikan alat/bahan eksperimen pengamatan untuk membuktikan
interaksi elektrostatis dua muatan.
2) Mendesain dan menalar langkah eksperimen pengamatan untuk
membuktikan interaksi elektrostatik dua muatan listrik.
3) Membuktikan Kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam rangkaian
tertutup dengan arus listrik searah dengan eksperimen (Hk. Ohm).
4) Siswa mampu merumuskan kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam
rangkaian tertutup dan mengaplikasikan dalam perhitungan.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Pengetahuan

1) Siswa mampu memformulasikan Hukum Coulomb dan membuktikan dengan


Percobaan dengan percaya diri.
2) Siswa mampu Menentukan Beda energi potensial antara dua titik dalam medan
listrik dengan teliti.
3) Siswa mampu merumuskan kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam
rangkaian tertutup dan mengaplikasikan dalam perhitungan dengan mandiri.
4) Siswa mampu menggunakan Hukum Kirchhoff II pada rangakaian majemuk
untuk menghitung kuat arus, tegangan, dan hambatan denagn teliti.
5) Siswa mampu merumuskan Daya dan energi listrik arus searah persamaan
matematisnya.
6) Siswa mampu menentukan besarnya energi dan daya listrik dengan
menggunakan persamaan matematis dengan percaya diri.
2. Ketrampilan
1) Mendesain dan menalar langkah eksperimen pengamatan untuk
membuktikan interaksi elektrostatik dua muatan listrik dengan mandiri.
2) Membuktikan kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam
rangkaian tertutup dengan arus listrik searah dengan percobaan (Hk. Ohm).
3) Mempresentasikan data hasil eksperimen dengan percaya diri.
E. Materi Pembelajaran
PERTEMUAN 1
Pengertian Listrik Statis

Listrik statis adalah ilmu yang mempelajari pengumpulan muatan listrik dan sifat-
sifatnya pada suatu benda.

Muatan listrik

Muatan listrik memiliki satuan coulomb. Besarnya muatan positif (proton) = 1,6. 10-
19 C, sedangkan besarnya muatan negatif atau elektron = -1,6. 10-19 C.

Hukum Coulomb
Berbunyi “gaya interaksi antara dua muatan listrik sebanding dengan besar
masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya “.
Persamaannya : F = gaya interaksi muatan listrik (N)
k . q 1 .q 2 Q = muatan listrik (C), dimana 1 µC = 10-6 C
F=
r2
r = jarak kedua muatan listrik (m)
k = tetapan coulomb = 9.109 Nm2/C2

Kuat Medan Listrik


Ruang disekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi disebut medan listrik. Arah medan
listrik disekitar muatan positif menjauhi muatan, sedangkan disekitar muatan negatif
mendektati muatan.

k .q E = kuat medan listrik (N/C)


E=
r2 q = muatan listrik (C)
r = jarak titik ke muatan listrik (m)

PERTEMUAN II
Potensial dan Energi Potensial Listrik
EP a V = potensial listrik,
V a=
q
EP = energi potensial listrik
q = muatan listrik
Beda Potensial Listrik

EP a Ep b Epa −Epb
V a −V b = − =
q q q
Δ EP W ab
V ab= =
q q
PERTEMUAN III ( 3 x 45 mrnit)

Listrik Dinamis

Arus listrik didefinisikan sebagai laju aliran muatan yang melalui penghantar

q
I=
t .

Hambatan atau resistansi kawat penghantar sebanding dengan resistivitas dan


R= ρ
panjangnya, serta berbanding terbalik dengan luas penampang A .

Hukum ohm menyatakan bahwa kuat arus yang melalui suatu penghantar
sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar dan berbanding

V
I=
terbalik dengan hambatanya R

Rangkaian seri maupun rangkaian pararel dari resistor R 1,R2,R3……Rn dapat


digunakan oleh sebuah resistor dengan nilai hambatan tertentu (Rp) sesuai
ketentuan berikut:

R p =R1 , R2 , R3 . . .. . R n →seri
1 1 1 1 1
= + + +. . .+ → paralel
R p R1 R 2 R 3 Rn

Gaya gerak listrik(GGL) adalah besaran tegangan listrik sumber tegangan sebelum
diberi beban.


I=
GGL pada rangkaian seri R+ nr

ε
I=
r
R+
GGL pada rangkaian parallel n
Hukum I Kirchhoff menyatakan bahwa jumlah kuat arus listrik masuk kesuatu titik
cabang sama dengan jumlah kuat arus yang meniggalkan titik cabang tersebut.

∑ I masuk=∑ I keluar
Hukum II Kirchhoff menyatakan bahwa jumlah aljabar beda potensial dari elemen-
elemen yang membentuk rangkaian tertutup sama dengan nol.

∑ ε+∑ IR=0
Energy listrik dapat dinyatakan sebagai hasil kali tegangan, kuat arus, dan selang
waktu W=VIt

W V2
P= =VI =I 2 R=
Daya listrik adalah besar energy tiap satuan waktu, t R

F. Metode/Model Pembelajaran

1. Pendekatan pembelajaran : Saintifik


2. Metode Pembelajaran : Ceramah, Tanya Jawab, Praktik
3. Model Pembelajaran : Discovery Learning
Sintaks Discovery Learning:
a. Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan)
b. Problem statmen (pertanyaan/indentifikasi masalah)
c. Data collection (pengumpulan data)
d. Data processing (pengolahan data)
e. Verification (pembuktian)
f. Generalization (menarik kesimpulan/ generalisasi)
G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
 Media : LKS, power point, LCD
 Bahan Ajar :
- Suteja, Fisika SMK Kelas X, Yudistira.
- Young, Hugh [Link] Universitas Jilid [Link]:Erlangga
H. Langkah-langkah Pembelajaran
PERTEMUAN 1 ( 3 x 45 menit )

Alokasi
Kegiatan Deskripsi kegiatan Waktu
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan
salam dilanjutkan dengan berdo’a kemudian
memeriksa presensi peserta didik dan menanyakan
kesiapan siswa untuk menerima materi.
2. Guru megkondisikan peserta didik membeerikan
apersepsi dan motivasi agar siap untuk memulai
15
Pendahuluan pelajaran.
menit
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini
sekaligus menginformasikan sistem evaluasi yang
akan dilakukan pada pembelajaran ini.
4. Guru memberi stimulasi untuk merangsang peserta
didik untuk berdiskusi tentang masalah sehari- hari
yang berhubungan dengan listrik statis.
Inti Mengamati 110
1. Guru menyuruh peserta didik untuk membaca menit
selama 10 menit materi yang berkaitan dengan
listrik dinamis.
2. Siswa mendapat informasi tentang gejala
kelistrikan dan dampak yang ditimbulkan dalam
kehidupan seharai-hari seperti fenomena
terjadinya petir dan penangkal petir.
Menanya
1. Guru mengidentifikasi masalah dan mengajukan
pertanyaan tentang konsep gaya listrik dan
hukum Coulomb.
2. Siswa diberi kesempatan untuk mendeskripsikan
identifikasi masalah gaya listrik dan hukum
Coulomb.
Mengumpulkan Informasi
1. Siswa mencatat fenomena dan gejala yang
ditimbulkan gaya listrik yang terdapat didalam
beberapa muatan yang berdekatan.
2. Guru membimbing untuk melakukan eksperimen
tentang transfer elektron dari satu benda ke benda
lain.
3. Siswa diminta menggunakan hukum Coulomb
untuk menjawab pertanyaan sederhana.
Menalar
1. Siswa mendapat tugas mendiskusikan informasi
yang diperoleh dan membuat kesimpulan tentang
hukum Coulomb dan hukum gauss.
2. Siswa mendapat tuas memformulasikan konsep
hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk
menentukan medan listrik bagi distribusi muatan
kontinu.
Mengomunikasikan
1. Siswa membandingkan hasil diskusi tentang
transfer elektron dari satu benda ke benda lain antar
kelompok melalui sesi presentasi kelompok.
2. Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan
guru.
Penutup 1. Guru meminta seorang siswa untuk menyebutkan 10
kembali konsep kelistrikan, gaya listrik dan hukum menit
Coulomb sesuai apa yang telah dipelajari.
2. Guru beserta siswa memberikan kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
3. Guru meminta beberapa peserta didik untuk
mengungkapkan manfaat mempelajari konsep gaya
listrik, hukum coulomb, dan hukum gauss.
4. Guru menginformasikan untuk membaca dan
meringkas materi selanjutnya.
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.

PERTEMUAN 2 ( 3 x 45 menit )
Alokasi
Kegiatan Deskripsi kegiatan
Waktu
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan
salam dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian
memeriksa presensi.
2. Guru megkondisikan peserta didik membeerikan
apersepsi dan motivasi agar siap untuk memulai
pelajaran.
15
Pendahuluan 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari
menit
ini sekaligus menginformasikan sistem evaluasi
yang akan dilakukan pada pembelajaran ini.
4. Guru member stimulant untuk merangsang anak
mengulang materi sebelumnya kemudian
dikembangkan terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
Inti Mengamati 110
1. Guru menyuruh peserta didik untuk membaca menit

selama 10 menit materi yang berkaitan dengan


gaya listrik atau medan listrik dan potensial
listrik
2. Siswa mendapat informasi tentang fenomena
energi potensial listrik dan kaitannya dengan
gaya listrik atau medan listrik dan potensial
listrik.
3. Siswa mengamati penjelasan yang disampaikan
dan diberi kesempatan untuk mengajukan
pertanyaan.
Menanya
1. Guru mengidentifikasi permasalahan dan
mengajukan pertanyaan tentang fenomena energi
potensial listrik.
2. Siswa diberi kesempatan untuk mendeskripsikan
identifikasi masalah energi potensial listrik.
Mengumpulkan Informasi
1. Siswa diminta mencatat data-data yang berkaitan
dengan persamaan-persamaan dengan gaya
listrik atau medan listrik dan potensial listrik.
2. Siswa diminta menentukan energi potensial dan
potensial listrik.
Menalar
1. Siswa mendapat tugas mendiskusikan informasi
yang diperoleh dan membuat kesimpulan tentang
fenomena energy potensial dan kaitanya dengan
gaya listrik atau medan listrik dan potensial
listrik.
2. Siswa mendapat tugas memformulasikan
konsep energi potensial dan potensial listrik.
Mengomunikasikan
1. Siswa membandingkan hasil kerja dengan
siswa yang lain atau dengan kelompok lain
melalui sesi presentasi.
2. Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan
guru.

Penutup 1. Guru meminta seorang siswa untuk 10


menyebutkan kembali konsep fenomena energi menit
potensial listrik dan kaitannya dengan gaya
listrik atau medan listrik dan potensial listrik.
2. Guru beserta siswa memberikan kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
3. Guru menginformasikan untuk membaca dan
meringkas materi selanjutnya.
4. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.

PERTEMUAN 3 ( 3 x 45 menit )

Alokasi
Kegiatan Deskripsi kegiatan
Waktu
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan
salam dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian
memeriksa presensi.
2. Guru megkondisikan peserta didik membeerikan
apersepsi dan motivasi agar siap untuk memulai
pelajaran.
15
Pendahuluan 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari
menit
ini sekaligus menginformasikan sistem evaluasi
yang akan dilakukan pada pembelajaran ini.
4. Guru member stimulant untuk merangsang anak
mengulang materi sebelumnya kemudian
dikembangkan terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
Inti Mengamati 110
1. Guru menyuruh peserta didik untuk membaca menit

selama 10 menit materi yang berkaitan dengan


listrik dinamis.
2. Siswa mendapat imformasi tentang arus,
tegangan, hambatan listrik rangkaian listrik,
energy dan daya listrik
3. Siswa mengamati penjelasan yang disampaikan
dan diberi kesempatan untuk mengajukan
pertanyaan.
Menanya
1. Guru mengidentifikasi masalah dan mengajukan
pertanyaan tentan konsep hukum ohm, rangkaian
listrik, energy dan daya listrik.
1. Siswa diberi kesempatan untuk mendeskripsikan
identifikasi masalah tentang hukum ohm.
Mengumpulkan Informasi
1. Siswa diminta melakukan pengukuran
penghantar yang panjangnya berbeda-beda.
2. Siswa diminta menjelaskan faktor yang
mempengaruhi besar hambatan suatu
penghantar.
3. Siswa diminta menetukan kuat arus listrik pada
rangkaian dengan menggunakan Hukum
Kirchhoff I dan Kirchhoff II.
4. Siswa menentukan daya dari komponen listrik
(lampu) melalui pengukuran kuat arus dan
tegangan serta dibandingkan dengan hasil
perhitungan.
Menalar
1. Siswa mendapat tugas mendiskusikan dan
menyimpulkan berlakunya hukum Ohm pada
suatu penghantar berdasarkan hasil pengukuran.
2. Siswa diminta berdiskusi dalam kelompok untuk
menghitung kuat arus, tegangan, dan hambatan
listrik dengan menggunakan hukum Ohm.
3. Siswa mendapat tugas untuk berdiskusi dan
meganalisis dalam kelompok untuk merumuskan
daya dan energi listrik arus searah.
Mengomunikasikan
1. Siswa membandingkan hasil pengukurn
dengan dengan kelompok lain melalui sesi
presentasi.
2. Siswa menerima tanggapan dari siswa lain.

Penutup 1. Guru meminta seorang siswa untuk


menyebutkan kembali konsep hukum ohm dan 10
hukum Kirchhoff.
2. Guru beserta siswa memberikan kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
menit
3. Guru menginformasikan untuk pertemuan
selanjutnya.

I. Sumber/ Referensi
 Fisika Kelas X, SMK Kelompok Teknologi dan Rekayasa, Sudirman, 2016
J. Penilaian Hasil Belajar
 Tes Tertulis
 Tugas
 LKS Eksperimen
(terlampir)

K. Instrumen Penilaian Hasil Belajar


 Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama
pada aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.
 Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus
utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasi.
 Instrumen laporan eksperimen menggunakan rubrik penilaian dengan fokus
utama pada kualitas visual, sistematika sajian data, kejujuran, dan jawaban
pertanyaan.
 Menggunakan tes tertulis uraian.

Purworejo, Februari 2018


Waka Kurikulum Guru Mata Pelajaran

Mahmudah, [Link] Mahmudah, [Link]


NIP.197706042006042023 NIP.197706042006042023

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Samsiyah, [Link]
NIP.19680824 199203 2 009
II. LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN KETERAMPILAN
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/ Program : X/ TITL
Tahun Pelajaran : 2017/2018

Indikator terampil menyelesaikan masalah listrik statis (teknik penilaian)

1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan listrik statis
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan listrik statis tetapi
belum tepat.
3. Sangat terampill, jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan
dengan listrik statis serta menyelesaikan dengan tepat.

Keterampilan memecahkan masalah


Energy
hukum
Potensial
Coulomb Jml
No Nama Siswa Muatan listrik Nilai Ket.
dan Skor
listrik dan
hukum
potensial
Gauss
listrik
1.
2.
3.
...
4.

Nilai = Jumlah skor + 1

LEMBAR KERJA SISWA


EKSPERIMEN
Kelompok :
Anggota :
1. ................................................
2. ................................................
3. .................................................
4. .................................................

A. Tujuan
1. Mengamati gejala listrik statis,
2. Menganalisis peristiwa transfer elektron dari satu benda ke benda lain.
B. Alat dan Bahan
1. botol air mineral
2. sedotan.
C. Langkah Kerja
1. Menggosokan tangan kanan pada sedotan secara berulang-ulang dalam waktu
2-3 menit
2. Meletakan sedotan pada mulut botol air mineral seperti ditunjukan Gambar 4.2
(Note : Tangan kanan jangan sampai menyentuh sedotan saat meletakan di atas
mulut botol)
3. Mendekatkan tangan kanan pada ujung sedotan yang sudah di gosok-gosok
sebelumnya.
4. Mengamati apa yang terjadi dengan sedotan saat di dekatkan dengan tangan,
5. Setelah mengamati demonstrasi, pertanyaan apa yang muncul dalam pikiran
Anda?
Tulislah daftar pertanyaan yang muncul pada selembar kertas. Diskusikan
perkiraan jawaban Anda dalam kelompok.

Pertanyaan Perkiraan jawaban

6. Diskusikan secara kelompok


a) Mengapa pada kegiatan demonstrasi sedotan dapat bergerak padahal
tidak disentuh oleh tangan!
b) Apa maksud kegiatan menggosok-gosokan tangan pada sedotan?
Apa dampaknya?
c) Adakah peristiwa transfer elektron pada kegiatan menggosok-
gosokan tangan pada sedotan?
d) Setelah sedotan digosok dengan tangan, jenis muatan listrik apa
yang terdapat pada tangan? Apa jenis muatan listrik yang terdapat
pada sedotan? Mengapa demikian?
e) Mengapa suatu benda yang awalnya netral bisa berubah menjadi
bermuatan negatif?
f) Jelaskan mengapa kertas kecil-kecil yang netral (tak bermuatan)
dapat ditarik oleh penggaris mika yang baru saja digosok-gosokan
ke rambut?

*NB : Pada proses pembelajaran, pertanyaan no 6 jangan dimunculkan


terlebih dahulu saat mahasiswa mendiskusikan poin no 5 .

LEMBAR KERJA SISWA


EKSPERIMEN
Kelompok :
Anggota :
1. ................................................
2. ................................................
3. .................................................
5. .................................................
Tujuan: dalam kegiatan ini, menggunakan hukum ohm untuk menentukan
hambatan dalam dari ammeter dan voltmeter.
A. Alat dan Bahan
 Multimeter
 Power supplay
 Resistor
 Kawat penghantar
B. Langah kerja:
1. Susunlah rangkaian seperti gambar dengan R adalah resistor 1 Ω .
2. Ukur besarnya tegangan yang jatuh antara ujung a dan titik b.
3. Gantilah resistor yang digunakan dengan resistor lain.
4. Catatlah arus yang melalui ammeter.
a. Mengukur hambatan dalam ammeter
b. Mengukur hambatan dalam voltmeter
1. Susunlah rangkaian seperti gambar dengan R adalah resisitor 1 Ω .
2. Ubah tegangan sumber, kemudian catat besaran arus yang melewati
ammeter dan catat besarnya tegangan pada voltmeter.
3. Gantilah resistor dangan nilai yang lain, catatlah hasil yang
diperoleh.

C. Data Hasil Percobaan


N
o R( Ω ) V(volt) I (amper)

1 1 Ω
2 10 Ω
3 100 Ω
4 1 M Ω

No Tegangan sumber R(
Ω ) V (volt) I (amper)
1 Ω
10
Ω
1 3V 100
Ω
1 M
Ω
1 Ω
10
Ω
2 6V 100
Ω
1 M
Ω

D. Pertanyaan
1. Sebuah rangkaian dapat disebut sebagai rangkaian ideal jika
jika hambatan hanya diberikan oleh resistor. Besarnya tegangan yang jatuh
antara titik a dan titik b secara ideal dapat dinyatakan dengan hambatan
ohm, yaitu Vab=IR. Bedasarkan data-data yang telah di catat, apakah
rangkaian sudah termasuk rangkaian ideal? Analisis apa yang dapat
diberikan?
2. Dalam suatu pengukuran, ammeter ternyata memberikan
kontribusi hambatan dalam sebuah rangkaiana dengan nilai resistansi yang
cukup kecil. Dengan menggunakan ukum om, buktikan bahwa hambatan

V
r= −R
dalam (r) dapat dinyatakan sebagai I melalui persamaan
hitunglah rata-rata nilai hambatan dalam suatu ammeter dari data-data yang
diperoleh.
3. Dengan menggunakan hukum ohm, buktikan bahwa
besarnya hambatan dalam suatu voltmeter dalam kegiatan B dapat

R
r=
I .R
I−
dinyatakn sebagai V dengan persamaan, hitunglah rata-rata
hambatan dalam sebuah voltmeter dengan menggunakan data-data yang
telah dicatat.
4. Apakah hambatan dalam pada voltmeter lebih besar dari
pada ammeter? Berikan alasan untuk menjelaskan hal ini terkait dengan
bagaimana ammeter dan voltmeter dipasang dalam rangkaian.
E. Buatlah laporan eksperimen dengan struktur seperti berikut.
- Judul eksperimen - Pembahasan
- Tujuan - Pertanyaan
- Alat dan Bahan - Kesimpulan
- Langkah Kerja - Saran
- Data Hasil Percobaan
-
Instrumen penilaian pengetahuan
ULANGAN HARIAN

Mata Pelajaran : Fisika


Kelas/ Program : X/ TITL
Materi Pokok : Listrik Statis dan Dinamis
Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar!

1.
AB=30 cm dan tinggi BC= 60 cm. pada
titik A,B,C terdapat muatan listik masing-

masing +15 μC ,−4 μC ,+80 μC . Hitung


lah
a) Gaya elektrostatis pada muatan qb
akibat muatan qA.
b) Gaya elektrostatis pada muatan qB a) Resistensi hambatan penggantinya.
akibat matan qC. b) Kuat arus listrik pada rangkaian!
c) Gaya listrik statis total pada matan c) Berapakah tegangan yang melalui
qB.
hambatan 40 Ω !
2.
5. Pada sekema, diketahui
segitiga siku-siku di B. panjang alas AB=
ε 1 =ε 2=9 volt , R 1=2 Ω , R2 =1Ω
30 cm dan tinggi BC= 60 cm. dititik A
Hambatan masing-masing GGL adalah
dan C terdapat muatan listrik
r1=r2=0,5 Ω . Tentukan beda potensial
q A =−1,2 μC ,qC =−3,6 μC . Hitung kuat
antara a dan b!
medan listrik di titik B.
3.
memindahkan muatan q0=3x10-6 dari titik
A berpotensial 450 V ketitik B
berpotensial 950 V!
4.
dan 20 Ω disusun seri dan dihubungkan 6. Sebuah lampu 18V/10W dipasang pada
dengan sumber tegangan 12V. hitung: tegangan 10V. hitunglah daya lampu itu!
PEMBAHASAN SOAL PENILAIAN HARIAN
LISTRIK STATIS
1. Menganalisis besaran yang tercantum pada soal
Diketahui:
r AB =30 cm=0,3 m; r BC 60 cm=0,6 m ;q A =+ 15 μC =+15×106 C
q B=−4 μC=−4×10−6 C ; q C =+ 80 μC =+80×10−6
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: FBA…….?
FCB……..?
Ftot……...?
Jawab : Menjawab yang ditanyakan
qB q A N . m2 (−4×10−6 )( 15×10−6 C )
F BA =k
2
=9×109 .
r AB
C ( 0,3 )2
a.
Jadi gaya elektrostatis pada muatan qB akibat qA sebesar 6N.
b.
qB qC N . m2 (−4×10−6 C )( 80×10−6 C )
F BA =k 2
=9×10 9 2
. =−8
r BC C ( 0,6 )2
j
adi gCaya elektrostatis pada muatan qB akibat muatan qC
sebesar 8N.
c.
F B =F A +F BC (secara vektor)
Karena FBA tegak lurus dengan FBC,
F B= F + F 2= √ (−6 )2 + (−8 )2=10 N (skor:10)
√ AB 2 BC
Jadi gaya elektrostatis pada muatan qB sebesar FB=10N
2. Menganalisis besaran yang tercantum pada soal
r A =30 cm=0,3 m;q A=−12 μC=−1,2×10−6 C ;
−6
Diketahui: r C =60 cm=0,6 m;q C =−3,6 μC=−3,6×10 C
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: medan listrik(E) dititik B……..?
Menjawab yang ditanyakan
Jawaban:
qA N .m 2 (−1,2×10−6 C ) N
E A =k
r
A2
(
= 9×109
C 2)( .
0,3 m ) 2
=−12×10 4
C
qB N . m2 ( −3,6×10−6 C ) N
EC =k
r
B2
(
= 9×10 9
C2 )( .
0,6 m ) 2
=−9×104
C
N N N
EB = E
√ A
2+ E 2=

3. Menganalisis besaran pada soal


C √ −12×10 4
C
+−9×104
C
=15×104
C

−6
Diketahui: q 0=3×10 C ;V A=450 V ;V B=950 V
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: WAB…….?
Menjawab yang ditanyakan
W AB =E P ( B) −E P ( A )
¿ q V −V =( 3×10−6 C ) ( 950 V −450V ) =1,5×10−3 joule
( B A)
Jawaban:
4. Menganalisis besaran pada soal
A=2, 25 cm2 =2 , 25×10−4 m2 ; d=2,5 mm=2,5×10−3 m;
C2
K=7 ; ε 0 =8 , 85×10−12
Diketahui: N . m2
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: C……..?
Menjawab soal
A C2 ( 2 , 25×10−4 m2 )
Jawaban:
C=Kε 0
d (
⇒C=( 7 ) 8 , 85×10−12 )
N . m2 ( 2,5×10−3 m )
=5,6 pF

5. Menganalisis besaran pada soal


Diketahui: 1 R =40 Ω; R =40 Ω ;V =12 V
2
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: Rp…….?
I……..?
V1…….?
Menjawab soal
Jawab:

a) V c)
I=
R p =R1 +R 2 Rp V 1 =IR 1
¿40 Ω+20 Ω 12V ¿ ( 0,2 )( 40 )
¿
¿60 Ω 60 Ω ¿8V
b) 0,2 Α
6. Menganalisis besaran pada soal

Diketahui: 1 R =2Ω ; R =1 Ω ; ε 1 =ε 2 =3 V ; r 1=r 2=0,2Ω


2
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: Vab…….?
Menjawab soal
Jawab:
IR1 −ε 1 + Ir1 + IR 2 −ε 2 + Ir 2 =0
I ( R1 +r 1 + R 2 +r 2 ) =ε 1 +ε 2
( ε 1 +ε 2 )
I= V ab=I ( R1 +r 1 ) −ε 1 =
R1 +r 1 + R2 +r 2
( 9 V +9 V ) 18 V 4,5 Α ( 2Ω+0,5 Ω )−9V
¿ = =4,5
2Ω+ 0,5Ω+1Ω+ 0,5Ω 4 Ω ¿11, 25V −9V =2 ,25 V
Tugas

1. Dua buah partikel A dan B masing-masing bermuatan listrik +20 mC dan +45 mC
terpisah dengan jarak 15 cm. jika C adalah titik yang terletak diantara a dan B
sedemikian sehingga medan di C sama dengan 0, maka letak C dari A adalah.?
2. Potensial listrik sejauh 4 cm dari suatu muatan titik q sama dengan 10 V. potensial
listrik sejauh R dari muatan titik 5q sama dengan 20 V. nilai R sama dengan..?
3. Dua buah muatan positif yang terpisah pada jarak 3 m di udara saling tolak menolak
dengan gaya elektrostatis 3,75 N. jika jumlah kedua muatan itu adalah 1,75x10-4 C,
maka besar masing-masing muatan adalah?
4. Sebuah aki mobil memberika kuat arus sebesar 2,5 mA pada sebuah rangkaian yang di
dalamnya terdapat sebuah resistor. Berapakah hambatan resistor ini?

5. Hitunglah gambar berikut ini, jika ε 1 =ε 1=3 V , ε 2 =6 V , dan

R1 =R2 =R4 =R5 =2 Ω , tetukan kuat arus listrik yang melewati tiap-tiap cabang.
Teknik Penilaian Tugas dan Ulangan Harian

Sekor 5 siswa menjawab lengkap sesuai langkah-langkahnya.


siswa menjawab tidak lengkap sesuai langkah-langkahnya
Sekor 4
( 1 langkah terlewat).
siswa menjawab tidak lengkap sesuai dengan langkah-
Sekor 3
langkah ( 2 langkah terlewt).
siswa menjawab tidak lengkap sesuai langkah-langkah
Sekor 2
(3 langkah terlewat).
Sekor 1 siswa tidak menjawab soal sama sekali.

Anda mungkin juga menyukai