RPP Fisika: Listrik Statis dan Dinamis
RPP Fisika: Listrik Statis dan Dinamis
12
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 7 Purworejo
Kelas/Semester : X/genap
A. Kompetensi Inti
1. Pengetahuan KI -3:
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
dalamilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
2. Keterampilan KI- 4:
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuaikaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar
1. Pengetahuan
1) Membedakan konsep listrik statis dan dinsmis.
2) Menerapkan konsep listrik statis dan dinamis dalam berbagai kasus.
3) Menganalisis dan menerapkan konsep muatan listrik, gaya listrik, kuat medan
listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik serta penerapannya pada
berbagai kasus.
4) Menguasai hukum kelistrikan arus searah.
5) Menguasai hubungan antara tegangan, hambatan, dan arus.
2. Keterampilan
1) Melakukan pengamatan berikut presentasi hasil pengamatan untuk
membuktikan interaksi elektrostatik dua muatan listrik.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Pngetahuan
1) Memformulasikan gejala kelistrikkan berdasarkan konsep gaya listrik dan
hukum Coulomb.
2) Memformulasikan konsep hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk
menentukan medan listrik bagi distribusi muatan kontinu.
3) Memformulasikan energi potensial listrik dan kaitannya dengan gaya
listrik atau medan listrik dan potensial listrik.
4) Memformulasikan kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam rangkaian
tertutup dan mengaplikasikan dalam perhitungan.
5) Memformulasikan daya dan energi listrik arus searah kemudian
menentukan besarnya dengan persamaan matematis.
6) Menggunakan Hukum Kirchhoff II pada rangakaian majemuk untuk
menghitung kuat arus, tegangan, dan hambatan.
2. Keterampilan
1) Menyajikan alat/bahan eksperimen pengamatan untuk membuktikan
interaksi elektrostatis dua muatan.
2) Mendesain dan menalar langkah eksperimen pengamatan untuk
membuktikan interaksi elektrostatik dua muatan listrik.
3) Membuktikan Kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam rangkaian
tertutup dengan arus listrik searah dengan eksperimen (Hk. Ohm).
4) Siswa mampu merumuskan kesebandingan kuat arus dan tegangan dalam
rangkaian tertutup dan mengaplikasikan dalam perhitungan.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Pengetahuan
Listrik statis adalah ilmu yang mempelajari pengumpulan muatan listrik dan sifat-
sifatnya pada suatu benda.
Muatan listrik
Muatan listrik memiliki satuan coulomb. Besarnya muatan positif (proton) = 1,6. 10-
19 C, sedangkan besarnya muatan negatif atau elektron = -1,6. 10-19 C.
Hukum Coulomb
Berbunyi “gaya interaksi antara dua muatan listrik sebanding dengan besar
masing-masing muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya “.
Persamaannya : F = gaya interaksi muatan listrik (N)
k . q 1 .q 2 Q = muatan listrik (C), dimana 1 µC = 10-6 C
F=
r2
r = jarak kedua muatan listrik (m)
k = tetapan coulomb = 9.109 Nm2/C2
PERTEMUAN II
Potensial dan Energi Potensial Listrik
EP a V = potensial listrik,
V a=
q
EP = energi potensial listrik
q = muatan listrik
Beda Potensial Listrik
EP a Ep b Epa −Epb
V a −V b = − =
q q q
Δ EP W ab
V ab= =
q q
PERTEMUAN III ( 3 x 45 mrnit)
Listrik Dinamis
Arus listrik didefinisikan sebagai laju aliran muatan yang melalui penghantar
q
I=
t .
ℓ
R= ρ
panjangnya, serta berbanding terbalik dengan luas penampang A .
Hukum ohm menyatakan bahwa kuat arus yang melalui suatu penghantar
sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar dan berbanding
V
I=
terbalik dengan hambatanya R
R p =R1 , R2 , R3 . . .. . R n →seri
1 1 1 1 1
= + + +. . .+ → paralel
R p R1 R 2 R 3 Rn
Gaya gerak listrik(GGL) adalah besaran tegangan listrik sumber tegangan sebelum
diberi beban.
nε
I=
GGL pada rangkaian seri R+ nr
ε
I=
r
R+
GGL pada rangkaian parallel n
Hukum I Kirchhoff menyatakan bahwa jumlah kuat arus listrik masuk kesuatu titik
cabang sama dengan jumlah kuat arus yang meniggalkan titik cabang tersebut.
∑ I masuk=∑ I keluar
Hukum II Kirchhoff menyatakan bahwa jumlah aljabar beda potensial dari elemen-
elemen yang membentuk rangkaian tertutup sama dengan nol.
∑ ε+∑ IR=0
Energy listrik dapat dinyatakan sebagai hasil kali tegangan, kuat arus, dan selang
waktu W=VIt
W V2
P= =VI =I 2 R=
Daya listrik adalah besar energy tiap satuan waktu, t R
F. Metode/Model Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi kegiatan Waktu
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan
salam dilanjutkan dengan berdo’a kemudian
memeriksa presensi peserta didik dan menanyakan
kesiapan siswa untuk menerima materi.
2. Guru megkondisikan peserta didik membeerikan
apersepsi dan motivasi agar siap untuk memulai
15
Pendahuluan pelajaran.
menit
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini
sekaligus menginformasikan sistem evaluasi yang
akan dilakukan pada pembelajaran ini.
4. Guru memberi stimulasi untuk merangsang peserta
didik untuk berdiskusi tentang masalah sehari- hari
yang berhubungan dengan listrik statis.
Inti Mengamati 110
1. Guru menyuruh peserta didik untuk membaca menit
selama 10 menit materi yang berkaitan dengan
listrik dinamis.
2. Siswa mendapat informasi tentang gejala
kelistrikan dan dampak yang ditimbulkan dalam
kehidupan seharai-hari seperti fenomena
terjadinya petir dan penangkal petir.
Menanya
1. Guru mengidentifikasi masalah dan mengajukan
pertanyaan tentang konsep gaya listrik dan
hukum Coulomb.
2. Siswa diberi kesempatan untuk mendeskripsikan
identifikasi masalah gaya listrik dan hukum
Coulomb.
Mengumpulkan Informasi
1. Siswa mencatat fenomena dan gejala yang
ditimbulkan gaya listrik yang terdapat didalam
beberapa muatan yang berdekatan.
2. Guru membimbing untuk melakukan eksperimen
tentang transfer elektron dari satu benda ke benda
lain.
3. Siswa diminta menggunakan hukum Coulomb
untuk menjawab pertanyaan sederhana.
Menalar
1. Siswa mendapat tugas mendiskusikan informasi
yang diperoleh dan membuat kesimpulan tentang
hukum Coulomb dan hukum gauss.
2. Siswa mendapat tuas memformulasikan konsep
hukum Coulomb dan hukum Gauss untuk
menentukan medan listrik bagi distribusi muatan
kontinu.
Mengomunikasikan
1. Siswa membandingkan hasil diskusi tentang
transfer elektron dari satu benda ke benda lain antar
kelompok melalui sesi presentasi kelompok.
2. Siswa menerima tanggapan dari siswa lain dan
guru.
Penutup 1. Guru meminta seorang siswa untuk menyebutkan 10
kembali konsep kelistrikan, gaya listrik dan hukum menit
Coulomb sesuai apa yang telah dipelajari.
2. Guru beserta siswa memberikan kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
3. Guru meminta beberapa peserta didik untuk
mengungkapkan manfaat mempelajari konsep gaya
listrik, hukum coulomb, dan hukum gauss.
4. Guru menginformasikan untuk membaca dan
meringkas materi selanjutnya.
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
PERTEMUAN 2 ( 3 x 45 menit )
Alokasi
Kegiatan Deskripsi kegiatan
Waktu
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan
salam dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian
memeriksa presensi.
2. Guru megkondisikan peserta didik membeerikan
apersepsi dan motivasi agar siap untuk memulai
pelajaran.
15
Pendahuluan 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari
menit
ini sekaligus menginformasikan sistem evaluasi
yang akan dilakukan pada pembelajaran ini.
4. Guru member stimulant untuk merangsang anak
mengulang materi sebelumnya kemudian
dikembangkan terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
Inti Mengamati 110
1. Guru menyuruh peserta didik untuk membaca menit
PERTEMUAN 3 ( 3 x 45 menit )
Alokasi
Kegiatan Deskripsi kegiatan
Waktu
1. Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan
salam dilanjutkan dengan berdo’a, kemudian
memeriksa presensi.
2. Guru megkondisikan peserta didik membeerikan
apersepsi dan motivasi agar siap untuk memulai
pelajaran.
15
Pendahuluan 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari
menit
ini sekaligus menginformasikan sistem evaluasi
yang akan dilakukan pada pembelajaran ini.
4. Guru member stimulant untuk merangsang anak
mengulang materi sebelumnya kemudian
dikembangkan terkait dengan kompetensi yang
akan dipelajari.
Inti Mengamati 110
1. Guru menyuruh peserta didik untuk membaca menit
I. Sumber/ Referensi
Fisika Kelas X, SMK Kelompok Teknologi dan Rekayasa, Sudirman, 2016
J. Penilaian Hasil Belajar
Tes Tertulis
Tugas
LKS Eksperimen
(terlampir)
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Samsiyah, [Link]
NIP.19680824 199203 2 009
II. LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN KETERAMPILAN
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/ Program : X/ TITL
Tahun Pelajaran : 2017/2018
1. Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan listrik statis
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan listrik statis tetapi
belum tepat.
3. Sangat terampill, jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan
dengan listrik statis serta menyelesaikan dengan tepat.
A. Tujuan
1. Mengamati gejala listrik statis,
2. Menganalisis peristiwa transfer elektron dari satu benda ke benda lain.
B. Alat dan Bahan
1. botol air mineral
2. sedotan.
C. Langkah Kerja
1. Menggosokan tangan kanan pada sedotan secara berulang-ulang dalam waktu
2-3 menit
2. Meletakan sedotan pada mulut botol air mineral seperti ditunjukan Gambar 4.2
(Note : Tangan kanan jangan sampai menyentuh sedotan saat meletakan di atas
mulut botol)
3. Mendekatkan tangan kanan pada ujung sedotan yang sudah di gosok-gosok
sebelumnya.
4. Mengamati apa yang terjadi dengan sedotan saat di dekatkan dengan tangan,
5. Setelah mengamati demonstrasi, pertanyaan apa yang muncul dalam pikiran
Anda?
Tulislah daftar pertanyaan yang muncul pada selembar kertas. Diskusikan
perkiraan jawaban Anda dalam kelompok.
1 1 Ω
2 10 Ω
3 100 Ω
4 1 M Ω
No Tegangan sumber R(
Ω ) V (volt) I (amper)
1 Ω
10
Ω
1 3V 100
Ω
1 M
Ω
1 Ω
10
Ω
2 6V 100
Ω
1 M
Ω
D. Pertanyaan
1. Sebuah rangkaian dapat disebut sebagai rangkaian ideal jika
jika hambatan hanya diberikan oleh resistor. Besarnya tegangan yang jatuh
antara titik a dan titik b secara ideal dapat dinyatakan dengan hambatan
ohm, yaitu Vab=IR. Bedasarkan data-data yang telah di catat, apakah
rangkaian sudah termasuk rangkaian ideal? Analisis apa yang dapat
diberikan?
2. Dalam suatu pengukuran, ammeter ternyata memberikan
kontribusi hambatan dalam sebuah rangkaiana dengan nilai resistansi yang
cukup kecil. Dengan menggunakan ukum om, buktikan bahwa hambatan
V
r= −R
dalam (r) dapat dinyatakan sebagai I melalui persamaan
hitunglah rata-rata nilai hambatan dalam suatu ammeter dari data-data yang
diperoleh.
3. Dengan menggunakan hukum ohm, buktikan bahwa
besarnya hambatan dalam suatu voltmeter dalam kegiatan B dapat
R
r=
I .R
I−
dinyatakn sebagai V dengan persamaan, hitunglah rata-rata
hambatan dalam sebuah voltmeter dengan menggunakan data-data yang
telah dicatat.
4. Apakah hambatan dalam pada voltmeter lebih besar dari
pada ammeter? Berikan alasan untuk menjelaskan hal ini terkait dengan
bagaimana ammeter dan voltmeter dipasang dalam rangkaian.
E. Buatlah laporan eksperimen dengan struktur seperti berikut.
- Judul eksperimen - Pembahasan
- Tujuan - Pertanyaan
- Alat dan Bahan - Kesimpulan
- Langkah Kerja - Saran
- Data Hasil Percobaan
-
Instrumen penilaian pengetahuan
ULANGAN HARIAN
1.
AB=30 cm dan tinggi BC= 60 cm. pada
titik A,B,C terdapat muatan listik masing-
−6
Diketahui: q 0=3×10 C ;V A=450 V ;V B=950 V
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: WAB…….?
Menjawab yang ditanyakan
W AB =E P ( B) −E P ( A )
¿ q V −V =( 3×10−6 C ) ( 950 V −450V ) =1,5×10−3 joule
( B A)
Jawaban:
4. Menganalisis besaran pada soal
A=2, 25 cm2 =2 , 25×10−4 m2 ; d=2,5 mm=2,5×10−3 m;
C2
K=7 ; ε 0 =8 , 85×10−12
Diketahui: N . m2
Mengetahui yang ditanyakan
Ditanya: C……..?
Menjawab soal
A C2 ( 2 , 25×10−4 m2 )
Jawaban:
C=Kε 0
d (
⇒C=( 7 ) 8 , 85×10−12 )
N . m2 ( 2,5×10−3 m )
=5,6 pF
a) V c)
I=
R p =R1 +R 2 Rp V 1 =IR 1
¿40 Ω+20 Ω 12V ¿ ( 0,2 )( 40 )
¿
¿60 Ω 60 Ω ¿8V
b) 0,2 Α
6. Menganalisis besaran pada soal
1. Dua buah partikel A dan B masing-masing bermuatan listrik +20 mC dan +45 mC
terpisah dengan jarak 15 cm. jika C adalah titik yang terletak diantara a dan B
sedemikian sehingga medan di C sama dengan 0, maka letak C dari A adalah.?
2. Potensial listrik sejauh 4 cm dari suatu muatan titik q sama dengan 10 V. potensial
listrik sejauh R dari muatan titik 5q sama dengan 20 V. nilai R sama dengan..?
3. Dua buah muatan positif yang terpisah pada jarak 3 m di udara saling tolak menolak
dengan gaya elektrostatis 3,75 N. jika jumlah kedua muatan itu adalah 1,75x10-4 C,
maka besar masing-masing muatan adalah?
4. Sebuah aki mobil memberika kuat arus sebesar 2,5 mA pada sebuah rangkaian yang di
dalamnya terdapat sebuah resistor. Berapakah hambatan resistor ini?
R1 =R2 =R4 =R5 =2 Ω , tetukan kuat arus listrik yang melewati tiap-tiap cabang.
Teknik Penilaian Tugas dan Ulangan Harian