Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
PERCOBAAN II
SIMULASI PEMBANGKITAN TEGANGAN TINGGI DC
DAN IMPULS
1. TUJUAN
- Memahami rangkaian dan cara kerja pembangkit
tegangan tinggi searah
- Memahami rangkaian dan cara kerja pembangkit
tegangan impuls
- Dapat menggunakan software ATPDraw
2. TEORI
2.1 Pembangkitan Tegangan Tinggi Searah
2.1.1 Rangkaian Penyearah Setengah Gelombang
Rangkaian penyearah setengah gelombang
merupakan rangkaian yang digunakan untuk
membangkitkan tegangan DC dari tegangan input AC.
Rangkaian ini dibuat dengan memanfaatkan satu buah
dioda. Pada saat sinyal input berupa siklus positif, diode
akan forward bias sehingga arus akan mengalir ke beban.
Sedangkan pada saat sinyal input siklus negative dioda akan
reverse bias sehingga arus tidak akan mengalir ke beban.
Kapasitor juga ditambahkan pada rangkaian untuk
mengurangi ripple tegangan output.
Gambar 2.1 Rangkaian Penyearah Setengah Gelombang
2.1.2 Rangkaian Greinacher 3 Tingkat (Cochroff-Walton
3 Stage)
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
Rangkaian Greinacher adalah rangkaian yang
penting untuk membangkitkan tegangan tinggi DC dari
sumber AC yang relative kecil (100-200kv). Pada rangkaian
ini, ditambahkan sebuah diode V 2 dan kondensator
kapasitor C2. Kapasitor tersebut ditambahkan untuk
mengurangi ripple pada tegangan luaran. Pada rangkaian
Kaskade Greinacher bertingkat, ditambahkan beberapa
kapasitor untuk membentuk rangkaian bertingkat. Sehingga
semakin banyak tingkatannya, maka semakin besar pula
tegangan luarannya. Untuk lebih detailnya dapat dilihat
pada Gambar 2.2 Rangkaian Kaskade Greinacher tiga
tingkat (Cochroff-Walton). Dan pada gambar 2.2 terdapat
bentuk gelombang masukan dan luaran dari Rangkaian
Greincancher (Cochroff-Walton). Secara teoritis, kaskade
Greinacher dapat membangkitkan tegangan tinggi dc
setinggi mungkin.
Gambar 2.2 Rangkaian Greinacher (Cochroff-Walton) dan
Bentuk Gelombang Masukan dan Luaran
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
2.2 Pembangkitan Tegangan Tinggi Impuls
2.2.1 Jenis Tegangan Impuls
Tegangan impuls adalah tegangan yang naik
dalam waktu singkat sekali kemudian disusul dengan
penurunan yang relatif lambat menuju nol. Terdapat tiga
bentuk tegangan impuls yaitu tegangan impuls petir yang
disebabkan oleh sambaran petir, tegangan impuls hubung
buka yang disebabkan oleh adanya operasi hubung-buka
dan tegangan impuls petir terpotong.
Gambar 2.3 Bentuk Tegangan Impuls
Tegangan impuls didefinisikan sebagai suatu
gelombang yang berbentuk eksponensial ganda yang dapat
dinyatakan dengan persamaan:
Definisi bentuk gelombang impuls:
1. Bentuk dan waktu gelombang impuls dapat diatur
dengan mengubah nilai komponen rangkaian
generator impuls.
2. Nilai puncak (peak value) merupakan nilai
maksimum gelombang impuls.
3. Muka gelombang (wave front) didefinisikan
sebagai bagian gelombang yang dimulai dari titik
nol sampai titik puncak. Waktu muka (Tf) adalah
waktu yang dimulai dari titik nol sampai titik
puncak gelombang.
4. Ekor gelombang (wave tail) didefinisikan sebagai
bagian gelombang yang dimulai dari titik puncak
sampai akhir gelombang. Waktu ekor (Tt) adalah
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
waktu yang dimulai dari titik nol sampai setengah
puncak pada ekor gelombang.
Gambar 2.4 Waktu Muka dan Waktu Ekor Tegangan
Impuls Petir
Standar bentuk gelombang impuls petir yang
dipakai oleh beberapa negara ditunjukkan pada Tabel
berikut:
Alat yang digunakan untuk membangkitkan
tegangan tinggi impuls disebut generator impuls. Rangkaian
generator impuls dapat terdiri dari rangkaian RC dan
rangkain RLC seperti ditunjukkan pada gambar 2.5 di
bawah ini:
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
Gambar 2.5 a) Pembangkit Tegangan Tinggi Impuls
Rangkaian RC, b) Pembangkit Tegangan Tinggi Impuls
Rangkaian RLC
2.2.2 Pembangkit Tegangan Tinggi Impuls
A. Rangkaian Dasar Generator Impuls
Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut:
1. Kondensator impuls Cs diisi muatan dengan
tegangan tinggi searah sampai dicapai tegangan
Uo.
2. Dengan penyalaan sela percik F, terjadi peluahan
muatan yang mengisi kapasitor
beban Cb.
3. Cb kemudian melepas muatan ke tahanan pelepas
Rd dan Re. Tegangan impuls
diperoleh dari terminal kondensator beban Cb.
Untuk waktu muka T1 yang singkat, maka pengisian
muatan Cb harus secepat mungkin dan besarnya
secara pendekatan adalah Rd Cb. Waktu punggung T2
yang lama ditentukan oleh tahanan pelepas Re yang
jauh lebih besar dibanding tahanan peredam Rd.
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
B. Rangkaian Generator Impuls Kaskade Marx
Gambar 2.6 Rangkaian Generator Impuls Kaskade Marx
Prinsip kerja generator impuls Marx hampir sama dengan
generator impuls satu tingkat, sebagai berikut:
1. Pengisian muatan pada kondesator impuls Cs’, melalui
tahanan ohm RL’, sampai dicapai tegangan pemuat
setiap tingkat sebesar U0
2. Pada saat penyalaan semua sela percik, maka
kondensator-kondesator Cs’ terhubung secara seri dan
terjadi peluahan muatan ke kondensator beban Cb
melalui tahanan-tahanan peredam R4
3. Selanjutnya peluahan matan dari semua kondensator
akan melalui tahanan pelepas Re dan juga Rd
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
3. PERCOBAAN
A. Simulasi 1: Penyearah Setengah Gelombang
1. Bukalah software ATPDraw terlebih dahulu
2. Kemudian buka file [Link] dengan cara
sebagai berikut: File → Open → [Link].
Selanjutnya, ATPDraw akan menampilkan rangkaian
seperti gambar di bawah ini:
Gambar 2.7 Tampilan ATPDraw Simulasi Halfwave Rectifier
3. Isikan nilai masing – masing komponen ke dalam
rangkaian dengan cara klik kiri dua kali pada tiap
komponen:
• Tegangan sumber AC (Vs) AmplitudeA=
10000 V, Frekuensi = 50 Hz, PhaseAngleA =
270 degrees, StartA = -1 sec, StopA = 100
• Dioda D Vig = 0 V, Inhold = 0, T deion = 0 s,
CLOSED = 1 >0:SS closed
• Kapasitor C = 0,1 uF, Ks = 0
• Resistor R1 = 8 Ohm
• Resistor R2 = 10 Mega Ohm (10000000 Ohm)
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
4. Atur frekuensi simulasi menjadi 50 Hz, Tmax = 0.1,
dan delta T = 1E-6 yang bisa diatur pada menu di side
bar.
Gambar 2.8 Setting Simulasi Halfwave Rectifier
5. Kemudian jalankan file simulasi dengan cara berikut:
ATP → Run ATP → ATP → Run Plot. Klik v:VS dan v:VO
agar berada pada plot 1.
Gambar 2.9 Menjalankan Simulasi Halfwave Rectifier
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
6. Selanjutnya pilih Plot untuk melihat bentuk gelombang
dari tegangan sumber dan tegangan.
Gambar 2.10 Plot Simulasi Halfwave Rectifier
Hasil Percobaan
Perhatikan bentuk gelombang dari hasil simulasi.
Sertakan gambar bentuk gelombang pada data percobaan
dan jelaskan analisis Anda pada analisis data!
Tugas Modul
Pada rangkaian setengah gelombang ubah nilai
kapasitor menjadi 0.05 uF dan 1 uF. Plot sinyal tegangan
output yang terbangkit pada masing-masing keadaan!
Jelaskan perbedaan kedua sinyal tegangan tersebut!
B. Simulasi 2: Rangkaian Greinacher 3 Tingkat (Cochroff-
Walton 3 Stage)
1. Bukalah software ATPDraw terlebih dahulu
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
2. Bukalah file [Link] pada software ATP Draw dengan
cara sebagai berikut: File → Open → [Link].
Selanjutnya, ATPDraw akan menampilkan rangkaian
seperti gambar di bawah ini:
Gambar 2.11 Tampilan ATPDraw Simulasi Cochroff-Walton
3. Pada rangkaian komponen R belum terhubung ke
rangkaian. Biarkan komponen R seperti itu terlebih
dahulu.
4. Kemudian isikan nilai-nilai ke dalam rangkaian:
• Tegangan sumber AC = 10000 V; frekuensi =
50 Hz;
• Resistor 1 (R1) = 8 Ohm
• Kapasitor (C1,C2,C3,C4,C5,C6) = 1 µF
• Dioda (D1,D2,D3,D4,D5,D6) Vig = 0 V,
Inhold = 0, T deion = 0 s, CLOSED = 1 >0:SS
closed
• Resistor 2 (R2) = 10000000 Ohm
5. Sambungkan resistor 2 (R2) dengan rangkaian dengan
cara klik kiri pada node yang satu lalu klik lagi node
yang lain yang akan disambungkan, seperti rangkaian
di bawah ini:
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
Gambar 2.12 Rangkaian Simulasi Cochroff-Walton Berbeban
6. Atur frekuensi simulasi menjadi 50 Hz, Tmax = 1, dan
delta T = 1E-5 yang bisa diatur pada menu di side bar.
7. Jalankan simulasi dengan memilih ATP pada toolbar di
atas, kemudian pilih “run plot”
8. Kemudian akan muncul tampilan seperti gambar
berikut, lalu pilih plot tegangan no. 2-4.
Gambar 2.13 Menjalankan Simulasi Cochroff-Walton
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
9. Sehingga muncul tampilan seperti pada gambar
berikut, lalu tekan “Plot”
Gambar 2.14 Plot Simulasi Cochroff-Walton
Hasil Percobaan
Perhatikan bentuk gelombang dari hasil simulasi.
Sertakan gambar bentuk gelombang pada data percobaan
dan jelaskan analisis Anda pada analisis data!
Tugas Modul
Pada rangkaian Greinacher 3 Tingkat (Cochroff-
Walton 3 stage), jika terpasang beban R (R2) sebesar 5 MΩ.
Berapa besar tegangan maksimal yang dapat diperoleh
saat kondisi tunak?
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
C. Simulasi 3: Rangkaian Pembangkitan Tegangan Tinggi
Impuls Satu Tingkat
1. Bukalah software ATPDraw terlebih dahulu
2. Bukalah file [Link] pada software ATP
Draw dengan cara sebagai berikut: File → Open →
[Link]. Selanjutnya, ATPDraw akan
menampilkan rangkaian seperti gambar di bawah ini:
Gambar 2.15 Tampilan ATPDraw Simulasi Impuls 1 Tingkat
3. Kemudian isikan nilai-nilai ke dalam rangkaian:
• Tegangan sumber AC (Vs) = 1000 V, Frekuensi
= 50 Hz, PhaseAngleA = 0 degrees, StartA =
-1 sec, StopA = 100 sec
• Resistor
- RL = 8 Ohm
- RD = 12.66 Ohm
- R = 396.7 Ohm
• Switch F
- T-cl = 0.01
- T-op = -1
- Imar =0
- T-recl =0
- T-reop =0
• Kapasitor
- CS = 0.162 uF
- CB = 0.018 uF
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
4. Atur frekuensi simulasi menjadi 50 Hz, Tmax = 0.02,
dan delta T = 1E-7 yang bisa diatur pada menu di side
bar.
5. Kemudian jalankan file simulasi dengan cara berikut:
ATP → Run ATP → ATP → Run Plot. Klik v:xx0004
6. Selanjutnya pilih Plot untuk melihat bentuk gelombang
dari tegangan sumber dan tegangan.
Gambar 2.16 Plot Simulasi Impuls 1 Tingkat
7. Maximize window plot 1 untuk melihat lebih jelas kurva
yang terbentuk
8. Zoom in pada kurva apabila bentuk kurva masih belum
terlihat jelas dengan cara klik dan tahan pada bagian
kiri kurva lalu arahkan ke bagian kanan kurva untuk
memblok kurva yang akan di zoom in.
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
Gambar 2.17 Zoom in Kurva Hasil Plot
9. Lakukan zoom in beberapa kali sampai kurva terlihat
dengan jelas dan dapat diukur nilainya.
10. Ukurlah nilai waktu muka (Tf) dan waktu ekor (Tt) dari
kurva tersebut sesuai dengan teori yang telah dijelaskan
pada sub-bab 2.2 di atas.
11. Pengukuran nilai waktu dapat dilakukan dengan cara
klik fitur “show data” pada bagian pojok kiri bawah
window plot 1, sehingga muncul garis abu-abu pada
plot kurva.
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
Gambar 2.18 Show Data
Gambar 2.19 Garis Show Data
12. Lalu klik fitur “Show differences” yang berada di
samping kanan fitur ”show data”, sehingga muncul
garis hijau pada plot kurva.
Gambar 2.20 Show Differences
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
Gambar 2.21 Garis Show Differences
13. Ukur waktu dengan menarik garis abu-abu terlebih
dahulu ke titik awal, kemudian tarik garis hijau ke titik
akhir dari kurva yang akan diukur.
Gambar 2.22 Pengukuran Nilai Waktu Kurva
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
14. Angka yang ditunjukkan dengan lingkaran merah pada
gambar 2.22 merupakan ukuran waktu (sekon) dari
garis abu-abu sampai garis hijau.
15. Jika waktu muka dan waktu ekor telah didapatkan,
maka buatlah analisis termasuk dalam standar apakah
pembangkit tegangan impuls dalam percobaan ini?
Hasil Percobaan
Perhatikan bentuk gelombang dari hasil simulasi. Sertakan
gambar bentuk gelombang beserta nilai waktu muka dan waktu
ekor pada data percobaan dan jelaskan analisis Anda pada
analisis data!
Tugas Modul
Bagaimana apabila komponen CB pada generator
tegangan impuls 1 tingkat di ganti dengan 0.1uF dan 0.001uF
? Plot grafiknya dan simpulkan!
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
D. Simulasi 4: Rangkaian Pembangkitan Tegangan Tinggi
Impuls Pelipat Ganda Marx
1. Bukalah software ATPDraw terlebih dahulu
2. Bukalah file [Link] pada software ATP Draw
dengan cara sebagai berikut: File → Open →
[Link]. Selanjutnya, ATPDraw akan menampilkan
rangkaian seperti gambar di bawah ini:
Gambar 2.23 Tampilan ATPDraw Simulasi Pelipat
Ganda Marx
3. Kemudian isikan nilai-nilai ke dalam rangkaian:
• Tegangan sumber AC (Vs) = 1000 V, Frekuensi
= 50 Hz, PhaseAngleA = 0 degrees, StartA =
-1 sec, StopA = 100 sec
• Resistor
- RL1 = RL2= RL3= 500 Ohm
- RD1 = RD1= RD2= 4.22 Ohm
- RE1 = RE2 = RE3 = 132.3 Ohm
• Switch F
- T-cl = 0.01
- T-op = -1
- Imar =0
- T-recl =0
- T-reop =0
Praktikum Teknik Sistem Tenaga
Teknik Tegangan Tinggi Semester Genap 2020/2021
• Kapasitor
- CS1 = CS2 = CS3 = 0.486 uF
- CB = 0.018 uF
4. Kemudian jalankan file simulasi dengan cara berikut:
ATP → Run ATP → ATP → Run Plot. Klik v:xx0008
5. Selanjutnya pilih Plot untuk melihat bentuk gelombang
dari tegangan sumber dan tegangan.
Gambar 2.24 Plot Simulasi Pelipat Ganda Marx
Hasil Percobaan
Perhatikan bentuk gelombang dari hasil simulasi.
Sertakan gambar bentuk gelombang pada data percobaan
dan jelaskan analisis Anda pada analisis data!
NB: Praktikan dapat menghubungi asisten praktikum apabila
mengalami kesulitan dalam melakukan percobaan simulasi
modul kedua ini.