Keseimbangan Massa Berputar
Keseimbangan Massa Berputar
R
θ
A B
Re
me me
24
Keterangan : me = massa penyeimbang; Re = jarak massa penyeimbang
sampai poros
Misalkan poros berputar dengan kecepatan sudut ω, maka akibat putaran
tersebut timbul gaya sentrifugal akan mengakibatkan goncangan pada sistem
poros dan reaksi yang cukup besar pada bantalan A dan B
Untuk mengeleminasi gaya goncangan tersebut ditambahkan massa
penyeimbang me yang dipasang pada jarak Re dari poros dan pada posisi sudut
θ seperti pada gambar di atas.
Keseimbangan statis akan tercapai apabila total momen oleh gaya berat
dari sistem massa terhadap poros (O) sama dengan nol;
m . g . R cos θ – me . g . Re cos θ = 0
m . R . ω2 – me . Re . ω2 = 0
me . Re = m . R ............................................ (2)
me . Re = m . R
2.2 Membuat Seimbang Lebih Dari Sebuah Massa Yang Berputar Pada
Bidang Datar Yang Sama.
Apabila dalam suatu sistem terdapat 3 buah massa m1 ; m2 dan m3 yang
dipasang pada sebuah poros dengan jarak masing-masing : R1 ; R2 ;danR3 serta
posisi sudut masing-masing : θ1 ; θ2 dan θ3 seperti ganbar dibawah ini.
Untuk membuat sistem seimbang diperlukan sebuah massa penyeimbang me
yang dipasang pada poros sejauh Re dengan posisi sudut θe
25
2.2.1. Keseimbangan Statis
Keseimbangan statis akan tercapai bila jumlah momen oleh gaya berat
massa-massa tersebut terhadap poros sama dengan nol
m1
m1
m2
m2 R1
R2
m3
θ3
m3
θ2
θ1
R3
Re
θe
me me
i 1
mi . g . Ri cos θi + me . g . Re cos θe = 0 atau
i 1
mi. Ri cos θi + me . Re cos θe = 0 .............................(3)
i 1
mi . ω2 . Ri cos θi + me . ω2 . Re cos θe = 0
i 1
mi . ω2 . Ri sin θi + me . ω2 . Re sin θe = 0
i 1
mi . Ri cos θi + me . Re cos θe = 0 ..........................................(4)
i 1
mi . Ri sin θi + me . Re sin θe = 0 ............................................(5)
26
Dari 2 persamaan diatas ada tiga yang tidak diketahui, yaitu me ; Re dan θe . Dan
apabila satu diantaranya ditentukan, misalnya Re , maka dua yang lainnya akan
dapat dihitung. Biasanya dalam praktek sesungguhnya harga Re ditentukan
sebesar mungkin tergantung fasilitas yang tersedia.
i 1
mi . Ri . ω2 + me . Re . ω2 = 0 atau
i 1
mi . Ri . + me . Re . = 0 ...................................(6)
m2
R1 R2
m3 m2R2
θ3 θ1 θ2 meRe
R3
m1R1
θe Re
me
27
Contoh :
m2 m2
m1 m1
m3 m3
me me
Gambar 2.4 Skema Kesetimbangan Pada Contoh Soal
m .R . cos
i 1
i i i me .Re . cos e 0 86,6+50,895 + (-112,8) + 90mecosθe = 0 (1)
m .R . sin
i 1
i i i m e .Re . sin e 0 50+288,113 + 41,04 + 90mesinθe = 0 (2)
24,695
dari pers.(4) 90 mecos θe = - 24,695 ….. me = 4,22 kg
90 . cos e
28
2.3 Membuat Seimbang Lebih Dari Sebuah Massa Yang Berputar Yang
Terletak Pada Beberapa Bidang Yang Sejajar
Gambar 2.5 Contoh kasus membuat seimbang lebih dari sebuah massa yang berputar
yang terletak pada beberapa bidang yang sejajar
m2
m1 m2
m1
R2
R1
R3
bid. A bid. B
m3 m3
Gambar 2.6 Skematis Kesetimbangan >1 Massa Yang Berputar Pada >1 Bidang
Jarak massa-massa m1; m2 dan m3 terhadap poros adalah R1; R2 dan R3,
sedangkan posisi sudutnya θ1; θ2 dan θ3.
Dalam kondisi seperti diatas, maka akibat putaran poros akan timbul gaya-
gaya sentrifugal yang sejajar pada jarak-jarak tertentu. Ketidakseimbangan
sistem dalam hal ini disebabkan oleh:
1. jumlah gaya sentrifugal yang timbul tidak sama dengan nol
29
2. jumlah momen (kopel) yang timbul tidak sama dengan nol.
Untuk mengatasi ketidakseimbangan karena kopel yang timbul, maka pada
sistem harus ditambahkan satusuatu kopel sehingga jumlahnya sama dengan
nol.
Kopel tambahan tersebut diatas diperoleh sebagai berikut:
Pada sistem ditambahkan dua buah massa penyeimbang yang tidak terletak
pada satu bidang datar. Karena putaran poros, pada massa-massa penyeimbang
tersebut akan timbul gaya-gaya sentrifugal yang sejajar pada jarak tertentu.
Ini akan menimbulkan kopel yang akan melawan kopel yang terjadi karena
putaran massa-massa m1; m2; dan m3 sehingga jumlah kopelnya sama dengan
nol.
Penempatan massa penyeimbang tergantung fasilitas yang tersedia,
misalnya dalam kasus ini massa penyeimbang mA dan mB ditempatkan pada
bidang A dan bidang B (lihat gambar)
Berikut ini akan diuraikan bagaimana massa penyeimbang mA dan mB
dapat membuat membuat sistem menjadi seimbang.
Mula-mula perhatikan pengaruh massa m1 terhadap bidang A dan bidang B
Massa m1 menimbulkan gaya sentrifugal sebesar m1.R1.ω2
Bila pada bidang A ditambahkan dua buah gaya yang sama besar berlawanan
arah m1.R1.ω2 , maka sistem tidak akan berubah,. Sekarang dapat dilihat bahwa
akibat gaya sentrifugal dari masa m1 dapat diganti dengan gaya sebesar
m1.R1.ω2 yang bekerja pada bidang A dan kopel sebesar m1.R1.ω2.a1 yang
bekerja
pada poros. bidang A bidang B
m1ω2R1 m1ω2R
1
m1ω2R1
a1
30
Kopel sebesar m1.R1.ω2.a1 tersebut diatas dapat diganti dengan dua buah gaya
yang sama, sejajar dan berlawanan arah sebesar F, masing-masing bekerja
pada bidang A dan bidang B seperti gambar berikut.
mω2R1.a1/b bid. B
bid. bid. B
A
efek m1 = m1.ω2.R1[1- efek m1=m1.R1.ω2. a1/b
a1/b]
31
Gaya sentrifugal yang
disebabkan oleh massa
penyeimbang *) efek m1 efek m3
efek m1
a2 RB
R2 mB
m2
aB m2
a3
Gambar 2.11 Contoh Kasus Kesetimbangan
32
a. Keseimbangan Statis
Keseimbangan statis terjadi apabila jumlah momen oleh gaya berat terhadap
poros sama dengan nol.
3
i 1
(mi . g . Ri cos θi )+ mA . g . RA cos θA + mB . g . RB cos θB = 0
i 1
(mi . Ri cos θi )+ mA . RA cos θA + mB . RB cos θB = 0 ........................... (7)
Apabila sistem diputar 900 melawan arah jarum jam, maka keseimbangan statis
dipenuhi oleh persamaan
3
i 1
[[Link] cos(θi+90)]+ [Link] cos (θA +90) + [Link] cos ( θB + 90 ) = 0
i 1
(mi . Ri sin θi )+ mA . RA sin θA + mB . RB sin θB = 0 ...........................(8)
b. Keseimbangan Dinamis
Keseimbangan dinamis terpenuhi apabila jumlah gaya –gaya sentrifugal
yang timbul sama dengan nol, dan jumlah momen oleh gaya-gaya sentrifugal
yang timbul sama dengan nol.
i 1
[mi . ω2 . Ri cos θi ] + mA . ω2 . RA cos θA + mB . ω2 . RB cos θB = 0
i 1
[mi .Ri cos θi ] + mA . RA cos θA + mB . RB cos θB = 0 ..........................(9)
i 1
(mi . ω2 . Ri sin θi )+ mA . ω2 . RA sin θA + mB . ω2 . RB sin θB = 0
i 1
(mi . Ri sin θi )+ mA . RA sin θA + mB . RB sin θB = 0 ............................ (10)
33
3. Keseimbangan momen terhadap bidang A oleh gaya-gaya sentrifugal
kearah horisontal
Σ MA = 0
3
i 1
[mi . ω2. Ri cos θi . ai] + mA . ω2. RA cos θA . aA + mB . ω2. RB cos θB . aB = 0
Harga aA = 0 , maka
3
i 1
[mi . ω2. Ri cos θi . ai] + mB . ω2. RB cos θB . aB = 0 .............................(11)
i 1
[mi . ω2. Ri sin θi . ai] + mA . ω2. RA sin θA . aA + mB . ω2. RB sin θB . aB = 0
i 1
[[Link] sin θ[Link]] + mB . RB sin θB . aB = 0 .............................(12)
34
Contoh :
bidang A bidang B
m1 m1
m3 m3
m4
a1
a3 m4
a2
m2 m2
ab
a4
35
Σ [Link] θ = 0 100 mA cos θA + 100 mB cos θB + 652,7 = 0 ..........(g)
Σ [Link] θ = 0 100 mA sin θA + 100 mB sin θB + 2836,7 = 0 ........(h)
Σ [Link]θ = 0 10000 mB cos θB - 51629 = 0
10000 mB cos θB = 51629 ..................................(i)
Σ [Link]θ = 0 10000 mB sin θB + 69976 = 0
10000 mB sin θB = - 69976 .................................(j)
Soal-soal
1. Diketahui sebuah sistem piringan tunggal yang berputar seperti pada
gambar.
Jika : m1 = 10 kg; R1 = 15 cm; θ1 = 30°, m2 = 15 kg; R2 = 20 cm; θ2 = 100°,
m3 = 10 kg; R3 = 10 cm; θ3 = 160° dan Re = 12,5 cm , hitunglah me dan
θe m2
m1
m3
36
2. Gambar di bawah adalah system yang terdiri dari dua massa MA = 1,82 kg
dan MB = 3,6 kg, yang jaraknya terhadap sumbu pore RA = RB = 15 cm,
sedangkan posisi sudut θA = 30° dan θB = 150°. Tentukan berat dan posisi
masaa penyeimbang yang ditempatkan pada bidang C dan D bila jaraknya
terhadap poros RC = RD = 15 cm.
MA MB MA MB
30 cm RA θA RB
10,2 cm 12,7 cm θB
bid. C bid. D
3. Data – data system massa yang tidak seimbang adalah seperti ditunjukkan
gambar di bawah ini.
bid.A bid.B
M1 M3
M3 M1
θ3
15 cm 8 cm M4 M4 θ4 θ1
10 cm 12 cm
10cm θ2
M2
M2
M1 = 6 kg; R1 = 15 cm ; θ1 = 45°
M2 = 14 kg; R2 = 20 cm; θ2 = -30°
M3 = 18 kg; R3 = 24 cm; θ3 = 110°
M4 = 8 kg; R4 = 22 cm; θ1 = 150°
a) Jika system diatas tanpa diberi massa penyeimbang, tentukan reaksi di
bantalan yang ditempatkan pada bidang A dan Bidang B, bila putaran
poros = 800 rpm.
b) Tentukan massa dan sudut penyeimbang MA dan MB yang ditempatkan di
bidang A dan bidang B, jika jarak RA = 12,5 cm dan RB = 10 cm
37
4. Sistem di bawah menunjukkan system yang terdiri dari 4 massa yang
berputar. M4
M4 = bid.A bid.B
5
180 90° 10 35 20 20
M3= 5 ° M1= 5
M1 15 M3
-
90°
M2= M2
5
Jika R1= R2 = R3 = R4 = RA = RB = 10 , tentukan MA dan MB yang
ditempatkan pada bidang A dan bidang B.
4. Suatu sistem massa yang berputar dan tidak seimbang seperti pada
gambar di bawah.
M1 M6 M1 M6
30 R1
R6
6
6 6 6 R3
R2 R6
R4
M2 M3 M4 M5 M3 M4 M2 M5
M1= M2 = M3 = M4 = M6 = 5; dan R1 = R2 = R3 = R4 = R5 = R6 = 6
Tentukan massa – massa penyeimbang yang ditempatkan pada bidang 1 dan
bidang 6 dengan jarak masing – masing terhadap poros adalah 6
38
Lampiran Rumus-rumus Trigonometric
Mathematics: 1.2 Trigonometric Functions 13
=
cosine cos{J •
b adjacent s1de of a hypotenuse c c
c hypotenusyQ\_ a adjacent ~
tangent tan a •
8
• b
tan fJ • 8
~ J side of {J
b
t-----------+-------~1--------l
b opposite side of {J cotangent • o:!:Zt! :Q cot a - b
8
cot {J ~
8
1i
Graph of the trigonometric functions between ooand 3W
Representation on a unit circle Graph of the trigonometric functions
II col fJH
+
col a(•l I
·1
v n
v IV
Itt\ ~ l oa 01
.3
ro
~ ~ f\ /
z S<
- >
180° c:
'l¥'i'¥T¥T.
'
360° ~ oo
~, ,
~
c:
.!!
Ill IV I
210°
The values of the trigonometric functions of angles> 90" can be derived from the values of the angles between o• and
90" and then read from the tables (pages 11 and 12). Refer ro the graphed curves of the trigonometric functions for
the correct sign. Calculators with trigonometric functions display both the value and sign for the desired angle.
Relationships Example: Function values for the angle 120" (a • 30" in the formulae)
sin (90" + a) = +cos a sin (90" + 30"1 =sin 120" = +0.8660 cos 30" • + 0.8660
cos (90" + al • - sin a COS (90" + 30") e COS 120" = -0.5000 - sin 30" =- 0.5000
tan (90" + a) = - cot a tan (90" + 3()0) =tan 120" • - 1.7321 -cot 30" • - 1.7321
sin 0 +1 0 - 1 0 tan 0 0 0
""
cos +1 0 - 1 0 +1 cot 0 0
"" ()()
""
Relationships between the functions of an angle
tan a · cot a = 1
~ (
a: b: c • sin a : sinfJ: siny
a b c
sin a • sin/J • sin r
a2 . 1)2 + cl - 2 · b· C· cosa
t? . a2 + c2 - 2 . a. c. cosfJ
c2 . 8 2 + 1)2 - 2 . 8 • b · cosy
Types of angles
Corr8$p()nding angles
If two parallels g 1 and gz are intersected
I I
H 91
by a Straight line g. there are geometrical
interrelationships between the corre-
sponding. opposite, alternate and adja-
a =f3
Opposite angles
oent angles.
I
nF I
{3=6
Alternate angles
9•
I a =o I
/. I
Adjacent angles
a+ r =180° I
Sum of angles in a triangle
Sum of angles
~
in a triangle
In every triangle the sum of the interior
angles equals 1110'.
I a+ {3 + y = 180° I
(
~ \-t·!
a b c
I = I
B 1C1, the segments of the parallel lines
and the corresponding ray segments of
- -= -
~ b, c,
the lines extending from A form equal
ratios.
I ~= ~ I I ~=~ I
A
lb B 81
b,