0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan92 halaman

Desain Pelabuhan Nusa Penida Sanur

Dokumen tersebut merupakan desain skematik untuk pelabuhan penyebrangan Bali-Nusa Penida dan fasilitas pendukung di Pantai Mertasari, Sanur. Dokumen tersebut membahas latar belakang, program fungsi, pengguna, proses, persyaratan ruang, tata letak, dan desain skematik pelabuhan serta fasilitas pendukung seperti pasar dan visitor center.

Diunggah oleh

Ovang Sugiantari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan92 halaman

Desain Pelabuhan Nusa Penida Sanur

Dokumen tersebut merupakan desain skematik untuk pelabuhan penyebrangan Bali-Nusa Penida dan fasilitas pendukung di Pantai Mertasari, Sanur. Dokumen tersebut membahas latar belakang, program fungsi, pengguna, proses, persyaratan ruang, tata letak, dan desain skematik pelabuhan serta fasilitas pendukung seperti pasar dan visitor center.

Diunggah oleh

Ovang Sugiantari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DESAIN SKEMATIK

Pelabuhan Penyeberangan
Bali-Nusa Penida dan Fasilitas pendukungnya
Di Pantai Mertasari-Sanur

Oleh Kelompok 10/A1


Anggota kelompok
1. I Made Candra Sedana 1862121015
2. Ni Putu Diah Widnyani Asmara Putri 1862121022
3. Ni Wayan Ovang Sugiantari 1862121043
4. Anak Agung Istri Puspita Sari 1862121044

Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas warmadewa


2021
Daftar Isi
1. Latar belakang

2. Program Fungsi

3. Pengguna Pelabuhan dan fasilitas pendukungnya

4. Proses-proses

5. Program ruang: besaran dan persyaratannya

6. Study ruang

7. Hubungan dan sirkulasi ruang

8. Program site

9. Desain skematik

a. Desain skematik site (tata olah site)

b. Desain skematik fungsi (masukkan semua ruang ke dalam site)

c. Desain skematik tanggapan bangunan terhadap lingkungan sekitar

d. Desain skematik fasade

e. Desain skematik struktur dan utilitas

f. Desain skematik kesesuaian dengan unsur-unsur etika


LATAR BELAKANG

What’s in Bali?
Pulau Bali mendapat pedikat pulai wisata terbaik ke dua di dunia
pada tahun 2015, setelah kepulauan Galapagos, Ekuador versi
majalah Travel and Leisure. Ditingkat Asia, pulau bali mendapatkan
peringkat pertama, mengungguli Maldives dan pulau Phuket
Tahiland. Wisatawan mancanegara tak jarang lebih mengenal
Pulau Bali daripada Indonesia.
Sumber : [Link]

The Charm of Nusa Penida


Nusa Penida Merupakan pulau yang sering dikunjungi wisatawan
lokal maupun mancanegara. Pulau yang cantik yang berada di
sebelah tenggara pulau bali yang dipidsahkan oleh selat
badung. Pulau Nusa Penida menawarkan pantai dengan pasir
putih yang indah, tebing dan laut yang biru.
Sumber : iNews Travel

Masalah & Solusi


Dimana seiring dengan kunjungan berwisata meingkat menuju Pulau Nusa Penida yang tidak
diiringi dengan fasilitas penyebrangan yang ada di bali khususnya di daerah Sanur, dengan
demikia maka kami ingin memberikan ide desain yang memberikan dampak positif dan fasulitas
yang memadai agar wisatawan menjadi nyaman dan dapat menghadirkan lapangan
pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
PROGRAM FUNGSI PELABUHAN
Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang

PENGELOLA
PELAKU
STAFF TICKETING
STAFF MONEY CHANGER
PETUGAS KEBERSIHAN
DATANG MENARUH
PARKIR BEKERJA SYAHBANDAR
BARANG
BAWAAN SESUAI TUGAS STAFF KESEHATAN
KEPALA TERMINAL
STAFF ADMINISTRASI
NAHKODA
ABK
PULANG BAK/BAB
ISTIRAHAT
PENGUNJUNG

PELAKU

ANAK

MEMESAN MENARIK/MENUKAR REMAJA


DATANG PARKIR UANG
TIKET
DEWASA

LANSIA

DIFABEL

PULANG MENUNGGU MENYUSUI


BAK/BAB
PROGRAM FUNGSI PELABUHAN Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang

KEBUTUHAN SIFAT RUANG ZONA KEBUTUHAN SIFAT RUANG ZONA


RUANG RUANG
LOKET TIKET PUBLIK UTAMA TOILET STAFF PRIVAT SERVIS

R. TUNGGU PUBLIK UTAMA R. ISTIRAHAT SEMI PRIVAT SERVIS

MONEY CHANGER PUBLIK PENUNJANG R. GENSET PRIVAT SERVIS

ATM CENTER SEMI PRIVAT PENUNJANG


PANTRY SEMI PRIVAT SERVIS
TOILET UMUM PUBLIK SERVIS
LOKER STAFF PRIVAT PENUNJANG
R. LAKTASI SEMI PRIVAT PENUNJANG
[Link] PRIVAT PENUNJANG
R. KESEHATAN SEMI PRIVAT PENUNJANG
R. CCTV PRIVAT PENUNJANG
R. JANITOR SEMI PRIVAT SERVIS
TEMPAT WUDHU PUBLIK SERVIS
TOILET DISABILITAS PUBLIK SERVIS
R. CLEANING PRIVAT PANUNJANG
FOOD COURT PUBLIK UTAMA SERVIS
MUSOLLA PUBLIK SERVIS
R. KEPALA TERMINAL PRIVAT PENUNJANG
R. SYAHBANDAR PRIVAT PENUNJANG
R. ADMINISTRASI PRIVAT PENUNJANG
PROGRAM FUNGSI PASAR
Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang
PENGELOLA PASAR

PELAKU
Kepala Pasar
Kepala Pelayanan
MENARUH
DATANG PARKIR Pelaksana Parkir
SEMBAHYANG BARANG BAWAAN

BEKERJA
SESUAI TUGAS

PULANG ISTIRAHAT
BAK/BAB
PENGUNJUNG

PELAKU
Wisatawan local
Wisatawan Asing
DATANG PARKIR BERWISATA Penduduk Sekitar
KULINER
Disabilitaas

MEMBELI SOVENIR

PULANG BERSANTAI BAK/BAB MENYUSUI


PROGRAM FUNGSI PASAR
Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang

PEDAGANG PASAR

PELAKU

Pedagang Suvenir

Pedagang Lukisan
MENARUH
DATANG PARKIR SEMBAHYANG BARANG BAWAAN Pedagang Makanan
BERJUALAN
Pedagang Pakaian

Pedagang Alat Upacara


PULANG ISTIRAHAT
BAK/BAB
PROGRAM FUNGSI PASAR
Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang

KEBUTUHAN SIFAT RUANG ZONA


RUANG

TEMPAT PARKIR PUBLIK SERVIS


PURA MELANTING PUBLIK SERVIS
R. KEPALA PASAR PRIVAT PENUNJANG
POST SATPAM SEMI PRIVAT PENUNJANG
KIOS SUVENIR PUBLIK UTAMA
KIOS MAKANAN PUBLIK UTAMA
KIOS LUKISAN PUBLIK UTAMA
KIOS ALAT SEMBAHYANG PUBLIK UTAMA
KIOS PAKAIAN PUBLIK UTAMA
REST AREA PUBLIK PENUNJANG
SUPERMARKET PUBLIK PENUNJANG

TOILET PENGELOLA SEMI PRIVAT SERVIS

TOILET UMUM PUBLIK SERVIS


PROGRAM FUNGSI VISITOR CENTER
Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang

PENGELOLA

PELAKU/CIVITAS
KEPALA PUSAT INFORMASI
MENARUH PETUGAS INFORMASI
DATANG PARKIR BEKERJA
BARANG
SESUAI TUGAS PETUGAS KEBERSIHAN
BAWAAN
PETUGAS KEAMANAN
KARIYAWAN CAFE

PULANG BAK/BAB
ISTIRAHAT
PENGUNJUNG

PELAKU/CIVITAS
ANAK-ANAK
MEMESAN MENUNGGU/MAKAN/ REMAJA
DATANG PARKIR MINUM
TIKET
DEWASA
LANSIA

PULANG BAK/BAB MENYUSUI


PROGRAM FUNGSI VISITOR CENTER Civitas, Aktivitas, Kebutuhan Ruang, Zona Ruang,Sifat Ruang

KEBUTUHAN SIFAT RUANG ZONA KEBUTUHAN SIFAT RUANG ZONA


RUANG RUANG

RUANG KEPALA PRIVAT PENUNJANG CAFE PUBLIK PENUNJANG


INFORMASI
RUANG KARIYAWAN PRIVAT PENUNJANG RESTAURANT PUBLIK PENUNJANG

RUANG KEAMANAN PRIVAT SERVIS PLAYGROUND PUBLIK PENUNJANG

RUANG INFORMASI SEMI PUBLIK UTAMA TOILET PENGELOLA PRIVAT SERVIS

RUANG TUNGGU PUBLIK UTAMA TOILET PENGUNJUNG SEMI PRIVAT SERVIS

RUANG LAKTASI SEMI PRIVAT PENUNJANG JANITOR PRIVAT SERVIS

TEMPAT PUBLIK PENUNJANG RUANG MEETING PRIVAT PENUNJANG


BACA/PERPUSTAKAAN
RUANG ADMINISTRASI PRIVAT PENUNJANG TEMPAT ISTIRAHAT SEMI PRIVAT PENUNJANG
KARIYAWAN
RUANG ARSIP PRIVAT PENUNJANG
PENGGUNA PELABUHAN DAN FASILITAS
PENDUKUNGNYA

DATA KUNJUNGAN WISATAWAN SANUR-NUSA PENIDA

KUNJUNGAN WISATAWAN 2018 GRAFIK KUNJUNGAN WISATAWAN TAHUN 2019


70% 70%
60% 60%
50% 50%

40% 40%

30% 30%
20%
20%
10%
10%
0%
0%

KEDATANGAN KEBERANGKATAN Berangkat Datang

GRAFIK KUNJUNGAN WISATAWAN TAHUN 2020


GRAFIK KUNJUNGAN WISATAWAN TAHUN
80%
70%
2021
60% 70%
50% 60%
40% 50%
30% 40%
20%
30%
10%
20%
0%
10%
0%
Januari Februari

Berangkat Datang
Berangkat Datang
PENGGUNA PELABUHAN DAN FASILITAS
PENDUKUNGNYA

FASILITAS PENDUKUNG YANG SUDAH ADA

1. PARKIR
2. FENDOR BOAT
3. INFORMASI
4. TOILET

FASILITAS PENDUKUNG YANG AKAN DI RANCANG

1. TERMINAL BUS /PARKIR


2. VISITOR CENTER
3. PASAR
4. PURA
5. MUSOLLA
6. REST AREA
PROSES DI PELABUHAN
(JADWAL KEBERANGKATAN KAPAL)
DATA KEBERANGKATAN
Provider
Pelabuhan Transit di Jadwal Jadwal dari Nusa
NO Speedboat Dari
Nusa Penida dari Sanur Penida
Jenis Fast Boat Dan Kapasitas Di Kawasan Sanur
Sanur 8.15 am 9.30 am
1 Crown Fast Boat Dermaga Mertasari 11.15 am 13.30 pm
15.15 pm 16.30 pm
THE ANGKAL
07.00 am 07.00 am
07.30 am 07.30 am
YAMUNA EXPRESS Angel Bilabong 09.00 am 08.45 am
2 Dermaga Mertasari
Fast 11.45 am 13.00 pm
14.00 pm 15.30 pm
EL RAY JUNIOR 16.30 pm 16.30 pm
08.30 am 07.30 am
3 Maruti Express Dermaga Mertasari 10.00 am 09.00 am
DWI MANUNGGAL
16.00 pm 15.00 pm
08.15 am 07.00 am
4 Idola Pelabuhan Sampalan
MOLA MOLA EXPRESS 16.15 pm 15.00 pm
08.30 am 07.30 am
5 Mola-Mola Pelabuhan Sampalan
16.30 pm 15.30 pm
IDOLA EXPRESS
08.00 am 07.00 am
11.00 am 09.00 am
6 Dwi Manunggal Dermaga Mertasari
MARUTI EXPRESS 15.30 pm 14.30 pm
17.30 pm 17.00 pm
08.00 am 07.00 am
ANGEL BILABONG FAST
11.00 am 09.00 am
7 El Ray Junior Dermaga Mertasari
15.30 pm 14.30 pm
17.30 pm 17.00 pm
CROWN FAST BOAT
08.15 am 07.00 am
8 Yamuna Express Dermaga Mertasari
16.15 pm 15.00 pm
0 20 40 60 80 100 120 140
08.15 am 07.00 am
9 The Angkal Pelabuhan Sampalan
16.15 pm 15.00 pm
PROSES DI PELABUHAN
(PROSES KEBERANGKATAN PENUMPANG)

LOKET
TIKET RUANG
TUNGGU

MONEY
CHANGER ATM
CENTER RUANG
LAKTASI
FOOD
COURT TOILET

MUSOLA
PROSES DI VISITOR CENTER

FASILITAS PENUNJANG

FASILITAS PENUNJANG

DATANG MENCARI INFORMASI


KEBERANGKATAN/
MENUNGGU KEDATANGAN

PULANG/ PARKIR
BERSANTAI
BERANGKAT
PROSES DI PELABUHAN
(PERSIAPAN KAPAL-PENUMPANG NAIK)

PENGECEKAN
MESIN KAPAL

PENGISIAN BAHAN
BAKAR

PENGECEKAN ALAT
KESELAMATAN

PENGECEKAN TIKET
PENUMPANG

MENARUH BARANG
BAWAAN DI BAGASI

NAIK KAPAL

BERANGKAT
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

JENIS RUANG DAN LUASAN PADA PELABUHAN

RUANG LANTAI 1 LUASAN RUANG LANTAI 2 LUASAN


LOKET TIKET 90 m2 R. KEPALA TERMINAL 18 m2
[Link] 360 m2 R. ADMINISTRASI 38,5 m2

MONEY CHANGER TOILET STAFF 54 m2


68 m2
[Link] 100 m2
ATM CENTRE 39 m2
[Link] 9 m2
TOILET UMUM 54 m2
[Link] 30 m2
[Link] 50 m2 PANTRY 16 m2
[Link] 28 m2 LOKER STAFF 26 m2
R. JANITOR 9 m2 [Link] 30 m2
TOILET DISABILITAS 52,5 m2 [Link] 16 m2

FOOD COURT MUSOLLA 66 m2


28(5) = 140 m2
TEMPAT WUDHU 22,5 m2
[Link] 40 m2
[Link] SERVICE 18 m2
JUMLAH 930,5 m2
JUMLAH 444 m2
SIRKULASI 45% 418 m2 SIRKULASI 45% 200 m2
TOTAL 1348 m2 TOTAL 644 m2
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

JENIS RUANG DAN LUASAN PADA VISITOR CENTER

LANTAI 1 LANTAI 2
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

JENIS RUANG DAN LUASAN PASAR OLEH - OLEH

BESARAN
NO NAMA RUANG
UKURAN JUMLAH TOTAL
1 TEMPAT PARKIR - - -
2 PURA MELANTING 25 M2 1 25 M2
3 RUANG KEPALA PASAR 12 M2 1 12 M2
4 POST SATPAM 4 M2 2 8 M2
5 KIOS SUVENIR 16 M2 10 160 M2
6 KIOS MAKANAN 28 M2 5 140 M2
7 KIOS LUKISAN 9 M2 10 90 M2
8 KIOS ALAT SEMBAHYANG 8 M2 10 80 M2
9 KIOS PAKAIAN 16 M2 10 160 M2
10 REST AREA 256 M2 1 256 M2
11 SUPERMARKET 100 M2 1 100 M2
12 TOILET PENGELOLA 3 M2 1 3 M2
13 TOILET UMUM 45 M2 1 45 M2
TOTAL 1079 M2

TOTAL BANGUNAN 1079 M2

SIRKULASI 60% 647,5 M2


TOTAL KESELURUHAN 1726,5 M2 DIBULATKAN 1700 M2
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

KEBUTUHAN FURNITURE PELABUHAN

4 SOFA 1 LEMARI
LOKET 9 KURSI [Link]
STAFF
3 SET LOKER
R. LAKTASI 4 MEJA R. CCTV 3 KURSI
TIKET 9 MEJA
2 MEJA WASTAFEL 2 MEJA
4 KURSI
RUANG [Link] 4 MEJA KERJA
16 SET KURSI
TUNGGU RASI 3 CLOSET 1 DISPENSER
1 SOFA CLEANING
SERVICE 2 SET KURSI
TOILET 3 TONG SAMPAH
6 KURSI STAFF UMUM 8 MEJA WASTAFEL 1 MEJA
2 MEJA
MONEY 4 MEJA 5 URINOIR
1 LEMARI
CHANGER 2 BRANKAS RUANG 2 BED
3 KURSI PANJANG KESEHATAN [Link] 1 GENSET
2 PIJAKAN
1 KITCHEN SET
3 KURSI
ATM 10 MESIN ATM FOOD 1 MEJA KASIR
CENTRE 2 TONG SAMPAH COURT 4 MEJA SANTAI

RUANG
4 MEJA 16 KURSI MUSOLA TIDAK ADA
SYAHBANDA 3 LEMARI
4 CLOSET R 4 KURSI
TOILET RUANG 1 MEJA
4 TONG SAMPAH
DISABILITAS RAPAT 8 KURSI TEMPAT
4 MEJA WASTAFEL 1 TEMPAT AIR
2 KITCHEN SET WUDHU
PANTRY
1 DISPENSER 3 CLOSET
1 SOFA 3 TONG SAMPAH
R. KEPALA 3 KURSI TOILET STAFF 8 MEJA RUANG 5 ALAT
TERMINAL RUANG 24 KURSI WASTAFEL JANITOR KEBERSIHAN
1 MEJA
ISTIRAHAT 8 MEJA 5 URINOIR
1 LEMARI
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

KEBUTUHAN FURNITURE VISITOR CENTER

RUANG
6 SET KURSI
TUNGGU
RUANG 1 MEJA L
RUANG 2 SOFA
INFORMASI 3 KURSI
3 SOFA KARYAWAN 2 SET LOKER
2 TONG SAMPAH
RUANG LAKTASI
1 LEMARI
1 MEJA BAR 3 KURSI
1 KITCHEN SET
1 MEJA RUANG 3 MEJA
KEAMANAN
26 KURSI 1 LEMARI
CAFE 7 SET RAK BUKU
10 MEJA MAKAN
1 CLOSET
PERPUSTAKAAN 11 KURSI
1 MEJA PANJANG
1 WASTAFEL RUANG 2 MEJA
RAPAT 10 KURSI
1 CLOSET
PLAY TOILET
1 WASTAFEL
GROUND
MAINAN ANAK KARYAWAN
3 LEMARI
RUANG 2 MEJA
9 MEJA ARSIP 2 KURSI
1 CLOSET
60 KURSI TOILET
2 SET LOKER PENGUNJUNG 1 WASTAFEL

3 SOFA 1 TONG SAMPAH


RESTAURANT [Link] 1 GENSET
1 KITCHEN SET
1 MEJA KASIR 3 SOFA
1 KURSI KASIR [Link] 1 LEMARI
INFORMASI 5 ALAT
2 CLOSET 1 MEJA JANITOR KEBERSIHAN
2 WASTAFEL 1 KURSI
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

KEBUTUHAN FURNITURE PASAR OLEH - OLEH

3 RAK KAYU
1 MEJA 2 SET RAK 4 RAK MAKANAN
POS
SATPAM
1 KURSI KIOS 1 KURSI SUPERMARKET 1 MEJA
1 DISPENSER LUKISAN 1 MEJA 1 KURSI
1 LEMARI
PENDINGIN

3 SET RAK
KIOS 1 KURSI KIOS ALAT 2 MEJA
SOUVENIER 1 MEJA SEMBAHYANG 2 KURSI REST 24 MEJA
AREA 48 KURSI

1 KITCHEN SET
KIOS 1 MEJA KASIR 3 SET RAK
MAKANAN KIOS
1 KURSI
4 MEJA SANTAI PAKAIAN TOILET 1 WASTAFEL
16 KURSI 1 MEJA STAFF 1 CLOSET

1 MEJA

[Link] 1 KURSI PURA 1 PIASAN BESAR 6 CLOSET


PASAR 1 DISPENSER MELANTING 2 PELINGGIH KECIL TOILET 8 MEJA WASTAFEL
1 SOFA PENGUNJUNG
6 URINOIR
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

KEBUTUHAN MATERIAL KHUSUS

KERAMIK DINDING BETON


TOILET JANITOR
DINDING BETON KERAMIK

POS SATPAM KERAMIK


PANTRY KERAMIK

KERAMIK
KIOS ALAT
RUANG GLASSWOOD
SEMBAHYANG
DINDING
GENSET KERAMIK BAMBU

MUDAH DIBERSIHKAN
DINDING BETON
TEMPAT
KERAMIK KEDAP SUARA
WUDHU
KEDAP AIR

ALAS SEMBAHYANG
MUSOLA LANTAI KARPET
ESTETIKA
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

PERSYARATAN PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN PELABUHAN

KEBUTUHAN KEBUTUHAN
NO PENCAHAYAAN PENGHAWAAN NO PENCAHAYAAN PENGHAWAAN
RUANG RUANG
1. LOKET TIKET 13. [Link]

2. [Link] 14. PANTRY


3. MONEY CHANGER 15 R. KEPALA TERMINAL
4. ATM CENTRE
16 TOILET DISABILITAS
5.. TOILET UMUM
17 [Link]
6. [Link]
7. 18 MUSOLLA
R. ADMINISTRASI
8. 19 TEMPAT WUDHU
LOKER STAFF
9. 20 [Link] SERVICE
TOILET STAFF
10. [Link] 21 FOOD COURT

11. 22 [Link]
[Link]
12. 23 [Link]
[Link]

ALAMI BUATAN
ALAMI BUATAN
Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari yang masuk
Penghawaan alami berasal dari hembusan angin melalui kisi-kisi/bukaan yang
melalui kisi-kisi/bukaan yang ada di dalam bangunan atau
ada ke dalam bangunan atau ruangan. Penghawaaan buatan menggunakan
ruangan. Pencahayaan buatan menggunakan cahaya lampu.
AC split.
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

PERSYARATAN PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN VISITOR CENTER


NO RUANG YANG DIHASILKAN PENCAHAYAAN PENGHAWAAN

1 Ruang Kepala Informasi

2 Ruang Kariyawan
BUATAN
3 Ruang keamanan ALAMI
4 Ruang Informasi
Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari
5 Ruang Tunggu
yang masuk melalui kisi-kisi/bukaan yang ada di
6 Ruang Laktasi dalam bangunan atau ruangan. Pencahayaan
7 Café buatan menggunakan cahaya lampu.

8 Restaurant

9 Playground

10 Toilet pengelola

11 Toilet Pengunjung
ALAMI BUATAN
12 Janitor

13 Tempat Baca Penghawaan alami berasal dari hembusan angin


melalui kisi-kisi/bukaan yang ada ke dalam
14 Ruang Administrasi
bangunan atau ruangan. Penghawaaan buatan
15 Ruang Arsip
menggunakan AC split.
16 Ruang meeting
17 Tempat Istirahat Kariyawan
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG

PERSYARATAN PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN


PASAR

PERFORMANSI
NO NAMA RUANG
Pencahayaan Penghawaan
1 Tempat Parkir
BUATAN
ALAMI
2 Pura Melanting
3 Ruang Kepala Pasar Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari
yang masuk melalui kisi-kisi/bukaan yang ada di
4 Post Satpam
dalam bangunan atau ruangan. Pencahayaan
5 Kios Suvenir buatan menggunakan cahaya lampu.

6 Kios Makanan
7 Kios Lukisn
8 Kios Alat Sembahyang
9 Kios Pakaian
ALAMI BUATAN
10 Rest Area
Penghawaan alami berasal dari hembusan angin
11 Supermarket
melalui kisi-kisi/bukaan yang ada ke dalam
12 Toilet Pengelola bangunan atau ruangan. Penghawaaan buatan

13 Toilet Umum menggunakan AC split.


STUDY RUANG PELABUHAN

PLAFON KAYU
LOKET TIKET

400
DINDING KAYU

2250 LANTAI PARKET

RUANG TUNGGU
LANTAI PARKET

2000

1800
STUDY RUANG PELABUHAN

MONEY CHANGER

PLAFON KAYU

DINDING KAYU

850

LANTAI PARKET

800

ATM CENTER

PLAFON KAYU

DINDING KAYU
2000

LANTAI PARKET

1800
STUDY RUANG PELABUHAN

TOILET DISABILITAS

PLAFON KAYU

DINDING BETON

700
LANTAI KERAMIK

LANTAI PARKET

750

[Link] TERMINAL
PLAFON KAYU

DINDING KAYU

400

LANTAI PARKET

450
STUDY RUANG PELABUHAN

R. LOKER STAFF

PLAFON KAYU

DINDING KAYU
450

LANTAI PARKET

650

R. ADMINISTRASI

PLAFON KAYU

DINDING KAYU
550

LANTAI PARKET

700
STUDY RUANG PELABUHAN

R. ISTIRAHAT

PLAFON KAYU

DINDING KAYU
1000

LANTAI PARKET

1000

R. JANITOR

PLAFON KAYU

300 DINDING KAYU

LANTAI PARKET

300
STUDY RUANG PELABUHAN

R. KESEHATAN
PLAFON KAYU

DINDING KAYU

1000

LANTAI PARKET

1000

R. SYAHBANDAR

PLAFON KAYU

DINDING KAYU

500

LANTAI PARKET

600
STUDY RUANG PELABUHAN

PANTRY

PLAFON KAYU

DINDING KAYU

400

LANTAI KERAMIK

400

[Link]

PLAFON KAYU

DINDING KAYU
500

LANTAI PARKET

1000
STUDY RUANG PELABUHAN

TOILET UMUM

PLAFON KAYU

DINDING BETON
400

LANTAI PARKET
LANTAI KERAMIK

700

FOOD COURT
PLAFON KAYU

DINDING KAYU

400

LANTAI PARKET

700
STUDY RUANG PELABUHAN

R. RAPAT

PLAFON KAYU

DINDING KAYU

500

LANTAI PARKET

600

R. GENSET
GLASSWOOD

GLASSWOOD

500

LANTAI KERAMIK

800
STUDY RUANG PELABUHAN

MUSOLA

700

880

TEMPAT WUDHU
PLAFON KAYU

DINDING BETON

300

LANTAI KERAMIK

750
STUDY RUANG PELABUHAN

[Link] SERVICE

PLAFON KAYU

DINDING KAYU

400

LANTAI PARKET

450

R. CCTV

PLAFON KAYU

DINDING KAYU

400

LANTAI PARKET

400
STUDY RUANG PELABUHAN

TOILET STAFF

PLAFON KAYU

DINDING BETON
400

LANTAI PARKET
LANTAI KERAMIK

700
STUDY RUANG VISITOR CENTER

RUANG INFORMASI

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU

RUANG TUNGGU

PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
CAFE
PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU

PLAYGROUND

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
RESTAURANT
TEMPELAN KAYU
PLAFOND KAYU MERBAU
MERBAU

FINISHING
CAT

PARKET KAYU

RUANG LAKTASI
PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
PERPUSTAKAAN

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU

RUANG JANITOR
PLAFOND KAYU MERBAU

FINISHING CAT

LANTAI KERAMIK
STUDY RUANG VISITOR CENTER
TOILET KARYAWAN

FINISHING CAT

KERAMIK

KERAMIK

TOILET PENGUNJUNG

FINISHING CAT

KERAMIK

KERAMIK
STUDY RUANG VISITOR CENTER

R. GENSET
GLASSWOOD

GLASSWOOD
500

LANTAI KERAMIK

800

RUANG KEPALA INFORMASI

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER

RUANG KARYAWAN

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU

RUANG KEAMANAN

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER

RUANG MEETING

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU

RUANG ARSIP

PLAFOND KAYU MERBAU

TEMPELAN KAYU MERBAU

PARKET KAYU
STUDY RUANG PASAR

PURA MELANTING
ATAP SIRAP

KAYU MERBAU

BATU ARDESIT

PAVING BLOK

RUANG KEPALA PASAR

PLAFOND KAYU

DINDING KAYU BINGKRAI

LANTAI PARKET
STUDY RUANG PASAR

POS SATPAM

PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING KAYU BINGKARI

KACA TEMPLED 0,8MM

KRAMIK 30X30 CM

KIOS SOUVENIR
PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING KAYU BINGKARI

LANTAI BETON POLES


STUDY RUANG PASAR

KIOS MAKANAN
PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING PLESTERAN KASAR

KOLOM KAYU MERBAU

LANTAI BETON POLES

KIOS LUKISAN

PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING KAYU BINGKARI

LANTAI BETON POLES


STUDY RUANG PASAR

KIOS ALAT SEMBAHYANG

PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING BAMBU

LANTAI KERAMIK 30X30 CM

KIOS PAKAIAN

PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING KAYU BINGKARI

LANTAI BETON POLES


STUDY RUANG PASAR

SUPERMARKET

PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING KAYU BINGKARI

LANTAI PARKET

REST AREA

RUMPUT
STUDY RUANG PASAR

TOILET PENGELOLA
PLAFOND GYPSUM

DINDING BETON PLESTERAN KASAR

LANTAI KRAMIK 30X30 CM

TOILET PENGUNJUNG

PLAFOND KAYU KAMPER

DINDING BETON
PLESTERAN KASAR

PARTISI KAYU MERBAU

LANTAI KRAMIK 30X30


CM
HUBUNGAN RUANG (PELABUHAN) DIAGRAM BUBLE LANTAI 1

[Link] [Link]

TOILET
HUBUNGAN DEKAT DISABILITAS

[Link]

DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU

LOKET RUANG
TIKET KESEHATA
N
RUANG BERSAMA
BERSEBELAHAN [Link]

TOILET
UMUM
BERDIRI SENDIRI

ATM
CENTRE
BERJAUHAN
FOOD
COURT
MONEY
CHANGER
HUBUNGAN RUANG (PELABUHAN) DIAGRAM BUBLE LANTAI 2

PANTRY
TOILET
MUSOLLA
STAFF

HUBUNGAN DEKAT

LOKER [Link]
DEKAT DAN STAFF
MUDAH DIJANGKAU

TEMPAT
WUDHU
R.
RUANG BERSAMA CLEANING
[Link] SERVICE
BERSEBELAHAN

BERDIRI SENDIRI [Link] [Link]

[Link]
BERJAUHAN TERMINAL
RUANG
[Link] SYAHBAN
TRASI DAR
HUBUNGAN RUANG (VISITOR CENTER) DIAGRAM BUBLE LANTAI 1

CAFE
TOILET
R. GENSET PENGUNJUNG

HUBUNGAN DEKAT

RUANG
TUNGGU
DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU
RUANG
JANITOR INFORMASI

RUANG
RUANG BERSAMA LAKTASI TOILET
BERSEBELAHAN KARYAWAN

RESTAURAN
BERDIRI SENDIRI

BERJAUHAN
PERPUSTAKAAN

PLAYGROUND
HUBUNGAN RUANG (VISITOR CENTER) DIAGRAM BUBLE LANTAI 2

RUANG
HUBUNGAN DEKAT [Link] ADMINISTRASI RUANG
INFORMASI ISTIRAHAT

DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU

RUANG
MEETING
RUANG
RUANG ARSIP
RUANG BERSAMA
KARYAWAN
BERSEBELAHAN

BERDIRI SENDIRI
JANITOR

BERJAUHAN RUANG
KEAMANAN

TOILET
PENGELOLA
HUBUNGAN RUANG (PASAR)

KIOS
PAKAIAN
KIOS
LUKISAN
KIOS TOILET
UPAKARA UMUM
HUBUNGAN DEKAT

DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU TOILET
KIOS
KEPALA
MAKANAN
POST KIOS
SATPAM SUVENIR

RUANG BERSAMA
BERSEBELAHAN
[Link]

PARKIR
BERDIRI SENDIRI KIOS
PURA
MELANTING
PAKAIAN

BERJAUHAN

REST AREA
SUPERMAR
KET
SIRKULASI RUANGAN (PELABUHAN)

TIPE SIRKULASI
“ POLA LINIER”
BERUPA JALAN LURUS YANG
TEBENTUK DARI SEDERETAN
RUANG
LANTAI 1 LANTAI 2

SIRKULASI RUANGAN (VISITOR CENTER)

TIPE SIRKULASI
“ POLA LINIER”
BERUPA JALAN LURUS YANG
TEBENTUK DARI SEDERETAN
RUANG

LANTAI 1 LANTAI 2
SIRKULASI RUANGAN (PASAR)

TIPE SIRKULASI

“ POLA RADIAL”
POLA SIRKULASI RADIAL MEMILIKI POLA
JALAN YANG BERKEMBANG
PROGRAM SITE N
Simbol Nama
TATA GUNA LAHAN o
27%
32% 1 Area Terbuka
TUJUAN 2 Hutan
• Mengetahui tata guna lahan potensi
pendukung kegiatan pariwisata pada 3 Lahan Kosong
41%
sekitar site 4 Jalan
• Penempatan site pelabuhan yang TATA GUNA LAHAN
nantinya mendukung kegiatan AREA TERBUKA
pariwisata atau lainya dari sanur HUTAN
menuju nusa penida

DASAR PERTIMBANGAN
• Kawasan pada sekitar site Peta Lahan Hijau di Kawasan Mertasari,Sanur Zona Makro
• Data site
ANALISA
Kami melakukan Analisa dengan cara
mengamati potensi pendukung kegiatan
pariwisata atau lainya, dengan cara
mengklasifikasi Kawasan berdasarkan tata
guna lahan yang ada, pada sekitaran site
terdapat penggunaan lahan sebagai,
Hotel,Villa Café, Ruko, Warung, Rumah Sakit,
Tanah Lapangan, Pura, Lahan Kosong,
Pemukiman warga. Wilayah Sanur Kauh
memiliki tingkat kepadatan penduduk
sebesar 2.844 jiwa/ km² disusul Wilayah Sanur
sebesar 2.402 jiwa/ km² ,jadi bisa dilihat sanur
dan sanur kauh penduduknya cukup padat.
Pantai Mertasari memiliki jenis tanah berupa
Peta Lahan Hijau di Kawasan Mertasari,Sanur Zona Mikro
batuan endapan laut yang bersifat lepas.
Kondisi topografi kawasan Sanur datar, HASIL
elevasi tertinggi daerah ini ± 7 meter dengan Berdasarkanhasil analisa Kawasan Sanur khususnya daerah dekat dengan
kemiringan lereng antara 0% - 2%. Tata Guna site,terdapat banyak fasilitas pendukung kebutuhan pariwisata seperti hotel,
Lahan Hijau yaitu sebagai tegalan/hutan villa, café, ruko ,Rumah Sakit,Pura, dan lahan kosong yang mungkin nantinya
seluas 2,12 km² dan kebun/lahan kosong akan dibangun villa atau hotel karena posisinya sangat strategis. Dengan
seluas 1,64 dan Sisa penggunaan lahan demikian hal tersebut diprediksi dapat menambah jumlah kedatangan
berupa area terbuka seluas 1,10 km². Data wisatawan untuk berkunjung ke wilayah sanur, atau nusa penida. Khusunya
fisik site , Sebelah utara merupakan jalan pembangunan terminal Pelabuhan penyebrangan Sanur menuju Nusa
Pantai Mertasari, sebelah timur merupakan Penida yang dapat membantu untuk memfasilitasi kebutuhan penunjang
Jalan Sanur Beach Street Walk, Sebelah pariwisata.
selatan merupakan Pantai Mertasari, dan
sebelah barat merupakan Pantai
Pengembak.
PROGRAM SITE
TATA BANGUNAN

TUJUAN
• Sebagai acuan ketentuan
tatanan bangunan
• Penataan bangunan

DASAR PERTIMBANGAN
• Ketentuan Tata Bangunan
• Data site

ANALISA
Kami melakukan Analisa dengan cara
mencari refrensi melalui peraturan tata
bangunan yaitu Perda Kota Denpasar No
27 Tahun 2011 Tentang Tata Ruang Kota
Denpasar pasal 88 ayat 1 s/d 4 Adapun
isinya yaitu :
1. Ketentuan yang diselenggarakan untuk JENIS BANGUNAN PADA SEKITAR SITE
mengatur kesesuaian, keserasian, dan
keselamatan bangunan sesuai karakter
fungsi kegiatan.
2. Menerakan ciri khas arsitektur Bali,
tampak bangunan maksimal 30 %
3. KDB sedang (40 – 50 %) diterapkan
pada kawasan permukiman diluar BWK
Tengah Kota;
4. Tidak boleh ada bangunan, kecuali
bangunan terkait kegiatan pertanian
dan pengolahannya diterapkan pada
kawasan RTH fungsi pertanian
Selain itu kami juga menganalisis jenis
bangunan yang ada di sekitar site, mulai
dari jalan danau poso hingga lokasi site,
Adapun jenis banguananya diantaranya
yaitu, Rumah Tradisional Bali,Rumah
Tradisional Lantai 2, Villa Lantai Satu,Villa
Lumbung, Ruko, dll.
PROGRAM SITE
MODA TRANSFORTASI & SIRKULASI PARKIR

TUJUAN MODA TRANSFORTASI DARAT


• Klasifikasi jenis Transfortasi
• Memudahkan Akses Sirkulasi
• Menghindari kepadatan sirkulasi

DASAR PERTIMBANGAN
• Sirkulasi area parkir darat dan laut
• Civitas dan Aktivitas

ANALISA Sepeda motor Sepeda Mobil Shutle Bus


Pada sirkulasi parkir transfortasi darat dan
laut kami menganalisis dengan cara
mengklasifikasi jenis transfortasi yang akan
ditampung pada area parkir terminal dan
pelabuhan. Terdapat dua jenis moda MODA TRANSFORTASI LAUT
Transfortasi yaitu Transfortasi darat dan laut.
Adapun moda transfortasi darat yaitu Bus,
Mobil, Sepeda Motor,Sepeda, Sedangkan
moda transfortasi laut yang digunakan yaitu
quicksilver cruise,Kapal Roro,Fast Boat,jukung,
dan emergency boat.

HASIL
Berdasarkan hasil Analisa tersebut Quiksilver Cruise Fast Boat Jukung
Kapal Roro Emergency Boat
menghasilkan denah sirkulasi transfortasi
darat dan laut sebagai berikut : Next Slide
.
PROGRAM SITE
SIRKULASI PARKIR KENDARAAN
PROGRAM SITE
SIRKULASI PARKIR KENDARAAN

MODA TRANSFORTASI LAUT

Quiksilver Cruise

Fast Boat

Kapal Roro

Jukung

Emergency Boat
PROGRAM SITE
RUANG TERBUKA HIJAU

TUJUAN
• Pemanfaatan kondisi sekitar
site
• Daya Tarik
• View

DASAR PERTIMBANGAN
• Analisa site
• Potensi site

ANALISA
Kami melakukan Analisa dengan cara
mengamati potensi yang ada di sekitar
area site , kami mengamati melalui
peta Kawasan dan melakukan survey
langsung, yang memberikan hasil
kesimpulan ruang terbuka hijau yang
ada pada area site berupa, Kawasan
Hijau, Lahan Kosong, Jalur Pendestrian,
Lapangan,dan lahan parkir. Dengan
presentase sebagai berikut :

Kawasan Hijau
Lahan Tebuka

HASIL
Berdasarkanhasil analisa kawsan sekitar area site, dapat
disimpulkan bahwa pada bagian barat, dan selatan pada site,
dapat dimanfaatkan sebagai view positif dan daya tarik
Kawasan karena terdapat spot spot Kawasan yang berpotensi
sperti, pepohonan cemara yang rindang dan asri yang
menghasilkan oksigen segar untuk dihirup, pepohonan kering
sebagai spot foto, area pejalan kaki yang bisa digunakan
untuk menikmati Kawasan pesisir pantai, .
PROGRAM SITE
PATH (JALUR)

TUJUAN
Untuk mengetahui jalan
yang dapat diakses menuju
site di pantai mertasari

DASAR PERTIMBANGAN
• Jalan sekitar area site
• Jarak dari jalan utama menuju
sits
• Akses yang dapat dilalui

DATA
Jalan utama untuk mengakses Kawasan
pantai Mertasari dapat Jalan
Bypass Ngurah Rai dan dapat melalui
bebera pa jalan seperti :
• Jl Danau Poso
• Jl Suka Merta
• Jl Pengembak
• Jl Wana Sari
• Jl Sudamala
• Jl Mertasari
• Jl Tirta Empul
• Jl Pantai Merta Sari
Pedestrian atau jalur pejalan kaki
berada di pinggir pantai dan di trotoar
jalan utama yang juga di fungsikan
untuk pejalan kaki di sekitar Kawasan
ini.
KETERANGAN

ANALISIS
Dari keseluruhan jalan yang ada untuk
menuju ke pantai mertasari tidak semua KESIMPULAN : untuk path atau jalur dari
dapat dilalui oleh bis ada jalan utama Kawasan sanur ke merta sari dapat ditempuh
yang hanya bisa dilalui oleh sepeda motor melalui jalan By Pass Ngurah Rai selanjutnya
dan mobil saja jadi jika ada bis yang melalui jalan pengembak dimana jalan ini [Link] [Link] [Link] Poso [Link] [Link]
hendak lewat menuju ke pantai merta sari dapat dilalui oleh sepeda motor sampai bus
dari jalan raya dan hanya dapat melalui
beberapa jalan utama saja.
PROGRAM SITE
SIGNE (PENANDA)

TUJUAN
Untuk mengetahui sistem
petanda dan perletakanya
yang ada di sekitar site
pantai mertasari
DASAR PERTIMBANGAN
• Jenis sistem petanda
• Perletakan sistem petanda

ANALISIS
Sistem penanda pada Kawasan Mertasari
Sanur ini memiliki sistem penanda yang
umum ada pada umumnya seperti
petunjuk arah pantai, jalur evakusai,
larangan masuk, himbauan untuk hati-hati
dan masih banyak lainya. dimana
perletakan sistem penanda ini berada di
beberapa titik namun tidak tertata.
HASIL
Perletakan sistem penanda pada Kawasan
Mertasari ini akan lebih tertata
perletakannya untuk memudahkan
memberi informasi.

KETERANGAN

Penanda Penanda Penanda Penanda Penanda Penanda Rambu Penanda


Lokasi pantai Lokasi Kuliner Dermaga Jalur Evakuasi Kepemilikan Peta Kawasan Peringatan
Tempat
Tanah Pantai Mertasari Sampah
SIRKULASI
Tujuan SIRKULASI MANUSIA
• Menentukan sirkulasi civitas dalam
Kawasan Pelabuhan yang didesain
• Membedakan sirkulasi manusia dan
barang

Dasar Pertimbangan
• Atas pertimbangan pembedaan
manusia dan barang
• Kesesuaian sirkulasi dengan zoning
site

Analisa
• Pemisahan jalur barang dan manusia
dimaksud agar tidak saling
menghambat sirkulasi di dalam
bangunan nantinya.
• Sirkulasi terbagi menjadi 3 sirkulasi
manusia yaitu sirkulasi pengelola,
pengunjung dan pedagang.
• Sirkulasi kendaraan terbagi menjadi 3
yaitu Bus, Mobil, dan motor.

Kesimpulan Keterangan
Pola sirkulasi yang diterapkan
Sirkulasi Pedagang dan Pengelola
menggunakan pola sirkulasi Campuran
yang merupakan gabungan dari 4 pola
sirkulasi ( linier, Radial, Spiral dan Network ) Sirkulasi Pengunjung
untuk menciptakan suatu pola yang
berbeda menimbulkan kesan harmonisasi
dari perpaduan 4 pola

69
SIRKULASI
Tujuan SIRKULASI KENDARAAN
• Menentukan sirkulasi civitas dalam
Kawasan Pelabuhan yang didesain
• Membedakan sirkulasi manusia dan
barang

Dasar Pertimbangan
• Atas pertimbangan pembedaan
manusia dan barang
• Kesesuaian sirkulasi dengan zoning
site

Analisa
• Pemisahan jalur barang dan manusia
dimaksud agar tidak saling
menghambat sirkulasi di dalam
bangunan nantinya.
• Sirkulasi terbagi menjadi 3 sirkulasi
manusia yaitu sirkulasi pengelola,
pengunjung dan pedagang.
• Sirkulasi kendaraan terbagi menjadi 3
yaitu Bus, Mobil, dan motor.

Kesimpulan Keterangan
Pola sirkulasi yang diterapkan
menggunakan pola sirkulasi Campuran Sirkulasi Bus
yang merupakan gabungan dari 4 pola
sirkulasi ( linier, Radial, Spiral dan Network ) Sirkulasi Mobil
untuk menciptakan suatu pola yang
berbeda menimbulkan kesan harmonisasi
dari perpaduan 4 pola Sirkulasi Motor

70
SISTEM ENTRANCE INPUT

Tujuan
• Menciptakan sebuah akses
Kesimpulan
yang baik bagi pejalan kaki
maupun kendaraan di area
Berdasarkan Analisa yang
Kawasan Pelabuhan nantinya. telah dilakukan memperoleh
kesimpulan yaitu :
Dasar Pertimbangan • Pembedaan entrance
• Tidak menggangu lalu lintas masuk dan keluar dengan
• Mudah dijangkau civitas dasar pertimbangan yaitu
• Ukuran pintu masuk agar sirkulasi menjadi 1
disesuaikan dengan keperluan arah
aktivitas kendaraan . • Dimensi entrance
• Menyelaraskan tema dan ditetapkan dengan acuan
Konsep dasar pengguna entrance yaitu
kendaraan maupun civitas
Analisa dengan besaran yang
• Penentuan pembedaan posisi kelompok kami gunakan
entrance masuk dan keluar yaitu 5 m
• Dimensi entrance dibuat • Entrance masuk diletakan
berdasarkan besaran dibagian utara
kapasitas sirkulasi dari civitas, dikarenakan akses jalan di
aktivitas dan fasilitas yang bagian utara merupakan
akan menggukannya, yaitu akses menuju jalan besar
manusia, jenis mobil, motor, atau JL. By Pass Ngurah Rai
maupun bus. yang dapat dilalui oleh
• Entrance masuk di bagian bus,mobil ataupun motor
utara karena di sisi utara
menuju jalan utama.

71
SISTEM ENTRANCE OUTPUT
Tujuan
• Menciptakan sebuah akses
yang baik bagi pejalan kaki
maupun kendaraan di area
Kawasan Pelabuhan nantinya.

Dasar Pertimbangan
• Tidak menggangu lalu lintas
• Mudah dijangkau civitas
• Ukuran pintu masuk
disesuaikan dengan keperluan
aktivitas kendaraan .
• Menyelaraskan tema dan
Konsep dasar

Analisa
• Penentuan pembedaan posisi
entrance masuk dan keluar Kesimpulan
• Dimensi entrance dibuat Berdasarkan Analisa yang telah dilakukan memperoleh kesimpulan yaitu :
berdasarkan besaran • Pembedaan entrance masuk dan keluar dengan dasar pertimbangan yaitu
kapasitas sirkulasi dari civitas, agar sirkulasi menjadi 1 arah
aktivitas dan fasilitas yang • Dimensi entrance ditetapkan dengan acuan pengguna entrance yaitu
akan menggukannya, yaitu kendaraan maupun civitas dengan besaran yang kelompok kami gunakan
manusia, jenis mobil, motor, yaitu 5 m
maupun bus. • Entrance masuk diletakan dibagian utara dikarenakan akses jalan di bagian
• Entrance masuk di bagian utara merupakan akses menuju jalan besar atau JL. By Pass Ngurah Rai yang
utara karena di sisi utara dapat dilalui oleh bus,mobil ataupun motor.
menuju jalan utama.

72
DESAIN SKEMATIK
TEMA & KONSEP PERANCANGAN

TUJUAN KONSEP DASAR


• Menentukan Konsep Dasar Konsep dasar yang digunakan yaitu Kelancar dimana
• Menentukan Tema Rancangan yang konsep ini diartikan dengan menata penempatan
akan digunakan ruangan dan akses ruangan dan pelayanan sehingga
• Menciptakan terminal penyebrangan laut memberi rasa nyaman pada penggunjung dan
Sanur-Nusa penida yang menunjang menciptakan pelayanan yang dapat memuaskan
kebutuhan penumpang penggunjung
• Memberi kenyamanan terhadap
pengunjung dan pengelola
TEMA RANCANGAN
DASAR PERTIMBANGAN Arsitektur Tropis, dimana arsitektur tropis merupakan jenis
• Analisa site PENERAPAN PADA DESIGN arsitektur yang memberikan jawaban atau adaptasi
• Iklim di sekitar bentuk bangunan terhadap pengaruh iklim tropis,
• Kenyamanan pengunjung dan dimana iklim tropis memiliki karakter tertentu yang
pengelola disebabkan oleh panas matahari, kelembaban yang
cukup tinggi, curah hujan, pergerakan angin dan
sebagainya
ANALISA
Lokasi site terletak di Pantai Mertasari,Sanur TEMA RANCANGAN
dengan potensi site yang masih terjaga
dengan dan merupakan daerah pariwisata.
Dengan Iklim Tropis dengan Rata-rata curah
RESTAURANT
hujan berkisar antara 2.000 - 3.000 mm per
tahun, tergolong cukup tinggi. Tempelan kayu merbau
Plafond kayu
merbau

finishing cat
Aktivitas
Memberikan pelayanan yang dapat
memuaskan pengunjung dalam bidang jasa
penyebrangan dari Sanur menuju Nusa Posisi bukaan dengan pemanfaatan
Penida dengan standar peraturan yang pengahawaan dan pencahayaan alami
[Link] menciptakan suasana
nyaman dan aman pada pengunjung pada
Lantai Parkeet
proses penyebrangan Sanur menuju Nusa
Penida
DESAIN SKEMATIK
SITE PLANNING GENDERAL

TUJUAN
• Menjelaskan pembagian site
• Penempatan massa
• Pemanfaatan View
• Pencapaian pada site

DASAR PERTIMBANGAN
• Zoning,
• Pencapaian ke dalam site,
• Karakteristik site,
• Potensi site.
ANALISA
Penempatan masing masing area sudah
dipertimbangkan berdasarkan hubungan
dungsi bangunan dan tingkat kebisingan,
pemanfaatan view di sekitar site,serta
sirkulasi udara, dan alur matahari yang
nantinya dimanfaatkan sebagai acuan
penempatan bukaan. Serta adapun fungsi
utamanya yaitu Pelabuhan penyebrangan
dari Sanur menuju Pulau Nusa Penida,
dengan fasilitas penunjang visitor centre dan
pasar tradisional dan area parkir ditunjukan
pada gambar disamping
KETERANGAN
• (1) Area Parkir
• (2) Area Visitor Centre
• (3) Pelabuhan Penyebrangan
• (4) Pasar Tradisional Lokasi Site, Pantai Mertasari Sanur

HASIL KETERANGAN
Berdasarkanhasil analisa diatas penempatan massa bangunan berhimpit di arah barat pada site, serta
posisi bukaan nantinya akan mengambil acuan pemanfaatan sirkulasi udara dan penvahayaan alami,
view positif pada site, dan tingkat kebisingan. Area Parkir diletakan pada bagian timur pada site
dengan mempertimbangkan pencapaian kedalam site, area Visitor Centre diletakan pada bagian
utara dekat dengan parkir guna, memberi informasi kepada pengunjung, Ketika pengunjung telah Jalur matahari Aliran udara View Positif View Negatif
sampai di area site setelah memarkirkan kendaraanya, Pelabuhan Penyebrangan diletakan pada
bagian barat daya dengan pertimbangan view dan kedekatan dengan pesisir pantai, Pasar Tradisional
diletakan pada bagian selatan dengan pertimbangan view dan aktivitas pengunjung yang isebelum
menyebrang atau setelah menyebrang hendak membeli souvenir atau perlengkapan sembahyang, Tenang Bising
serta kedekatan dengan area parkir pengunjung Arah Mata Angin
SKEMATIK DESAIN Pasar Tradisional
FUNGSI
Dermaga
Tujuan
• Membuat perletakan Terminal
bangunan yang tepat sesuai
dengan kondisi di sekitar site Pelabuhan
Dasar Pertimbangan
Visitor
• Mempermudah akses untuk
dijangkau Center
• Disesuaikan dengan
kebutuhan site dan sekitar
Kawasan
• Kawasan timur cukup ramai
Analisa
• Fasilitas diletakkan di bagian
selatan dan barat dan
menghadap ke view laut
• Akses mudah dijangkau sesuai
dengan keinginan menuju
fasilitas

Kesimpulan
• Fasilitas diletakkan di bagian selatan dan barat dan menghadap ke view laut dimaksud
memberikan view positif ke dalam bangunan baik itu pasar dan Pelabuhan yang
mendapat view bagian selatan dan barat.
• Perletakan Pelabuhan di area tengah dengan pertimbangan dan Analisa dekat dengan
dermaga dan menjadi titik paling stategis dan baik .
• Terminal diletakan di bagian depan bangunan memmudahkan akses keluar masuk
kendaraan
• Pasar diletakan di bagian timur dengan Analisa dan pertimbangan ,Kawasan bagian timur
dekat dengan simpul Kawasan .

75
DESAIN SKEMATIK
TANGGAPAN BANGUANAN TERHADAP
LINGKUNGAN SEKITAR

TUJUAN
• Untuk menentukan bangunan terhadap
kesesuaian lingkungan sekitar

DASAR PERTIMBANGAN
• View Positif
• Alur Sirkulasi
• Alur Matahari
Analisa
• Menggambil keuntungan dari
setiap dasar pertimbangan
view,Aliran Udara, Alur Matahari

HASIL

KEUNTUNGAN DARI LINGKUNGAN ALAMIAH


Potensi vegetasi pohon cemara yang ada pada
bagian barat daya site dapat dimanfaatkan
sebagai vegetasi peneduh dan orientasi
bangunan akan mengarah kearah pantai
mertasari yang akan dimanfaatkan sebagai view
KETERANGAN
positif.
HOTEL
KEUNTUNGAN DARI LINGKUNGAN BUATAN
Dari adanya fasilitas pendukung pariwisata pada sekitar
VILLA
Jalur matahari Aliran udara View Positif View Negatif
site, seperti hotel dan spot wisata di areal site memberi
keuntungan dampak kunjungan wisatawan terhadap WARUNG
perencanaan Pelabuhan penyebrangan yang kami
rancang Tenang Bising
PURA Arah Mata Angin
DESAIN SKEMATIK
ZONING MAKRO
KONSEP ZONNING KETERSEDIAAN RUANG
Area Parkir Terminal
TUJUAN Parkir bus,Parkir mobil,Parkir sepeda
• Penempatan massa bangunan motor,Parkir sepeda
• Bentuk dasar massa bangunan
• Orientasi bangunan Area Visitor centre
[Link] informasi,[Link]
DASAR PERTIMBANGAN [Link],R. meeting, [Link] karyawan,
• Analisa site [Link], [Link],
• Iklim di sekitar Toilet pengunjung,Toilet pengelola
• Kenyamanan pengunjung dan Janitor,[Link],[Link]
pengelola ,R. informasi, [Link], [Link]
• View sekitar site Café, Restauran, Playground
• Kebisingan Perpustakaan
Analisa
• Pembagian Kawasan pada site Area Pelabuhan
dibagi menjadi 4 bagian area Loket tiket, [Link], Money Changer,Atm
Kawasan, ditunjukan pada Centre, Toilet Umum, [Link] Pelabuhan,
zoning makro, dengan diberi ZONING MIKRO [Link],Loker Staff,[Link],
warna sebagai tanda, warna [Link],[Link],[Link],
kuning area terminal, warna biru Pantry,[Link], Toilet Disabilitas, Food
area visitor centre, warna coklat Court,[Link],[Link],Musola,Tempat
area Pelabuhan, danwarna wudhu,[Link],[Link]
merah area pasar
• Orientasi massa bangunan Area Pasar Tradisional
dikembangan ke arah barat dan Pura melanting, [Link] Pasar,Post
selatan mengarah ke arah view Satpam,Kios souvenir,Kios makanan,Kios
postif Lukisan,Kios sarana upacara,Kios
• Arah bukaan akan ditentukan pakaian,supermarket,Rest Area,Toilet
dengan mempertimbangkan Penggunjung, Toilet Pengelola
aliran angin dan pergerakan KETERANGAN
matahari
HASIL
Berdasarkan hasil Analisa orientasi
massa bangunan akan diarahkan
ke view positif, arah bukaan akan Jalur matahari Aliran udara View Positif View Negatif
memanfaatkan sirkulasi udara,
penempatan massa bangunan
berhimpit ke barat agar dapat view
positif dan area tidak bising Tenang Bising
Arah Mata Angin
FASAD BANGUNAN

ANALISI Menggunakan atap


TUJUAN
pelana dengan
Matrial atap
memiliki overstek yang
Untuk menentukan tampilan fasade menggunak
lebar untuk
an genteng
dari bangunan serta menentukan menyesuaikan dengan
beton
tema yang digunakan
material yang akan digunakan
yaitu tropis

DASAR PERTIMBANGAN

• Tema dan Konsep

• Iklim Menambahan partisi


pada luar bangunan
untuk meminimalisir
cahaya matahari yang
berlebihan
Matrial dinding
menggunakan
dinding dominan Matrial lantai
kayu dan keramik dominan
menggunakan parket
HASIL kayu dan keramik
Fasade dari bangunan ini mengambil bentuk global persegi
dengan atap pelana bermaterial kayu dan dengan dinding kayu
dan beton serta lantai kayu parket dengan keramik
SKEMATIK DESAIN
INTERIOR
Dasar Pertimbangan Analisa Kesimpulan
Tujuan
• Fasilitas yang ada Pada setiap ruang di setiap bangunan
Untuk menentukan Menyelaraskan Konsep hampir semua menggunakan material
dominan dengan
dasar dan Tema. penerapan material yang sama yaitu dominan mengunakan
tampilan ruang dalam
kayu material kayu baik pada lantai dinding
dari bangunan serta • Pemilihan atap metal dan plafon. Kesan yang diberikan dalam
dengan kondisi angin di ruangan yaitu memberi kesan tenang
menentukan material
area pantai dari adanya warna redup yang
yang akan digunakan dihasilkan material kayu.
PASAR TRADISIONAL
TERMINAL PENYEBRANGAN VISITOR CENTER

Lantai Garnit
Semen Poles Lantai Parket

Dinding Kayu dan


Dinding Kayu
semi kaca Dinding Kayu

Plafond Kayu Plafond Kayu Plafond Kayu

Atap Sirap
Atap Metal Atap Metal
SKEMATIK DESAIN
EXTERIOR
Dasar Pertimbangan Analisa Kesimpulan
Tujuan
• Penempatan Pada setiap ruang di setiap bangunan
Untuk menentukan tampilan hampir semua menggunakan material
• Zoning dikondisikan dengan
ruang luar dengan keadaan sekitar site yang sama yaitu dominan mengunakan
• Klimatologi • Pemilihan berdasarkan material kayu baik pada lantai dinding
menentukan elemen
kebutuhan dan plafon. Untuk ruang-ruang pada
softscape dan hardscape banguanan ini disesuaikan dengan
yang akan digunakan pada konsep yang ditentukan.
site

SOFTSCAPE

POHON TANAMAN
CEMARA KRIMINIL

RUMPUT BUNGA
KERTAS

PALM KETAPANG

80
SKEMATIK DESAIN
EXTERIOR
Dasar Pertimbangan Analisa Kesimpulan
Tujuan
• Penempatan Pada setiap ruang di setiap bangunan
Untuk menentukan tampilan hampir semua menggunakan material
• Zoning dikondisikan dengan
ruang luar dengan keadaan sekitar site yang sama yaitu dominan mengunakan
• Klimatologi • Pemilihan berdasarkan material kayu baik pada lantai dinding
menentukan elemen
kebutuhan dan plafon. Untuk ruang-ruang pada
softscape dan hardscape banguanan ini disesuaikan dengan
yang akan digunakan pada konsep yang ditentukan.
site

HARDSACPE DAN SITE FURNITURE

LAMPU PAVING
TAMAN BLOK

BANGKU JALAN
TAMAN ASPAL

SISTEM
PETANDA

81
KONSEP STRUKTUR

Tujuan Analisa
Untuk menentukan sistem dan
UPPER STRUKTUR
menggunakan struktur atap
material sub struktur, super struktur, pelana dengan material
atap beton.
dan upper struktur.

Dasar Pertimbangan

• Kondisi Tanah
SUPER STRUKTUR
super struktur menggunakan
sistem rangka bidang terdiri
dari hubungan kolom, balok,
plat lantai. material : kayu.

SUB STRUKTUR
• Jumlah Lantai pondasi menerus dan
pondasi telapak dengan
Bangunan terminal material beton

penyeberangan terdiri dari 2


lantai

• Klimatologi
Kesimpulan
Upper struktur menggunakan sistem atap pelana beroverstek untuk menanggapi klimatologi,
super struktur menggunakan sistem rangka bidang, dan sub struktur menggunakan pondasi
menerus dan telapak dipilih untuk menyesuaikan dengan kondisi tanah dan jumlah lantai
bangunan.
KONSEP UTILITAS
PENCAHAYAAN PENGHAWAAN PENGENDALIAN KEBISINGAN
Tujuan
Penghawaan Alami
Pencahayaan Alami
Menentukan jenis sistem utilitas yang
diperlukan pada site

Berasal dari udara luar bangunan.


Dasar Pertimbangan Penghawaan Buatan
• Kondisi dan kebutuhan
tapak/bangunan Berasal dari sinar matahari
langsung dan diperoleh melalui Penggunaan glasswool pada
Berupa AC split, hanya digunakan ruang genset untuk
Analisa bukaan bangunan.
pada ruangan yang bersifat tertutup. meminimalisir kebisingan.
Pencahayaan Buatan
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut serta
suhu dominan panas pada siang
L. Pendant
hari.
• Sumber kebisingan dalam tapak
berada pada ruang genset.

Kesimpulan
Adapun utilitas yang dibutuhkan
pada tapak/bangunan yaitu
pencahayaan, penghawaan,
pengendalian kebisingan, kelistrikan,
utilitas air bersih serta air kotor dan
bekas, WIFI, CCTV, dan telepon untuk
menunjang aktivitas dalam site.

83
KONSEP UTILITAS
Tujuan
Menentukan jenis sistem utilitas yang CCTV
KELISTRIKAN
diperlukan pada site
Berikut merupakan siklus CCTV :
Berikut merupakan siklus jaringan listrik :

Dasar Pertimbangan CAMERA


CCTV
SWICH HUB
PEMBANGKIT SALURAN
• Kondisi dan kebutuhan LISTRIK TRANSMISI

tapak/bangunan NETWORK VIDEO


MONITOR RECORDER
REUTER

Analisa PEMAKAIAN
SALURAN
DISTRIBUSI
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut serta
suhu dominan panas pada siang
hari.
TELEPON WIFI
• Sumber kebisingan dalam tapak Berikut merupakan siklus jaringan telepon :
berada pada ruang genset.
SALURAN
PABX
TELKOM

Kesimpulan Berikut merupakan siklus jaringan WIFI :


ELECTRONIC MAIN
Adapun utilitas yang dibutuhkan DATA DISTRIBUTION
PROCCESSING FRAME
pada tapak/bangunan yaitu REUTER
REUTER WIRELESS /
pencahayaan, penghawaan, WIFI ACCESS POINT
PERANGKAT
pengendalian kebisingan, kelistrikan, TELEPON

utilitas air bersih serta air kotor dan


bekas, WIFI, CCTV, dan telepon untuk ALAT
REPEATER
ELEKTRONIK
menunjang aktivitas dalam site.

84
KONSEP UTILITAS
AIR BERSIH AIR KOTOR DAN AIR BEKAS
Tujuan
Berikut merupakan siklus air bersih : Berikut merupakan siklus air kotor dan air
Menentukan jenis sistem utilitas yang
bekas :
diperlukan pada site PDAM
PENAMPUNGAN
AIR
ALAT SALURAN
SANITASI DISTRIBUSI
Dasar Pertimbangan
• Kondisi dan kebutuhan ALAT SALURAN Saluran air kotor dan air
SANITASI DISTRIBUSI bekas menggunakan
tapak/bangunan SEPTICTANK
one pipe sistem

Analisa
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut serta
suhu dominan panas pada siang
hari.
• Sumber kebisingan dalam tapak
berada pada ruang genset.

Kesimpulan
Adapun utilitas yang dibutuhkan
pada tapak/bangunan yaitu
pencahayaan, penghawaan,
pengendalian kebisingan, kelistrikan,
utilitas air bersih serta air kotor dan
bekas, WIFI, CCTV, dan telepon untuk
menunjang aktivitas dalam site.

85
KONSEP UTILITAS
TUJUAN
PLN
Menentukan jenis sistem PENCAHAYAAN ALAMI
utilitas yang diperlukan pada
site dan perletakkannya
U VISITOR CENTER
PENCAHAYAAN BUATAN
DASAR PERTIMBANGAN TERMINAL
• Kondisi dan kebutuhan PENYEBERANGAN
tapak/bangunan PENGHAWAAN ALAMI
PASAR
• Zoning
PENGHAWAAN BUATAN
ANALISIS PARKIR
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut GENSET

serta suhu dominan panas


pada siang hari. CCTV
• Sumber kebisingan dalam
tapak berada pada ruang
genset.
AIR KOTOR & BEKAS
PENGENDALIAN KEBISINGAN
KELISTRIKAN

AIR BERSIH

Penggunaan glasswool pada TELEPON

ruang genset untuk meminimalisir Berikut merupakan siklus jaringan telepon :


KESIMPULAN
kebisingan.
SALURAN
WIFI TELKOM
PABX Adapun utilitas yang dibutuhkan pada tapak/bangunan yaitu
pencahayaan, penghawaan, pengendalian kebisingan, kelistrikan,
REUTER
REUTER WIFI WIRELESS /
ACCESS POINT ELECTRONIC MAIN utilitas air bersih serta air kotor dan bekas, WIFI, CCTV, dan telepon
DATA DISTRIBUTION
PROCCESSING FRAME untuk menunjang aktivitas dalam site.

ALAT REPEATER
ELEKTRONIK PERANGKAT
TELEPON
SKEMATIK DESAIN
KESESUAIAN DENGAN UNSUR ETIKA

Menurut Perda Kota Denpasar No 27 Tahun 2011


Tentang Tata Ruang Kota Denpasar pasal 88 ayat 1 s/d 4
:
Ketentuan yang diselenggarakan untuk
mengatur kesesuaian, keserasian, dan
keselamatan bangunan sesuai karakter fungsi
kegiatan.

Menerakan ciri khas arsitektur Bali, tampak


TUJUAN
Bertujuan untuk menyesuaikan antara unsur-unsur etika bangunan maksimal 30 %
yang berlaku dengan desain yang di rancang
KDB sedang (40 – 50 %) diterapkan pada
DASAR PERTIMBANGAN kawasan permukiman diluar BWK Tengah
Kesesuaian unsur etika didasarkan pertimbangan potensi Kota;
site, eksisting site, dan peraturan setempat

ANALISA Tidak boleh ada bangunan, kecuali bangunan


Menyesuaikan desain dengan unsur etika yang terkait kegiatan pertanian dan pengolahannya
berlaku pada lokasi sekitar site diterapkan pada kawasan RTH fungsi
pertanian

87
SKEMATIK DESAIN
KESESUAIAN DENGAN UNSUR ETIKA

KESIMPULAN

❑ Sempadan bangunan adalah 5M dari as jalan


❑ Koefisien Dasar Bangunan (KDB) adalah maksimal 60%
di daerah Denpasar , Klp kami menggunakan KDB
sebesar 30%
❑ Terdapat 1 tempat suci yang berada di sekitar site yaitu
Pura Luhur Dalem Mertasari. Tanggapan bangunan
terhadap tempat suci tersebut:
❑ Aspek sirkulasi
Sirkulasi pada site tidak mengganggu keberadaan Pura
Luhur Dalem Mertasari karena sudah terdapat
jalur/jalan serta parkir tersendiri pada site yaitu
berada pada bagian timur site
❑ Aspek eksterior bangunan
• Bangunan pada site memiliki desain yang dapat
beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan dapat
menyatu dengan gaya arsitektur sekitar.
• Dapat terlihat dari gaya fasade yang sederhana dan
penggunaan material alami lokal
❑ Aspek Kebisingan
• Kebisingan pada site termasuk rendah karena
perkiraan kebisingan hanya terjadi pada fasilitas
pasar.
• tidak aktivitas yang ada di Pura karena lokasinya
yang tidak terlalu dekat

88
MASTER PLAN
Tujuan
• Mengetahui tatanan bangunan
site yang akan dibanguan dan
kesesuaian dengan lingkungan
sekitar
Dasar Pertimbangan
• Mempermudah analisis Kawasan
• Kecocokan perletakan
bangunan

Analisa
• Perletakan dimaksud untuk
menentukan kecocokan
banguan dengan kawasan
• Mempermudah analisis yaitu
berupa melihat situasi fasilitas
dengan kebutuhan Kawasan

Kesimpulan
• Jika dilihat pada kawsasan posisi
Pelabuhan ditempatkan di
bagian tengah sudah sangat
baik dengan pertimbangan dan
perhitungan analisis bahwa dekat
dengan dermaga dan dapat
mencapai ke semua fasilitas

89
MASTER PLAN

Tujuan
• Mengetahui tatanan bangunan
site yang akan dibanguan dan
kesesuaian dengan lingkungan
sekitar

Dasar Pertimbangan
• Mempermudah analisis Kawasan
• Kecocokan perletakan
bangunan

Analisa
• Perletakan dimaksud untuk
menentukan kecocokan
banguan dengan kawasan
• Mempermudah analisis yaitu
berupa melihat situasi fasilitas
dengan kebutuhan Kawasan

Kesimpulan
• Jika dilihat pada kawsasan posisi
Pelabuhan ditempatkan di
bagian tengah sudah sangat
baik dengan pertimbangan dan
perhitungan analisis bahwa dekat
dengan dermaga dan dapat
mencapai ke semua fasilitas

90
91
92

Anda mungkin juga menyukai