Desain Pelabuhan Nusa Penida Sanur
Desain Pelabuhan Nusa Penida Sanur
Pelabuhan Penyeberangan
Bali-Nusa Penida dan Fasilitas pendukungnya
Di Pantai Mertasari-Sanur
2. Program Fungsi
4. Proses-proses
6. Study ruang
8. Program site
9. Desain skematik
What’s in Bali?
Pulau Bali mendapat pedikat pulai wisata terbaik ke dua di dunia
pada tahun 2015, setelah kepulauan Galapagos, Ekuador versi
majalah Travel and Leisure. Ditingkat Asia, pulau bali mendapatkan
peringkat pertama, mengungguli Maldives dan pulau Phuket
Tahiland. Wisatawan mancanegara tak jarang lebih mengenal
Pulau Bali daripada Indonesia.
Sumber : [Link]
PENGELOLA
PELAKU
STAFF TICKETING
STAFF MONEY CHANGER
PETUGAS KEBERSIHAN
DATANG MENARUH
PARKIR BEKERJA SYAHBANDAR
BARANG
BAWAAN SESUAI TUGAS STAFF KESEHATAN
KEPALA TERMINAL
STAFF ADMINISTRASI
NAHKODA
ABK
PULANG BAK/BAB
ISTIRAHAT
PENGUNJUNG
PELAKU
ANAK
LANSIA
DIFABEL
PELAKU
Kepala Pasar
Kepala Pelayanan
MENARUH
DATANG PARKIR Pelaksana Parkir
SEMBAHYANG BARANG BAWAAN
BEKERJA
SESUAI TUGAS
PULANG ISTIRAHAT
BAK/BAB
PENGUNJUNG
PELAKU
Wisatawan local
Wisatawan Asing
DATANG PARKIR BERWISATA Penduduk Sekitar
KULINER
Disabilitaas
MEMBELI SOVENIR
PEDAGANG PASAR
PELAKU
Pedagang Suvenir
Pedagang Lukisan
MENARUH
DATANG PARKIR SEMBAHYANG BARANG BAWAAN Pedagang Makanan
BERJUALAN
Pedagang Pakaian
PENGELOLA
PELAKU/CIVITAS
KEPALA PUSAT INFORMASI
MENARUH PETUGAS INFORMASI
DATANG PARKIR BEKERJA
BARANG
SESUAI TUGAS PETUGAS KEBERSIHAN
BAWAAN
PETUGAS KEAMANAN
KARIYAWAN CAFE
PULANG BAK/BAB
ISTIRAHAT
PENGUNJUNG
PELAKU/CIVITAS
ANAK-ANAK
MEMESAN MENUNGGU/MAKAN/ REMAJA
DATANG PARKIR MINUM
TIKET
DEWASA
LANSIA
40% 40%
30% 30%
20%
20%
10%
10%
0%
0%
Berangkat Datang
Berangkat Datang
PENGGUNA PELABUHAN DAN FASILITAS
PENDUKUNGNYA
1. PARKIR
2. FENDOR BOAT
3. INFORMASI
4. TOILET
LOKET
TIKET RUANG
TUNGGU
MONEY
CHANGER ATM
CENTER RUANG
LAKTASI
FOOD
COURT TOILET
MUSOLA
PROSES DI VISITOR CENTER
FASILITAS PENUNJANG
FASILITAS PENUNJANG
PULANG/ PARKIR
BERSANTAI
BERANGKAT
PROSES DI PELABUHAN
(PERSIAPAN KAPAL-PENUMPANG NAIK)
PENGECEKAN
MESIN KAPAL
PENGISIAN BAHAN
BAKAR
PENGECEKAN ALAT
KESELAMATAN
PENGECEKAN TIKET
PENUMPANG
MENARUH BARANG
BAWAAN DI BAGASI
NAIK KAPAL
BERANGKAT
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG
LANTAI 1 LANTAI 2
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG
BESARAN
NO NAMA RUANG
UKURAN JUMLAH TOTAL
1 TEMPAT PARKIR - - -
2 PURA MELANTING 25 M2 1 25 M2
3 RUANG KEPALA PASAR 12 M2 1 12 M2
4 POST SATPAM 4 M2 2 8 M2
5 KIOS SUVENIR 16 M2 10 160 M2
6 KIOS MAKANAN 28 M2 5 140 M2
7 KIOS LUKISAN 9 M2 10 90 M2
8 KIOS ALAT SEMBAHYANG 8 M2 10 80 M2
9 KIOS PAKAIAN 16 M2 10 160 M2
10 REST AREA 256 M2 1 256 M2
11 SUPERMARKET 100 M2 1 100 M2
12 TOILET PENGELOLA 3 M2 1 3 M2
13 TOILET UMUM 45 M2 1 45 M2
TOTAL 1079 M2
4 SOFA 1 LEMARI
LOKET 9 KURSI [Link]
STAFF
3 SET LOKER
R. LAKTASI 4 MEJA R. CCTV 3 KURSI
TIKET 9 MEJA
2 MEJA WASTAFEL 2 MEJA
4 KURSI
RUANG [Link] 4 MEJA KERJA
16 SET KURSI
TUNGGU RASI 3 CLOSET 1 DISPENSER
1 SOFA CLEANING
SERVICE 2 SET KURSI
TOILET 3 TONG SAMPAH
6 KURSI STAFF UMUM 8 MEJA WASTAFEL 1 MEJA
2 MEJA
MONEY 4 MEJA 5 URINOIR
1 LEMARI
CHANGER 2 BRANKAS RUANG 2 BED
3 KURSI PANJANG KESEHATAN [Link] 1 GENSET
2 PIJAKAN
1 KITCHEN SET
3 KURSI
ATM 10 MESIN ATM FOOD 1 MEJA KASIR
CENTRE 2 TONG SAMPAH COURT 4 MEJA SANTAI
RUANG
4 MEJA 16 KURSI MUSOLA TIDAK ADA
SYAHBANDA 3 LEMARI
4 CLOSET R 4 KURSI
TOILET RUANG 1 MEJA
4 TONG SAMPAH
DISABILITAS RAPAT 8 KURSI TEMPAT
4 MEJA WASTAFEL 1 TEMPAT AIR
2 KITCHEN SET WUDHU
PANTRY
1 DISPENSER 3 CLOSET
1 SOFA 3 TONG SAMPAH
R. KEPALA 3 KURSI TOILET STAFF 8 MEJA RUANG 5 ALAT
TERMINAL RUANG 24 KURSI WASTAFEL JANITOR KEBERSIHAN
1 MEJA
ISTIRAHAT 8 MEJA 5 URINOIR
1 LEMARI
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG
RUANG
6 SET KURSI
TUNGGU
RUANG 1 MEJA L
RUANG 2 SOFA
INFORMASI 3 KURSI
3 SOFA KARYAWAN 2 SET LOKER
2 TONG SAMPAH
RUANG LAKTASI
1 LEMARI
1 MEJA BAR 3 KURSI
1 KITCHEN SET
1 MEJA RUANG 3 MEJA
KEAMANAN
26 KURSI 1 LEMARI
CAFE 7 SET RAK BUKU
10 MEJA MAKAN
1 CLOSET
PERPUSTAKAAN 11 KURSI
1 MEJA PANJANG
1 WASTAFEL RUANG 2 MEJA
RAPAT 10 KURSI
1 CLOSET
PLAY TOILET
1 WASTAFEL
GROUND
MAINAN ANAK KARYAWAN
3 LEMARI
RUANG 2 MEJA
9 MEJA ARSIP 2 KURSI
1 CLOSET
60 KURSI TOILET
2 SET LOKER PENGUNJUNG 1 WASTAFEL
3 RAK KAYU
1 MEJA 2 SET RAK 4 RAK MAKANAN
POS
SATPAM
1 KURSI KIOS 1 KURSI SUPERMARKET 1 MEJA
1 DISPENSER LUKISAN 1 MEJA 1 KURSI
1 LEMARI
PENDINGIN
3 SET RAK
KIOS 1 KURSI KIOS ALAT 2 MEJA
SOUVENIER 1 MEJA SEMBAHYANG 2 KURSI REST 24 MEJA
AREA 48 KURSI
1 KITCHEN SET
KIOS 1 MEJA KASIR 3 SET RAK
MAKANAN KIOS
1 KURSI
4 MEJA SANTAI PAKAIAN TOILET 1 WASTAFEL
16 KURSI 1 MEJA STAFF 1 CLOSET
1 MEJA
KERAMIK
KIOS ALAT
RUANG GLASSWOOD
SEMBAHYANG
DINDING
GENSET KERAMIK BAMBU
MUDAH DIBERSIHKAN
DINDING BETON
TEMPAT
KERAMIK KEDAP SUARA
WUDHU
KEDAP AIR
ALAS SEMBAHYANG
MUSOLA LANTAI KARPET
ESTETIKA
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG
KEBUTUHAN KEBUTUHAN
NO PENCAHAYAAN PENGHAWAAN NO PENCAHAYAAN PENGHAWAAN
RUANG RUANG
1. LOKET TIKET 13. [Link]
11. 22 [Link]
[Link]
12. 23 [Link]
[Link]
ALAMI BUATAN
ALAMI BUATAN
Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari yang masuk
Penghawaan alami berasal dari hembusan angin melalui kisi-kisi/bukaan yang
melalui kisi-kisi/bukaan yang ada di dalam bangunan atau
ada ke dalam bangunan atau ruangan. Penghawaaan buatan menggunakan
ruangan. Pencahayaan buatan menggunakan cahaya lampu.
AC split.
PROGRAM RUANG : BESARAN DAN PERSYARATAN RUANG
2 Ruang Kariyawan
BUATAN
3 Ruang keamanan ALAMI
4 Ruang Informasi
Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari
5 Ruang Tunggu
yang masuk melalui kisi-kisi/bukaan yang ada di
6 Ruang Laktasi dalam bangunan atau ruangan. Pencahayaan
7 Café buatan menggunakan cahaya lampu.
8 Restaurant
9 Playground
10 Toilet pengelola
11 Toilet Pengunjung
ALAMI BUATAN
12 Janitor
PERFORMANSI
NO NAMA RUANG
Pencahayaan Penghawaan
1 Tempat Parkir
BUATAN
ALAMI
2 Pura Melanting
3 Ruang Kepala Pasar Pencahayaan alami berasal dari sinar matahari
yang masuk melalui kisi-kisi/bukaan yang ada di
4 Post Satpam
dalam bangunan atau ruangan. Pencahayaan
5 Kios Suvenir buatan menggunakan cahaya lampu.
6 Kios Makanan
7 Kios Lukisn
8 Kios Alat Sembahyang
9 Kios Pakaian
ALAMI BUATAN
10 Rest Area
Penghawaan alami berasal dari hembusan angin
11 Supermarket
melalui kisi-kisi/bukaan yang ada ke dalam
12 Toilet Pengelola bangunan atau ruangan. Penghawaaan buatan
PLAFON KAYU
LOKET TIKET
400
DINDING KAYU
RUANG TUNGGU
LANTAI PARKET
2000
1800
STUDY RUANG PELABUHAN
MONEY CHANGER
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
850
LANTAI PARKET
800
ATM CENTER
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
2000
LANTAI PARKET
1800
STUDY RUANG PELABUHAN
TOILET DISABILITAS
PLAFON KAYU
DINDING BETON
700
LANTAI KERAMIK
LANTAI PARKET
750
[Link] TERMINAL
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
400
LANTAI PARKET
450
STUDY RUANG PELABUHAN
R. LOKER STAFF
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
450
LANTAI PARKET
650
R. ADMINISTRASI
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
550
LANTAI PARKET
700
STUDY RUANG PELABUHAN
R. ISTIRAHAT
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
1000
LANTAI PARKET
1000
R. JANITOR
PLAFON KAYU
LANTAI PARKET
300
STUDY RUANG PELABUHAN
R. KESEHATAN
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
1000
LANTAI PARKET
1000
R. SYAHBANDAR
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
500
LANTAI PARKET
600
STUDY RUANG PELABUHAN
PANTRY
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
400
LANTAI KERAMIK
400
[Link]
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
500
LANTAI PARKET
1000
STUDY RUANG PELABUHAN
TOILET UMUM
PLAFON KAYU
DINDING BETON
400
LANTAI PARKET
LANTAI KERAMIK
700
FOOD COURT
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
400
LANTAI PARKET
700
STUDY RUANG PELABUHAN
R. RAPAT
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
500
LANTAI PARKET
600
R. GENSET
GLASSWOOD
GLASSWOOD
500
LANTAI KERAMIK
800
STUDY RUANG PELABUHAN
MUSOLA
700
880
TEMPAT WUDHU
PLAFON KAYU
DINDING BETON
300
LANTAI KERAMIK
750
STUDY RUANG PELABUHAN
[Link] SERVICE
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
400
LANTAI PARKET
450
R. CCTV
PLAFON KAYU
DINDING KAYU
400
LANTAI PARKET
400
STUDY RUANG PELABUHAN
TOILET STAFF
PLAFON KAYU
DINDING BETON
400
LANTAI PARKET
LANTAI KERAMIK
700
STUDY RUANG VISITOR CENTER
RUANG INFORMASI
PARKET KAYU
RUANG TUNGGU
PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
CAFE
PLAFOND KAYU MERBAU
PARKET KAYU
PLAYGROUND
PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
RESTAURANT
TEMPELAN KAYU
PLAFOND KAYU MERBAU
MERBAU
FINISHING
CAT
PARKET KAYU
RUANG LAKTASI
PLAFOND KAYU MERBAU
PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
PERPUSTAKAAN
PARKET KAYU
RUANG JANITOR
PLAFOND KAYU MERBAU
FINISHING CAT
LANTAI KERAMIK
STUDY RUANG VISITOR CENTER
TOILET KARYAWAN
FINISHING CAT
KERAMIK
KERAMIK
TOILET PENGUNJUNG
FINISHING CAT
KERAMIK
KERAMIK
STUDY RUANG VISITOR CENTER
R. GENSET
GLASSWOOD
GLASSWOOD
500
LANTAI KERAMIK
800
PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
RUANG KARYAWAN
PARKET KAYU
RUANG KEAMANAN
PARKET KAYU
STUDY RUANG VISITOR CENTER
RUANG MEETING
PARKET KAYU
RUANG ARSIP
PARKET KAYU
STUDY RUANG PASAR
PURA MELANTING
ATAP SIRAP
KAYU MERBAU
BATU ARDESIT
PAVING BLOK
PLAFOND KAYU
LANTAI PARKET
STUDY RUANG PASAR
POS SATPAM
KRAMIK 30X30 CM
KIOS SOUVENIR
PLAFOND KAYU KAMPER
KIOS MAKANAN
PLAFOND KAYU KAMPER
KIOS LUKISAN
DINDING BAMBU
KIOS PAKAIAN
SUPERMARKET
LANTAI PARKET
REST AREA
RUMPUT
STUDY RUANG PASAR
TOILET PENGELOLA
PLAFOND GYPSUM
TOILET PENGUNJUNG
DINDING BETON
PLESTERAN KASAR
[Link] [Link]
TOILET
HUBUNGAN DEKAT DISABILITAS
[Link]
DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU
LOKET RUANG
TIKET KESEHATA
N
RUANG BERSAMA
BERSEBELAHAN [Link]
TOILET
UMUM
BERDIRI SENDIRI
ATM
CENTRE
BERJAUHAN
FOOD
COURT
MONEY
CHANGER
HUBUNGAN RUANG (PELABUHAN) DIAGRAM BUBLE LANTAI 2
PANTRY
TOILET
MUSOLLA
STAFF
HUBUNGAN DEKAT
LOKER [Link]
DEKAT DAN STAFF
MUDAH DIJANGKAU
TEMPAT
WUDHU
R.
RUANG BERSAMA CLEANING
[Link] SERVICE
BERSEBELAHAN
[Link]
BERJAUHAN TERMINAL
RUANG
[Link] SYAHBAN
TRASI DAR
HUBUNGAN RUANG (VISITOR CENTER) DIAGRAM BUBLE LANTAI 1
CAFE
TOILET
R. GENSET PENGUNJUNG
HUBUNGAN DEKAT
RUANG
TUNGGU
DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU
RUANG
JANITOR INFORMASI
RUANG
RUANG BERSAMA LAKTASI TOILET
BERSEBELAHAN KARYAWAN
RESTAURAN
BERDIRI SENDIRI
BERJAUHAN
PERPUSTAKAAN
PLAYGROUND
HUBUNGAN RUANG (VISITOR CENTER) DIAGRAM BUBLE LANTAI 2
RUANG
HUBUNGAN DEKAT [Link] ADMINISTRASI RUANG
INFORMASI ISTIRAHAT
DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU
RUANG
MEETING
RUANG
RUANG ARSIP
RUANG BERSAMA
KARYAWAN
BERSEBELAHAN
BERDIRI SENDIRI
JANITOR
BERJAUHAN RUANG
KEAMANAN
TOILET
PENGELOLA
HUBUNGAN RUANG (PASAR)
KIOS
PAKAIAN
KIOS
LUKISAN
KIOS TOILET
UPAKARA UMUM
HUBUNGAN DEKAT
DEKAT DAN
MUDAH DIJANGKAU TOILET
KIOS
KEPALA
MAKANAN
POST KIOS
SATPAM SUVENIR
RUANG BERSAMA
BERSEBELAHAN
[Link]
PARKIR
BERDIRI SENDIRI KIOS
PURA
MELANTING
PAKAIAN
BERJAUHAN
REST AREA
SUPERMAR
KET
SIRKULASI RUANGAN (PELABUHAN)
TIPE SIRKULASI
“ POLA LINIER”
BERUPA JALAN LURUS YANG
TEBENTUK DARI SEDERETAN
RUANG
LANTAI 1 LANTAI 2
TIPE SIRKULASI
“ POLA LINIER”
BERUPA JALAN LURUS YANG
TEBENTUK DARI SEDERETAN
RUANG
LANTAI 1 LANTAI 2
SIRKULASI RUANGAN (PASAR)
TIPE SIRKULASI
“ POLA RADIAL”
POLA SIRKULASI RADIAL MEMILIKI POLA
JALAN YANG BERKEMBANG
PROGRAM SITE N
Simbol Nama
TATA GUNA LAHAN o
27%
32% 1 Area Terbuka
TUJUAN 2 Hutan
• Mengetahui tata guna lahan potensi
pendukung kegiatan pariwisata pada 3 Lahan Kosong
41%
sekitar site 4 Jalan
• Penempatan site pelabuhan yang TATA GUNA LAHAN
nantinya mendukung kegiatan AREA TERBUKA
pariwisata atau lainya dari sanur HUTAN
menuju nusa penida
DASAR PERTIMBANGAN
• Kawasan pada sekitar site Peta Lahan Hijau di Kawasan Mertasari,Sanur Zona Makro
• Data site
ANALISA
Kami melakukan Analisa dengan cara
mengamati potensi pendukung kegiatan
pariwisata atau lainya, dengan cara
mengklasifikasi Kawasan berdasarkan tata
guna lahan yang ada, pada sekitaran site
terdapat penggunaan lahan sebagai,
Hotel,Villa Café, Ruko, Warung, Rumah Sakit,
Tanah Lapangan, Pura, Lahan Kosong,
Pemukiman warga. Wilayah Sanur Kauh
memiliki tingkat kepadatan penduduk
sebesar 2.844 jiwa/ km² disusul Wilayah Sanur
sebesar 2.402 jiwa/ km² ,jadi bisa dilihat sanur
dan sanur kauh penduduknya cukup padat.
Pantai Mertasari memiliki jenis tanah berupa
Peta Lahan Hijau di Kawasan Mertasari,Sanur Zona Mikro
batuan endapan laut yang bersifat lepas.
Kondisi topografi kawasan Sanur datar, HASIL
elevasi tertinggi daerah ini ± 7 meter dengan Berdasarkanhasil analisa Kawasan Sanur khususnya daerah dekat dengan
kemiringan lereng antara 0% - 2%. Tata Guna site,terdapat banyak fasilitas pendukung kebutuhan pariwisata seperti hotel,
Lahan Hijau yaitu sebagai tegalan/hutan villa, café, ruko ,Rumah Sakit,Pura, dan lahan kosong yang mungkin nantinya
seluas 2,12 km² dan kebun/lahan kosong akan dibangun villa atau hotel karena posisinya sangat strategis. Dengan
seluas 1,64 dan Sisa penggunaan lahan demikian hal tersebut diprediksi dapat menambah jumlah kedatangan
berupa area terbuka seluas 1,10 km². Data wisatawan untuk berkunjung ke wilayah sanur, atau nusa penida. Khusunya
fisik site , Sebelah utara merupakan jalan pembangunan terminal Pelabuhan penyebrangan Sanur menuju Nusa
Pantai Mertasari, sebelah timur merupakan Penida yang dapat membantu untuk memfasilitasi kebutuhan penunjang
Jalan Sanur Beach Street Walk, Sebelah pariwisata.
selatan merupakan Pantai Mertasari, dan
sebelah barat merupakan Pantai
Pengembak.
PROGRAM SITE
TATA BANGUNAN
TUJUAN
• Sebagai acuan ketentuan
tatanan bangunan
• Penataan bangunan
DASAR PERTIMBANGAN
• Ketentuan Tata Bangunan
• Data site
ANALISA
Kami melakukan Analisa dengan cara
mencari refrensi melalui peraturan tata
bangunan yaitu Perda Kota Denpasar No
27 Tahun 2011 Tentang Tata Ruang Kota
Denpasar pasal 88 ayat 1 s/d 4 Adapun
isinya yaitu :
1. Ketentuan yang diselenggarakan untuk JENIS BANGUNAN PADA SEKITAR SITE
mengatur kesesuaian, keserasian, dan
keselamatan bangunan sesuai karakter
fungsi kegiatan.
2. Menerakan ciri khas arsitektur Bali,
tampak bangunan maksimal 30 %
3. KDB sedang (40 – 50 %) diterapkan
pada kawasan permukiman diluar BWK
Tengah Kota;
4. Tidak boleh ada bangunan, kecuali
bangunan terkait kegiatan pertanian
dan pengolahannya diterapkan pada
kawasan RTH fungsi pertanian
Selain itu kami juga menganalisis jenis
bangunan yang ada di sekitar site, mulai
dari jalan danau poso hingga lokasi site,
Adapun jenis banguananya diantaranya
yaitu, Rumah Tradisional Bali,Rumah
Tradisional Lantai 2, Villa Lantai Satu,Villa
Lumbung, Ruko, dll.
PROGRAM SITE
MODA TRANSFORTASI & SIRKULASI PARKIR
DASAR PERTIMBANGAN
• Sirkulasi area parkir darat dan laut
• Civitas dan Aktivitas
HASIL
Berdasarkan hasil Analisa tersebut Quiksilver Cruise Fast Boat Jukung
Kapal Roro Emergency Boat
menghasilkan denah sirkulasi transfortasi
darat dan laut sebagai berikut : Next Slide
.
PROGRAM SITE
SIRKULASI PARKIR KENDARAAN
PROGRAM SITE
SIRKULASI PARKIR KENDARAAN
Quiksilver Cruise
Fast Boat
Kapal Roro
Jukung
Emergency Boat
PROGRAM SITE
RUANG TERBUKA HIJAU
TUJUAN
• Pemanfaatan kondisi sekitar
site
• Daya Tarik
• View
DASAR PERTIMBANGAN
• Analisa site
• Potensi site
ANALISA
Kami melakukan Analisa dengan cara
mengamati potensi yang ada di sekitar
area site , kami mengamati melalui
peta Kawasan dan melakukan survey
langsung, yang memberikan hasil
kesimpulan ruang terbuka hijau yang
ada pada area site berupa, Kawasan
Hijau, Lahan Kosong, Jalur Pendestrian,
Lapangan,dan lahan parkir. Dengan
presentase sebagai berikut :
Kawasan Hijau
Lahan Tebuka
HASIL
Berdasarkanhasil analisa kawsan sekitar area site, dapat
disimpulkan bahwa pada bagian barat, dan selatan pada site,
dapat dimanfaatkan sebagai view positif dan daya tarik
Kawasan karena terdapat spot spot Kawasan yang berpotensi
sperti, pepohonan cemara yang rindang dan asri yang
menghasilkan oksigen segar untuk dihirup, pepohonan kering
sebagai spot foto, area pejalan kaki yang bisa digunakan
untuk menikmati Kawasan pesisir pantai, .
PROGRAM SITE
PATH (JALUR)
TUJUAN
Untuk mengetahui jalan
yang dapat diakses menuju
site di pantai mertasari
DASAR PERTIMBANGAN
• Jalan sekitar area site
• Jarak dari jalan utama menuju
sits
• Akses yang dapat dilalui
DATA
Jalan utama untuk mengakses Kawasan
pantai Mertasari dapat Jalan
Bypass Ngurah Rai dan dapat melalui
bebera pa jalan seperti :
• Jl Danau Poso
• Jl Suka Merta
• Jl Pengembak
• Jl Wana Sari
• Jl Sudamala
• Jl Mertasari
• Jl Tirta Empul
• Jl Pantai Merta Sari
Pedestrian atau jalur pejalan kaki
berada di pinggir pantai dan di trotoar
jalan utama yang juga di fungsikan
untuk pejalan kaki di sekitar Kawasan
ini.
KETERANGAN
ANALISIS
Dari keseluruhan jalan yang ada untuk
menuju ke pantai mertasari tidak semua KESIMPULAN : untuk path atau jalur dari
dapat dilalui oleh bis ada jalan utama Kawasan sanur ke merta sari dapat ditempuh
yang hanya bisa dilalui oleh sepeda motor melalui jalan By Pass Ngurah Rai selanjutnya
dan mobil saja jadi jika ada bis yang melalui jalan pengembak dimana jalan ini [Link] [Link] [Link] Poso [Link] [Link]
hendak lewat menuju ke pantai merta sari dapat dilalui oleh sepeda motor sampai bus
dari jalan raya dan hanya dapat melalui
beberapa jalan utama saja.
PROGRAM SITE
SIGNE (PENANDA)
TUJUAN
Untuk mengetahui sistem
petanda dan perletakanya
yang ada di sekitar site
pantai mertasari
DASAR PERTIMBANGAN
• Jenis sistem petanda
• Perletakan sistem petanda
ANALISIS
Sistem penanda pada Kawasan Mertasari
Sanur ini memiliki sistem penanda yang
umum ada pada umumnya seperti
petunjuk arah pantai, jalur evakusai,
larangan masuk, himbauan untuk hati-hati
dan masih banyak lainya. dimana
perletakan sistem penanda ini berada di
beberapa titik namun tidak tertata.
HASIL
Perletakan sistem penanda pada Kawasan
Mertasari ini akan lebih tertata
perletakannya untuk memudahkan
memberi informasi.
KETERANGAN
Dasar Pertimbangan
• Atas pertimbangan pembedaan
manusia dan barang
• Kesesuaian sirkulasi dengan zoning
site
Analisa
• Pemisahan jalur barang dan manusia
dimaksud agar tidak saling
menghambat sirkulasi di dalam
bangunan nantinya.
• Sirkulasi terbagi menjadi 3 sirkulasi
manusia yaitu sirkulasi pengelola,
pengunjung dan pedagang.
• Sirkulasi kendaraan terbagi menjadi 3
yaitu Bus, Mobil, dan motor.
Kesimpulan Keterangan
Pola sirkulasi yang diterapkan
Sirkulasi Pedagang dan Pengelola
menggunakan pola sirkulasi Campuran
yang merupakan gabungan dari 4 pola
sirkulasi ( linier, Radial, Spiral dan Network ) Sirkulasi Pengunjung
untuk menciptakan suatu pola yang
berbeda menimbulkan kesan harmonisasi
dari perpaduan 4 pola
69
SIRKULASI
Tujuan SIRKULASI KENDARAAN
• Menentukan sirkulasi civitas dalam
Kawasan Pelabuhan yang didesain
• Membedakan sirkulasi manusia dan
barang
Dasar Pertimbangan
• Atas pertimbangan pembedaan
manusia dan barang
• Kesesuaian sirkulasi dengan zoning
site
Analisa
• Pemisahan jalur barang dan manusia
dimaksud agar tidak saling
menghambat sirkulasi di dalam
bangunan nantinya.
• Sirkulasi terbagi menjadi 3 sirkulasi
manusia yaitu sirkulasi pengelola,
pengunjung dan pedagang.
• Sirkulasi kendaraan terbagi menjadi 3
yaitu Bus, Mobil, dan motor.
Kesimpulan Keterangan
Pola sirkulasi yang diterapkan
menggunakan pola sirkulasi Campuran Sirkulasi Bus
yang merupakan gabungan dari 4 pola
sirkulasi ( linier, Radial, Spiral dan Network ) Sirkulasi Mobil
untuk menciptakan suatu pola yang
berbeda menimbulkan kesan harmonisasi
dari perpaduan 4 pola Sirkulasi Motor
70
SISTEM ENTRANCE INPUT
Tujuan
• Menciptakan sebuah akses
Kesimpulan
yang baik bagi pejalan kaki
maupun kendaraan di area
Berdasarkan Analisa yang
Kawasan Pelabuhan nantinya. telah dilakukan memperoleh
kesimpulan yaitu :
Dasar Pertimbangan • Pembedaan entrance
• Tidak menggangu lalu lintas masuk dan keluar dengan
• Mudah dijangkau civitas dasar pertimbangan yaitu
• Ukuran pintu masuk agar sirkulasi menjadi 1
disesuaikan dengan keperluan arah
aktivitas kendaraan . • Dimensi entrance
• Menyelaraskan tema dan ditetapkan dengan acuan
Konsep dasar pengguna entrance yaitu
kendaraan maupun civitas
Analisa dengan besaran yang
• Penentuan pembedaan posisi kelompok kami gunakan
entrance masuk dan keluar yaitu 5 m
• Dimensi entrance dibuat • Entrance masuk diletakan
berdasarkan besaran dibagian utara
kapasitas sirkulasi dari civitas, dikarenakan akses jalan di
aktivitas dan fasilitas yang bagian utara merupakan
akan menggukannya, yaitu akses menuju jalan besar
manusia, jenis mobil, motor, atau JL. By Pass Ngurah Rai
maupun bus. yang dapat dilalui oleh
• Entrance masuk di bagian bus,mobil ataupun motor
utara karena di sisi utara
menuju jalan utama.
71
SISTEM ENTRANCE OUTPUT
Tujuan
• Menciptakan sebuah akses
yang baik bagi pejalan kaki
maupun kendaraan di area
Kawasan Pelabuhan nantinya.
Dasar Pertimbangan
• Tidak menggangu lalu lintas
• Mudah dijangkau civitas
• Ukuran pintu masuk
disesuaikan dengan keperluan
aktivitas kendaraan .
• Menyelaraskan tema dan
Konsep dasar
Analisa
• Penentuan pembedaan posisi
entrance masuk dan keluar Kesimpulan
• Dimensi entrance dibuat Berdasarkan Analisa yang telah dilakukan memperoleh kesimpulan yaitu :
berdasarkan besaran • Pembedaan entrance masuk dan keluar dengan dasar pertimbangan yaitu
kapasitas sirkulasi dari civitas, agar sirkulasi menjadi 1 arah
aktivitas dan fasilitas yang • Dimensi entrance ditetapkan dengan acuan pengguna entrance yaitu
akan menggukannya, yaitu kendaraan maupun civitas dengan besaran yang kelompok kami gunakan
manusia, jenis mobil, motor, yaitu 5 m
maupun bus. • Entrance masuk diletakan dibagian utara dikarenakan akses jalan di bagian
• Entrance masuk di bagian utara merupakan akses menuju jalan besar atau JL. By Pass Ngurah Rai yang
utara karena di sisi utara dapat dilalui oleh bus,mobil ataupun motor.
menuju jalan utama.
72
DESAIN SKEMATIK
TEMA & KONSEP PERANCANGAN
finishing cat
Aktivitas
Memberikan pelayanan yang dapat
memuaskan pengunjung dalam bidang jasa
penyebrangan dari Sanur menuju Nusa Posisi bukaan dengan pemanfaatan
Penida dengan standar peraturan yang pengahawaan dan pencahayaan alami
[Link] menciptakan suasana
nyaman dan aman pada pengunjung pada
Lantai Parkeet
proses penyebrangan Sanur menuju Nusa
Penida
DESAIN SKEMATIK
SITE PLANNING GENDERAL
TUJUAN
• Menjelaskan pembagian site
• Penempatan massa
• Pemanfaatan View
• Pencapaian pada site
DASAR PERTIMBANGAN
• Zoning,
• Pencapaian ke dalam site,
• Karakteristik site,
• Potensi site.
ANALISA
Penempatan masing masing area sudah
dipertimbangkan berdasarkan hubungan
dungsi bangunan dan tingkat kebisingan,
pemanfaatan view di sekitar site,serta
sirkulasi udara, dan alur matahari yang
nantinya dimanfaatkan sebagai acuan
penempatan bukaan. Serta adapun fungsi
utamanya yaitu Pelabuhan penyebrangan
dari Sanur menuju Pulau Nusa Penida,
dengan fasilitas penunjang visitor centre dan
pasar tradisional dan area parkir ditunjukan
pada gambar disamping
KETERANGAN
• (1) Area Parkir
• (2) Area Visitor Centre
• (3) Pelabuhan Penyebrangan
• (4) Pasar Tradisional Lokasi Site, Pantai Mertasari Sanur
HASIL KETERANGAN
Berdasarkanhasil analisa diatas penempatan massa bangunan berhimpit di arah barat pada site, serta
posisi bukaan nantinya akan mengambil acuan pemanfaatan sirkulasi udara dan penvahayaan alami,
view positif pada site, dan tingkat kebisingan. Area Parkir diletakan pada bagian timur pada site
dengan mempertimbangkan pencapaian kedalam site, area Visitor Centre diletakan pada bagian
utara dekat dengan parkir guna, memberi informasi kepada pengunjung, Ketika pengunjung telah Jalur matahari Aliran udara View Positif View Negatif
sampai di area site setelah memarkirkan kendaraanya, Pelabuhan Penyebrangan diletakan pada
bagian barat daya dengan pertimbangan view dan kedekatan dengan pesisir pantai, Pasar Tradisional
diletakan pada bagian selatan dengan pertimbangan view dan aktivitas pengunjung yang isebelum
menyebrang atau setelah menyebrang hendak membeli souvenir atau perlengkapan sembahyang, Tenang Bising
serta kedekatan dengan area parkir pengunjung Arah Mata Angin
SKEMATIK DESAIN Pasar Tradisional
FUNGSI
Dermaga
Tujuan
• Membuat perletakan Terminal
bangunan yang tepat sesuai
dengan kondisi di sekitar site Pelabuhan
Dasar Pertimbangan
Visitor
• Mempermudah akses untuk
dijangkau Center
• Disesuaikan dengan
kebutuhan site dan sekitar
Kawasan
• Kawasan timur cukup ramai
Analisa
• Fasilitas diletakkan di bagian
selatan dan barat dan
menghadap ke view laut
• Akses mudah dijangkau sesuai
dengan keinginan menuju
fasilitas
Kesimpulan
• Fasilitas diletakkan di bagian selatan dan barat dan menghadap ke view laut dimaksud
memberikan view positif ke dalam bangunan baik itu pasar dan Pelabuhan yang
mendapat view bagian selatan dan barat.
• Perletakan Pelabuhan di area tengah dengan pertimbangan dan Analisa dekat dengan
dermaga dan menjadi titik paling stategis dan baik .
• Terminal diletakan di bagian depan bangunan memmudahkan akses keluar masuk
kendaraan
• Pasar diletakan di bagian timur dengan Analisa dan pertimbangan ,Kawasan bagian timur
dekat dengan simpul Kawasan .
75
DESAIN SKEMATIK
TANGGAPAN BANGUANAN TERHADAP
LINGKUNGAN SEKITAR
TUJUAN
• Untuk menentukan bangunan terhadap
kesesuaian lingkungan sekitar
DASAR PERTIMBANGAN
• View Positif
• Alur Sirkulasi
• Alur Matahari
Analisa
• Menggambil keuntungan dari
setiap dasar pertimbangan
view,Aliran Udara, Alur Matahari
HASIL
DASAR PERTIMBANGAN
Lantai Garnit
Semen Poles Lantai Parket
Atap Sirap
Atap Metal Atap Metal
SKEMATIK DESAIN
EXTERIOR
Dasar Pertimbangan Analisa Kesimpulan
Tujuan
• Penempatan Pada setiap ruang di setiap bangunan
Untuk menentukan tampilan hampir semua menggunakan material
• Zoning dikondisikan dengan
ruang luar dengan keadaan sekitar site yang sama yaitu dominan mengunakan
• Klimatologi • Pemilihan berdasarkan material kayu baik pada lantai dinding
menentukan elemen
kebutuhan dan plafon. Untuk ruang-ruang pada
softscape dan hardscape banguanan ini disesuaikan dengan
yang akan digunakan pada konsep yang ditentukan.
site
SOFTSCAPE
POHON TANAMAN
CEMARA KRIMINIL
RUMPUT BUNGA
KERTAS
PALM KETAPANG
80
SKEMATIK DESAIN
EXTERIOR
Dasar Pertimbangan Analisa Kesimpulan
Tujuan
• Penempatan Pada setiap ruang di setiap bangunan
Untuk menentukan tampilan hampir semua menggunakan material
• Zoning dikondisikan dengan
ruang luar dengan keadaan sekitar site yang sama yaitu dominan mengunakan
• Klimatologi • Pemilihan berdasarkan material kayu baik pada lantai dinding
menentukan elemen
kebutuhan dan plafon. Untuk ruang-ruang pada
softscape dan hardscape banguanan ini disesuaikan dengan
yang akan digunakan pada konsep yang ditentukan.
site
LAMPU PAVING
TAMAN BLOK
BANGKU JALAN
TAMAN ASPAL
SISTEM
PETANDA
81
KONSEP STRUKTUR
Tujuan Analisa
Untuk menentukan sistem dan
UPPER STRUKTUR
menggunakan struktur atap
material sub struktur, super struktur, pelana dengan material
atap beton.
dan upper struktur.
Dasar Pertimbangan
• Kondisi Tanah
SUPER STRUKTUR
super struktur menggunakan
sistem rangka bidang terdiri
dari hubungan kolom, balok,
plat lantai. material : kayu.
SUB STRUKTUR
• Jumlah Lantai pondasi menerus dan
pondasi telapak dengan
Bangunan terminal material beton
• Klimatologi
Kesimpulan
Upper struktur menggunakan sistem atap pelana beroverstek untuk menanggapi klimatologi,
super struktur menggunakan sistem rangka bidang, dan sub struktur menggunakan pondasi
menerus dan telapak dipilih untuk menyesuaikan dengan kondisi tanah dan jumlah lantai
bangunan.
KONSEP UTILITAS
PENCAHAYAAN PENGHAWAAN PENGENDALIAN KEBISINGAN
Tujuan
Penghawaan Alami
Pencahayaan Alami
Menentukan jenis sistem utilitas yang
diperlukan pada site
Kesimpulan
Adapun utilitas yang dibutuhkan
pada tapak/bangunan yaitu
pencahayaan, penghawaan,
pengendalian kebisingan, kelistrikan,
utilitas air bersih serta air kotor dan
bekas, WIFI, CCTV, dan telepon untuk
menunjang aktivitas dalam site.
83
KONSEP UTILITAS
Tujuan
Menentukan jenis sistem utilitas yang CCTV
KELISTRIKAN
diperlukan pada site
Berikut merupakan siklus CCTV :
Berikut merupakan siklus jaringan listrik :
Analisa PEMAKAIAN
SALURAN
DISTRIBUSI
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut serta
suhu dominan panas pada siang
hari.
TELEPON WIFI
• Sumber kebisingan dalam tapak Berikut merupakan siklus jaringan telepon :
berada pada ruang genset.
SALURAN
PABX
TELKOM
84
KONSEP UTILITAS
AIR BERSIH AIR KOTOR DAN AIR BEKAS
Tujuan
Berikut merupakan siklus air bersih : Berikut merupakan siklus air kotor dan air
Menentukan jenis sistem utilitas yang
bekas :
diperlukan pada site PDAM
PENAMPUNGAN
AIR
ALAT SALURAN
SANITASI DISTRIBUSI
Dasar Pertimbangan
• Kondisi dan kebutuhan ALAT SALURAN Saluran air kotor dan air
SANITASI DISTRIBUSI bekas menggunakan
tapak/bangunan SEPTICTANK
one pipe sistem
Analisa
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut serta
suhu dominan panas pada siang
hari.
• Sumber kebisingan dalam tapak
berada pada ruang genset.
Kesimpulan
Adapun utilitas yang dibutuhkan
pada tapak/bangunan yaitu
pencahayaan, penghawaan,
pengendalian kebisingan, kelistrikan,
utilitas air bersih serta air kotor dan
bekas, WIFI, CCTV, dan telepon untuk
menunjang aktivitas dalam site.
85
KONSEP UTILITAS
TUJUAN
PLN
Menentukan jenis sistem PENCAHAYAAN ALAMI
utilitas yang diperlukan pada
site dan perletakkannya
U VISITOR CENTER
PENCAHAYAAN BUATAN
DASAR PERTIMBANGAN TERMINAL
• Kondisi dan kebutuhan PENYEBERANGAN
tapak/bangunan PENGHAWAAN ALAMI
PASAR
• Zoning
PENGHAWAAN BUATAN
ANALISIS PARKIR
• Site berada di daerah pesisir
dominan terdapat angin laut GENSET
AIR BERSIH
ALAT REPEATER
ELEKTRONIK PERANGKAT
TELEPON
SKEMATIK DESAIN
KESESUAIAN DENGAN UNSUR ETIKA
87
SKEMATIK DESAIN
KESESUAIAN DENGAN UNSUR ETIKA
KESIMPULAN
88
MASTER PLAN
Tujuan
• Mengetahui tatanan bangunan
site yang akan dibanguan dan
kesesuaian dengan lingkungan
sekitar
Dasar Pertimbangan
• Mempermudah analisis Kawasan
• Kecocokan perletakan
bangunan
Analisa
• Perletakan dimaksud untuk
menentukan kecocokan
banguan dengan kawasan
• Mempermudah analisis yaitu
berupa melihat situasi fasilitas
dengan kebutuhan Kawasan
Kesimpulan
• Jika dilihat pada kawsasan posisi
Pelabuhan ditempatkan di
bagian tengah sudah sangat
baik dengan pertimbangan dan
perhitungan analisis bahwa dekat
dengan dermaga dan dapat
mencapai ke semua fasilitas
89
MASTER PLAN
Tujuan
• Mengetahui tatanan bangunan
site yang akan dibanguan dan
kesesuaian dengan lingkungan
sekitar
Dasar Pertimbangan
• Mempermudah analisis Kawasan
• Kecocokan perletakan
bangunan
Analisa
• Perletakan dimaksud untuk
menentukan kecocokan
banguan dengan kawasan
• Mempermudah analisis yaitu
berupa melihat situasi fasilitas
dengan kebutuhan Kawasan
Kesimpulan
• Jika dilihat pada kawsasan posisi
Pelabuhan ditempatkan di
bagian tengah sudah sangat
baik dengan pertimbangan dan
perhitungan analisis bahwa dekat
dengan dermaga dan dapat
mencapai ke semua fasilitas
90
91
92