0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
114 tayangan16 halaman

EDS Lingkungan SMP Hosana Medan

Dokumen ini berisi tentang evaluasi diri sekolah SMP Swasta Hosana Medan berbasis lingkungan. Sekolah ini berupaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan melalui berbagai program seperti penanaman tanaman hijau di sekolah, budidaya tanaman, pembentukan tim penjaga lingkungan, dan program daur ulang sampah. Walau menghadapi kendala sumber daya dan dukungan, sekolah berkomitmen mewujudkan lingkungan

Diunggah oleh

meisy panjaitan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
114 tayangan16 halaman

EDS Lingkungan SMP Hosana Medan

Dokumen ini berisi tentang evaluasi diri sekolah SMP Swasta Hosana Medan berbasis lingkungan. Sekolah ini berupaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kebersihan lingkungan melalui berbagai program seperti penanaman tanaman hijau di sekolah, budidaya tanaman, pembentukan tim penjaga lingkungan, dan program daur ulang sampah. Walau menghadapi kendala sumber daya dan dukungan, sekolah berkomitmen mewujudkan lingkungan

Diunggah oleh

meisy panjaitan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EVALUASI DIRI SEKOLAH

(EDS)
LINGKUNGAN HIDUP
SMP SWASTA HOSANA MEDAN
Jl. Gajah Mada Bantan Tengah, Kec. Bantan
DISUSUN OLEH
TIM ADIWIYATA SMP SWASTA HOSANA MEDAN

TAHUN 2021

EVALUASI DIRI SEKOLAH BERBASIS LINGKUNGAN


SMP SWASTA HOSANA MEDAN

BAB I

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Masalah

Pencemaran lingkungan saat ini salah satu akibat dari rendahnya prilaku kepedulian manusia
dalam menjaga kebersihan lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu adanya
perubahan perilaku pada manusia. Perubahan prilaku dapat di lakukan melalui pembiasaan yang
berkaitan dengan kegiatan peduli terhadap kebersihan lingkungan.

  Slogan tentang kebersihan sudah banyak di pajangkan disekolah, bahkan setiap upacara
disampaikan tentang kebersihan. Tetapi kesadaran warga sekolah untuk menjaga kebersihan masih
rendah. Banyak warga sekolah yang masih bersikap tidak peduli terhadap kebersihan. Kondisi ini
dapat dibuktikan dari kebiasaan warga sekolah yaitu membuang sampah tidak pada tempat
klasifikasinya. Selain rendahnya kesadaran warga sekolah dalam menjaga kebersihan, lingkungan
sekolah yang luas dan tidak adanya pegawai khusus yang menangani kebersihan menyebabkan
semakin tidak terkendalinya masalah kebersihan di sekolah.

Sejalan dengan Visi SMP Negeri 3 Bantan berprestasi, berbudaya, berakhlak mulia, peduli
lingkungan berlandaskan pada imtaq dan iptek. Dalam mewujudkan visi sekolah di bidang peduli
lingkungan, salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan adalah menjaga kebersihan,
kesadaran warga sekolah untuk bekerja sama dalam menjaga kebersihan sangat di perlukan.
Lingkungan sekolah yang bersih, tidak ada sampah akan memberikan kenyamanan bagi warganya.

BAB II
PROFIL SEKOLAH
A. Kondisi Sekolah

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 3 Bantan


2. Alamat :
Jalan : Gajah Mada, KM 25
Kecamatan : Bantan
Kab/Kota : Bengkalis
Provinsi : Riau
3. No. Telp/HP : 0812 686 1349
4. Email : smpn3bantan@[Link]
5. Website : [Link]
6. NPSN : 10400896
7. NSS/NSM/NDS : [Link].07.003
8. Titik Koordinat : Lintang :1.5223000 Bujur : 102.2750000
9. Akreditasi : A Tahun 2018
10. Tahun didirikan : 1993
11. Tahun beroperasi : 1993
12. Kepemilikan Tanah :
a. Status Tanah : Negara
b. Luas Tanah : 20,250 m²
13. Status Bangunan Milik : Pemerintah
a. Surat Izin Bangunan :
b. Luas Seluruh Bangunan : 2.166 m²

Secara geografis SMPN 3 Bantan yang terletak di daerah pinggiran kota sangat menguntungkan.
Khususnya jika dilihat dari luas wilayah sekolah yang dimiliki. Sehingga sangat memungkinkan untuk
mewujudkan suasana sekolah yang asri dan nyaman untuk pembelajaran yang kondusif.

Sumber daya siswa yang ada, berasal dari keluarga golongan ekonomi menengah ke bawah.
Sehingga mereka untuk terjun langsung ke lapangan dalam mengelola lingkungan mudah dilakukan
dan diarahkan oleh guru.

Namun seiring dengan potensi yang dimiliki, tidak sedikit kendala yang dihadapi oleh sekolah
dalam mewujudkan program Pendidikan Lingkungan Hidup. Adapun beberapa kendala tersebut
antara lain :

1. Keterbatasan biaya pengadaan sarana Pendidikan Lingkungan Hidup beserta


perawatannya.
2. Pemahaman yang belum seragam mengenai tujuan pencapaian Program Adiwiyata, seperti
pemahaman para siswa, petugas kantin dan masyarakat sekitar.
3. Dukungan masyarakat dan instansi lain yang masih rendah.

Pelaksanaan sekolah berbuadaya lingkungan ataupun melaksanakan program pendidikan


lingkungan hidup di SMPN 3 Bantan bukanlah hal yang mudah, karena diperlukan adanya kerjasama
semua komponen sekolah serta dukungan masyarakat sekitar ataupun instansi terkait, baik dalam
bentuk dukungan materi maupun moril.

Namun demikian bila semua komponen di tingkat sekolah ataupun pihak luar sekolah
menyadari manfaat dari program ini. Lalu diwujudkan dalam bentuk partisipasi aktif, kami yakin
dampak positif akan dapat diraih bagi pelaksanaan program adiwiyata di sekolah kami dan dalam arti
luas akan membawa manfaat bagi pelestarian lingkungan alam.

B. Keadaan Guru, Karyawan Dan Siswa

Guru
GURU
HNR TIDAK
TETAP DPK HONDA BANTU KONTRAK JUMLAH
SEKOLAH TETAP

L P L P L P L P L P L P L P L p

10 6     - 2 - 1       1     10 11

16   2 1   1   20

Pegawai

KEBERSIH
TATA USAHA PERPUS. PENJAGA JUM-LAH
AN
STATUS KEPEGAWAIAN
L P L P L P L P L P

  PNS   3           0 3

  HONDA   1   1     1   1 2

  HONSEK.         1       1 0

JUMLAH
0 4 0 1 1 0 1 0 2 5
   

JUMLAH 4 1 1 1 7

Siswa

 Januari 2019 Masuk Pindah/ D.O Juli 2020


KELAS
JL
L P JLH L P JLH L P L P JLH
H

VII 20 34 54 -  - -   - 41 40 81

VIII 35 31 66     - - - - 20 34 54

IX 34 36 70   - - - -   35 31 66

Jumlah 89 101 180   - - - - - 96 105 201


C. Implementasi Program
1. Green School Programme
- Sabuk hijau di sepanjang jalan depan sekolah dengan menanam tanaman atau merawat
- Menanam tanaman perindang dan tanaman bunga di sepanjang lapangan upacara dan
di depan kelas
- Mempercantik halaman depan sekolah
- Mempercantik teras dan halaman  depan kelas dengan poting & tamanisasi yang
dikelola kelas diampu oleh wali kelas serta didukung orang tua siswa
2. Horticulture Programme
- Memanfaatkan lahan di sekitar sekolah untuk menanam tanaman budidaya dengan
polybag/pot atau memanfaatkan lahan kosong.
- Memberi label identitas tanaman sebagai sumber belajar siswa
3. Green Security
Membentuk Green Security. Green Security ini mempunyai tugas yaitu :

- Mencatat siswa yang membuang sampah sembarangan di sekolah


- Mencatat siswa yang makan atau minum di dalam kelas dengan alasan berupa plastik
atau kertas
- Mencatat siswa yang membeli makanan atau Minuman di luar sekolah pada jam
sekolah dengan alasan jika membeli makanan atau minuman di luar yang kurang sehat
menyebabkan wabah penyakit.
4. Recycling Programme
- Membuat kerajinan dari Plastik bekas . seperti kulit kerang untuk membuat bunga,
kertas Koran untuk membuat tempat bunga, membuat batu bata dan lainnya.
- Memanfaatkan plastic bekas untuk dijadikan pot bunga untuktanaman toga dan
pembibitan tanaman
- Memanfaatkan ban kendaraan bekas untuk pagar tanaman
BAB III
EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS) LINGKUNGAN HIDUP

I. Komponen Perencanaan Gerakan PBLHS (Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah)

1. Aspek Kurikulum Sekolah


Visi misi berkaitan lingkungan

Kegiatan pengembangan diri berkaitan lingkungan

2. Aspek Rpp Lingkungan


Kemampuan menyusun RPP

Penerapan RPP berbasis lingkungan dalam pembelajaran

II. Komponen Pelaksanaan Gerakan PBLHS(Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah)

1. Aspek Kebersihan, Sanitase Dan Drainase


Unsur yang terlibat dalam kegiatan

Upaya memelihara kebersihan, Sanitasi dan Drainase

2. Aspek Pengelolaan Sampah


Jumlah pengurangan timbunan sampah

Upaya mengurangi timbunan sampah

Upaya daur ulang sampah

Keterlibatan peserta didik, guru dan masyarakat terhadap pengelolaan sampah

3. Pemeliharaan Pohon Dan Tanaman


Jumlah dan jenis pohon yang di tanam

Jumlah dan jenis pohon di pelihara

Warga sekolah yang terlibat

Kegiatan penghijauan

4. Konservasi Air
Cara memanfaatkan air dan menghemat air

5. Konservasi Energi
Cara memanfaatkan dan menghemat listrik

6. Inovasi Penerapan Lingkungan Hidup


Pemanfaatan barang bekas menjadi barang bernilai ekonomi

Pembuatan dan pemanfaatan kompos

7. Penerapan PRLH Di Masyarakat sekitar Sekolah


Jumlah kegiatan penerapan aksi PRLH (Prilaku Ramah Lingkungan Hidup)

8. Jejaring Kerja Dan Komunikasi


Jumlah Jejaring kerja dalam bentuk MOU

Jumlah media komunikasi dan puplikasi

9. Kampanye Puplikasi Gerakan PBLHS


Jumlah dan Jenis Kampaye Puplikasi

10. Kader Adiwiyata


Jumlah kader adiwiyata

Pihak yang terlibat

Bentuk kegiatan kader adiwiyata

III. Komponen Pemantauan dan Evaluasi Geragan PBLHS((Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di
Sekolah)

1. Pemantauan Dan Evaluasi Gerakan PBLHS


a. Bentuk Pemantauan dan monitoring kegiatan Gerakan PBLHS

Salah satu kegiatan penting yang perlu dilakukan dalam memastikan setiap kegiatan dapat
berjalan dengan baik, perlu dilakukan kegiatan Monitoring dan evaluasi. Bentuk kegiatannya
adalah melakukan pemantauan langsung dengan menggunakan Instrumen monitoring.
Pihak yang terlibat dalam melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan gerakan Pelaksanaan
Prilaku Ramah Lingkungan (PRLH) di SMP Negeri 3 Bantan adalah: 1) Kepala Sekolah, 2) Unsur Guru
dan 3) Perwakilan Siswa (Osis)

b. Instrumen monitoring

Buku Monitoring/Ceklis memelihara kebersihan, Fungsi Sanitasi dan Drainase Sekolah


Bulan :

Tanggal
No Item Monitoring
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

1 Kebersihan Lingkungan Sekolah

2 Fungsi Sanitasi

3 Drainase

Keterangan
Tanda (v ) lingkungan sekolah bersih, sanitasi berfungsi baik dan Drainase bersih dan berfungsi

Tim Monitoring

Dra. Samiati

Buku Monitoring/Ceklis Kegiatan Penanaman, Pemeliharaan dan Pembibitan tanaman


Tahun :

Bulan
No Item Monitoring
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Penanaman Pohon

2 Pemeliharaan pohon/Tanaman

3 Pembibitan

Keterangan
Tanda (v ) dilakukan kegiatan

Tim Monitoring
BAB IV

PROGRAM PENGEMBANGAN GERAKAN PBLHS

Hasil kegiatan pemantauan dan monitoring pelaksanan gerakan PBLHS di SMP Negeri 3
Bantan, perlu terus ditingkatkan atau di kembangkan. Dari Beberapa komponen gerakan PBLHS di
setiap aspek yang perlu di kembangkan, upaya pengembangan dan pihak yang terlibat untuk
pengembangan Gerakan PBLHS, di sajikan dalam tabel berikut:

Tabel Pengembangan Gerakan PBLHS di SMP Negeri 3 Bantan

No Aspek Upaya Pengembangan Gerakan PBLHS Pihak Terlibat


1 Kurikulum sekolah 1. Menjabarkan setiap visi,misi dan Semua warga sekola
tujuan sekolah dengan
memperbanyak kegiatan
ekstrakurikuler dan pembiasaan yang
berbasis lingkungan hidup
2.
2 RPP dan silabus 1. Mengintergasikan sebanyak mungkin Guru dan siswa
RPP dengan lingkungan hidup melalui
kegiatan work shop Penyusunan RPP
lingkungan
2. Menerapkan RPP lingkungan dalam
proses pembelajaran di kelas
3.
3 Kebersihan, 1. Menambah sarana vasilitas yang Semua warga sekolah
sanitasi dan mendukung kebersihan
drainase
2. Melibatkan masyarakat sekitar RT,
linmas desa, orang tua untuk terlibat
langsung menjaga kebersihan, sanitasi
dan drainase

3.
4 Pengelolaan 1. Menambah fasilitas pengelolaan Sisiwa dan orang tua
sampah kompos yang baru masuk
sekolah
2. Sosialisasi sampah pada kegiatan MPLS
siswa dan orang tua
3.

5 Pemeliharaan 1. Membuat regulasi 1 siswa merawat Selruh siswa


pohon dan satu pohon
tanaman
2.
6 Konservasi air 1. Menambah tempat penampungan air Bagian Sarpras

2.

7 Konservasi Energi 1. Memperbanyak peralatan listrik hemat Bagian sarpras


energi

8 Inovasi Penerapan 1. Studi Banding ke sekolah lain. Tim adiwiyata


lingkungan hidup
2.

9 Penerapan PRLH 1.
Di Masyarakat
sekitar Sekolah

10 Jejaring kerja dan 1. Kerjasama dengan Pemuda desa/ Tim adiwiyata


komunikasi pemuda lingkungan sekolah

2.

11 Kampanye 1. Pameran rutin setiap acara perpisahan Tim adiwiyata


puplikasi kelas 9 berkaitan dengan hasil
kegiatan inovasi gerakan PRLHS

12 Kader adiwiyata 1. Meningkatkan pemahaman kader Seluruh kader adiwiyata


adiwiyata tentang gerakan PBLHS
melalui studi banding

13 Pemantauan dan 1. Mengefektifkan pemantauan dan Pustu dan Kader


evaluasi evaluasi dengan melibatkan pihak luar posyandu
( Pustu dan kader Posyandu desa)
BAB V

PENUTUP
Secara umum laporan hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yang dilakukan melibatkan Kepala
sekolah, Guru, Komite dan peserta didik terhadap pelaksanaan program kerja Gerakan PBLH di SMP
Negeri 3 bantan masih ada yang perlu di tingkatkan hampir pada semua komponen

Bantan Tengah, 4 Januari 2021

Kepala SMP Negeri 3 Bantan

SUPA’AT,[Link]

NIP 197206221998021001

Anda mungkin juga menyukai