0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Pembelajaran Tematik PKn di SD

Dokumen tersebut berisi contoh jawaban soal tugas tutorial pembelajaran PKN di SD yang mencakup langkah-langkah pembelajaran tematik antarmata pelajaran, model pembelajaran portofolio, karakteristik warga negara yang baik, perbedaan penilaian dan evaluasi, serta contoh skenario pembelajaran tematik.

Diunggah oleh

puput wulandari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Pembelajaran Tematik PKn di SD

Dokumen tersebut berisi contoh jawaban soal tugas tutorial pembelajaran PKN di SD yang mencakup langkah-langkah pembelajaran tematik antarmata pelajaran, model pembelajaran portofolio, karakteristik warga negara yang baik, perbedaan penilaian dan evaluasi, serta contoh skenario pembelajaran tematik.

Diunggah oleh

puput wulandari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JAWABAN TUGAS TUTORIAL 3

PEMBELAJARAN PKN DI SD
1. Pembelajaran PKn Tematik di Sekolah Dasar menjadi salah satu model yang dapat
dikembangkan di kelas rendah. Bagaimanakah langkah-langkah pembelajaran tematik antar
mata pelajaran secara umum? (6)
Jawab : Secara umum, langkah-langkah menyusun pembelajaran tematik antarmata pelajaran
sebagai berikut:
a. mempelajari kompetensi dasar pada kelas dan semester yang sama dan setiap mata
pelajaran;
b. membuat memilih tema yang dapat mempersatukan kompetenst- kompetensi tersebut
untuk setiap kelas dan semester;
c. membuat matrik atau bagan hubungan kompetensi dasar dengan tema/topik;
d. membuat pemetaan pembelajaran tematik dalam bentuk matrik atau jaringan tema;
e. menyusun silabus berdasarkan matrik/jaringan tema pembelajaran tematik;
f. menyusun rencana pembelajaran tematik.

2. Model pembelajaran portofolio dalam PKn yang sering disebut dengan project citizen menjadi
salah satu model yang cocok digunakan untuk kelas tinggi di SD. Tunjukkan langkah-langkah
dalam model pembelajaran portofolio menurut Center of Civic Education itu ! (4)
Jawab : Langkah-langkah model pembelajaran berbasis portofolio menurut Center for Civic
Education (2002: 55-7b), yaitu sebagai berikut.
1) Mengidentifikasi Masalah yang Ada dalam Masyarakat
Pada kegiatan langkah ini terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan guru bersama siswa,
yaitu mendiskusikan tujuan, mencari masalah apa saja yang siswa ketahui tentang
masalah-masalah di lingkungan sekolah dan memberi tugas pekerjaan rumah tentang
masalah-masalah yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggalnya yang mereka anggap
penting.
2) Memilih Masalah untuk Kajian Kelas
Sebelum memilih masalah yang akan dipelajari atau dikaji hendaknya para siswa (kelas)
mengkaji terlebih dahulu pengetahuan yang telah mereka miliki tentang masalah-masalah
di masyarakat, dengan langkah sebagai berikut :
a. Mengkaji informasi yang telah dikumpulkan yang dianggap paling penting.
b. Mengadakan pemilihan secara demokratis tentang masalah yang akas mereka kaji
dengan cara memilih satu masalah.
3) Mengumpulkan Informasi tentang Masalah yang Akan Dikaji oleh Kelas
Setelah kelas memilih satu masalah maka selanjutnya para siswa perlu mengumpulkan
informasi tambahan yang akan digunakan dalam pengembangan portofolio. Dalam hal ini
guru hendaknya membimbing siswa dalam mendiskusikan sumber-sumber informasi
berkenaan dengan masalah yang dikaji.
4) Mengembangkan Portofolio Kelas
Setelah siswa memperoleh informasi yang cukup mengenai masalah yang dikaji, kemudian
siswa dapat mulai mengembangkan portofolio kelas, Bahan-bahan yang dimasukkan ke
dalam portofolio kelas ini merupakan bahan-bahan yang penting dan terpilih serta
merupakan hasil karya terbaik siswa.

3. Bagaimanakah karakteristik warga negara yang cerdas, partisipatif, bertanggung jawab,


religius dan penuh toleransi ?Berikan contohnya masing-masing ! (4)
Jawab : karakteristik warga negara yang cerdas, partisipasif, bertanggung jawab, religius, dan
penuh toleransi antara lain :
1) Kemampuan memperoleh dan Menggunakan Informasi.
Contohnya :
a. Memperluas wawasan pemikirannya, sebab dengan informasi orang akan terbuka pola
pikirannya yang. sangat memungkinkan baginya untuk berkembang dan meningkat
daya pikirnya.
b. Mengetahui perkembangan informasi yang terjadi sehingga ia tidak digolongkan
sebagai orang yang ketinggalan informasi.
c. Meningkatkan keterampilan mengambil keputusan (decision making) atas masalah-
masalah yang dihadapi dalam kehidupannya sehari-hari.
d. Mendorong keterampilan berpikir kritis dan kreatif, yang sangat menunjang
terwujudnya karakter warga negara yang cerdas, bertanggung jawab, dan
berpartisipasi.
2) Menjaga dan membina Ketertiban
Contohnya :
a. Menggunakan hak yang dimiliki sesuai dengan kaidah-kaidah normatif yang berlaku,
seperti norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum.
b. Menghargai hak dan kewajiban serta kepentingan orang lain.
c. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, seperti pendapat, ide, pikiran, dan
sebagainya.
d. Menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.
e. Menerima keanekaragaman sosial, politik, ekonomi, dan budaya dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
f. Memecahkan konflik dengan mengedepankan cara-cara yang menghindari kekerasan,
melainkan dengan cara-cara yang mengandung perdamaian.
3) Kemampuan Berkomunikasi
Contohnya :
a. Menyampaikan ide-ide kritis kepada pemerintah baik dalam mengusulkan program
tertentu maupun dalam memecahkan masalah yang dihadapi.
b. Ikut serta mengkomunikasikaan berbagai program pemerintah sesuai dengan
kemampuan yang dimiliki masing-masing sebagai bagian dan partisipasi bagi kehidupan
bangsa dan negara.
c. Menggunakan atau memanfaatkan saluran-saluran komunikasi yang benar dalam
menyampaikan berbagai tuntutan, harapan, keinginan, maupun apresiasi terhadap
pemerintahannya.
d. Mengembangkan etika komunikasi baik sesama warga negara maupun dengan negara
dan pemerintahannya.
4) Kerjasama
Contohnya :
a. Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan.
b. Saling menolong atau membantu.
c. Menjunjung hak asasi manusia yang berakar pada moral.
d. Bersikap demokratis yang sehat dan berakar agama.
e. Berperilaku saling memberi.
f. Berperilaku saling meminjam dengan jujur.

4. Tunjukkan perbedaaan antara konsep penilaian, evaluasi, pengukuran, dan tes sehingga jelas
pemaknaannya dan penerapannya ? (4)
Jawab : Perbedaan penilaian, evaluasi, pengukuran, dan tes adalah :
a. Penilaian
Penilaian adalah suatu proses atau kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan untuk
mengumpulkan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik dalam rangka
membuat keputusan-keputusan berdasarkan kriteria dan pertimbangan tertentu.
Keputusan yang dimaksud adalah keputusan tentang peserta didik, seperti nilai yang akan
diberikan atau juga keputusan tentang kenaikan kelas atau kelulusan
b. Evaluasi
Evaluasi merupakan proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk mengumpulkan,
mendeskripsikan, menginterpretasikan dan menyajikan informasi tentang suatu program
untuk dapat digunakan sebagai dasar membuat keputusan, maupun menyusun program
selanjutnya. Adapun tujuan evaluasi adalah untuk memperoleh informasi yang akurat dan
objektif tentang suatu program. Informasi tersebut dapat berupa proses pelaksanaan
program, dampak/hasil yang dicapai, efisiensi serta pemanfaatan hasil evaluasi yang
difokuskan untuk program itu sendiri, yaitu untuk mengambil keputusan apakah
dilanjutkan, diperbaiki atau dihentikan.
c. Pengukuran
Pengukuran adalah suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas sesuatu. Kata
“sesuatu” bisa berarti peserta didik, guru, gedung sekolah, meja belajar, white board, dan
sebagainya. Dalam proses pengukuran, tentu guru harus menggunakan alat ukur (tes atau
non-tes). Alat ukur tersebut harus standar, yaitu memiliki derajat validitas dan reliabilitas
yang tinggi. Dalam bidang pendidikan, psikologi, maupun variabel-variabel sosial lainnya,
kegiatan pengukuran biasa nya menggunakan tes.
d. Tes
Tes merupakan salah satu cara untuk menaksir besarnya kemampuan seseorang secara
tidak langsung, yaitu melalui respons seseorang terhadap stimulus atau pertanyaan
(Djemari, 2008: 67). Tes merupakan salah satu alat untuk melakukan pengukuran, yaitu
alat untuk mengumpulkan informasi karakteristik suatu objek. Objek ini bisa berupa
kemampuan peserta didik, sikap, minat, maupun motivasi. Respons peserta tes terhadap
sejumlah pertanyaan menggambarkan kemampuan dalam bidang tertentu. Tes merupakan
bagian tersempit dari evaluasi (Eko, 2014:1-2).

5. Buatlah satu contoh skenario pembelajaran dengan memilih salah satu model pembelajaran
tematik berikut : webbed, conected, atau integrated ! (3)
Jawab : Contoh skenario model pembelajaran tematik (Webbed) :
1) Kegiatan Persiapan
a. Menata ruangan.
b. Mempersiapkan media/alat pembelajaran, seperti koran, majalah, gambar seri peristiwa
alam, foto lingkungan sehat dan tidak sehat, foto keindahan alam, dokumen sumber
daya alam Indonesia.

2) Kegiatan Pembukaan
a. Melakukan kegiatan apersepsi menyanyikan lagu rayuan pulau kelapa bersama sama
siswa.
b. Mengungkapkan gambaran materi yang akan dibahas.
c. Mengungkapkan kompetensi atau tujuan yang diharapkan dicapai dalam pembelajaran.
d. Menjelaskan langkah-langkah kegiatan yang akan ditempuh dan jenis tugas yang harus
dikerjakan siswa.
e. Membagi kelompok siswa dengan anggota 5-6 orang.

3) Kegiatan inti Pembelajaran


a. Siswa diminta mengamati gambar atau photo dan bertanya jawab nilai tentang perilaku
orang yang merusak lingkungan alam.
b. Guru meminta kelompok mencari berita dari surat kabar, buku, majalah tentang
keindahan alam dan peristiwa alam yang sudah dipersiapkan guru.
c. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan dalam kelompoknya, mengapa kita harus
bangga bertanah air Indonesia dan mengapa terjadi peristiwa alam.
d. Guru meminta juru bicara masing-masing kelompok menceritakan temuannya dari
buku, majalah, surat kabar, kemudian diadakan Tanya jawab.
e. Guru mengulas dan menjelaskan faktor penyebab dan dampak peneemaran lingkungan
terhadap keschatan.
f. Siswa secara berkelompok diminta untuk mengamati keadaan lingkungan sekitar
sekolah yang menunjukkan lingkungan sehat dan tidak sehat.
g. Kemudian, guru meminta siswa menyebutkan ciri atau contoh- contoh lingkungan schat
dan tidak sehat dan menuliskannya pada lembaran tugas.
h. Guru meminta siswa menyebutkan sikap dan perilaku yang biasa dilakukan siswa di
rumah dalam kaitannya dengan pemeliharaan lingkungan alam di sekitar rumah.
i. Semua kelompok menulis karangan pendek dengan huruf sambung tentang keindahan
dan kekayaan alam Indonesia.
j. Siswa diminta menyelesaikan latihan soal cerita tentang penjumlahan dan pengurangan
dalam kaitannya dengan peristiwa alam yang pernah didengar atau dilihat.

4) Kegiatan Akhir (Penutup)


a. Guru bersama-sama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran.
b. Refleksi tentang proses pembelajaran.
c. Mengajak semua siswa berdoa untuk keselamatan manusia dan alam sekitar.

Anda mungkin juga menyukai