Program Bimbingan Konseling SMPN 1 Baleendah
Program Bimbingan Konseling SMPN 1 Baleendah
Di Susun Oleh :
Mengetahui,
Pengawas Pembina
Puji syukur kami haturkan ke hadirat Tuhan YME, yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun program Bimbingan dan Konseling
tahun pelajaran 2021/2022.
Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang
bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar. Dalam permendiknas tersebut menyebutkan
bahawa Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang
mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c)
layanan responsif; dan (d) layanan dukungan sistem”. Sehubungan dengan hal tersebut guru
Bimbingan dan konseling perlu menyusun program guna menunjang kelancaran pelaksanaan
kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah.
Penyusunan program Bimbingan dan Konseling ini di dahului dengan menyusun angket
kebutuhan yang telah di sesuaikan dengan kondisi kebutuhan di sekolah, agar dapat memenuh
i kebutuhan peserta didik dan pihak-pihak lain yang terkait.
1. Bapak Drs. E. Sopandi, [Link]. selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Baleendah
Kami berharap buku program pelayanan Bimbingan dan Konseling ini dapat bermanfaat
untuk kita semua. Kritik dan saran sangat kami perlukan dari teman-teman guru Bimbingan
dan Konseling untuk peningkatan mutu dalam menyusun buku program Bimbingan dan
Konseling yang akan datang.
Akhirnya kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada semua pihak yang mem
bantu mudah-mudahan segala bantuan yang diberikan kepada kami menjadi pahala dan mend
apat imbalan pahala yang sepantasnya dari Tuhan YME. Amin
Hormat Kami
Penyusun
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING
A. RASIONAL
Paradigma bimbingan dan konseling dewasa ini lebih berorientasi pada pengenalan
potensi, kebutuhan, dan tugas perkembangan serta pemenuhan kebutuhan dan tugas-tugas
perkembangan tersebut. Alih-alih memberikan pelayanan bagi peserta didik yang
bermasalah, pemenuhan perkembangan optimal dan pencegahan terjadinya masalah
merupakan fokus pelayanan. Atas dasar pemikiran tersebut maka pengenalan potensi
individu merupakan kegiatan urgen pada awal layanan bantuan. Bimbingan dan konseling
saat ini tertuju pada mengenali kebutuhan peserta didik, orangtua, dan sekolah.
Bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peranan penting dalam membantu
peserta didik dalam mencapai tugas-tugas perkembangan sebagaimana tercantum dalam
Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik dan Kompetensi Dasar (SKKPD). Dalam
upaya mendukung pencapaian tugas perkembangan tersebut, program bimbingan dan
konseling dilaksanakan secara utuh dan kolaboratif dengan seluruh stakeholder sekolah.
Di masa darurat Pandemi Covid-19 ini, bimbingan dan konseling dapat memberikan
kontribusi dengan memberikan layanan-layanan yang dapat membantu siswa dalam
menghadapi situasi dan kondisi saat ini dengan pembelajaran atau layanan dari rumah
dengan cara daring dan luring. Adapun perangkat bimbingan dan konseling secara Daring di
Masa Darurat Covid-19 kita akan fokuskan pada persiapan pemberian layanan secara daring
yakni pembuatan Renca Pelaksanaan Layanan Daring di Masa Darurat Pandemi Covid-19
baik itu menggunakan video conference, berbasis chat group online, e-learning dan berbasis
penyimpanan data internet. Sehingga siswa madrasah tetap mendapatkan layanan meskipun
tidak melalui tatap muka langsung di dalam kelas. Adapun pembelajaran yang harus di
penuhi pada masa darurat covid-19 ini adalah lebih ditekankan pada pengembangan
karakter, akhlak mulia, kemandirian dan kesalehan sosial lainnya.
Bimbingandan konseling merupakan komponen integral sistem pendidikan, yang
berupaya memfasilitasi perkembangan peserta didik/konseli. Bimbingan dan Konseling
adalah upaya sistematis, objektif, logis, dan berkelanjutan serta terprogram yang dilakukan
oleh guru bimbingan dan konseling atau konselor untuk memfasilitasi kemandirian
perkembangan peserta didik/konseli yang optimal.
Sebagai komponen integral, wilayah bimbingan dan konseling yang memandirikan
bersinergi dengan wilayah layanan administrasi dan manajemen, serta wilayah kurikulum
dan pembelajaran yang mendidik. Posisi bimbingan dan konseling dalam sistem pendidikan
digambarkan pada gambar 1.
Gambar 1 di atas, memperjelas kesejajaran antara posisi layanan bimbingan dan
konseling yang memandirikan, dengan layanan manajemen dan kepemimpinan, serta
layanan pembelajaran yang mendidik.
Sebagai komponen yang terpadu dalam sistem pendidikan, bimbingan dan konseling
memfasilitasi perkembangan peserta didik/konseli untuk mencapai kemandirian dalam
wujud kemampuan memahami diri dan lingkungan, menerima diri, mengarahkan diri, dan
mengambil keputusan, serta merealisasikan diri secara bertanggung jawab, sehingga bahagia
dan sejahtera dalam kehidupannya.
Dewasa ini, layanan bimbingan dan konseling yang diselenggarakan oleh SMP
Negeri 1 Baleendah memiliki banyak tantangan baik secara internal maupun eksternal. Dari
sisi internal, problematika yang dialami oleh sebagian besar peserta didik bersifat kompleks.
Beberapa diantaranya adalah problem terkait penyesuaian akademik di sekolah, penyesuaian
diri dengan pergaulan sosial di sekolah, ketidakmatangan orientasi pilihan karir, dan lain-
lainnya. Fakta ini sejalan dengan hasil asesmen permasalahan yang telah dilakukan, yakni
sebagian besar peserta didik di kelas IX belum melakukan penyesuaian kemampuan belajar
untuk mencapai target rata-rata Ujian Nasional (UN) sebesar 0,5, budaya kelompok teman
sebaya yang seringkali tidak mendukung bagi terbentuknya iklim belajar kelompok, dan
masih terdapat kecenderungan ekstrim dari beberapa kelompok-kelompok tertentu yang
berpotensi memicu terjadinya perkelahian dan tawuran.
Dari sisi eksternal, peserta didik yang notabene berada dalam rentang usia
perkembangan remaja juga dihadapkan dengan perubahan-perubahan cepat yang terjadi
dalam skala global. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat dan massif
seringkali memberikan dampak negatif bagi perkembangan pribadi-sosial peserta didik di
sekolah. Sebagai contoh, akses tak terbatas dalam dunia maya seringkali melahirkan budaya
instan dalam mengerjakan tugas, maraknya pornografi, dan problem lainnya.
Namun demikian, pada dasarnya setiap individu memiliki kecenderungan untuk
menata diri dan mencapai tujuan hidup yang lebih bermakna, tidak terkecuali peserta didik
di sekolah. Dari berbagai problem yang ada, masih terdapat harapan yang besar terhadap
keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh peserta didik. Beberapa peserta didik memiliki
potensi untuk dikembangkan bakat dan minatnya, seperti kemampuan penulisan karya
ilmiah remaja, aktif dalam kegiatan olahraga, berbakat dalam bidang penalaran mata
pelajaran tertentu dan lain-lainnya. Di samping itu, daya dukung yang tersedia di SMP
Negeri 1 Baleendah dapat dikatakan berlimpah. Hal ini didukung oleh fakta bahwa sebagian
besar orang tua/wali peserta didik memiliki profesi beragam dan telah menyatakan
kesediaan untuk turut berkontribusi dengan kemampuan profesionalnya masing-masing.
Kondisi ini merupakan modal yang luar biasa dalam mendukung keberhasilan layanan
bimbingan dan konseling di sekolah. Begitu pula dari segi daya dukung sarana dan prasarana
yang dimiliki, SMP Negeri 1 Baleendah memiliki kecukupan fasilitas untuk menopang
kegiatan pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui berbagai wadah kegiatan
intra maupun ekstrakurikuler
Oleh karena itu, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki sekaligus beberapa
problematika yang tengah dihadapi, layanan bimbingan dan konseling yang akan
diselenggarakan di SMP Negeri 1 Baleendah berkomitmen untuk membantu penyelesaian
berbagai problem yang dialami oleh peserta didik, termasuk pula memfasilitasi pencapaian
optimal dari bakat dan minat yang dimiliki peserta didik. Rancangan program yang
dideskripsikan secara rinci dalam dokumen ini merupakan bukti dari komitmen untuk
memberikan layanan bimbingan dan konseling yang profesional bagi peserta didik di SMP
Negeri 1 Baleendah.
B. DASAR HUKUM
Pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah berlandaskan kepada:
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis
Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya:
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun
2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah;
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 160 tahun
2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013;
13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 tahun
2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah;
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 tahun
2014 tentang Kegiatan pendidikan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib
pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64 tahun
2014 tentang Peminatan pada Pendidikan Menengah;
16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 tahun
2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah;
17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 53 tahun
2015 tentang penilaian hasil belajar oleh pendidik dan satuan pendidikan pada
pendidikan dasar dan pendidikan menengah;
18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 tahun
2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan
Sekolah.
19. Panduan Operasional Penyelenggaran Bimbingan dan Konseling SMP, 2016, Dirjen
Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Pada POP BK SMP ini dapat memfasilitasi
guru BK / Konselor dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, melaporkan
dan menindaklanjuti layanan bimbingan dan konseling.
20. Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 Tentang Penyederhanaan Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran.
21. Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan
Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.
b. Misi :
BIDANG RUMUSAN
ASSESMEN KEBUTUHAN
LAYANAN KEBUTUHAN
Kesadaran untuk beriman
Saya merasa belum disiplin dalam
dan bertakwa pada Tuhan
beribadah pada Tuhan YME
YME
Saya belum memahami Hikmah dibalik
Hikmah dibalik covid-19
covid-19
Saya kadang-kadang berperilaku dan
Kebiasaan bersikap jujur
bertutur kata tidak jujur
Kemampuan memiliki
Saya kadang-kadang masih suka
kebiasaan jujur dan tidak
menyontek pada waktu tes
mencontek saat tes
Saya merasa belum bisa mengendalikan Kemampuan mengelola
emosi dengan baik emosi dengan baik
Saya belum paham tentang sikap dan Komunikasi yang jujur dan
perilaku asertif tetap menjaga perasaan
Melakukan
Saya belum tahu cara mengenal dan
pengenalan/pemahaman
memahami diri sendiri
diri
Saya belum memahami potensi diri Memahami potensi diri
PRIBAD Saya belum tahu perubahan dan Masa perkembangan
I permasalahan yang terjadi pada masa remaja dan
remaja permasalahannya
Saya belum mengenal tentang macam- Mengenal kepribadian
macam kepribadian yang dimiliki manusia
Saya kurang memiliki rasa percaya diri Memiliki kepercayaan diri
Saya kadang kurang menjaga kesehatan Kemampuan menjaga
diri kesehatan dengan baik
Saya belum tahu ciri-ciri/sifat/prilaku Memiliki ciri-ciri/sifat
pribadi yang berkarakter pribadi yang berkarakter
Saya merasa kurang memilki tanggung Memiliki rasa tanggung
jawab pada diri sendiri jawab
Saya kesulitan mengatur waktu belajar Mengatur jadwal kegiatan
dan bermain sehari-hari
Kondisi orang tua saya sedang tidak Memiliki keluarga yang
harmonis harmonis
Saya merasa tidak betah tinggal di rumah Merasa nyaman,aman
sendiri tinggal di rumah sendiri
Saya mempunyai masalah dengan anggota Mampu menyelesaikan
BIDANG RUMUSAN
ASSESMEN KEBUTUHAN
LAYANAN KEBUTUHAN
masalah dengan
keluarga di rumah
kekeluargaan
Saya belum bisa menjadi pribadi yang Menjadi pribadi yang
mandiri mandiri
Mampu menyelesaikan
Saya sedang memiliki konflik pribadi
konflik pribadi
Saya belum memahami tentang Memiliki pengetahuan
norma/cara membangun berkeluarga tentang norma berkeluarga
Saya belum banyak mengenal lingkungan Mengenal lingkungan Sek
Sekolah baru olah baru
Saya belum memahami tentang kenakalan Memiliki pemahaman
remaja tentang kenakalan remaja
Saya masih sedikit mengetahui tentang Memiliki pemahaman
dampak atau bahaya rokok tentang bahaya rokok
Saya belum banyak mengenal tentang
Memiliki kesolehan sosial
kesholehan sosial
Saya belum tahu tentang bullying dan cara Memahami tentang
mensikapinya bullying
SOSIAL Saya belum tahu cara menghubungi guru Memiliki etika
dengan benar menghubungi guru
Sering saya dianggap tidak sopan pada Memiliki sikap sopan
orang lain ketika berbicara di WAG santun pada orang lain
Memiliki pemahaman
Saya kurang memahami dampak dari
tentang dampak dari media
media social
social
Kesadaran sebagai
Saya jarang bermain/berteman di
makhluk sosial yang harus
lingkungan tempat saya tinggal
berinteraksi
Kemudahan mencari dan
Saya belum banyak teman atau sahabat
disenangi teman
BELAJAR Memiliki pemahaman
Saya kurang suka berkomunikasi dengan tentang hubungan
teman lawan jenis komunikasi dengan lawan
jenis
Saya belum tahu cara belajar yang baik Memahami belajar yang
dan benar di Sekolah benar di Sekolah
Saya belum tahu cara meraih prestasi Sek Memiliki motivasi untuk
olah di masa Pembelajaran DARING berprestasi
Saya belum paham tentang gaya belajar Menemukan cara belajar
dan strategi yang sesuai dengan gaya yang sesuai dengan gaya
belajar di masa pandemic covid-19 belajar
Orang tua saya tidak peduli dengan Kepedulian orang tua pada
kegiatan belajar saya kegiatan belajar
Saya masih sering menunda-nunda tugas S
Melaksanakan Tugas Seko
ekolah/Pekerjaan Rumah (PR) di masa
lah / PR tepat waktu
Pembelajaran Daring
Saya merasa kesulitan dalam memahami
Mudah memahami
pelajaran tertentu di masa pembelajaran
pelajaran
Daring
Saya belum tahu cara memanfaatkan Mampu memanfaatkan
sumber belajar di masa Pembelajaran sumber belajar
Daring
BIDANG RUMUSAN
ASSESMEN KEBUTUHAN
LAYANAN KEBUTUHAN
Saya belajarnya jika akan ada tes atau Kesadaran belajar sesuai
ujian saja jadwal
Saya belum tahu tentang struktur Memahami struktur
kurikulum yang ada di Sekolah kurikulum Sekolah
Saya merasa malas belajar dan kalau
Memiliki semangat belajar
belajar jadi mengantuk
Membentuk belajar
Saya belum terbiasa belajar bersama atau
kelompok di masa
belajar kelompok
pandemic
Saya belum paham cara memilih sekolah Mengetahui cara memilih
yang diminati sekolah yang diminati
Saya belum dapat memanfaatkan Pemanfaatan
teknologi informasi untuk belajar di masa perkembangan teknologi
pandemi informasi
Saya belum tahu cara memperoleh Memperoleh informasi
bantuan pendidikan (beasiswa) bantuan/beasiswa
Saya terpaksa harus bekerja untuk Memperoleh penghasilan
mencukupi kebutuhan hidup untuk biaya hidup
Memiliki kemampuan
Saya merasa bingung memilih kegiatan
untuk memilih kegiatan
esktrakurikuler di Sekolah
ekstra kurikuler
Saya merasa belum memahami cara Memiliki kemantapan
memilih peminatan yang diambil di SMA pada pilihan peminatan
KARIR / SMK / MAN / MAK yang diambil
Saya merasa belum paham hubungan Memahami hubungan
antara hobi, bakat, minat, kemampuan dan hobi, bakat, minat,
karir kemampuan dan karir
Saya belum memiliki perencanaan karir Memiliki perencanaan
masa depan karir yang baik
Saya belum memantapkan cita-cita masa Mampu memantapkan
depan cita-cita masa depan
Saya belum memahami cara mendaftar Memahami cara mendaftar
online di SMA/SMK online di SMA/SMK
E. TUJUAN
Tabel 3. Rumusan Tujuan Peserta Didik/Konseli
BIDANG RUMUSAN
TUJUAN LAYANAN
LAYANAN KEBUTUHAN
PRIBADI Kesadaran untuk beriman Peserta didik/konseli mampu memahami
dan bertakwa pada Tuhan pentingnya iman dan taqwa pada Tuhan
YME YME serta dapat hidup rukun, damai dan
saling menghormati antar umat beragama
Hikmah di balik covid-19 Peserta didik/konseli mampu memahami
hikmah dibalik covid-19
Kebiasaan bersikap jujur Peserta didik/konseli dapat menjadi
individu yang memiliki integritas diri serta
dapat memancarkan kepercayaan diri dan
sikap yang tidak mementingkan diri sendiri
Kemampuan memiliki Peserta didik/konseli dapat menjadi
kebiasaan jujur dan tidak individu yang memiliki sikap jujur dan
mencontek saat tes tidak mencontek
Kemampuan mengelola Peserta didik/konseli dapat menjadi
emosi dengan baik individu yang mampu mengendalikan
emosi
Komunikasi yang jujur dan Peserta didik/konseli mampu membedakan
tetap menjaga perasaan perilaku agresif dan asertif, menerapkan
prilaku asertif dengan teman-temannya
serta mengembangkan sikap asertif untuk
menunjang prestasi
Melakukan Peserta didik/konseli dapat memahami dan
pengenalan/pemahaman menemukan unsur-unsur konsep diri serta
diri memahami dan menerima kelebihan dan
kekurangan secara wajar dan penuh rasa
syukur
Memahami potensi diri Peserta didik dapat mengenal dan menggali
potensi diri serta berusaha
mengoptimalkannya untuk meraih sukses
masa depan
Masa perkembangan Peserta didik/konseli mampu mengenal
remaja dan ciri-ciri perkembangan remaja, dapat
permasalahannya memahami tugas perkembangan, mengatasi
masalah yang dihadapi dalam
perkembangan
Mengenal kepribadian yang Peserta didik/konseli mampu mengenal
dimiliki manusia tipe-tipe kepribadian manusia, mengenal
kepribadian yang dimiliki serta dapat
tumbuh menjadi pribadi yang matang
Memiliki kepercayaan diri Peserta didik/konseli dapat memahami ciri-
ciri pribadi yang memiliki rasa percaya diri
serta dapat meningkatkan percaya diri
BIDANG RUMUSAN
TUJUAN LAYANAN
LAYANAN KEBUTUHAN
dengan baik untuk mencapai tujuan
hidupnya
Kemampuan menjaga Peserta didik/konseli mampu memahami
kesehatan dengan baik pentingnya polah hidup bersih dan sehat
serta dapat melakukan kebiasaan hidup
bersih dan sehat sehari-hari yang dapat
mempengaruhi kesehatan
Memiliki ciri-ciri/sifat Peserta didik/konseli mampu memiliki
pribadi yang berkarakter perasaan positif untuk membangun pribadi
yang berkarakter yang akan berkontribusi
pada peningkatan mutu karakter bangsa
Memiliki rasa tanggung Konseli mampu memiliki rasa tanggung
jawab jawab pada diri sendiri
Mengatur jadwal kegiatan Konseli mampu mengatur jadwal kegiatan
sehari-hari sehari-hari dengan baik
Memiliki keluarga yang Peserta didik/konseli memiliki keluarga
harmonis yang harmonis
Merasa nyaman, aman Peserta didik/konseli merasa nyaman, aman
tinggal di rumah sendiri tinggal di rumah sendiri
Mampu menyelesaikan Peserta didik/konseli dapat menyelesaikan
masalah dengan masalah dengan kekeluargaan
kekeluargaan
Menjadi pribadi yang Peserta didik/konseli mampu menjadi
mandiri pribadi yang mandiri
Mampu menyelesaikan Peserta didik/konseli mampu
konflik pribadi menyelesaikan konflik pribadi
Memiliki pengetahuan Peserta didik/konseli memiliki pengetahuan
tentang norma berkeluarga tentang norma berkeluarga
Mengenal lingkungan Seko Peserta didik dapat mengenal aspek-aspek
lah baru penyesuaian diri serta dapat menerapkan
sikap dan kebiasaan dengan lingkungannya
Memiliki pemahaman Peserta didik/konseli dapat mengetahui
tentang kenakalan remaja bentuk atau jenis kenakalan remaja,
dampak terhadap pribadi dan lingkungan
serta berusaha untuk menghindarinya
Memiliki pemahaman Peserta didik/konseli memiliki pemahaman
tentang bahaya rokok tentang bahaya dan dampak rokok bagi
kesehatan tubuh dan lingkungan serta cara
untuk menolak ajakan untuk merokok
dalam bentuk apapun
Memiliki pemahaman Peserta didik/konseli memiliki pemahaman
SOSIAL tentang kesholehan sosial tentag kesolehan social yang berguna untuk
hubungannya dengan Allah SWt. Dan
manusia
Memiliki perilaku sosial Peserta didik/konseli mampu memahami
yang bertanggung jawab pentingnya berprilaku sosial yang baik,
serta memiliki sikap untuk hidup bersosial
yang bertanggung jawab dalam sebuah
masyarakat
Memahami tentang Peserta didik/konseli mampu memahami
bullying tentang bullying, bahaya prilaku bullying,
sebab dan dampak bullying, serta berani
cara melawan tindakan bullying
Memiliki etika bergaul Peserta didik/konseli mampu memahami
BIDANG RUMUSAN
TUJUAN LAYANAN
LAYANAN KEBUTUHAN
dengan teman sebaya norma-norma dalam masyarakat serta dapat
bersosialisasidan bergaul dengan teman
sebaya sesuai dengan etika yang baik
Memiliki sikap sopan Peserta didik mampu memahami nilai-nilai
santun pada orang lain dan cara bertingkah laku sopan santun dlm
kehidupan di luar kelompok teman sebaya
Memiliki pemahaman Peserta didik/konseli dapat memahami
tentang dampak dari media dampak positif dan negatif bermain
social handphone atau media social
Kesadaran sebagai makhluk Peserta didik/konseli memiliki Kesadaran
sosial yang harus sebagai makhluk sosial yang harus
berinteraksi berinteraksi
Kemudahan mencari dan Peserta didik/konseli mudah mencari dan
disenangi teman disenangi teman
Memiliki pemahaman Peserta didik/konseli memiliki pemahaman
tentang hubungan tentang norma hubungan komunikasi
komunikasi dgn lawan jenis dengan lawan jenis
Memahami belajar yang Peserta didik/konseli dapat mengenal sikap
benar di Sekolah dalam belajar serta menerapkan sikap dan
kebiasaan dalam belajar yang baik di Sekol
ah hingga mencapai prestasi yang lebih luas
Memiliki motivasi untuk Peserta didik/konseli mampu memahami
berprestasi pengertian motivasi berprestasi, mengetahui
dan menerapkan cara untuk meningkatkan
motivasi berprestasi
Menemukan cara belajar Peserta didik/konseli dapat memahami dan
yang sesuai dengan gaya mengetahui tentang gaya belajar serta
belajar strategi belajarnya untuk masing-masing
gaya belajar tersebut
Kepedulian orang tua pada Peserta didik/konseli selalu mendapat
kegiatan belajar perhatian orang tua dalam belajarnya
Melaksanakan Tugas Sekol Peserta didik/konseli memiliki kedisiplinan
ah / PR tepat waktu dalam belajar
Mudah memahami Peserta didik dapat memahami teknik
BELAJAR pelajaran memahami pelajaran
Mampu memanfaatkan Peserta didik/konseli dapat memanfaatkan
sumber belajar sumber belajar dalam kegiatan belajarnya
Kesadaran belajar sesuai Peserta didik/konseli dapat mengatur
jadwal waktu belajarnya
Memahami struktur Konseli dapat memahami tentang struktur
kurikulum Sekolah kurikulum Sekolah
Memiliki semangat belajar Peserta didik/konseli memiliki motivasi
dalam belajar
Membentuk belajar Peserta didik/konseli dapat belajar
kelompok di masa pandemi kelompok dengan temannya di masa
pandemic
Mengetahui cara memilih Peserta didik/konseli dapat memilih
sekolah yang sekolah yang diminati/cocok
diminati/cocok
Pemanfaatan Peserta didik/konseli dapat memanfaatkan
perkembangan teknologi teknologi informasi untuk belajar
informasi
KARIR Memperoleh informasi Peserta didik/konseli dapat memanfaatkan
bantuan/beasiswa peluang beasiswa yang ada
BIDANG RUMUSAN
TUJUAN LAYANAN
LAYANAN KEBUTUHAN
Memperoleh penghasilan Peserta didik/ konseli mampu mengatur
untuk biaya hidup kegiatan antara belajar sambil bekerja
Memiliki kemampuan Peserta didik/konseli mampu memilih
untuk memilih kegiatan kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai
ekstra kurikuler dengan bakat, minat dan kemampuannya
Memiliki kemantapan pada Peserta didik/konseli mantap pada pilihan
pilihan peminatan yang peminatan yang telah diambil
diambil
Memahami hubungan hobi, Peserta didik/konseli mampu memahami
bakat, minat, kemampuan peranan hobi, bakat, minat dalam karir
dan karir masa depannya
Memiliki perencanaan karirPeserta didik/konseli mampu memahami
yang baik pentingnya perencanaan karir, langkah-
langkah dalam merencanakan karir serta
mililiki sikap positif dalam meraih
kesuksesan masa depan
Pesertadidik/konseli mampu memantapkan
Mampu memantapkan cita-
cita-cita masa depan sehingga linier
cita masa depan
dengan jurusan di SMA/SMK/MAN/MAK
Memahami masalah Pesertadidik/konseli memahami masalah
peminatan/jurusan di peminatan/jurusan di
SMK/MAK/SMA/MA SMK/MAK/SMA/MA
Memahami cara mendaftar Pesertadidik/konseli memahami cara
online di SMA/SMK mendaftar online di SMA/SMK secara
mandiri
Memahami tentang Pesertadidik/konseli memahami Memahami
peminatan dikelas VII tentang peminatan dikelas VII
Memahami tentang Pesertadidik/konseli memahami Memahami
peminatan dikelas IX tentang peminatan dikelas IX
F. KOMPONEN PROGRAM
1. Layanan Dasar
Layanan dasar adalah proses pemberian bantuan kepada semua peserta
didik/konseli yang berkaitan dengan pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan
sikap dalam bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir yang diperlukan dalam pelaksanaan
tugas-tugas perkembangan mereka. Layanan tersebut merupakan inti pendekatan
perkembangan yang diorganisasikan sekitar perencanaan dan eksplorasi karir,
pengetahuan tentang diri dan orang lain, dan perkembangan belajar.
Identifikasi kebutuhan-kebutuhan peserta didik/konseli (yang dikumpulkan
melalui asesmen kebutuhan dan melalui asumsi teoretik), harapan-harapan sekolah,
harapan orang tua dan harapan masyarakat. Berdasarkan identifikasi tersebut,
deskripsikan kebutuhan-kebutuhan, kemudian tuangkan kebutuhan-kebutuhan dalam
topik-topik layanan yang dibutuhkan oleh seluruh peserta didik/konseli.
2. Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual Peserta Didik
Layanan peminatan dan perencanaan individual merupakan proses pemberian
bantuan kepada semua peserta didik/konseli dalam membuat dan mengimplementasikan
rencana pribadi, sosial, belajar, dan karir. Tujuan utama layanan ini ialah membantu
peserta didik belajar memantau dan memahami pertumbuhan dan perkembangannya
sendiri dan mengambil tindakan secara proaktif terhadap informasi tersebut. Pelayanan
peminatan mulai dari penciptaan untuk menyenangi terhadap mata pelajaran kelompok
peminatan dan bidang keahlian/ kejuruan, memiliki cita-cita pendidikan dan jenis
pekerjaan, sinkronisasi antara cita-cita pendidikan dan jenis pekerjaan dengan mata
pelajaran yang cenderung disenangi, dan pada awal semester 6 mampu menetapkan
peminatannya. Layanan peminatan perlu dilakukan sinergi kerja antar pendidik dalam
satuan pendidikan dan kerjasama satuan pendidikan SMTA dan Pendidikan Agama.
Lanjutan dari pendidikan SMP tersebut dapat juga mulai diberikan secara garis besar,
dan nantinya diperdalam dan diperluas di pendidikan SMTA dan Pendidikan
Keagamaan. Rekomendasi peminatan peserta didik/konseli SMTP disusun oleh guru
bimbingan dan konseling atau konselor dengan cara menganalisis data pretasi akademik
dan non akademik di SD dan SMTP, minat belajar peserta didik di SMP serta
memperhatikan harapan orang tua. Dapat juga memperhatikan data hasil tes kecerdasan,
bakat, dan minat yang diselenggarakan di SMP.
Identifikasi peminatan dan perencanaan individual dapat memfasilitasi peserta
didik/konseli memahami potensi dan keadaan diri, merencanakan masa depan, serta
secara individual mampu memilih dan mengambil keputusan yang tepat dalam
mengembangkan potensi mereka. Hasil identifikasi tersebut dituangkan ke dalam jabaran
mata program.
Aktivitas layanan peminatan dan perencanaan individual yang langsung diberikan
kepada peserta didik/konseli dapat berupa kegiatan bimbingan klasikal, konseling
individual, konseling kelompok, bimbingan kelas besar atau lintas kelas, bimbingan
kelompok, konsultasi dan kolaborasi. Guru bimbingan dan konseling atau konselor
memimpin kolaborasi dengan pendidik pada satuan pendidikan dan berperan
mengkoordinasikan layanan peminatan, memberikan informasi yang luas dan mendalam
tentang kelanjutan studi dan dunia kerja, sampai penetapan dan pemilihan studi lanjut.
3. Layanan Responsif
Layanan responsif adalah pemberian bantuan terhadap peserta didik/konseli yang
memiliki kebutuhan dan masalah yang memerlukan bantuan dengan segera. Tujuan
layanan ini ialah memberikan (1) layanan intervensi terhadap peserta didik yang
mengalami krisis, peserta didik/konseli yang telah membuat pilihan yang tidak bijaksana
atau peserta didik/konseli yang membutuhkan bantuan penanganan dalam bidang
kelemahan yang spesifik dan (2) layanan pencegahan bagi peserta didik/konseli yang
berada di ambang pembuatan pilihan yang tidak bijaksana.
Isi dari layanan responsif ini antara lain berkaitan dengan penanganan masalah-
masalah belajar, pribadi, sosial, dan karir. Berkaitan dengan tujuan program bimbingan
dan konseling di atas, isi layanan responsif yaitu sebagai berikut. Masalah-masalah yang
berkaitan dengan belajar: kebiasaan belajar yang salah dan kesulitan penyusunan rencana
pelajaran. Dalam masalah yang berkaitan dengan karir, misalnya, kecemasan
perencanaan karir, kesulitan penentuan kegiatan penunjang karir, dan kesulitan
penentuan kelanjutan studi. Masalah yang berkaitan dengan perkembangan sosial antara
lain konflik dengan teman sebaya dan keterampilan interaksi sosial yang rendah.
Masalah yang berkaitan dengan perkembangan pribadi antara lain konflik antara
keinginan dan kemampuan yang dimiliki, dan memiliki pemahaman yang tidak jelas
tentang potensi diri.
4. Dukungan Sistem
Dukungan sistem merupakan semua aktivitas yang dimaksudkan untuk
mendukung dan meningkatkan (1) staf bimbingan dan konseling dalam melaksanakan
layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsif, dan (2)
staf personalia sekolah yang lain dalam melaksanakan program-program pendidikan di
sekolah. Komponen dukungan sistem terdiri atas aktivitas manajemen yang menetapkan,
memelihara, dan meningkatkan program bimbingan dan konseling secara keseluruhan.
Dukungan sistem merupakan komponen pelayanan dan kegiatan manajemen, tata
kerja infrastruktur dan pengembangan keprofesionalan konselor secara berkelanjutan
yang secara tidak langsung memberikan bantuan kepada peserta didik atau
memfasilitasi kelancaran perkembangan peserta didik. Aktivitas yang dilakukan dalam
dukungan sistem adalah (1) administrasi, yang di dalamnya termasuk melaksanakan dan
menindaklanjuti asesmen, kunjungan rumah, menyusun dan melaporkan program
bimbingan dan konseling, membuat evaluasi, dan melaksanakan administrasi dan
mekanisme bimbingan dan konseling, serta (2) kegiatan tambahan dan pengembangan
profesi, bagi konselor atau guru kelas yang berfungsi sebagai guru bimbingan dan
konseling, kegiatan pengembangan profesi dilaksanakan sesuai dengan tugasnya sebagai
guru kelas dengan diperkaya oleh kegiatan pelatihan atau lokakarya tentang bimbingan
dan konseling untuk memperkuat kompetensi dalam menjalankan fungsi sebagai guru
bimbingan dan konseling atau konselor. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
(guru sebagai pembelajar) bagi konselor atau guru bimbingan dan konseling dapat
dilakukan dengan moda tatap muka, daring dan kombinasi antara tatap muka dan daring.
Berkaitan dengan pelayanan terhadap program bimbingan dan konseling,
komponen dukungan sistem menangani pengembangan program bimbingan dan
konseling yang meliputi pengelolaan sumber daya dana, materi, dan fasilitas;
pengembangan staf, pendidikan orang tua, konsultasi dengan guru dan personalia
sekolah yang lain; pemanfaatan sumberdaya masyarakat; hubungan masyarakat;
pengembangan profesional konselor, dan penelitian dan pengembangan.
Berkaitan dengan program pendidikan yang lain, komponen dukungan sistem
menangani perencanaan perbaikan kualitas sekolah; aktivitas administratif terkait
layanan bimbingan; kerjasama dengan program pendidikan khusus dan pendidikan
kejuruan. Secara keseluruhan, peran guru bimbingan dan konseling atau konselor dalam
komponen dukungan sistem terutama terdiri atas pengelolaan dan konsultasi program
(Muro & Kottman, 1995).
Tabel 4. Alokasi Waktu untuk Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor
dalam Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SMP
Persentase Perhitungan
Program
Waktu Waktu/Jam
Layanan Dasar 35 – 45 % 35% X 24 = 8,4
Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual 15 – 25 % 25% X 24 = 6,0
Layanan Responsif 25 – 35% 25% X 24 = 6,0
Dukungan Sistem 10 – 15% 15% X 24 = 3,6
Jumlah jam 24,0
G. BIDANG LAYANAN
1. Bidang Pribadi
Suatu proses pemberian bantuan dari guru bimbingan dan konseling atau konselor
kepada peserta didik/konseli untuk memahami, menerima, mengarahkan, mengambil
keputusan, dan merealisasikan keputusannya secara bertanggung jawab tentang
perkembangan aspek pribadinya, sehingga dapat mencapai perkembangan pribadinya
secara optimal dan mencapai kebahagiaan, kesejahteraan dan keselamatan dalam
kehidupannya. Aspek perkembangan peserta didik/konseli yang dikembangka meliputi
(1) memahami potensi diri dan memahami kelebihan dan kelemahannya, baik kondisi
fisik maupun psikis, (2) mengembangkan potensi untuk mencapai kesuksesan dalam
kehidupannya, (3) menerima kelemahan kondisi diri dan mengatasinya secara baik, (4)
mencapai keselarasan perkembangan antara cipta-rasa-karsa, (5) mencapai
kematangan/kedewasaan cipta-rasa-karsa secara tepat dalam kehidupanya sesuai nilai-
nilai luhur, dan (6) mengakualisasikan dirinya sesuai dengan potensi diri secara optimal
berdasarkan nilai-nilai luhur budaya dan agama.
2. Bidang Sosial
Suatu proses pemberian bantuan dari konselor kepada peserta didik/konseli untuk
memahami lingkungannya dan dapat melakukan interaksi sosial secara positif, terampil
berinteraksi sosial, mampu mengatasi masalah-masalah sosial yang dialaminya, mampu
menyesuaikan diri dan memiliki keserasian hubungan dengan lingkungan sosialnya
sehingga mencapai kebahagiaan dan kebermaknaan dalam kehidupannya. Aspek
perkembangan peserta didik/konseli yang dikembangkan meliputi (1) berempati terhadap
kondisi orang lain, (2) memahami keragaman latar sosial budaya, (3) menghormati dan
menghargai orang lain, (4) menyesuaikan dengan nilai dan norma yang berlaku, (5)
berinteraksi sosial yang efektif, (6) bekerjasama dengan orang lain secara bertanggung
jawab, dan (8) mengatasi konflik dengan orang lain berdasarkan prinsip yang saling
menguntungkan.
3. Bidang Belajar
Proses pemberian bantuan guru bimbingan dan konseling atau konselor kepada
peserta didik/ konseli dalam mengenali potensi diri untuk belajar, memiliki sikap dan
keterampilan belajar, terampil merencanakan pendidikan, memiliki kesiapan
menghadapi ujian, memiliki kebiasaan belajar teratur dan mencapai hasil belajar secara
optimal sehingga dapat mencapai kesuksesan, kesejahteraan, dan kebahagiaan dalam
kehidupannya. Aspek perkembangan yang dikembangkan meliputi; (1) menyadari
potensi diri dalam aspek belajar dan memahami berbagai hambatan belajar; (2) memiliki
sikap dan kebiasaan belajar yang positif; (3) memiliki motif yang tinggi untuk belajar
sepanjang hayat; (4) memiliki keterampilan belajar yang efektif; (5) memiliki
keterampilan perencanaan dan penetapan pendidikan selanjutnya; dan (6) memiliki
kesiapan menghadapi ujian.
4. Bidang Karir
Proses pemberian bantuan guru bimbingan dan konseling atau konselor kepada
peserta didik/konseli untuk mengalami pertumbuhan, perkembangan, eksplorasi, aspirasi
dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang hidupnya secara rasional dan
realistis berdasar informasi potensi diri dan kesempatan yang tersedia di lingkungan
hidupnya sehingga mencapai kesuksesan dalam kehidupannya. Aspek perkembangan
yang dikembangkan meliputi; (1) memiliki pemahaman diri (kemampuan, minat dan
kepribadian) yang terkait dengan pekerjaan; (2) memiliki pengetahuan mengenai dunia
kerja dan informasi karir yang menunjang kematangan kompetensi karir; (3) memiliki
sikap positif terhadap dunia kerja; (4) memahami relevansi kemampuan menguasai
pelajaran dengan persyaratan keahlian atau keterampilan bidang pekerjaan yang menjadi
cita-cita karirnya masa depan; (5) memiliki kemampuan untuk mengeksplorasi karir,
dengan cara mengenali ciri-ciri pekerjaan, persyaratan kemampuan yang dituntut,
lingkungan sosiopsikologis pekerjaan, prospek kerja, dan kesejahteraan kerja; memiliki
kemampuan merencanakan masa depan, yaitu merancang kehidupan secara rasional
untuk memperoleh peran-peran yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan kondisi
kehidupan sosial ekonomi; membentuk pola-pola karir; mengenal keterampilan,
kemampuan dan minat; memiliki kemampuan atau kematangan untuk mengambil
keputusan karir.
H. RENCANA OPERASIONAL (ACTION PLAN)
Tabel 5. Rencana Kegiatan (Action Plan)
RENCANA KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BALEENDAH
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
BIDANG KOMPONEN STRATEGI
TUJUAN LAYANAN KELAS MATERI METODE MEDIA EVALUASI
LAYANAN PROGRAM LAYANAN
Peserta didik/konseli mampu Implementasi
memahami pentingnya iman dan Iman dan
Layanan 7, 8 dan Proses Dan
PRIBADI taqwa pada Tuhan YME serta dapat Melalui media Taqwa dalam Leaflet daring Disebar di WAG
Dasar 9 Hasil
hidup rukun, damai dan saling kehidupan
menghormati antar umat beragama modern
Peserta didik/konseli mampu Layanan 7, 8 dan Hikmah di balik Konseling melalui Proses Dan
Melalui media Disebar di WAG
memahami hikmah dibalik covid-19 Responsif 9 covid-19 elektronik Hasil
Peserta didik/konseli dapat menjadi Kejujuran dan
Google meet, G
individu yang memiliki integritas diri Integritas
Layanan Bimbingan oogle Classroo Proses Dan
serta dapat memancarkan 7 Daring, Luring
Dasar Klasikal m, dan print Hasil
kepercayaan diri dan sikap yang tidak
out materi
mementingkan diri sendiri
Peserta didik/konseli dapat menjadi Pengembanga Kebiasaan
individu yang memiliki sikap jujur Layanan n media 7, 8 dan mencontek dan Proses Dan
Video Youtube
dan tidak mencontek Dasar bimbingan 9 akibatnya Hasil
dan konseling
Peserta didik/konseli dapat menjadi Mengelola
Layanan Proses Dan
individu yang mampu mengendalikan Melalui media 7 dan 9 emosi dengan Poster Disebar di WAG
Dasar Hasil
emosi baik
Peserta didik/konseli mampu Sikap dan
membedakan perilaku agresif dan Perilaku Asertif
asertif, menerapkan prilaku asertif Layanan Proses Dan
Melalui media 7 dan 9 Poster WAG
dengan teman-temannya serta responsif Hasil
mengembangkan sikap asertif untuk
menunjang prestasi
Peserta didik/konseli dapat Layanan Bimbingan 7 Konsep diri Ceramah daring WAG Proses Dan
memahami dan menemukan unsur- remaja
unsur konsep diri serta memahami
dan menerima kelebihan dan Dasar Klasikal Hasil
kekurangan secara wajar dan penuh
rasa syukur
Peserta didik dapat mengenal dan Potensi diri
menggali potensi diri serta berusaha Layanan Bimbingan remaja WAG/google Proses Dan
7 dan 9 Ceramah daring
mengoptimalkannya untuk meraih Dasar kelompok meet Hasil
sukses masa depan
Peserta didik/konseli mampu Psikologi remaja
mengenal ciri-ciri perkembangan dan
Layanan Konseling Proses Dan
remaja, dapat memahami tugas 7 dan 9 permasalahann Poster WAG
Responsif elektronik Hasil
perkembangan, mengatasi masalah ya
yang dihadapi dalam perkembangan
Peserta didik/konseli mampu Kepribadian
mengenal tipe-tipe kepribadian Manusia
Layanan Proses Dan
manusia, mengenal kepribadian yang Melalui media 7 dan 9 Video YouTube
responsive Hasil
dimiliki serta dapat tumbuh menjadi
pribadi yang matang
Peserta didik/konseli Mem
dapat memahami ciri-ciri pribadi bangun Rasa
Lay Bim Pr
yang memiliki rasa percaya diri Percaya Diri Ceram Powe
anan bingan 9 oses Dan
serta dapat meningkatkan ah daring r point/pdf
Dasar Klasik Hasil
percaya diri dengan baik untuk
mencapai tujuan hidupnya
Peserta didik/konseli Pola
mampu memahami pentingnya Hidup Bersih
Kol
polah hidup bersih dan sehat Duk 7 dan Sehat Disesui Dises Pr
aborasi dg
serta dapat melakukan kebiasaan ungan dan kan oleh guru uikan oleh oses Dan
guru
hidup bersih dan sehat sehari- system 9 mapel guru maple Hasil
maple PLH
hari yang dapat mempengaruhi
kesehatan
Peserta didik/konseli mampu Layanan Konseling 7 dan 9 Menjadi pribadi poster Diposting di Proses Dan
memiliki perasaan positif untuk Responsif elektronik yang Instagram Hasil
membangun pribadi yang berkarakter
berkarakter yang akan berkontribusi
pada peningkatan mutu karakter
bangsa
Konseli mampu memiliki rasa Layanan Konseling 7, 8 dan Rasa tanggung Diposting di Proses Dan
poster
tanggung jawab pada diri sendiri Responsif elektronik 9 jawab Instagram Hasil
Konseli mampu mengatur jadwal Mengatur
Layanan Konseling 7, 8 dan Diposting di Proses Dan
kegiatan sehari-hari dengan baik jadwal kegiatan poster
Responsif elektronik 9 Instagram Hasil
sehari-hari
Peserta didik/konseli memiliki Layanan Konseling Keluarga yang Diposting di Proses Dan
7 dan 9 poster
keluarga yang harmonis Responsif elektronik harmonis Instagram Hasil
Peserta didik/konseli merasa Rumahku
Layanan Konseling Diposting di Proses Dan
nyaman, aman tinggal di rumah 7 dan 9 surgaku poster
Responsif elektronik Instagram Hasil
sendiri
Peserta didik/konseli dapat Mengatasi
Disesuaikan de
menyelesaikan masalah dengan Dukungan 7, 8 dan masalah dgn Disesuaikan deng Proses Dan
Home visit ngan
kekeluargaan sistem 9 anggota an kebutuhan Hasil
kebutuhan
keluarga
Peserta didik/konseli mampu Layanan Bimbingan Menjadi pribadi Proses Dan
7 Daring dan luring Power point
menjadi pribadi yang mandiri Dasar Klasik mandiri Hasil
Peserta didik/konseli mampu Layanan Konseling 7, 8 dan Kiat mengatasi Proses Dan
Daring dan luring Lembar kerja
menyelesaikan konflik pribadi responsif individu 9 konflik pribadi Hasil
Peserta didik/konseli memiliki Norma keluarga
Layanan Konseling Proses Dan
pengetahuan tentang norma 7 dan 9 Daring dan luring Lembar kerja
responsif individu Hasil
berkeluarga
Peserta didik/konseli dapat Penyesuaian
mengenal aspek-aspek penyesuaian Layanan Konseling Diri Remaja di Proses Dan
SOSIAL 7 Daring dan luring Lembar kerja
diri serta dapat menerapkan sikap responsif indiivdu Madrasah Baru Hasil
dan kebiasaan dengan lingkungannya
Peserta didik/konseli dapat Kenakalan
mengetahui bentuk atau jenis Remaja dan
Layanan Bimbingan Proses Dan
kenakalan remaja, dampak terhadap 7 dan 9 Cara Daring dan luring Pdf/ppt
Dasar klasik Hasil
pribadi dan lingkungan serta Menghindarinya
berusaha untuk menghindarinya
Peserta didik/konseli memiliki Bahaya rokok,
pemahaman tentang bahaya dan NAPZA,
dampak rokok bagi kesehatan tubuh Bimbingan NARKOLEMA Proses Dan
Layanan dasar 7 dan 9 Daring dan luring Pdf/ppt
dan lingkungan serta cara untuk klasik dan dampaknya Hasil
menolak ajakan untuk merokok
dalam bentuk apapun
Peserta didik/konseli mampu Prilaku sosial
memahami pentingnya berprilaku yang
sosial yang baik, serta memiliki sikap Layanan bertanggung Proses Dan
Melalui media 7 dan 9 Daring dan luring Media BK
untuk hidup bersosial yang responsif jawab Hasil
bertanggung jawab dalam sebuah
masyarakat
Peserta didik/konseli mampu Stop Bullying !
memahami tentang bullying, bahaya
7, 8 dan Proses Dan
prilaku bullying, sebab dan dampak Layanan dasar Melalui media Daring dan luring Media BK
9 Hasil
bullying, serta berani cara melawan
tindakan bullying
Peserta didik/konseli mampu Etika pergaulan
memahami norma-norma dalam dengan teman
masyarakat serta dapat Layanan Bimbingan 7, 8 dan sebaya Proses Dan
Daring dan luring Lembar kerja
bersosialisasidan bergaul dengan responsif kelompok 9 Hasil
teman sebaya sesuai dengan etika
yang baik
Peserta didik/konseli mampu Sikap sopan
memahami nilai-nilai dan cara santun dalam
Layanan Konseling Proses Dan
bertingkah laku sopan santun dalam 7 dan 9 kehidupan Daring WAG
responsif elektronik Hasil
kehidupan di luar kelompok teman
sebaya
Peserta didik/konseli dapat Dampak
memahami dampak positif dan handphone Proses Dan
Layanan dasar Media BK 7 dan 9 video Youtube
negatif bermain handphone atau (medsos) Hasil
media sosial
Peserta didik memiliki Kesadaran Layanan Media BK 7 dan 9 Interaksi poster Google Classroo Proses Dan
sebagai makhluk sosial yang harus Responsif sebagai m Hasil
berinteraksi makhluk social
Peserta didik/konseli mudah mencari Pergaulan
Layanan Bimbingan Proses Dan
dan disenangi teman 9 bebas/pernikah Daring dan luring PDF/print out
Dasar klasik Hasil
an dini
Peserta didik/konseli memiliki Hubungan
pemahaman tentang norma Layanan komunikasi Proses Dan
Media BK 7 dan 9 poster GCR
hubungan komunikasi dengan lawan Dasar dengan lawan Hasil
jenis jenis
Peserta didik/konseli dapat Kiat sukses
mengenal sikap dalam belajar serta belajar di SMA-
menerapkan sikap dan kebiasaan Layanan Bimbingan MA Proses Dan
BELAJAR 9 Daring/luring Pdf/print out
dalam belajar yang baik di SMA-MA Dasar Klasik Hasil
hingga mencapai prestasi yang lebih
luas
Peserta didik/konseli mampu Motivasi
memahami pengertian motivasi berprestasi
Layanan Proses Dan
berprestasi, mengetahui dan Media BK 7 dan 9 Video Youtube
Dasar Hasil
menerapkan cara untuk
meningkatkan motivasi berprestasi
Peserta didik/konseli dapat Strategi belajar
memahami dan mengetahui tentang sesuai dengan
Layanan Bimbingan Proses Dan
gaya belajar serta strategi belajarnya 7 gaya belajar Video GCR
Dasar Klasik Hasil
untuk masing-masing gaya belajar
tersebut
Peserta didik/konseli selalu Kepedulian
mendapat perhatian orang tua dalam Dukungan 7, 8 dan orang tua Disesuaikan dg Disesuaikan dg Proses Dan
Home visit
belajarnya sistem 9 terhadap kebutuhan kebutuhan Hasil
belajar anak
Peserta didik/konseli memiliki Disiplin
Layanan Konseling 7, 8 dan Proses Dan
kedisiplinan dalam belajar Mengerjakan Daring/luring GCR
responsif elektronik 9 Hasil
Tugas
Peserta didik/konseli dapat Tips memahami
Layanan 7, 8 dan Proses Dan
memahami teknik memahami Media BK pelajaran poster GCR
responsif 9 Hasil
pelajaran
Peserta didik/konseli dapat Manfaat Disesuaikan dg
memanfaatkan sumber belajar Layanan Konseling 7, 8 dan sumber belajar konseli (directive, Proses Dan
Lembar kerja
dalam kegiatan belajarnya responsif individu 9 non-directive dan Hasil
eklektif)
Peserta didik/konseli dapat Belajar sesuai Diseuaikan dg Diseuaikan dg
Layanan Konseling 7, 8 dan Proses Dan
mengatur waktu belajarnya jadwal kebutuhan kebutuhan
responsif kelompok 9 Hasil
konseli konseli
Peserta didik/konseli memiliki Layanan Motivasi belajar Proses Dan
Media BK 7 dan 9 poster GCR
motivasi dalam belajar Dasar Hasil
Peserta didik/konseli dapat belajar Belajar
Layanan Bimbingan Proses Dan
kelompok dengan temannya 7 dan 9 kelompok yang Daring/luring Lembar kerja
Dasar kelompok Hasil
efektif
Peserta didik/konseli dapat memilih Layanan Per. Mengetahui cara
Proses Dan
KARIR lembaga bimbingan belajar yang Dan Media BK 9 memilih sekolah poster WAG/GCR
Hasil
tepat peminatan yang diminati
Peserta didik/konseli dapat Layanan Per. Memanfaatkan
Proses Dan
memanfaatkan teknologi informasi Dan Media BK 7 dan 9 IT untuk meraih leaflet WAG/GCR
Hasil
untuk belajar peminatan prestasi
Peserta didik/konseli dapat Layanan Per. Strategi
Bimbingan Proses Dan
memanfaatkan peluang beasiswa Dan 9 memperoleh Daring/luring Ppt/print out
klasik Hasil
yang ada peminatan Beasiswa
Peserta didik/ konseli mampu Layanan Per. Kiat belajar
Konseling Disesuiakan dg Disesuiakan dg Proses Dan
mengatur kegiatan antara belajar Dan 7 dan 9 sambil bekerja
individu kebutuhan kebutuhan Hasil
sambil bekerja peminatan
Peserta didik/konseli mampu Cara memilih
Layanan Per.
memilih kegiatan ekstra kurikuler Bimbingan Ekskul Proses Dan
Dan 7 Daring/luring Ppt/print out
yang sesuai dengan bakat, minat dan klasik Hasil
peminatan
kemampuannya
Peserta didik/konseli mantap pada Layanan Per. Mantap pada
Wawancara Format Proses Dan
pilihan peminatan yang telah diambil Dan 9 pilihan luring
karir wawancara Hasil
peminatan peminatan
Peserta didik/konseli mampu Layanan Per. Bimbingan 9 Hobi, bakat, Daring/luring Ppt/pdf Proses Dan
memahami peranan hobi, bakat, Dan klasik minat, Hasil
minat dalam karir masa depannya peminatan kemamapuan
dan Karir
Peserta didik/konseli mampu Perencanaan
memahami pentingnya perencanaan Karir Masa
Layanan Per.
karir, langkah-langkah dalam Wawancara Depan Format Proses Dan
Dan 9 luring
merencanakan karir serta mililiki karir wawancara Hasil
peminatan
sikap positif dalam meraih
kesuksesan masa depan
Pesertadidik/konseli mampu Cita-citaku tidak
Layanan Per.
memantapkan cita-cita masa depan Bimbingan terhalang covid- Proses Dan
Dan 7 Daring/luring Ppt/pdf
sehingga linier dengan jurusan di klasik 19 Hasil
peminatan
SMA/SMK/MAN/MAK
Pesertadidik/konseli memahami Layanan Per. Pohon Karir
Proses Dan
masalah peminatan/jurusan di Dan Media BK 7 dan 9 poster GCR
Hasil
SMK/MAK/SMA/MA peminatan
Pesertadidik/konseli memahami cara Layanan Per. PPDB online
Bimbingan Proses Dan
mendaftar online di SMA/SMK secara Dan 9 Daring/luring Ppt/pdf
Klasik Hasil
mandiri peminatan
Bulan Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni
A. PERSIAPAN
1. Konsulltasi
2. Rapat
koordinasi
3. Sosialisasi
B. PELAKSANAAN
1. LAY
ANAN DASAR
a. Bimbingan Klasikal
b. Bimbingan kelompok
c. Bimbingan kelas
besar/lintas kelas
d. Pengembangan media
bimbingan dan
konseling
2. PEM
INATAN DAN
PERENCANAAN
INDIVIDUAL
a. Tahap pengungkapan
b. Tahap pemahaman
c. Tahap penentuan
pilihan
3. LAY
ANAN RESPONSIF
a. Konseling individual
dan kelompok
c. Konsultasi
d. Konferensi kasus
e. Advokasi
4. DUK
UNGAN SISTEM
a. Pengembangan jejaring
b. Kegiatan Manajemen
c. PKB (Pengembangan
Keprofesionalan
Berkelanjutan)
PROGRAM TAHUNAN BIMBINGAN KONSELING
SATUAN PENDIDIKAN : SMPN 1 Baleendah Kab. Bandung. TAHUN AJARAN : 2021/2022
KELAS : VII, VIII, dan IX GURU BK/KONSELOR : Omar Mardiana, [Link], [Link]
Layanan-layanan :
BIDANG KOMPONEN STRATEGI
TUJUAN LAYANAN KELAS MATERI METODE MEDIA EVALUASI
LAYANAN LAYANAN LAYANAN
Bahan bacaan,
Peserta didik/konseli mampu
video/slide tentang
memahami dan menerima Layanan dasar Bimbingan klasikal VIII Perubahan fisik remaja Diskusi Proses dan hasil
pertumbuhan fisik
perubahan fisik yang dialami
remaja
Peserta didik/konseli Layanan Konseling Konseling Individual VII Sesuai dengan permasalahan Diskusi Proses dan hasil
mampu memahami Perorangan yang muncul dan tindak lanjut
permasalahan tentang
BIDANG KOMPONEN STRATEGI
TUJUAN LAYANAN KELAS MATERI METODE MEDIA EVALUASI
LAYANAN LAYANAN LAYANAN
1. Potensi diri
2. Kiat menyalurkan bakat,
minat, kegemaran, hobi
3. Kebiasaan sehari-hari di
rumah; kegiatan rutin,
Peserta didik/konseli membantu orang tua,
mampu memahami topik
Layanan Bimbingan Bimbingan Kelompok VII belajar Diskusi Bahan bacaan Proses dan hasil
tentang perkembangan,
Kelompok 4. Hidup sehat dan bersih
potensi, kemampuan dan
kondisi diri 5. Masalah banjir dan sampah
6. Masalah lingkungan belajar
yang bersih.
7. Dan Topik lainnya yang
sedang actual dan uptodate
Peserta didik/konseli Aplikasi Instrumentasi VII, VIII, 1. Tes Inteligensi Proses dan Hasil
mampu memahami Intrumen IX 2. Tes Bakat
tes dan non tes untuk
mengungkap-kan kondisi 3. Inventori Kepribadian: Self-
tentang pengembangan, Esteem; Locus of Control
potensi, kemampuan dan diri 4. Inventori Tahap
siswa
Perkembangan
BIDANG KOMPONEN STRATEGI
TUJUAN LAYANAN KELAS MATERI METODE MEDIA EVALUASI
LAYANAN LAYANAN LAYANAN
2. Berani bertanya
3. Menyampaikan pendapat
secara lugu (asertive)
kepada orang lain
kompetensi dan kebiasaan Konten 4. Berani mengkomunikasi-
dalam kehidupan sosial kan/melaporkan suatuhal.
5. Menghargai orang lain
6. (meminta maaf,
mengucapkan terima kasih,
dan salam)
Peserta didik/konseli dapat
Layanan responsif Konseling individual VIII Art therapy Media seni Proses dan hasil
mengatasi trauma karena bullying
1. Hubungan muda-mudi
2. Suasana hubungan di
sekolah: antarsiswa, guru-
siswa, antarpersonil sekolah
lainnya
Topik tentang potensi, kemampuan 3. Peristiwa sosial di
Layanan Bimbingan Bimbingan Kelompok VII Diskusi Bahan bacaan Proses dan hasil
dan kondisi hubungan social Kelompok masyarakat: demo brutal,
bentrok antarwarga
4. Fungsi dan peran tokoh
masyarakat
5. Perbedaan gender
6. Topik uptodate dan actual
Intrument tes dan non tes untuk Aplikasi Instrumentasi VII 1. Inventori Hubungan Sosial Proses dan hasil
mengungkapkan potensi, 2. Sosiometri
kemampuan dan kondisi hubungan
social
BIDANG KOMPONEN STRATEGI
TUJUAN LAYANAN KELAS MATERI METODE MEDIA EVALUASI
LAYANAN LAYANAN LAYANAN
1. Suka menyendiri
2. Menganggu teman
Pembahasan kasus-kasus masalah VII, VIII, 3. Bullying
Konferensi Kasus Diskusi Bahan bacaan Proses dan hasil
sosial tertentu yang dialami siswa IX 4. Malak/ngompas
5. Corat coret
6. Menghilangkan barang
BELAJAR
Melengkapi dan memperkuat Layanan Penguasaan VII 1. Menyusun jadwal belajar Diskusi Bahan bacaan Proses dan hasil
layanan penempatan dan Konten 2. Bertanya/menjawab di
penyaluran kegiatan belajar dan dalam kelas
BIDANG KOMPONEN STRATEGI
TUJUAN LAYANAN KELAS MATERI METODE MEDIA EVALUASI
LAYANAN LAYANAN LAYANAN
A. PERSIAPAN
1. Pembagian tugas guru bimbingan dan Tercapainya efektivitas layanan
Juli
konseling atau konselor Bimbingan dan Konseling
2. Assesmen Kebutuhan
Terungkapnya kebutuhan peserta
VII, VIII, IX Juli - Agustus
didik/konseli
3. Menyusun Program Bimbingan dan Layanan Bimbingan dan Konseling
Juli - Agustus
Konseling lebih terarah dan tepat sasaran
4. Konsultasi Program Bimbingan dan Tercapainya keberhasilan layanan
Juli - Agustus
Konseling Bimbingan dan Konseling
1) Pemahaman
Tatap muka dan pemberikan informasi
a. Bimbingan klasikal V V 2) Pengembangan kepada peserta didik/konseli sesuai VII, VIII, IX
dengan program bimbingan
c. Bimbingan kelompok
Pemahaman dan Terlayaninya kebutuhan melalui
VII, VIII, IX
pengembangan bimbingan kelompok
e. Papan bimbingan
Peserta didik/konseli memperoleh
VII, VIII, IX
informasi melalui media tulis
f. Leaflet
Peserta didik/konseli memperoleh
I. PENGEMBANGAN TEMA/TOPIK
N Bidang
SKKPD Masalah Tema
O Layanan
Mempersiapkan diri, Berdasarkan
menerima dan bersikap hasil tabulasi
positif serta dinamis DCM persentase
Perubahan fisik
1. terhadap perubahan fisik dan tertinggi Pribadi
remaja
psikis yang terjadi pada diri (11,97%) pada
sendiri untuk kehidupan poin tidak
yang sehat percaya diri
Berdasarkan
hasil tabulasi
DCM persentase Perilaku
Mencapai kematangan
tertinggi bullying dan
2. hubungan dengan teman Sosial
(14,53%) pada cara
sebaya
poin konflik menghindarinya
dengan teman
sebaya
Mengembangkan
pengetahuan dan Berdasarkan
keterampilan sesuai dengan hasil tabulasi
kebutuhannya untuk DCM persentase
Cara belajar
3. mengikuti dan melanjutkan tertinggi Belajar
yang efektif
pelajaran dan atau (10,26%) pada
mempersiapkan karir serta poin malas
berperan dalam kehidupan belajar
masyarakat
Berdasarkan
hasil tabulasi
Mengenal kemampuan bakat, DCM persentase
minat, serta arah tertinggi (7,69%)
4. Karir Peminatan
kecenderungan karir dan pada poin
apresiasi seni …..dengan
ragam kegiatan
……
bimbingan dan konseling berdasar pada ukuran (standar) tertentu. Dengan demikian,
tentang efisiensi, keefektifan, dan dampak dari program dan layanan bimbingan dan
konseling terhadap perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir peserta didik/ konseli.
Evaluasi berkaitan dengan akuntabilitas sebagai ukuran seberapa besar tujuan bimbingan
dan konseling telah dicapai. Penilaian dilakukan seorang Konselor/ Guru BK pada dua hal :
yaitu :
analisa hasil penilaian proses selama kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling
berlangsung.
hasilnya.
Jumlah
Uraian Harga
NO Spesifikasi Volume Harga + Manfaat Ket
Kegiatan Satuan (Rp)
Pajak (Rp)
Penempatan siswa,
Tes Psikologis
1. Asesmen peminatan 250 siswa 90.000,- 25.875.000 pendampingan
Siswa Kelas IX
peminatan
4. Buku Besar 3 PAK 95.000,- 327.750 Sda
5. Folio bergaris 3 PAK 25.000,- 86.250 Sda
6. stapler 3 BUAH 25.000,- 86.250 Sda
7. isi stapler 12 buah 3000,- 48.300 Sda
8. Spidol, 24 buah 8000,- 220.800 Sda
9. penghapus white board 1 buah 4000,- - Sda
10. Media BK Papan bimbingan 1 buah 1.300.000,- 1.495.000 Lay. via media
Home Visit,
Tiap bulan 2,5% 2,5% x 1050 siswa, 10 263 Kali/ 15. Memahami kondisi
11. 50.000,-
dari jumlah bulan = 263 siswa siswa 122.500 sosial siswa
siswa (10 bulan)
Foto Copy
12. 10 bulan, 32 kelas 8960 lembar 150,- Kelengkapan data siswa
Absen dan rekab 1.545.600
Flash disk 32 86
14. 2 buah 375000 Kelengkapan data siswa
GB 2.500
69
15. Pengadaan CD 2 kotak 300000 Kelengkapan data siswa
0.000
3
16. Refill tinta infus 6 set 50000 Sda
6.000
Total Ajuan Anggaran 49.144.450