0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan17 halaman

Penyajian Algoritma dengan Flowchart

Flowchart dan pseudocode merupakan notasi algoritma yang digunakan untuk menyajikan dan mendokumentasikan algoritma. Flowchart menggunakan simbol-simbol untuk menyatakan setiap langkah algoritma dan garis untuk menghubungkan antarlangkah, sedangkan pseudocode menyerupai bahasa pemrograman untuk mewakili algoritma. Struktur dasar algoritma terdiri atas sekuensial, percabangan, dan pengulangan.

Diunggah oleh

wardhanie
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan17 halaman

Penyajian Algoritma dengan Flowchart

Flowchart dan pseudocode merupakan notasi algoritma yang digunakan untuk menyajikan dan mendokumentasikan algoritma. Flowchart menggunakan simbol-simbol untuk menyatakan setiap langkah algoritma dan garis untuk menghubungkan antarlangkah, sedangkan pseudocode menyerupai bahasa pemrograman untuk mewakili algoritma. Struktur dasar algoritma terdiri atas sekuensial, percabangan, dan pengulangan.

Diunggah oleh

wardhanie
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Flowchart

1. Penyajian Algoritma
2. Struktur Dasar Algoritma

17
Notasi Algoritma
Tiga cara menyajikan algoritma :
1. Deskriptif
2. Flowchart
3. Pseudocode
Biasanya dipakai untuk dokumentasi
Flowchart
Flow (alir) dan chart (diagram).
• Alat untuk menyajikan algoritma
• Setiap langkah algoritma dinyatakan
dalam bentuk simbol
• Satu langkah ke langkah yang lain
dinyatakan dengan garis.
Simbol Flowchart

Start / End

Proses

Input / Output

Percabangan

Koneksi dua bagian flowchart

Garis Alir

20
Contoh Flowchart
• Menambah 2 bilangan Start

Masukkan
A dan B

C=A+B

Tampilkan C

End
Contoh Flowchart
• Mengetahui bilangan ganjil/ genap
Start

Masukkan A

Bagi A dengan 2

ya Apakah sisa tidak


hasil bagi = 0 ?

“Genap” “Ganjil”

End
Pseudocode
Pseudo (semu) dan code (kode).
• Notasi algoritma yang menyerupai
bahasa pemrograman
• Lebih mudah dikonversi menjadi
program
• Menyederhanakan kalimat manusia
Contoh Pseudocode
• Menambah 2 bilangan
Start 1. Start
2. A5
Masukkan 3. B  10
A dan B
4. CA+B
C=A+B
5. print(C)
6. End

Tampilkan C

End
Contoh Pseudocode
• Mengetahui bilangan ganjil/ genap
Start
1. Start
Masukkan A 2. Masukkan A
Bagi A dengan 2
3. Sisa = A MOD 2
4. IF (Sisa = 0)
ya
5. Cetak “Genap”
Apakah sisa tidak
hasil bagi = 0 ? 6. Else
“Genap” “Ganjil” 7. Cetak “Ganjil”
8. End
End
Struktur Dasar Algoritma
Serumit apapun algoritma tidak akan
keluar dari 3 struktur dasar berikut :
1. Sekuensial
2. Percabangan (seleksi)
3. Pengulangan
Struktur Sekuensial
• Langkah algoritma dilakukan secara berurutan

Langkah 1 Start

Masukkan
A dan B
Langkah 2

C=A+B

Langkah 3
Tampilkan C

Langkah 4
End

27
Struktur Seleksi
• Langkah algoritma dilakukan sesuai pilihan kondisi
Start

Masukkan A
Kondisi
Benar Salah
Bagi A dengan 2

Langkah 1 Langkah 2
ya Apakah sisa tidak
hasil bagi = 0 ?

“Genap” “Ganjil”
Langkah 3

End

28
Struktur Pengulangan
• Langkah algoritma dilakukan selama kondisi benar
N 0

Kondisi
N<3

Salah Benar
Benar
Salah
Tampilkan
Langkah “Hallo”

Selesai NN+1

Selesai

29
Buatlah Flowchart & Pseudocode
1. Swalayan akan memberi diskon 10% jika
belanja lebih dari 100.000. Buat algoritma
untuk menghitung total bayar dari
pembeli.
2. Buat algoritma untuk menampilkan tabel
sebagai berikut :
1 1
2 4 Let’s
discuss!
3 9
4 16
30
Bahasa Algoritmik  Pemrograman

31
Bahasa Algoritmik  Pemrograman

32
Bahasa Algoritmik  Pemrograman

33

Anda mungkin juga menyukai