Soal UTS Manajemen Operasional
Universitas Prima Indonesia
2020
Nama : Felix Wiranata
NIM : 193304020376
Kelas : Manajemen 3 Sore B
1. Sebutkan dan jelaskan fungsi manajemen operasional
Fungsi Perencanaan ( Planning )
Dalam perencanaan, manajer operasi bertugas untuk menentukan suatu tujuan
subsistem operasi dari suatu organisasi/perusahaan dan mengembangkan sebuah
program, prosedur dan kebijakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
Fungsi Proses ( Processing )
Manajemen operasional ini memiliki fungsi yang dilaksanakan dengan
memimpin, mengawasi serta memotivasi karyawan untuk melaksanakan tugas
operasional. Hal ini bersifat teknis, diantaranya berupa metode yang dipakai
dalam mengolah bahan baku produksi.
Fungsi Pengorganisasian ( Organizing )
Dalam pengorganisasian, manajer operasi menentukan sebuah struktur
departemen, divisi, bagian, grup, seksi, dan individu dalam suatu subsistem
operasi untuk mencapai suatu tujuan organisasi.
Fungsi Pengendalian atau Pengawasan ( controlling )
Manajemen operasi berfungsi untuk mengembangkan sebuah standar dan jaringan
komunikasi yang dibutuhkan agar sebuah pengorganisasian dan penggerakan
sesuai dengan yang direncanakan dalam mencapai tujuan.
2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas
Faktor Teknis
Faktor Teknis adalah faktor yang meliputi penentuan lokasi, tata letak dan ukuran
pabrik atau mesin produksi yang tepat, penggunaan mesin dan peralatan yang
benar, teknis penelitian dan pengembangan serta penerapan komputerisasi dan
otomatisasi pada produksi yang bersangkutan. Jika perusahaan menggunakan
teknologi terbaru dengan tepat, maka produktivitas akan semakin tinggi.
Faktor produksi
Faktor Produksi adalah faktor yang meliputi perencanaan, pengkordinasian dan
pengendalian produksi, penggunaan bahan baku yang berkualitas baik serta
penyederhanaan dan standarisasi proses produksi. Jika semua faktor produksi
dapat berjalan dengan baik maka akan meningkatkan produktivitas.
Faktor Organisasi
Faktor Organisasi adalah faktor berkaitan dengan jenis organisasi yang
digunakan, pendefinisian dengan jelas otoritas dan tanggung jawab setiap
individu dan departemen serta pembagian kerja dan spesialitas terhadap pekerjaan
yang dilakukan.
Faktor Personil
Faktor Personil merupakan faktor yang secara langsung mempengaruhi
Produktivitas sebuah organisasi. Individu atau tenaga kerja yang tepat harus
ditempatkan di posisi yang tepat pula. Tenaga kerja yang lulus seleksi harus diberi
pelatihan dan pengembangan yang tepat serta memberikan kondisi dan
lingkungan kerja yang baik. Individu yang telah menjadi karyawan ini harus
termotivasi dengan baik, baik secara finansial maupun motivasi non-finansial.
Keamanan pekerjaan, kesempatan memberikan saran atau pendapat dan
kesempatan untuk dipromosi juga secara langsung mempengaruhi produktivitas
kerja suatu organisasi.
Faktor Finansial ( keuangan )
Keuangan merupakan darah dari sebuah bisnis, oleh karena itu harus terdapat
perencanaan dan pengendalian keuangan yang baik terhadap keuangan atau modal
kerja. Penggunaan modal atau pemborosan keuangan harus dihindari. Manajemen
harus memperhitungkan dengan baik pengembalian atas modal yang mereka
investasikan. Keuangan yang yang dikelola dengan baik akan meningkatkan
produktivitas suatu perusahaan atau organisasi.
Faktor Manajemen
Suatu manajemen yang bersifat ilmiah, profesional, berorientasi masa depan, tulus
dan kompeten akan secara positif mempengaruhi produktivitas organisasinya.
Manajemen yang dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia
untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan biaya terendah, menggunakan
teknik produksi terbaru, memberikan lingkungan kerja yang baik dan selalu
memotivasi karyawannya akan secara signifikan meningkatkan produktivitas
organisasinya.
Faktor Pemerintah
Peraturan dan Kebijakan pemerintah seperti peraturan ketenagakerjaan, kebijakan
fiskal yang meliputi suku bunga dan perpajakan akan sangat berpengaruh pada
produktivitas suatu organisasi. Manajemen organisasi yang memiliki pengetahuan
tentang peraturan dan kebijakan pemerintah serta menjaga hubungan yang baik
dengan pemerintah akan dapat meningkatkan produktivitas organisasinya.
Faktor Lokasi
Produktivitas kerja suatu organisasi juga sangat tergantung pada lokasi dimana
organisasi tersebut berada. Faktor lokasi tersebut diantaranya seperti fasilitas
infrastruktur, kedekatan dengan pasar, kedekatan dengan sumber bahan baku,
tenaga kerja yang terampil dan lain-lainnya.
3. Sebutkan dan jelaskan fasilitas yang dibutuhkan dalam Supply Chain Management
Adapun fasilitas yang dibutuhkan dalam SCM adalah :
1. Pabrik berat: faktor-faktor yang diperlukan untuk menentukan lokasi pabrik
berat adalah; biaya konstruksi, biaya tanah,
2. Industri ringan: faktor-faktor yang di pertimbangkan dalam menentukan lokasi
industri ringan adalah; biaya konstruksi, biaya lahan, kemudahan mengakses
daerah secara geografi, pelatihan dan pendidikan.
3. Gudang : faktor-faktor yang di pertimbangkan dalam menentukan lokasi
gudang adalah; biaya transportasi, kedekatan dengan pasar.
4. Retail.
faktor-faktor yang di pertimbangkan dalam menentukan lokasi retail adalah;
kedekatan dengan konsumen, dan lokasi adalah segalanya.
4. Jelaskan Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan lokasi industri
ringan dalam rangka Supply Chain Management.
Kedekatan dengan pelanggan
Biaya distribusi dan biaya-biaya lainnya yang terkait dengan distribusi akan
meningkat seiring dengan jarak antara fasilitas produksi dengan pelanggan.
Semakin jauh jarak antara pabrik dengan pelanggan, semakin tinggi pula biaya
distribusinya.
Kedekatan Dengan pemasok ( bahan Mentah / bahan pendukung )
Berdekatan dengan pemasok bahan mentah dan bahan-bahan pendukungnya akan
menjamin stabilitas pasokan serta mengurangi biaya bahan mentah dan bahan
pendukung akibat tingginya biaya pengiriman barang-barang tersebut.
Fasilitas Transportasi
Fasilitas Transportasi merupakan salah satu pertimbangan penting dalam
menentukan lokasi produksi. Kecepatan transportasi menjamin pasokan bahan
mentah dan bahan pendukung produksi untuk perusahaan serta pengiriman barang
jadi ke Pelanggan. Pemilihan Metode Transportasi seperti lewat jalur darat, laut
dan udara sangat menentukan biaya produk (barang dan jasa) yang akan
dihasilkan.
Ketesediaan infrastruktur
Infrastruktur yang lengkap seperti persediaan air, listrik dan pengolahan limbah
akan sangat mendukung kegiatan produksi. Semakin lengkapnya fasilitas
infrastruktur, semakin baik untuk dijadikan lokasi fasilitas produksi.
Ketersediaan tenaga kerja system pengupahan
Lokasi-lokasi yang memiliki tenaga terampil dalam industri yang akan dijalankan
sangat berpengaruh terhadap kelancaran produksi. Mendatangkan Tenaga Kerja
dari daerah yang jauh akan meningkatkan biayanya dan juga masalah-masalah
yang berkaitan dengan administrasi ketenagakerjaan. Hal-hal yang berkaitan
dengan Pola pengupahan seperti biaya hidup dan hubungan industri dengan
tenaga kerja setempat terutama dengan Serikat Pekerja juga merupakan faktor
penting dalam menentukan ketepatan tempat tersebut untuk dijadikan lokasi
fasilitas produksi.
Kebijakan pemerintah
Kebijakan Pemerintah yang Menguntungkan akan menciptakan suasana yang
kondusif bagi Industri yang bersangkutan. Kebijakan pemerintah tersebut
diantaranya seperti Perpajakan, Standarisasi, Ketenagakerjaan dan peraturan-
peraturan lainnya yang berkaitan dengan keuangan, perindustrian, perdagangan
dan lingkungan.
Geologi dan iklim
Geologi serta Iklim seperti Suhu dan kelembaban merupakan pertimbangan
penting dalam menentukan lokasi fasilitas produksi karena dapat mempengaruhi
efisiensi dan perilaku manusia setempat.
Industri layanan pendukung
Industri atau layanan-layanan pendukung seperti pendidikan, telekomunikasi, jasa
perbankan, layanan konsultasi dan layanan sipil lainnya merupakan faktor penting
dalam mempengaruhi pemilihan dan penentuan lokasi pabrik.
5. Sebutkan tahapan dalam evolusi e-business berikut penjelasannya
Tahap Inform
Pada tahap awal ini, yang biasanya terjadi adalah adanya unit-unit kecil di dalam
perusahaan yang mulai mencoba membangun program-program kecil (software)
berbasis internet.
Tahap automate
Tahap berikutnya adalah mencoba untuk mengintegrasikan beberapa unit
di dalam perusahaan yang masing-masing telah mengimplementasikan
konsep kecil e-business.
Tahap integrate
Tahap selanjutnya dari pengembangan aplikasi e-business adalah
mengintegrasikan proses bisnis perusahaan dengan perusahaan atau
entiti-entiti lain yang ada di luar perusahaan.
Tahap reinvent
Tahap terakhir di dalam evolusi dapat secara efektif diimplementasikan
jika ada perubahan paradigma mendasar dari manajemen perusahaan,
terutama yang berkaitan dengan cara mereka melihat bisnis yang ada.
6. Sebutkan sepuluh strategi manajemen operasi menurut Heizer dan Reinder
Perancangan barang dan jasa
Perancangan barang dan jasa menetapkan sebagian besar proses transformasi
yang akan dilakukan. Keputusan biaya, kualitas dan sumber daya
manusia bergantung pada keputusan perancangan.
Kualitas
Ekspektasi pelanggan terhadap kualitas harus ditetapkan, peraturan dan prosedur
dibakukan untuk mengidentifikasi serta mencapai standar kualitas tersebut.
Perancangan proses dan kapasitas
Keputusan proses yang diambil membuat manajemen mengambil komitmen
dalam hal teknologi, kualitas, pengguna sumber daya manusia dan pemeliharaan
yang spesifik. Komitmen pengeluaran dan modal ini akan menentukan struktur
biaya dasar suatu perusahaan.
Pemilihan lokasi
Keputusan lokasi organisasi manufaktur dan jasa menentukan kesuksesan
perusahaan.
Perancangan tata letak
Aliran bahan baku, kapasitas yang dibutuhkan, tingkat karyawan, keputusan
teknologi dan kebutuhan persediaan mempengaruhi tata letak.
Sumber daya manusia dan rancangan pekerjaan
Manusia merupakan bagian yang integral dan mahal dari keseluruhan rancang
system. Karenanya, kualitas lingkungan kerja diberikan, bakat dan keahlian yang
dibutuhkan, dan upah yang harus ditentukan dengan jelas.
Manajemen rantai pasokan
Keputusan ini menjelaskan apa yang harus dibuat dan apa yang harus dibeli.
Persediaan
Keputusan persediaan dapat dioptimalkan hanya jika kepuasan pelanggan,
pemasok, perencanaan produksi dan sumber daya manusia dipertimbangkan.
Penjadwalan
Jadwal produksi yang dapat dikerjakan dan efisien harus dikembangkan.
Pemeliharaan
Keputusan harus dibuat pada tingkat kehandalan dan stabilitas yang diinginkan
7. Jelaskan beberapa kegiatan atau aktivitas dalam desain produk atau jasa
Menafsirkan keinginan dan kebutuhan konsumen ke dalam syarat-syarat
produk dan jasa, dalam pembuatan produk atau jasa yang berdasarkan
keinginan dan kebutuhan konsumen akan menjamin produk atau jasa
tersebut akan menarik perhatian konsumen saat dipasarkan.
Memperbaiki kembali produk dan jasa yang telah ada, desain produk atau
jasa tidak hanya mengolah produk dan jasa baru tetapi juga membuat dan
mengatur kembali produk dan jasa yang telah ada.
Mengembangkan produk dan layanan-layanan baru, produk dan jasa baru
akan dikembangkan dengan desain yang telah dibuat.
Merumuskan sasaran mutu, menargetkan mutu produk dan jasa yang akan
dipasarkan agar memiliki kualitas yang diterima oleh konsumen. Sasaran
mutu adalah target dari masing-masing bagian yang ingin dicapai dalam
jangka waktu tertentu.
Merumuskan target biaya, biaya untuk membuat produk dan jasa sering
mempengaruhi harga produk dan jasa yang akan di tawarkan pada
konsumen sehingga harus menargetkan besar biaya yang akan digunakan.
Target biaya merupakan salah satu alat yang efektif untuk mengurangi
biaya. Metode ini juga membantu manajemen dalam menentukan produk
yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Mencoba dan menguji purwa rupa (prototypes), bentuk dasar dari sebuah
produk merupakan tahapan yang sangat penting dalam rencana pembuatan
produk karena menyangkut keunggulan produk yang akan menentukan
kemajuan suatu usaha dimasa mendatang. Mencoba dan menguji produk
awal sebelum dikembangkan atau dibuat dalam skala sebenarnya atau
sebelum di produksi secara massal dilakukan dalam bidang desain. Di
katakana sangat penting karena purwa rupa dibuat untuk diserahkan pada
pelanggan agar pelanggan dapat mencoba kinerja purwa rupa tersebut.
Memahami (document) spesifikasi, setelah menguji purwa rupa akan ada
beberapa complain atau masukan mengenai produk tersebut maka industri
mendokumentasikannya untuk proses perbaikannya. Sehingga menciptakan
suatu system inovasi produk yang dibangun bersama-sama antara industri
dan pelanggan.
8. Jelaskan Faktor Utama dalam Menentukan Tingkat Kepuasan Konsumen
Mutu produk
Hal terpenting yang wajib diperhatikan setiap perusahaan untuk menciptakan
kepuasan pelanggan adalah mutu dari produk yang digunakan.
Kualitas Pelayanan
Faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan juga bisa datang dari kualitas
layanan yang diberikan oleh Anda dan seluruh karyawan yang ada. Hal ini sangat
penting terutama bagi Anda yang bergerak di bidang jasa. Pasalnya, persepsi
pelanggan terhadap bisnis sedikit banyak akan dipengaruhi oleh kualitas
pelayanan itu sendiri. Dengan demikian, pastikan Anda selalu memberikan
kualitas pelayanan terbaik, termasuk setelah transaksi jual-beli diselesaikan.
Penetapan harga
Sebelum memutuskan pembelian suatu produk, pelanggan tentu akan melakukan
perbandingan harga produk yang sama dari beberapa merek. Artinya, penetapan
harga juga berpengaruh pada kepuasaan pelanggan. Jadi, sebaiknya selalu lakukan
riset pasar sebelum Anda menetapkan harga untuk produk barang/jasa yang akan
dijual. Jika memungkinkan, berikan harga yang relatif terjangkau, dengan kualitas
yang baik sehingga pelanggan tidak merasa dikecewakan.
Pengalaman belanja yang memuaskan
ustomer experience atau pengalaman belanja pelanggan juga berpengaruh lho
terhadap kepuasannya. Pengalaman ini berbanding lurus dengan kemudahan
selama proses pembelian.
Testimoni oang lain
Pengalaman orang lain akan mempengaruhi minat dan persepsi pelanggan baru
Anda. Faktor inilah yang nantinya akan menentukan pengalaman belanja yang ia
dapatkan.
Strategi pemasaran
Satu lagi faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan saat membeli produk
yang Anda tawarkan, yaitu strategi pemasaran. Tanpa disadari strategi Anda
dalam membuat iklan dan promosi juga berpengaruh pada ekspektasi pelanggan.
9. Jelaskan secara lengkap pengertian metode Delphi
Pengertian Metode Delphi Metode Delphi adalah modifikasi dari teknik
brainwriting dan survei. Dalam metode ini, panel digunakan dalam pergerakan
komunikasi melalui beberapa kuisioner yang tertuang dalam tulisan. Teknik
Delphi dikembangkan pada awal tahun 1950 untuk memperoleh opini ahli. Objek
dari metode ini adalah untuk memperoleh konsensus yang paling reliabel dari
sebuah grup ahli. Teknik ini diterapkan di berbagai bidang, misalnya untuk
teknologi peramalan, analisis kebijakan publik, inovasi pendidikan, program
perencanaan dan lain – lain. Metode Delphi dikembangkan oleh Derlkey dan
asosiasinya di Rand Corporation, California pada tahun 1960-an. Metode Delphi
merupakan metode yang menyelaraskan proses komunikasi komunikasi suatu
grup sehingga dicapai proses yang efektif dalam mendapatkan solusi masalah
yang kompleks.
10. Jelaskan secara lengkap pengertian dari metode market experiment berikut dengan
contohnya
suatu cara untuk membuat peramalan permintaan dengan melakukan uji coba
pada segmen atau bagian pasar tertentu. Uji coba dilakukan dengan memberikan
perlakuan tertentu terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan.
Metode ini biasanya digunakan untuk produk baru atau produk yang mengalami
inovasi atau pengembangan.
Contoh :
Contoh: Pada produk Rokok Halim diberikan kepada konsumen secara gratis
selama 1 bulan di berbagai tempat untuk mengetahui respon konsumen terhadap
produk tersebut atau memberi diskon saat produk ini launching. Setelah respon
masyarakat bagus, lalu Hilam dijual secara bertahap yaitu Rp 2.500,00 lalu dijual
secara stabil pada harga Rp 4.000,00 karena termasuk produk baru oleh karena itu
tetap dijual di bawah harga pasar agar dapat menarik minat konsumen.