SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
ASMA
Oleh :
EGAR SAMUDERA
NPM 210103015
UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU
PROFESI NERS KONVERSI
TAHUN 2021/2022
SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
Tema : ASMA
Sasaran : keluarga pasien
Hari / Tanggal : 18 September 2021
Tempat : Ruang IGD Puskesmas Wonosobo
Waktu : ± 20 menit
A. Analisa Situasi
Keluarga pasien kurang mengerti tentang pentingnya asma, maka dari itu
saya akan memberikan penyuluhan tentang asma.
B. Tujuan Penyuluhan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan selama 20 menit diharapkan keluarga pasien
mengetahui dan mengerti tentang asma.
2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit diharapkan keluarga mampu :
1. Menjelaskan pengertian tentang Penyakit Asma
2. Menjelaskan tentang penyebab Penyakit Asma
3. Menyebutkan tanda dan gejala penyakit Asma
4. Menyebutkan Cara menghindari serangan Asma
5. Menjelaskan penanganan dan pengobatan Asma
C. Pokok Bahasan
1. Pengertian tentang Penyakit Asma
2. Penyebab Penyakit Asma
3. Tanda dan Gejala Asma
4. Cara menghindari serangan Asma
5. Penanganan dan pengobatan Asma
D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
E. Alat Bantu
1. Leaflet
F. Kegiatan Penyuluhan
No Kegiatan Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audien
1 Pembukaan 2 Mengucapkan salam Menjawab salam
menit Memperkenalkan diri Memperhatikan
Menyampaikan maksud dan Memperhatikan
tujuan
Menyampaikan pokok bahasan Memperhatikan
Menanyakan pokok bahasan Menjawab
pada audien
2 Isi 10 Menjelaskan pengertian tentang Memperhatikan
menit Penyakit Asma
Menjelaskan tentang penyebab Memperhatikan
Penyakit Asma
Menyebutkan tanda dan gejala Memperhatikan
penyakit Asma
Menyebutkan Cara menghin- Memperhatikan
dari serangan Asma
Menjelaskan penanganan dan Memperhatikan
pengobatan Asma
3 Pertanyaan 5 Memberikan kesempatan pada Bertanya
menit audien untuk bertanya
Memberikan kesempatan pada Bertanya
audien lain untuk menanggapi
4 Penutup 3 Memberikan kesempatan ber- Menjawab
menit tanya kepada audien yang
belum paham
Memberikan kesimpulan dan Mendengar
saran
Ucapan terima kasih Memperhatikan
Memberikan salam Menjawab salam
G. Evaluasi
Pada tahap evaluasi ini diberikan tanya jawab secara lisan kepada audien:
1. Jelaskan pengertian tentang Penyakit Asma
2. Jelaskan tentang penyebab Penyakit Asma
3. Sebutkan tanda dan gejala penyakit Asma
4. Sebutkan Cara menghindari serangan Asma
5. Jelaskan penanganan dan pengobatan Asma
H. Lampiran
Materi
MATERI PENYULUHAN
A. Penyakit Asma (Asthma)
Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun)
yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat
peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan
penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas.
Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat
polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.
([Link]
B. Penyebab Penyakit Asma
Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti
meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hypotesis mengenai
penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli didunia
kesehatan.
Namun demikian yang dapat disimpulkan adalah bahwa pada
penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat
peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas
saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara
dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat
(misalnya;parfum) dan olahraga.
Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita
mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis.
Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus
menstruasi, hal ini sangat jarang sekali.
Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor
resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma, misalnya faktor
keturunan. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma, maka
kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut.
([Link]
C. Tanda dan Gejala Penyakit Asma
Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya :
- Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan
nafas (exhalation). Tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang
berbunyi, dan tidak semua orang yang nafasnya terdegar wheezing adalah
penderita asma!
- Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale).
- Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin.
- Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit..
- Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara
karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.
Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga
dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari
penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan,
penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.
D. Cara Menghindari Serangan Asma
Langkah tepat yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan asma
adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma
itu sendiri. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-
hal yang menjadi pemicu serangan asmanya.
Setelah terjadinya serangan asma, apabila penderita sudah merasa
dapat bernafas lega akan tetapi disarankan untuk meneruskan pengobatannya
sesuai obat dan dosis yang diberikan oleh dokter.
E. Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asma
Penyakit Asma (Asthma) sampai saat ini belum dapat diobati secara
tuntas, ini artinya serangan asma dapat terjadi dikemudian hari. Penanganan dan
pemberian obat-obatan kepada penderita asma adalah sebagai tindakan
mengatasi serangan yang timbul yang mana disesuaikan dengan tingkat
keparahan dari tanda dan gejala itu sendiri. Prinsip dasar penanganan serangan
asma adalah dengan pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone),
syrup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk membantu
melonggarkan saluran pernafasan.
Pada kasus-kasus yang ringan dimana dirasakan adanya keluhan yang
mengarah pada gejala serangan asma atau untuk mencegah terjadinya serangan
lanjutan, maka tim kesehatan atau dokter akan memberikan obat tablet seperti
Aminophylin dan Prednisolone. Bagi penderita asma, disarankan kepada mereka
untuk menyediakan/menyimpan obat hirup (Ventolin Inhaler) dimanapun
mereka berada yang dapat membantu melonggarkan saluran pernafasan dikala
serangan terjadi.
DAFTAR PUSTAKA
([Link]
[Link]/web/[Link]
[Link]