A.
Arti Pecahan
1. Pecahan Sebagai Bagian dari Keseluruhan
Jadi, pecahan bisa diartikan sebagai bilangan
a
berbentuk , b tidak sama dengan 0.
b
a
Pada bentuk pecahan , dibaca a per b. dengan ketentuan :
b
a dan b bilangan bulat.
a disebut pembilang.
b disebut penyebut.
CONTOH 1:
1
dibaca satu perdua atau setengah.
2
1
dibaca satu perempat atau seperempat.
4
2
dibaca dua pertiga
3
CONTOH 2 :
1 1
Bagian Arman adalah dari keseluruhan. adalah bilangan pecahan dan dibaca “satu per delapan”.
8 8
Menunjukkan bagian Arman, disebut pembilang.
1
8
Menunujukkan seluruhnya ada 8 anak, disebut penyebut.
2. Pecahan sebagai Pembagian
1
Pecahan diperoleh dengan membagi 1 benda untuk menjadi 4 bagian yang sama besar.
4
1
Pecahan sama artinya dengan 1 : 4.
4
1 2
Pecahan sama nilainya dengan pecahan .
4 8
1
Jadi, Pecahan sama artinya dengan 2 : 8.
4
B. Jenis-Jenis Pecahan
1. Pecahan biasa
Bilangan pecahan yang hanya terdiri atas pembilang dan penyebut.
1 3 2
Contoh : , ,
2 4 5
Menyederhanakan Pecahan
Perhatikan bagian dari daerah yang diarsir berikut :
2 1
Kedua daerah diatas sama besar. Ini berarti kedua pecahan diatas adalah sama, atau = .
4 2
1 2
Pecahan merupakan bentuk sederhana dari pecahan . bentuk sederhana dapat diperoleh dengan membagi
2 4
pembilang dan penyebut dengan FPB dari pembilang dan penyebut tersebut.
FPB dari angka 2 dan 4 adalah 2, jadi
2. Pecahan Campuran
Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri atas bagian bilanagan bulat dan bagian pecahan murni
(pembilangnya kurang dari penyebutnya).
Cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa sebagai berikut :