Peluang Berwirausaha dalam Bisnis
Peluang Berwirausaha dalam Bisnis
“PELUANG BERWIRAUSAHA”
DOSEN PENGAMPU: ANAK AGUNG GDE ALIT WIRADYATMIKA S.E., M.M
KELOMPOK 2:
2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan hidayah-Nya,
kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Peluang Berwirausaha”
dengan tepat waktu. Makalah disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Design
Thinking In Business. Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang
peluang berwirausaha bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Kami sebagai penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Anak Agung
Gde Alit Widyatmika S.E., M.M selaku dosen pengampu Mata Kuliah Design
Thinking In Business. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak
yang telah membantu diselesaikannya makalah ini khususnya anggota kelompok 2.
Kami sebagai penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna.
Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun diharapkan demi kesempurnaan
makalah ini.
Penulis
ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................................................ii
DAFTAR ISI.................................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................................4
3.1 Kesimpulan..........................................................................................................................15
3.2 Saran.....................................................................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................................17
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1
(Opportunity Enterpreneur). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber
referensi bagi calon mahasiswa atau khalayak yang ingin menjadi
enterpreneur terlebih dalam kondisi pandemi seperti ini.
1.2 Rumusan Masalah
Ada beberapa rumusan masalah yang akan kami pecahkan dalam makalah
ini, adalah sebagai berikut:
1. Apa pengertian dari peluang usaha?
2. Unsur apa saja yang mempengaruhi peluang bisnis?
3. Apa saja ciri-ciri dari peluang bisnis?
4. Darimana sumber peluang bisnis?
5. Bagaimana cara mengidentifikasi serta menilai peluang bisnis?
6. Faktor peluang bisnis apa yang mempengaruhi suatu usaha?
7. Bagaimana langkah-langkah menemukan ide peluang kewirausahaan?
8. Apa manfaat menemukan peluang berwirausaha?
1.3 Tujuan Pembahasan
2
lingkungan, serta memiliki kemampuan beradaptasi agar dapat tumbuh dan
bertahan dalam persaingan.
Melalui peluang berwirausaha ini, akan banyak hal penting yang bisa
Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut:
3
BAB II
PEMBAHASAN
Kata peluang usaha terdiri atas dua kata yaitu dari kata Peluang dan
Usaha. Peluang sendiri juga dapat diartikan sebagai sebuah kesempatan yang
datang atau sesuatu yang bisa terjadi serta dapat menghasilkan sebuah
keuntungan. Sedangkan untuk kata Usaha sendiri dapat diartikan dengan suatu
perbuatan dengan mengarahkan tenaga dan juga pikiran dalam meraih target
atau tujuan.
Maka dari itu, pengertian dari peluang usaha yaitu suatu kesempatan
yang datang, serta yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh keuntunngan.
Atau bisa juga diartikan dengan kesempatan yang muncul pada saat waktu
tertentu yang dapat memberikan kesempatan besar serta mendapatkan
keuntungan jika pada saat kesempatan tersebut dilakukan suatu perbuatan
dengan mengarahkan tenaga dan pikiran.
Perlu digaris bawahi, bahwa peluang usaha baru adalah sebuah ruang
kreasi yang independen dan mandiri. Bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-
ikutan demi mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata. Seorang
wirausaha harus memiliki pemikiran kreatif dan inovatif untuk mendapatkan
hasil yang maksimal supaya tidak ada kendala dalam membuka usaha dan
pemilihan bisnis yang tepat dengan modal yang dimiliki oleh calon
wirausahawan.
4
1. Lihat karakter usaha Anda dan sesuaikan dengan karakter pribadi Anda
Anda perlu mengenali karakter bidang usaha Anda. Tujuannya adalah
untuk melihat apakah karakter dasar Anda sesuai dengan karakter usaha
Anda.
2. Lihat apakah Anda menyukai usaha tersebut Merupakan syarat mutlak
bahwa seseorang harus menyukai usaha yang akan digelutinya. Kenyataan
menunjukkan bahwa rasa suka pada usaha akan membuat seseorang lebih
giat, tekun, dan pantang menyerah dalam menjalankannya sehingga
nantinya akan membuahkan hasil yang baik. Disini, memulai usaha dari
hobi bisa menjadi pertimbangan Anda. Karena hobi biasanya merupakan
suatu hal yang disukai, maka hobi bisa berpotensi menjadi usaha yang
berhasil. Tentunya dengan berbagai tambahan analisa lainnya.
3. Lihat apakah Anda mampu menjalankan usaha tersebut Sangat penting
bagi kita untuk mengukur kemampuan diri dengan tujuan untuk melihat
apakah kita mampu menjalankan usaha tersebut. Kita bias mengukur
kemampuan kita dengan mengadakan beberapa analisa atau riset
sederhana mengenai usaha tersebut, kemudian hasilnya dibandingkan
dengan kemampuan kita.
Selain dari Unsur unsur diatas terdapat pula beberapa unsur dalam
peluang usaha baru yaitu:
1. Melakukan pengamatan tentang kebutuhan pasar terhadap produk
yang kita geluti
2. Membuat inovasi baru
3. Sesuai dengan keahlian
4. Menyesuaikan dengan kebutuhan sekitar. Berpengaruh pada
permintaan pasar, khususnya pasar-pasar terdekat yang murah
digapai.
5. Memanfaatkan koneksi dan relasi. Dalam rangka promosi dan
pengembangan usaha.
5
6. Mengamati kecendrungan- kecendrungan. Sehingga kita bisa
memperbaiki kegiatan usaha yang baru saja dimulai.
7. Mengamati kekurangan produk dan jasa yang ada. Agar kekurangan
pada produk dan jasa yang dihasilkan dapat diperbaiki, sehingga hasil
yang memuaskan dapat dihasilkan.
8. Pemanfaatan produk dari perusahaan lain.
9. Usaha Warisan. Sebuah usaha juga dapat merupakan sebuah usaha
yang dilakukan secara turun- temurun.
10. Ikut- ikutan. Sebuah usaha yang ditekuni seorang wirausahawan juga
dapat merupakan joinan bersama partner.
11. Coba- coba. Usaha juga dapat ditemukan dengan cara coba-coba pada
mulanya yang pada akhirnya dapat membawa pada kesuksesan
2.3 Ciri-Ciri Peluang Bisnis
Terdapat beberapa jenis peluang bisnis beberapa contohnya yaitu
peluang bisnis yang potensial dan peluang bisnis yang baik. Ciri-ciri dari
setiap jenis peluang bisnis tersebut adalah sebagai berikut:
Ciri-ciri Peluang Bisnis yang Potensial:
- Mempunyai nilai jual yang tinggi
- Nilai jual ini bisa dikarenakan adanya berbagai gagasan unik ketika
mendirikan bisnis. Nilai jual tersebut nantinya akan berhubungan
langsung dengan pasar.
- Bisa bertahan lama atau berkelanjutan di pasar
- Usaha yang Anda jalani harus bisa bertahan lama di pasaran. Bertahan
lamanya suatu usaha bisa dipengaruhi dengan berbagai strategi yang Anda
jalankan.
- Skala bisnis itu dapat diperbesar atau ditingkatkan.
Ciri-ciri peluang usaha yang baik adalah usaha yang bisa dikembangkan dari
waktu ke waktu. Karena tidak semua usaha itu bisa dimulai langsung dengan
skala yang besar. Oleh karena itu, jika usaha yang sedang ingin Anda jalankan
6
memiliki potensi untuk tidak bisa dikembangkan, maka itu sudah menjadi ciri
usaha yang tidak baik.
- Modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak.
Suatu modal usaha memang sangat diperlukan untuk awal produksi
atau memulai suatu bisnis. Namun, masalah akan timbul jika Anda
mengeluarkan modal secara terus menerus selama berbisnis.
7
- Dalam menjalankan bisnis perlu proses yang panjang,hingga usaha
tersebut menjadi suksess
- Dalam menjalankan bisnis perlu untuk terus mencoba dan juga
pantang menyerah,
2. Dari Lingkungan
Sumber peluang bisnis yang dapat diperoleh dari lingkungan sekitar,
seperti:
- Usaha yang dimiliki orang tua yang terus dikembangkan, sehingga
usaha tersebut menjadi semakin besar dan luas
- Di lingkungan sekitar rumah
- Kebiasaan diri sendiri
3. Dari Konsumen
Permintaan, keluhan saran atau harapan konsumen terhadap suatu
barang atau jasa di pasar bisa menjadi sumber ide dalam menciptakan
suatu binsis
4. Dari Perubahan Yang Terjadi
Peluang usaha juga dapat muncul dari berbagai perubahan lingkungan
ketika orang tersebut dapat membaca situasi yang terjadi untuk dijadikan
peluang usaha.
5. Dari Background Pendidikan
Tak hanya itu peluang usaha juga dapat muncul dari background
pendidikan contohnya seseorang yang dengan latar pendidikan chef, orang
tersebut dapat menciptakan berbagai masakan yang bisa menjadikannya
sebagai peluang bisnis baru.
Contoh lain seseorang yang mempunyai latar pendidikan di bidang
musik, dengan latar pendidikannya dia dapat menciptakan lagu baru, dan
akhirnya hal itu dapat membuat dia menjadi seorang pencipta lagu.
2.5 Cara Identifikasi Serta Menilai Peluang Bisnis
8
Ide dan Peluang harus disaring dan dinilai untuk kelayakannya setelah ide
dan peluang diidentifikasi atau dihasilkan. Ini bukan tugas yang mudah dan
juga sangat penting. Hal ini dapat membedakan antara berhasil dan gagal,
antara membuat kaya atau melenyapkan apapun yang dimiliki.
9
masalah yang dihadapi dan belum terpecahkan, kesulitan yang dihadapi
sehari-hari, kebutuhan yang belum terpenuhi baik untuk diri seorang
individu maupun orang lain juga pemikiran yang besar untuk menciptakan
sesuatu yang baru.
Selain itu ada faktor yang menyebabkan ke berhasilan, beberapa faktor
keberhasilan peluang usaha antara lain:
1. Faktor Manusia
Modal dasar akal dan pikiran manusia, maka sebuah usaha dapat
berhasil dan maju sesuai dengan tujuannya. Manusia menjadi faktor utama
dari keberhasilan suatu usaha. Wirausaha yang cerdik dalam menjalankan
usahannya pasti memiliki berbagai cara untuk meraih kesuksesannya.
2. Faktor Organisasi
Organisasi perusahaan yaitu sekelompok orang yang bekerja pada
usaha tersebut. Satu orang dengan orang lain di dalam perusahaan harus
bekerja sama sehingga dapat mewujudkan visi dan misi serta tujuan
perusahaan tersebut. Dengan struktur organisasi yang jelas, maka setiap
orang memiliki tugasnya masing-masing dan mampu bekerjasama dengan
baik. Meskipun kegiatan setiap orang berbeda-beda, tetapi pekerjaan yang
dilakukan saling berhubungan.
3. Faktor Perencanaan
Perencanaan pada suatu usaha harus matang agar dapat berjalan
sesuai dengan tujuannya. Perencanaan yang bagus membantu meraih
keberhasilan dan mampu mendorong cara pikir wirausaha untuk jauh ke
depan. Perencanaan juga berguna untuk mengkoordinasi, mengawasi dan
merumuskan usaha.
4. Faktor Keuangan
Keuangan yang sulit atau tidak sebanding dengan usaha yang
dirintis akan membuat usaha sulit mencapai keberhasilan. Oleh karena itu,
keuangan menjadi salah satu faktor keberhasilan dari sebuah usaha.
Wirausaha harus mampu memperkirakan jumlah dana yang dibutuhkan,
10
perhitungan biaya, struktur pembelanjaan, harga dan lapar yang
diinginkan dan sebagainya.
5. Faktor Pemasaran
Jika faktor-faktor yang disebutkan diatas sudah terpenuhi, faktor
yang tidak kalah pentingnya yaitu pemasaran. Rasanya percuma jika
produk baik barang atau jasa yang Anda tawarkan bagus, berkualitas dan
harga terjangkau tetapi kurang dalam pemasarannya. Pasti penjualan tidak
bagus atau bahkan akan mengalami penurunan.
Oleh karena itu, menjadi wirausaha juga harus memikirkan
mengenai faktor pemasaran dari usaha yang ditekuni. Dengan pemasaran
yang bagus, maka income atau keuntungannya pun akan semakin besar.
Wirausaha harus belajar mengenai daya serap pasar dan prospeknya,
kondisi pemasaran dan program pemasarannya.
6. Faktor Fasilitas Pemerintah
Faktor terakhir dalam proses keberhasilan suatu usaha yaitu fasilitas
dari pemerintah. Pemerintah berusaha memberikan bantuan terhadap
wirausaha agar dapat berhasil dalam menjalankan usahanya. Fasilitas-
fasilitas yang diberikan seperti keringanan membayar pajak, kemudahan
pendanaan usaha dan kemudahaan memberi izin usaha.
11
- Gagal dalam perencanaan. Perencanaan merupakan titik awal dari
suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami
kesulitan dalam pelaksanaan.
- Lokasi yang kurang memadai. Lokasi yang tidak strategis dapat
mengakibatkan
perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.
- Kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan erat berhubungan
dengan efisiensi dan
efektivitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak
efisien dan tidak efektif.
- Sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha. Sikap yang
setengah-setengah
terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi
labil dan gagal.
Dengan sikap setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar.
- Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan/transisi kewirausahaan.
Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan,
tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam
berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan
perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu
12
dimudahkan untuk menemukan ide dan peluang usaha yang disesuaikan
dengan potensi hang Anda punya.
13
lumayan banyak. Dari riset dan penelitian di pasar secara lengkap, maka
nantinya akan memunculkan peluang-peluang usaha yang cukup banyak.
Baik itu peluang usaha untuk usaha utama maupun usaha sampingan yang
menguntungkan.
Tahapan dalam menentukan ide dan peluang usaha yang terakhir yakni
dengan menciptakan jenis produk maupun jasa yang masih baru. Akan
tetapi untuk bisa memulai menciptakan suatu produk atau jasa yang baru
ini, maka Anda perlu berbagai macam bahan yang mana nantinya akan
dilakukan sebuah eksperimen yang kreatif.
14
memperhatikan keterukurannya. Hal itu perlu menjadi perhatian agar
dalam prakteknya kita tidak sibuk mencoba sistem sehingga mengabaikan
efektivitas dari setiap sistem yang digunakan. Karena sistem yang kita
terapkan tentunya butuh waktu untuk bisa berperforma maksimal.
15
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Peluang usaha adalah kesempatan yang dimiliki seseorang untuk
mencapai tujuan (keuntungan, uang, kekayaan) dengan cara melakukan
usaha yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki. Seorang
wirausaha harus memiliki pemikiran yang kreatif dan inovatif untuk
mendapat hasil maksimal dalam berwirausaha. Peluang usaha tentu
mempunyai konsekuensi, jika berhasil akan mendapat keuntungan dan
jika gagal bisa juga mendapatkan kerugian, hal ini merupakan resiko
berwirausaha, sehingga wirausahawan harus benar benar bisa
memahami dan menganalisis peluang sebelum mengambil keputusan.
3.2 Saran
Menjadi wirausahawan memiliki banyak tantangan jadi jangan pernah
menyerah dan tetaplah terus belajar. Kembangkanlah pikiran yang kreatif dan
inovatif agar dapat melihat dan menjadikan sebuah peluang usaha.
16
DAFTAR PUSTAKA
Muhammad Iqbal. Rini Setia. Elsa Rahmi. 2017. PELUANG DAN KESEMPATAN
BERWIRAUSAHA. Maret 2017.
17
Dr. M. Anang Firmansyah, SE.,MM., & Anita Roosmawarni, SE.,[Link]. 2019.
Kewirausahaan; Dasar dan Konsep. 2019
18