0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
655 tayangan11 halaman

Pot Bunga Daur Ulang dari Botol Plastik

Makalah ini membahas tentang pembuatan pot bunga dari limbah botol plastik. Proses pembuatannya meliputi persiapan bahan botol plastik bekas dan peralatan, dilanjutkan dengan melubangi bagian bawah botol, memberi warna dasar, menghias dengan motif, dan memasang tali untuk gantungan pot. Pot bunga dari botol plastik daur ulang dapat mengurangi limbah plastik dan menciptakan produk bermanfaat.

Diunggah oleh

Nadiva Aurel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
655 tayangan11 halaman

Pot Bunga Daur Ulang dari Botol Plastik

Makalah ini membahas tentang pembuatan pot bunga dari limbah botol plastik. Proses pembuatannya meliputi persiapan bahan botol plastik bekas dan peralatan, dilanjutkan dengan melubangi bagian bawah botol, memberi warna dasar, menghias dengan motif, dan memasang tali untuk gantungan pot. Pot bunga dari botol plastik daur ulang dapat mengurangi limbah plastik dan menciptakan produk bermanfaat.

Diunggah oleh

Nadiva Aurel
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

POT BUNGA DARI BAHAN LIMBAH BOTOL PLASTIK

Nama Kelompok 5 :
1. Annisa lisna sari
2. Daffa ariel wibisono
3. Haechal fashar qishas
4. Nadiva aureliani
5. Rika nur fitriani
6. Yolanda olin ditha
SMA NEGERI 3 CILEGON
TAHUN AJARAN 2020-2021

KATA PENGANTAR

            Puji Syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan
rahmat dan hidayahNya, serta sholawat sera salam senantiasa kita curahkan kepada Nabi
Muhammad SAW. Oleh karena bimbingan dan jalan kemudahan dari Allah makalah PKWU
dapat terselesaikan.
            Terselesaikannya makalah ini juga atas bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu,
penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ibu Tuti rosmiati selaku guru PKWU.
Semoga bantuan dari Ibu dan teman-teman menjadi suatu ladang amal dan diberikan balasan
yang lebih baik dari Allah SWT.
            “Tiada gading yang tak retak” sebagaimana makalah ini masih belum sempurna. Namun
demikian penyusun hanya bisa berusaha untuk memberikan yang terbaik. Semoga dapat
memberikan manfaat bagi para pembaca.
Cilegon
Penyusun
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

Kata pengantar......................................................................................................................i

Daftar isi..............................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang..........................................................................................................3
B. Rumusan masalah....................................................................................................4
C. Tujuan .....................................................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian limbah botol plastik................................................................................5


B. Manfaat limbah botol plastik...................................................................................5
C. Proses pembuatan pot limbah botol plastic..............................................................6
D. Analisi SWOT..........................................................................................................7

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan .............................................................................................................9
B. Kritik dan saran .......................................................................................................9

DAFTAR PUTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Akhir-akhir ini, limbah plastik bekas botol minuman di sekitar kita semakin meningkat.
Bertambahnya jumlah sampah menyebabkan dampak yang cukup buruk kepada lingkungan.
Sampah dalam bentuk plastik cukup susah diuraikan. Penelitian menunjukkan bahwa sampah
plastik akan terurai dalam jangka waktu 50 juta tahun. Bayangkan, apabila hal ini tidak ditangani
maka bumi akan menjadi tempat tinggal yang terbentuk dari sampah dan barang tidak berguna.
Berdasarkan hal yang telah terurai sebelumnya, sudah seharusnya ada suatu cara untuk
mengolah atau memanfaatkan limbah plastik bekas ini. Dalam pengolahannya, kita dapat
memikirkan aspek ekonomisnya pula, agar kita terpicu untuk terus merecycle alias mendaur
ulang limbah botol plastik bekas untuk menyelamatkan eksistensi kebersihan bumi tercinta ini.
Akibat dari semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat serta aktivitas lainnya
maka bertambah pula buangan/limbah yang dihasilkan. Limbah/buangan yang ditimbulkan dari
aktivitas dan konsumsi masyarakat sering disebut limbah domestik atau sampah. Limbah tersebut
menjadi permasalahan lingkungan karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu
kehidupan makhluk hidup lainnya. Selain itu aktifitas industri yang kian meningkat tidak terlepas
dari isu lingkungan. Industri selain menghasilkan produk juga menghasilkan limbah. Dan bila
limbah industri ini dibuang langsung ke lingkungan akan menyebabkan terjadinya pencemaran
lingkungan. Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri
maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada
suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai
[Link] limbah pada dasarnya memiliki dua bentuk yang umum yaitu; padat dan cair,
dengan tiga prinsip pengolahan dasar teknologi pengolahan limbah.
Salah satu cara untuk memanfaatkan limbah botol plastik yaitu dengan membuat pot dari
botol plastik. Pot ini bisa dijadikan sebagai ajang berbisnis dan berkarya. Pot dari limbah plastik
juga dapat dimanfaatkan untuk melestarikan lingkungan dan botol plastik yang di daur ulang
menjadi pot bias mengurangi pencemaran lingkungan.
B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan limbah botol plastik?
2. Apa saja manfaat dari limbah botol plastik?
3. Bagaimana proses pembuatan pot dari limbah botol plastik?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian limbah botol plastik
2. Untuk mengetahui manfaat limbah botol plastik
3. Untuk menegetahui cara pembuatan pot dari limbah botol plastik
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Limbah Botol Plastik


Limbah botol plastik adalah bahan padat buangan dari kegiatan manusia yang sudah
terpakai. Berdasarkan sifatnya limbah botol plastik merupakan sampah anorganik, yaitu sampah
tidak mudah membusuk atau sampah tidak terurai (undegradable). Berdasarkan bentuknya libah
botol plastik merupakan sampah padat Non-biodegradable, yaitu sampah yang tidak bisa
diuraikan oleh proses biologi. Dilain hal, limbah botol plastik dapat diolah dan digunakan
kembali karena memiliki nilai secara ekonomi, sehingga disebut sebagai bagian dari Non-
biodegradable Recyclable.

B. Manfaat Limbah Botol Plastik


Untuk mengurangi pencemaran lingkungan, Limbah botol plastic dapat di manfaatkan
menjadi barang yang fungsional dan bernilai ekonomis seperti :
1. Pot Bunga
Jika Anda suka bercocok tanam atau suka dengan berbagai macam bunga, mungkin ide kreatif
ini layak Anda coba. Tanpa perlu repot membeli pot tanaman, Anda bisa berhemat dengan
menggunakan botol minuman ukuran besar. Buat kreasi botol plastik Anda menjadi berbagai
macam pot bunga yang cantik dan menarik. Cara pembuatannya juga cukup mudah, dengan
memotong botol menjadi dua atau tiga bagian, kemudian lapisi dengan cat berwarna sesuai
dengan keingingan Anda. Jangan lupa untuk memberi lubang pada bagian bawah pot untuk bisa
mengalirkan air.
2. Dompet
Botol plastik ini juga bisa kita olah menjadi dompet kain. Caranya cukup simpel, Anda
tinggal menambahkan sebuah retsleting atau zipper untuk menggabungkan potongan botol
plastik sehingga bentuknya berubah menjadi dompet.
3. Tempat lilin Dekoratif
Anda juga bisa memanfaatkan potongan botol plastik bekas menjadi tempat lilin. Kemudian
bisa Anda percantik tampilannya dengan menambahkan pasir dan batu koral berukuran kecil,
atau sesuai dengan kreativitas Anda.
4. Tempat Aksesoris
Bingung dimana lagi menyimpan koleksi aksesori dan perhiasan yang sudah menumpuk?
Yuk manfaatkan botol plastik bekas menjadi wadah. Anda cukup menggunakan sebatang besi
dan sekrup untuk menahan potongan botol yang sudah dilubangi di bagian tengahnya.
5. Celengan
Selain menampung dan menyimpan koin-koin, celengan ini juga bisa digunakan sebagai
pajangan di meja belajar atau kantor. Bahan yang Anda perlukan adalah botol minuman bekas,
gunting atau cutter, selotip warna warni, dan kertas warna warni. Cara membuatnya pun
sederhana, pertama – tama belah botol plastik menjadi dua dan sesuaikan seberapa panjang
celengan yang Anda inginkan. Gunakan selotip warna warni untuk merekatkan kembali botol
tersebut.

C. Proses Pembuatan Pot Limbah Plastik


Alat :
 Botol plastik bekas
 Cutter
 Kuas
Bahan :
 Cat Akrilik
 Manik – Manik
 Kaktus
Cara Pembuatannya :
1. Siapkan botol bekas dan cutter. Lalu, lubangilah bagian bawah botol sekitar 7 cm.
2. Lalu ratakan bagian atas botol dengan cutter
3. Berikan warna dasar putih pada sisi botol bekas
4. Tunggu hingga kering, setelah kering lalu cat lagi membentuk motif yang diinginkan
5. Tunggu hingga kering lagi, kemudian hias dengan manik-manik
6. Beri lubang pada sisi kanan dan kiri botol
7. Masukan tali kur ke bolongan sisi kanan dan kiri
8. Pot bunga cantik sudah dapat di gunakan
D. Analisa Keuangan
1. Perkiraan Pendapatan
N
Uraian Banyak Satuan Harga Satuan Jumlah
O

1 Pot 1 Buah Rp.20.000 Rp.20.000

TOTAL Rp.20.000
Dengan modal awal Rp. 20.000 Perkiraan pendapatan :
1 hari = 20.000
1 bulan = 20.000 x 30
= Rp.60.000

2. Modal yang dimiliki


Modal yang kami miliki saat ini berjumlah Rp. 60.000

3. Dana yang Dibutuhkan

NO Uraian Vol Satuan Harga/set Jumlah Rp


1. Botol plastik 1 Buah - -
2. Cat akrilik 1 Kotak Rp.50.000 Rp.50.000
3. Kuas 1 Buah Rp.5.000 Rp.5.000
TOTAL Rp. 55.000

E. Analisis SWOT
 STRENGTH (Kekuatan)
1. SDM yang terampil dan kreatif
2. Produk yang inovatif dan berkualitas
3. Memiliki nilai seni
4. Dapat memanfaatkan barang bekas
5. Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat
 WEAKNESS (Kelemahan)
1. Membutuhkan waktu lama dalam membuat produk
2. Memakai peralatan yang masih sederhan
3. Tidak dapat tahan lama
4. Produknya mudah ditiru

 OPPORTUNITY (Peluang)
1. Mendapat keuntungan tiap penjualan
2. Tempat usaha yang strategis
3. Bahan baku mudah didapatkan
4. Belum ada usaha yang serupa di lingkungan sekitar

 THREAT (Ancaman)
1. Adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang tidak terlalu mahal.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sampah bukanlah hal yang dapat disepelekan begitu saja. Pengolahan sampah tidak dapat
diserahkan seluruhnya kepada Pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama
sebagai bangsa Indonesia. Jangan hanya bisa berbicara omong kosong tanpa melakukan hal yang
realistis dalam upaya pengolahan sampah ini. Perubahan yang besar tidak mungkin terjadi tanpa
perubahan yang kecil. Oleh karena itu, mari kerahkanlah daya kreatifitas kita sebagai anak
bangsa yang peduli serta mencintai negeri ini demi masa depan anak cucu kita. Pemanfaatan
cangkang telur menjadi suatu kerajinan seperti botol plastic ini pastinya akan sangat membantu
untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dan cerdas.
B. Kritik dan Saran
Cara pengendalian limbah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan
kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan limbah. Selain itu diperlukan
juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan, walaupun kadang
harus dihadapkan pada mitos tertentu. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat
diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akanterus merusak sumber daya.
 
 
DAFTAR PUSTAKA
 
Alberts,[Link] [Link] Molekuler Sel,Edisi ke dua,1994,Penerbit PT Gramedia Pustaka
Utama,Jakarta,1994.
Agung Suprihatin, S. Pd; Ir. Dwi Prihanto; Dr. Michel Gelbert. 1996.
Pengelolaan Limbah. Malang : PPPGT / VEDC Malang.
Anonim 2012.A.  [Link] Diakses tanggal 25 November 2012
Anonim 2012.B. 
Anonim 2012.C. [Link] tanggal 25 November
2012.

Common questions

Didukung oleh AI

Recycling plastic bottles into flower pots helps reduce environmental pollution as it transforms non-biodegradable waste into functional and economically valuable items. This process encourages waste recycling to preserve clean environments and reduce the amount of waste contributing to landfill and plastic pollution .

The economic feasibility of creating flower pots from recycled plastic bottles is demonstrated through the analysis of production cost and revenue potential. The startup capital required is Rp. 60,000, with Rp. 55,000 needed for materials like acrylic paint and brushes . The revenue from selling one pot is estimated at Rp. 20,000, potentially yielding Rp. 60,000 monthly if one pot is sold per day . This suggests that while materials are fairly accessible and inexpensive, profitability relies on the scale of production and sales. The primary economic advantage lies in the low cost of raw materials, which are essentially waste products .

The document proposes strategies such as applying durable acrylic paints to protect the plastic and enhance visual appeal, and using artistic embellishments like beads to increase attractiveness . Additionally, improving the manufacturing process by ensuring proper finishing and functional design (like adding drainage holes and appropriate size adjustments) can enhance both durability and functionality . These measures serve to elevate the quality and marketability of the products, potentially offsetting some of their natural weaknesses, such as limited longevity and simple construction .

The document emphasizes that plastic waste poses a significant challenge to society, as it is not easily degradable and accumulates in the environment over time, leading to pollution and other ecological hazards . It highlights the need for collective responsibility in managing waste, calling for not just governmental intervention, but active participation from all societal segments to promote sustainability and preserve the environment for future generations .

While using traditional tools and simple technologies in recycling processes can promote accessibility and low startup costs, they also present challenges in efficiency and product durability. Such methods can be time-consuming and labor-intensive, which might limit the scalability and quality of finished products compared to those produced with advanced technologies . Despite these drawbacks, these practices can empower communities with fewer resources to participate in recycling efforts, thus fostering grassroots environmental initiatives .

The primary challenges in the competitive landscape for recycled plastic products include the threat of competitors selling similar products at low prices, which can limit market penetration and profitability for small or new producers . Since the products are easy to imitate, there might be low barriers to entry for new competitors, thereby intensifying competition and potentially driving down prices even further .

The document points out that cultural perceptions play a significant role in waste management practices. It notes that fostering a culture that values environmental preservation and discourages wastefulness is crucial for effective recycling and waste management efforts . The text suggests that overcoming cultural myths and fostering social values aligned with sustainability can enhance societal commitment to recycling initiatives . This implies that socio-cultural education is vital for bridging the gap between knowledge and practice in environmental conservation. .

The document identifies opportunities such as obtaining profits from product sales, leveraging strategic business locations, accessing readily available raw materials, and capitalizing on the lack of similar ventures in certain locales . These factors can provide competitive advantages for businesses looking to enter the market with innovative recycled products, particularly when focused on creating items that fulfill societal needs and environmental goals .

The document suggests that increasing environmental consciousness and fostering responsible cultural attitudes towards waste are essential in mitigating societal barriers. It recommends nurturing personal responsibility, community engagement, cultural shifts to appreciate environmental conservation, and strict governmental regulations to control waste generation and management . Additionally, education and awareness campaigns can help address misconceptions and encourage active participation in recycling programs .

The main strengths of using recycled plastic bottles to make flower pots include having skilled and creative human resources, producing innovative and quality products, adding artistic value, utilizing waste materials, and being accessible to all customer segments . The weaknesses are the time-consuming production process, reliance on simple tools, limited durability, and the ease with which products can be imitated .

Anda mungkin juga menyukai