0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan5 halaman

Definisi dan Rumus Cluster Sampling

Dokumen tersebut membahas tentang metode sampling cluster. Metode ini melibatkan pengambilan sampel berdasarkan kelompok (cluster), bukan individu. Keuntungan metode ini adalah biaya dan waktu pengumpulan data lebih efisien. Namun, standar error yang dihasilkan cenderung lebih besar dibanding metode lain karena unit dalam satu kelompok cenderung homogen. Dokumen ini juga membahas rumus untuk mengestimasi rata-rata populasi, varians, dan

Diunggah oleh

ABDUL RASYID FAQIH
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan5 halaman

Definisi dan Rumus Cluster Sampling

Dokumen tersebut membahas tentang metode sampling cluster. Metode ini melibatkan pengambilan sampel berdasarkan kelompok (cluster), bukan individu. Keuntungan metode ini adalah biaya dan waktu pengumpulan data lebih efisien. Namun, standar error yang dihasilkan cenderung lebih besar dibanding metode lain karena unit dalam satu kelompok cenderung homogen. Dokumen ini juga membahas rumus untuk mengestimasi rata-rata populasi, varians, dan

Diunggah oleh

ABDUL RASYID FAQIH
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Definisi : Cluster Sampling adalah suatu metode penarikan sampel dimana unit penarikan

sampel (unit sampling)-nya adalah merupakan kumpulan elemen-elemen yang tidak


saling tumpang tindih. Keragaman dalam cluster umumnya tinggi, sedang antar cluster
rendah, sehingga jumlah elemen dalam cluster harus kecil dan jumlah cluster harus besar.

Keuntungan :

1. Pengumpulan data untuk elemen yang berdekatan mudah, cepat dan secara
operasional lebih baik/nyaman
2. Biaya kecil dibanding SRS pada penghematan waktu perjalanan, identifikasi, contact,
dll
3. Ketika kerangka sampling dari elemen mungkin tidak tersedia dengan mudah

Kelemahan :

Standard error yang dihasilkan sering lebih tinggi dibandingkan dengan metode sampling
lain, karena llisting unit dalam yang sama sering homogen

Kendala :

- Bila tidak ada sampling frame akan susah menentukan semua unit sampling

- Belum diketahui tempat sampling, ditakutkan medan yang akan ditempuh akan susah

Equal Size Cluster Sampling

N = jumlah cluster dalam populasi

n = jumlah cluster sampel

M = Jumlah elemen dalam cluster

m = jumlah elemen sampel

yij = nilai ke-j pada cluster ke-i


M
y ij
ý i=∑ =rata−rata elemen cluster ke−i
j M
n
ý i
ý n=∑ =rata−ratadari rata−rata cluster sampel
i n
N
ý i
Ý N =∑ =rata−ratadari rata−rata cluster populasi
i N
N M
y ij
Ý =∑ ∑ =rata−rata elemen populasi
i j NM
M
S2i =∑ ¿ ¿¿
j
2
N
S2i
S =∑
w =rata−rata kuadrat dalam cluster
i N
N
S2b =∑ ¿ ¿ ¿
j

N M
S2=∑ ∑ ¿ ¿ ¿¿
i j

N M
ρ=∑ ∑ ( y ij −Ý ) ¿ ¿ ¿¿
i j ≠k

Teorema : Dalam SRS-WOR dari n-cluster yang berisi M elemen yang berasal dari sebuah
populasi N cluster, rata-rata ý n adalah perkiraan tak bias dari Ý dengan varians :

(1−f ) 2 ( 1−f ) 2
V ( ý n )= Sb ≅ S [1+ ( M −1 ) ρ]
n nM

M = 1, varians cluster akan sama dengan varians SRS (dengan nM elemen)

M > 1 dan ρ positif, varians cluster akan lebih besar dari varians rata-rata per elemen

M > 1 dan ρ negatif, varians cluster akan lebih kecil dari varians rata-rata per elemen

Teorema : Dalam SRS-WOR dari n-cluster yang berisi M elemen yang berasal dari sebuah
populasi N cluster, total populasi yang tidak biasnya adalah :

Y^ c =NM ý n

Dengan varians :

( 1−f ) 2 ( 1−f ) 2
V ( Y^ c ) =N 2 M 2 Sb ≅ N 2 M S [1+ ( M −1 ) ρ]
n nM

Relatif Efisiensi dari sampling cluster adalah merupakan perbandingan antara varians cluster
dengan varians SRS

(1−f ) 2
V c ( ý n ) S b M S2
n
ℜ= = = 2 b =[1+ ( M −1 ) ρ]
V SRS ( ý) ( 1−f ) 2 S
S
nM

Pada kasus cluster yang homogen sempurna, S2w =0 , ρ=1 dan RE = M, maka cluster sampling
tidak efisien

Pada kasus cluster yang heterogen sempurna, S2w =S 2 , S2b =0 dan ρ=−1/( M −1), maka cluster
sampling sangat efisien

RE dapat dengan mudah dihitung dengan terlebih dahulu menduga besarnya ρ dari sampel
( n−1 ) M S 2b−n S2w
^ρ =
( n−1 ) M S 2b +n (M −1) S2w

Untuk N besar rumus RE dapat disederhanakan :


2
1 ( M −1) S w (1−e)
e= + 2 2 sehingga ^ρ =
M M Sb ( M −1)e

Deff =1+ ( M −1 ) ρ

−1
≤ ρ≤ 1
M −1

Cluster sampling akan lebih efisien bila nilai ρ adalah negatif namun dalam prakteknya lebih
sering bernilai positif

Tabel Anova

Source of Variance Degrees of Freedom Mean Square


Between cluster (n-1) MS2b
Within cluster n(M-1) S2w
Total nM-1 S2
2 2
^S2= ( N−1 ) M S b+ N ( M −1) S w
(NM−1)

Cluster Sampling for Proportion

Misalkan ai menotasikan jumlah elemen-elemen dalam cluster ke-I yang memiliki


karakteristik tertentu, maka proporsi elemen-elemen dalam sampel sebanyak n cluster yang
memiliki karakteristik tersebut adalah :
n
ai p
pi= → P c =∑ i = ṕ
^
M i n

Dengan varians :

S 2b n
v ( ^p )= (1−f ) =(1−f ) ∑ ¿ ¿ ¿
n i

Unequal Size Cluster Sampling

- Anggap ada sejumlah N cluster dan setiap cluster berisi Mi elemen (i = 1,2,3, …, N),
maka mean populasi setiap elemen Ý adalah :
N Mi N N

∑ ∑ y ij ∑ M i ý i ∑ M i ý i
i j i i
Ý = N
= N
=
M0
∑ Mi ∑ Mi
i i

N
Dimana M 0=∑ M i
i

- Sebuah sampel diambil secara acar, wor, dari se-jumlah n cluster dan seluruh elemen
dalam cluster diteliti, maka penduga Ý rata-ratanya adalah :
1. Penduga yang bias :
n

ý n=∑ i
1 n

Dengan varians :
S2b n
v ( ý n ) =( 1−f ) =(1−f ) ∑ ¿ ¿ ¿
n 1

2. Penduga yang bias, tapi konsisten (M0 tidak diketahui dan mempertimbangkan
variasi ukuran cluster) :
n

∑ M ý i
1
ý ' n= n

∑M
1

Dengan varians :
S ' 2b n
2
v ( y´ ' n) =( 1−f ) =(1−f ) ∑ M i ¿ ¿ ¿
n 1
n

Dimana
∑ Mi
' i
Ḿ =
n
3. Penduga yang unbias (M0 diketahui(dalam prakteknya sulit diperoleh) dan varians
yang dihasilkan cenderung besar)
n

∑ M i ýi
i
ý ¿n=
n Ḿ
Dengan varians :
¿ S¿b 2 n
v ( ý n ) =( 1−f ) = (1−f ) ∑ ¿ ¿ ¿
n 1

Dimana
∑ Mi M0
1
Ḿ = =
N N

RE dari Unequal Size Cluster Sampling


( N Ḿ −n Ḿ ) 2 (1−f ) 2
S S
V ( Ý SRS ) N Ḿ n Ḿ n Ḿ S2
ℜ= = = =
V ( Ý C ) N −n 2 (1−f ) 2 Ḿ S2b
Sb Sb
Nn n

Penduga proporsi
N

∑ M i ^pi
1
^p= N

∑ Mi
1

Dengan varians :
n
v ( ^p )=(1−f ) ∑ M 2i ¿ ¿¿
1

Anda mungkin juga menyukai