0 penilaian0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara) 709 tayangan14 halamanProgram Linier
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda,
ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
Prinsip-prinsip Riset Operasi nt
——— | 24 |
PENDAHULUAN
Sebuah organisasi harus membuat ke
putusan mengenai cara mengalokasikan
sumber-sumbernya,
dan tidak ada organisasi yang beroperasi secara permanen
dengan sumber yang tidak terbatas, akibatnya manajemen harus secara terus-
menerus mengalokasikan sumber yang langka untuk mencapai tujuan yang
optimal. Tlap organisasi mencoba untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan
barasan sumber (tabungan, anggaran, bahan-bahan produksi),
Program linier merupakan model matematik untuk mendapatkan alternatif
Penggunaan terbaik atas sumber-sumber organisasi. Kata sifatlinier digunakan
untuk menunjukkan fungsi-fungsi matematik yang digunakan dalam bentuk
linier dalam arti hubungan langsung dan persis proporsional. Program menyatakan
penggunaan teknik matematik tertentu, Jadi pengertian program linier adalah
suatu teknik perencanaan yang bersifat analitis yang analisisnya menggunakan
model matematis, dengan tujuan menemukan beberapa kombinasi alternatif
pemecahan optimum tethadap persoalan,
seudenisth sou srt ib, —|22} emi ma
BENTUK UMUM MODEL PROGRAM LINIER
Bentuk umum model program linier:
Optimumkan
Z= Sox,
in
dengan batasan:
Pi
Saye, 25d, untuk i= 12,3
a
x, 20, untuk j = 12,3,
atau dapat ditulis secara lengkap sebagai berikut
Optimumkan
Z = Oey + CyXy Hoe FG %y
dengan batasan:12 Bab 2m Program Linier: Metode Grafik
Ay Xt Xp Hot yh, 2S 4
Ayyky + ayy tot Monk, 2S br
Ay hy + igh to + bynty 2S Om
Kp po Xap My 20
Kererangan:
= fungsi tujuan yang dicari nilai optimalnya (maksimal, minimal)
kenaikan nilai Z apabila ada pertambahan tingkac kegiatan x, dengan satu
ing
7 acuan unit atau sumbangan setiap satuan keluaran kegiatan j tethadap Z
n= macam kegiatan yang menggunakan sumber atau fasilitas yang tersedia
m = macam batasan sumber atau fasilitas yang tersedia
vy = tingkat kegiatan ke:
dq + banyaknya sumber 7 yang diperukan unwuk menghaslkan seap unit
keluaran kegiatan j
= kapasitas sumber i yang tersedia untuk dialokasikan ke setiap unit kegiatan
‘Terminologi umum untuk model program liniet di atas dapat dirangkum
sebagai berikut:
1. Fungsi yang akan dicari nilai optimalnya (Z) disebut fungsi tujuan (objec-
tive function)
2. Fungsi-fungsi batasan dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu:
a. Fungsi batasan fungsional, yaitu fungsi-fungsi batasan sebanyak’ m.
b. Fungsi batasan non-negatif (non-negative constrains) yaitu variabel x, 2
0
3. Variabel-variabel x; disebur sebagai variabel keputusan (decision variables).
4. Parameter model yaitu masukan konstan 4,y 6, dan G,
‘Agar penggunaan model program linier di atas memuaskan tanpa terbentur
pada berbagai hal, maka diperlukan asumsi-asumsi dasar program linier sebagai
berikeut:
1. Proportionality, asumsi ini berarti nai turunnya nilai Z dan penggunean
sumber atau fasilitas yang ersedia akan berubah secara sebanding dengan
perubahan tingkat kegiatan,
Misal:Prinsip-prinsip Riset Operasi 13,
& Ze om + ak + oxy +O,
Setiap pertambahan 1 unit x, akan menaikkan Z sebesar ¢,. Setiap
pertambahan 1 unit x, akan menaikkan Z sebesar cy» dan seterusnya,
OX ae + ayy a ta, S by
Setiap pertambahan 1 unit x, akan menaikkan penggunaan sumber
daya/fasilitas ke 1 sebesar 4,,. Dengan kata lain, setiap ada kenaikan
kapasitas rill tidak perlu ada biaya persiapan (set-up cost).
Additivity, berarti nilai cujuan tiap kegiatan tidak saling mempengaruhi,
atau dalam program linier dianggap bahwa kenaikan suatu kegiatan dapat
ditambahkan tanpa mempengaruhi bagian nilai Z yang diperoleh dari
kegiaran lain,
Misal: Z = 4x, + 7x,
di mana x, = 30; x, = 20 sehingga Z = 120 + 140 = 260
Andaikan x, bertambah 1 unit, maka sesuai dengan asumsi pertama, nilai
Z menjadi 260 + 4 = 264. Jadi, nilai 4 karena kenaikan x, dapat langsung
ditambahkan pada nilai Z mula-mula tanpa mengurangi bagian Z yang
diperoleh dari kegiatan ke-2 (x,). Dengan kata lain, tidak ada korelasi
antara x, dan x.
3. Divisibility, berarti keluaran yang dihasilkan oleh setiap kegiatan dapat berupa
bilangan pecahan.
Misalkan nilai Z = 17,5 5 x = 6,1
4, Deterministic (certainty), berarti bahwa semua parameter (a,, b, 9) yang,
a py
terdapat pada program linier dapat diperkirakan dengan pasti, meskipun
dalam kenyataannya tidak sama persis.
PEMECAHAN PERSOALAN PROGRAM LINIER
DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRAFIK
Metode grafik merupakan salah satu teknik pemecahan model program linier
yang hanya memuat dua variabel keputusan.
Langkah-langkah pemecahan dengan metode grafik adalah sebagai berikut:
1. Gambarkan sebuah bidang koordinat dengan kedua variabel sebagai sumbu-
sumbu koordinat.14 Bab 2m Program Liniet: Metode Grafik
2. Gambarkan garis-garis fungsi batasan dengan menganggap batasannya
sebagai persamaan.
3. Tentukan daerah dalam bidang koordinat yang memenuhi semua batasan,
dacrah ini disebut sebagai dacrah layak (feasible region).
4. Tentukan koordinat titike sudut (disebut sebagai titi ekserim).
Hitung harga fungsi tujuan untuk semua titik sudut, kemudian pilih harga
yang optimal sebagai pemecahan persoalan.
Contoh 2.1 y panes Ba a tat
PT Dimensi adalah sebuah perusahaan furnitur produsen meja dan kursi yang
harus diproses melalui perakitan dan pemolesan. Fungsi proses perakitan memiliki
60 jam kerja dan fungsi proses pemolesan memiliki 48 jam kerja. Untuk meng-
hasilkan satu meja dibutuhkan masing-masing 4 jam dan 2 jam untuk perakitan
dan pemolesan, sedang satu kursi membucuhkan masing-masing 2 jam dan 4
jam untuk perakitan dan pemolesan. Laba untuk tiap meja $8 dan tiap kursi
$6. Sekarang kita harus menentukan kombinasi terbaik dari jumlah meja dan
kursi yang harus diproduksi, agar menghasilkan laba maksimal.
Penyelesaian:
Informasi yang diperlukan untuk memecahkan persoalan ini dapat dirangkum
dalam Tabel 2.1 berikut.
Tabel 2.1. Informasi Produksi PT Dimensi
Wakeu yang diburuhkan =Total jam
uuncuke satu unie produk (jas) tersedia
" Perakitan 2 60
Pemolesan 2 4 48
Laba/unit 88 36 —
Formulasi persoalan:
Misalkan: x = jumlah meja yang dibuat
y= jumlah kursi yang dibuat
Z = jumlah kontribusi laba seluruh meja dan kursi
Model program liniernya adalah:Prinsip-prinsip Riset Operasi , 15
Maksimumkan laba: Z = 8x + Gy
Dengan batasan:
4x + 2y S60 > fungsi batasan proses perakitan
2e + 4y S48 > funy
xdany20
(Fungsi tujuan)
gsi batasan proses pemolesan
Gambarkan barasan-batasan pada bidang koordinat:
Gambar 2.1. Fungsi Batasan-batasan
y
30
gee Fungsi perakitan
12
DF _——— Fungsi pemolesan
Lee
1524
Gambar 2.2. Daerah Layak
J
t
A(00) 05.0)
Dari grail aas ci sud yang diketahul ada A,B, dan Csedangkan ek
sudut D dapat dicari dengan eliminasi antara persamaan satu dan dua, yaitu:
4x + 2y = 60 kalikan dengan (2): 8x + 4y = 120
2x + Ay = 48 2x4 dys 48 ~
6x 2, maka x = 1216 Bab 2m Program Linier: Metode Grafik
Substitusikan x = 12 ke dalam persamaan kedua:
2(12) + 4y = 48
4y = 24, schingga y = 6
Jadi titik D adalah (6,12).
Langkah berikutnya, hitung nilai empat titik sudut dengan cara men-
substitusikan ke dalam fungsi tujuan untuk melihat kombinasi mana yang meng-
hasilkan laba terbesar.
Titik A (0,0): Z = 8(0) + 6(0)
Titik E (0,12) : Z = 8(0) + 6(12)
Titik C (15,0) : Z = 8(15) + 6(0)
Titik D (12,6) : Z = 8(12) + 6(6) = 132°
Ternyata titik yang menghasilkan laba terbesar adalah D($132). Jadi ticik
inilah yang paling optimal. Keputusannya meja dibuat sebanyak 12 buah dan
kursi 6 buah.
Selain cara di atas, ada cara lain untuk menencukan titik yang paling op-
timal yaitu dengan menggambarkan gars fungsi ujuan (isproft) tetapi cara ini
dirasa kurang praktis schingga tidak penulis jelaskan di sini.
BEBERAPA MASALAH TEKNIS DALAM
PROGRAM LINIER
a. Masalah minimasi
Contoh di atas merupakan model program linier di mana tujuan yang dicati
adalah maksimasi, yaitu mendapatkan laba yang paling besa. Bila fungsi tujuan-
nya minimasi maka alternatif yang optimal adalah alternatif yang dapat me-
minimumkan nilai Z.
b. Fungsi batasan bertanda “lebih besar atau sama dengan’ (2).
Apabila fungsi batasan bertanda 2 maka daerah feasibel akan berada di sebelah
kanan atas garis batasan,Prinsip-prinsip Riset Operasi 7
c. Fungsi batasan bertanda “sama dengan” (-)
Apabila fungsi batasan bertanda =, maka daerah feasibel akan terletak pada garis
yang memiliki tanda sama dengan,
d. Redundancy
Barasan yang tidak mempengaruhi daerah yang memungkinkan disebut redun-
dancy batasan. Misalkan pada permasalahan PT Dimensi di atas ada tambahan
batasan dari manajer pemasaran bahwa ia tidak dapat menjual lebih dari 20
kursi (lihat Gambar 2.3). Katena jumlah jumlah kursi maksimum dalam daerah
feasibel hanya berjumlah 12 (pada titik E) maka batasan baru manajemen
pemasaran itu merupakan kelebihan, Jadi bacasan pemasaran dapat diilangkan
guna menghemat waktu pethitungan, Dalam banyak persoalan program linier,
Kelebihan barasan tidak dihilangkan karena belum diketahui sebagai kelebihan
sampai persoalan dipecahkan. Dengan penggunaan komputer untuk memecahkan
persoalan program linier, kelebihan batasan tidak menimbulkan kesulitan.
Gambar 2.3. Persoalan PT Dimensi dengan batasan pemasaran (y < 20)
y
30
Baasan pemsaran y $ 20
oo Fungsi perakitan
en Fungsi pemolesan
20
Eee | 25 | a
SOAL-SOAL
Soal-soal Telaah dan Penyelesaiannya
1. Sebuah industri keramik membuat dua jenis produk unggulan A dan B.
Uneule menghasilkan satu buah jenis A diperlukan wakew pengerjaan 1 jar
dan bahan baku 4 kg, sedangkan jenis B membutubkan 2 jam dan bahan18 Bab 2 m Program Linier: Metode Grafik
Waktu dan bahan baku yang tersedia masing-masing 40 jam
ssh 120 pel tiap unit A dan B masing-masing $40 dan $50,
a. Tentukan model program linier untuk persoalan datas,
b. Tenrukan dengan metode grafik berapa jumlah yang harus diproduksi
untuk masing-masing jenis produk, sehingga keuntungan mencapai
maksimum
Penyelesaian:
Misalkan x, = jumlah yang diproduksi untuk jenis A, dan
x)= jumlah yang diproduksi untuk jenis B
‘Tujuan dari persoalan tersebur adalah untuk memaksimumkan total keuntungan
dari jumlah produksi masing-masing jenis.
Maksimumkan: Z = 40x, + 50x,
Model mempunyai batasan sumber daya,
x + ay < 40 (batasan wakeu)
4x, + 3x) < 120 (batasan bahan baku)
Model lengkap dari persoalan program liniernya adalah,
Maksimumkan: Z = 40x, + 50x,
Batasan-batasan:
x + 2x, <40
4x, + 3x, S120
Xx 20
Titik-titik sudut pada daerah feasibel:
Titik sudut O (0,0) berarti tidak m
Titik sudut A (0,20) > Z = 40(0) + 50(20) = $1000
Titik sudut C (30,0) + Z = 40(30) + 50(0) = $1200
Perpotongan garis 4x, + 3x, = 120 dan % + 2x, = 40 menghasilkan
Titik sudut B (24,8) Z = 40(24) + 50(8) = $1360
emproduksi apa-apa > Z = 0
Grafik Fangsi batasan dan daerah layak sebagai betikuntPrinsip-prinsip Riset Operasi 19
4x, + 3x, < 120
Titik optimal
Sehines Keputusannya adalah keuntungan maksimum diperoleh pada nila
= $1360, Pada produksi jenis A = 24 buah dan jenis B = 8 buah.
Sebuah toko yang menjual keperluan pertanian menyediakan dua merck
Pupuk kimia, yaita Super dan Top. Setiap jenis mengandung campuran
bahan nitrogen dan fosfat dalam jumlah tertencu,
Jenis Kandungan bahan kimia
Nitrogen (kg/sal) Fosfat (kg/sak)
oped | |) apd Wott lar A) 7
‘Top 4 3
Seorang petani membutuhkan paling sedikit 16 kg nitrogen dan 24 kg
fosfat untuk lahan pertaniannya. Harga pupuk Super dan ‘Top masing-
masing $6 dan $3. Petani tersebut ingin mengetahui betapa sak masing-
masing jenis pupuk harus dibeli agar total harga pupuk mencapai mini-
mum dan kebutuhan pupuk untuk lahannya terpenuhi. Selesaikan dengan
metode grafik.
Penyelesaian:
Formulasi model:
Misal x, = banyaknya pupuk merek Super yang dibeli
x = banyaknya pupuk merck TOP yang dibeli
Model program liniernya:
Minimumkan: Z = 6x, + 3%20 —-Bab2. m Program Liner: Metode Grafik
Batasan-batasan:
2x, + dx, 216
4x, + 3x, 2 24
xp % 20
Dengan cara yang sama seperti pada Soal no.1, maka diperoleh titik optimal
pada titik sudut A, di mana petani sebaikinya tidak perlu membeli merek super
sedangkan jumlah pembelian uncuk pupuk merek TOP adalah 8 sak dengan
minimum harga total Z = 6(0) + 3(8) = $24,
Grafik model program liniernya
%) Titik optimal
— Daerah feasibel
2x, + dxy = 16
3. Sebuah industri kerajinan kulit membuat tas yang terdiri dati jenis A dan
B. Keuntungan masing-masing jenis tas adalah $400 dan $200 dolar per
uunit, Industri mendapat kontrak pesanan dati sebuah toko sebesar 30 (A
dan B) buah per bulan. Suplai bahan kulic paling sedikit 80 lembar per
bulan, dan industri kerajinan ini harus memesan paling tidak 80 lembar
per bulan. Setiap barang A membutuhkan 2 lembar kulit sedangkan barang
B membutuhkan 8 lembar, Dari pengalaman sebelumnya industt ini tidak
bisa membuat barang jenis A lebih dari 20 buah per bulan. Mereka ingin
mengetahui berapa jumlah masing-masing jenis A dan B yang harus dibuat
supaya keuntungan yang didapat maksimum, Tentukan model program
liniemnya dan selesaikan persoalan ini dengan metode graf
Penyelesaian:
Formulasi model
Misalkan x, = produk A dan x, = produk BPrinsip-prinsip Riset Operasi 21
Model program liniernya:
Maksimumkan: Z = 400x, + 200x,
Batasan-batasan:
a+ x = 30
2x, + 8x, 2 80
x, < 20
p20
a
x $20
f Titik optimal
B(20,10) ay, + 8x, 2 80
Titik sudue yang dibentulk oleh daerah feasibel adalah:
© (0,10) menghasilkan Z = 400(0) + 200(10) =2.000
A (0,30) menghasilkan Z = 400(0) + 200(30) = 6.000
B (20,10) menghasilkan Z = 400(20) + 200(10) = 10.000
C (20,5) menghasilkan Z = 400(20) + 200(5) = 9.000
Terlihat bahwa nilai terbesar dari Z adalah 10.000, jadi keuntungan
maksimum diperoleh pada produksi jenis A = 20 buah dan jenis B = 10
buah dengan keuntungan maksimum sebesar $10.000.wt: Metode Grafik
22 Bab 2m Program
Soal-soal Pilihan Ganda
Gunakan gambar berikut untuk menjawab
y
4 4
‘| 3
aa ghee INU SETS
Grafik 1 Grafik I Grafik IIL Grafik IV
soal nomor 1 s/d 4.
1. Grafik untuk batasan 3x + 4y 2 12 adalah
a. Grafik I cc. Grafik IIL
b. Grafik IT d. Grafik IV
2. Grafik untuk batasan 4x + 3y S$ 12 adalah
a. Grafik I «Grafik IIL
b. Grafik IT d. Grafik IV
3. Jika fungsi kendala diberikan sebagai berikut:
2x + Gy S12
4x + By S12
wy20
maka titik sudutnya pada daerah layak didapat:
a (0,2):(6,0)5(4/3,2) & (3,0)s(2,4/3)3(0.4)
b. (0,2)s(2,4/3)3(3,0) d. (6,0)5(4/3,2);(0,4)
4. Pemecahan model program linier dengan metode grafik digunakan apabila
modelnya memuat
a, 2 batasan ©. 1 fungsi tujuan
b. 2 variabel kepucusan d. 2 kendala
5. Selain metode grafik program linier bisa disclesaikan dengan metode
a. Matematis & Minimasi
b. Least cost 4. Simpleks
6. Bila titik sudut sudah diperolch maka langkah selanjutnya dalam pemecahan
Linear programming dengan metode grafik adalah10.
Prinsip-prinsip Riset Operasi 2B
Menggambarkan bidang koordinat
Tentukan daerah layake
Hitung fungsi tujuan
Gambarkan garis kendala
aoe
Pernyataan tentang daerah layak yang benar berikut ini adalah
a. Bidang koordinat yang betharga positif
b. Koordinat yang memenuhi semua kendala
c. Himpunan variabel non-negatif
d. Semua benar
Bila dua pertidaksamaan < tidak memotong satu sama lain dalam kuadran
grafik di mana kedua variabel positif, maka:
a. Persoalan mustahil dipecahkan
b, Satu dari batasan adalah redundan
c. Pemecahan tidak rerbatas
dd. Semua salah
Bila suacu persoalan mempunyai satu batasan > dan saru batasan S serta
keduanya tidak berporongan dalam kuadran grafik di mana kedua variabel
positif, maka
a. Persoalan mustahil dipecahkan
b. Satu dari barasan adalah redundan
c. Pemecahan tidak terbatas
d. Semua salah
Bila semua batasan pertidaksamaan 2 untuk persoalan program linier disertai
fungsi tujuan memaksimumkan, maka:
a. Persoalan mustahil dipecahkan
b. Satu dari batasan adalah redundan
c. Pemecahan tidak terbatas
d. Semua salah
Soal-soal Latihan
1.
Dua macam produk dibuar melalui serangkaian proses yaitu mesin pereama,
mesin kedua dan mesin ketiga, Masing-masing mesin dibatasi_waktu
prosesnya selama 10 jam per havinya, Waktu produkst dan keuntungan per
unit barang diberikan dalam tabel sebagai berikut24 Bab 2 = Program Linier: Metode Grafik
Produk ‘Menit per unit Keuntungan
eee —___—
Mesin 1 Mesin 2 Mesin 3
A 10 6 8 $2
B 5 20 15 $3
tt)
a. Tentukan model program liniernya
b. Dengan metode grafik tentukan berapa masing-masing produk harus
dibuat sehingga keuntungan maksimum
2. ‘Tentukan daerah feasibel secara grafis dari pertidaksamaan berikut ini
x+ 484
4x, + 3x, $12
x+y 21
x4 <6
xp 20
Manakah yang termasuk batasan redundan? Reduksi sistem sehingga batasan
menjadi lebih sederhana.
3. Perhatikan persoalan berikut ini:
Maksimumkan: Z = 5x, + 6x,
Batasan-batasan:
m4 — 2m 22
“2x, + 3x, 22
xy % tidak dibatasi
Tentukan solusi optimal dengan metode grafik.
4, Tentukan pemecahan optimal dengan metode grafik untuk model program
berikut ini:
Minimumban: Z = 25x, + 30%,
Batasan-batasan:
4x, + Tx 1
8x, + 5x, 2 3
6x, + 9x, 2-2
xy 20
Anda mungkin juga menyukai