Skrip Pendek: Lima Mimpi
Skrip Pendek: Lima Mimpi
Written by
Tim Naskah
Draft Akhir
ACT 1
_____
CUT TO :
CUT TO:
TOKOH 1 (RAMA)
Hallo tokoh netral (kiara).
alhamdulillah baik, kamu sendiri
gimana? Sehat-sehat kan yaa..
TOKOH 1 (RAMA)
Bisa-bisa, bisa banget, udah lama juga
ga ketemuan, nanti aku ajak tokoh 2
(adirra) juga deh.
3.
TOKOH 1 (RAMA)
Oke, bye.
CUT TO:
TOKOH 1 (RAMA)
Mana nih si tokoh netral (kiara),
pasti dia ngaret nih.
TOKOH 2 (ADIRRA)
Mungkin dia masih di jalan. Tapi bener
kan ini tempatnya? kalau gitu cari
tempat duduk dulu aja yuk.
TOKOH 1 (RAMA)
LOH!!! Kalian ngapain disini?!
TOKOH 3 (DHIKSA)
Lah, Seharusnya aku yang nanya kamu
ngapain disini?! Ini kan toko aku,
jadi ya jelas dong aku ada disini!
TOKOH 1 (RAMA)
Biasa aja dong, ga usah nyolot gitu.
TOKOH 3 (DHIKSA)
(menunjuk tokoh 1 (rama) ) Kamu tuh
yang nyolot! Emang ya dari dulu tuh ga
pernah berubah.
TOKOH 1 (RAMA)
Maksud kamu apa?!
4.
TOKOH 3 (DHIKSA)
Oh jadi kamu yang ngundang mereka ke
grand opening toko kami? Ngapain coba?
TOKOH 4 (RAYA)
Bener tuh,gak jelas banget kamu tuh
ngajakin mereka! Ngerusak suasana aja.
TOKOH 2 (ADIRRA)
Apaan sih, sombong banget jadi orang!
TOKOH 4 (RAYA)
Jelas dong! Lihat, kami dah sukses
sekarang! Buktinya bisa buka cabang
baru.
(FLASHBACK TRANSITION)
CUT TO:
TOKOH 1- 4 (RAMA,ADIRRA,DHIKSA,RAYA)
Yaudah ayok..
CUT TO:
5.
TOKOH 4 (RAYA)
Kalian ada yang tau cara ini ga ?
TOKOH 3 (DHIKSA)
Oh ini, caranya seperti ini (sambil
ngejelasin)
CUT TO:
TOKOH 1 (RAMA)
*Mengucapkan syukur* (dengan lantang)
TOKOH 2 (ADIRRA)
Yahh, aku ga lolos.
TOKOH 1 (RAMA)
Iya terima kasih, kalian juga lebih
semangat lagi belajarnya untuk
mengikuti ujian SBMPTN.
CUT TO:
6.
TOKOH 1 (RAMA)
Semangat ya kalian!! semoga
mendapatkan hasil yang terbaik, aku
tunggu di embung ITERA ya.
(Sembari melambaikan tangan)
TOKOH 1 (RAMA)
Gimana ujiannya? soal-soalnya mudah
ga?
TOKOH 2 (ADIRRA)
Menurut aku soalnya tidak terlalu
susah
TOKOH 3 (DHIKSA)
Ih kok punya aku tadi susah ya
TOKOH 4 (RAYA)
Iya sama aku juga
TOKOH 1 (RAMA)
Semoga kalian mendapatkan hasil yang
memuaskan dan lolos di pilihan pertama
ACT 2
_____
TOKOH 3 (DHIKSA)
(Berdiri di ambang pintu) Pak…
(memanggil pelan, tidak ingin
mengejutkan Bapaknya).
BAPAK :
(Menengadah, mendengar sapaan Tokoh 3)
Eh, Tokoh 3 (dhiksa) udah pulang, Nak?
Bapak kok tidak dengar kamu datang.
(Menutup buku dan menaruh
penanya).Kapan pulangnya?
TOKOH 3 : (DHIKSA)
Barusan, Pak. (menghampiri sang Bapak,
duduk di dekatnya, lalu mencium tangan
beliau).
BAPAK
Bagaimana ujian masuknya? Lancar,kan?
TOKOH 3 (DHIKSA)
(Sekilas menunjukan ekspresi tertegun
karena pertanyaan tersebut, teringat
soal ujianyang menurutnya sulit).
Lancar kok, Pak. (Tokoh 3 tersenyum
palsu, tidak ingin membuat bapaknya
semakin khawatir)
BAPAK
Alhamdulillah, Nak. (Tersenyum
kecil,sambil mengusap pundak Tokoh 3)
Oh iya, di meja ada tahu goreng
kesukaanmu. Makan dulu, sana.
(menengadahkan dagu ke arahmeja yang
berada di dalam ruangan).
8.
TOKOH 3 (DHIKSA)
Iya, Pak. Habis makan, nanti Tokoh 3
bantu bungkusin susu kedelainya ya.
(ragu-ragu untuk beranjak dari duduk,
sempat bimbang apakah harus
menyuarakan pikirannya atau tidak.).
Pak… Bapak kelihatannya kurang baik.
Ada masalah ya, Pak? (menatap lekat
Sang Bapak).
BAPAK
(kedua alis Bapak terangkat secara
bersamaan, ia merasa tidak enak karena
membuat Tokoh 3 khawatir). Tidak ada,
kok. Baik-baik saja.
Sudah,sudah…(sembari mengibaskan
tangan didepan wajahnya, isyarat agar
Tokoh 3 menghalau apa pun yang sedang
iakhawatirkan)… Kamu makan dulu, saja.
TOKOH 3 (DHIKSA)
…. (hanya mengangguk, beranjak dari
duduk).
BAPAK
…(MENGHELA NAFAS).
TOKOH 1 (RAMA)
Eh, sudah jam 14.58 nih. Dua menit
lagi pengumumannya (terdengar
bersemangat).
9.
(1 menit tersisa)
TOKOH 4 (RAYA)
Santai aja kali. Bisa, kita pasti bisa
lolos.*Tersenyum lebar sambil
memandang tokoh lain secara bergantian
dengan ekspresi sedikit merendahkan*
(membuat ketukan cepat dengan
tangannya. Ia merasa gugup tapi
berlagak percaya diri).
SEMUA TOKOH :
(Memandang satu sama lain secara
bergantian) Satuu, duaa, TIGA!!!
TOKOH 2 (ADIRRA)
Yaaaay! (Lulus,ekspresi tidak percaya,
mendekapkan tangan ke mulut).
TOKOH 3 (DHIKSA)
*Terdiam ketika akhirnya melihat hasil
pengumuman. (Tidak lulus, sangat
terpukul).
TOKOH 4 (RAYA)
Lah, kok. (Tidak lulus, kaget dan
heran dengan hasilnya). Aku… Seorang
(menyebut nama tokoh 4) yang gagal?
(monolog dalam hati).
TOKOH 4 (RAYA)
…. (Berusaha untuk tetap terlihat
bahagia terhadap Tokoh 2 yang saat itu
lulus, namun masih terdapat rasa iri).
TOKOH 1 (RAMA)
Terus kalian mau kemana setelah ini?
(menatap pada Tokoh Netral, 3, dan 4
secara bergantian).
TOKOH 2 : (ADIRRA)
(Mengangguk) Hmm…Sultan. (bergurau).
TOKOH 4 : (RAYA)
Iya, nih. Enak banget. Kalo aku masih
belum tahu sih lanjut kemana. (sembari
tertawa kecil).
TOKOH 1 (RAMA)
…. (menatap lekat pada Tokoh 3
(dhiksa) dengan tatapan heran).
TOKOH 3 (DHIKSA)
(bergerak menjauh dari posisi
lingkaran, menyapu rambut kepala ke
belakang, lalu menekankepalanya.
Setelah itu, ia menatap ke bawah
dengan tatapan yang sangat hancur).
TOKOH 1 (RAMA)
Kamu sendiri gimana (dhiksa) Tokoh 3?
(ekspresi serius.)
TOKOH 3 (DHIKSA)
(Mendengar itu, Tokoh 3 mengalihkan
pandangannya dengan cepat pada (rama)
Tokoh 1. Ia juga menyadari jika semua
temannya telah memfokuskan diri
padanya).
TOKOH 3 : (DHIKSA)
... (sesaat,menunduk dengan lesu
sebelum akhirnya angkat bicara) .
([ Jeda bicara ])
SBMPTN satu-satunya kesempatanku.
Karena kalian tahu sendiri, kalau aku
engga mungkin ambil seleksi mandiri.
Haha, yang benar saja. (tertawa
miris). Bapakku tidak akan mampu.
([ Jeda bicara ])
Tapi, kalian lihat sendiri kalau
ternyata hasilnya tidak sesuai dengan
apa yang diharapkan. (Tokoh 3
mengambil ponsel miliknya yang berada
di hadapannya, segera setelah itu
menaruhnya kembali dengan kasar). Dan
ya, gitu. Aku engga lanjut kuliah deh.
(Ia berusaha keras untuk terlihat
tenang di depan teman-temannya).
TOKOH 1 (RAMA)
Jadi kamu engga bakal lanjut, ya?
(Nada sinis).
13.
TOKOH 3 (DHIKSA)
(Membuat kerutan pada dahi, mulai
tidak nyaman dengan nada bicara yang
Tokoh 1 gunakan) Baru saja aku bilang,
kamu tidak dengar, ya? (Tokoh 3
beranjak dari duduk.).
TOKOH 1 (RAMA)
Dengar, lah! (emosi semakin tersulut).
Ya aku hanya memastikan saja, kan dulu
kita punya janji untuk melanjutkan di
Perguruan Tinggi Negeri bersama-sama.
TOKOH 3 (DHIKSA)
Sudah kubilang SBMPTN itu kesempatan
TERAKHIR ku! Belum lagi masalah
ekonomi yang keluargaku punya.
Seharusnya kamu ngertiin-lah
permasalahanku. Permasalahan orang itu
berbeda-beda,(menyebut nama Tokoh
1)!!! (rama)
TOKOH 1 (RAMA)
Yaudah, terserah! Kalo begini caranya
sih kita engga jadi sukses bareng
lewat PTN! ( sarkasme ).
TOKOH 3 (DHIKSA)
(Terdiam, tidak habis pikir atas apa
yang baru saja ia dengar) Loh?Maksud
kamu apa?? Kamu kira orang bisa sukses
cuma lewat PTN, saja??!
TOKOH 2 (ADIRRA)
Apaan sih kalian. Kenapa pada emosi
14.
TOKOH 3 (DHIKSA)
(masih berusaha menerjang Tokoh 1,
sebelum akhirnya ia menyuarakan
tekadnya saat itu juga). Tunggu aja
nanti! Lihat. (terdengar tegas dan
penuh tekad). Aku bakal raih
kesuksesanku tanpa harus ada gelar
sarjana yang melekat di belakang
namaku!
TOKOH 4 (RAYA)
…. *menatap sinis pada Tokoh 1 (Dalam
benaknya, ia juga merasa tersinggung
atas apa yang telah Tokoh 1
katakansebelumnya pada Tokoh 3).
TOKOH 2 (ADIRRA)
(menatap tokoh lainnya secara
bergantian) Ini gimana?
TOKOH 1 (RAMA)
Bisa diam dulu, engga?! (bentakan pada
Tokoh 2).
TOKOH 2 (ADIRRA)
(sedikit terperanjat, kaget ) Iya,iya
maaf. (sembari menunduk).
TOKOH 4 (RAYA)
Semua jadi kacau gara-gara kamu.
(umpat si Tokoh 4 kepada Tokoh 1)
TOKOH 1 (RAMA)
Gara-gara aku???
TOKOH 4 (RAYA)
…. (mengangkat-turun kedua bahunya.
Isyarat jika ia tidak tahu menahu).
TOKOH 3 (DHIKSA)
(terdiam sejenak, mempertimbangkan apa
yang telah dikatakan Tokoh 3) Jadi
kamu sependapat sama aku?
TOKOH 4 (RAYA)
(mengangguk setuju).
TOKOH 3 (DHIKSA)
Hmm…(sembari menganGkat kedua alis).
Gimana kalau kita kerja sama??? Kamu
bantu aku, aku bantu kamu.
TOKOH 4 (RAYA)
Kerja sama bagaimana?
TOKOH 3 (DHIKSA)
Bisnis. Sebelumnya aku sempat
kepikiran untuk memulai bisnis
dibidang kuliner kalau saja aku engga
lulus di SBMPTN ini. Gimana menurut
mu?
TOKOH 4 (RAYA)
Menarik. Aku ikut!
(terdengarbersemangat).
CUT TO:
TOKOH 4 (RAYA)
(memanggil nama Tokoh 3 sembari
berlari)!
TOKOH 3 (DHIKSA)
(menghentikan langkahnya karena
mendengar Tokoh 4 yang
meneriakannamanya) …..
TOKOH 4 (RAYA)
(berhasil menghampiri Tokoh 3. Saat
itu, ia pun berdiri dihadapan tokoh
3).
TOKOH 3 (DHIKSA)
(menyebut nama Tokoh 4)(raya)? Kamu
ngapain ngikutin aku kesini?! (berucap
dengan nada yang sinis).
(*Masih terbawa suasana.)
TOKOH 4 (RAYA)
Tenangin diri kamu dulu,(dhiksa)
(menyebut nama Tokoh 3). Aku tahu kamu
kesel sama (rama) (menyebut nama Tokoh
1), dan perlu kamu tahu kalau aku juga
kesel sama dia.
TOKOH 3 (DHIKSA)
Tahu, tuh! Teman mu. Memang dia engga
bisa ya mikirin perasaan orang lain?!
TOKOH 4 (RAYA)
Iya, dia keterlaluan! Yaudah. Begini
saja, dengerin aku dulu. (memastikan
Tokoh 3 memberikan fokus padanya
sebelum akhirnya Tokoh 4 melanjutkan
pembicaraan) Aku juga sempat kepikiran
apa yang dibilang sama (menyebut nama
Tokoh 1). Dan aku sadar, situasi kita
ini sama. Aku juga pengen buktiin kalo
omongan si (menyebut nama Tokoh 1) itu
salah!
TOKOH 3 (DHIKSA)
(terdiam sejenak, mempertimbangkan apa
yang telah dikatakan Tokoh 3)Jadi kamu
17.
TOKOH 4 (RAYA)
(mengangguk setuju).
TOKOH 3 (DHIKSA)
Hmm…(sembari menganGkat kedua alis).
Gimana kalau kita kerja sama??? Kamu
bantu aku, aku bantu kamu.
TOKOH 4 (RAYA)
Kerja sama bagaimana?
TOKOH 3 (DHIKSA)
Bisnis. Sebelumnya akusempat kepikiran
untuk memulai bisnis dibidang kuliner
kalau saja aku engga lulus di SBMPTN
ini. Gimana menurut mu?
TOKOH 4 (RAYA)
Menarik. Aku ikut!
(terdengarbersemangat).
CUT TO:
12 ADEGAN CINEMATIK :
[ Cinematik A ]
[ Cinematik B ]
[ Cinematik C ]
[ Cinematik D ]
[ Cinematik E ]
[ Cinematik F ]
[ Cinematik G ]
[ Cinematik H ]
ACT 3
_____
TOKOH 2 (ADIRRA)
Iya, Aku harap untuk (menyebut Tokoh 1
dan 3) kalian berdua bisa saling
memaafkan satu sama lain. Aku tahu
dalam hati kalian juga pasti kangen
kan sama persahabatan kita dulu.
TOKOH 4 (RAYA)
Iya sih, sebenernya aku juga kangen
sama kita buat kumpul bareng kaya
dulu. Kalian baikan dong (menyebut
nama tokoh 1 dan 3). Masih bisa
dibicarain baik-baik kan?
TOKOH 1 (RAMA)
Bicarain baik-baik? Ga deh. Apalagi
sama orang egois kaya dia
TOKOH 3 (DHIKSA)
Siapa juga yang mau bicarain baik-baik
sama orang ga pengertian kaya kamu!
TOKOH 4 (RAYA)
Tau tuh, ga enak loh kita ngumpul gini
tapi kalian berdua tetap gitu terus
TOKOH 2 (ADIRRA)
Betul kata si tokoh 4,kalau memang ada
masalah gapapa kali kita yg minta maaf
duluan.
21.
TOKOH 3 (DHIKSA)
(Menarik nafas dalam) Maaf ya, kalo
sifat ku dulu terlalu kekanak-kanakan,
jadi membuat pertemanan kita seperti
ini.
TOKOH 1 (RAMA)
(Tersenyum) Iya, aku juga minta maaf
atas sifat ku dulu yang terlalu keras
kepala.
TOKOH 2 (ADIRRA)
Eh usaha kalian gimana (tokoh 3 dan
4)?
TOKOH 3 (DHIKSA)
Syukur banget, usaha kami semakin
berkembang [Link] kalian
gimana?
TOKOH 1 (RAMA)
Kuliah kami sih…………
END-
22.
DAFTAR TOKOH :
Bapak Tokoh 3