Rapat Pimpinan Daerah KNPI 2021
Rapat Pimpinan Daerah KNPI 2021
Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat
strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme
sebagaimana dibuktikan pada tahun 1908 dengan momentum Kebangkitan Nasional, tahun 1929
dengan lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut dan mempertahankan
kemerdekaan Indonesia, tahun 1973 terbentuk KNPI melalui deklarasi pemuda, serta tahun 1998
dengan semangat kejuangan yang kritis, dinamis dan rasional untuk menegakan demokrasi,
keadilan dan supremasi hukum yang berakumulasi secara sinergik dengan lahirnya era
reformasi.
Kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, perlu
mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi
penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta
bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.
Generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, memiliki tanggung jawab moral
untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu bangsa yang
berdasarkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
Bhineka Tunggal Ika, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa
dan mempercepat pembangunan Nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk melanjutkan dan melaksanakan cita-cita bangsa serta mempersiapkan tunas-tunas bangsa
dengan panggilan sejarah dan mewujudkan tanggung jawabnya, maka Organisasi
Kemasyarakatan Pemuda dan seluruh potensi Pemuda yang berhimpun dalam Komite Nasional
Pemuda Indonesia (KNPI), dengan landasan semangat kebersamaan untuk menumbuhkan,
menggerakkan militansi serta idealisme, serta menyalurkan aspirasi dan potensi pemuda demi
tercapainya masa depan yang lebih Cemerlang.
Sadar sepenuhnya akan panggilan sejarah, potensi, peranan, dan tanggung jawab kaum muda,
maka dengan Rahmat Allah SWT, Tuhan YME, kami generasi muda yang terhimpun dalam
Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya melaksanakan konsolidasi kepemudaan demi untuk
mensinergiskan peran serta Pemuda yang Berkarya dalam membangun Kota Tasikmalaya, yakni
dilaksanakannya Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Tasikmalaya tahun 2021 merupakan forum
yang kedudukannya setingkat dibawah MUSDA VI Pemuda/KNPI yang dilaksanakan sebelum
Pelaksanaan MUSDA VI Pemuda/KNPI sesuai dengan AD/ART KNPI dan merupakan sebuah
ajang konsolidasi dan silaturrahmi pemuda dengan harapan agar terciptanya MUSDA tahun
2021 yang akan datang berwibawa dan bermartabat.
Sejalan dengan itu kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kami atas kesempatan
waktu Pengurus DPD KNPI Provinsi Jawa Barat beserta rombongan yang telah berkenan hadir
bersama kita dalam RAPIMDA VI Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya ini, besar harapan kami
nantinya kepada Dewan Pengurus Daerah KNPI Propinsi Jawa Barat dapat memberikan
penjelasan ataupun masukan kepada kita semua demi untuk terselenggaranya RAPIMDAVI
Pemuda/KNPI seutuhnya yang kita selenggarakan hari ini.
Dalam sambutan tertulis ini kami seluruh jajaran Pengurus DPD KNPI Kota Tasikmalaya
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panitia Pelaksana, Organisasi
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terhimpun dalam KNPI dan semua pihak yang telah
membantu terselenggaranya Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya ini,
selanjutnya kami haturkan permohonan maaf jika ada kesalahan yang kami perbuat selama kami
hadir dari awal hingga acara ini nantinya selesai. Akhirnya marilah kita kembali berserah diri
kepada Allah SWT Tuhan YME, sembari mengharapkan ampunan-Nya. Mari kita
bermusyawarah dan bermupakat dengan kebersamaan demi terwujudnya Pemuda yang mandiri
mampu menghadapi tantangan zaman kedepan yang semakin global.
Demikian sambutan tertulis ini kami sampaikan kepada kita semuanya semoga kita dapat
menjalankan semua agenda-agenda yang akan kita bahas bersama nantinya dalam rangka
pelaksanaan MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2021 yang akan datang, serta dapat melahirkan
pokok-pokok pikiran dan rekomendasi baik internal maupun eksternal yang sifatnya membangun
tanah kelahiran kita ini.
8. Peran serta organisasi Kemasyarakatan Pemuda Indonesia dalam struktur dan program
Komite Nasional Indonesia menyatakan perwakilan formal organisasi Kemasyarakatan Pemuda
Indonesia yang telah diakui keberadaannya sesuai undang-undang yang berlaku.
Deklarasi Pemuda Indonesia tanggal 23 Juli 1973 pada dasarnya wujud kesadaran baru generasi
muda yang lahir dari sebuah komitmen dan rasa tanggungjawab utuk terus terlibat dalam proses
pembangunan. Seiring dengan itu KNPI dituntut berperan aktif bagi pemanfaatan persatuan dan
kesatuan serta pengembangan kualitas Pemuda Indonesia sebagai penerus Cita-cita perjuangan
Bangsa Indoensia dan sumber insani pembangunan Nasional, serta sebagai pelopor penggerak 4
(empat) PILAR Kebangsaan yakni; Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
RAPIMDA Pemuda/KNPI atau (RAPIMDA) Kota Tasikmalaya tahun 2021 yang kita
laksanakan pada hari ini merupakan forum yang kedudukannya setingkat dibawah Musyawarah
Daerah Kota yang mempunyai wewenang untuk, Pertama; Menyiapkan Rancangan Materi
Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya, Kedua; Menetapkan Peserta
Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya. Harapan kita RAPIMDAVI ini juga
merupakan sebuah perwujudan dan komitmen kita selaku Pemuda untuk menciptakan
kebersamaan antar pengurus KNPI dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kota
Tasikmalaya.
Beranjak dari hal tersebut diatas kami dari Steering Comitte (SC) mengambil tema dalam
penyelenggaran RAPIMDA VI Pemuda/KNPI Tahun 2021 ini yakni “Reaktualisasi Peran
Kepemimpinan Pemuda, Menuju Tasik Maju dan Sejahtera”, dengan demikian kita selaku
Pemuda harapan bangsa khusunya di Kota Tasikmalaya ini harus berkonsolidasi yang sinergis
antar sesama kita sebagai agent of chage dan social control, agar dapat menanamkan rasa
kebersamaan, rasa memiliki, dan cita-cita kita bersama membangun daerah yang kita cintai ini.
Oleh karena itu kami mengajak kepada seluruh Peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota
Tasikmalaya tahun 2021 serta jajaran pengurus KNPI, OKP se-Kota Tasikmalaya yang
terhimpun di KNPI ini, untuk dapat memanfaatkan momentum ini demi terciptanya kebersamaan
dan sinergitas kita selaku Pemuda untuk ikut andil dan berperan aktif dalam pembangunan dan
kemajuan Kota Tasikmalaya Yang Religius Maju dan Madani sesuai Visi Misi Kota
Tasikmalaya, oleh karena itu itu mari kita tunjukkan kekuataan pikir dan kemampuan ikhtiar
dalam kebersamaan kita serta bukti karya kita selaku Pemuda calon pemimpin masa depan dari
sekarang hingga kedepannya.
Akhirnya kepada seluruh Steering Comitte (SC), Organizing Comitte (OC), Jajaran Pengurus
KNPI, serta semua Peserta RAPIMDA Pemuda/KNPI kami ucapkan terima kasih yang
sebesarbesarnya atas kehadiran dan peran sertanya bersama-sama kita disini demi untuk
mensukseskan terlaksananya kegiatan RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya Tahun
2021, mari kita bermusyawarah untuk mufakat atas kebijakan-kebijakan dan Pokok-pokok
Pikiran serta Rekomendasi yang kita ambil nantinya agar terciptanya sinergitas dan komitmen
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
kita yang kompak dalam menggelar MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2021 yang akan datang.
Suksesnya MUSDA nanti tidak terlepas atas kebersamaan dan komitmen kita bersama, dari kita
untuk kita Pemuda Kota Tasikmalaya.
Demikian yang dapat kami sampaikan lebih dan kurangnya materi yang kami siapkan ini atas
perhatian dan kerjasama untuk kita semua, kami ucapkan terima kasih.
Selamat Bermusyawarah
Ketua, Sekeretaris,
II. TUJUAN
Adapun Tujuan dari Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya adalah :
1. Menyiapkan Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
2. Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
3. Mengkonsolidasikan dan Menjalin silaturrahmi antar sesama pengurus KNPI dengan OKP
yang terhimpun dalam wadah KNPI Kota Tasikmalaya.
III. PELAKSANAAN
Pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya diselenggarakan oleh
Panitia Pelaksana yang telah di putuskan dalam bentuk Surat Keputusan Dewan Pengurus
Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya, yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2021 di
Gedung Graha Pemuda DPD KNPI Kota Tasikmalaya dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Peserta :
a. Utusan Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI Provinsi Jawa Barat,
b. Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya,
c. Utusan Dewan Pengurus Kecamtan se-Kota Tasikmalaya,
d. Majelis Pemuda Indonesia Kota Tasikmalaya,
e. Utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Nasional Tingkat Kota Tasikmalaya
masing-masing 1 (Satu) orang.
3. Peninjau:
a. Dewan Pengurus Daerah Pemuda/KNPI KOTA TASIKMALAYA
b. OKP yang berhimpun yang ditetapkan oleh DPD KNPI Kota Tasikmalaya bersama Steering
Comitte (SC).
4. Undangan
c. OKP yang baru berhimpun yang memiliki struktur Jenjang organisasi secara Nasional se-
Kota Tasikmalaya,
d. OKP yang tidak memiliki struktur Jenjang organisasi secara Nasional se-Kota Tasikmalaya,
e. Organisasi Mahasiswa/Kepemudaan Lainnya.
a. Setiap Peserta/Peninjau diwajibkan berpakaian rapi ketika memasuki ruang sidang dan
memakai tanda pengenal yang disediakan Panitia selama Rapat Pimpinan Daerah
berlangsung.
b. Sebelum memasuki acara persidangan, diharuskan terlebih dahulu mengisi formulir tanda
hadir atau mengisi absen yang telah disediakan panitia.
c. Bagi utusan peninjau yang tidak memiliki tanda pengenal tidak diperkenankan memasuki
ruang persidangan.
d. Peserta/Peninjau sudah memasuki ruang sidang 15 menit sebelum sidang dimulai
e. Peserta/Peninjau yang meninggalkan ruang sidang harus meminta izin dari Panitia OC dan
seksi persidangan
f. Peserta tidak diperkenankan memakai atribut yang tidak ada hubungannya dengan Rapat
Pimpinan Daerah Kabupaten Pemuda/KNPI KOTA TASIKMALAYA.
Ketua, Sekretaris,
Menimbang : 1.
Bahwa untuk memberi jaminan pelaksanaan RAPIMDA
Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya yang konstitusional, terencana,
terarah ,maka dipandang perlu untuk mengesahkan Jadwal Acara
dan Tata Tertib RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
2. Bahwa oleh karena RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
perlu untuk menetapkan Jadwal Acara dan Tata Tertib RAPIMDA
Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
Mengingat : 1. Undang – undang No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan
2. Anggaran dasar Pasal 23 Anggaran Rumah Tangga KNPI Pasal 17
3. Peraturan Organisasi KNPI lainnya
Memperhatikan : 1. Permusyawaratan dalam RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota
Tasikmalaya Tahun 2021yang membahas rancangan Agenda Acara
dan Tata Tertib RAPIMDA
Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya tahun 2021
2. Keputusan Sidang Pleno I RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota
Tasikmalaya yang mengesahkan Jadwal Acara dan Tata Tertib
RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota
Tasikmalaya pada tanggal 12 Juni 2021
MEMUTUSKAN
Menetapkan : JADWAL ACARA DAN TATA TERTIB RAPIMDA PEMUDA/KNPI KOTA
TASIKMALAYA TAHUN 2021
Pasal 1
Mengesahkan Jadwal Acara dan Tata Tertib RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
,adalah sebagaimana terlampir yang merupakan satu kesatuan tidak terpisahkan dengan
ketetapan ini.
Pasal 2
Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bilamana terdapat kekeliruan
dalam penetapan ini maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan Di : Tasikmalaya
Pada Tanggal : 12 Juni 2021
Pukul.................WIB
PRESIDIUM SIDANG SEMENTARA
Ketua, Sekretaris,
......................................... ...............................................
Anggota
Pasal 1
1. Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya tahun 2021 yang Selanjutnya
dalam Tata Tertib ini disebut RAPIMDA VI Pemuda/KNPI Kabupaten merupakan forum
yang kedudukannya setingkat dibawah Musyawarah Daerah Komite Nasional Pemuda
Indonesia Kota Tasikmalaya.
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
2. Penyelenggara RAPIMDAsepenuhnya menjadi tanggung Jawab DPD KNPI Kota
Tasikmalaya.
BAB II WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Pasal 2
Waktu dan tempat pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Tasikmalaya adalah :
1. Waktu : Sabtu, 12 Juni 2021
2. Tempat : Hotel City Kota Tasikmalaya
Pasal 3
Tugas dan wewenang Rapat Pimpinan Daerah Kota adalah :
1. Menyiapkan dan Membahas Rancangan Materi Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota
Tasikmalaya,
2. Menetapkan Peserta Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya.
3. Menentukan Jadwal Pelaksanaan dan Membahas Kriteria Calon Ketua pada Musyawarah
Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya,
Pasal 4
Rapat Pimpinan Daerah diselenggarakan oleh Panitia SC dan OC yang telah di SK kan oleh
Dewan Pengurus Daerah KNPI Kota Tasikmalaya.
Pasal 5
Penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah bertanggung jawab:
1. Atas ketertiban dan kelancaran penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah Kota.
2. Atas berlangsungnya Rapat Pimpinan Daerah Kota dalam suasana kebersamaan, dengan
penuh hikmah kebijaksanaan, demi permusyawaratan dan pemufakatan.
Pasal 6
1. Rapat Pimpinan Daerah dihadiri oleh peserta dan peninjau 2.
e. Peninjau RAPIMDA VI Pemuda/KNPI adalah undangan yang ditetapkan oleh Panitia SC dan
DPD KNPI Kota Tasikmalaya,
f. Jumlah perincian peserta dan peninjau ditetapkan oleh DPD KNPI Kota Tasikmalaya.
Pasal 7
Setiap utusan RAPIMDA VI Pemuda/KNPI harus mendaftarkan ke panitia dengan menunjukkan
SK atau Mandat yang asli dan tidak habis masa Periodenya.
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
BAB VI HAK SUARA DAN BICARA
Pasal 8 Peserta
berhak :
1. Atas 1 (satu) hak suara yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
2. Mengajukan pertanyaan, usul dan atau pendapat baik lisan maupun tertulis atas seizin
Pimpinan Sidang.
3. Setiap utusan mempunyai hak dan kesempatan dan kebebasan yang sama untuk
mengeluarkan pendapat/kritik dan saran yang sifatnya membangun.
Pasal 9 Peninjau
dan Undangan berhak :
1. Mengajukan pertanyaan, usul/dan atau pendapat baik lisan maupun tertulis atas seizin
Pimpinan Sidang.
2. Setiap peninjau dan utusan mempunyai hak dan kesempatan dan kebebasan yang sama
untuk berbicara mengeluarkan pendapat/kritik dan saran yang sifatnya membangun.
Pasal 10
1. Setiap peserta dan peninjau wajib menjadi salah satu anggota komisi RAPIMDA VI
Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya,
Pasal 11
Alat-alat kelengkapan Rapat Pimpinan Daerah terdiri dari :
Pasal 12
1. Panitia pengarah (SC) Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI dibentuk berdasarkan
Surat Keputusan DPD KNPI Kota Tasikmalaya yang bertugas menyiapkan dan mengarahkan
materi yang akan dibahas dan disahkan dalam Rapat Pimpinan Daerah.
2. Panitia pelaksana (OC) RAPIMDAVI Pemuda/KNPI dibentuk berdasarkan Surat
Keputusan DPD KNPI Kota Tasikmalaya yang bertugas menyiapkan teknis penyelenggaraan
RAPAT Pimpinan Daerah.
Pasal 13
1. Pimpinan Sidang Pleno RAPIMDAVI di pilih oleh peserta Musyawarah dan berjumlah 5
(lima) orang secara kolektif, masing-masing 1 (satu) orang dari DPD KNPI Provinsi Jawa Barat,
1 (satu) orang dari DPD KNPI Kota Tasikmalaya, 1 (satu) orang dari Dewan Pengurus
Kecamatan KNPI dan 2 (dua) orang dari unsur Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Pasal 14
1. Komisi Rapat Pimpinan Daerah Kota Tasikmalaya dibentuk sesuai dengan kebutuhan
berdasarkan Keputusan Sidang Pleno, dan bertugas membahas materi yang menjadi pokok
bahasan pada masing-masing komisi dan melaporkan hasilnya pada sidang anggota komisi.
2. Pimpinan sidang komisi dipilih dari dan oleh anggota komisi.
Pasal 15
Komisi-Komisi Rapat Pimpinan Daerah (Rapat Pimpinan Daerah) KNPI Kota Tasikmalaya
terdiri dari :
1. Komisi A : Membahas Pokok-pokok Pikiran Keorganisasian dan Rekomendasi Internal.
2. Komisi B : Pokok-pokok Pikiran Kepemerintahan dan Rekomendasi Eksternal.
Pasal 16
Tugas dan Wewenang Komisi RAPIMDAVIadalah :
1. Memusyawarahkan dan mengambil keputusan mengenai hal-hal yang menjadi lingkup
tugasnya
2. Melaporkan hasil sidang komisi kepada sidang Pleno Rapat Pimpinan Daerah
3. Hasil-hasil sidang Komisi yang dilaporkan akan mendapat penilaian dan pengesahan oleh
Sidang Pleno Rapat Pimpinan Daerah
4. Hasil-hasil sidang Komisi yang telah disahkan oleh sidang Pleno RAPIMDAVI ditanda
tangani oleh Presidium Sidang.
Pasal 17
1. Setiap peserta harus menjadi Anggota salah satu Komisi Rapat Pimpinan Daerah
2. Setiap Peninjau berhak menjadi Anggota salah satu Komisi Rapat Pimpinan Daerah
3. Jumlah anggota masing-masing Komisi disusun secara proporsional
4. Pimpinan sidang RAPIMDA VI dapat menghadiri dan turut serta dalam semua sidang dalam
rangka koordinasi penyelenggaraan Rapat Pimpinan Daerah.
Pasal 18
1. Tim perumus hasil persidangan Rapat Pimpinan Daerah Kabupaten adalah suatu tim
dipilih dari oleh sidang komisi yang bersangkutan atas persetujuan Presidium Sidang Pleno.
2. Tim perumus Hasil persidangan Pleno bertugas merumuskan hasil persidangan Pleno dan
menyampaikan hasilnya kepada DPD KNPI.
Pasal 19
1. Demi ketertiban dan kelancaran persidangan, tiap utusan berbicara melalui dan seizin
pimpinan sidang.
2. Setiap pembicara berbicara atas nama utusan yang di wakilinya.
3. Ketentuan mengenai waktu dan Lamanya pembicara berbicara diatur oleh pimpinan sidang.
4. Apabila pembicara berbicara melampaui batas Waktu yang ditetapkan, pimpinan sidang harus
mentaati peringatan tersebut.
5. Untuk efisien Waktu, maka setiap pembicara dalam berbicara hendaknya langsung pada
pokok persoalan dan disampaikan secara singkat dan jelas.
Pasal 22
1. Apabila seseorang utusan melakukan perbuatan yang mengganggu ketertiban sidang,
pimpinan sidang memperingatkan agar utusan tersebut menghentikan perbuatannya.
2. Jika peringatan tersebut ayat 1 tidak diindahkan, pimpinan sidang dapat memerintahkan
utusan tersebut untuk meninggalkan ruangan sidang.
Pasal 23
1. Sidang Pleno Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Tasikmalaya dinyatakan sah apabila
dihadiri oleh lebih ½ dari Jumlah peserta.
2. Sidang pleno Rapat Pimpinan Daerah KNPI Kota Tasikmalaya sekurang-kurangnya
dihadiri oleh lebih dari 2/3 (dua per tiga) jumlah utusan.
Pasal 24
1. Setiap Sidang Pleno memerlukan qourum seperti tersebut dalam pasal 21 ayat 1 diatas.
2. Apabila hal dimaksud dalam ayat 1 pasal ini tidak tercapai maka sidang di tunda paling lama
2 kali dalam 15 menit.
3. Apabila setelah 2 kali penundaan masih juga (ayat 1 dan ayat 2 pasal ini) belum tercapai,
maka atas persetujuan peserta yang hadir, sidang tersebut dinyatakan sah dan dianggap
memenuhi qourum.
Pasal 25
Pengambilan keputusan pada azasnya diusahakan sejauh mungkin secara musyawarah untuk
mencapai mufakat. Apabila hal ini tidak mungkin maka keputusan diambil berdasarkan suara
terbanyak dalam suasana dan semangat kebersamaan Pemuda Indonesia Sesuai dengan ART
KNPI Pasal 29.
Pasal 26
1. Pengambilan Keputusan Melalui pemungutan suara sah apabila :
3. Penyampaian suara dilakukan oleh peserta untuk menyatakan sikap setuju, menolak, atau
abstain secara lisan, tertulis, atau mengacungkan tangan,
Pasal 27
Setiap peserta/utusan RAPIMDA VI KNPI Kota Tasikmalaya mempunyai hak suara yang dapat
dipergunakan dalam pengambilan keputusan dengan mengingat pasal 8 ayat 1 pada Peraturan
Tata Tertib ini.
BAB XI RISALAH
Pasal 29
Untuk setiap sidang harus dibuat Risalah, yakni laporan jalannya sidang secara tertulis yang
berisi :
1. Tempat dan Acara Sidang,
2. Hari, tanggal dan jam dilaksanakannya sidang,
3. Pimpinan Sidang,
4. Nama-nama Utusan yang hadir,
5. Juru bicara dan pendapat masing-masing,
6. Keputusan dan Kesimpulan sidang, 7. Keterangan lain yang dianggap perlu.
Pasal 29
Tata Tertib (TATIB) ini mengacu kepada ketentuan organisasi yang berlaku.
Pasal 30
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Tata Tertib ini akan diputuskan oleh Rapat Pimpinan
Daerah KNPI Kota Tasikmalaya sejauh tidak bertentangan dengan AD/ART dan Peraturan
Organisasi KNPI Lainnya.
Pasal 31 Tata
tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021
------------------------------------------
Ketua, Sekretaris,
Tentang
JADWAL PELAKSANAAN ,PENETAPAN PESERTA DAN PENINJAU MUSDA VI
PEMUDA/KNPI KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2021
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KEPUTUSAN RAPIMDA PEMUDA/KNPI KOTA
TASIKMALAYA TENTANG JADWAL PELAKSANAAN DAN
KETENTUAN PESERTA MUSDA XIII PEMUDA/KNPI KOTA
TASIKMALAYA 2021
Pasal 1
Mengesahkan Ketentuan Peserta dan Jumlah peserta MUSDA XIII Pemuda/KNPI Kota
Tasikmalaya dengan nama – nama OKP Tingkat Kota Tasikmalaya dan PK KNPI Kecamatan
sebagaimana terlampir yang merupakan satu kesatuan tidak terpisahkan dengan ketetapan ini.
Pasal 2
Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bilamana terdapat kekeliruan
dalam penetapan ini maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan Di : Tasikmalaya
Pada Tanggal : 12 Juni 2021
Pukul.................WIB
Ketua, Sekretaris,
......................................... ...............................................
Anggota
I. PENDAHULUAN
Seiring dengan itu pada tahun ini kita sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Untuk itu
pemuda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain. Kita adalah
bangsa yang besar yang memiliki sumber daya alam berlimpah, memiliki sejarah leluhur bangsa
yang hebat, kebudayaan yang unggul, masyarakat yang toleran dan sumber daya manusia yang
semakin lama semakin baik. Mentalitas bangsa khusunya para pemuda harus terus dibangun agar
menjadi pemuda-pemuda yang unggul, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing sehingga
dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin hari semakin kompetitif.
Beranjak dari hal tersebut diatas kita selaku Pemuda yang berhimpun di dalam KNPI Kota
Tasikmalaya merasa terpanggil untuk dapat memberikan kontribusi yang positif demi
pembangunan bangsa khusunya Kota Tasikmalaya baik dari asfek Sumber Daya Manusia
kepemudaan saat ini dan masyarakat dalam rangka menyongsong era persaingan global yakni
menghadapi MEA. Maka oleh karena itu kami pada tahun 2021 akan melaksanakan MUSDA
Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya untuk memilih kepengurusan baru yang kita harapkan nantinya
muncul Pemuda-pemuda yang mampu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapinya dan
mempunyai kompetensi untuk mensikapi persoalan-persoalan kebangsaan dan kedaerahan dan
dapat mengambil solusi cerdas demi terciptanya pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan
kreatifitas yang tinggi di KOTA TASIKMALAYA ini.
Dalam menghadapi tantangan persaingan global, pemuda yang mempunyai kompetensi dan
berdaya saing merupakan pemuda yang mempunyai pemikiran yang maju dan punya rasa
tanggung jawab yang tinggi untuk mewujudkan kebersamaan dalam keberagaman Bangsa
khusunya di Kota Tasikmalaya, oleh karena itu keberhimpunan Pemuda di KNPI Kota
Tasikmalaya ini akan melakukan konsolidasi kepemudaan untuk mensinergiskan
programprogram kepemudaan dan mengambil peran sertanya untuk mewujudkan pembangunan
yang lebih baik dan transparan di Kota Tasikmalaya ini. Kebersamaan dan komitmen pemuda
akan dapat berjalan ketika Pemuda dapat mengembangkan inovasinya, maka oleh karena itu
DPD KNPI Kota Tasikmalaya dalam RAPIMDAII Pemuda/KNPI tahun 2021 ini akan
membahas langkah-langkah kongkrit dalam rangka menghadapi MUSDA Pemuda/KNPI pada
tanggal 1516 Juli Tahun 2021 yang akan datang.
Oleh karena itu DPD KNPI Kota Tasikmalaya melalui Forum RAPIMDA VI ini akan
menyelenggarakan MUSDA VI 2021 yang akan datang. Sadar sepenuhnya akan panggilan
Hari/Tanggal : .....................................2021
III. PENUTUP
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021
------------------------------------------
Ketua, Sekretaris,
......................................... ...............................................
Anggota
I. PENDAHULUAN
Beranjak dari hal tersebut diatas KNPI kedepan harus mampu untuk menyelenggarakan
pembangunan kepemudaan secara berkelanjutan dengan mental pemuda yang bukan berorientasi
untuk kelompok-kelompok akan tetapi untuk semua golongan yang terhimpun dengan
kebersamaan dalam keberagaman. Yakin bahwa para Pemuda Kota Tasikmalaya akan terus
memegang teguh komitmennya tersebut demi selalu menjaga keberhimpunan, keutuhan dan
persatuan yang didalam dirinya terpatri jiwa dan semangat nilai-nilai Pancasila sehingga mampu
untuk menjadi Pemuda yang mandiri, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.
Peserta pada Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya adalah DPD KNPI Provinsi
Jawa Barat, MPI DPD Kota Tasikmalaya, unsur DPD KNPI Kota Tasikmalaya, utusan Pengurus
DPK KNPI Kecamatan se-Kota Tasikmalaya dan utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda
(OKP) tingkat Kota Tasikmalaya, Oleh karena itu melalui forum RAPIMDAVI yang terhormat
ini akan kita rancang peserta, peninjau dan undangan pada Musyawarah Daerah (MUSDA)
tahun 2021 yang akan datang sebagaimana terlampir.
III. PENUTUP
Demikian Rancangan Pembahasan dan Penetapan Peserta MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2021
disampaikan pada Forum RAPIMDA VI Pemuda/KNPI, semoga bermanfaat bagi kita. Dan kami
berharap kepada seluruh peserta agar bisa memberikan Pokok-pokok pikiran dan masukan demi
kesempurnaan Materi ini, agar menjadi bahan dan dasar kita nantinya untuk melaksanakan
MUSDA Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya yang akan datang. Mari kita bangun dan bangkit
kembali menghiasi diri dengan bingkai kebersamaan menuju komitmen dan arah yang sama.
Bila ada kejanggalan dan kekurangan pada penyampaian materi ini mohon dimaafkan, terima
kasih
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021
------------------------------------------
Ketua, Sekretaris,
......................................... ...............................................
Anggota
10
12
12
13
14
16
7. Undangan :
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021
------------------------------------------
Ketua, Sekretaris,
................................................ ...............................................
Anggota
Catatan Tambahan :
Tentang
TAHAPAN MUSDA DAN SYARAT CALON PENGURUS/ KETUA DPD KNPI KOTA
TASIKMALAYA
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KEPUTUSAN RAPIMDA PEMUDA/KNPI KOTA TASIKMALAYA
TENTANG TAHAPAN MUSDA IV DAN SYARAT CALON
PENGURUS /KETUA PEMUDA/KNPI KOTA TASIKMALAYA 2021
Pasal 1
Mengesahkan Ketentuan tahapan MUSDA VI KNPI Kota Tasikmalaya dan Syarat calon
pengurus/ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya
Pasal 2
Ketetapan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bilamana terdapat kekeliruan
dalam penetapan ini maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan Di : Tasikmalaya
Pada Tanggal : 12 Juni 2021
Pukul.................WIB
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,
......................................... ...............................................
Anggota
Tahapan Musda
1. Pembukaan Pendaftaran Atau Pengambilan Formulir Bakal Calon Tanggal 14-16 Juni
2021
2. Pengembalian Formulir Bakal Calon Tanggal 17 -19 Juni 2021
3. Verifikasi Berkas Bakal Calon Tanggal 20 Juni 2021
4. Perbaikan Berkas Bakal calon tanggal 21 Juni 2021
5. Pengumuman bakal calon ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya 2021-2024 Tanggal 22
Juni 2021
6. Sosialisai Kandidat Ke OKP OKP 23 -26
7. Masa tenang/Debat Kandidat Tanggal 27 Juni 2021
8. Pemilihan 28 Juni 2021
Pasal 33
Dewan Pengurus Daerah KNPI Kabupaten/Kota
Pasal 21
Dewan Pengurus Daerah KNPI Kabupaten/Kota 1.
Wewenang:
a. Menentukan dan melaksanakan kebijakan Organisasi serta Menetapkan Program Kerja
Organisasi di tingkat Kabupaten/Kota yang berlandaskan atas Anggaran Dasar, Anggaran
Rumah Tangga dan ketetapan Musyawarah Daerah KNPI Kabupaten/Kota, serta
kebijakankebijakan KNPI lainnya;
b. Membentuk dan mengkoordinir Badan-Badan Khusus ditingkat Kabupaten/ Kota ;
c. Menetapkan dan Mengesahkan susunan personalia Dewan Pengurus Kecamatan/Distrik
KNPI, dan Anggota Majelis Pemuda Indonesia Kecamatan/ Distrik sesuai dengan hasil
putusan
Musyawarah Daerah KNPI Kabupaten/Kota;
d. Membatalkan/meluruskan/memperbaiki keputusan yang ditempuh Dewan
Pengurus Kecamatan KNPI jika terdapat kekeliruan dalam pelaksanaan kebijakan yang
bertentangan dengan AD/ART dan Pedoman Organisasi KNPI lainnya;
e. Mengambil alih kepengurusan Dewan Pengurus Kecamatan/Disrtik KNPI untuk sementara
waktu apabila terjadi Pelanggaran AD/ART KNPI;
f. Melaksanakan kewenangan lainnya yang diberikan oleh Anggaran Dasar dan Anggaran
Rumah Tangga serta Ketetapan Musyawarah Daerah KNPI Kabupaten/Kota.
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021
------------------------------------------
Ketua, Sekretaris,
......................................... ...............................................
Anggota
I. PENDAHULUAN
DPD KNPI Kota Tasikmalaya dalam menjalankan roda organisasi tidak terlepas dari
masalahmasalah kepemudaan dan kemasyarakatan serta masalah nasional dan global tetapi tetap
memperhatikan objektif dan potensi daerah yang dimiliki sebagai bahan rujukan untuk jalannya
organisasi sesuai dengan apa yang diharapkan bersama.
2. Keorganisasian
a. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
b. Pokok-Pokok Program Nasional Organisasi (PPKNO)
c. Peraturan-peraturan Organisasi KNPI
d. Hasil Kongres XI Pemuda/KNPI Tahun 2018 di Bogor Jawa Barat
3. Peningkatan dan pengembangan kualitas partisipasi dalam arti perwujudan tanggung jawab
sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa untuk kepentingan pemerintah KOTA
TASIKMALAYA, meliputi :
a. Partisipasi dalam konsepsi
b. Partisipasi dalam bentuk aksi nyata
C. Manajemen Organisasi
1. Konsolidasi Internal dengan melakukan kegiatan orientasi pengurus KNPI dan OKP SeKota
Tasikmalaya yang terdaftar untuk membedah dan membahas visi misi dan persepsi tentang
peran dan fungsi KNPI,
2. Pengurus Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya periode 2021 - 2023 agar segera melakukan
langkah-langkah strategis secara menyeluruh demi untuk menjaga eksistensi dan komitmen
terhadap konstitusi keberadaan KNPI dan menolak secara tegas dualisme kepemimpinan
Pemuda/KNPI dari mulai tingkat Pusat sampai dengan tingkat Kecamtan.
3. Mendorong semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang ada dalam Wilayah Kota
Tasikmalaya untuk segera menata organisasinya, khusunya penataan legalitas formil
kepengurusan, agar terciptanya tertib administrasi, dan dalam rangka pelaksanaan MUSDA
Pemuda/KNPI tahun 2021 yang lebi baik, berwibawa dan bermartabat.
4. Mendorong Pengurus KNPI Kota Tasikmalaya dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda
(OKP) di setiap tingkatan yang ada, agar lebih maksimal untuk bersinergis dengan
Pemerintah, khusunya menyikapi potensi di setiap kelurahan yang ada agar eksistensi KNPI
dan OKP benarbenar dirasakan oleh segenap elemen Pemuda.
5. Kedepan Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya harus ditingkatkan kualitas dan berhimpunnya
dalam perspektif ide, struktur dan program dengan senantiasa melakukan reorientasi,
reaktualisasi serta responsibiliti, sehingga peran Pemuda/KNPI selalu kontekstual dalam
menjawab tantangan zaman.
[Link]
Dengan membahas pokok-pokok pikiran keorganisasian dan Rekomendasi Internal pada forum
RAPIMDA VI Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya sebagai landasan dan acuan untuk
melaksanakan MUSDA Pemuda/KNPI tahun 2021 yang akan datang. Kelembagaan KNPI Kota
Tasikmalaya yang merupakan manifestasi, komitmen dan rasa tanggung jawab segenap pemuda
yang terhimpun di KNPI Kota Tasikmalaya turut untuk dapat berpartisipasi aktif dalam
pembangunan mental dalam rangka mewujudkan kemandirian Pemuda dan kesejahteraan rakyat
khususnya di Kota Tasikmalaya ini. Maka oleh karena itu rekomendasi internal dalam
pembahasan ini agar dapat menjadi acuan untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan yang akan
dilaksanakan nantinya demi terwujudnya Pemuda/KNPI yang berwibawa dan bermartabat. Atas
perhatian dan atensinya kami ucapkan terima kasih.
Hidup Pemuda...!
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021 2021
---------------------------------------
PRESIDIUM SIDANG
Ketua, Sekretaris,
................................................ ...............................................
Anggota,
I. PENDAHULUAN
Dalam proses perkembangan kehidupan bermasyarakat atau akan melakukan perubahan dan
mereformasi berbagai asfek menuju keadaan yang lebih baik, tokoh penggeraknya adalah
generasi muda yang memiliki ; Jiwa kepeloporan, sportifitas, fisioner dan senasib
sepenanggungan dengan lingkungan sekitar, masyarakat, sesama pemuda generasi muda serta
bangsa dan Negara. Dalam prekpektif sejarah perjuangan Bangsa Indonesia eksistensi dan peran
generasi muda merupakan realitas yang diperhitungkan sampai dengan era Reformasi.
Keberhimpunan dalam KNPI bukan sekedar berhimpun untuk berhimpun tetapi keberhimpunan
karena Pemuda Indonesia mengemban peran kesejahteraan yakni menjadi pelopor dan
penggerak utama dinamika perkembangan Bangsa.
Pemuda merupakan sebagai angent of change dan control social harus mampu untuk
memberikan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dalam berkontribusi terhadap perkembangan
dan pembangunan bangsa khususnya di Kota Tasikmalaya, baik dalam aspek sosial budaya,
kesehatan, pendidikan, politik, ekonomi, lingkungan hidup, kehutanan dan perkebunan. Selaras
dengan itu Pemuda yang berhimpun dalam KNPI sebagai wadah yang berhimpun dapat
memperhatikan arah serta strategi yang merupakan pokok-pokok acuan bagi prioritas
kebijakankebijakan KNPI antara lain :
2. Peningkatan kualitas komunikasi antar KNPI dengan OKP dan lembaga pemerintahan,
non pemerintah, serta lembaga-lembaga lainnya.
3. Memberikan kontribusi pemikiran, tanggap dan kritis konstruktif terhadap masalah yang
berkembang dalam masyarakat umumnya dan terutama masalah-masalah yang menyangkut hajat
dan kepentingan pemuda terkhusus.
1. Ekonomi
a. Perkembangan pendidikan adalah sebagai pilar dalam mewujudkan masyarakat yang adil
dan makmur, KNPI memandang perlu dilakukan optimalisasi penyelenggaraan pendidikan di
Kota Tasikmalaya serta dukungan masyarakat, dunia usaha dan industri (DUDI) untuk dapat
menyalurkan keuntungannya dari kegiatan CSR. Mengoptimalisasikan pendidikan bukan hanya
pendidikan formal tapi tak kala pentingnya pendidikan non formal (kursus, pelatihan dan
keaksaraan) yang dapat mengurangi angka pengangguran.
b. Pemuda/KNPI perlunya jati diri Bangsa, untuk itu penting dilakukan penyelenggaraan
kembali 4 (empat) Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
Ika.
c. Pemuda KNPI dipandang perlu pelestarian kebudayaan sebagai modal budaya Nasional
seperti Budaya tata kerama, sopan santun, dan etika di daerah Kota Tasikmalaya yang Santun
Berkata Bijak Berkarya, serta membangkitkan kembali simbol-simbol kekayaan khas budaya
daerah Kota Tasikmalaya.
3. Politik
Selain itu penting bagi KNPI bersama seluruh stakeholder agar secara bersama-sama untuk terus
mendorong dan mengawal terwujudnya Provinsi Kepulauan Buton.
b. Pemuda/KNPI sangat perlu untuk pelestarian hutan yang ramah lingkungan, untuk itu
Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama unsur terkait untuk menjaga kelestarian hutan dan
menindak tegas areal hutan yang telah dialih fungsikan menjadi lahan perkebunan baik itu milik
perorangan ataupun perusahaan.
5. Kesehatan
Dalam asfek kesehatan, Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya memandang perlu untuk disampaikan
kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya agar pro aktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya
sebagai pelayan masyarakat dalam bidang kesehatan, sehingga masyarakat terlayanin dengan
sigap dan efektif
Pemuda/KNPI memandang perlu sebuah penataan ruang khusunya di perkotaan, dalam hal ini
hutan kota, taman dll, sehingga keadaan kota di Kota Tasikmalaya ini menjadi ibu kota yang
representatif dan tidak tercemar oleh lingkungan yang memberikan ruang gerak bagi masyarakat
serta dapat menjadi paru-paru dunia demi untuk mencegah pemanasan global.
1. Meminta kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk dapat menambah anggaran KNPI demi
untuk mengupayakan berjalannya program KNPI dan OKP di Kota Tasikmalaya,
3. Mendesak kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya khusunya DISPORA untuk lebih serius
menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kepemudaan seperti napak tilas Pemuda, malam
4. Mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
serta perusahaan yang memiliki wilayah kerja dalam Kota Tasikmalaya untuk lebih
mengutamakan potensi kepemudaan lokal yang ada serta bersinergis dengan elemen pemuda
setempat dalam setiap pelaksanaan event ataupun kegiatan.
5. Mendesak Pemerintah untuk lebih memberikan prioritas dalam kebijakan dan Penganggaran
bagi dunia kepemudaan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)
kepemimpinan, patriotisme, kreatifitas, pengembangan seni dan kebudayaan serta penguatan
ideologi Pancasila kepada Pemuda Indonesia melalui Pemuda/KNPI.
6. Mendesak Pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan untuk
kebutuhan Rakyat.
7. Mendorong Plt Walikota Tasikmalaya Agar segera dilantik menjadi walikota definitf
. VI. PENUTUP
Pokok-Pokok Pikiran dalam Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya tahun
2021 merupakan sebuah pemikiran yang membangun demi terciptanya pemuda yang Progresif
dan Transformatif dalam mengambil solusi-solusi pembangunan di Kota Tasikmalaya .
Rekomendasi Rapat Pimpinan Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya ini baik internal maupun
eksternal agar dapat terealisasikan kedepannya demi untuk kepentingan bersama dalam
memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan Kota Tasikmalaya, dan sebagai bahan
acuan nantinya untuk melaksanakan MUSDA tahun 2021 yang akan datang.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bisa menjadi bahan untuk kita semua, mohon
kepada seluruh peserta untuk dapat memberikan tambahan pemikiran demi kesempurnaan
RAPIMDA VI Pemuda/KNPI yang kita laksanakan ini dengan penuh kebersamaan dan rasa
tanggung jawab tinggi, demi terciptanya Pemuda Tasikmalaya Yang Berwibawa Dan
Bermartabat. Amin
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 12 Juni 2021
---------------------------------------
Ketua, Sekretaris,
................................................ ...............................................
Catatan Tambahan :
I. PENDAHULUAN
Dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat
strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme
sebagaimana dibuktikan pada tahun 1908 dengan momentum Kebangkitan Nasional, tahun 1929
dengan lahirnya Sumpah Pemuda, tahun 1945 dengan usaha merebut dan mempertahankan
kemerdekaan Indonesia, tahun 1973 terbentuk KNPI melalui deklarasi pemuda, serta tahun 1998
dengan semangat kejuangan yang kritis, dinamis dan rasional untuk menegakan demokrasi,
keadilan dan supremasi hukum yang berakumulasi secara sinergik dengan lahirnya era
reformasi.
Kaum muda sebagai sumber insani dan ahli waris serta penerus cita-cita bangsa, perlu
mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi
penerus yang berpandangan rasional, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan serta
bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik.
Generasi muda Indonesia sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, memiliki tanggung jawab moral
untuk menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran kaum muda sebagai suatu bangsa yang
berdasarkan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
Bhineka Tunggal Ika, ikut serta mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa
dan mempercepat pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk melanjutkan dan melaksanakan cita-cita bangsa serta mempersiapkan tunas-tunas bangsa
dengan panggilan sejarah dan mewujudkan tanggung jawabnya, maka organisasi
kemasyarakatan pemuda dan seluruh potensi pemuda yang berhimpun dalam Komite Nasional
Pemuda Indonesia, dengan landasan semangat kebersamaan untuk menumbuhkan,
menggerakkan militansi serta idealisme, serta menyalurkan aspirasi dan potensi pemuda demi
tercapainya masa depan yang lebih baik.
Sedikitnya diperlukan tiga syarat untuk maksud tersebut. Pertama, dukungan komitmen dari
setiap anak bangsa untuk menerima dan mau hidup di dalam realitas kemajmukan, memiliki jiwa
serta semangat persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, rasa nasionalisme, serta wawasan
kebangsaan. Kedua, perangkat perekat yang memungkinkan segmen yang saling berbeda dapat
hidup, tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Perangkat perekat yang tumbuh dalam
suatu masyarakat yang majemuk biasanya terdapat pada ideologi yang dianut oleh karena itu
Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah perangkat perekat nasional yang berfungsi sekaligus
sebagai perangkat perekat sosial. Ketiga, dukungan kualitas kepemimpinan pada setiap
Dalam proses mewujudkan kemerdekaan itu, terbukti bahwa perjuangan yang bersifat
kedaerahan tidak mampau memberikan hasil yang maksimal. Sebalaiknya kebersamaan seluruh
insan bumi pertiwi adalah jawaban satu-satunya. Kita mencatat bahwa tonggak kebangkitan
Nasional 1908 sebagai awal munculnya kesadaran berbangsa yang ditopang oleh semanagt
Nasionalisme, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, yang kemudian berkembang melalui
Sumpah Pemuda 1929, dengan mengikrarkan : Satu Tumpah Darah, Satu Tanah Air, dan Satu
Bahasa, INDONESIA. Akhirnya dengan Rahmat tuhan Yang Maha Esa, perjuangan bersama
seluruh lapisan masyarakat Indonesia mampu menghantarkan kita memasuki pintu gerbang
Kemerdekaan R.I. proklamasi 17 Agustus 1945.
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamirkan itu tidak berhenti hanya
dengan mencapai kemerdekaannya. NKRI bertekad untuk berjuang bersama-sama membangun
masyarakat, Bangsa dan Negara yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan
UndangUndang Dasar 1945. Rasa solidaritas nasional yang muncul sebagai ungkapan tulus tiap
anak bangsa dikemudian hari ternyata telah memberikan sumbangsih yang besar dan positif
dalam menumbuhkembangkan jiwa dan semangat kebersamaan, toleransi, tolong menolong dan
kerjasama diantara sesama warga masyarakat dengan tidak lagi memandang perbedaan sebagai
hal yang prinsip dalam membentuk pola-pola interaksi dan kerjasama dalam kehidupan
seharihari.
Telah disepakati oleh para pendiri bangsa ini suatu konsep bernegara Indonesia yang bersumber
dari realitas kodrati yang dimiliki, digali dari nilai-nilai kepribadian yang dianut, belajar dari
sejarah masa lampau yang memotivasi dan proyeksi pemikiran masa depan yang
[Link] menyepakati bahwa : Negara yang di proklamasikan pada tanggal 17
Agustus 1945 adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang meliputi seluruh
wilayah nusantara, dan oleh karena itu persatuan dan kesatuan. Rasa cinta tanah air, semangat
nasionalisme dan wawasan kebangsaan adalah modal dasar yang harus dimiliki agar Bangsa dan
Negara ini tetap utuh dan lestari, mereka menyepakati dasar Negara dan Ideologi Bangsa ini
yaitu Pancasila yang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah
membuktikan kesaktiannya sebagai perekat Nasional dan perekat sosial yang mampu
menyatukan seluruh potensi Bangsa.
Mereka juga telah menetapkan Undang-undang Dasar 1945 sebagai landasan hukum tertinggi
yang mengatur tata kehidupan bernegara kita. UUD 1945 dengan sifatnya singkat, sufel dan
terbuka memberikan kesempatan Bangsa Indonesia untuk senantiasa melakukan “dialog-dialog
nasional’ yang konstruktif dalam rangka membentuk konsensus-konsensus nasional yang
dibutuhkan guna mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan di tingkat lokal,
nasional dan Internasional. Kita bersyukur bahwa masa Kemerdekaan R.I yang telah melewati
setengah abad dan terutama di erata transisi atau reformasi saat itu hingga era kebebsaan dan
keterbukaan dalam berbagai asfek saat ini, Negara dan Bangsa masih di pimpin oleh pemimpin
nasional yang sangat menyadari pentingnya kualitas kepemimpinan yang arif, bijaksana, positif
dan kreatif, sebagai persyaratan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masamasa
konsolidasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pasca Kemerdekaan R.I. seperti
bercermin dalam rentetan sejarah pada dekade 40-an, 50-an, 60-an, dan 70-an bahkan sampai
pada saat ini memberikan pelajaran pada kita bahwa konsep Negara Kesatuan republik Indonesia
atau jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan dikesampingkan, maka yang muncul adalah
berbagai bentuk gejolak. Ketika Pancasila dan UUD 1945 diselewengkan, maka yang terjadi
adalah berbagai bentuk pemberontakan, atau ketika kepemimpinan baik pada aras nasional
maupun lokal tidak dikelola secara arif, bijaksana, positif, kreatif dan merata, maka yang akan
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
muncul adalah berbagai bentuk ekspresi ketidakadilan, ketidakpastian, serta pengelompokkan
dalam kehidupan bermasyarakat secara tidak sehat yang akan berdampak munculnya bibit-bibit
instabilitas. Terbentuknya berbagai organisasi, perkumpulan ataupun paguyuban dalam berbagai
asfek dan bidang adalah cerminan dari kebutuhan berhimpun dalam rangka memberikan
sumbangsih yang nyata terhadap suksesnya kegiatan-kegiatan pembangunan nasional yang
dilaksanakan sebagai pengamalan Pancasila dan UUD 1945.
Deklarasi Pemuda lahir dari sebuah kesadaran akan tanggungjawab Pemuda indonesia
mengarahkan segenap upaya dan kemampuan guna menumbuhkan, meningkatkan dan
mengembangkan kesadaran bagi suatu bangsa yang merdeka dan berdaulat berdasarkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Deklarasi Pemuda lahir guna menindaklanjuti isi
pesan suci Sumpah Pemuda yang telah menggariskan kebutuhan keberhimpunan, guna
mengejawantahkan satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa dan ikut serta mengisi kemerdekaan.
Dalam perkembangan selanjutnya KNPI sebagai form komunikasi pemuda, wadah kaderisasi
dan wadah partisipasi pemuda di tingkat pusat, tidak bisa menutup mata terhadap tuntutan
kebutuhan komunikasi, kaderisasi dan partisipasi Pemuda Indonesia di daerah-daerah, sehingga
terbentuk struktur kelembagaan KNPI dari Pusat hingga ke daerah yang kemudian di bakukan
dalam AD/ART KNPI, hasil kongres I KNPI tahun 1974. Dalam struktur kelembagaan KNPI
pada masa awal hingga Kongres yang ke V, keberadaan Organisasi Kepemudaan dan
Kemahasiswaan terakomodir secara eksponensial dalam struktur kepengurusan KNPI. Status
organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan tersebut tidak terikat secara organisasi terhadap
KNPI. Walau tidak memiliki ikatan organisatoris, namun masing-masing organisasi kepemudaan
dan kemahasiswaan pencetus dan pendukung Deklarasi Pemuda memiliki ikatan moral dan
tanggungjawab untuk menjaga dan mendukung eksistensi KNPI sebagai wahana pemersatu
potensi Pemuda Indonesia. Tekad pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakan Pancasila dan
Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen telah menghasilkan kesepakatan
nasional untuk menjadikan pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara. Bagi organisasi kemasyarakatan, kesepakatan nasional tersebut diwujudkan dalam
bentuk penetapan Undang-undang No. 8 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatn.
Kehadiran Undang-undang No. 8 tahun 1985 melahirkan implikasi-implikasi terhadap
keberadaan dan posisi KNPI serta organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Implikasiimplikasi
tersebut kemudian di dialogkan secara intens oleh KNPI bersama para pimpinan organisasi
kepemudaan dan kemahasiswaan atau yang lebih dikenal sebagai Organisasi Kemasyarakatan
Pemuda (OKP) dan mencapai puncaknya pada Forum Musyawarah Pimpinan KNPI tahun 1987
dengan dicetuskannya Permufakatan Pemuda Indonesia.
Untuk itu KNPI di tuntut untuk senantiasa melakukan reorientasi, reaktualisasi, re2021talisasi
serta responsif atas fungsi dan peran KNPI sehingga selalu kontekstual dalam menjawab
tantangan zaman dan kebutuhan bangsa. Reoeientasi kiprah KNPI dimaksudkan agar KNPI
selalu berada pada landasan historis yang membentuk jati diri KNPI, seperti komitmen pada
Persatuan dan Kesatuan, wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme, rasa kebersamaan dan
senasib sepenanggungan yang kemudian menjadi jiwa, nafas, dan penuntun iteraksi
keberhimpunan di dalam KNPI. Reaktualisasi fungsi dan peran KNPI dimaksudkan agar KNPI
selalu memiliki visi yang jauh kedepan, visi yang mampu membaca “tanda-tanda zaman”, yang
mampu mengantisipasi perubahan-perubahan dan mewujudkannya dalam bentuk pemikiran serta
aksi nyata yang efektif. Revitalisasi fungsi dan peran KNPI, dimaksudkan agar keberadaan
KNPI selalu dirasakan manfaatnya oleh organisasi kepemudaan dan potensi pemuda lainnya
serta masyarakat pada umumnya.
Dalam konteks ini KNPI dituntut untuk senantiasa memiliki jiwa kepeloporan, peka kritis, dan
berani untuk berfungsi sebagai sarana artikulasi, agregasi dan pengembangan kehidupan
kepemudaan. Reposisi eksistensi KNPI dimaksud dalam rangka mendapatkan pola hubungan
yang tepat antara KNPI dengan anggota wadah berhimpunnya. Antara sesama anggota wadah
berhimpun, antara KNPI dengan potensi pemuda lainnya dengan masyarakat, dengan pemerintah
dan institusi yang melingkupi dan mengatasi berbagai segmen dan kepentingan sektoral.
Mengerjakan hal-hal yang khas dan unik sesuai dengan fungsi, yang tidak dikerjakan oleh
Oleh karena itu, masing-masing OKP pada tiap level tingkatan organisasi memiliki otonomitas
sendiri dalam menentukan pilihannya untuk bergabung atau tidak kedalam wadah berhimpun
KNPI. Keberhimpunan OKP dan KNPI adalah dalam rangka peningkatan partisipasi OKP dan
Pemuda Indonesia dalam mensukseskan program-program pembangunan nasional, khusunya
dalam bidang kepemudaan. Dalam membangun dunia kepemudaan nasional, maka KNPI
melaksanakan fungsi-fungsi pengembangan, melalui pokok-pokok kegiatan komunikasi,
kaderisasi dan partisipasi.
B. Prespektif Program
Sebagai wadah berhimpun Pemuda Indonesia, maka keberhimpunan di dalam KNPI harus
teraksentuasi secara nyata dan mendatangkan manfaat dalam wujud operasionalisasi program
dan kegiatan. Orientasi berprogram KNPI adalah dalam rangka memberdayakan OKP dan
Pemuda Indonesia. Dalam konteks ini, KNPI menjadi sarana berprogram melalui pola
pendekatan fasilitas dan sistensi baik pada fase perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasi
terhadap berbagai jenis program, baik yang berbentuk program mandiri, partisipasi ataupun
kerjasama sesuai kebutuhan OKP dan Pemuda Indonesia. Nuansa berprogram KNPI
memberikan titik berat pada upaya-upaya mengembangkan wawasan, visi dan persepsi,
peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sikap kritis-kreatif serta inovatif, agar
terlaksananya program yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, maka perlu mengupayakan
terciptanya pola kerja sinergis berdasarkan prinsip-prinsip kemitraan dengan OKP, dengan
pemerintah dan lembaga-lembaga lain. Pola kerja yang sinergis harus tercantum dalam proses
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan program yang
melibatkan OKP, pemerintah dan lembaga-lembaga lain harus tetap dilandasi prinsip-prinsip
independensi dan kemandirian. Dalam proses perencanaan program perlu memperhatikan ciri
Rapat Pimpinan Paripurna Daerah Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya
| 1
khas masing-masing OKP, memperhatikan pola penyatuan potensi, sinkronisasi dan pemetaan
area/jenis kegiatan yang akan menghindarkan KNPI dan OKP dari jebakan duplikasi orientasi
dan implementasi program.
Dalam proses implementasi program, dikembangkan pola pendekatan desentralisasi dengan
memperhatikan ciri khas dan konsep pemberdayaan OKP sehingga dapat dikembangkan
bentukbentuk kerjasama lintas OKP dalam rangka saling pemberdayaan diantara sesama OKP
tersebut.
C. Perspektif Struktur
Keberhimpunan Pemuda Indonesia di dalam KNPI secara struktural tercermin pada kelembagaan
Majelis Pemuda Indonesia (MPI) dan Dewan Pengurus KNPI pada tiap organisasi. Majelis
Pemuda Indonesia (MPI) merupakan representasi keberhimpunan OKP dan tokoh Pemuda
dengan wewenang dan tanggungjawab untuk mengawasi, memberikan penilaian, memebrikan
arahan dan membantu kelancaran pelaksanaan program dan tugas-tugas Dewan Pengurus. Dalam
melaksanakan fungsi pengawasan, anggota-anggota MPI sewaktu-waktu dapat mengusulkan
diadakannya Kongres istimewa. Usulan tersebut dilakukakan manakala dalam penilaian anggota-
anggota MPI, Dewan Pengurus telah menyimpang dari ketentuan AD/ART dan tata aturan
organisasi serta telah membahayakan eksistensi dan nama baik organisasi KNPI. Usulan
diadakannya Kongres Istimewa, disampaikan oleh anggota-anggota MPI dalam forum
musyawarah Pimpinan (MPP). Keanggotaan MPI terdiri dari; Ketua-ketua Umum OKP dan
tokoh-tokoh Pemuda yang di rekomendir oleh dan atau Dewan Pengurus, dengan menekankan
pola pendekatan “akomodatif” terhadap keanekaragaman OKP dan unsur dunia kepemudaan.
Dewan Pengurus merupakan cermin terhadapa keberhimpunan OKP dan potensi Pemuda dengan
wewenang dan tanggungjawab sebagai eksekutif organisasi, yang memiliki wewenang dan
mengatasnamakan organisasi kedalam dan keluar. Pola rekruitmen Dewan Pengurus
menekankan pola “selektif-kualitatif” terhadap rekomendasi yang diberikan OKP dan Dewan
Pengurus. Dalam perspektif ini struktur KNPI akan memiliki formal sebagai berikut ; struktur
KNPI terdiri dari Majelis Pemuda Indonesia dan Dewan Pengurus KNPI baik dipusat maupun
daerah, baik yang dihubungkan oleh garis komando ataupun koordinatif. Dewan Pengurus
memiliki hubungan secara vertikal antara Pusat dengan Daerah yang dihubungkan dengan garis
komando.
Unit-unit kegiatan KNPI dibentuk sesuai kebutuhan, dengan
memperhatikan dan mengakomodasikan fungsi-fungsi konsolidasi, komunikasi, kaderisasi,
partisipasi, penelitian dan pengembangan. Seiring dengan itu, maka lingkup kegiatan KNPI di
arahkan pada aspekaspek organisasi, kaderisasi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
pertahanan keamanan, hubungan luar neger, serta juga memperhatikan aspek-aspek
kewilayahan/otonomi daerah.
[Link]
Pemahaman “KNPI sebagai wadah Berhimpun Pemuda Indonesian” menuntut langkah-langkah
sosialisasi dan aktualisasi yang terus menerus dalam setiap langkah dan gerak organisasi pada
setiap level, baik dalam lingkup KNPI maupun lingkup OKP dan Potensi Pemuda Indonesia
pada umumnya. Proses pemahaman, sosialisasi dan pemantapan KNPI sebagai wadah
berhimpun Pemuda Indonesia menjadi tanggung jawab Dewan Pengurus KNPI dan
masingmasing OKP, sehingga KNPI dan OKP berada dalam kesetaraan tanggung jawab timbal
balik. Pemantapan “KNPI sebagai Wadah Berhimpunnya Pemuda Indonesia” membutuhkan
penerapan yang konsisten baik dalam perspektif visi, program maupun struktur. Dalam upaya
pencapaian bentuk ideal tersebut, maka segala produk organisasi KNPI dan OKP serta
penjabatannya harus mengacu dan diinspirasi oleh naskah “KNPI sebagai Wadah
Berhimpunnya Pemuda Indonesia”.
Seksi-seksi
Acara : Yulia
Pubdekdok : Ujang Muhajir
Logistik : Anggara
: Jajang Yusup
Administrasi dan Kesekretariatan : Santi
: Yulis
Konsumsi : Lea Ane
Keamanan : Ali Ansori
Ditetapkan di : Tasikmalaya
Pada tanggal : 25 Mei 2021
Ketua, Sekretaris,
Kemajemukan bangsa Indonesia, yang terdiri dari beragam suku, ras, dan budaya, mempengaruhi keberhimpunan pemuda dalam KNPI melalui tiga aspek: komitmen menerima kemajemukan, penggunaan Pancasila sebagai ideologi perekat, dan kualitas kepemimpinan yang menjaga persatuan. Ini memastikan berfungsinya kemajemukan secara konstruktif untuk kemajuan bersama, dan menghindari keterpecahan .
KNPI dianggap penting karena berfungsi sebagai wadah berhimpunnya pemuda Indonesia, menggerakkan militansi dan idealisme, serta menyalurkan aspirasi dan potensi pemuda untuk mewujudkan masa depan yang cemerlang. Ini sejalan dengan tugas mereka dalam mempercepat pembangunan nasional dan mencerdaskan kehidupan bangsa .
Tanggung jawab moral generasi muda Indonesia terkait Pancasila dan UUD 1945 adalah menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran sebagai bangsa yang berlandaskan pada dua pilar tersebut. Mereka bertugas mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa dan turut dalam pembangunan nasional demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan .
Generasi muda berperan strategis dalam perjuangan Indonesia. Pada tahun 1908, mereka mencetuskan ide pembaharuan yang ditandai dengan Kebangkitan Nasional. Tahun 1929, mereka mencetuskan Sumpah Pemuda sebagai simbol persatuan. Tahun 1945, mereka berperan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Tahun 1973, mereka membentuk KNPI untuk menggalang kebersamaan pemuda. Pada 1998, mereka bergerak untuk menegakkan demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum yang sejalan dengan era reformasi .
RAPIMDA Pemuda/KNPI Kota Tasikmalaya berfungsi menyiapkan dan membahas rancangan materi MUSDA, menetapkan peserta, serta menentukan jadwal pelaksanaan dan kriteria calon ketua. RAPIMDA merupakan forum yang berada di bawah MUSDA, dan berwenang menyiapkan segala kebutuhan sebelum pelaksanaan MUSDA minimal enam bulan sebelumnya .
Proses seleksi dan persyaratan calon ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya melibatkan pembukaan pendaftaran dan pengambilan formulir, pengembalian formulir, verifikasi berkas, perbaikan berkas, hingga pengumuman bakal calon. Syarat calon ditetapkan berdasarkan AD/ART KNPI. Tahapan ini memastikan semua calon memenuhi kriteria normatif yang disepakati .
KNPI berperan dalam reformasi 1998 melalui semangat kejuangan yang kritis, dinamis, dan rasional. Mereka berupaya menegakkan demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum yang akhirnya berkontribusi pada akumulasi perubahan menuju era reformasi. KNPI menggerakkan pemuda untuk berperan secara aktif dalam proses transformasi politik dan sosial di Indonesia pada masa itu .
Kepemimpinan berkualitas penting karena memastikan bahwa pemuda dapat bersatu dan bekerja secara efektif menuju cita-cita bangsa. Pemuda perlu memanfaatkan kualitas kepemimpinan di segala dimensi kehidupan masyarakat guna menghadapi tantangan zaman dan menjamin kemajuan bersama dalam konteks kemajemukan. Ini memerlukan komitmen kuat terhadap persatuan dan wawasan kebangsaan .
KNPI membantu generasi muda mewujudkan cita-cita kebangsaan dengan menggalang kebersamaan dan militansi. Mereka menumbuhkan kesadaran akan pentingnya Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan berbangsa yang kokoh, serta mendorong pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional dan mencerdaskan kehidupan bangsa, selaras dengan cita-cita kebangsaannya .
Agar kemajemukan berfungsi untuk keberhimpunan pemuda, diperlukan dukungan terhadap komitmen menerima kemajemukan, ideologi Pancasila sebagai perekat nasional, dan kepemimpinan berkualitas di setiap aspek kehidupan bermasyarakat. Ketiga syarat ini memastikan bahwa kemajemukan menjadi sumber kekuatan, bukan sumber perpecahan .