ANALISA PROSES INTERAKSI
Nama Mahasiswa : Imanuwl Timisela
Tanggal : 25 September 2021
Waktu : 04.45
Inisial Klien : Tm. P
Interaksi ke : 1 (Fase Perkenalan)
Lingkungan : Taman dekat rumah
Deskripsi Klien : penampilan klien Nampak mengurung diri, dan selalu menyalahkan dirinya sendiri, merasa takut, cemas, dan
gelisah
Tujuan Komunikasi : setelah berbincang-bincang diharapkan klien dapat mengenal perawat dan mampu mengatasi harga diri rendah
dengan cara-cara yang akan dibicarakan saat interaksi
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Analisa Berpusat pada Analisa Berpusat pada Rasional
Verbal Perawat Klien
P: selamat siang pak, P : menghampiri, Merasa ragu apakah K Klien kaget dan merasa Pada awal interaksi harus
tersenyum, dan duduk di menerima kehadiran P terkejut disapa P didahului atau dimulai dengan
samping bapak membina hubungan saling
percaya, salam merupakan
K : melihat ke arah P kalimat pembuka untuk memulai
dengan terkejut dan suatu percakapan yang menjadi
dengan cepat salah satu cara untuk terjalin rasa
memalingkan wajahnya percaya
P: perkenalkan nama P: tersenyum, duduk di P merasa senang karena klien melihat dengan Dengan perkenalan diharapkan
saya imanuwel depan klien, kemudian K mau menjawab salam ketakutan dan ragu-ragu dapat meningkatkan hubungan
timisela, biasa mengulurkan tangan darinya saling percaya antara P dengan K
dipanggil nuel. Saya untuk bersalaman
mahasiswa STIKIM, K: mau bersalaman,
saya sedang praktik menjawab dengan nada
disini selama 1 lemah
minggu. Kalo saya
boleh tau nama
bapak siapa ?
K: nama saya Paulus
P: oh namanya P: tersenyum Berharap bias Klien duduk dengan ragu Untuk menimbul kepercayaan
Paulus, biasa K: memperhatikan P, melanjutkan pembicaraan sambil menoleh kea rah P bagi klien
dipanggil apa ? namun menatapnya dengan K dan merasa
penuh dengan ketakutan. lega karena K mau
K: biasanya saya di merespon stimulus yang
panggu Paulus. disampaikan oleh P dan
K mau menyebut
namanya.
P: baik bapak P: tersenyum , Berfikiran apakah K mau Klien mau menuruti apa Memberikan informasi tentang
Paulus, apakah memperhatikan melanjutkan interaksi yang diminta oleh P waktu dan tujuan P mengadakan
bapak Paulus Kdengan sikap terbuka selanjutnya interaksi dengan K
keberatan jika kita K: tersenyum,
cerita-cerita memperhatikan P
sebentar, sekitar 15
menit?
K: baik, saya tidak
keberatan
P: apakah bapak P: tersenyum, bertanya Berharap K mulai Mau mendengar dengan Kontrak diperlukan untuk
Paulus mau kita dengan lembut sambil berinteraksi dengan serius dan memperhatikan interaksi selanjutnya
bicara di tempat lain merangkul K perawat
atau didalam kamar K: menatap P, sambil
bapak Paulus saja ? menunjuk kea rah taman
K: misalnya dekat kamar K
ditaman itu
bagaimana ? soalnya
saya jenuh berada di
kamar ini terus
P: baik, boleh-boleh, P: tersenyum dengan Berharap K mau Merespon dengan baik atas Memberikan bantuan dengan
mari saya bantu wajah yang meyakinkan, melanjutkan interaksinya pernyataan P tujuan untuk memberikan rasa
untuk jalan dan mengulurkan dan P merasa lega karena nyaman dan keyakinan pada K
K: iya tangannya untuk K mau menerima
membantu klien turun perintah P
dari ranjang tidur dan
membantu untuk
berjalan.
K: menggenggam
tangan P, dengan kepala
menunduk dan berjalan
bersamanya
P: bapak Paulus, P: menggunakan nada Berharap K mau Tidak merasa keberatan Kalimat terbuka untuk
saya praktik disini yang pelan dengan suara menjawab pertanyaan P dengan permintaan P memberikan kesempatan pada K
setiap hari selama 1 yang jelas untuk mengungkapkan
minggu dari jam K: menjawab dengan perasaannya
10.00-15.00. saya menunduk kepala
akan terus bersama-
sama dengan bapak,
nanti kita akan
sama-sama
membahas masalah
yang bapak hadapi,
untuk itu saya sangat
berharap bapak
Paulus mau
menceritakan
masalah dan apa
yang dirasakan atau
dipikirkan sekarang
ini, supaya saya
tahu, tenang saja
saya akan menjaga
rahasia bapak
Paulus. Apakah
bapak setuju ?
K: baik
P: bapak Paulus, P: tersenyum, Berharap K mau Klien tidak merasa Menanyakan kabar menunjukan
bagaimana memperhatikan K menjawab pertanyaan P keberatan atas pertanyaan perhatian dan merupakan awal
keadaannya dengan sikap terbuka yang di anjurkan oleh P yang baik untuk membina hub
sekarang ini ? K: tersenyum, menatap saling percaya
K: saya baik saja kearah P
P: bisakah bapak P: tersenyum, tetep Berharap K mau Tidak keberatan dengan Pertanyaan terbuka memberi
Paulus mempertahankan kontak menjawab pertanyaan P permintaan P dan menjawab kesempatan pada klien untuk
menceritakan, mata dengan K, bicara dengan baik. mengungkapkan perasaannya
bagaimana awalnya dengan lembut
bapak Paulus sampai K: menceritakan dengan
dibawah ke rumah manis, dan menatap
sakit kearah P
K: saya selalu
murung dikamar,
tidak mau makan ,
dan dan setiap
bertemu dengan
orang saya merasa
bahwa diri saya
tidak pantas bertemu
dengan orang-orang,
apalagi jika bertemu
dengan teman-
teman, saya merasa
bahwa saya itu
paling rendah di
hadapan mereka dan
saya belum bias
menjadi kepala
keluarga dan suami
yang baik bagi istri
P: jadi seperti itu P mempertahankan Merasa senang karena K mulai terbuka kepada P Memberikan pertanyaan
kejadiannya, apa kontak mata dengan K , K ,mau menjawab tentang masalah dan mengenai masalah yang sedang
yang membuat tersenyum, dan pertanyaan P dengan baik perasaan yang dihadapi dihadapi adalah keputusan untuk
bapak Paulus merasa merangkul bahunya dan mulai terbuka K melupakan segala apa yang
seperti itu ? K: menceritakan dengan dirasakan oleh K
K: saya sempat nada yang pelan, sambil
putus asa, sempat menundukan kepala
diasingkan keluarga
dan teman-teman
dan merasa tak
berguna
P : apa yang P: tersenyum, Berharap K mau Klien tidak keberatan Mengidentifikasi kegiatan apa
membuat bapak mempertahankan kontak menjawab pertanyaan P dengan pernyataan yang yang membuat K merasa harga
Paulus kurang mata dengan K diajukan oleh P dirinya rendah
bersosialisasi K: menatap mata P,
dengan orang-orang tersenyum
yang ada di sekitar ?
K: saya terlalu sibuk
dengan kerjaan
,sehingga saya
jarang keluar rumah
jika sdh pulang
kerja.
P: jadi seperti itu P: tersenyum, mendekat Merasa senang karena Tampak K tidak keberatan Kontrak penting untuk
masalahnya bapak . ke K, dan berusaha Ksetuju untuk kontrak dengan kontrak waktu yang melakukan interaksi selanjutnya
baiklah bapak menenangkan K dengan pertemuan berikutnya ditawarkan
Paulus karena mengusap bahu K
waktu sudah K: tersenyum, dan
menunjukan puku menatap kearah P
12.00 waktunya
untuk istirahat dan
makan, jadi
pertemuan kita
cukup dulu ya,
besok kita lanjut lagi
pembicaraan kita di
jam yang sama,
untuk membahas apa
yang harus bapak
Paulus lakukan
supaya tidak rendah
diri seperti ini .
apakah bapak Paulus
setuju ?
K: baik mas, saya
setuju
P: oke, kalau begitu P: berdiri disamping K Merasa senang karena K Tampak K mulai berubah Menunjukan perhatian
mari saya antar ke sambil mengulurkan menuruti perintah K dan dan tidak murung lagi merupakan awal yang baik untuk
kamar bapak Paulus tangan kepada K dan merasah yakin bahwa membina hubungan saling
K: naik mas mengandengnya dengan mengakhiri percaya
P: sekarang sudah K: tersenyum, dan pembicaraan adalah tepat
sampai di kamar menatap P supaya K bias istirahat
bapak. Selamat P:tersenyum, dan
beristirahat, dan salaman K sebagai tanda
selamat siang, perpisahan
K: membalas jabat
tangan