0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
107 tayangan6 halaman

Terapi Tertawa untuk Cemas dan Depresi

Satuan acara penyuluhan terapi tertawa ini bertujuan untuk memberikan pengertian kepada Ny. R tentang manfaat terapi tertawa dalam mengurangi cemas dan depresi. Kegiatannya meliputi penjelasan tentang pengertian kecemasan, gejala dan penyebabnya, serta pengertian dan manfaat terapi tertawa beserta demonstrasi cara melakukannya. Harapannya setelah penyuluhan Ny. R dapat memahami terapi tertawa dan melakukannya secar

Diunggah oleh

HMJ RS
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
107 tayangan6 halaman

Terapi Tertawa untuk Cemas dan Depresi

Satuan acara penyuluhan terapi tertawa ini bertujuan untuk memberikan pengertian kepada Ny. R tentang manfaat terapi tertawa dalam mengurangi cemas dan depresi. Kegiatannya meliputi penjelasan tentang pengertian kecemasan, gejala dan penyebabnya, serta pengertian dan manfaat terapi tertawa beserta demonstrasi cara melakukannya. Harapannya setelah penyuluhan Ny. R dapat memahami terapi tertawa dan melakukannya secar

Diunggah oleh

HMJ RS
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STASE KEPERAWATAN JIWA KOMUNITAS

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TERAPI TERTAWA


PADA Ny. R DENGAN CEMAS & DEPRESI DI RT 03 DUSUN DEPOK
GILANGHARJO PANDAK BANTUL DIY

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktek Profesi Ners


Stase Keperawatan Jiwa Komunitas

Disusun Oleh:
Samsu Alam
3217099

PROGRAM STUDI PROFESI NERS ANGKATAN XII


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
JENDERAL ACHMAD YANI
YOGYAKARTA
2018

Jl. Ringroad Barat, Ambarketawang, Gamping, Sleman Yogyakarta


Telp (0274) 4342000
LEMBAR PENGESAHAN
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TERAPI TERTAWA
PADA Ny. R DENGAN CEMAS & DEPRESI DI RT 03 DUSUN DEPOK
GILANGHARJO PANDAK BANTUL DIY

Telah disetujui pada


Hari :
Tanggal :

Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik Mahasiswa

( ) ( ) ( )

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) TERAPI TERTAWA


PADA Ny. R DENGAN CEMAS & DEPRESI DI RT 03 DUSUN DEPOK
GILANGHARJO PANDAK BANTUL DIY
MATA AJAR : Terapi Tertawa Terhadap Kecemasan
POKOK BAHASAN : Penyuluhan Terapi Tertawa

WAKTU : 30 menit
HARI/TANGGAL : jumat, 16 Februari 2018
TEMPAT : Rumah kediaman Ny. R
SASARAN : Ny. R dengan Cemas & Depresi
PENYULUH : Samsu Alam, S. Kep

A. TOPIK PENKES
Penkes membahas topik terkait dengan efektifitas terapi tertawa pada klien denganh
Cemas dan Depresi.

B. LATAR BELAKANG
Kecemasan adalah bentuk perasaan khawatir, gelisah dan perasaan-perasaan lain
yang kurang menyenangkan. Biasanya perasaan-perasaan ini disertai oleh rasa kurang
percaya diri, tidak mampu, merasa rendah diri, dan tidak mampu menghadapi suatu
masalah. Cemas adalah emosi dan merupakan pengalaman subyektif individual.
Kecemasan adalah suatu kondisi yang menandakan suatu keadaan yang mengancam
keutuhan serta keberadaan dirinya dan dimanifestasikan dalam bentuk perilaku seperti
rasa tak berdaya, rasa tidak mampu, rasa takut, phobia tertentu (Hamid dkk,2011).
Kecemasan muncul bila ada ancaman ketidakberdayaan, kehilangan kendali, perasaan
kehilangan fungsi-fungsi dan harga diri, kegagalan pertahanan, perasaan terisolasi
(Hudak dan Gallo, 2007).
Tertawa adalah kemampuan yang hanya dimiliki manusia yang merupakan
ekspresi kebahagiaan dan bisa dilakukan tanpa syarat dan sama khasiatnya dengan
meditasi sehingga sering disebut yoga tawa. Terapi tertawa atau yoga tawa adalah terapi
yang diyakini mampu membangkitkan semangat hidup, sekalipun kita dalam kondisi
stress. Lebih dari 70% penyakit mempunyai hubungan dengan stress, diantaranya tekanan
darah tinggi, penyakit jantung, kecemasan, depresi, batuk dan flu kronis, gangguan
syaraf, insomnia, gangguan pencernaan, alergi, asma, colitis, gangguan haid, migrain
bahkan kanker. Dalam terapi tertawa tidak menggunakan humor sebagai sebab untuk
membuat seseorang tertawa tetapi dalam terapi tertawa hanya menggunakan tawa sebagai
sebuah sebab yang membantu orang menyingkirkan rasa takut dan malu mereka serta
membuat mereka menjadi lebih terbuka dan mulai melihat kelucuan hidup. (Hamid dkk,
2011).

C. TUJUAN
1. TUJUAN UMUM
Setelah mengikuti pembelajaran tentang terapi tertawa selama 15 menit klien mampu
memahami tentang terapi tertawa.
2. TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti pembelajaran tentang relaksasi otot progresif selama 20 menit
diharapkan klien mampu :
a. Menjelaskan kembali pengertian terapi tertawa
b. Menyebutkan kembali manfaat terapi tertawa
Mengikuti prosedur terapi tertawa
A. WAKTU PELAKSANAAN

Penkes dilaksanakanya pada :

a. Hari : Jumat
b. Tanggal : 16 Februari 2018
c. Pukul : 11.00 WIB
B. TEMPAT
 Dirumah Keluarga Ny. R
C. SASARAN
 Ny. R

D. METODE
 Ceramah dan Tanya jawab
E. MEDIA
 Leaflet dan Materi yang dilampirkan
 VIDEO/LEPTOP
F. KEGIATAN PENKES

NO TAHAP KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN AUDIENS WAKTU

1 Orientasi a. Mengucapkan salam a. Klien dan kleuarga 5 menit


b. Memperkenalkan diri menjawab salam
c. Menanyakan nama b. Klien dan keluarga
klien dan panggilan meberitahukan kepada
kesukaan klien perawat, nama panggilan
d. Menjelaskan tujuan yang disukai klien
penyuluhan c. Klien dan keluarga
e. Kontrak waktu dan memperhatikan saat
tempat di lakukannnya perawat menjelaskan
penyuluhan tujuan dilakukannya
f. Apersepsi dengan klien
penyuluhan
d. Klien dan keluarga
dan keluarga menentukan waktu dan
tempat dilakukannya
penyuluhan

2 a. Menjelaskan Definisi a. Memperhatikan


cemas
b. Menjelaskan tanda dan b. Memperhatikan
gejala kecemasan
c. Menjelaskan penyebab
kecemasan c. Memperhatikan
d. Menjelaskan pengertian 5 menit
Tahap Kerja terapi tertawa d. Memperhatikan
2 e. Menjelaskan manfaat
terapi tertawa e. Klien dan keluarga
f. kesempatan klien dan mengajukan pertanyaan
keluarga untuk bertanya
g. Penyuluh menjawab
pertanyaan

1. a. Melakukan evaluasi a. Klien dan kelurga


secara keseluruhan: Memperhatikan
1) Struktur penyuluh saat menjawab
3 pertanyaan
2) Proses
b. Tersedia SAP dan
3) hasil Lampiran materi yang
b. Memberikan telah disediakan oleh
reimforcement positif edukator.
kepada pasien dan c. Proses penyuluhan
keluarga berjalan dengan baik dan
c. Salam penutup lancer terdapat interaksi
yang baik antara
Menit
educator dan pasien serta
keluarga
d. Hasil penyuluhan pada
hari in adalah klien dan
keluarga sudah mulai
paham apa yang
dimaksud dengan
kecemasan dan klien
mampu melakukan
terapi tertawa secara
mandiri
G. PROGRAM ANTISIPASI
Ketika warga merasa jenuh dan bosan saat proses penkes berlangsung maka educator
bertindak untuk mengghentikan penkes serta leaflet dan materi penkes diberikan kepada
keluarga dan klien untuk dibaca dan dipahami saat dirumah.
H. LAMPIRAN MATERI DAN LEAFLET
Materi terlampir

Anda mungkin juga menyukai