Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING TERHADAP KELETIHAN PADA
PASIEN DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK
IMPLEMENTATION OF SLOW DEEP BREATHING TO FATIGUE IN
PATIENTS WITH CHRONIC KIDNEY DISEASE
Sena Bayu Putra1, Uswatun Hasanah2, Nury Lutfiyatil Fitri3
1,2,3
Akademi Keperawatan Dharma Wacana Metro
Email : Senaputra471@[Link]
Abstrak
World Health Organization (WHO) merilis data pertumbuhan jumlah penderita
gagal ginjal kronik di dunia pada tahun 2013 meningkat sebesar 50%Penyakit gagal
ginjal kronik adalah kemunduran fungsi ginjal yang progresif dan irreversibel
dimana terjadi kegagalan kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan
metabolik, cairan dan elektrolit yang mengakibatkan uremia atau azotemia. Pasien
gagal ginjal akan merasakan keletihan, sakit kepala dan keluar keringat dingin akibat
tekanan darah yang menurun. Adanya status nutrisi yang buruk juga dapat
menyebabkan penderita mengeluh malaise dan keletihan (fatigue). Salah satu terapi
yang telah terbukti efektivitasnya untuk mengatasi keletihan yaitu Slow deep
breathing. Slow deep breathing adalah teknik relaksasi nafas dalam lambat akan
menstimulasi sistem saraf parasimpatik sehingga meningkatkan produksi endorpin,
menurunkan heart rate, meningkatkan ekspansi paru sehingga dapat berkembang
maksimal, dan otot-otot menjadi rileks dan dapat menguragi keletihan. Subyek yang
digunakan pasien gagal ginjal kronik yang mengalami keletihan dilakukan penerapan
slow deep breathing dalam menurunkan keletihan. Hasil penerapan setelah
dilakukan slow deep breathing dapat menurunkan keletihan/ fatigue.
Kata kunci : Slow deep breathing, pasien gagal ginjal kronik, fatigue
Abstract
The World Health Organization (WHO) released data on the growth in the
number of people with chronic kidney disease in the world in 2013, which increased
by 50%. Chronic kidney disease is a progressive and irreversible deterioration in
kidney function where there is a disease in the body's ability to maintain a balance of
metabolic, fluid and electrolytes which results in uremia or azotemia. Patients with
kidney disease will experience fatigue, headaches and cold sweat due to decreased
blood pressure. The existence of poor nutritional status can also cause sufferers to
complain of malaise and fatigue (fatigue). One of the therapies that have been
proven to be effective in overcoming fatigue is slow deep breathing. Slow deep
breathing is a slow deep breath relaxation technique that stimulates the
parasympathetic nervous system, thereby increasing endorphin production, reducing
heart rate, increasing lung expansion so that it can develop optimally, and relaxing
muscles and reducing fatigue. The subject used by chronic renal disease patients who
experience fatigue was applied slow deep breathing to reduce fatigue. The results of
application after slow deep breathing can reduce fatigue.
Keywords: Slow deep breathing, chronic kidney disease patients, fatigue
Pendahuluan
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 1
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
Ginjal merupakan salah satu 1,8 persen dibandingkan dengan
organ penting di dalam tubuh kita, 2013. Data Indonesian Renal
yang berfungsi untuk menyaring Registry (IRR) 2017 menunjukkan,
(filtrasi) dan mengeluarkan zat-zat jumlah pasien aktif yang menjalani
sisa metabolisme (racun) dari darah hemodialisis sebanyak 77.892 orang.
menjadi urin. Pada keadaan gagal Sementara pasien baru adalah
ginjal kronis (chronic kidney 30.843 orang. data pada IRR tahun
disease) terjadi penurunan fungsi 2017 menunjukkan penyebab
ginjal secara progresif dan tidak terbanyak gagal ginjal di Indonesia
dapat pulih kembali (Black, 2014). adalah hipertensi (36 persen) dan
Penyakit gagal ginjal kronik diabetes (29 persen). Pencegahan
adalah kemunduran fungsi ginjal PGK dapat dilakukan melalui
yang progresif dan irreversibel pencegahan primer dan sekunder
dimana terjadi kegagalan (Riskesdas, 2017).
kemampuan tubuh untuk Pengobatan untuk pasien yang
mempertahankan keseimbangan mengalami gangguan fungsi ginjal
metabolik, cairan dan elektrolit yang di Provinsi Lampung, melonjak
mengakibatkan uremia atau hingga 16 ribu kasus dalam kurun
azotemia (Wijaya & Putri, 2013). waktu satu tahun. Data BPJS Bandar
World Health Organization Lampung, Lampung Selatan
(WHO) merilis data pertumbuhan (Lamsel), Pesawaran, Pringsewu,
jumlah penderita gagal ginjal kronik dan Tanggamus pada 2015
di dunia pada tahun 2013 meningkat mencapai 52.721 kasus. Angka
sebesar 50% dari tahun sebelumnya kasus cuci darah mengalami
dan di Amerika angka kejadian peningkatan pesat. Jumlah kasus
gagal ginjal kronik meningkat pada 2016 tercatat menjadi 68.968
sebesar 50% pada tahun 2014 kasus, dan hingga semester pertama
(Widyastuti, 2014 dalam Hasneli, 2017 mencapai 30.861 kasus
2017). (Rinando, 2017).
Data mengenai penyakit ginjal Pasien gagal ginjal akan
didapatkan dari hasil Riset merasakan keletihan, sakit kepala
Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun dan keluar keringat dingin akibat
2018, prevalensi penyakit ginjal tekanan darah yang menurun.
kronis atau PGK di Indonesia Adanya status nutrisi yang buruk
sebesar 3,8 persen atau naik sebesar juga dapat menyebabkan penderita
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 2
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
mengeluh malaise dan keletihan normal terhadap keadaan anemia
(fatigue). Selain itu kadar oksigen adalah merangsang fibroblas
rendah karena anemia akan peritubular ginjal untuk
menyebabkan tubuh mengalami meningkatkan produksi EPO, yang
keletihan yang ekstrem (fatigue) dan mana EPO dapat meningkat lebih
akan memaksa jantung bekerja lebih dari 100 kali dari nilai normal bila
keras untuk mensuplay oksigen yang hematokrit dibawah 20%.
dibutuhkan (Septiwi, 2013). Sebaliknya jika respon tubuh tidak
Keletihan adalah rasa letih yang luar normal, pasien akan mengalami
biasa dan terus-menerus serta lelah, letih, lesu yang merupakan
penurunan kapasitas kerja fisik serta gejala fatigue (Hidayat, 2016).
mental pada tingkat yang biasanya Selain itu kadar okigen rendah
(Wilkinson, 2016). karena anemia akan menyebabkan
Keletihan adalah salah satu tubuh mengalami keletihan yang
gejala yang menunjukkan ekstrem (fatigue) dan akan memaksa
ketidakseimbangan energi akibat jantung bekerja lebih keras untuk
berbagai faktor. Aktivitas mensuplay oksigen yng dibutuhkan
berlebihan, kurang istirahat, kondisi (Septiwi, 2013).
fisik lemah, dan tekanan sehari-hari Salah satu terapi yang telah
dapat menyebabkan keletihan. terbukti efektivitasnya untuk
Keletihan (fatigue) adalah rasa mengatasi keletihan yaitu Slow deep
capek yang tidak hilang saat kita breathing. Slow deep breathing
istirahat. Keletihan berupa fisik atau adalah relaksasi yang disadari untuk
mental (Aksoro, 2013). mengatur pernapasan secara dalam
Pasien dengan gagal ginjal akan dan lambat. terapi relaksasi napas
memiliki kadar ureum dan kreatinin dalam adalah pernapasan abdomen
yang tinggi. Ureum yang tinggi akan dengan frekuensi lambat atau
mengganggu produksi hormon perlahan, berirama, dan nyaman
eritropoetin. Eritropetin yang dilakukan dengan
mempengaruhi produksi eritrosit memejamkan mata (Brunner dan
dengan merangsang proliferasi, Suddart, 2002 dalam Setyoadi,
diferensiasi dan sel prekursor 2011). Napas dalam lambat
eritroid. Akibatnya jumlah sel darah merupakan bagian strategi holistik
merah menurun atau yang disebut self-care untuk mengatasi berbagai
dengan anemia. Respon tubuh yang keluhan salah satunya adalah
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 3
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
keletihan (Septiwi, 2013). Secara keletihan. Sebelum penerapan dimulai,
fisiologis, teknik relaksasi nafas penulis melakukan pengkajian terlebih
dalam lambat akan menstimulasi dahulu tentang tanda dan gejala keletihan
sistem saraf parasimpatik sehingga yang dialami oleh pasien. Setelah
meningkatkan produksi endorpin, memastikan bahwa pasien memang
menurunkan heart rate, mengalami masalah keperawatan
meningkatkan ekspansi paru keletihan, kemudian penulis mengkaji
sehingga dapat berkembang skor keletihan dengan menggunakan
maksimal, dan otot-otot menjadi lembar kuesioner facit.
rileks (Jafar, 2019).
Penelitian oleh Pertiwi dan Pembahasan
Prihati tahun 2020 dengan judul Tn. M berdasarkan hasil
penerapan slow deep breathing pengkajian mengalami tanda gejala lelah,
untuk menurunkan keletihan pada letih dan lesu yang merupakan tanda
pasien gagal ginjal kronik. Hasil gejala masalah keperawatan keletihan/
studi menunjukkan bahwa ada fatigue. Berdasarkan hasil pengkajian
perubahan pada tingkat keletihan dengan fatigue skor didapatkan hasil skor
yang awalnya mengalami keletihan Tn. M yaitu 19 yang menunjukkan bahwa
sedang menjadi keletihan ringan klien mengalami fatigue. Fatigue yang
setelah diberikan terapi slow deep dialami oleh Tn. M diakibatkan oleh
breathing selama 3 hari. penyakit kronik yang dialami yaitu
Penelitian selanjutnya oleh Hilma tahun penyakit gagal ginjal kronik.
2015 dengan judul pengaruh teknik Penyakit gagal ginjal kronik
relaksasi napas dalam terhadap adalah kemunduran fungsi ginjal yang
penurunan keletihan pada pasien gagal progresif dan irreversibel dimana terjadi
ginjal kronik di unit Hemodalisa RSUP kegagalan kemampuan tubuh untuk
Dr. M. Djamil Padang menyimpulkan mempertahankan keseimbangan
bahwa teknik relaksasi napas dalam metabolik, cairan dan elektrolit yang
dapat menurunkan keletihan pasien gagal mengakibatkan uremia atau azotemia
ginjal kronik. (Wijaya & Putri, 2013).
Pada gagal ginjal kronik fungsi
Hasil renal menurun, produk akhir
Subjek dalam penerapan ini metabolisme protein yang normalnya
adalah pasien dengan gagal ginjal kronik diekskresikan ke dalam urin tertimbun
yang mengalami masalah keperawatan dalam darah. Terjadi uremia dan
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 4
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
mempengaruhi setiap sistem tubuh. tinggi. Ureum yang tinggi akan
Semakin banyak timbunan produk mengganggu produksi hormon
sampah, maka gejala akan semakin berat. eritropoetin. Eritropetin mempengaruhi
Penurunan jumlah glomeruli yang normal produksi eritrosit dengan merangsang
menyebabkan penurunan klirens proliferasi, diferensiasi dan sel prekursor
substansi darah yang seharusnya eritroid. Akibatnya jumlah sel darah
dibersihkan oleh ginjal. Dengan merah menurun atau yang disebut dengan
menurunnya Gromerular filtrationrate anemia. Respon tubuh yang normal
(GFR) mengakibatkan penurunan klirens terhadap keadaan anemia adalah
kreatinin dan peningkatan kadar kreatinin merangsang fibroblas peritubular ginjal
serum. Hal ini menimbulkan gangguan untuk meningkatkan produksi EPO, yang
metabolisme protein dalam usus yang mana EPO dapat meningkat lebih dari
menyebabkan anoreksia, nausea maupan 100 kali dari nilai normal bila hematokrit
vomitus yang menimbulkan perubahan dibawah 20%. Sebaliknya jika respon
nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh tubuh tidak normal, pasien akan
(Muttaqin, 2012). mengalami lelah, letih, lesu yang
Pasien gagal ginjal akan merupakan gejala fatigue (Hidayat,
merasakan keletihan, sakit kepala dan 2016). Selain itu kadar okigen rendah
keluar keringat dingin akibat tekanan karena anemia akan menyebabkan tubuh
darah yang menurun. Adanya status mengalami keletihan yang ekstrem
nutrisi yang buruk juga dapat (fatigue) dan akan memaksa jantung
menyebabkan penderita mengeluh bekerja lebih keras untuk mensuplay
malaise dan keletihan (fatigue). Selain itu oksigen yng dibutuhkan (Septiwi, 2013).
kadar oksigen rendah karena anemia akan Menurut Mitchell et al. (2007)
menyebabkan tubuh mengalami keletihan intervensi potensial yang dapat dilakukan
yang ekstrem (fatigue) dan akan untuk menurunkan fatigue meliputi
memaksa jantung bekerja lebih keras energi konservasi, manajemen aktifitas
untuk mensuplay oksigen yang (intradialytic exercise), meningkatkan
dibutuhkan (Septiwi, 2013). Keletihan kualitas tidur, relaksasi otot, slow deep
adalah rasa letih yang luar biasa dan breathing, masase, mengurangi keletihan
terus-menerus serta penurunan kapasitas dan edukasi. Upaya untuk mengurangi
kerja fisik serta mental pada tingkat yang keluhan fatigue menjadi kunci penting
biasanya (Wilkinson, 2016). dalam mengembalikan kemampuan
Pasien dengan gagal ginjal akan fungsional penderita. Penderita harus
memiliki kadar ureum dan kreatinin yang dibantu dengan diarahkan agar tetap
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 5
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
mampu beraktifitas sesuai level energi sistem saraf parasimpatik sehingga
yang dimilikinya, bahwa penggunaan meningkatkan produksi endorpin,
energi juga harus dilakukan sesuai menurunkan heart rate, meningkatkan
dengan toleransi.
ekspansi paru sehingga dapat
Salah satu terapi yang telah terbukti
berkembang maksimal, dan otot-otot
efektivitasnya untuk mengatasi keletihan
menjadi rileks. Teknik relaksasi nafas
yaitu Slow deep breathing yaitu relaksasi
dalam lambat membuat tubuh kita
napas dalam lambat merupakan bagian
strategi holistik self-care untuk mengatasi
mendapatkan input oksigen yang
berbagai keluhan salah satunya adalah adekuat, dimana oksigen memegang
keletihan (Septiwi, 2013). peran penting dalam sistem respirasi
Berdasarkan hasil penerapan dan sirkulasi tubuh. Saat kita
setelah dilakukan FACIT terdapat melakukan teknik relaksasi nafas
perubahan skor tingkat keletihan/ dalam lambat, oksigen mengalir ke
fatigue yang tadinya 29 (fatigue) pembuluh darah dan seluruh jaringan
menjadi 35 (tidak fatigue). Perubahan tubuh, membuang racun dan sisa
tersebut terjadi setelah subjek metabolisme yang tidak terpakai,
diberikan slow deep breathing selama meningkatkan metabolisme dan
3 hari. memproduksi energi yang kemudian
Slow Deep Breathing adalah akan memaksimalkan jumlah oksigen
pernapasan abdomen dengan yang masuk dan disuplay ke seluruh
frekuensi lambat atau perlahan, jaringan sehingga tubuh dapat
berirama, dan nyaman yang dilakukan memproduksi energi dan menurunkan
dengan memejamkan mata (Brunner level keletihan/ fatigue (Pertiwi,
& Suddart, 2002 dalam Setyoadi, 2020).
2011). Slow deep breathing adalah Penelitian oleh Pertiwi dan Prihati
metode bernapas yang frekuensi tahun 2020 dengan judul penerapan slow
deep breathing untuk menurunkan
bernapas kurang dari 10 kali permenit
keletihan pada pasien gagal ginjal kronik.
dengan fase ekshalasi yang panjang.
Hasil studi menunjukkan bahwa ada
Slow deep breathing atau napas
perubahan pada tingkat keletihan pada
dalam dengan tempo lambat Secara
pasien gagal ginjal kronik di RS Roemani
fisiologis, teknik relaksasi nafas
Muhammadiyah Semarangyang awalnya
dalam lambat yang akan menstimulasi mengalami keletihan sedang menjadi
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 6
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
keletihan ringan setelah diberikan terapi tubuh kita mendapatkan suplai oksigen
slow deep breathing selama 3 hari. yang adekuat yang sangat penting dalam
Penelitian selanjutnya oleh Hilma sistem respirasi dan sirkulasi tubuh.
tahun 2015 dengan judul pengaruh teknik Oksigen yang masuk akan disuplai ke
relaksasi slow deep breathing terhadap seluruh jaringan sehingga tubuh dapat
penurunan keletihan pada pasien gagal memproduksi energi dan menurunkan
ginjal kronik di unit Hemodalisa RSUP tingkat keletihan (Jafar, 2019).
Dr. M. Djamil Padang menyimpulkan Slow deep breathing adalah metode
bahwa teknik relaksasi slow deep bernapas yang frekuensi bernapas kurang
breathing dapat menurunkan keletihan dari 10 kali permenit dengan fase
pasien gagal ginjal kronik. ekshalasi yang panjang. Slow deep
Hal ini didukung oleh penelitian breathing atau relaksasi napas dalam
berikutnya oleh Jafar tahun 2019 dengan dengan tempo lambat merupakan
judul penurunan tingkat kelelahan pasien tindakan yang disadari untuk mengatur
gagal ginjal yang menjalani hemodialisis pernapasan secara dalam dan lambat
melalui promosi kesehatan teknik yang dapat menimbulkan efek relaksasi
relaksasi nafas dalam. Hasil uji statistik yang bertujuan untuk menurunkan
dengan menggunakan wilcoxon signed tekanan darah, mengurangi rasa nyeri,
rank test menunjukkan bahwa terdapat dan mengurangi stres atau cemas
pengaruh yang signifikan pemberian (Pirmaari, 2017).
promosi kesehatan teknik relaksasi napas Berdasarkan pembahasan
dalam terhadap penurunan tingkat didapatkan bahwa slow deep breathing
keletihan pada pasien hemodialisis mampu menurunkan fatigue pada pasien
RSUD Propinsi NTB tahun 2018. gagal ginjal kronik terutama pada Tn. M.
Slow deep breathing merupakan
bagian strategi holistik self-care untuk Kesimpulan
mengatasi berbagai keluhan salah Hasil penelitian tentang penerapan
satunya adalah keletihan. Secara slow deep breathing pada pasien yang
fisiologi, Slow deep breathing akan mengalami gagal ginjal kronik diperoleh
menstimulasi sistem saraf parasimpatik hasil sebagai berikut: Karakteristik pada
sehingga meningkatkan produksi subjek saat dilakukan pengkajian
endoprin, menurunkan denyut jantung, didapatkan data bahwa subjek berusia 62
meningkatkan ekspansi paru sehingga tahun, berjenis kelamin laki-laki dan
dapat berkembang maksimal sehingga mengalami masalah keperawatan
otot-otot menjadi rileks juga membuat keletihan/fatigue,
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 7
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
Skor tingkat keletihan sebelum Corwin, 2009). BAB II Tinjauan teori.
dilakukan penerapan slow deep Diunduh pada tanggal 21 Maret
2020.
breathing tingkat keletihan pada subjek
<[Link]
memiliki skor 19 (fatigue). ream/handle/123456789/20856/B
Skor tingkat keletihan setelah AB%[Link]?
sequence=3&isAllowed=y>
dilakukan penerapan pada hari ke 3
tingkat keletihan pada subjek memiliki Carpenito (1995). BAB II Tinjauan teori.
Diunduh pada tanggal 21 Maret
skor 35 (tidak fatigue).
2020.
. <[Link]
Daftar Pustaka ream/handle/123456789/20856/B
AB%[Link]?
Aksoro. (2013). Bebas Kelelahan.
sequence=3&isAllowed=y>
Diunduh pada tanggal 20 Maret
2020. < Danismaya. (2008). BAB II Tinjauan
[Link] teori. Diunduh pada tanggal 21
about/Bebas_Kelelahan.html? Maret 2020.
id=zQ4WWeyOOi0C&redir_esc <[Link]
=y > ream/handle/123456789/20856/B
AB%[Link]?
Ariani, S. (2016). Stop gagal ginjal dan
sequence=3&isAllowed=y>
gangguan-gangguan ginjal
lainnya. Yogyakarta : Istana Guyton & Hall, 2007). BAB II Tinjauan
Media teori. Diunduh pada tanggal 21
Maret
Bonner. (2010). BAB II Tinjauan teori.
2020.<[Link]
Diunduh pada tanggal 21 Maret
/bitstream/handle/123456789/20
2020.
856 /BAB%[Link]?
<[Link]
sequence=3&isAllowed=y>
ream/handle/123456789/20856/B
AB%[Link]? Haviland, 2008). BAB II Tinjauan teori.
sequence=3&isAllowed=y> Diunduh pada tanggal 21 Maret
2020.
Black, M. Joyce, & Hawks, Hokanson,
<[Link]
Jane, (2014). Keperawatan
ream/handle/123456789/20856/B
Medikal Bedah, Manajemen
AB%[Link]?
Klinis untuk hasil yang
sequence=3&isAllowed=y>
diharapkan. Edisi 8 Buku 2
Bahasa Indonesia, Singapore, Hidayat. (2016). penerapan slow deep
Elsevier [Link]. breathing untuk menurunkan
keletihan pada pasien gagal
Clevo, (2012). Asuhan Keperawatan
ginjal kronik. Diunduh pada
Medikal Bedah penyakit dalam.
tanggal 20 April 2020.
Yogyakarta: Nuha Medika
[Link]
[Link]/index
.php/mak/article/view/77>
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 8
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
Hidayat, A,A. (2007). Riset Keperawatan tanggal 21 Maret
dan teknik penulisan ilmiah. 2020.<[Link]
Edisi 2. Jakarta : Salemba .[Link]/bitstream/handle/12345678
Medika. 9 /208 56/BAB%[Link]?
sequence =3& isAll owed=y>
Hilma. (2015). Pengaruh teknik relaksasi
napas dalam terhadap penurunan Mitchell et al. (2007). BAB II Tinjauan
keletihan pada pasien gagal teori. Diunduh pada tanggal 21
ginjal kronik di unit Hemodalisa Maret
RSUP Dr. M. Djamil 2020.<[Link]
Padang.<[Link] / /bitstream/handle/123456789/20
154/1/[Link]> 856/ BAB%[Link]?
sequence=3&isAllowed=y>
Jafar. S.R. (2019). penerapan slow deep
breathing untuk menurunkan Mollaoglu, 2009). BAB II Tinjauan teori.
keletihan pada pasien gagal Diunduh pada tanggal 21 Maret
ginjal kronik. Diunduh pada 2020.<[Link]
tanggal 20 April 2020. /bitstream/handle/123456789
<[Link] /208 56/ BAB %[Link]?
[Link]/index sequence=3&isAllowed=y>
.php/mak/article/view/77>
Murningstars. (2002). BABII Tinjauan
Locatelli. (2002).BAB II Tinjauan teori. teori. Diunduh pada tanggal 21
Diunduh pada tanggal 21 Maret Maret
2020. 2020.<[Link]
<[Link] /bitstream/handle/123456789/20
ream/handle/123456789/20856/B 856/ BAB% [Link]?
AB%[Link]? sequence=3&isAllowed=y>
sequence=3&isAllowed=y
Muttaqin, A. (2012). Asuhan
Lubkin & Larsen. (2007) BAB II Keperawatan Gangguan Sistem
Tinjauan teori. Diunduh pada Perkemihan. Jakara: Salemba
tanggal 21 Maret Medika.
2020.<[Link]
/bitstream/handle/123456789/20 National Kidney Foundation, 2009).
856 /BAB%[Link]? BAB II Tinjauan teori. Diunduh
sequence=3&isAllowed=y> pada tanggal 21 Maret
2020.<[Link]
Mc Cance & Heuther, 2010). BAB II .[Link]/bitstream/
Tinjauan teori. Diunduh pada handle/123456789/ 20856/BAB
tanggal 21 Maret 2020. %[Link]?sequence=
<[Link] 3&isAllowed=y>
/bitstream/handle/123456789/20
856 /BAB%[Link]? North American, Nursing Diagnosis
sequence=3&isAllowed=y> Association. (2015). BAB II
Tinjauan teori. Diunduh pada
Mc Clellan & Fianders. (2003). BAB II tanggal 21 Maret
Tinjauan teori. Diunduh pada 2020.<[Link]
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 9
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
/ bits ream/handle/123456789/20856/
tream/handle/123456789/20856/ BAB% [Link]?
BAB%[Link]? sequence=3&isAllowed=y>
sequence=3&isAllowed=y>
Rinando. (2017). Pasien Cuci Darah
Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Melonjak 16 Ribu Kasus di
Metodologi penelitian kesehatan. Lampung. Dilihat pada tanggal
Jakarta : Rineka Cipta. 19 April 2020. [Link]
[Link]/2017/ 08/ 27/
Padila. (2012). Buku Ajar keperawatan pasien-cuci-darah- melonjak-16-
Medikal bedah. Yogyakarta : ribu-kasus-di-lampung?page=all
Nuha Medika
Riskesdas. (2017). Riset Kesehatan Dasar
Pertiwi. A.R & Prihati. A.D. (2020). tahun 2017
penerapan slow deep breathing
untuk menurunkan keletihan Septiwi, C. (2013). Pengaruh Breathing
pada pasien gagal ginjal kronik. Exercise Terhadap Pasien
Diunduh pada tanggal 20 April Hemodialisis : Jurnal
2020. Keperawatan Soedirman. Vol 8.
Diunduh pada tanggal 20 April
<[Link] 2020.
[Link]/[Link]/mak <[Link]
/article/view/77> /[Link]/jks/article/view/461>
Pirmaari, A. (2017). Teknik Relaksasi Setadi. (2013). Konsep & Penulisan Riset
Slow Deep Breathing. Program Keperawatan. Jakarta. Graha
Studi Profesi Ners Universitas Medika
Pembangunan Nasional
“Veteran” Jakarta. <[Link] Setianingrum. L. (2011). Pengaruh
[Link]/document/344704017 Breathing Exercise Terhadap
/Tehnik-Relaksasi-Slow-Deep- Pasien Hemodialisis : Jurnal
Breathing> Keperawatan Soedirman. Vol 8.
Diunduh pada tanggal 20 April
Pranandari. P (2015). penerapan slow 2020.
deep breathing untuk <[Link]
menurunkan keletihan pada [Link]/jks/ article/view/461>
pasien gagal ginjal kronik.
Diunduh pada tanggal 20 April Setyoadi. A (2011). Hubungan Lama
2020. Menjalani Hemodialisis dengan
Inter-Dialytic Weight Gain
<[Link] (IDWG) pada Pasien
[Link]/[Link]/mak Hemodialisis. Diunduh pada
/article/view/77> tanggal 20 April
2020.<[Link] unpad
Petcehpung. (2004). BAB II Tinjauan
.[Link]/[Link]/jkp/
teori. Diunduh pada tanggal 21
article/view/646>
Maret 2020.
<[Link]
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 10
Karya Tulis Ilmiah Akper Dharma Wacana Metro tahun 2020
Smeltzer, S.C dan Bare, B.G. (2008).
Buku Ajar Keperawatan
Medikal-Bedah. Jakarta: EGC
Suhariyanto. P. (2013). Teknik Relaksasi
Slow Deep Breathing. Program
Studi Profesi Ners Universitas
Pembangunan Nasional
“Veteran” Jakarta.<https://
[Link]/document/3447040
17 /Tehnik-Relaksasi-Slow-
Deep-Breathing>
Widyastuti. (2014) dalam Hasneli.
(2017). Hubungan Lama
Menjalani Hemodialisis dengan
Inter-Dialytic Weight Gain
(IDWG) pada Pasien
Hemodialisis. Diunduh pada
tanggal 20 April
2020.<[Link]
.[Link] /
[Link]/jkp/article/view/646>
Wijaya, A.S dan Putri Y.M. (2013).
Keperawatan Medikal Bedah
(Keperawatan Dewasa).
Yogyakarta: Nuha Medika.
Wilkinson, J. M. (2017). Diagnosis
Keperawatan. Diunduh pada
tanggal 20 April
2020.<[Link]
.com/standar-diagnosis-
keperawatan-indonesia/ >
Sena Bayu Putra Fatigue, Gagal Ginjal Kronik, SDB 11