Java – Menggunakan Collection Framework
Mengumpulkan banyak variable dengan tipe sama dalam sebuah array adalah hal yang
mutlak dibutuhkan dalam bahasa pemrograman apa pun. Seiring dengan kebutuhan tersebut,
banyak juga dibuat fungsi-fungsi untuk memanipulasi array. Dalam Java, Anda bisa
memanfaatkan seluruh framework Collection yang akan bertindak seperti array dengan
fungsi-fungsi powerful yang tersedia sesuai kebutuhan.
Diagram collection - klik untuk melihat versi besar
Sebuah collection adalah sebuah object yang merepresentasikan kumpulan object-object.
Collection digunakan untuk menyimpan, mengambil, dan memanipulasi data-data. Salah satu
collection paling sederhana adalah Array. Namun dalam Collection Framework, Java
menawarkan berbagai bentuk lain dari Collection.
Karena Collection adalah interface, maka harus dibuat class yang mengimplementasikannya.
Dalam Java API, sudah tersedia beberapa class yang sangat berguna untuk memanage object-
object dalam Collection, sesuai sifat dan kebutuhannya. Beberapa kelebihan utama
menggunakan collection framework antara lain:
Mengurangi effort dalam membuat program, karena sudah tersedia struktur data dan
algoritma tanpa harus menulis sendiri.
Meningkatkan performa, karena setiap implementasi dapat berfungsi maksimal sesuai
kasus yang ada.
Mudah dipelajari, sehingga mengurangi effort untuk mempelajari cara menggunakan
API.
Dapat dikembangkan dan fleksibel terhadap tipe object yang ada dalam Collection.
Ada banyak class yang mengimplementasikan Collection yang sudah tersedia dalam JDK.
Pada dasarnya ada 3 Interface yang digunakan, yaitu Set, List, dan Map. Kemudian ada 5
implementasi dasar yang digunakan pula, yaitu Hash Table, Resizable Array, Balanced Tree,
Linked List, dan Hash Table + Linked List. Masing-masing memiliki kelebihan dan
kekurangan tersendiri, tergantung penggunaannya.
MATERI PEMBAHASAN COLLECTION SET
Collection : sekumpulan obyek yang tidak mempunyai posisi yang tetap (no particular
order) dan menerima duplikat.
COLLECTON DI BAGI MENJADI TIGA
– Set
– List
– Queue
Nah sekarang dalam materi ini kita bahas SET. Apa itu Set ? set adalah Setmenyatakan
bahwa dalam suatu collection sebuah Set tidak mengandung elemen duplikat. Itulah salah
satu alasan utama untuk menggunakan set. Ada 3 implementasi umum digunakan Set:
HashSet
TreeSet
LinkedHashSet
Kapan kita menggunakan salah satu dari ketiga set itu adalah pertanyaan penting. Singkatnya,
jika Anda memerlukan perangkat cepat, Anda harus menggunakan HashSet; jika Anda
memerlukan perangkat yang diurutkan, maka harus menggunakan TreeSet; jika Anda
membutuhkan satu set yang dapat menyimpan urutan penyisipan, ada harus digunakan
LinkedHashSet.
Sedikit penjelasan tentang interface pada Java Collection API sebaga berikut:
[Link] Collection : root dari semua collection yang terdapat pada Java Collection API.
[Link] Set: Collection yang tidak dapat mengandung element yang sama / duplicate.
[Link] Map: Collection yang terdiri dari key dan value. Dengan key bersifat unique,
dengan setipa key menunjuk maksimal satu value.
[Link] Queue: Collection yang didesain dengan penambahan element dilakukan di tail,
dan penghapusan element di head, FIFO ( First In First Out)
[Link] List: Collection yang dapat mengandung element yang sama, bersifat sequence.
[Link] Deque:
[Link] SortedSet: Collection yang sama dengan collection Set kecuali dengan nilai
element yang terurut.
[Link] SortedMap: Collection yang sama dengan collection Map kecuali dengan nilai
element yang terurut.
[Link] NavigableMap: Adalah subtype dari interface SortedMap.
sort() akan sortir elemen yang ada didalam order secara “natural”. pada dasarnya, hal ini
bergantung pada halaman list yang sebanding dalam beberapa cara, method sort paling cocok
digunakan ketika semua list content memiliki jenis yang sama (misalnya, string atau
numbers). contoh :
def belanja = [‘sayur’, ‘popok’, ‘beras’]
[Link]()
jika kalian menjalankan code ini maka akan menampilkan [beras, popok, sayur]