0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Penanganan Pasien Risiko Bunuh Diri

Dokumen ini berisi catatan perawat tentang interaksinya dengan pasien yang memiliki risiko bunuh diri. Perawat melakukan orientasi, menanyakan perasaan pasien, mencari tahu tentang ide bunuh diri, memberikan dukungan, dan memastikan pasien tahu cara mencegah bunuh diri. Perawat akan terus menemani pasien sampai keinginan bunuh diri hilang.

Diunggah oleh

HASAN ALFIKRI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Penanganan Pasien Risiko Bunuh Diri

Dokumen ini berisi catatan perawat tentang interaksinya dengan pasien yang memiliki risiko bunuh diri. Perawat melakukan orientasi, menanyakan perasaan pasien, mencari tahu tentang ide bunuh diri, memberikan dukungan, dan memastikan pasien tahu cara mencegah bunuh diri. Perawat akan terus menemani pasien sampai keinginan bunuh diri hilang.

Diunggah oleh

HASAN ALFIKRI
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : HASAN ALFIKRI

NIM : 201920621367P

SP 1 PASIEN DENGAN RESIKO BUNUH DIRI

ORIENTASI

Assalamu’alaikum A kenalkan saya adalah perawat B yang bertugas di ruang Mawar ini,
saya dinas pagi dari jam 7 pagi sampai 2 siang.”
”Bagaimana perasaan A hari ini?”
“Bagaimana kalau kita bercakap-cakap tentang apa yang A rasakan selama ini. Dimana dan
berapa lama kita bicara?”

KERJA

“Bagaimana perasaan A setelah bencana ini terjadi? Apakah dengan bencana ini A merasa
paling menderita di dunia ini? Apakah A kehilangan kepercayaan diri? Apakah A merasa tak
berharga atau bahkan lebih rendah daripada orang lain? Apakah A merasa bersalah atau
mempersalahkan diri sendiri? Apakah A sering mengalami kesulitan berkonsentrasi? Apakah
A berniat untuk menyakiti diri sendiri, ingin bunuh diri atau berharap bahwa A mati? Apakah
A pernah mencoba untuk bunuh diri? Apa sebabnya, bagaimana caranya? Apa yang A
rasakan?” Jika pasien telah menyampaikan ide bunuh dirinya, segera dilanjutkan dengan
tindakan keperawatan untuk melindungi pasien, misalnya dengan mengatakan: “Baiklah,
tampaknya A membutuhkan pertolongan segera karena ada keinginan untuk mengakhiri
hidup”. ”Saya perlu memeriksa seluruh isi kamar A ini untuk memastikan tidak ada benda-
benda yang membahayakan A.”

”Nah A, Karena A tampaknya masih memiliki keinginan yang kuat untuk mengakhiri hidup A,
maka saya tidak akan membiarkan A sendiri.”
”Apa yang A lakukan kalau keinginan bunuh diri muncul ? Kalau keinginan itu muncul,
maka untuk mengatasinya A harus langsung minta bantuan kepada perawat di ruangan ini
dan juga keluarga atau teman yang sedang besuk. Jadi A jangan sendirian ya, katakan pada
perawat, keluarga atau teman jika ada dorongan untuk mengakhiri kehidupan”.

”Saya percaya A dapat mengatasi masalah, OK A?”

 TERMINASI
”Bagaimana perasaan A sekarang setelah mengetahui cara mengatasi perasaan ingin bunuh
diri?”
”Coba A sebutkan lagi cara tersebut”
”Saya akan menemani A terus sampai keinginan bunuh diri hilang”
( jangan meninggalkan pasien )

Anda mungkin juga menyukai