0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
144 tayangan29 halaman

Pola Menstruasi dan Anemia Remaja Putri

Proposal ini membahas hubungan pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi tablet besi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 09 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola menstruasi dan kepatuhan minum tablet besi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pola gizi seimbang dan tablet besi dalam mencegah anemia pada

Diunggah oleh

Restu Yasalam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
144 tayangan29 halaman

Pola Menstruasi dan Anemia Remaja Putri

Proposal ini membahas hubungan pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi tablet besi dengan kejadian anemia pada remaja putri SMAN 09 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola menstruasi dan kepatuhan minum tablet besi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pola gizi seimbang dan tablet besi dalam mencegah anemia pada

Diunggah oleh

Restu Yasalam
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH

HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN KONSUMSI


TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
DI SMAN 09 KOTA BENGKULU
TAHUN 2021

DISUSUN OLEH :

RESTU YASALAM
NIM : P05130119027

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN BENGKULU
PROGRAM STUDI DIII GIZI
TAHUN 2021
HALAMAN PERSETUJUAN

KARYA TULIS ILMIAH


HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN KONSUMSI
TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
DI SMAN 09 KOTA BENGKULU
TAHUN 2021

Yang dipresentasikan dan sipersiapkan oleh :

RESTU YASALAM
NIM. P0 5130119027

Proposal Ini Telah Diperiksa dan Disetujui UntukDipresentasikan di


Hadapan Penguji Poloteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bengkulu
Jurusan Gizi

Mengetahui
Dosen Pembimbing Proposal

Pembimbing I, Pembimbing II,


Demsa Simbolon, SKM., MKM Tetes Wahyu W, ST.,[Link]
NIP. 198106142006041004 NIP. 19760817200032001

ii
HALAMAN PENGESAHAN
KARYA TULIS ILMIAH
HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN KONSUMSI
TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
DI SMAN 09 KOTA BENGKULU
TAHUN 2021

Yang telah dipersiapkan dan dipresentasikan oleh :

RESTU YASALAM
NIM. P0 5130119027

Karya Tulis Ilmiah Ini Telah Diuji dan Dipertahankan di Hadapan Tim
Penguji Politeknik Kesehatan Bengkulu Jurusan Gizi
Pada tanggal 1 februari 2021
Dan Telah Memenuhi Syarat Untuk Diterima

Ketua Dewan Penguji, Penguji I,

Dr. Demsa Simbolon, SKM., MKM. Miratul haya, SKM., [Link].


NIP. 19760817200032001 NIP. 197308041997032003

Penguji III, Penguji IV,

Tetes Wahyu, SST., M. Gizi. Emy Yuliantini, SKM., M.


NIP. 198106142006041004 NIP. 197502061998032001

Mengesahkan
Ketua Jurusan Gizi
Poltekes Kemenkes Bengkulu

Anang Wahyudi,. [Link]., MPH.


NIP. 198210192006041002

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan untuk Allah SWT yang Maha Sempurna, dengan

limpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan penulisan

Karya Tulis Ilmiah dengan judul Hubungan Pola Menstruasi dan Kepatuhan

Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMAN

09 Kota Bengkulu Tahun 2021 sebagai syarat untuk menyelesaikan Tugas

Akhir.

Karya Tulis Ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk

mencapai gelar Ahli Madya Gizi di Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Penulis

menyadari akan keterbatasan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki, oleh

karena itu saran dan kritik yang sifatnya membangun merupakan input dalam

penyempurnaan selanjutnya. Semoga dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu

pengetahuan dimasa yang akan datang dan masyarakat pada umumnya.

Penyelesaian Karya Tulis Ilmiah ini penyusun telah mendapat masukan dan

bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu penyusun mengucapkan terima kasih

kepada :

1. Bunda Eliana SKM., MPH sebagai Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes

Bengkulu.

2. Bapak Anang Wahyudi, S,Gz., MPH sebagai Ketua Jurusan Gizi Politeknik

Kesehatan Kemenkes Bengkulu.

3. Bapak Ahmad Rizal SKM., MM sebagai Ketua Prodi DIII Jurusan Gizi

Politeknik Kesehatan Bengkulu.

iv
4. Bunda Demsa Simbolon SKM., MKM sebagai Pembimbing I dalam

penyusunan Karya Tulis Ilmiah Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Bengkulu.

5. Bapak Tetes Wahyu SST., [Link] sebagai Pembimbing II dalam

penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini.

6. Bunda Fera Widyanti, SST sebagai wali DIII Jurusan Gizi Politeknik

Kesehatan Bengkulu.

7. Pengelola Perpustakaan Politeknik Kesehatan Bengkulu.

8. Orang tua tercinta Ayah (Marda) dan Ibu (Mirnaheli), Teman ku Sella, Vebri,

Yuanda dan teman seangkatan ku yang tidak bisa disebutkan satu persatu di

Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Bengkulu terimakasih atas doa dan

dukungannya untuk penulisan karya tulis ilmiah ini.

Dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini penyusun mengharapkan adanya

kritik dan saran agar dapat membantu perbaikan selanjutnya. Terima kasih.

Bengkulu, 2021

Penyusun

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.......................................................................................i
HALAMAN PERSETUJUAN.......................................................................ii
HALAMAN PENGESAHAN........................................................................iii
KATA PENGANTAR....................................................................................iv
DAFTAR ISI...................................................................................................vi
DAFTAR TABEL...........................................................................................vii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang..............................................................................1
1.2. Rumusan Masalah.........................................................................4
1.3. TujuanS Penelitian........................................................................4
.. [Link] Umum......................................................................4
[Link] Khusus...............................................................4
1.4. Manfaat Penelitian........................................................................5
[Link] Peneliti...................................................................5
[Link] Siswa......................................................................5
[Link] Sekolah..................................................................5
1.5. Keaslian Penelitian.......................................................................6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


2.7. Kerangka Teori..........................................................................8

BAB III METODE PENELITIAN


3.1. Desain Penelitian.....................................................................9
3.2. Kerangka Konsep....................................................................9
3.3. Variabel dan Penelitian...........................................................10
3.4. Definisi Operasional...............................................................10
3.5. Populasi dan Sampel...............................................................10
3.6. Waktu dan Tempat Penelitian.................................................11
3.7. Alat Pengumpulan Data..........................................................12
3.8. Pengolahan Data.....................................................................12
3.9. Analisis Data...........................................................................13
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................14

vi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.5 Keaslian Penelitian...........................................................................6
Tabel 3.4 Definisi Operasional.........................................................................10

vii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Anemia merupakan masalah gizi yang paling utama di Indonesia.

Anemia disebabkan oleh penyakit infeksi, asupan zat gizi yang kurang,

kehilangan darah (menstruasi), pola makan dan pengetahuan yang dimiliki.

Dampak anemia yang ditimbulkan pada remaja putri berdominan dengan

menurunnya prestasi dan semangat belajar. Dampak kurangnya status besi

(Fe) dapat mengakibatkan gejala seperti pucat, lelah/lesu, nafsu makan

menurun serta gangguan petembuhan (Basari, 2009)(Basari, 2009)

Prevalensi nasional anemia di Indonesia berdasarkan data Riskesdas

(2013),(Putri, 2015) yaitu mencapai 21,7%. Proporsi kejadian anemia di

Indonesia menurut karakteristik jenis kelamin perempuan lebih mendominasi

jika dibandingkan dengan laki-laki, presentasi pada perempuan 23,9% dan

laki-laki 18,4% serta berdasarkan karakteristik kelompok umur 5-14 tahun

lebih tinggi jika dibandingkan dengan remaja umur 15- 21 tahun, pada umur

5-14 tahun 26,4% kejadian anemia dan umur 15-21 tahun 18,4% kejadian

anemia (Kemenkes RI, 2013).(Sitoayu, Pertiwi and Mulyani, 2017)

Penelitian Suryani D, dkk (2015)(Suryani, 2018) mengemukakan prevalensi

anemia pada remaja putri di kota Bengkulu sangat tinggi yaitu mencapai

43%.

1
Prevalensi anemia pada remaja putri masih tinggi yaitu sebesar

26,50%, sedangkan cakupan pemberian Tablet Fe yang dikonsumsi

sebesar1,4%, sedangkan di provinsi Bengkulu pada tahun 2018 hanya

sebanyak 35,1% atau 72.685 orang yang mendapatkan tablet Fe (Kemenkes

RI Hasil Utama Riskesdas 2018).(Putri, 2015) Berdasarkan sasaran remaja

putri yang mendapat tablet Fe di Provinsi Bengkulu pada tahun 2018 hanya

sebanyak 35,1% atau 72.685 orang yang mendapatkan tablet Fe dari jumlah

seluruh sasaran yaitu 206.857 orang. (Kementerian Kesehatan Republik

Indonesia, 2018)

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bengkulu kadar Hb<12

g/dL gizi besi remaja putri SMP dan SMA Kota Bengkulu tahun 2017

didapatkan bahwa rata-rata kadar Hb remaja putri dari 500 siswi adalah 13,1

gr/dl, dimana jumlah penderita kadar Hb<12 g/dL remaja yang tertinggi

adalah remaja putri SMPN 19 sebanyak 63,6%, SMAN 09 Kota Bengkulu

sebesar 50% dan SMPN 11 Kota Bengulu sebesar 47,1% (Dinkes Kota

Bengkulu. Profil Dinas Kesehatan Bengkulu Tahun 2018. (Dinas Kesehatan

Kota Bengkulu, 2017).(Sedgwick, 2010)

Pada remaja putri, setiap bulan mengalami kehilangan darah

(menstruasi) dan cenderung mengkonsumsi lebih sedikit sumber zat besi

sehingga membutuhkan lebih banyak zat besi. Remaja putri dengan lama

menstruasi yang lebih panjang dan siklus menstruasi yang pendek, yaitu

kurang dari 28 hari memiliki resiko yang lebih besar untuk kehilangan zat

besi dalam jumlah yang lebih banyak (SIRAIT, 2016). Jika mengalami

2
menstruasi lebih cepat, maka zat besi yang hilang akan semakin besar.

Kekurangan zat besi akan berlanjut dan cadangan akan semakin menipis

sehingga terjadi anemia difesiensi besi (Kirana, 2011).(Putri, 2015)

Anemia sering disebut kurang darah yaitu dalam keadaan dimana kadar

hemoglobin dalam darah kurang dari normal (<12gr/dL) yang berakibat pada

daya tubuh, kemampuan dan konsentrasi belajar, kebugaran tubuh,

menghambat tumbuh kembang dan membahayakan kehamilan nanti

(Kemenkes RI, 2010). Salah satu penyebab tingginya anemia pada remaja

putri adalah kurangnya kesadaran dalam konsumsi tablet Fe pada saat

menstruasi. Remaja putri yang memiliki pola makan yang tidak baik berisiko

1.2 kali untuk menderita anemia dibanding remaja putri yang berpola makan

yang baik (Suryani, 2015).(Suryani, 2018)

Hasil yang sama dikemukakan oleh Yuniarti, dkk yang mengatakan

bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan minum tablet Fe

dengan kejadian anemia pada remaja putri di MA Darul Imad kecamatan

Tatah Makmur Kabupaten Banjar. Kepatuhan minum tablet Fe dipengaruhi

oleh dua faktor utama, yaitu faktor dari petugas kesehatan dan faktor dari diri

sendiri seperti kesadaran dalam mengkonsumsi tablet Fe (Yuniarti, 2015).

(Banjar, 2013)

Banyaknya remaja putri yang tidak patuh terhadap konsumsi Tablet Fe

disebabkan banyak faktor, seperti malas dan efek samping yang sering

dirasakan setelah minum tablet Fe. Anemia pada remaja dapat membawa

dampak kurang baik bagi remaja, anemia yang terjadi dapat menyebabkan

3
menurunnya kesehatan reproduksi, perkembangan motorik, mental,

kecerdasan terhambat, menurunnya prestasi belajar, tingkat kebugaran

menurun, dan tidak tercapainya tinggi badan maksimal (Andriani M. dan

Wirjatmadi B, 2013). (B., 2013)

Meningkatnya kebutuhan bila diiringi kurangnya asupan zat besi dapat

mengakibatkan remaja putri rawan terhadap rendahnya kadar haemoglobin

(Krummer et al, 2006).(Krummer, Debra L, 2006) Alasan lain karena remaja

putri seringkali menjaga penampilan, keinginan untuk tetap langsing atau

kurus sehingga berdiet dan mengurangi makan. Diet yang tidak seimbang

dengan kebutuhan zat gizi tubuh akan menyebabkan tubuh kekurangan zat

gizi yang penting seperti besi (Arisman, 2010). (Suryani, 2018)

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dari latar belakang diatas peneliti tertarik untuk

melakukan penelitian tentang “Bagaimana hubungan pola menstruasi dan

kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di

SMAN 09 Kota Bengkulu tahun 2021”.

1.3. Tujuan Penelitian

1.1.1. Tujuan Umum

Mengetahui hubungan pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi

tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 09 Kota

Bengkulu tahun 2021.

4
1.1.2. Tujuan Khusus

1) Mengetahui gambaran pola menstruasi pada remaja putri di

SMAN 09 Kota Bengkulu tahun 2021.

2) Mengetahui gambaran kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja

putri di SMAN 09 Kota Bengkulu tahun 2021.

3) Mengetahui kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 09 Kota

Bengkulu tahun 2021.

4) Mengetahui hubungan pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi

tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 09

Kota Bengkulu tahun 2021.

1.2. Manfaat Penelitian

1.2.1. Bagi Peneliti

Sebagai bahan masukan untuk mengetahui hubungan antara pola

menstruasi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia

pada remaja putri di SMAN 09 Kota Bengkulu tahun 2021.

1.2.2. Bagi Siswa

Memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan tentang

kejadian anemia yang disebabkan oleh pola menstruasi, sehingga siswi

dapat mencegah terjadinya anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet

Fe pada saat menstruasi dan pola hidup sehat.

1.2.3. Bagi Sekolah

5
Diharapkan setelah mengetahui pola menstruasi dan tingkat

kepatuhan konsumi tablet Fe dengan kejadian anemia dapat dijadikan

masukan untuk memberikan penyuluhan kesehatan khusunya tentang

anemia pada remaja putri.

1.5 Keaslian Penelitian

Tabel 1.1 Keaslian Penelitian


No Nama Judul Penlitian Persamaan Perbedaan
1 (Retno Desita Pengetahuan Gizi, Kepatuhan Pola
Putri, Betty Pola Makan, dan Konsumsi Menstruasi
Yosephin Kepatuhan Tablet Fe dengan
Simanjuntak, Konsumsi Tablet Kejadian
Kusdalinah, Tambah Darah Anemia
2017) dengan Kejadian
Anemia Remaja
Putri
2 (Mahmut Faktor Risiko yang Pola Faktor Risiko
Jaelani, Betty Berhubungan Menstruasi Anemia
Yosephin dengan Kejadian dan Remaja Putri
Simanjuntak, Anemia pada Kepatuhan
Emy Remaja Putri Konsumsi
Yuliantini, Tablet Fe
2017) dengan
Kejadian
Anemia
3 (Linda Suryani, Hubungan Status Faktor Kepatuhan
2017) Gizi dengan Risiko Konsumsi
Kejadian Anemia Kejadian Tablet Fe
Pada Remaja di Anemia Kejadian
SMA PGRI Remaja Putri Anemia
Pekanbaru
4 (Laras Sitoayu, Kecukupan Zat Pola Kepatuhan
Dewi Ayu Gizi Makro, Status Menstruasi Konsumsi
Pertiwi, Erry Gizi, Setres, dan dengan Tablet Fe
Yudha Siklus Menstruasi Kejadian Kejadian
Muluani, 2016) Pada Remaja Anemia Anemia
Remaja Putri
5 (Berliana Hubungan Volume Hubungan Kepatuhan
Irianti, 2014) Darah Pada Saat Pola Konsumsi
Menstruasi dengan Menstruasi Tablet Fe
Kejadian Anemia dengan dengan
Pada Mahasiswa Kejadian Kejadian

6
Akademi Anemia Anemia
Kebidanan Remaja Putri Remaja Putri
Internasional
Pekanbaru Tahun
2014
6 (Yuniarti, Hubungan Antara Kepatuhan Pola
Rusmilawaty, Kepatuhan Minum Konsumsi Menstruasi
Tri Tunggal, Tablet Fe dengan Tablet Fe dengan
2015) Kejadian Anemia dengan Kejadian
Pada Remaja Putri Kejadian Anemia
di MA Darul Imad Anemia Remaja Putri
Kecamatan Tatah Remaja Putri
Makmur
Kabupaten Banjar
7 Suchi Hubungan Antara Pola Faktor Risiko
Avnalurini Status Gizi dan Menstruasi Anemia
Shariff, Pola Menstruasi dengan Remaja Putri
Nurlina Akbar, dengan Kejadian Kejadian
2018) Anemia Pada Anemia
Mahasiswi Prodi Remaja Puti
DIII Kebidanan
Universitas
Muslim Indonesia
8 (Aristanty Hubungan Antara Faktor Pola
Nursetia, Asupan Zat Gizi anemia Menstruasi
Yoswenita dan Status Gizi dan
Susindra, dengan Kejadian Kepatuhan
2016) Anemia Pada Konsumsi
Remaja Putri Tablet Fe
dengan
Kejadian
Anemia
9 (Yuliana Hubungan Pola Kepatuhan Faktor Risiko
Salman, Konsumsi Zat Besi Konsumsi Anemia
Rosihan dan Konsumsi Tablet Fe
Anwar, Samsul Suplemen Tablet dengan
Arifin, 2012) Besi dengan Status Kejadian
Anemia Pada Anemia
Siswi Kelas VIII
MTS negeri Model
Martapura di
Wilayah Kerja
Dinas Kesehatan
Kabupaten Banjar
10 (Sinta Dewi Faktor-faktor yang Pola Asupan Zat
Astuti, Efa Berhubungan Menstruasi Gizi dan

7
trisna, 2016) dengan Kejadian dan Status Gizi
Anemia Pada Kepatuhan dengan
Remaja Putri Konsumsi Kejadian
Wilayah Lampung Tablet Fe Anemia Pada
Timur dengan Remaja Putri
Kejadian
Anemia

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.7. Kerangka Teori

Pola Menstruasi

Kepatuhan
Konsumsi Tablet
Fe Tingkat Asupan
Pengetahuan

Pola Makan
Kejadian Anemia
Remaja Putri

Status Gizi
Volume Darah Faktor Risiko
Menstruasi

Sumber : (Retno Desita Putri, Betty Yosephin Simanjuntak, Kusdalinah, 2017)


(Mahmut Jaelani, Betty Yosephin Simanjuntak, Emy Yuliantini, 2017)
(Linda Suryani, 2017)
(Laras Sitoayu, Dewi Ayu Pertiwi, Erry Yudha Muluani, 2016)
(Berliana Irianti, 2014)

8
BAB III

METODE PENELITIAN

3.1. Desain Penelitian

Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian

yaitu secara cross-sectional (probabilty) yang mengkaji hubungan antara

variabel Independent (pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi tablet fe)

dengan variabel dependen (anemia) yang berusaha menggambarkan dan

menghubungkan objek sesuai dengan apa adanya dan dalam waktu yang

bersamaan.

Sedangkan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, jadi dalam

penelitian ini akan mendeskripsikan kondisi variabel-variabel dalam

penelitian yaitu tingkat pola menstruasi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe

dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 09 Kota Bengkulu.

3.2 Kerangka Konsep

Penelitian ini akan mengeksplorasi varibel hubungan pola menstruasi

dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri

kedua variabel melalui eksplorasi penelitian/jurnal penelitian sebelumnya.

Jika digambarkan dalam skema variabel tersebut seperti berikut :

Pola menstruasi
Kejadian anemia remaja
putri
Kepatuhan konsumsi
tablet Fe

9
3.3. Variabel dan Penelitian

Variabel Independet : Pola menstruasi, kepatuhan konsumsi tablet Fe.

Variabel Dependent : Kejadian anemia remaja putri.

3.4. Definisi Operasional

Tabel 3.4 Definisi Operasional


Variabel Definisi Cara Ukur Alat Ukur Hasil Skala
Pola Tingkat score Wawancara Kuesioner Jumlah Rasio
menstruasi kemampuan dan mengisi (goole benar
responden kuesioner form)
menjawab
pertanyaan
Kepatuhan Tingkat score Wawancara Kuesioner Jumlah Rasio
konsumsi kemampuan dan mengisi (google benar
tablet Fe responden kuesioner form)
mengikuti
kepatuhan
konsumsi
tablet Fe

3.5. Populasi dan Sampel

3.5.1. Populasi

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua siswi

remaja putri di SMAN 09 Kota Bengkulu. Sampel dipilih

menggunakan teknik simple random sampling (probabilty) dengan

kriteria inklusi dan ekslusi sebagai berikut :

Kriteria Inklusi :

1) Remaja putri berusia 15-19 tahun,

2) Remaja putri yang sudah mengalami menstruasi,

3) Remaja yang sehat yang tidak mempunyai penyakit bawaan,

10
4) Bersedia menjadi sampel penelitian,

5) Dapat berkomunikasi dengan baik.

Kriteria Ekslusi :

1) Remaja yang belum mengalami menstruasi,

2) Reamaja yang kondisi sakit saat penelitian,

3) Remaja yang mempunyai penyakit bawaan dari lahir yang bisa

mempengaruhi saat penelitian,

4) Remaja yang tidak dapat berkomunikasi dengan baik.

3.5.2. Sampel

Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswi

remaja di SMAN 09 Kota Bengkulu yaitu siswi remaja putri kelas

XI jurusan IPS. Untuk menentukan jumlah sampel minimal

ditentukan menggunakan rumus (Lemeshow, 1990) sebagai berikut

N . Z 21−∝/ 2 . P(1−P)
d 2 (N−1)+ Z 21−∝/ 2 . P (1−P)

Keterangan :

n = Jumlah Sampel
Z21−∝/ 2 = derajat kemaknaan 95 % sehingga diperoleh nilai
Z = 1,96
P = proporsi populasi (0,5)
d = presisi absolut (0,1)
N = jumlah populasi (356/12 = 29,66 ≈ 30)

50 . ( 1,96 )2 (0,5)(1−0,5)
n=
0,12 ( 50−1 )+ ( 1,96 )2 .(0,5)(1−0,5)

11
50.3,8416 (0,5)(1−0,5)
n= 2
0,1 ( 49 ) +3,8416 .(0,5)(1−0,5)
47,68
n=
0,49+0,9604
47,68
n=
1,4504
n= 33 orang

3.6. Waktu dan Tempat Penelitian

3.6.1. Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan pada bulan Agustus di SMAN 09 Kota

Bengkulu dalam kurun waktu selama 1 bulan tahun 2021.

3.6.2. Tempat Penelitian

Penelitian dilakukan diruang kelas di SMAN 09 Kota Bengkulu ,

dengan alasan :

1) Merupakan sekolah dengan penemuan kasus siswi anemia tertinggi

kedua di kota Bengkulu.

2) Lokasi mudah dijangkau dan lokasi penelitian dilakukan di ruang

kelas.

3.7. Alat Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan angket/kuesioner, yaitu menggunakan teknik

pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan atau

12
pernyataan kepada subjek penelitian sebagai responden memberi informasi

yang diperlukan sesuai dengan permasalahan penelitian yang dihadapi

(Mochamad, Rachmat, 2016).(Rachmat, 2016)

3.8. Pengolah Data

Pengolahan data dilakukan setelah pengumpulan data selesai,

dilakukan dengan maksud agar yang dikumpulkan memiliki sifat yang jelas,

adapun langkah dalam pengolahan data yaitu.

a) Editing (Pemeriksaan Data)

Kegiatan ini meliputi pemeriksaan dan melengkapi serta memperbaiki data

yang telah diperoleh dari penelitian.

b) Coding (Pengkodean Data)

Coding adalah merubah data berbentuk huruf menjadi data bilangan

dengan memberikan kode-kode pada variabel penelitian dengan tujuan

memudahkan pengolahan data.

c) Entry (Pemasukan Data)

Tahap memasukan data kedalam computer sesuai dengan variable yang

sudah ada. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis sesuai jenis dan

kegunaan data.

d) Cleaning ((Pembersihan Data)

Sebelum melakukan analisis data, data mentah yang diperoleh terlebih

dahulu dilakukan pengecekan, pembersihan, jika ditemukan kesalahan

pada entri data. Data yang tidak lengkap di keluarkan dari master data.

13
Data-data yang sudah didalam tabel diperiksa kembali dan sudah bebas

dari kesalahan-kesalahan (Mohchamad, Rachmat 2016).(Rachmat, 2016)

3.9. Analisis Data

Hasil dari data yang telah diolah kemudian disajikan dalam bentuk tabel

dan grafik di analisis secara univariat dan bivariat. Analisis univariat

bertujuan untuk mengetahui gambaran distribusi dan rata-rata pada variabel

yang akan diteliti, baik variabel independen maupun variabel dependen.

Analisis bivariat bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan

antara dua variabel yang akan diteliti baik variabel independen maupun

dependen.(Mochamad,Rachmat 2016)(Rachmat, 2016)

14
DAFTAR PUSTAKA

B., A. M. dan W. (2013) Pengantar Gizi Masyarakat. Edited by Andriani. M dan

Wirjatmadi B. Jakarta: Kencana Pranada Media Grup.

Banjar, K. (2013) ‘HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MINUM TABLET

FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MA DARUL

IMAD KECAMATAN TATAH MAKMUR KABUPATEN BANJAR Yuniarti,

Rusmilawaty,Tri Tunggal’, 2(1), pp. 2011–2016.

Basari, M. . (2009) Ilmu Gizi. Edited by M. . Basari. Jakarta: Erlangga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) ‘HASIL UTAMA

RISKESDAS 2018 Kesehatan [Main Result of Basic Heatlh Research]’,

Riskesdas, p. 52. Available at: [Link]

terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil Riskesdas [Link].

Krummer, Debra L, K. E. (2006) Nutrition in women health. Edited by K. E.

Krummer, Debra L. Jakarta: Aspen Publisher [Link] Maryland.

Putri, P. R. (2015) ‘Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas

Riau 1 Departemen Keperawatan Komunitas Program Studi Ilmu Keperawatan

Universitas Riau 2 Departemen Keperawatan Medikal Bedah Program Studi Ilmu

Keperawatan Universitas Riau 3’, Jurnal Online Mahasiswa, 2(1).

Rachmat, M. (2016) Metodologi Penelitian. Edited by Egi Komara Yudha.

Jakarta: EGC.

Sedgwick, P. (2010) ‘Cross sectional studies’, BMJ (Online), 340(7743), pp. 134–

15
140. doi: 10.1136/bmj.c846.

SIRAIT, A. L. (2016) ‘Hubungan Tingkat Konsumsi Zat Besi Dan Pola

Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di Smp Kristen 1

Surakarta’. Available at: [Link]

[Link].

Sitoayu, L., Pertiwi, D. A. and Mulyani, E. Y. (2017) ‘Kecukupan zat gizi makro,

status gizi, stres, dan siklus menstruasi pada remaja’, Jurnal Gizi Klinik

Indonesia, 13(3), p. 121. doi: 10.22146/ijcn.17867.

Suryani, L. (2018) ‘Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja

Di Sma Pgri Pekanbaru’, Journal Of Midwifery Science (JOMIS), 2(2), pp. 77–84.

16
LAMPIRAN

KUESIONER HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN


KONSUMSI TABLET FE KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI
SMAN 09 KOTA BENGKULU
TAHUN 2021

Kode Responden : 


Tanggal Wawancara :
Identitas Responden
1. Nama :
2. Umur :
3. Kelas :
4. Alamat :
Kecamatan :
Petunjuk pengisian kuesioner
1. Bacalah petunjuk pengisian kuesioner
2. Sebelum menjawab pertanyaan, terlebih dahulu isilah identitas anda
dengan lengkap.
3. Bacalah masing-masing pertanyaan dengan teliti.
4. Jawablah pertanyaan dengan runtut dan jelas.
5. Berilah tanda lingkaran pada jawaban yang paling tepat dan sesuai dengan
keadaan anda sebenarnya.
6. Jawablah semua pertanyaan tanpa ada yang terlewatkan (kecuali ada
pengecualian).
7. Bila kurang jelas tanyakan langsung pada pewawancara.
8. Selamat mengisi dan terima kasih.

1. Apakah anda sudah mengalami menstruasi?


A. Sudah 
B. Belum
2. Apakah dalam 1 bulan terakhir ini anda pernah mengalami keluhan nyeri perut
sebelah atas yang disertai rasa mual atau nyeri ulu hati pada saat menstruasi?
A. Ya 
B. Tidak

3. Apakah dalam 1 bulan terakhir ini anda pernah mengalami kehilangan darah
yang terlalu banyak ketika menstruasi?
A. Ya 
B. Tidak

4. Apakah anda sering demam dan menggigil pada saat menstruasi?

17
A. Ya 
B. Tidak

Pengetahuan Tentang Anemia


5. Apakah itu anemia?
A. Tidak tahu 
B. Darah rendah
C. Kurang darah
D. Rendahnya kadar Hb dalam darah dibawah kadar normal

6. Apa salah satu penyebab seseorang dapat menderita anemia?


A. Tidak tahu 
B. Kurang makan sayuran hijau
C. Kurang makan
D. Kurang makan makanan kaya zat besi

7. Kenapa remaja putri dan ibu hamil sering menderita anemia?


A. Tidak tahu 
B. Karena haid setiap bulan
C. Kurang mengkonsumsi makanan kaya besi
D. Kebutuhan wanita dan ibu hamil lebih tinggi dari pria

8. Apakah tanda-tanda anemia?


A. Tidak tahu 
B. Lesu
C. Lemah
D. Letih
E. Lelah
F. Lalai
G. 5L

9. Siapa yang sering menderita anemia?


A. Tidak Tahu 
B. Remaja putra
C. Balita
D. Remaja Putri/Wanita Usia subur
E. Ibu Hamil
F. Orang tua

10. Bagaimana cara mencegah seseorang agar tidak menderita anemia?


A. Tidak Tahu 
B. Banyak mengkonsumsi makanan protein hewani
C. Banyak makan sayuran hijau
D. Minum tablet tambah darah

18
E. Banyak makan sayuran hijau dan protein hewani

11. Penyakit apa yang dapat menyebabkan terjadinya anemia?


A. Tidak tahu 
B. Demam, hemofilia
C. Malaria, cacingan

Pola Menstruasi
12. Apakah anda pernah melakukan pemeriksaan Hb pada saat menstruasi?
A. Tidak 
B. Ya

13. Bagaimana frekuensi menstruasi anda?


A. 2-3 bulan sekali 
B. Sebulan dua kali
C. Sebulan sekali

14. Berapa hari lama menstruasi anda?


A.< 3 hari 
B. >7 hari
C. 3-7 hari
D. >7 hari

15. Berapa kali anda menggnti pembalut setiap hari pada saat menstruasi?
A. 2-5 kali 
B. < 2 kali
C. >5 kali

16. Apakah anda pernah mengalami pendarahan haid dari biasanya?


A. Tidak pernah 
B. Ya, setiap kali haid
C. Kadang-kadang

17. Apakah saat menstruasi anda sering mengalami lelah atau lemas?
A. Sering 
B. Kadang-kadang
C. Tidak pernah

19
KUESIONER PENELITIAN

KEPATUHAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ENMIA


PADA REMAJA KELAS XI JURUSAN IPS DI SMAN 09 KOTA BENGKULU
TAHUN 2021
A. IDENTITAS RESPONDEN
No. Responden :
Nama :
Umur :
Alamat :
TB (Tinggi Badan) :
BB (Berat Badan) :

B. KEPATUHAN REMAJA PUTRI


Petunjuk :
1. Isilah terlebih dahulu identitas yang sudah tertera diatas
2. Bacalah petunjuk pengisian kuesioner sebelum memulai mengisikan
3. jawaban
4. Bacalah dan pahami setiap pertanyaan
5. Berikan tanda (√) pada kolom “ya” jika pertanyaan sesuai dengan yang
6. anda lakukan dan pada kolom “tidak” jika pertanyaan tidak sesuai dengan
7. yang anda lakukan.

NO PERTANYAAN YA TIDAK
1. Apakah anda meminum tablet tambah darah satu kali
selama 1 minggu secara teratur?
2. Apakah anda meminum penambah darah pada pagi
hari?
3. Apakah anda meminum tablet penambah darah dengan
air putih?
4. Apakah anda meminum tablet tambah darah dengan teh
bila anda mual?
5. Apakah anda meminum teh atau susu setelah meminum
tablet penambah darah?
6. Apakah anda berhenti minum tablet tambah dara bila
susah buang air besar?
7. Meskipun meminum tablet penambah darah dapat
menyebabkan rasa mual, apakah anda akan tetap
meminumnya?
8. Meskipun meminum tablet penambah darah dapat
menyebabkan tinja berwarna hitam, apakah anda akan
tetap meminumnya?

20
9. Apakah anda mengkonsumsi tablrt penambah darah 6
butir selama 6 minggu terakhir ini?
10. Apakah anda meminum tablet penambah darah saat di
ingatkan oleh orang tua/guru?
11. Apakah anda segera meminum tablet penambah darah
saat anda lupa?
12. Apakah anda meminum tablet penambah darah
bersamaan dengan teh?
13. Apakah anda meminum tablet penambah darah kadang-
kadang menggunakan air jeruk?
14. Apakah anda meminum tablet penambah darah saat
malam hari ketika akan tidur?

21
22

Anda mungkin juga menyukai