0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
111 tayangan8 halaman

Penyuluhan SLE di Puskesmas Sembawa

Satuan acara penyuluhan ini membahas tentang SLE (Systemic Lupus Erythematosus). Acara akan diselenggarakan di Puskesmas Sembawa pada 19 Januari 2021 untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang pengertian, gejala, komplikasi, dan pencegahan SLE. Materi akan disampaikan melalui ceramah dan diskusi selama 30 menit dengan harapan peserta dapat memahami penyakit SLE beserta penatalaksanaannya.

Diunggah oleh

Lupus Christian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
111 tayangan8 halaman

Penyuluhan SLE di Puskesmas Sembawa

Satuan acara penyuluhan ini membahas tentang SLE (Systemic Lupus Erythematosus). Acara akan diselenggarakan di Puskesmas Sembawa pada 19 Januari 2021 untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang pengertian, gejala, komplikasi, dan pencegahan SLE. Materi akan disampaikan melalui ceramah dan diskusi selama 30 menit dengan harapan peserta dapat memahami penyakit SLE beserta penatalaksanaannya.

Diunggah oleh

Lupus Christian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

SLE (SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS)


RUANG PANDAN WANGI (INTERNA WANITA)
DI PUSKESMAS SEMBAWA KECAMATAN
SEMBAWA KABUPATEN BANYUASIN
TAHUN 2015

A. Topik : Pengetahuan tentang SLE (Systemic Lupus Erythematosus)


B. Waktu/Tanggal : 19 Januari 2021 (Pukul 10:00 WIB)
C. Tempat : Puskesmas sembawa
D. Alokasi waktu : 30 Menit
E. Sasaran : Para pasien dan keluarga pasien

F. Tujuan Instruksional Umum (TIU)


a) Para pasien dan keluarga pasien mengetahui dan memahami akan
penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus) dan
penatalaksanaannya.

G. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)


a) Para pasien dan keluarga pasien mampu menjelaskan tentang
pengertian SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
b) Para pasien dan keluarga pasien mengetahui tentang penyebab SLE
(Systemic Lupus Erythematosus)
c) Para pasien dan keluarga pasien mampu menyebutkan tanda dan
gejala pada penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
d) Para pasien dan keluraga pasien mampu menjelaskan komplikasi dari
penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
e) Para pasien dan keluraga pasien mampu menjelaskan cara
pencegahan dari penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
H. Metode pembelajaran :
a) Ceramah
b) Diskusi

I. Media dan Sarana :


a) Leaflet

J. Tahap Kegiatan
N0 Tahap kegiatan Waktu Kegiatan pembelajaran
alokasi
1. Kegiatan 5 menit 1. Membuka acara penyuluhan dengan
Pendahuluan salam
2. Memperkenalkan diri
3. Menginformasikan topik penyuluhan
4. Melakukan apersepsi tentang SLE
(Systemic Lupus Erythematosus)
5. Menjelaskan tujuan penyuluhan

2. Kegiatan inti 15 menit 1. Menggali pengetahuan pasien dan


keluarga tentang penyakit SLE
(Systemic Lupus Erythematosus)
2. Menjelaskan pengertian SLE
(Systemic Lupus Erythematosus)
3. Menjelaskan penyebab penyakit
SLE (Systemic Lupus
Erythematosus)
4. Menjelaskan tanda dan gejala
penyakit SLE (Systemic Lupus
Erythematosus)
5. Menjelaskan komplikasi dari
penyakit SLE (Systemic Lupus
Erythematosus)
6. Menjelaskan pencegahan pada SLE
(Systemic Lupus Erythematosus)

3. Kegiatan penutup 10 menit a. Diskusi :


Memberikan kesempatan kepada pasien
dan keluarga untuk bertanya.
b. Evaluasi
Menanyakan ulang kepada pasien dan
keluarga tentang penyuluhan yang
telah disampaikan.
c. Kesimpulan :
Menyimpulkan materi penyuluhan
d. Menyampaikan salam

K. Evaluasi
1) Evaluasi Persiapan.
a) Materi dan SAP sudah siap.
b) Media sudah siap
2) Evaluasi Proses
a) Peserta kooperatif serta aktif bertanya
b) Media digunakan secara efektif
3) Evaluasi Hasil
a) Para pasien dan keluarga pasien mampu menjelaskan tentang
pengertian SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
b) Para pasien dan keluarga pasien mengetahui tentang penyebab SLE
(Systemic Lupus Erythematosus)
c) Para pasien dan keluarga pasien mampu menyebutkan tanda dan gejala
pada penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
d) Para pasien dan keluraga pasien mampu menjelaskan komplikasi dari
penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
e) Para pasien dan keluraga pasien mampu menjelaskan cara
pencegahan dari penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus)
MATERI PENYULUHAN
SLE (SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS)

1. Pengertian SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

SLE (Systemic Lupus Erythematosus) adalah penyakit reumatik autoimun


yang ditandai inflamasi yang tersebar luas, yang mempengaruhi setiap organ atau
sistem dalam tubuh. Penyakit ini berhubungan dengan deposisi autoantibodi dan
kompleks imun, sehingga menyebabkan kerusakan jaringan. (Lamont, David E, 2006)
Kelainan sistem kekebalan atau daya tahan tubuh (sistem imun)
yang berfungsi sebagai pelindung tubuh terhadap penyakit, bakteri dan virus.
Karena kelainan ini, sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan antara benda
asing atau penyakit (bakteri, virus) yang harus dimusnahkan dengan jaringan tubuh
normal sehingga jaringan tubuh normal ikut diserang. Kebanyakan lupus
diderita oleh perempuan.

2. Penyebab SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

Penyebab lupus secara pasti belum diketahui, namun terdapat faktor


yang menyebabkan seseorang beresiko terkena penyakit SLE (Systemic
Lupus Erythematosus) atau Lupus, diantaranya :
a) Faktor genetik/keturunan : kemungkinan 10% seseorang terkena lupus
jika ada anggota keluarganya yang menderita lupus (orangtua, kakak
adik).
b) Stress yang berlebihan, karena memp engaruhi peningkatan hormon
kortisol, dan memicu disregulasi imun.
c) Obat-obatan antibiotik (khususnya kelompok sulfa dan penisilin).
d) Lupus banyak diderita wanita subur, sehingga diduga hormon estrogen
turut berpengaruh.
e) Paparan sinar matahari (ultraviolet) yang berlebihan.
f) Infeksi virus (infeksi cytomegalovirus (CMV), Hepatitis C, Epstein
Barr

3. Tanda gejala SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

a) Pegal-pegal pada sendi (arthralgia), arthritis (randang sendi), bengkak


sendi,terutama di pergelangan tangan, sendi kecil tangan, siku, lutut,
danpergelangan kaki.
b) Pembengkakan tangan dan kaki akibat masalah ginjal
c) Demam lebih dari 380C
d) Kelelahan yang berlebihan
e) Ruam kulit terutama pada lengan, tangan, wajah, leher atau punggung,
f) Ruam berbentuk kupu-kupu (rash malar) di pipi dan hidung
g) Rambut rontok
h) Sariawan
i) Anemia ( kekurangan sel darah merah yang membawa oksigen)
j) Nyeri di dada pada pernafasan atau sesak nafas
k) Sensitif terhadap cahaya matahari (fotosensitif), kulit mudah gosong saat
terkena sinar matahari langsung
l) Mudah memar
m) Suka cemas, depresi, sakit kepala dan kehilangan memori.

4. Komplikasi SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

1) Kerusakan ginjal
2) Kerusakan saraf
3) Kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan anemia, penurunan
trombosit, perdarahan, peradangan pembuluh darah.
4) Efusi pleura atau penumpukan cairan pada paru-paru
5) Penyakit jantung
6) Infeksi kulit
7) Kerusakan tulang
8) Kehamilan prematur atau keguguran

5. Pencegahan SLE (Systemic Lupus Erythematosus)

1) Olahraga yang teratur.


2) Menghindari merokok.
3) Menghindari stress berlebih.
4) Makan sehat dan diet seimbang.
5) Tidak terlalu sering mengonsumsi obat-obat kelompok sulfa dan penisilin.
6) Tidak melakukan aktivitas berlebihan yang menyebabkan kelelahan
yang berlebihan.
7) Hindari terlalu sering terpapar sinar matahari langsung.
8) Bila terdapat anggota keluarga (orangtua, kakak adik) terkena lupus maka
anggota keluarga harus menjaga pola hidup sehat, menghindari faktor lain
yang dapat memicu lupus, misalnya : menghindari paparan langsung sinar
matahari, obat-obat kelompok sulfa dan penisilin.

6. Perawatan Pasien Lupus

1) Gunakan krim sun block saat keluar rumah.


2) Hindari stress agar lupus tidak kambuh.
3) Hindari terbentur benda tumbul mapupun benda tajam, karena lupus mudah
terjadi infeksi.
4) Jangan terlalu lelah.
5) Pola hidup dan pola makan yang sehat.
6) Segera konsultasi ke dokter saat lupus kambuh.
7) Patuhi terapi obat yang diberiakan.
7. Sumber Belajar

Yatim, Faisal. 2006. Penyakit Tulang dan Persendian. Jakarta : Pustaka Obor Populer

[Link] (di unduh pada


tanggal 31-01-2015, pukul 07:00).

Anda mungkin juga menyukai