0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan3 halaman

Praktik Buruk dalam Pelayanan Publik

Role play menampilkan 5 adegan yang menggambarkan praktik buruk di fasilitas kesehatan dan instansi pemerintahan seperti pelayanan tanpa menggunakan APD, korupsi dengan meminta suap, membocorkan privasi pasien, penyalahgunaan jabatan, dan korupsi aset negara. Adegan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika dan hukum dalam pelayanan masyarakat.

Diunggah oleh

Tazkiyatul Amaliyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan3 halaman

Praktik Buruk dalam Pelayanan Publik

Role play menampilkan 5 adegan yang menggambarkan praktik buruk di fasilitas kesehatan dan instansi pemerintahan seperti pelayanan tanpa menggunakan APD, korupsi dengan meminta suap, membocorkan privasi pasien, penyalahgunaan jabatan, dan korupsi aset negara. Adegan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika dan hukum dalam pelayanan masyarakat.

Diunggah oleh

Tazkiyatul Amaliyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SCRIPT

VIDEO ROLE PLAY BAD & BEST PRACTICE LATSAR


ANGKATAN XXVI KELOMPOK IV
Lokasi: RSU Tangsel
Waktu: Sabtu, Jam 8 udah di lokasi
Kostum: Baju PDH, baju jaga, baju bebas (yang dipake)
Property:
1. APD (Handscoone, Masker)
2. Alat Tensi
3. Amplop coklat bertuliskan UANG
4. Tas bertuliskan MEWAH
5. Laptop

Adegan 1
Tindakan Medis Tanpa APD
Pemeran:
Ahmad Fauzi as Dokter
Desy as Pasien
Yuni as bidan

*Pasien terbaring di bed UGD bersalin dengan keluhan mulas, lemas, keluar cairan dari
vagina

Dokter : “Cek tanda tanda vital”


Bidan : “ Baik Dok”

(Bidan melakukan pemeriksaan TTV tanpa menggunakan APD

Adegan 2
Gratifikasi
Pemeran:
Okti as petugas dukcapil
Ny. Z as Mba Ida

*Ny. Z datang ke dinas dukcapil untuk membuat akta kelahiran. Tiba-tiba petugas O datang
menghampiri Ny. Z di lobi .

Petugas O : “Bu, mau ngurus apa?”


Ny. Z : “ini mba, saya mau bikin akta kelahiran. Kira2 berapa lama jadinya?”
Petugas O : “Wah kalo ikutin alur, jadinya bisa lama bu. Bisa sampe berbulan bulan,
kalo mau cepet, bisa saya bantu 3 hari langsung jadi.”
Ny. Z : “Saya butuh cepet nih mba. Bisa di bantu?”
Petugas O : “Bisa banget bu, kalo ibu mau 3 hari langsung jadi biaya adminnya 500rb.
Gimana?’’
Ny. Z : “Boleh deh mba.”

(Ny. Z memberikan berkas dan amplop coklat bertuliskan UANG kepada petugas O)

Adegan 3
Membuka kerahasiaan rekam medis pasien di depan umum
Pemeran:
Kiki as Medis 1
Kadek as Medis 2
Nila as pengunjung 1
Fauzi as pengunjung 2

*Di dalam lift terdapat 4 orang terdiri dari 2 tenaga kesehatan dan 2 orang pengunjung. 2
orang tenaga kesehatan membicarakan tentang penyakit pasien yang baru saja di tangani
(HIV).”

Medis 1: “Eh lu tau ga, pak fauzi yang ruang anggrek itu positif HIV loh’’
Medis 2: “Serius lo? Kemarin gw pasang infus ga pake handscoon”
(Pengunjung memperhatikan tenaga medis yang sedang membicarakan pasiennya.

Adegan 4
Penyalahgunaan kekuasaan untuk mempercepat pelayanan publik
Pemeran:
Eka as Kepala Dinas Pariwisata
Nila as Petugas poly

*Ny. E adalah kepala dinas pariwisata hendak melakukan pengobatan di poli ISPA RS Y. Di
meja pendaftaran Ny. E mengintimidasi petugas agar ny, E di dahulukan dalam pelayanan.

Ny. E : “ Mba, saya jam 12.00 akan ada acara makan siang bersama bapak bupati.
Tolong dong nama saya di dahulukan buat ketemu dokter ya”

Petugas poli : “ hmmm, kita sesuai nomor antrian ya bu”

Ny, E : “Mba tau ga, saya ini anggota dewan yang jadwalnya padat. Jadi saya
gabisa ya nunggu lama2”

Adegan 5
Membawa pulang aset negara/kantor
Pemeran:
Desy as pegawai korup aset

(tanpa script)

BEST PRACTICE IMPROVISASI KEBALIKAN DARI BAD PRACTICE

Anda mungkin juga menyukai