Pertanggungjawaban Endorse Judi di IG
Pertanggungjawaban Endorse Judi di IG
[Link]
p-issn : 2407-3849 e-issn : 2621-9867
available online at [Link]
Volume 6 Nomor 2 Juni 2020 Page : 200 - 211
doi : [Link]
Jesslyn
Ilmu Hukum Universitas Surabaya
Jesslynoersteddy@[Link]
Abstrak
Perjudian merupakan kejahatan yang sulit diberantas hingga tuntas dan dapat merusak
mentalitas masyarakat. Perdagangan kosmetik yang tidak memiliki izin edar dapat
merugikan konsumen. Endorse melalui Instagram dijadikan salah satu sarana untuk
mempromosikan judi dan kosmetik illegal. Penelitian ini membahas pertanggungjawaban
pidana pemilik akun Instagram yang mempromosikan (endorse) judi dan kosmetik illegal
melalui Instagram berdasarkan UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi
Elektronik (UU ITE) dan kosmetik ilegal berdasarkan UU No.8 Tahun 2009 tentang
Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian adalah perlu adanya partisipasi masyarakat
dengan cara melaporkan kepada pihak Kepolisian dengan menyertakan hasil cetak (print
out) informasi elektronik yang dapat diduga sebagai tindak pidana.
Abstract
Gambling is a crime that is difficult to eradicate thoroughly and can damage the mentality
of the community. Trafficking of illegal cosmetic which have not been registered with
BPOM can be detrimental to consumers. Endorse through Instagram is used to promote
illegal gambling and cosmetics. This study focuses about criminal liability of The Owners
of Instagram account for promoting the online (endorse)gambling and illegal cosmetics
based on the Law Number 11 Year 2008 Concerning Electronic Information and
Transaction and Law Number 8 Year 1999 concerning Consumer Protection.. This study is
based on the laws and norms and the purpose of this study is to make readers understand
about Electronic Information and Transaction Act. This study concludes that society
participation is by reporting to the Police and showing the printouts of electronic
informations and/or electronic documents that may be suspected of a crime.
yang memiliki keahlian di bidang tersebut.1 pemain judi. Permainan judi yang diatur
Kejahatan dengan menggunakan komputer dalam KUHP adalah permainan yang se-
dan internet ini dikenal dengan istilah cara langsung dimainkan di suatu tempat
tertentu, bukan permainan judi daring yang
Cyber Crime. Cyber crime sendiri meru-
menggunakan elektronik. Pada tahun 2008,
pakan salah satu bentuk atau dimensi baru permainan judi daring diatur dalam Un-
dari kejahatan masa kini yang mendapat dang-Undang Republik Indonesia Nomor
perhatian luas dari seluruh dunia inter- 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Tra-
nasional.2 nsaksi Elektronik (selanjutnya disebut UU
Saat ini telah lahir suatu rezim hu- ITE), dengan berlakunya UU ITE, judi ya-
kum baru yang dikenal dengan hukum siber ng dimainkan secara langsung maupun judi
atau hukum telematika dan Indonesia se- daring dapat dikenakan sanksi pidana.
bagai bagian dari masyarakat informasi du- Di era modern seperti ini media
nia perlu juga untuk membentuk suatu pe- sosial merupakan wadah bagi masyarakat
ngaturan mengenai pengelolaan Informasi untuk berinteraksi dengan orang lain. Salah
dan Transaksi Elektronik di tingkat nasio- satu media sosial yang banyak digunakan
nal. Undang-Undang Republik Indonesia oleh masyarakat adalah Instagram. Insta-
Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan gram adalah aplikasi untuk memotret,
Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun mengedit dan "menyebar" foto tersebut ke
2008 Tentang Informasi dan Transaksi Ele- komunitas pengguna Instagram lainnya.3
ktronik bersamaan dengan Undang-Un- Instagram telah menjadi aplikasi berbagi
dang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun foto paling populer dengan 300 juta peng-
2008 Tentang Informasi dan Transaksi guna aktif tiap bulannya.4
Elektronik merupakan peraturan perun- Berdasarkan ketentuan Pasal 1 ang-
dang-undangan mengenai pengelolaan in- ka 1 UU ITE dapat dipahami bahwa Insta-
formasi dan transaksi elektronik yang ber- gram termasuk dalam informasi elektronik
laku saat ini di Indonesia. yang diatur dalam UU ITE. Oleh karena itu
Teknologi Informasi menjadi sarana segala bentuk penyalahgunaan melalui
efektif perbuatan melawan hukum, salah Instagram dapat dikenakan ketentuan dalam
satu contohnya adalah perjudian melalui UU ITE. Perbuatan mempromosikan per-
dunia maya atau Perjudian Daring. Permai- mainan judi daring melalui Instagram
nan judi semakin banyak diminati oleh dengan cara menyebarkan foto bermuatan
masyarakat karena dapat dimainkan dengan judi yang dilakukan oleh akun Instagram
cara daring, tersedia banyak macam per- yang memiliki banyak pengikut merupakan
mainan judi, akses bermain pun tersedia 24 perbuatan yang dilarang berdasarkan ke-
jam, sehingga tidak memerlukan waktu tentuan Pasal 27 ayat (2) UU ITE.
khusus untuk ikut dalam permainan. Pasal Endorse merupakan salah satu ben-
303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tuk promosi yang sedang marak dilakukan.
(selanjutnya disebut KUHP) diatur menge- Berdasarkan pemaparan di atas, permasa-
nai ancaman hukuman pidana bagi para lahan yang terjadi adalah menerima endorse
guna mempromosikan permainan judi. Na-
mun, permasalahan lain yang timbul adalah
1
Khairul Anam, Hacking vs hukum mempromosikan kosmetik ilegal.
Positif & Hukum Islam, Yogyakarta: Sunan Kalijaga
Press, 2010, hal. 3.
2 3
Barda Nawawi Arief, Tindak Pidana Jubilee Enterprise, Instagram untuk
Mayantara (Perkembangan Kajian Cyber Crime di Fotografi Digital dan Bisnis Kreatif, (Jakarta: Elex
Indonesia), Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006, Media Komputindo, 2012), hal.2.
4
hal.26. Anis Uzzaman, Startup Pedia,
Yogyakarta: Bentang, 2015, hal.67.
201
Pertanggungjawaban Penerima Endorse Judi Dan Kosmetik… Jesslyn
10
Roni Wiyanto, Asas-Asas Hukum
Pidana Indonesia, Jakarta: Mandar Maju, 2016,
8
Abdul Wahib dan Mohammad Labib, hal.51.
11
Kejahatan Mayantara (Cyber Crime), Bandung: Kartini Kartono, Patologi Sosial -
Refika Aditama, 2005, hal.72. JILID 1, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011,
9
Ibid., hal.5. hal.58.
203
Pertanggungjawaban Penerima Endorse Judi Dan Kosmetik… Jesslyn
ban Perjudian) dan Pasal 303 ayat (3) 3. Orang-orang yang ikut serta pada
KUHP. permainan judi
Permainan judi lebih banyak di- Kejahatan perjudian tidak hanya dilakukan
lakukan secara sembunyi-sembunyi di dengan cara memainkan permainan perju-
tempat-tempat tertentu, namun dengan ke- dian, akan tetapi menawarkan atau mem-
canggihan teknologi perjudian dapat lebih berkan kesempatan untuk melakukan per-
mudah untuk dilakukan yaitu, dengan cara mainan judi juga merupakan kejahatan
duduk santai dan bermain di depan kom- perjudian yang dapat dikenakan pertang-
puter yang terhubung dengan jaringan in- gungjawaban pidana.
ternet. Internet membuat setiap orang dapat Kegiatan menawarkan permainan
memainkan judi dengan lebih mudah dan judi dilakukan dengan beberapa cara se-
dapat dimainkan di mana saja. Perjudian perti banner atau popup iklan judi pada
pada awalnya merupakan kejahatan yang website, ditawarkan melalui Short Mess-
konvensional yang semakin mudah dilaku- age Service (SMS). Cara lain yang marak
kan dengan teknologi sehingga tidak cukup juga dilakukan adalah endorse melalui
hanya diatur dalam KUHP. Maka dari itu, selebgram di Instagram. Endorse merupa-
perjudian dengan menggunakan sarana kan suatu perbuatan mendukung seseo-
teknologi informasi merupakan kejahatan rang/sesuatu, dalam hal periklanan meru-
siber. Pasal 303 KUHP mengatur mengenai pakan perbuatan yang dilakukan oleh sese-
perjudian yang dilakukan di tempat-tempat orang yang terkenal atau berpengaruh de-
tertentu, mengenai perjudian daring diatur ngan tujuan untuk mempromosikan suatu
dalam UU ITE. Perjudian daring di produk tertentu sehingga orang lain tertarik
Indonesia tidak hanya dapat dikenakan dan akan membelinya.
ketentuan Pasal 303 KUHP, tetapi juga Endorse sedang marak dilakukan
akan dikenakan ketentuan pidana sebagai- oleh para pengusaha dalam rangka mem-
mana yang diatur dalam Pasal 27 ayat (2) promosikan produk tertentu yang dapat be-
UU ITE. rupa barang atau jasa. Seseorang terkenal
Berbagai bentuk permainan judi yang menerima endorsement akan member-
sudah demikian merebak dalam kehidupan kan pernyataan-pernyataan dukungan terha-
masyarakat. Permainan catur, bola, atau dap suatu produk tertentu seperti halnya
apapun bisa jadi permainan judi jika dalam sebuah iklan, sehingga orang lain
melibatkan pertaruhan di dalamnya. Se- akan tertarik pada produk tersebut. Istilah
bagian masyarakat cenderung terbiasa dan iklan diidentikkan dengan kata promosi
seolah-olah memandang perjudian sebagai yang berarti suatu kegiatan pengenalan dan
sesuatu hal wajar. Sebagian masyarakat penyebarluasan informasi untuk menarik
juga menganggap sebagian perjudian ada- minat beli.12 Iklan dan promosi memilki
lah suatu kesenian bahkan suatu kebudaya- tujuan yang sama, promosi dilakukan untuk
an, sehingga tidak perlu lagi dipermasalah- mengenalkan dan menyebarluaskan infor-
kan. masi suatu produk tertentu guna menarik
Berdasarkan ketentuan Pasal 303 minat beli masyarakat. Berdasarkan pema-
ayat (1) KUHP, pelaku tindak pidana per- paran tersebut, dapat disimpulkan bahwa
judian dapat dikategorikan sebagai berikut: endorse melalui Instagram bertujuan untuk
1. Orang yang menawarkan atau mem- menarik minat para pengguna Instagram
berikan kesempatan untuk melakukan yang melihat.
permainan judi
12
2. Pengusaha perjudian atau orang lain Taufik H. Simatupang, Aspek Hukum
yang membuka perusahaan judi Periklanan Dalam Perspektif Perlindungan
Konsumen, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004,
hal.21
204
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 6 No.2, juni 2020, hal. 200 - 211
3. Memiliki salah satu bentuk kesa- ngetahui itu belum tentu berkehendak.19
lahan, yaitu sengaja (dolus) dan Teori kehendak (Wills Theorie) berarti ses-
alpa (lalai); eorang dikatakan melakukan kesengajaan,
4. Tidak boleh ada alasan pemaaf. memang dia berkehendak melakukan tindak
(Pasal 48 KUHP).18 pi-dana tersebut. Dia pun siap menanggung
Pemilik akun Instagram yang me- segala akibat dari tindak pidana yang
nerima endorse dengan cara membagikan dilakukannya. Misalnya A berkehendak
foto bermuatan judi dengan tujuan mem- membunuh B.20 Pemilik akun Instagram
promosikan maka pemilik akun tersebut yang membagikan beberapa foto bermu-
telah melakukan perbuatan melawan hu- atan judi di Instagram disertai dengan
kum. Dalam hal ini, hukum yang dilanggar caption foto yang berisi berbagai keung-
adalah ketentuan Pasal 27 Ayat (2) UU ITE gulan dari suatu situs judi. Perbuatan ter-
mengenai larangan mendistribusikan dan- sebut dilakukan karena adanya endorse-
/atau Mentransmisikan dan/atau Membuat ment dan tujuannya adalah untuk mem-
dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan- promosikan akun Instagram yang ber-
/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan judi. Pemilik akun yang menerima
muatan perjudian dan Pasal 303 Ayat (1) endorse mendapatkan keuntungan berupa
KUHP juga mengatur bahwa perjudian biaya jasa endorse dari pelaku usaha yang
merupakan suatu tindak pidana. Perjudian hendak mempromosikan barang dan/atau
tidak hanya perbuatan yang diatur dalam jasa. Oleh karena itu, berdasarkan teori
undang-undang tetapi juga perbuatan yang kehendak, foto bermuatan judi disertai
dicela oleh masyarakat, maka dari itu per- dengan caption foto dan adanya keuntungan
buatan menerima endorse untuk mempro- yang didapatkan dari kegiatan endorsement
mosikan judi melalui Instagram termasuk membuktikan bahwa perbuatan menerima
perbuatan melawan hukum. endorse dan membagikan foto bermuatan
Pemilik akun Instagram yang me- judi di Instagram merupakan suatu kehen-
nerima endorse dapat dikenakan per-tang- dak dan telah diketahui akibat perbuatan-
gungjawaban pidana bila mampu ber-tang- nya.
gungjawab. Menurut KUHP, pelaku tindak Pemilik akun Instagram yang me-
pidana yang tidak mampu bertanggung- nerima endorse dapat dikenakan pertang-
jawab adalah pelaku yang jiwanya cacat gungjawaban bila tidak ada alasan yang
dalam pertumbuhan atau terganggu karena dapat meniadakan pertanggungjawaban
penyakit (Pasal 44 KUHP) dan orang yang pidana yaitu alasan pemaaf sebagaimana
belum dewasa (Pasal 45 KUHP). yang diatur dalam Pasal 48 KUHP. Alasan
Pemilik akun Instagram yang me- pemaaf adalah alasan yang menghapuskan
nerima endorse dapat dikenakan pertang- kesalahan terdakwa. Perbuatan yang dila-
gungjawaban pidana bila memiliki salah kukan oleh terdakwa tetap bersifat melawan
satu bentuk kesalahan, yaitu sengaja (dolus) hukum jadi tetap merupakan perbuatan
dan alpa (lalai). Terdapat 2 (dua) teori ten- pidana, tetapi dia tidak dipidana, karena
tang kesengajaan yaitu: Teori Kehendak tidak ada kesalahan.21 Alasan pemaaf
(Wills Theorie) dan Teori Pengetahuan (Vo- dikenal juga dengan sebutan alasan yang
orstelling Theorie). Namun, teori yang menghapuskan kesalahan. Pemilik akun
memuaskan adalah teori kehendak, artinya
19
orang berkehendak pasti mengetahui apa Didik Endro Purwoleksono, Hukum
yang diperbuatnya, sedangkan orang me- Pidana, Surabaya: Airlangga University Press, 2014,
hal.70.
20
Ibid., hal.69
18 21
J.E. Sahetapy, et al. Hand Out Hukum Moeljatno, Asas-Asas Hukum Pidana,
jPidana. Surabaya: Laboratorium Hukum Pidana, Jakarta : Rineka Cipta, 2015, hal.148
Fakultas Hukum Universitas Surabaya, 2015, hal.66
208
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 6 No.2, juni 2020, hal. 200 - 211
yang menerima endorse semata-mata untuk dari satu orang disebut dengan Penyertaan
mendapatkan keuntungan berupa uang atau deelneming.
sebagai biaya jasa endorse, sehingga tidak Penyertaan atau deelneming ada-lah
ada alasan yang menghapuskan kesalahan- pengertian yang meliputi semua bentuk
nya dan pelaku dapat dimintakan pertang- turut serta/terlibatnya orang atau orang-
gungjawaban. orang baik secara psikis maupun fisik
Pemilik akun Instagram yang me- dengan melakukan masing-masing perbua-
nerima endorse judi dapat memenuhi ke- tan sehingga melahirkan suatu tindak pi-
empat unsur pertanggungjawaban pidana, dana.22 Deelneming merupakan persoalan
sehingga dapat dipidana. Namun pemilik penting dalam hukum pidana terutama
akun Instagram yang menerima endorse berkaitan dengan berat ringannya tanggung
kosmetik illegal tidak memenuhi keempat jawab pidana masing-masing orang terha-
unsur tersebut. Dalam hal menerima en- dap tindak pidana.23
dorse kosmetik illegal, hukum yang telah Penyertaan barulah ada jika bukan
dianggar Pasal 197 UU Kesehatan karena satu orang saja yang tersangkut dalam
telah memproduksi dan mengedarkan terjadinya penyertaan delik atau perbuatan
kosmetik tanpa izin dan/atau Pasal 62 ayat kriminal, tetapi terdapat beberapa orang
(1) UU Perlindungan Konsumen bila karena yang mempunyai saham.24 Kedudukan
telah menawarkan, mempromosi-kan, me- masing-masing pelaku tindak pidana tidak
ngiklankan suatu barang dan/atau jasa se- selalu sama, maka untuk menentukan
cara tidak benar. Ketentuan tersebut lebih kedudukan tersebut pelaku-pelaku tindak
ditujukan kepada pelaku usaha yang mem- pidana yang terlibat haruslah memenuhi
produksi dan mengedarkan serta mempro- syarat-syarat seperti dalam Pasal 55 dan
mosikan kosmetik tanpa izin edar. Maka Pasal 56 KUHP. Berdasarkan ketentuan
dari itu, pemilik akun Instagram yang me- Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, maka ter-
nerima endorse tidak dapat dikenakan ke- dapat 5 (lima) golongan pelaku tindak pida-
dua ketentuan tersebut. na sebagai berikut:
Pemilik akun Instagram yang me- 1. Mereka yang melakukan tindak
nerima endorse kosmetik illegal belum pidana (Pleger atau Dader)
tentu dapat memenuhi unsur salah satu 2. Mereka yang menyuruh melaku-
bentuk kesalahan, karena belum tentu kan (Doenpleger)
dengan suatu kehendak mempromosikan 3. Mereka yang turut serta mela-
kosmetik illegal. Pemilik akun Instagram kukan (Medepleger)
bisa saja tidak mengetahui bahwa kosmetik 4. Mereka yang memberi/menjanji-
yang dipromosikan ternyata kosmetik kan/menganjurkan orang lain agar
illegal. Oleh karena itu, dalam hal en-dorse melakukan (Uitlokker)
kosmetik illegal, pemilik akun Instagram 5. Mereka yang membantu melaku-
tidak dapat dikenakan ketentuan Pasal 197 kan (medeplichters)
UU Kesehatan ataupun Pasal 62 ayat (1) Perbuatan menerima endorse judi
UU Perlindungan Konsumen. merupakan tindak pidana perjudian yang
Suatu rumusan pasal tindak pida-na dilakukan lebih dari satu orang. Pemilik
dimaksudkan untuk satu subjek hukum
yaitu satu orang bukan beberapa orang, 22
Adam Chazawi, Pelajaran Hukum
tetapi fakta yang terjadi tindak pidana dapat Pidana Bagian I, Raja Grafindo Persada, 2002,
dilakukan secara bersama-sama oleh dua hal.73
23
Roni Wiyanto, [Link]., hal.51
orang atau lebih. Dalam hukum pidana, 24
Andi Hamzah, Hukum Pidana
tindak pidana yang dilakukan oleh lebih Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2017, hal.363
209
Pertanggungjawaban Penerima Endorse Judi Dan Kosmetik… Jesslyn
promosikan, terlebih dulu harus dipas- nomor izin edar atau cek langsung
tikam bahwa produk sudah memiliki melalui BPOM.
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Adam Chazawi, Pelajaran Hukum Pidana Bagian I, Raja Grafindo Persada, 2002.
Anam, Khairul. Hacking vs hukum Positif & Hukum Islam,. Yogyakarta: Sunan Kalijaga
Press, 2010.
Arief, Barda Nawawi. Tindak Pidana Mayantara (Perkembangan Kajian Cyber Crime di
Indonesia). Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.
Enterprise, Jubilee. Instagram untuk Fotografi Digital dan Bisnis Kreatif. Jakarta: Elex
Media Komputindo, 2012.
Gultom, Didik M. Arief Mansur dan Elisatris. Cyber Law Aspek Hukum Teknologi
Informasi. Bandung: Refika Aditama, 2009.
Hamzah, Andi. Hukum Pidana Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2017.
J.E. Sahetapy, et al. Hand Out Hukum Pidana. Surabaya: Laboratorium Hukum Pidana,
Fakultas Hukum Universitas Surabaya, 2015.
Kartono, Kartini. Patologi Sosial - JILID 1. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2011.
Labib, Abdul Wahib dan Mohammad. Kejahatan Mayantara (Cyber Crime). Bandung:
Refika Aditama, 2005.
Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta,: Rineka Cipta, 2015.
Purwoleksono, Didik Endro. Hukum Pidana. Surabaya: Airlangga University Press, 2014.
Simatupang, Taufik H. Aspek Hukum Periklanan Dalam Perspektif Perlindungan
Konsumen. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004.
Sofyan, Andi dan Nur Azisa. Buku Ajar Hukum Pidana. Makassar : Pustaka Pena Press.
2016.
Sutarman. Cyber Crime Modus Operandi dan Penanggulangannya. Jogjakarta: LaksBang
PressIndo, 2007.
Uzzaman, Anis. Startup Pedia. Yogyakarta: Bentang, 2015.
Wiyanto, Roni. Asas-Asas Hukum Pidana Indonesia. Jakarta: Mandar Maju, 2016.
Jurnal
Rezky Nur Amelia, Peranan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Dalam
Pengawasan Kosmetik Tanpa Izin Edar di Kota Makassar, Universitas Negeri
Makassar, 2018.
Internet
Berapa Pengguna Instagram dari Indonesia? (2018, February 9). Dipetik May 25, 2018,
dari Detail Datapublish - Databoks:
[Link]
dari-indonesia
211