0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan14 halaman

Analisis Risiko dan Mitigasi HVA

HVA (Hazard Vulnerability Assessment) digunakan oleh rumah sakit untuk menilai kerentanan terhadap bahaya alam, teknologi, manusia, dan bahan berbahaya. HVA dilakukan setidaknya setahun sekali untuk menyusun rencana tanggap darurat dan manajemen risiko fasilitas. Penilaian mencakup kemungkinan, dampak, kesiapan, dan kapasitas tanggap terhadap berbagai bahaya.

Diunggah oleh

yoyol
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan14 halaman

Analisis Risiko dan Mitigasi HVA

HVA (Hazard Vulnerability Assessment) digunakan oleh rumah sakit untuk menilai kerentanan terhadap bahaya alam, teknologi, manusia, dan bahan berbahaya. HVA dilakukan setidaknya setahun sekali untuk menyusun rencana tanggap darurat dan manajemen risiko fasilitas. Penilaian mencakup kemungkinan, dampak, kesiapan, dan kapasitas tanggap terhadap berbagai bahaya.

Diunggah oleh

yoyol
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hazard Vulnerability Assessment

(HVA)
Hazard Vulnerability Assessment (HVA)
• Dikembangkan oleh Kaiser Permanente untuk assessment yang
dilakukan oleh rumah sakit di bawah Kaiser Permanente terkait
dengan K3 dan disaster
• Butir-butir penting dari HVA:
• Hazard dan vulnerability yang harus menjadi perhatian
• Tindakan yang perlu dilakukan untuk meminimalkan dampak dari hazards tsb
• Sumber daya yang diperkirakan dibutuhkan untuk melakukan mitigasi dan
siap menghadapi hazards tsb
• HVA perlu dilakukan paling tidak setahun sekali
• Dengan melakukan HVA akan membantu FKTP untuk menilai
vulnerability terhadap hazards tertentu
• Tiap hazard dianalisis dengan memperhatikan kategori sbb:
• Probability terjadinya hazard
• Dampak dari hazard terhadap:
• Manusia
• Properti
• Bisnis
• Kesiapan organisasi
• Kamampuan untuk menanggapi (respons) thd hazard tsb:
• Respons internal
• Respons eksternal
• Dilakukan sebagai dasar untuk Menyusun emergency response plan
(disaster plan) dan menyusun program manajemen risiko fasilitas dan
keselamatan
• Asesmen dilakukan terhadap:
• Natural Hazard
• Technology Hazard
• Human Hazard
• Hazardous Materials
Faskes Terdekat
Hazard Vulnerability Assessment
Natural hazards Technological hazards
GAGAL LISTRIK
BADAI GAGAL GENERATOR
ANGIN TOPAN GAGAL TANSPORATSI
GUNTUR YG PARAH KEHABISAN BBM
GUNUNG MELETUS GAGAL GAS NON MEDIS
BANJIR EKSTERNAL GAGAL AIR
TANAH LONGSOR GAGAL PEMBUANGAN LIMBAH PADAT
GAGAL PEMBUANGAN LIMBAH CAIR
GEMPA BUMI
GAGAL ALARN KEBAKARAN
AWAN PANAS
GAGAL KOMUNIKASI
KEMARAU PANJANG GAGALGAS MEDIS
KEBAKARAN HUTAN GAGAL VAKUM
KEBAKARAN EKSTERNAL GAGAL HVAC
TZUNAMI GAGAL SISTEM INFORMASI
KEBAKARAN INTERNAL
DAM RUSAK BANJIR INTERNAL
GELOMBANG PASANG PAPARAN HAZMAT INTERNAL
CUACA EKSTREM KEKURANGAN PASOKAN
WABAH KERUSAKAN STRUKTUR
Human Hazards Hazardous materials
INSIDEN KORBAN MASSAL (TRAUMA) INSIDEN HAZMAT KORBAN MASSAL (>5)
INSIDEN KORBAN MASSAL
INSIDEN HAZMAT KORBAN MASSAL SEDIKIT (</= 5)
(MEDIS/INFEKSIUS)
PAPARAN KIMIA EKSTERNAL
TERORISME
SITUASI VIP TUNPAHAN INTERNAL UKURAN KECIL-MENENGAH
PENCULIKAN BAYI TUMPAHAN INTERNAL BESAR
PENYANDERAAN TERORISME KIMIA
GANGGUAN SIPIL
AKSI DEMONSTRASI PAPARAN LIMBAH B3 DARI FASKES KE LINGKUNGAN
TAWURAN MASSAL PAPARAN HAZMAT INTERNAL EKSTERNAL
ANCAMAN BOM PENCEMARAN LIMBAH INFEKSIUS FASKES KE
LINGKUNGAN
Latihan
[Link]

Anda mungkin juga menyukai