Laporan Kegiatan
Penyuluhan Mengenai Penyakit Demam Berdarah di UPTD
Puskesmas Pesantren 2 Kota Kediri
Disusun oleh:
dr. I Gusti Ngurah Eka Riadi Putra
Dokter Internship
Daftar Isi:
A. Pendahuluan.........................................................................................................................................3
B. Tujuan...................................................................................................................................................3
C. Materi Penyuluhan...............................................................................................................................3
D. Pelaksanaan Kegiatan...........................................................................................................................4
E. Evaluasi dan Kesimpulan Kegiatan......................................................................................................4
F. Saran.....................................................................................................................................................5
DOKUMENTASI..........................................................................................................................................5
Laporan Kegiatan
Penyuluhan Mengenai Penaykit Demam Berdarah di UPTD
Puskesmas Pesantren 2 Kota Kediri
A. Pendahuluan
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang
tertular melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dengan ciri demam tinggi mendadak disertai
manifestasi pendarahan dan cenderung menimbulkan renjatan dan kematian. Penyakit ini
merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di dunia pada umumnya
dan Indonesia pada khususnya serta sering menimbulkan ledakan Kejadian Luar Biasa (KLB)
dengan jumlah kematian tinggi.
Menurut World Health Organitation (WHO) insiden DBD di seluruh dunia meningkat
secara drastis selama 20 tahun terakhir, diperkirakan jumlah orang yang beresiko terserang
penyakit ini sekitar 2,5-3 miliar dan 20 juta pada setiap tahunnya (2010). Indonesia
merupakan daerah yang mempunyai potensi terjadinya infeksi penyakit DBD. Pemberantasan
sarang nyamuk (PSN) merupakan kunci keberhasilan dalam memutus penyebaran.
B. Tujuan
Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit demam berdarah .
C. Materi Penyuluhan
Perencanaan dan pemilihan intervensi. Termasuk di dalamnya informasi tentang
1. Apa itu DBD
2. Penyebab DBD
3. Gejala DBD
4. Upaya pencegahan DBD..
D. Pelaksanaan Kegiatan
Lokasi: Puskesmas Pesantren 2 Kediri
Jam: 08.30 - 09.00
Peserta: Pasien Poli Umum Puskesmas Pesantren II (15-20 orang)
Dihadiri oleh: Peserta PIDI, bidan penanggung jawab promosi kesehatan masyarakat,
dan pasien poli umum.
Rangkaian Acara:
1. Perkenalan diri
2. Penyampaian materi penyuluhan
3. Sesi tanya-jawab
4. Kesimpulan dan penutup
E. Evaluasi dan Kesimpulan Kegiatan
Masyarakat dapat mengerti mengenai penyebab DBD, gejala DBD, penularan DBD,
serta pencegahan DBD, Masyarakat dapat menggalakkan pencegahan DBD bagi diri sendiri,
keluarga terutama anak, maupun di lingkungan sekitar. Menurunnya jumlah kasus DBD
Evaluasi Masyarakat dapat memahami mengenai penyebab, gejala, penularan, dan
pencegahan DBD.
Sebagian besar peserta yang hadir dalam penyuluhan ini aktif dalam mengajukan
pertanyaan, terutama mengenai penatalaksanaan DBD yang dapat dilakukan di rumah
sebelum dibawa ke tenaga kesehatan. Secara keseluruhan kegiatan penyuluhan ini berjalan
dengan lancer.
F. Saran
Perlu dilakukan evaluasi berkala untuk menilai ulang pemahaman masyarakat
mengenai DBD
DOKUMENTASI