0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan8 halaman

Pentingnya Pap Smear untuk Wanita

Penyuluhan memberikan informasi tentang pentingnya pemeriksaan Pap Smear untuk mendeteksi dini kanker serviks. Pap Smear adalah tes yang memeriksa sel-sel serviks dan vagina untuk mendeteksi perubahan prakanker atau kanker. Pemeriksaan ini dianjurkan untuk wanita usia reproduksi untuk mencegah kematian akibat kanker serviks.

Diunggah oleh

Vira Permata Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
79 tayangan8 halaman

Pentingnya Pap Smear untuk Wanita

Penyuluhan memberikan informasi tentang pentingnya pemeriksaan Pap Smear untuk mendeteksi dini kanker serviks. Pap Smear adalah tes yang memeriksa sel-sel serviks dan vagina untuk mendeteksi perubahan prakanker atau kanker. Pemeriksaan ini dianjurkan untuk wanita usia reproduksi untuk mencegah kematian akibat kanker serviks.

Diunggah oleh

Vira Permata Sari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENYULUHAN MENGENAI PAP SMEAR

OLEH :

1. Ni Putu Clara Carmelia 18C10153


2. Ni Putu Dyah Venia Lestari Dewi 18C10159
3. Ni Kadek Eni Saputri 18C10161
4. Ni Kadek Vira Permata Sari 18C10195
5. Nurlinda Salsa IA 17C10151

PROGRAM STUDY ILMU KEPERAWATAN

INSTITUT TEKNOLOGI DAN KESEHATAN BALI

TAHUN AJARAN 2021


SATUAN ACARA PENYULUHAN

TopikBahasan : Pap Smear


Sasaran : Ibu PKK
Tanggal : 7 Mei 2021
Waktu : 08.00-09.00 WIB
Tempat : Balai Bajar Peken Desa Adat Serangan, Denpasar
Selatan
Penyuluhan : Penyuluhan pentingnya Pap smear pada wanita
usia reproduksi
Oleh : Kelompok 3

II. Tujuan
Setelah diberikan penyuluhan, peserta diharapkan mengetahui tentang
pemeriksaan Pap Smear

III. Tujuan Khusus


1. Peserta mengetahui tentang pengertian Pap Smear.
2. Peserta mengetahui tentang tujuan dilakukan Pap Smear.
3. Peserta mengetahui tentang cara pemeriksaan Pap Sear.

IV. Materi
Terlampir

V. Metode
Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah metode ceramah, tanya
jawab, dan diskusi. Metode ceramah dipadukan dengan metode diskusi dan tanya
jawab yang dimaksudkan untuk memotivasi minat dan keterlibatan peserta
penyuluhan.

VI. Media
1) Power Point
VII. Kegiatan Penyuluhan

No. Waktu Pembicara Peserta

1. 2 Pembukaan: Menjawab salam.


Mendengarkan.
Menit 1. Memberi salam. Mendengarkan.
Mendengarkan.
2. Memperkenalkan diri. Mendengarkan dan
memberikan persetujuan.

2. 15 Penyajian Materi: Menjawab.


Mendengarkan dan
Menit 1. Mengkaji pengetahuan awal peserta memperhatikan.
tentang topik yang akan disampaikan.
2. Menyampaikan materi tentang pap smear

3. 15 Evaluasi: Bertanya.
Menjawab.
Menit 1. Memberikan kesempatan pada peserta
untuk bertanya.
2. Menanyakan kembali pada peserta
tentang materi yang telah diberikan.
4. 3 Penutup: Mendengarkan.
Menjawab salam.
Menit 1. Menyimpulkan materi.

VIII. Evaluasi
1. Evaluasi proses
a. Peserta tertib saat pemberian materi penyuluhan
b. Peserta mendengarkan penyuluhan dengan seksama
c. Peserta mengajukan pertanyaa
2. Evaluasi hasil
a) Peserta dapat menyebutkan definisi Pap Smear saat ditanya secara
acak
b) Peserta dapat menyebutkan tujuan Pap Smear saat ditanya secara acak
c) Peserta dapat menyebutkan secara singkat cara pemeriksaan Pap Smear
saat ditanya acak.
MATERI
Deteksi Dini Kanker Servik dengan PAP Smear

A. Definisi PAP Smear


Pap smear merupakan sebuah tes yang dapat memeriksa keadaan sel-sel
pada serviks (leher rahim) dan vagina. Dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-
sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker
bisa terdeteksi.

B. Kanker Servik
Kanker serviks adalah penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut
rahim sebagai akibat dari adanya pertumbuhan jaringan yang tidak terkontrol dan
merusak jaringan normal di sekitarnya. Kanker serviks biasanya disebabkan
karena perilaku seksual (Melakukan hubungan seksual pada usia < 20 tahun atau
mempunyai pasangan seksual yang berganti-ganti lebih berisiko untuk menderita
kanker serviks), Kontrasepsi, Merokok, Nutrisi, Paritas (Jumlah Kelahiran) dan
Hygiene yang buruk. Tanda Gejala yang dirasakan penderita kanker servik yaitu
1) Terjadi Perdarahan spontan
2) Pipis berdarah
3) Nyeri pada pinggang bagian bawah
4) Keluar keputihan atau cairan encer dari kelamin wanita
5) Terlambat Menstruasi > 3 bulan
6) Lemah
7) Perdarahan haid yang banyak, lebih dari normal

C. Tujuan dilakukan PAP Smear


1) Untuk mendeteksi pertumbuhan sel-sel yang akan menjadi kanker.
2) Untuk mengetahui normal atau tidaknya sel-sel di serviks
3) Untuk mendeteksi perubahan prakanker pada serviks
4) Untuk mendeteksi infeksi-infeksi disebabkan oleh virus urogenital dan
penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual.
5) Untuk mengetahui dan mendeteksi sel abnormal yang terdapat hanya pada
lapisan luar dari serviks dan tidak menginvasi bagian dalam.
6) Untuk mengetahui tingkat berapa keganasan kanker serviks
D. Wanita yang dianjurkan unutk melakukan PAP Smear
1) Wanita yang berusia muda sudah menikah atau belum namun aktivitas
seksualnya tinggi.
2) Wanita yang berganti-ganti pasangan seksual atau pernah menderita HPV
( Human Papilloma Virus ) atau kutil kelamin.
3) Wanita yang berusia diatas 35 tahun.
4) Sesering mugkin setelah penilaian dan pengobatan prakanker maupun kanker
servik.
5) Wanita yang mengunakan pil KB.

E. Waktu yang di anjurkan Untuk Melakukan PAP Smear


1) Setiap 6-12 bulan untuk wanita yang berusia muda sudah menikah atau belum
namun aktivitas seksualnya sangat tinggi.
2) Setiap 6-12 bulan untuk wanita yang berganti-ganti pasangan seksual
3) Setiap tahun untuk wanita yang berumur diatas 35 tahun.
4) Setiap tahun untuk wanita yang mengunakan pil KB
5) Wanita yang resiko tinggi harus lebih sering menjalakan pap tes.

F. Persiapan Sebelum Melakukan Pap Smear


1) 24 jam sebelum menjalani pap smear sebaiknya tidak melakukan pencucian
atau pembilasan vagina dengan anti septik
2) Tidak melakukan hubungan seksual 48 jam sebelum pemeriksaan pap smear
3) Informasikan kepada tenaga kesehatan tentang jenis obat yang di minum
dalam 24 jam sebelum pemeriksaan pap
4) Informasi mengenai haid terakhir, kontrasepsi yang digunakan kepada
petugas kesehatan.
5) Pada saat pengambilan lendir, usahakan otot-otot vagina rileks

G. Prosedur Pemeriksaan PAP Smear


1) Persiapan alat-alat yang akan digunakan, meliputi spekulum bivalve (cocor
bebek), spatula Ayre/cytobrush, kaca objek yang telah diberi label atau tanda,
dan alkohol95%.
2) Pasien berbaring dengan posisi litotomi.
3) Pasang spekulum sehingga tampak jelas vagina bagian atas, forniks
posterior, serviks uterus, dan kanalis servikalis.
4) Periksa serviks apakah normal atau tidak.
5) Spatula dengan ujung pendek atau cyto- brush dimasukkan ke dalam
endoserviks, dimulai dari arah jam 12 dan diputar 360° searah jarum jam.
6) Sediaan yang telah didapat, dioleskan di atas kaca objek pada sisi yang
telah diberi tanda dengan membentuk sudut 45° satu kali usapan.
7) Celupkan kaca objek ke larutan alko- hol 95% selama 10 menit.
8) Kemudian sediaan dimasukkan ke dalam wadah transpor dan dikirim ke
ahli patologi anatomi dalam.

Anda mungkin juga menyukai