H RESTRAINTS
SUPPLEMENTAL RESTRAINT SYSTEM (SRS)
BAB SRS
DAFTAR ISI
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN ------------------ 2 Lampu Peringatan Tidak Bisa OFF -------------------12
Hal Yang Perlu Diperhatikan Pada Supplemental PROSEDUR DIAGNOSTIK 7 ---------------------- 12
Restraint System (SRS) “AIR BAG” dan “SEAT Diagnostik Kerusakan “AIR BAG”
BELT PRE-TENSIONER”--------------------------------- 2 Lampu Peringatan Tidak Bisa ON ------------------- 13
Hal Yang Perlu Diperhatikan Pada Perbaikan PROSEDUR DIAGNOSTIK 8 ----------------------- 13
SRS “AIR BAG” dan “SEAT BELT MODUL AIR BAG PENGEMUDI ----------------------- 14
PRE-TENSIONER” -------------------------------------- 2 Komponen ------------------------------------------------ 14
PERSIAPAN -------------------------------------------------- 3 Melepas dan Memasang ------------------------------- 14
Special Service Tool ------------------------------------- 3 MELEPAS ----------------------------------------------- 14
Peralatan yang Dibutuhkan ----------------------------- 3 MEMASANG -------------------------------------------- 15
SUPPLEMENTAL RESTRAINT SYSTEM (SRS) --- 4 KABEL SPIRAL -------------------------------------------- 16
Konfigurasi SRS ------------------------------------------- 4 Komponen ------------------------------------------------- 16
DIAGNOSA KERUSAKA --------------------------------- 5 Melepas dan Memasang ------------------------------- 16
No. Index DTC --------------------------------------------- 5 MELEPAS ----------------------------------------------- 16
Lokasi Komponen ----------------------------------------- 7 MEMASANG ------------------------------------------- 17
Wiring Diagram — SRS — ----------------------------- 8 MODUL AIR BAG PENUMPANG DEPAN ---------- 18
Diagnosa Kerusakan dengan CONSULT–II -------- 9 Melepas dan Memasang ------------------------------- 18
PROSEDUR DIAGNOSTIK 2 ----------------------- 9 MELEPAS ----------------------------------------------- 18
PROSEDUR DIAGNOSTIK 3 ---------------------- 10 MEMASANG -------------------------------------------- 18
PROSEDUR DIAGNOSTIK 4 -----------------------11
Diagnosa Kerusakan : “AIR BAG”
SRS-1
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
Hal yang perlu diperhatikan pada Supplemental Restraint System (SRS) “AIR
BAG” dan “SEAT BELT PRE-TENSIONER”
Supplemental Restraint System (sistem pelindung tambahan) seperti “AIR BAG” dan “SEAT BELT PRE-
TENSIONER”, digunakan bersama dengan seat belt depan, yang berfungsi untuk mengurangi resiko cedera
pada pengemudi dan penumpang depan dari benturan keras. Dalam buku ini juga disertakan informasi-
informasi yang diperlukan agar pelaksanaan servis dapat dilakukan dengan aman.
PERINGATAN:
• Untuk mencegah agar SRS tidak mengalami masalah sehingga air bag tidak dapat mengembang
pada saat terjadi tabrakan yang dapat mengakibatkan cidera atau kematian pada seseorang,
maka seluruh perawatan harus dilakukan oleh bengkel resmi NISSAN.
• Kesalahan dalam perawatan, termasuk kesalahan melepas dan memasang SRS, dapat
menyebabkan cidera pada seseorang akibat aktifnya sistem air baik tampa disengaja. Untuk
melepas kabel Spiral Cable dan modul Air Bag, lihat bab SRS.
• Jangan menggunakan alat tes elektrikal pada sirkut yang berhubungan dengan SRS kecuali
memang diperintahkan dalam buku Service Manual. SRS wiring harnesses dapat dikenali melalui
warnanya yaitu kuning dan/atau orange pada harnesses atau harness connector.
Hal Yang Perlu Diperhatikan Pada Perbaikan SRS “AIR BAG” Dan “SEAT BELT
PRE-TENSIONER”
• Jangan menggunakan alat tes elektrik untuk mengecek sirkuit SRS kecuali diintruksikan oleh buku
panduan perbaikan ini.
• Sebelum memperbaiki SRS, putar kunci kontak ke posisi OFF, kemudian lepas kedua kabel terminal
battery. Kemudian tunggulah paling sedikit 3 menit. Selama dalam waktu sekitar 3 menit setelah kabel
dilepas, kemungkinan air bag dan seat belt pre-tensioner masih bisa mengembang. Oleh karena itulah,
jangan mengerjakan sesuatu pada konektor atau kabel SRS sampai waktu 3 menit kabel battery dilepas.
• Unit diagnostis sensor harus selalu dipasang dengan tanda panah “<==” menghadap ke depan
kendaraan. Juga selau periksa unit diagnosis dari kemungkinan retak, rusak atau berkarat sebelum
dipasang atau diganti.
• Kabel spiral harus posisikan di posisi netral selama putarannya dibatasai. Jangan sekali-kali memutar
kemudi atau column, jika steering gear dilepas dari column shaft.
• Penanganan modul air bag harus secara hati-hati. Selalu menempatkan modul air bag pengemudi
dengan bagian pad menghadap ke atas.
• Lakukan self-diagnosis untuk memeriksa keseluruhan fungsi SRS setelah mengganti komponen.
• Setelah air bag mengembang, instrument panel assembly harus diganti jika rusak.
• Selalu ganti instrument panel pad apabila air bag penumpang depan mengembang.
SRS-2
PERSIAPAN
PERSIAPAN
Special Service Tool
Bentuk aktual alat Kent-Moore bisa berbeda dari gambar yang ada di sini.
Nomor Alat
Penjelasan
Nama Alat
KV99105300
Anchoring air bag module
Air bag module bracket
KV99106400
Deployment tool Membua modul air bag
KV99110500
• Deployment tool adapter for driver • Menghubungkan antara deployment toold ad
driver air bag module
air bag module
• Deployment tool adapter for front • Menghubungkan antara deployment tool dan
front passenger air bag module
passenger air bag module
Peralatan yang Dibutuhkan
Nama Alat Penjelasan
Tamper resistant TORX bit Ukuran: T30
SRS-3
SUPPLEMENTAL RESTRAINT SYSTEM (SRS)
SUPPLEMENTAL RESTRAINT SYSTEM (SRS)
Konfigurasi
Air bag akan mengembang jika unit sensor diagnosis diaktifkan dengan kunci kontak di posisi ON atau
START.
Model benturan yang dipasang pada sistem supplemental restraint berbeda-beda. Misalnya untuk modul air
bag pengemudi dan penumpang depan akan aktif apabila terjadi benturan dari depan, namun tidak untuk
modul air bag samping.
Konfigurasi SRS yang diaktifkan untuk beberapa mode benturan adalah sebagai berikut;
Konfigurasi SRS Benturan dari depan Benturan dari sisi kiri Benturan dari sisi kanan
Modul air bag pengemudi × — —
Modul air bag penumpang depan × — —
SRS-4
DIAGNOSA KERUSAKAN
DIAGNOSA KERUSAKAN
No. Index DTC
Diagnosa kerusakan dengan CONSULT-II. Lihat SRS-9, "PROSEDUR DIAGNOSA" .
Perbaikan “Periksa kembali SRS
Item diagnosa Penjelasan
setelah diganti”
• Tegangan battery kurang (kurang Isi setrum battery.
dari 9V)
Saat terdeteksi adanya • Hasil self-diagnostic “SELF-DIAG
kesalahan fungsi [PAST]” (kode kerusakan lama yang
NO DTC IS melalui lampu terseimpan di dalam memori)
peringatan “AIR BAG” Lihat SRS-9, "PROSEDUR
DETECTED. kemungkinan tidak dihapus setelah
pada mode user DIAGNOSTIK 2" .
diperbaiki.
• Terdeteksi adanya kesalahan fungsi
yang kadangkala muncul
• Tidak ada malfuction yang terdeteksi —
1. Secara visual periksa koneksi wiring
DRIVER AIRBAG harness .
MODULE • Sirkuit modul driver air bag putus (termasuk kabel spiral ). 2. Ganti harness jika terlihat ada yang
[OPEN] [B1049] rusak.
3. Replace driver air bag module.
DRIVER AIRBAG (Before disposal, it must be deployed.)
MODULE [VB- • Sirkuit modul driver air bag mengalami short ke power supply 4. Replace the spiral cable.
SHORT] [B1050] (termasuk kabel spiral). 5. Replace the diagnosis sensor unit.
6. Ganti harness terkait
DRIVER AIRBAG
MODULE [GND- • Driver air bag module circuit is shorted to ground (including the
SHORT] [B1051] spiral cable).
DRIVER AIRBAG
MODULE • Sirkuit modul driver air bag mengalami short pada jalur –
[SHORT] jalurnya.
[B1052]
ASSIST A/B 1. Visually check the wiring harness
MODULE 2. connection.
• Sirkuit modul front passenger air bag putus. 3. Replace the harness if it has visible
[OPEN] damage.
[B1065] 4. Replace front passenger air bag
ASSIST A/B module. (Before disposal, it must be
MODULE [VB- • Sirkuit modul front passenger air bag mengalami short ke deployed.)
SHORT] [B1066] power supply. 5. Replace the diagnosis sensor unit.
6. 5. Replace the related harness.
ASSIST A/B
• Sirkuit modul front passenger air bag mengalami short ke
MODULE [GND-
ground.
SHORT] [B1067]
ASSIST A/B
MODULE • Sirkuit modul front passenger air bag mengalami short pada
[SHORT] jalur-jalurnya.
[B1068]
SRS-5
DIAGNOSA KERUSAKAN
Item diagnostik Perbaikan “Periksa kembali SRS
Penjelasan
setelah diganti”
CRASH ZONE SEN • Crash zone sensor 1. Secara visual periksa sambuingan
[UNIT FAIL] wiring harness.
[B1033] 2. Ganti harness jika terlihat ada
[B1034] kerusakan.
CRASH ZONE SEN 3. Ganti zone sensor yang rusak.
[COMM FAIL] 4. Ganti unit diagnosis sensor.
[B1035] 5. Ganti harness terkait.
CRASH ZONE SEN
[UNMATCH]
[B1036]
DIAGNOSIS SENSORUNIT • Ganti unit diagnosis sensor
(CONTROL UNIT) • Unit sensor diagnosis mengalami malfuction.
[B1001-B1015]
[B1026-B1031]
[B1042-B1047]
[B1058-B1063]
[B1074-B1079]
[B1106-B1111]
[B1122-B1127]
CATATAN:
• Ikuti prosedur berikut secara berurutan saat memperbaiki komponen yang mengalami malfuction.
Pastikan apakah malfuction tersebut benar-benar sudah hilang dengan melihat lampu peringatan air bag
atau menggunakan CONSULT-II setiap kali perbaikan selesai dilakukan. Jika malfuction tersebut masih
tetap ada, ikuti langkah petunjuk berikutnya. Apabila malfuctionnya sudah dapat dihilangkan, pekerjaan
tahap berikutnya tidak perlu dilakukan.
• Pada saat memperbaiki komponen yang mengalami malfuction, Ikuti prosedur berikut berdasarkan nomor
urutannya, kemudian lakukan pemeriksaan sistem.
• Tampilan yang ada sama dengan hasil self-diagnosis, self-diagnosis menghasilkan “SELF-DIAG
[CURRENT]” dan “SELF-DIAG [PAST]”.
SRS-6
DIAGNOSA KERUSAKAN
Lokasi Komponen
1. Driver air bag module 2. Spiral cable 3 3. Front passenger air bag module
4. Diagnosis sensor unit 5. Crash zone sensor
SRS-7
DIAGNOSA KERUSAKAN
Wiring Diagram — SRS —
SRS-8
DIAGNOSA KERUSAKAN
Diagnosa Kerusakan dengan CONSULT–II
PROSEDUR DIAGNOSIS 2
Lihat GI-35, "Prosedur Memulai CONSULT-II " .
1. Pada tampilan CONSULT-II pilih “self-diagnosis mode
selection”, kemudian pilih “self-diagnosis mode key”. Yang
diinginkan.
2. Sentuh kode diagnosis “SELF-DIAG [CURRENT]”. Yang
ditampilkan pada baris “SELF-DIAG [CURRENT]”.
a. Jika malfuction ditampilkan pada “SRS Operation Check (Lampu peringatan air bag berkedip) namun
tidak ada malfuction yang ditampilkan pada “SELF-DIAG [CURRENT]”, kemungkinan yang harus
diperiksa adalah.
• Setelah komponen yang mengalami kerusakan diperbaiki, hasil diagnosis “SELF-DIAG [PAST]”
belum terhapus.
• Ada data kerusakan yang yang kadangkala muncul, masih terimpan di dalam memori.
CATATAN:
Kerusakan yang kadangkala muncul adalah suatu kerusakan pada sistem yang terdeteksi sebelumnya
dan masih tersimpan di dalam memori, namun hilang dengan sendirinya. Lihat SRS-10, "PROSEDUR
DIAGNOSTIC 3" dan SRS-11, "PROSEDUR DIAGNOSTIK 4" .
3. Sentuh “SELF-DIAG [PAST]”.
Kode kerusakannya akan muncul di layar sampai selama
belum terapus dari memori “SELF-DIAG [CURRENT]”.
SRS-9
DIAGNOSA KERUSAKAN
4. Sentuh “TROUBLE DIAG RECORD”.
• Hasil diagnosis (komponen yang mengalami kerusakan
tersimpan di dalam unit diagnosis sensor) yang tersimpan di
dalam self-diagnosis ditampilkan.
• Memori “TROUBLE DIAG RECORD” tidak dapat dihapus.
5. Setiap kodediagnostik ditampilkan.
6. Sentuh “PRINT,” apabila diperlukan.
7. Berdasarkan hasil diagnosis , perbaiki atau ganti komponen yang mengalami kerusakan.
PERHATIAN:
Pastikan untuk memulai bekerja setelah langkah berikut. Putar kunci kontak ke posisi OFF,
kemudian lepas kedua kabel terminal battery. Kemudian tunggulah paling sedikit 3 menit.
8. Setelah kerusakan diperbaiki, sentuh “SELF-DIAG
[CURRENT]” untuk memeriksa apakah “NO DTC IS
DETECTED” ditampilkan di layar.
• Setelah memeriksa tampilannya, sentuh “ERASE”.
• Jika ada kerusakan ditampilkan pada “SELF-DIAG
[CURRENT]”, perbaiki atau ganti lagi komponen yang
mengalami kerusakan.
9. Sentuh tombol “BACK” yang ada pada CONSULT-II untuk
memilih layar “SELECT SYSTEM”. Sentuh “SELF-DIAG
[PAST]”.
10. Periksa apakah tidak ada lagi kerusakan yang terdeteksi oleh
“SELF-DIAG [PAST]”. Jika masih ada kerusakan yang
ditampilkan, Sentuh “ERASE” di dalam layar “SELFDIAG
[CURRENT]”, kemudian periksa tampilannya.
PROSEDUR DIAGNOSTIK 3
Memeriksa Data Kerusakan SRS
Jika pada lampu peringatan terlihat ada kerusakan, namun tidak terdeteksi di layar “SELF-DIAG [CURRENT]”
yang ada pad aCONSULT-II, lakukan langkah berikut.
• Hapuslah unit diagnosis sensor yang masih tersimpan di dalam memori.
• Pastikan bahwa tidak ada kerusakan terdeteksi pada “SELF-DIAG [PAST]” dan “TROUBLE DIAG
RECORD” kemudian lanjutkan ke item berikut.
• Pastikan bahwa tegangan battery adalah 9V atau lebih. Jika tegangannya di bawah 9V, isi kembali
setrum battery.
SRS-10
DIAGNOSA KERUSAKAN
PROSEDUR DIAGNOSTIK 4
Periksa kerusakan komponen SRS menggunakan CONSULT-II-Diagnosis Mode-
• Sentuh “SELF-DIAG[PAST]” pada CONSULT-II, perbaiki atau
ganti komponen yang rusak yang ditampilkan pada layar
monitor.
• Jika tidak ada kerusakan yang muncul pada “SELF-DIAG
[PAST]”, sentuh tombol “BACK” yang ada pada CONSULT-II,
kemudian sentuh “TROUBLE DIAG RECORD”. Komponen yang
mengalami kerusakan akan ditampilkan pada layar CONSULT-
II, perbaiki atau ganti komponen yang rusak yang ditampilkan
pada layar monitor.
SRS-11
DIAGNOSA KERUSAKAN
Diagnosa Kerusakan: Lampu Peringatan “AIR BAG” Tidak Bisa OFF
PROSEDUR DIANOSTIK 7
1. PERIKSA APAKAH MODUL AIR BAG MENGEMBANG
Apakah modul air bag mengembang ?
YES atau NO
YES >> Ganti modul air bag.
NO >> LANJUT KE 2.
2. PERIKSA AIR BAG FUSE (SIKRING)
Periksa fuse 10A [No.1, terletak di dalam fuse block (J/B)].
Lihat PG-2, "RUTE SIRKUIT POWER SUPPLY" .
OK atau NG
OK >> LANJUT KE 4.
NG >> LANJUT KE 3.
3. PERIKSA KEMBALI AIR BAG FUSE
Ganti fuse “AIR BAG” kemudian putar kunci kontak ke posisi ON.
Apakah fuse “AIR BAG” putus kembali ?
YES >> Perbaiki atau ganti main harness.
NO >> PEMERIKSAAN SELESAI
4. MEMERIKSA UNIT DIAGNOSIS SENSOR
Hubungkan CONSULT-II kemudian sentuh “START”.
Apakah “AIR BAG” tampil pada CONSULT-ll?
YES >> LONCAT KE TO 5.
NO >> Secara visual periksa koneksi wiring harness unit
diagnosis sensor. Jika koneksi harness hasilnya OK,
ganti unit diagnosis sensor.
5. PERIKSA KONEKSI HARNESS
Apakah koneksi harness antara lampu peringatan dan unit diagnosis sensor kondisinya OK?
OK atau NG
OK >> Ganti unit diagnosis sensor.
NG >> Hubungkan lampu perignatan “AIR BAG” dan unit diagnosis sensor. Jika lampu peringatan
“AIR BAG” masih tidak kembali ke OFF, ganti harness.
SRS-12
DIAGNOSA KERUSAKAN
Diagnosa Kerusakan: Lampu Peringatan “AIR BAG” Tidak Bisa ON
PROSEDUR DIAGNOSTIK 8
1. PERIKSA FUSE “METER”
Periksa fuse 10A [No.3, terletak di dalam fuse block (J/B)].
Lihat PG-2, "SIRKUIT JALUR POWER SUPPLY" .
OK atau NG
OK >> LONCAT KE 3.
NG >> LONCAT KE 2.
2. PERIKSA KEMBALI FUSE “METER”
Ganti fuser 10A [No.3, terletak di dalam fuse block (J/B)] kemudian putar kunci kontak ke posisi ON.
Apakah fuse meter putus kembali ?
YES >> Perbaiki ata ganti harness terkait.
NO >> PEMERIKSAAN SELESAI
3. PERIKSA KONEKSI HARNESS ANTARA UNIT DIAGNOSIS SENSOR DAN COMBINATION
METER
Lepas konektor unit diagnosis sensor kemudian putar kunci kontak ke posisi ON.
Apakah lampu peringatan “AIR BAG” menyala ?
YES >> Ganti unit diagnosis sensor.
NO >> Ganti sirkuit combination meter power supply dan sirkuit ground. Jika OK, ganti
Combination meter.
SRS-13
MODUL AIR BAG PENGEMUDI
MODUL AIR BAG PENGEMUDI
Komponen
1. Driver air bag module 2. Steering wheel 3. TORX bolt (T30)
4. Side lid
Melepas dan Memasang
REMOVAL
PERHATIAN:
• Sebelum melakukan perbaikan, putar kunci kontak ke posisi OFF, lepas kedua kabel terminal
battery dan tunggulah selama 3 menit.
• Jangan menggunakan air tools alat elektrik pada saat melakukan perbaikan.
• Selalu memulai bekerja dari modul air bag sampinge. Jangan memulai dari bagian depan.
• Selalu menempatkan modul air bag dengan bagian pad menghadap ke atas.
• Jangan menggunakan baut TORX bekas pakai (habis dilepas); ganti dengan yang baru.
Baut TORX : 9.31 N·m (0.9 kg-m, 82.5 in-lb)
• Jangam sampai modul air bag terbentur atau jatuh. Ganti modul air bag jika pernah jatuh atau
terbentur keras.
CATATAN:
• Untuk memasang/melepas konektor modul air bag pengemudi,
masukkan obeng yang telah dibalut ke dalam tape ke celah
notch, naikkan penguncinya kemudian lepas connector.
• Pasang connector dengan pengunci terangkat, kemudian
tekan penguncinya ke dalam connector.
• Setelah connector dipasang, pastikan bahwa penguncinya
sudah terpasang dengan kuat.
SRS-14
MODUL AIR BAG PENGEMUDI
MEMASANG
PERHATIAN:
• Pasang air bag module harness { gambar nomor (2)} ke
harness fixing hook {gambar nomor (1)}.
• Hati-hati pada saat memasang jangan sampai merusak harness.
• Kencangkan baut-baut khusus setelah setelah dimasukkan lurus ke dalam lubang bagian modul
air bag dan kemudi. Apabila baut-bautnya tidak lurus masuk ke dalam, maka ulir baut akan rusak
dan modul tidak bisa terpasang dengan kuat.
• Setelah pekerjaan selesai, periksa untuk memastikan bahwa tidak terdeteksi adanya kerusakan
melalui lampu peringatan air bag.
• Apabila terdeteksi adanya kerusakan melalui lampu peringatan air bag, lakukan reset melalui
fungsi self-diagnosis kemudian hapus memorinya oleh CONSULT-II.
• Apabila kerusakan masin tetap terdeteksi setelah prosedur diatas dilakukan, lakukan self-
diagnosis untuk memperbaiki kerusakannya.
SRS-15
KABEL SPIRAL
KABEL SPIRAL
Komponen
1. Steering wheel fixing nut 2. Steering wheel 3. Wiper and washer switch
4. Spiral cable 5. Driver air bag module connector 6. Screw
7. Lighting and turn signal switch 8. Column 9. Column cover (upper/lower)
10. Steering lock escation
Melepas dan Memasang
MELAPAS
PERHATIAN:
• Sebelum melakukan perbaikan, putar kunci kontak ke posisi OFF, lepas kedua kabel terminal
battery kemudian tunggulah selama 3 menit.
• Jangan menggunakan air tools atau alat elektrik dalam melakukan perbaikan.
• Jangan membongkar kabel spiral.
• Jangan sampai oli, grease, sabun atau air mengenai kabel spiral.
• Jangan sampai kabel spiral terbentur atau jatuh. Ganti kabel spiral apabila pernah jatuh atau
terbentur dengan keras.
PERHATIAN:
Pastikan untuk berhati-hati dan mengukuti petunjuk yang diberikan dalam melepas modul air bag
pengemudi.
CATATAN:
• Lepas konektor kabel spiral {No. (1) dalam gambar}.
• Lepas konektor horn switch {No. (2) dalam gamb}.
• Kendurkan sekrup kabel spiral.
• Pindahkan kabel spiral ke depan sedikit sambil menekan pawl
yang ada di atas kabel spiral.
SRS-16
KABEL SPIRAL
MEMASANG
PERHATIAN:
• Apabila posisi pemasang kabel spiral tidak benar,
kemungkinan kabel spiral bisa mengunci karena
pergerakan kemudi.
• Posisi netral disetel sebagai berikut.
Putar secara perlahan kabel spiral ke arah jarum jam,
sampai mentok. Kemudian putar balik ke arah kebalikan
jarum jam (kira-kira 2 setengah putaran) kemudian
hentikan putarannya tepat di lubang stopper dalam posisi
yang sama. Komponen dipasang di posisi netral oleh
stopper adan dapat diset tanpa harus membuka stopper.
• Jangan memutar kabel spiral terlalu cepat dan juga jangan
sampai putaran kabel melebihi batas seperti yang
dijelaskan di atas, karena dapat menyebabkan kabel
macet.
• Setel kabel spiral yang terletak di lubang pin (seperti
tampak pada gambar) ke lubang pin steering wheel (simbol
C pada gambar).
• Amankan air bag harness menggunakan harness fixing
hook.
• Setelah pekerjaan selesai, periksa untuk memastikan
bahwa tidak ada kerusakan yang terdereksi melalui lampu
peringatan air bag.
• Jika ada kerusakan yang terdereksi melalui lampu peringatan air bag, lakukan reset melalui fungsi
self-diagnosis kemudian hapus memorinya menggunakan CONSULT–II.
• Apabila kerusakan masih tetap terdeteksi setelah prosedur di atas dilaksanakan, lakukan self-
diagnosis untuk memperbaiki kerusakannya.
SRS-17
MODUL AIR BAG PENUMPANG DEPAN
MODUL AIR BAG PENUMPANG DEPAN
Melepas dan Memasang
MELEPAS
PERHATIAN:
• Sebelum melakukan perbaikan, putar kunci kontak ke posisi OFF, lepas kedua kabel terminal
battery dan tunggulah selama 3 menit.
• Jangan menggunakan air tools alat elektrik pada saat melakukan perbaikan.
• Selalu memulai bekerja dari modul air bag sampinge. Jangan memulai dari bagian depan.
• Selalu menempatkan modul air bag dengan bagian pad menghadap ke atas.
• Jangan menggunakan baut bekas pakai (habis dilepas);
ganti dengan yang baru.
Baut pengikat (1) : 24.5 N·m (2.5 kg-m, 18 ft-lb)
• Jangam sampai modul air bag terbentur atau jatuh. Ganti
modul air bag jika pernah jatuh atau terbentur keras.
MEMASANG
PERHATIAN:
• Hati-hati pada saat memasang jangan sampai merusak harness.
• Kencangkan baut-baut khusus setelah setelah dimasukkan lurus ke dalam lubang bagian modul
air bag dan kemudi. Apabila baut-bautnya tidak lurus masuk ke dalam, maka ulir baut akan rusak
dan modul tidak bisa terpasang dengan kuat.
• Setelah pekerjaan selesai, periksa untuk memastikan bahwa tidak terdeteksi adanya kerusakan
melalui lampu peringatan air bag.
• Apabila terdeteksi adanya kerusakan melalui lampu peringatan air bag, lakukan reset melalui
fungsi self-diagnosis kemudian hapus memorinya oleh CONSULT-II.
• Apabila kerusakan masin tetap terdeteksi setelah prosedur diatas dilakukan, lakukan self-
diagnosis untuk memperbaiki kerusakannya.
SRS-18