100% menganggap dokumen ini bermanfaat (7 suara)
4K tayangan9 halaman

Interaksi Pembelajaran Rinto di UT

Penelitian ini membahas masalah keterbatasan jumlah komputer di laboratorium sekolah yang menyebabkan kurangnya keaktifan siswa dan rendahnya hasil belajar. Beberapa masalah yang diidentifikasi antara lain penggunaan satu komputer untuk beberapa siswa sehingga pemahaman berbeda, kurangnya keaktifan siswa, dan hasil belajar yang belum mencapai ketuntasan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (7 suara)
4K tayangan9 halaman

Interaksi Pembelajaran Rinto di UT

Penelitian ini membahas masalah keterbatasan jumlah komputer di laboratorium sekolah yang menyebabkan kurangnya keaktifan siswa dan rendahnya hasil belajar. Beberapa masalah yang diidentifikasi antara lain penggunaan satu komputer untuk beberapa siswa sehingga pemahaman berbeda, kurangnya keaktifan siswa, dan hasil belajar yang belum mencapai ketuntasan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 3

Nama Mahasiswa : FITRA YANTI ZALNI

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 856436598

Kode/Nama Mata Kuliah : IDIK4007/Metode Penelitian

Kode/Nama UPBJJ : 16 / UPBJJ-UT Pekanbaru

Masa Ujian : 2020/21.2 (2021.1)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS TERBUKA
1. Bima adalah mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan. Ia akan melakukan
penelitian untuk Tugas Akhirnya, yaitu menguji pengaruh media animasi terhadap minat
belajar dan hasil belajar kognitif dan psikomotor siswa pada mata pelajaran IPA kelas VII
di SMP Negeri 10 Jakarta. Bima akan menguji efektivitas media tersebut pada 2 kelas
yang berbeda. Bima menggunakan desain eksperimen untuk penelitiannya. Kelas A
menerapkan media animasi dalam aktivitas belajar mengajar dan kelas B hanya
menggunakan metode ceramah. Bima memerlukan sampel dalam penelitian tersebut.
Dari wacana di atas, kerjakan soal berikut:
a. tentukan metode penarikan sampel yang tepat digunakan untuk penelitian Bima
b. lakukan penetapan sampel untuk penelitian Bima sesuai urutan langkah dari metode
penarikan sampel yang Anda pilih.
Jawab :
a. Metode pengumpulan data yang menurut saya tepat digunakan dalam penelitian
ini adalah dengan metode tes. Adapun tes yang dimaksud yaitu :
1) Pre-test (tes awal), yaitu tes yang dilakukan sebelum kegiatan belajar
mengajar atau sebelum menggunakan metode pembelajaran konvesional atau
dengan media animasi.
2) Post-test (tes akhir), yaitu tes yang dilakukan setelah proses kegiatan belajar
mengajar atau setelah menggunakan metode pembelajaran konvesional atau
media animasi.
b. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arikunto, 2010: 174).
Ini menunjukan bahwa sampel adalah sebagian dari populasi yang memiliki sifat
karakterisitik dari populasi tersebut. Sampel dalam penelitian ini diambil dua
kelas . Pemilihan sampel ini didasari pada dua pertimbangan bahwa mata
pelajaran Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diberikan pada kedua kelas
tersebut dilakukan oleh guru yang sama, sehingga perlakuan yang diberikan akan
menunjukkan perbedaan yang jelas dalam pengaruh penggunaan media animasi
terhadap hasil belajar siswa. Selain itu system pembagian kelas antara kelas A dan
B dilakukan secara merata, artinya tidak ada pembagian kelas unggulan, sehingga
sampel yang diambil dianggap sama.
2. Siswa di SMAN 25 mengalami penurunan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika
dibandingkan dengan hasil belajar semester lalu. Hasil tes yang dilakukan tidak mencapai
standar ketuntasan. Penyebab yang diprediksi berpengaruh terhadap permasalahan
tersebut antara lain adalah:
1. Kegiatan belajar dilakukan melalui aplikasi Zoom
2. Konsentrasi siswa dalam belajar tidak maksimal
3. Materi yang diberikan guru tidak menarik perhatian siswa
4. Siswa tidak aktif berdiskusi pada saat pembelajaran daring
5. Metode pembelajaran yang digunakan tidak sesuai
Anda sebagai peneliti melakukan penelitian untuk membuktikan dan menemukan solusi
permasalahan tersebut. Penelitian Anda untuk mencari hubungan antara konsentrasi
belajar, kegiatan belajar jarak jauh, dan media pembelajaran terhadap hasil belajar
kognitif siswa.
Dari wacana di atas, kerjakan soal berikut:
a. Tentukan metode untuk penelitian tersebut dan berikan alasan Anda memilih metode
tersebut
b. Tentukan instrumen-instrumen untuk penelitian tersebut
Jawab :
a. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Alasan saya memilih metode Deskriptif adalah karena metode
deskriptif sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan
menggambarkan keadaan subjek atau objek.
b. Instrument yang tepat menurut saya adalah pencarian data , Data lapangan
dikumpulkan melalui observasi, angket dan data dokumentasi. Lembar observasi
digunakan untuk mencari data tentang proses pelaksanaan model pembelajaran dan
tingkat keaktifan siswa. pernyataan ditujukan kepada siswa untuk menggali pendapat
siswa tentang keaktifanya ketika proses pembelajaran dilaksanakan. Alat yang
digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah lembar observasi, angket
pengujian tingkat keaktifan siswa, dan lembar checklist studi dokumentasi.
Instrument tentang keaktifan siswa, yaitu buku catatan siswa dan bukti catatan
pengumpulan tugas .

3. Anda akan melakukan penelitian mengenai analisis penerapan Buku Digital Interaktif
Mata Pelajaran Kimia pembelajaran berbasis e learning. Berikut adalah rumusan masalah
penelitiannya:
1. Bagaimana pengaruh penerapan Buku Digital Interaktif Mata Pelajaran Kimia pada
pembelajaran berbasis e learning terhadap hasil belajar siswa di Kelas XII IPA SMAN 1
Yogyakarta?
2. Bagaimana hubungan antara minat belajar terhadap hasil belajar siswa dengan
penerapan Buku Digital Interaktif Mata Pelajaran Kimia pada pembelajaran berbasis e
learning di Kelas XII IPA SMAN 1 Yogyakarta?
Berdasarkan permasalahan di atas, jawablah soal-soal berikut:
a. Tentukan cara analisis data yang paling tepat digunakan untuk masalah di atas?
b. Jelaskan bagaimana cara analisis data pada kasus tersebut?

Jawab :
a. Penelitian ini menggunakan metode survei. Metode pembelajaran bisa juga
berupa tanya jawab, observasi, diskusi, presentasi, penugasan, dan praktikum.
b. Analis data menurut saya belajar yang digunakan, yaitu buku paket kimia, internet,
video dan e-learning. Waktu pembelajaran kimia dominan dialokasikan pada pagi
hari. Teknologi mengubah cara belajar. Agar sekolah, guru, dan murid dapat
nyaman beradaptasi dalam transformasi digital dunia pendidikan, Acer for
Education memberikan berbagai solusi pembelajaran.
4. SMAN 58 Kota Bumi merupakan salah satu sekolah yang memiliki laboratorium
komputer yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran kelas X, XI dan XII. Salah satu
kegiatan pembelajaran yang dilakukan di laboratorium komputer adalah pembelajaran
teknologi informasi dan komunikasi. Dari 35 perangkat komputer yang ada, hanya 20
komputer yang dapat digunakan untuk praktik siswa. Akhirnya, siswa harus belajar
dengan bergantian menggunakan komputer. Penggunaan satu komputer untuk dua atau
lebih siswa mengakibatkan proses pembelajaran kurang berjalan lancar.
Berikut permasalahan yang terjadi di sekolah A

• Penggunaan satu komputer untuk dua atau lebih siswa mengakibatkan pemahaman
materi yang berbeda di antara para siswa.
• Banyak siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
• Hasil belajar siswa tidak mencapai ketuntasan

Susunlah Bab 1 dan Bab 2 untuk permasalahan di atas dengan susunan sebagai berikut:
1. BAB I Pendahuluan
A. Latar belakang
B. Identifikasi masalah
C. Rumusan masalah
D. Tujuan penelitian
E. Manfaat penelitian
2. BAB II Kajian Pustaka

Jawab :

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Komputer merupakan salah satu media yang dapat membantu siswa dalam
proses belajar mengajar. Namun pengetahuan guru dalam menggunakan media
komputer sebagai media pengajaran sangat minim. Guru belum mengetahui
pemanfaatan media komputer dengan beragam aplikasinya untuk digunakan
dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran dengan menggunakan media
komputer ini sudah pernah diteliti sebelumnya, diantaranya adalah Siregar (2008:
47), menyatakan bahwa ada perbedaan antara hasi belajar siswa yang
menggunakan media computer.
Kurang aktifnya siswa dalam proses KBM, dipengaruhi banyak faktor, salah
satunya strategi pembelajaran yang kurang menarik bagi siswa. Siswa yang
cenderung datang duduk, diam, mendengarkan kemudian diberi tugas
mengerjakan evaluasi memberikan dampak kejenuhan bagi siswa sehingga pola
pikir siswa tidak dapat maju dan berkembang. Pembelajaran yang berkualitas
adalah pembelajaran yang melibatkan seluruh komponen utama proses belajar
mengajar, yaitu guru, siswa dan interaksi antara keduanya.
Hasil belajar merupakan bagian akhir dari proses belajar dengan kata lain tujuan
dari belajar adalah mendapat hasil yang baik. Banyak siswa yang mengalami
masalah dalam belajar akibatnya hasil belajar yang dicapai rendah. Untuk
mengatasi hal tersebut perlu ditelusuri faktor yang mempengaruhi hasil belajar
diantaranya motivasi belajar, minat belajar dan tingkat kemampuan awal siswa.
Hasil belajar yang dicapai siswa dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor
internal dan eksternal.

1.2 Identifikasi Masalah

Penggunaan satu komputer untuk dua atau lebih siswa mengakibatkan


pemahaman materi yang berbeda di antara para siswa.
 Kemampuan belajar siswa yang berbeda-beda dan kurang aktifnya siswa
dalam setiap pembelajaran yang ia lakukan di kelas.
 Metode pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik kurang dapat
membuat siswa menjadi lebih aktif dan berminat dalam pembelajaran.
 Guru memberikan materi lebih cepat kepada kelas yang satu dengan yang
lainnya.

Banyak siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran


 Aspek yang ditingkatkan adalah keaktifan belajar siswa.
 Metode ceramah belum mampu membangkitkan keaktifan siswa dalam
proses pembelajaran
 Kurang aktifnya siswa dalam berkelompok.
Hasil belajar siswa tidak mencapai ketuntasan
 Hasil belajar sampai saat ini belum sesuai harapan.
 Motivasi siswa yang berbeda dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
 Kemampuan awal siswa yang berbeda dapat mempengaruhi hasil belajar
siswa.

1.3 Rumusan Masalah


Penggunaan satu komputer untuk dua atau lebih siswa mengakibatkan
pemahaman materi yang berbeda di antara para siswa.
 Bagaimana terdapat pemahaman berbeda anatara siswa kelas X, XI dan
XII.
Banyak siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
 Apakah faktor strategi pembelajaran yang kurang menarik bagi siswa.
menjadi pengaruh terbesar bagi keaktifan siswa dalam proses
pembelajaran.

Hasil belajar siswa tidak mencapai ketuntasan


 Apakah faktor internal dan eksternal menjadi pengaruh terbesar bagi siswa
tiak mencapai ketuntasannya.

1.4 Tujuan penelitian


Penggunaan satu komputer untuk dua atau lebih siswa mengakibatkan
pemahaman materi yang berbeda di antara para siswa.
 Untuk mengetahui perbedaan apa yang terjadi pada siswa kelas X, XI dan
XII.
Banyak siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran
 Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan keaktifan belajar siswa.
Hasil belajar siswa tidak mencapai ketuntasan
 Untuk mengetahui apakah minat belajar siswa dapat meningkat dengan
digunakannya model pembelajaran yang membuat motivasi belajarnya.

1.5 Manfaat Penelitian


Penggunaan satu komputer untuk dua atau lebih siswa mengakibatkan
pemahaman materi yang berbeda di antara para siswa.
 Untuk kita lebih memahami mengenai computer

Banyak siswa kurang aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran


 Hasil penelitian di harapkan dapat memberikan sumbangan dan mejadikan
mata pelajaran apapun sebagai mata pelajaran yang menyenangkan
sehingga dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa .

Hasil belajar siswa tidak mencapai ketuntasan


 Dapat mengurangi kejenuhan dan meningkatkan motivasi siswa dalam
pembelajaran

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran dalam proses belajar mengajar


harus memenuhi beberapa kriteria tersebut. Dengan media pembelajaran komputer siswa
akan lebih memahami materi yang diajarkan karena adanya bentuk konkrit sehingga
dapat menjelaskan materi yang masih bersifat fakta atau konsep. Dalam hal ini media
pembelajaran komputer sangat mendukung terhadap materi pelajaran. Penggunaan
komputer sebagai media pembelajaran harus memperhatikan ketepatannya dengan tujuan
pengajaran, misalnya penggunaan komputer sebagai media pembelajaran pada pelajaran
Akidah Akhlak. Seorang guru yang menceritakan tentang syirik akan menggunakan
metode ceramah yang membutuhkan waktu cukup lama serta kepandaiannya dalam
menyusun kata- kata agar dapat dipahami siswa. Akan tetapi pada kenyataannya siswa
lebih cepat bosan dengan hanya mendengarkan, begitu pula dalam proses pengingatan
kembali siswa akan sulit mengungkapkan kembali isi cerita yang telah disampaikan.
Berbeda dengan penyampaian materi tersebut dengan menggunakan media pembelajaran
komputer.
Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang menyediakan kesempatan
belajar sendiri atau melakukan aktivitas sendiri. Proses pembelajaran yang dilakukan di
dalam kelas merupakan aktivitas mentransformasikan pengetahuan, sikap, dan
ketrampilan (Martinis Yamin, 2007: 75). Aktivitas merupakan prinsip atau asas yang
sangat penting dalam interaksi belajar mengajar (Sardiman, 2006: 96). Saat pembelajaran
belangsung siswa mampu memberikan umpan balik terhadap guru. Sardiman (2006: 100)
menyatakan bahwa aktivitas belajar merupakan aktivitas yang bersifat fisik maupun
mental. Dalam kegiatan belajar keduanya saling berkaitan. Oemar Hamalik (2009: 179)
menyatakan bahwa aktivitas belajar merupakan kegiatan yang dilakukan oleh siswa
dalam kegiatan pembelajaran. Aktivitas belajar dapat terwujud apabila siswa terlibat
belajar secara aktif.
Berdasarkan pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar
merupakan kegiatan atau tindakan baik fisik maupun mental yang dilakukan oleh
individu untuk membangun pengetahuan dan ketrampilan dalam diri dalam kegiatan
pembelajaran. Aktivitas belajar akan menjadikan pembelajaran yang efektif. Guru tidak
hanya menyampaikan pengetahuan dan ketrampilan saja. Namun, guru harus mampu
membawa siswa untuk aktif dalam belajar.

Hasil belajar merupakan bagian terpenting dalam pembelajaran. Nana Sudjana


(2009: 3) mendefinisikan hasil belajar siswa pada hakikatnya adalah perubahan tingkah
laku sebagai hasil belajar dalam pengertian yang lebih luas mencakup bidang kognitif,
afektif, dan psikomotorik. Dimyati dan Mudjiono (2006: 3-4) juga menyebutkan hasil
belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar. Dari sisi
guru, tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar. Dari sisi siswa, hasil
belajar merupakan berakhirnya pengajaran dari puncak proses belajar.
Hasil belajar sebagai salah satu indikator pencapaian tujuan pembelajaran di kelas
tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar itu sendiri. Sugihartono,
dkk. (2007: 76- 77), menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, sebagai
berikut:
a. Faktor internal adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar. Faktor
internal meliputi: faktor jasmaniah dan faktor psikologis.
b. Faktor eksternal adalah faktor yang ada di luar individu. Faktor eksternal meliputi:
faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor masyarakat.

5. Baca kembali wacana pada soal nomor 4 di atas dengan teliti. Susun Bab 3 proposal
penelitian yang terdiri dari komponen berikut:
1. BAB III Metode Penelitian
A. Jenis Penelitian
B. Metode Penelitian
C. Populasi dan Sampel
D. Jenis Data
E. Metode Pengumpulan
F. Instrumen Penelitian
G. Analisis Data
Jawab :

BAB III
Metode Penelitian
A. Jenis Penelitian
 Evaluasi
 Penelitian Deskriptif
 Penelitian Deskriptif

B. Metode penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
dengan menggunakan pendekatan deskriptif.

C. Populasi dan sampel

Kelas Populasi Sampel

X 25 5

XI 25 5

XII 25 5

Jumlah 75 15

D. Jenis Data
Jenis data yang tempat digunakan untuk ke tiga permasalahan yang diatas yaitu data
Kualitatif karena alam bentuk kata-kata (tulisan), gambar (audio) atau video yang
memiliki makna. data-data pengamatan, dan lain-lain. Pada intinya data kualitatif adalah
data yang bukan merupakan bilangan angka sehinga tidak dianalisis dengan ilmu statistik
(statistika).
E. Metode Pengumpulan
Pengumpulan data merupakan usaha yang di lakukan peneliti dalam menemukan dan
mencari data yang di butuhkan dalam penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data
dilakukan dengan beberapa cara yaitu Observasi.

F. Instrument Penelitian
Setelah instrumen dikembangkan maka peneliti siap untuk mengumpulkan data tak
pulang data pada penelitian survei umumnya menggunakan kuisioner pak pengumpulan
data dimulai pada saat anda mendefinisikan tujuan kuisioner yang diturunkan dari tujuan
penelitian dan varian variabel penelitian yang akan diukur. Wawancara juga merupakan
metode penelitian yang sering digunakan dan juga wawancara.

G. Analisis Data
Metode analisis yang digunakan merupakan analisis yang mampu mendukung
tercapainya tujuan dari kegiatan penelitian, Teknik analisis data yang digunakan ada yang
bersifat kualitatif. Data yang diperoleh dikategorikan dan diklasifikasikan berdasarkan
analisis kaitan logisnya, kemudian disajikan secara actual dan sistematis dalam
keseluruhan permasalahan dan kegiatan penelitian. Untuk menganalisis data, hasil
tindakan yang dilakukan penulis disajikan secara bertahap sesuai urutan siklus yang telah
dilaksanakan.

Anda mungkin juga menyukai