0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan17 halaman

Manajemen Risiko di Puskesmas Denggen

Dokumen tersebut memberikan ringkasan mengenai risiko-risiko yang mungkin terjadi di Puskesmas Denggen dan upaya pencegahan serta penanganannya. Beberapa risiko utama yang diidentifikasi adalah kesehatan dan keselamatan petugas akibat kondisi ruangan yang kurang memadai, paparan bahan kimia berbahaya di laboratorium, serta potensi penularan infeksi selama bekerja. Upaya yang ditempuh antara lain rehabilitasi bangunan, meny

Diunggah oleh

ilyas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
81 tayangan17 halaman

Manajemen Risiko di Puskesmas Denggen

Dokumen tersebut memberikan ringkasan mengenai risiko-risiko yang mungkin terjadi di Puskesmas Denggen dan upaya pencegahan serta penanganannya. Beberapa risiko utama yang diidentifikasi adalah kesehatan dan keselamatan petugas akibat kondisi ruangan yang kurang memadai, paparan bahan kimia berbahaya di laboratorium, serta potensi penularan infeksi selama bekerja. Upaya yang ditempuh antara lain rehabilitasi bangunan, meny

Diunggah oleh

ilyas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REGISTER RISIKO DI PUSKESMAS DENGGEN

TINGKAT
RISIKO UPAYA
PELAPOR
(SANGAT PENANGA PENANGG
PELAYANAN/UNI RISIKO YANG PROBA PENYEBAB PENCEGAHAN AN JIKA
NO DAMPAK TINGGI, AKIBAT NAN JIKA UNG
T KERJA MUNGKIN TERJADI BILITY TERJADINYA RISIKO TERJADI
TINGGI, TERKENA JAWAB
PAPARAN
SEDANG, RESIKO
RENDAH )
A. Manajemen dan Administrasi
1. Ruangan Sesak Nafas 1. Debu Petugas Rehabi bangunan, Pengobata Kepala Kepala
Kapus Tersandung 2. Sempit sakit, pemasangan n Puskesma Puskesma
moderat Sangat renda
Bersenggolan 3. Sempit petugas pengatur suhu s s
e jarang h
Gerah 4. Panas jarang ada ruangan
di ruangan
2. Ruangan Tata 1. Sesak Nafas 1. Debu Petugas Rehabilitasi Pengobata Kepala Kasubag.
Usaha 2. Tersandung 2. Sempit sakit, bangunan, n Tata TU
moderat Sangat renda
3. Bersenggolan 3. Sempit petugas pemasangan Usaha
e jarang h
4. Gerah 4. Panas jarang ada pengatur suhu
di ruangan ruangan
3. Ruangan 1. Mata lelah 1. Pencahayaan Kinerja 1. Pengadaan Perbaikan Penanggu Kasubag.
Komputer kurang petugas pelindung Kinerja ng Jawab TU
2. Pusing 2. Pencahayaan terganggu layar Ruang
moderat Sangat renda kurang dan tidak 2. Pengadaan Komputer
3. Nyeri pinggang e jarang h radiasi maksimal kursi yang
komputer ergonomis
3. Duduk lama, 3. Pencahayaan
posisi janggal di perbaiki
4. Ruangan Staf 1. Tersandung 1. Ruangan Kinerja Rehabilitasi ruangan, Perbaikan Penanggu Kasubag.
2. Bersenggolan sempit petugas penataan tata ruang kinerja ngJawab TU
3. Mata lelah moderat Sangat renda 2. Ruangan tidak Ruang Staf
e jarang h sempit maksimal,
3. Pencahayaa
n berlebih
B UKP

LABORATORIUM Bagi petugas :


1. Terpapar Moderat Sangat Moderate Pemeriksaan Luka - Menyediakan Pengobata Petugas PJ UKP
reagensia e jarang laboratorium bakar informasi n laboratori
korosif/kimia yang atau mengenai cara simptoma um
menggunakan iritasi penanganan yang tis sesuai
reagen kimia benar jika terjadi gejala
dengan tumpahan bahan yang
kosentrasi tinggi, kimia didalam muncul
larutan yang laboratorium.
bersifat korosif - Menyediakan
dan peralatan
menyebabkan penanganan
iritasi dan luka bahan berbahaya
bakar. seperti: jas
laboratorium,
sarung tangan
karet, sepatu bot
karet
2. Bahan infeksi moderat Sangat moderate - Partikel dan Penularan - Mencuci tangan Pengobata Petugas PJ UKP
tertelan atau e jarang droplet akan infeksi dengan sabun n laboratori
terkena kulit terlepas ke virus sebelum dan simptoma um
serta mata udara dan sesudah bekerja, tis sesuai
selama bekerja menempel jangan gejala
pada menyentuh mulut yang
permukaan dan mata selama muncul
meja serta bekerja.
tangan petugas - Tidak makan
laboratorium. minum atau
menyimpan
makanan di dalam
laboratorium.
- Menggunakan
kacamata
pelindung jika
terdapat risiko
percikan bahan
infeksi saat
bekerja.

3. Terkena infeksi moderat Sangat moderate Jarum suntik, Penularan - Petugas Pengobata Petugas PJ UKP
melalui tusukan e jarang pipet pasteur dari virus, luka mematikan n laboratori
kaca, pecahan robek sentrifuger dan simptoma um
kaca objek dapat jangan dibuka tis sesuai
menyebabkan selama 30 menit, gejala
luka tusukan. jika diduga ada yang
tabung yang muncul
pecah.
- Petugas
menggunakan
handscoon dan
sarung tangan
yang tebal untuk
mengambil
forsep/pecahan
untuk mencegah
penularan
specimen yang
infeksius.

4. Gangguan moderat Sangat tinggi Penggunaan alat- GOTRAK - Penggunaan alat- Pengobata Petugas PJ UKP
kondisi fisik e sering alat pendukung (ganggua alat pendukung n laboratori
petugas, terjadi yang tidak n otot yang simptoma um
kelelahan mata, memadai seperti tulang memperhatikan tis sesuai
pegal, sakit kursi rangka) sikap ergonomis gejala
pinggang dan laboratorium, petugas. yang
punggung penyinaran yang - Memperhatikan muncul
kurang atau penerangan ruang
berlebih, banyak laboratorium
pasien, pekerjaan
yang monoton.
5. Terinfeksi moderat Sangat moderate - Karena terjadi Penularan - Menggunakan Pengobata Petugas PJ UKP
Mikroorganisme e jarang penyebaran infeksi peralatan dan n laboratori
bahan infeksi ruang simptoma um
diudara laboratorium yang tis sesuai
maupun di standar. gejala
Instrumen - Menempatkan yang
kerja. sisa spesimen dan muncul
- Menggunakan media biakan
wadah sampel yang akan
yang mudah disterilisasi dalam
bocor. wadah yang tahan
- Tidak bocor.
melakukan - Melakukan
dekontaminasi dekontaminsi
pada meja permukaan meja
kerja setelah kerja dengan
bekerja. desinfektan yang
- Tidak sesuai setiap kali
menggunakan habis bekerja.
APD

Bagi pasien :
1. Kesalahan moderat Sangat Moderate - Petugas kurang Dokter - Petugas Dokter Petugas PJ UKP
Penulisan dan e jarang cermat dalam salah laboratorium mengkonfi laboratori
pembacaan menuliskan diagnosa mengulang rmasi um
Hasil dan dan salah kembali membaca kepada
Pemeriksaan pembacaan terapi hasil laboratorium petugas
hasil - Petugas laboratori
laboratorium laboratorium um
- Petugas tidak memferifikasi/me
memferifikasi ngecek ulang
hasil penulisan hasil
laboratorium laboratorium
terlebih
dahulu.

2. Tertukar sampel moderat Sangat Moderate - Identitas Hasil - Petugas lebih Dokter Petugas PJ UKP
pasien e jarang sampel dengan laboratori cermat dan teliti mengkonfi laboratori
pasien tidak um pada saat menulis rmasi um
sama. tertukar, identitas pasien kepada
- Label sampel Salah pada botol/wadah petugas
tidak kuat. Terapi sampel laboratori
- Petugas oleh - Petugas um
menempatkan Medis menempatkan
sampel tidak Cidera sampel pada
pada tempat pada wadah yang
sampel pasien khusus dan
terpisah dengan
alat-alat lainnya.

3. Kegagalan moderat Sering moderat - Petugas kurang Rasa nyeri - Petugas lebih teliti On job Petugas PJ UKP
pengambilan cermat dalam dan sakit dalam mencari training laboratori
sampel darah pengambilan pada lokasi tempat atau um
vena sampel pasien. penusukan vena. refresing
- Kualitas - Petugas petugas.
Jarum/spuit Pasien mengusulkan
yang tidak tidak jarum/spuit yang
bagus percaya kualitasnya baik.
pada
petugas.
- Pasien anak
kecil dan
tidak
kooperatif

Ruangan Bagi pasien :


Pendaftaran dan 1. Tidak Moderat Jarang Tinggi Ruang tunggu Pasien Rehabilitasi ruang Edukasi Koordinat PJ UKP
Rekam Medis nyaman tidak memadai tidak tunggu or
sabar dan Ruangan
bosan Pendaftar
an dan RM

Moderat Sering Tinggi Loket hanya 1 Penambahan loket Edukasi


2. Menunggu Pasien
terlalu tidak
lama sabar dan
bosan
Moderat Jarang Sedang Ruang tunggu Pemisahaan alur Pengobata
bercampur pada penyakit resti n
3. Infeksi Pasien
nosokomial terinfeksi
penyakit
Moderat Jarang Sangat Masih lain Beralih ke personal
tinggi menggunakan folder Ketaatan
4. Rekam family folder (1 Kesalahan terhadap
medis RM) pengkajia SOP
tertukar n pengkajian
awal
Moderat Jarang Sedang Menggunakan
Tidak ada pengeras suara Pengobata
Bagi petugas : pengeras suara n
1. Gangguan Suara
suara Moderat Jarang Sedang serak Rehab ruangan
Ruangan sempit
Edukasi
2. Gerah Moderat Jarang Tinggi Menggunakan
Tidak Tidak masker
menggunakan nyaman Pengobata
3. Tertular masker n
penyakit moderat jarang Tinggi Petugas
sakit Rehab ruangan
Ruangan sempit
4. Bersenggol Edukasi
an Jatuh pasien

Ruangan Bagi pasien :


Pemerksaan 1. Privasi Moderat Sering Sedang Belum ada tirai Pasien Pemasangan Pemasang Koordinat PJ UKP
Umum pasien tidak ruang periksa tidak sampiran an Tirai or RPU
terjaga nyaman

Bagi petugas : Moderat Jarang Sedang Ruang sempit Petugas


1. Gerah Petugas Rehab ruangan tidak
tidak nyaman
nyaman

moderat jarang Tinggi Tidak Pengobata


2. Tertular menggunakan Petugas Menggunakan APD n
penyakit masker dan sakit
sirkulasi ruangan
ruang
Ruangan Anak Bagi pasien :
dan Imunisasi 1. Ketidak Moderat Sering Sedang Ruang tunggu Anak Rehab ruangan dan Edukasi Penanggu PJ UKP
nyamanan sempit, tata rewel penataan interior ng Jawab
ruang tidak ruangan Anak dan
menarik Imunisasi

2. Prifasi Moderat Jarang Sedang Pembuatan pojok Edukasi


pasien Tidak ada pojok Tidak laktasi
kurang laktasi sabar
menungg
u (pulang)
Bagi petugas : Moderat Jarang Tinggi Rehab ruangan dan Perbaikan
1. Stres kerja Pasien rewel penataan interior kinerja
Penuruna ruangan
n kinerja Pembuatan pojok
laktasi

moderat jarang Tinggi Rehab ruangan dan Pengobata


2. Tertular Rungan sempit, penataan interior n
penyakit tidak Petugas ruangan
menggunakan sakit Pembuatan pojok
masker, sirkulasi laktasi
kurang menggunakan APD
Ruangan Bagi pasien :
Kesehatan Gigi 1. Tertusuk/ Moderat Sering Tinggi Benda tajam alat Infeksi Menganjurkan Pengobata Penanggu PJ UKP
dan mulut tersayat medis petugas untuk hati- n ng
pada saat hati dan sesuai Jawab
pemeriksaa dengan SOP Gigi
n

Bagi petugas : Moderat Jarang Tinggi Benda tajam alat Infeksi


1. Tertusuk/te medis Menganjurkan Pengobata
rsayat petugas untuk hati- n
hati dan sesuai
Moderat Jarang Tinggi Getaran dan tuli/sindr dengan SOP
2. Gangguan kebisingan oma
pendengar renauld Menggunakan Pengobata
an penutup telinga n
Kompresor di luar
ruangan
Ruangan Ibu dan Bagi pasien :
KB 1. Prifasi Moderat Jarang Sedang Belum ada tirai Pasien Pemasangan Edukasi Penanggu PJ UKP
pasien tidak ruang periksa tidak Sampiran ng Jawab
terjaga nyaman Ibu dan KB

Bagi petugas : Moderat jarang Tinggi Tidak Menggunakan APD Pengobata


1. Tertular menggunakan Petugas n
penyakit masker sakit
Ruangan Farmasi Bagi pasien :
1. Obat
terkontaminasi Moderat Sering Tinggi Tidak ada ruang Kualitas Pembuatan tempat Edukasi Penanggu PJ UKP
pemuyeran yang obat tidak pemuyeran ng Jawab
terpisah terjaga Farmasi

2. Waktu Moderat Jarang Sedang Mortir dan Pasien Pengadaan blender edukasi
menunggu obat stemper hanya 1 lama obat
racik lama buah menungg
u
Moderat Jarang Tinggi Pengadaan pallet edukasi
3. Obat syrup tidak Tidak ada pallet
terjaga Kualitas
obat tidak
Bagi petugas : Moderat Jarang Sedang terjaga Pengadaan masker Pengobata
1. Tertular Tidak n
penyakit menggunakan Petugas
masker sakit
Moderat Jarang Sedang Rehab ruangan
2. Sesak nafas e Pengobata
Ruangan sempit Petugas n
tidak
Jarang Tinggi nyaman Pengadaan lemari
3. Kesulitan dalam Moderat
mengontrol e Tidak ada lemari Obat Edukasi
obat psikotropik khusus psikotropi
dan narkotik penyimpanan k dan
obat psikotropika narkotik
dan narkotika sering
jarang Tinggi hilang Pengadaan Lemari

4. Salah pemberian moderate Obat tidak Pasien edukasi


obat tersusun dengan salah
rapi menerima
Obat tidak obat
tersusun
berdasarkan
alphabet
Ruang Konseling Bagi pasien :
1. Gerah Moderat Jarang Sedang Ruangan sempit Pasien Rehab ruangan Edukasi Penanggu PJ UKP
e bosan ng Jawab
Konseling
Bagi petugas :
1. Tertular jarang Tinggi Tidak memakai Petugas Memakai APD Pengobata
penyakit moderat APD sakit n

2. Gerah jarang Sedang Petugas Rehab ruangan


moderate Ruangan sempit jarang Edukasi
diruangan
UGD Bagi pasien :
1. Tertusuk Moderat Jarang Tinggi Tidak ada tempat Pasien Pengadaan tempat Pengobata Penanggu PJ UKP
jarum e pembuangan sakit sampah n ng Jawab
sampah medis UGD
dan non medis

2. Terkena jarang Tinggi Penyimpanan Penyimpanan bahan


bahan moderat bahan kimia tidak Pasien kimia sesuai standar Pengobata
kimia terjaga terkenaba n
berbahaya han kimia
berbahay
a
Jarang Tinggi Bekerja sesuai
3. Tertukar moderate Identifikasi dengan SOP
obat pasien salah Pasien Perbaiki
salah kinerja
minum
obat

Jarang Tinggi Pembuatan


moderate Adanya anak pegangan di kamar
4. Pasien tangga di pintu Pasien mandi Pengobata
jatuh masuk ruangan sakit n
Jarang Sedang
Moderat Tidak ada tirai Pengadaan tirai
e pembatas
5. Privasi Pasien Edukasi
pasien tidak
tidak jarang Tinggi nyaman
Terjaga Tidak ada jalur Pembuatan jalur
moderat TRIASE TRIASE
Perbaikan
6. Pasien Pasien kinerja
gawat tidak tidak
tertangani tertangan
dengan Jarang Tinggi i dengan
cepat Tidak ada tempat cepat
moderate pembuangan Pengadaan tempat
sampah medis sampah Pengobata
Bagi petugas : dan non medis Petugas n
1. Tertusuk terkena
jarum bahan
Jarang Tinggi kimia
Penyimpanan berbahay
Moderat bahan kimia tidak a Penyimpanan bahan
e terjaga kimia sesuais tandar
Obat- Pengobata
2. Terkena obatan n
bahan jarang Tinggi tidak
kimia tersimpan
berbahaya -Tidak ada troli dengan Pengadaan troli,
moderat -Tidak ada rapi emergency kit, jalur
Emergency kit triase
-Tidak ada jalur Pengobata
3. Petugas TRIASE Pasien n
tidak Jarang Tinggi gawat
bekerja tidak
dengan Pasien sakit tertangan Pemakaian APD
sistimatis moderate i dengan
cepat

Perbaiki
4. Tertular Memakai kinerja
penyakit APD

Ruangan Rawat Bagi pasien :


Inap 1. Tertusuk Moderat Jarang Tinggi Tidak ada tempat Pasien Pengadaan tempat Pengobata Penanggu PJ UKP
jarum e pembuangan terkenaba sampah n ng Jawab
sampah medis han kimia RRI
dan non medis berbahay
a
2. Terkena jarang Tinggi Penyimpanan Penyimpanan bahan
bahan Moderat bahan kimia tidak Pasien kimia sesuai standar Pengobata
kimia e terjaga sakit n
berbahaya

Jarang Tinggi Bekerja sesuai


3. Tertukar Identifikasi dengan SOP
obat moderat pasien salah Pasien Perbaikan
salah kinerja
minum
Jarang Tinggi obat Pembuatan
-Tidak ada pegangan di kamar Pengobata
4. Pasien moderate pegangan Pasien mandi n
jatuh dikamar mandi sakit
-Masih adanya
tempat tidur
tanpa pegangan
-Adanya anak
tangga di pintu
masuk ruangan
jarang Sedang
Tidak ada tirai
Moderat pembatas Pengadaan tirai
5. Privasi e
pasien Jarang Tinggi Pasien Edukasi
tidak Tidak memakai tidak Pemakaian masker
terjaga masker nyaman
moderat Pengobata
Jarang Sedang Pasien n
6. Tertular Tidak ada tempat sakit Pengadaan tempat
penyakit pembuangan sampah
moderate sampah medis
dan non medis Pengobata
7. Terhirup Petugas n
bahan sakit
kimia Jarang Tinggi
berbahaya
Penyimpanan Penyimpanan bahan
bahan kimia tidak kimia sesuai standar
Moderat terjaga
e
Bagi petugas : Petugas Pengobata
1. Tertusuk Jarang Tinggi terkena n
jarum bahan Bekerja sesuai
-Tidak ada troli kimiaberb dengan SOP
Tidak ada ahaya
Moderat Emergency kit
e Obat-
2. Terkena Jarang Tinggi obatan Pengobata
bahan tidak n
kimia tersimpan Pemakaian APD
berbahaya Tidak memakai dengan
APD rapi
Moderat
e jarang Sedang
3. Petugas Petugas Pemakaian APD
tidak sakit Pengobata
bekerja Sesak nafas n
dengan
sistimatis
moderate Petugas
sakit
4. Tertular Pengobata
penyakit n

Ruangan Bagi pasien :


Persalinan 1. Pasien Moderat Jarang Tinggi -Tidak ada Pasien Pengadaan Perbaikan Koordinat PJ UKP
gawat tidak incubator gawat incubator, kertas kinerja or bidan
tertangani -Tidak ada kertas tidak lakmus dan selang
dengan lakmus tertangan suction
cepat -Tidak ada selang i dengan
suction cepat
Moderat Jarang Tinggi Pengobata
2. Tertusuk Tidak ada tempat Pasien Pengadaan tempat n
jarum pembuangan sakit sampah
sampah medis
dan non medis
Moderat Jarang Tinggi
3. Terkena Penyimpanan Penyimpanan bahan Pengobata
bahan bahan kimia tidak Pasien kimia sesuai standar n
kimia terjaga terkena
berbahaya bahan
Moderat Jarang Tinggi kimia Bekerja sesuai
e dengan SOP Perbaikan
4. Tertukar Identifikasi Pasien kinerja
obat pasien salah salah
minum
obat
Jarang Tinggi
Moderat Bekerja sesuai
Bagi petugas : e Tidak memakai Pasien dengan SOP Perbaikan
1. Tertusuk APD sakit kinerja
jarum Jarang Tinggi
Penyimpanan bahan
moderate berbahaya sesuai Pengobata
2. Terkena -Tidak ada Pasien standar n
bahan tempat sakit
kimia pembuangan
berbahaya sampah medis
dan non medis
jarang Tinggi -Penyimpanan
bahan kimia tidak Pengadaan troli,
moderate terjaga emergency kit
Perbaiki
3. Petugas Tidak ada troli Tidak bisa kinerja
tidak Tidak ada melayani
bekerja Emergency kit pasien
dengan dengan
sistimatis cepat

C UKM

P2P Bagi petugas :


1. PROGRAM TB 1. Tertular Minimal Sangat Rendah Ketidak patuhan Tertular Petugas memakai Pemeriksa Pelaksana PJ UKM
penyakit TB Jarang menggunakan penyakit masker N95, pasien an sputum progran
APD memakai masker dan TB
bedah pemberian
OAT
Bagi pasien :
1. Kepatuhan minor Mungki moderate - Pasien tidak Resistensi Komunikasi yang Melakuka Pelaksana PJ UKM
minum OAT n patuh minum obat, TB baik dengan pasien n progran
sampai terjadi obat selama 6 MDR dan PMO kunjungan TB
pengobatan bulan (DO) rumah
selesai - Jika pasien pasien
sudah merasa
lebih baik, obat
tidak
dilanjutkan
2. Pemberian - Keracunan minimal jarang - Sedang - Pemberian yang - Pusing - Pemberian Abate - Pemberi PJ UKM
Abate tidak sesuai - Mual sesuai Standar an Abate
dengan Standar - Munta 3 bln
h sekali
3. Penyelidikan - Terkena Infeksi minimal jarang - Sedang - Terluka oleh - Infeksi - Pemakaian Sepatu - Setiap PJ UKM
Epidemiologi benda tajam Bot turun
(Malaria) Menggu
nakan
APD
4. Promkes 1. Bersenggolan minimal jarang Sedang 1. Ruangan Kinerja Kinerja petugas tidak Perbaikan PJ UKM
2. Panas Sempit petugas maksimal, kinerja
3. Tersandung 2. Ruangan tidak
sempit maksimal,
KIA Bagi petugas : Moderat Jarang Moderat Petugas lupa Tidak bisa Mengingatkan bidan Refreshing Bidan PJ jejaring
1. ANC di Tidak bisa menditeksi terjadi membawa mendetek di POSYANDU untuk petugas wilayah dan
POSYANDU faktor resiko tinggi stetoskop untuk si HDK membawa stetoskop tentang jaringan
pada ibu hamil mengukur HDK
tekanan darah
Bagi pasien : moderat Jarang moderate Petugas lupa Hipertensi Pasien lebih aktif Rujuk Bidan PJ jejaring
Tidak bisa terjadi membawa dalam menanyakan KEPUSKES wilayah dan
mengetahui kondisi stetoskop untuk kehamilan tekanan darahnya MAS ntuk jaringan
dirinya dengan baik, mengukur baik sistole mauoun pemeriksa
terutama diastole tekanan darah diastole an yang
pada Tekanan darah lebih
lanjut
2. Kunjungan Terspeleset di jalan minimal jarang Sedang Geografis yang Bisa Mencari Lebih Bidan PJ UKM
P4K jelek terjadi kemungkinan jalan berhati Koordinat
keseleo alternatif hati di or
atau jalan
patah
tulang
3. Kelas Ibu Pilek minimal jarang Sedang Debu Infeksi Memakai Masker - Minu PJ UKM
Hamil Saluran m Air
pernapas putih
an yang
banya
k
- Minu
m
Vitami
n bila
perlu
4. Kunjungan Terkena infeksi minimal jarang Tinggi Kontak Langsung Kena Sebelum dan setelah - Penggu PJ UKM
Neonatal Infeksi kontak dengan bayi naan
cuci tangan dengan Masker
menggunakan sabun - Menggu
nakan
Handsco
on
GIGI
1. Usaha
kesehatan - Gusi terluka minimal jarang - Rendah - Kelalaian - Terjadi - Petugas Harus - Kerja Koordinat PJ UKM
gigi anak (Pasien) - Sedang Petugas Infeksi lebih teliti sesuai or Gigi
sekolah - Tertular Penyakit - Tidak Memakai pada - Petugas dengan
(Petugas) APD Pasien diharapkan Standar
- Petuga memakai APD - Petugas
s memakai
tertula APD
r
penyak
it
2. Usaha - Gusi terluka minimal jarang - Rendah - Kelalaian - Terjadi - Petugas Harus - Kerja PJ UKM
Kesehatan (Pasien) - Sedang Petugas Infeksi lebih teliti sesuai
Gigi - Tertular Penyakit - Tidak Memakai pada - Petugas dengan
Masyarakat (Petugas) APD Pasien diharapkan Standar
( UKGM ) - Petuga memakai APD - Petugas
s memakai
tertula APD
r
penyak
it
P2P (IMUNISASI) minimal jarang
Posyandu - Tertusuk Jarum - Tinggi - Jarum - Pasien - Tempatkan jarum - Selalu Koordinat PJ UKM
- KIPI (Kejadian - Sedang ditempatkan maupu pada Safety Box memba or P2P
Ikutan Pasca tidak pada n - Menghangatkan wa (IMUNISA
Imunisasi tempatnya petuga Vaksin Safety SI)
- Tidak s - Memilih Lokasi Box
memberikan terken yang tepat setiap
imunisasi pd a kegiatan
lokasi yg tepat infeksi - Member
- Vaksin yang - Lokasi ikan
terlalu dingin penyu Imunisas
ntikan i sesuai
bengka Standar
k
GIZI minimal jarang
1. Penimbanga - Balita Jatuh Sedang Posisi Belum Traum Menenangkan Balita Menenan Koordinat PJ UKM
n anak balita - Balita Terkena - Sedang Pas/Balita a sebelum di timbang gkan or
Bandul Timbangan Mengamuk - Memar - Memeriksa Posisi Balita Gizi
- Pemasangan Timbangan - Memeriks
Bandul tidak a
tepat Bandul/Ti
mbangan
sebelum
digunakan
2. PMT Balita Keracunan minimal jarang - Sedang - Makanan yang - Mencr - Memeriksa waktu - Membua PJ UKM
diberikan et Kadaluarsa t PMT
Kadaluarsa - Munta Oleh
h Kader

D FASILITAS
PELAYANAN
AMBULANCE Bagi pasien dan sopir Minimal Sangat rendah Sopir ngebut saat Kecelakaa Tidak terlalu ngebut - Pengob Sopir Kasubag
ambulans : jarang merujuk pasien n lalu mengendarai atan ambulans TU
kecelakaan lalu lintas lintas ambulans dan lebih simpto
hati-hati matik
sesuai
kejadian
- Servis
ambula
n
berkala
- Sopir
cukup
istirahat

Common questions

Didukung oleh AI

Preventive measures include providing appropriate training on handling and disposing of chemicals safely, using personal protective equipment such as gloves and goggles, and maintaining proper storage to prevent accidental exposure. Furthermore, clear labeling and safe disposal practices ensure that chemical risks are minimized, protecting both healthcare workers and patients .

Potential risks include compromised patient privacy due to the absence of curtains or partitions in examination rooms, possibly affecting patient comfort. Suggested improvements include installing curtains to ensure privacy and training staff on maintaining confidentiality to enhance trust and comfort during medical examinations .

Proper labeling and handling of patient samples are crucial to prevent sample mix-ups, which can lead to incorrect diagnoses and ineffective treatments. The document emphasizes accurate writing of patient identities on sample containers, secure packaging, and utilizing dedicated sample storage areas to avoid confusion and ensure reliable laboratory results .

The document proposes using clear procedural guidelines, verifying and re-verifying data before diagnosis, and incorporating feedback loops between laboratory staff and physicians. Regular training sessions to enhance staff attentiveness in reading and recording results also prevent errors and aid in accurate patient diagnosis .

The document suggests that adequate waiting area management, such as restructuring space to avoid overcrowding and mixing of patients with highly contagious cases, can minimize nosocomial infections. Additional measures include frequent sanitization, promotion of hand hygiene, and the strategic addition of informational materials to educate patients about infection prevention .

The protocol for handling exposure to infectious materials involves various safety measures such as washing hands with soap before and after work, avoiding touching the mouth and eyes, and prohibiting eating or storing food in the laboratory. Additionally, protective eyewear is recommended when there is a risk of splashing infectious materials, and thorough decontamination of work surfaces with appropriate disinfectants is necessary .

The recommended procedures include introducing ergonomic furniture adjustments, ensuring appropriate lighting levels, and scheduling regular breaks to reduce strain. Installation of anti-fatigue mats where workers stand for extended periods, and arranging workstations to allow natural movement can further mitigate occupational fatigue and enhance performance .

Protocols include ensuring staff use personal protective equipment, adhering to strict sterilization procedures for dental tools, and maintaining hygiene standards. Regular training and audits to ensure compliance with safety standards, as well as utilizing disposable items where possible, are key components in minimizing infection risks in dental settings .

The risk factors for workspace-related issues in managerial offices include dust, space constraints, and high temperatures. These conditions can lead to respiratory issues, stumbling, or heat discomfort, which may affect the presence and health of staff. Mitigative measures involve building rehabilitation and installing temperature control systems to improve air quality and spatial arrangement .

Health workers face ergonomic challenges such as eye strain, headaches, and back pain due to inadequate lighting, prolonged sitting, and awkward sitting positions. Proposed interventions include improving lighting, using ergonomic furniture like chairs, and encouraging breaks to prevent musculoskeletal issues and enhance worker productivity and health .

Anda mungkin juga menyukai