0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan6 halaman

Definisi dan Jenis Dessert

Dokumen tersebut membahas tentang dessert, termasuk definisi, jenis, dan metode pengolahan dessert. Dessert didefinisikan sebagai hidangan penutup yang biasanya berasa manis dan disajikan setelah hidangan utama. Terdapat dua jenis dessert, yaitu dessert panas dan dingin, dengan contoh masing-masing seperti souffle, pancake, dan ice cream. Metode pengolahan dessert meliputi merebus, mengukus, memanggang, mencampur, dan mengetim.

Diunggah oleh

iky
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan6 halaman

Definisi dan Jenis Dessert

Dokumen tersebut membahas tentang dessert, termasuk definisi, jenis, dan metode pengolahan dessert. Dessert didefinisikan sebagai hidangan penutup yang biasanya berasa manis dan disajikan setelah hidangan utama. Terdapat dua jenis dessert, yaitu dessert panas dan dingin, dengan contoh masing-masing seperti souffle, pancake, dan ice cream. Metode pengolahan dessert meliputi merebus, mengukus, memanggang, mencampur, dan mengetim.

Diunggah oleh

iky
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DESSERT

1. Pengertian Dessert

Hidangan penutup (dessert) adalah hidangan yang disajikan setelah hidangan

utama atau biasa disebut dengan istilah pencuci mulut. Dessert adalah hidangan yang

disajikan dengan berat 50-60 gr. Hidangan penutup biasanya mempunyai rasa manis

dan menyegarkan, terkadang ada yang rasa asin atau kombinasinya. Seiring dengan

jalannya waktu dan perkembangan kuliner, saat ini hidangan penutup (dessert) telah

menjadi menu yang sangat populer, semua orang bisa menikmati makanan penutup

(dessert) dimanapun dan kapanpun.

Kata hidangan penutup sendiri merupakan pengalih bahasaan dari kata dessert

di bahasa Inggris yang berasal dari bahasa perancis Kuno desservir yang artinya

"untuk membersihkan meja". Kata dessert sering digunakan pada Inggris-Hiberno,

American English, Canadian English, Australian English dan bahasa Perancis.

Dessert atau makanan penutup adalah jenis makanan yang disajikan setelah

menu utama disajikan. Dessert berasal dari bahasa Perancis kuno yaitu deservir yang

artinya “untuk membersihkan meja”. Dessert berasal dari benua Eropa dan pada

awalnya bukan merupakan jenis makanan yang banyak ditemui di Negara Asia salah

satunya Indonesia. Jenis dessert secara garis besar digolongkan menjadi dua yaitu

Cold Dessert dan Hot Dessert. Perbedaan keduanya terletak pada cara penyajian yaitu

panas dan dingin.

2. Macam-Macam Dessert Panas dan Dingin


a. Dessert Panas (Hot Dessert) : hidangan penutup yang disajikan dalam keadaan
panas. Contoh macam dessert panas :
1) Souffle

2) Hot pudding

3) Pancake/crepes

4) Pie

5) Fritters
b. Dessert Dingin (Cold Dessert) : hidangan penutup yang disajikan dalam keadaan
dingin.
Contoh macam dessert dingin :
1) Shorbet

Shorbet adalah jus buah atau air manis lainnya yang dibekukan seperti ice
cream, namun tidak menggandung susu, dan teksturnya lebih kasar dari
ice cream, shorbet berbahan dasar jus buah, shorbet terbuat dari bahan-
bahan yang sederhana, yaitu buah ditambah gula pasir dan air. Gula pasir
dapat diganti dengan madu, gula bubuk, atau simple sirup.

2) Ice cream

Ice cream menurut buku profesional baking adalah: ”ice cream is a churn
frozen mixture of milk, cream, sugar, flavoring, and some times eggs.” es
krim adalah campuran dari susu, kepala susu, gula, penambahan rasa, dan
kadang-kadang telur yang diaduk selama proses pembekuan.
3) Pudding
Puding adalah nama untuk berbagai hidangan penutup yang umumnya
dibuat dari bahan-bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Istilah
puding juga dipakai untuk berbagai jenis pai berisi lemak hewan, daging,
atau buah-buahan yang dipanggang.

4) Cake

Cake adalah makanan yang sangat populer saat ini. Rasanya yang manis
dan bentuknya yang beragam menjadikannya kian digemari oleh
masyarakat. Cake dapat disajikan sebagai dessert dan appetizer. Bahan
dasar pembuatan cake pada umumnya menggunakan tepung terigu. Namun
kini, cake dapat divariasi dengan menggunakan bahan baku beraneka
ragam, dengan kata lain, tidak hanya menggunakan tepung terigu saja
untuk membuat cake.

5) Choux paste

6) Mousses
7) Cream

8) Custard

3. Metode Pengolahan
Teknik pengolahan yang digunakan dalam pembuatan hidangan penutup (dessert)
antara lain merebus (boiling), mengukus (steaming), memanggang (baking),
mencampur (mixing), dan mengetim (au bain marie).
4. Penyajian Dessert
Penyajian makanan merupakan cara untuk menyuguhkan makanan kepada orang/para
tamu untuk di santap secara keseluruhan, berisikan komposisi makanan yang di atur
dan disesuaikan dengan permainan warna yang di susun secara menarik agar dapat
menambah nafsu makan. Hidangan penutup (dessert) dalam penyajiannya mempunyai
standar tersendiri baik alat hidang atau jenis garnish yang digunakan.
5. Garnish
Untuk menentukan garnish yang akan digunakan baiknya memperhatikan 2 hal ini,
yaitu :
1. Garnish yang dapat dikonsumsi, contohnya : cream, fresh fruit, kacang-kacangan,
coklat dekor, biscuit, dan sauce atau syrup.
2. Garnish yang tidak dapat dikonsumsi, contohnya : bunga, daun, tusuk gigi hias,
pipet hias.
Jika garnish berasal dari bunga dan daun perlu diperhatikan waktu pemilihan jenis
daun dan bunga. Beberapa syarat dalam memilih bunga dan buah sebagai garnish,
antara lain : bunga dan daun tidak beracun, aroma bunga dan daun tidak menyengat,
tidak mengeluarkan getah yang berlebihan, pilihlah daun yang tidak mempunyai bulu
halus sehingga tidak mudah rontok.

Anda mungkin juga menyukai