BAB I
EMBEDDED SYSTEM
1.1. Pengertian Embedded system
Gambar 1.1. Bagian internal ADSL modem, salah satu
contoh Embedded System Modern
Sumber: [Link]
Teknologi hari ini sangat canggih. Setiap tahun bermunculan penemuan
teknologi terbaru dari banyak peneliti dari berbagai perusahaan teknologi.
Handphone baru yang canggih, jam tangan yang pintar, sampai kacamata yang bisa
memudahkan kehidupan manusia. Teknologi-teknologi baru yang diciptakan tidak
akan berarti tanpa adanya perangkat keras atau pada dunia informatika disebut
embedded system. Tanpa embedded system, teknologi tersebut hanyalah sebuah
program yang abstrak dan tidak bisa membantu kehidupan manusia dengan
maksimal. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan embedded system?
1
Menurut Michael Barr dan Anthony Massa (2006), embedded system
adalah kombinasi antara hardware dan software komputer, atau mungkin dengan
tambahan organel mekanik atau elektronik, yang didesain untuk fungsi tertentu. Hal
serupa diungkapkan oleh Margaret Rouse, yang berpendapat bahwa embedded
system adalah kombiasi hardware dan software, yang sudah tetap atau bisa diubah
lagi, yang didesain khusus untuk suatu perangkat. Pengertian lebih rinci dapat kita
temukan di Wikipedia, yang menjelaskan bahwa embedded system adalah suatu
sistem komputer yang didedikasikan untuk sebuah fungsi dalam sistem mekanik
atau elektronik yang lebih besar, yang seringkali memiliki batasan komputasi real-
time. Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa embedded system adalah suatu
sistem kombinasi antara hardware dan software komputer yang sudah didesain
khusus untuk suatu tujuan yang memudahkan pekerjaan manusia.
Embedded system berbeda dengan komputer pada umumnya. Dari
pengertian di atas sudah jelas bahwa embedded system sudah didedikasikan atau
dikhususkan untuk suatu tujuan yang spesifik, sedangkan komputer biasa bisa
digunakan untuk banyak hal. Oleh sebab itu, daya listrik yang diperlukan untuk
embedded system jauh lebih sedikit. Tidak jarang kita temukan embedded system
yang baterainya bisa bertahan lama, bahkan sampai bertahun-tahun.
Berikutnya, embededd system memiliki ukuran yang lebih kecil daripada
komputer biasa. Hal ini dikarenakan embedded system sudah memiliki tujuan dan
fungsi yang spesifik, sehingga perangkat elektronik yang ditanamkan pada
embedded system tidak perlu terlalu banyak. Berbeda dengan komputer pada
umumnya yang memerlukan semua perangkat untuk input, proses, output,
penyimpanan, dan komunikasi.