0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

Jenis dan Desain Chassis Kendaraan

Bab ini membahas tentang kajian pustaka mengenai jenis-jenis chassis yang umum digunakan pada kendaraan, meliputi ladder frame, monocoque, tubular space frame, backbone chassis, dan aluminium space frame. Proses perancangan chassis dijelaskan melalui diagram alirnya dan mencakup perancangan konsep, bentuk, dan detail dengan menggunakan perangkat lunak desain 3D.

Diunggah oleh

Ramjay Budiarto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

Jenis dan Desain Chassis Kendaraan

Bab ini membahas tentang kajian pustaka mengenai jenis-jenis chassis yang umum digunakan pada kendaraan, meliputi ladder frame, monocoque, tubular space frame, backbone chassis, dan aluminium space frame. Proses perancangan chassis dijelaskan melalui diagram alirnya dan mencakup perancangan konsep, bentuk, dan detail dengan menggunakan perangkat lunak desain 3D.

Diunggah oleh

Ramjay Budiarto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

3

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

4. Umum. Chassis kendaraan merupakan rangka yang berfungsi sebagai


penopang berat kendaraan, mesin penumpang, serta beban-beban lain. Biasanya
chassis terbuat dari kerangka baja yang memegang body dan engine dari sebuah
kendaraan. Saat proses manufaktur body kendaraan dibentuk sesuai dengan
struktur chassis-nya. Chassis mobil biasanya terbuat dari logam atau pun
komposit. Material tersebut harus memiliki kekuatan untuk menopang beban dari
kendaraan Chassis juga berfungsi untuk menjaga agar mobil tetap rigid atau
kaku dan tidak mengalami bending.

5. Jenis Chassis. Jenis chassis yang sering di gunakan pada dunia


automotif antara lain :
a. Ladder frame. Dinamakan Ladder Frame karena bentuknya
menyerupai tangga. Ladder frame adalah chassis yang tertua dan banyak
digunakan khusunya untuk kendaraan berbeban berat (heavy duty). Chassis
ini biasanya terbuat dari material baja simetris atau model balok yang
kemudian di perkuat dengan crosmembers dan joint joint. untuk beberapa
desain kadang kala Ladder frame diberi perkuatan besi menyilang agar tetap
menjaga kekakuan strukturnya.

Gambar 1 Ladder frame

b. Monocoque. Pada Chassis jenis ini Body kendaraan berfungsi


sebagai Chassis, sehingga bentuknya sanggat tergantung dari model dari
kendaraan itu sendiri, Chassis monocoque atau sering kita denganr dengan
4

nama sasis monokok, kekuatan utamanya ada pada lembaran lembaran baja/
composit yang disatukan atau diperkuat. Pada dewasa ini jenis Chassis
monocoque banyak diaplikasikan pada kendaran ringan karena memiliki
keuntungan diantaranya bisa menghemat pemakaian bahan selain itu dapat
mempersingkat proses produksi. karena tidak perlu membuat sasis tambahan
bukan.

Gambar 2 Monocoque

c. Tubular space frame. Jenis Chassis ini mengunakan


bermacam balok atau pipa yang dirangkai menjadi satu dan hampir
menyerupai dari konstruski kendaraan tersebut. Chassis ini biasanya banyak
diaplikasikan dalam dunia balap mobil, Jenis Chassis ini sangat mudah untuk
ditambah atau di desain dan diberi perkuatan tambahan. Dalam struktur jenis
ini sangat penting untuk memastikan semua bidang ter triangulasi (coba anda
amati kuda kuda pada rumah atau jembatan dimana semua struktur tercipta
dengan sambungan model segitiga. Kekuatan dari Chassis ini amat
tergantung dari mutu dan kualitas sambungan las tiap sendinya.

Gambar 3 Tubular space frame


5

d. Backbone Chassis. Ide awalnya adalah dengan membuat


struktur depan dan belakangnya yang terhubung dengan sebuah rangka tube
yang melintang disepanjang mobil. Tidak seperti transmisi tunel, chassis
backbone ini hampir seluruhnya adalah struktur kaku dan dapat menahan
semua beban. Ini terdapat beberapa lubang yang kontinyu. Karena begitu
sempit dindingnya umumnya dibuat tebal. Chassis Backbone memiliki
kekakuan dari luas area bagian backbone itu sendiri.

Gambar 4 Backbone Chassis

e. Aluminium Space Frame. Chassis jenis ini pertama kali


dikembangkan oleh perusahaan mobil Audi (anak perusahaan Grup VW)
bersama-sama dengan perusahaan pembuat aluminium Alcoa. Aluminium
Chassis Frame dibuat untuk menggantikan chassis baja monocoque karena
untuk menghasilkan sebuah rangka yang ringan.

Gambar 5 Aluminium Space Frame

6. Perancangan Chassis. Perancangan dimulai dengan memahami regulasi


mengenai spesifikasi kendaraan listrik selanjutnya ditentukan spesifikasi
perancangan chassis kendaraan. Langkah selanjutnya membuat konsep chassis
yang akan merujuk seperti pada teori Pahl & Beitzt (1984) [10], dimana pada
6

tahap ini mencari beberapa alternatif konsep kemudian dinilai dan dipilih menjadi
satu konsep terbaik. Konsep terpilih akan diwujudkan dalam perancangan bentuk
(Embodiment design) dimana telah mempertimbangkan menempatkan beberapa
komponen yang ditopang oleh chassis, kemudian perancangan detail (detail
design) chassis untuk menentukan dimensi maupun material dengan
menggunakan perangkat lunak Solidworks. Hasil Perancangan harus
memenuhi kriteria dimana sf ≥ 2. Proses selanjutnya gambar pembuatan gambar
teknik untuk dapat difabrikasi.

Gambar 6 Diagram alir proses perancangan

7. Desain Chassis. Perancangan konsep chassis meliputi membuat sketsa


chassis yaitu membuat skets chassis yang akan dirancang, kemudian proses
pengukuran layout dimensi chassis yang akan dirancang dengan mengukur
pengemudi saat berada pada kabin kendaraan agar memiliki ergonomi yang baik.
Perancangan detail merupakan perancangan untuk mendapatkan
ukuran, dimensi dan material yang digunakan untuk fabrikasi. Perancangan detail
chassis akan menggunakan perangkat lunak Autocad atau Solid Works, dimulai
dengan membuat model analisis, kemudian proses meshing dan penentuan
parameter beban-beban pada chassis dimana terdapat beban statis dan beban
benturan. Tumpuan pada chassis berada pada mounting upper arm pada
7

suspensi kendaraan dengan jenis tumpuan fix (fixed support) pada ke-empat
suspensi kendaraan tersebut.

Gambar 7 Desain Chassis tampak 3 Dimansi

Gambar 8 Desain Chassis tampak depan

Gambar 9 Desain Chassis tampak samping

Anda mungkin juga menyukai