BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan terhadap kebutuhan informasi semakin meningkat, dimana
tidak hanya informasi berupa text dan gambar saja tetapi juga melibatkan semua
aspek multimedia yang ada. Efisiensi dan keefektifan teknologi tersebut
diharapkan dapat membantu masyarakat, salah satu teknologi yang dimaksud
adalah teknologi streaming. Dengan memanfaatkan teknologi ini maka aktifitas
akan menjadi lebih mudah, misalnya dalam memantau kondisi lalu lintas, aktifitas
gunung berapi, memantau kondisi rumah, dan event penting lainnya (Harmoko,
2011). Pada saat sekarang ini banyak vendor yang memanfaatkan kesempatan ini
sebagai sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mendistribusikan digital
video broadcast seperti YouTube.
Streaming video, juga dikenal sebagai "media streaming" atau "Video
online," adalah proses penyampaian video dan audio klip di atas protokol (IP)
jaringan internet, termasuk nirkabel. Ada berbagai metode teknis untuk
melakukannya, tapi poin terpenting adalah bahwa aliran video berasal dari server
pusat, atau beberapa server, dan dikirimkan ke beberapa pengguna yang
melihatnya pada komputer mereka, perangkat mobile atau televisi.
Dengan melakukan analisis karakteristik lalu lintas data dalam rentang
waktu tertentu dari user yang mengakses video streaming, maka unjuk kerja
jaringan pada saat pengaksesan aplikasi web video streaming yang berjalan di atas
protokol-protokol internet dapat diketahui. Salah satu unjuk kerja jaringan pada
1
2
saat pengaksesan aplikasi web video streaming berupa parameter kerja jaringan
atau biasa disebut QoS (Quality of Service).
QoS adalah kemampuan penyediaan jaminan sumber daya (resource) dan
pembedaan layanan pada berbagai jenis aplikasi sehingga performansi dari
aplikasi yang sensitif terhadap delay, jitter, atau packet loss dapat memuaskan.
Oleh karena itu dilakukanlah analisis parameter QoS terhadap aplikasi web video
streaming yang on-demand yaitu YouTube. Diharapkan analisis ini dapat
membantu para pengambil keputusan (seperti administrator jaringan) dalam hal
desain jaringan yang lebih baik ke depannya.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas dapat
dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1 Bagaimana menangkap lalu lintas data yang melewati topologi jaringan
yang telah dibuat pada saat mengakses aplikasi web video streaming?
2 Bagaimana menghitung nilai jitter, delay, packet loss, dan utilisasi
bandwidth untuk mengetahui QoS (Quality of Service) dari jaringan yang
dibuat?
3 Bagaimana mengetahui karakteristik lalu lintas data dari aplikasi web
video streaming?
1.3 Pembatasan Masalah
1 Aplikasi yang digunakan untuk mengambil/ menangkap paket data yang
lewat adalah Wireshark.
3
2 Menangkap dan menghitung nilai jitter, delay, packet loss, dan utilisasi
bandwidth sehingga dapat dianalisis karakteristik lalu lintas datanya
melalui parameter QoS tersebut.
3 Pengolahan dan perhitungan data menggunakan MatLab dan Microsoft
Excel.
4 Aplikasi web video streaming yang digunakan adalah YouTube,
merupakan salah satu video streaming yang bertipe on-demand.
1.4 Tujuan
Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini adalah :
1. Menangkap paket data yang melewati topologi jaringan yang telah dibuat
pada saat mengakses aplikasi web video streaming.
2. Menghitung nilai jitter, delay, packet loss, dan utilisasi bandwidth untuk
mengetahui QoS (Quality of Service) dari jaringan yang dibuat.
3. Mengetahui karakteristik lalu lintas data dari aplikasi web video streaming
dari nilai parameter QoS yang didapat.
1.5 Kontribusi
Saat ini banyak bermunculan aplikasi-aplikasi real-time seperti aplikasi
VoIP, video conferencing, video streaming yang sensitif terhadap waktu.
Aplikasi-aplikasi tersebut membutuhkan persyaratan delay, jitter, dan packet loss
yang rendah. Oleh karena itu dibutuhkan pembedaan perlakuan paket untuk jenis-
jenis aplikasi tertentu, salah satunya video streaming.
4
Pada kenyataannya penyedia jasa layanan internet memberikan perlakuan
yang sama ke semua paket, sedangkan yang ditawarkannya berupa layanan best
effort yang hanya cocok bagi beberapa aplikasi tertentu.. Dengan demikian untuk
mendukung QoS, jaringan harus mengalokasikan sumber daya (resource) serta
memutuskan seberapa besar resource tersebut dialokasikan sesuai dengan
kebutuhan.
Dengan analisis yang dilakukan maka QoS dapat disediakan melalui
pemberian prioritas kepada suatu paket terhadap paket lainnya dengan cara
mengalokasikan resource yang ada untuk paket yang berbeda dalam sebuah
jaringan. Setelah diketahui QoS-nya diharapkan bisa memberikan prioritas kepada
trafik tertentu yang mencakup penggunaan bandwidth yang tepat, delay serta jitter
yang terkontrol, dan pengurangan packet loss. Tujuan analisis ini adalah agar bisa
membantu para pengambil keputusan (seperti administrator jaringan) dalam hal
desain jaringan yang lebih baik serta dapat dilakukan Modelling dan
Dimensioning Network. Modelling dan Dimensioning Network adalah membuat
dan merancang struktur jaringan yang kemudian dapat ditentukan kapasitas
jaringan tersebut yang bertujuan agar resource yang ada dapat dipergunakan
dengan tepat.
1.6 Sistematika Penulisan
Laporan Tugas Akhir ini ditulis dengan sistematika penulisan sebagai
berikut:
5
BAB I : PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang masalah, perumusan masalah,
pembatasan masalah, tujuan penulisan laporan tugas akhir, kontribusi dan
sistematika penulisan tugas akhir.
BAB II : LANDASAN TEORI
Bab ini membahas tentang berbagai teori yang mendukung tugas akhir ini.
Hal tersebut meliputi Network Protocol Analyzer, Video Streaming,
MatLab, TCP/IP, QoS (Quality of Service).
BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini membahas tentang blok diagram sistem, flowchart menghitung
nilai parameter QoS yaitu delay, jitter, packet loss, dan utilisasi bandwidth
sehingga dapat dianalisis karakteristik lalu lintas datanya.
BAB IV : HASIL & PEMBAHASAN
Bab ini berisi tentang segala percobaan yang telah dilakukan dan hasil dari
setiap percobaan tersebut. Percobaan ini meliputi perhitungan parameter
QoS dari lalu lintas data yang ditangkap. Untuk evaluasi adalah analisis
dari hasil perhitungan berupa angka maupun nilai prosentase parameter
QoS dari topologi jaringan yang dibuat.
BAB V : PENUTUP
Bab ini berisi tentang kesimpulan dari seluruh percobaan yang dilakukan
dan diberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut dari tugas akhir ini.