LAPORAN PRAKTIKUM RANCANGAN LISTRIK DASAR
JS 06. PENGATURAN PENERANGAN SAKLAR SERI DAN
KOTAK KONTAK
Disusun oleh :
Fajar Bagus Ramadhan
[Link].06
KELAS LT-1E
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK LISTRIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2018/2019
JS 06 PENGATURAN PENERANGAN DENGAN SAKLAR
SERI DAN KOTAK KONTAK
I. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat membuat rangkaian pengaturan penerangan dengan saklar
seri dan kotak kontak dengan baik dan benar.
2. Mahasiswa dapat memahami cara kerja pengaturan penerangan dengan saklar
seridan kotak kontak dengan baik dan benar.
3. Mahasiswa dapat mengatasi semua kendala yang timbul pada rangkaian
pengaturan penerangan dengan saklar seri dan kotak kontak.
4. Mahasiswa dapat memahami fungsi bermacam-macam kotak kontak.
II. ALAT
1. Power Supply 1 Buah
2. Kotak Hubung 1 Buah
3. Saklar Seri 1 Buah
4. Lampu Pijar 25W / 220 V 2 Buah
5. Fitting Lampu Pijar 2 Buah
6. Kotak kontak 1 phasa 1 Buah
7. Kabel Penghubung 20 Buah
III. DASAR TEORI
1. Rangkaian listrik tertutup adalah rangkaian listrik yang dirangkai dengan
sedemikian rupa, dimana salah satu bagian arusnya tertutup sehingga terjadi
aliran listrik di dalamnya.
2. Rangkaian listrik tertutup terjadi apabila saklar tunggal pada rangkaian
tersebut berada pada posisi ( 1 ) atau on.
3. Kotak kontak dan lampu pijar berfungsi untuk menunjukan suatu keadaan
tertentu pada rangkaian.
IV. GAMBAR RANGKAIAN
1. One Line Diagram
2. Diagram Pengawatan
3. Diagram Kerja
4. Diagram Kerja Fungsi Waktu
V. LANGKAH KERJA
1. Menyiapkan masing masing alat
2. Memasang lampu pijar pada fitting lampu
3. Membuat jalur phasa ( kabel hitam )
a. Menghubungkan kabel phasa dari power supply ke kotak hubung
b. Menghubungkan kabel phasa dari kotak hubung ke lubang input sakelar
seri
c. Memastikan kabel pada langkah a-b dalam satu rangkaian pada kotak
hubung.
d. Menghubungkan kabel phasa dari lubang output a pada sakelar seri ke
kotak hubung.
e. Menghubungkan kabel phasa dari kotak hubung menuju ke fitting lampu
pijar 1.
f. Memastikan kabel pada langkah d-e dalam satu rangkaian pada kotak
hubung.
g. Menghubungkan kabel phasa dari lubang output b pada sakelar seri ke
kotak hubung.
h. Menghubungkan kabel phasa dari kotak hubung menuju ke fitting lampu
pijar 2.
i. Memastikan kabel pada langkah g-h dalam satu rangkaian pada kotak
hubung.
j. Menghubungkan kabel phasa dari kotak hubung ke stopkontak.
4. Membuat jalur netral
a. Menghubungkan kabel netral dari power supply ke kotak hubung.
b. Menghubungkan kabel netral dari kotak hubung ke fitting lampu pijar 2.
c. Memastikan rangkaian kabel pada langkah a-c pada kotak hubung dalam
satu rangkaian.
d. Menghubungkan kabel netral dari kotak hubung ke stopkontak.
5. Membuat jalur grounding
a. Menghubungkan kabel grounding dari power supply ke kotak hubung.
b. Menghubungkan kabel grounding dari kotak hubung ke stopkontak.
6. Menyambungkan steker power supply ke sumber listrik.
7. Mengamati dan mencatat data hasil percobaan.
VI. DATA
NO POSISI KEADAAN TEGANGAN STK1
S1a S1b E1 E2 Secara Teori
1 0 0 Padam Padam 220 V
2 0 1 Padam Menyala 220 V
3 1 0 Menyala Padam 220 V
4 1 1 Menyala Menyala 220 V
VII. ANALISA DATA
1. Apabila S1a dan S1b dalam posisi 0 maka keadaan E1 dan E2 padam.
2. Apabila S1a dalam posisi 0 dan S1b dalam posisi 1 maka E1 padam dan E2
menyala.
3. Apabila S1a dalam posisi 1 dan S1b dalam posisi 0 maka E1 menyala dan
E2adam.
4. Apabila S1a dan S1b dalam posisi 1 maka E1dan E2 menyala.
5. Stopkontak langsung berfungsi ketika power supply dihubungkan ke sumber
tegangan.
VIII. PERTANYAAN
1. Gambarkan simbol :
a. Ampremeter DC f. Los Q meter
b. Ampremeter AC g. Kwh meter
c. Voltmeter DC h. Motor AC 1 phasa
d. Voltmeter AC i. Motor AC 3 phasa
e. Ohmeter j. Motor DC
2. Gambarkan diagram pengawatan, diagram kerja, dan diagram kerja fungsi
waktu dari gambar berikut !
NB :
STK pemasangan normal
E1dilayani oleh S1
E2& E3 dilayani oleh S2a & S2b
3. Gambarkan diagram pengawatan, diagram kerja, dan diagram kerja fungsi
waktu dari gambar berikut !
IX. JAWABAN
1.
A. Ampremeter DC F. Los Q meter
B. Ampremeter AC G. Kwh meter
C. Voltmeter DC H. Motor AC 1 phasa
D. Voltmeter AC I. Motor AC 3 phasa
3
E. Ohmeter J. Motor DC
2. A. One line Diagram
B. Diagram Kerja
C. Diagram Kerja Fungsi Waktu
3. A. Diagram Pengawatan
B. Diagram Kerja
C. Diagram Kerja Fungsi waktu
X. KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
1. Cara kerja pengaturan penerangan saklar seri adalah apabila S1a pada posisi 0
maka lampu E1 dalam keadaan padam, sebaliknya apabila S1a dalam posisi 1
maka lampu E1 dalam keadaan menyala. Begitu juga dengan S2a, apabila S1b
pada posisi 0 maka lampu E2 dalam keadaan padam, sebaliknya apabila S1b
dalam posisi 1 maka lampu E2 dalam keadaan menyala. Kedua tombol saklar
dapat difungsikan secara [Link] kontak berfungsi setelah steker power
supply dihubungkan ke sumber tegangan dan tidak bergantung ke saklar.
2. Saklar seri berfungsi mengatur nyala dua buah lampu.
3. Apabila rangkaian tidak menyala, cek terlebih dahulu apakah komponen masih
layak atau tidak
4. Kotak kontak berfungsi sebagai sumber listrik untuk aktivitas yang memerlukan
listrik. Seperti mencharge handphone.
B. SARAN
1. Cek terlebih dahulu peralatan yang ada.
2. Jangan mencabut atau memasang ketika power supply sudah terhubung ke
sumber.
3. Hati hati ketika memasang lampu pijar atau tanda ke fitting, jangan terlalu longgar
atau terlalu kencang karena dapat menyebabkan kerusakan.
C. DOKUMENTASI