KEPUTUSAN
KEPALA DESA ....................... KECAMATAN .....................................
KABUPATEN MERANGIN
NOMOR ............TAHUN .....................
TENTANG
PEMBENTUKAN RUMAH DESA SEHAT (RDS)
DESA ........................ KECAMATAN .....................................
KABUPATEN MERANGIN
KEPALA DESA ....................................................,
Menimbang : a. bahwa perlunya Sekretariat Bersama bagi pegiat pemberdayaan
masyarakat Desa dan pelaku Pembangunan Desa (Kader Posyandu,
Guru PAUD, Kader Kesehatan, Unit Layanan Kesehatan, Unit Layanan
Pendidikan, Kader PKK, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat) yang
peduli dalam upaya pencegahan Stunting dengan membentuk Rumah
Desa Sehat (RDS);
b. bahwa Rumah Desa Sehat sebagaimana huruf a dimaksudkan untuk
membantu Pemerintah Desa dalam pengelolaan Sumber Dana Manusia
utamanya bidang kesehatan;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a
dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Desa ……………
Kecamatan …………….. tentang Pembentukan Rumah Desa Sehat.
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang
Sistem Jaminan Sosial Nasional;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan;
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5495);
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015
tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang
Desa;
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015
tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014
tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara;
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2018 tentang
Standar Pelayanan Minimal;
7. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan
Nasional;
8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun tentang
Pengembangan anak Usia Dini Holistik Integati;
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 19Tahun
2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Pos
Pelayanan Terpadu;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 44 Tahun
2016 tentang Kewenangan Desa;
11. Surat Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat
Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi Nomor: 07/PMD.00.01/II.2019 tentang Konvergensi
Pencegahan Stunting;
MEMUTUSKAN :
KESATU : Membentuk Rumah Desa Sehat di Desa ………………, Kecamatan
………………. Kabupaten Merangin.
KEDUA : Rumah Desa Sehat sebagaimana Diktum Kesatu adalah sekretariat bersama
bagi para pegiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan Desa di
bidang kesehatan, yang berfungsi sebagai ruang literasi kesehatan, pusat
penyebaran informasi kesehatan dan forum advokasi kebijakan di bidang
kesehatan.
KETIGA : Rumah Desa Sehat sebagaimana Diktum Kesatu merupakan sekretariat
bersama pegiat pemberdayaan masyarakat Desa dan pelaku pembangunan
Desa. Yang dimaksud dengan pegiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku
pembanguan Desa adalah Kader Posyandu, guru PAUD, kader kesehatan,
unit layanan kesehatan, unit layanan pendidikan, kader PKK, Karang Taruna,
tokoh masyarakat, dan berbagai kelompok masyarakat yang peduli dalam
upaya pencegahan stunting. RDS dimaksudkan untuk membantu pemerintah
Desa dalam pengelolaan sumber daya manusia utamanya di bidang
kesehatan.
KEEMPAT : Rumah Desa Sehat sebagaimana Diktum Kesatu beranggotakan unsur pegiat
pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan Desa yang mempunyai
pengurus harian sebagaimana tersebut dalam lampiran Keputusan ini.
KELIMA Rumah Desa Sehat sebagaimana yang dimaksud Diktum Kesatu mempunyai
fungsi sebagai berikut:
a. Pusat informasi pelayanan sosial dasar di Desa khususnya bidang
kesehatan;
b. Ruang literasi kesehatan di Desa;
c. Wahana komunikasi, informasi dan edukasi tentang kesehatan di Desa;
d. Forum advokasi kebijakan pembangunan Desa di bidang kesehatan; dan
e. Pusat pembentukan dan pengembangan kader pembangunan manusia;
KEENAM : Rumah Desa Sehat sebagaimana yang dimaksud Diktum Kesatu
meaksanakan kegiatan sebagai berikut:
a. Pusat Pembelajaran Masyarakat;
b. Literasi Kesehatan;
c. Penebaran Informasi;
d. Promosi Kesehatan;
e. Advokasi Kebijakan Pembangunan Desa di Bidang Kesehatan.
KETUJUH : Pengurus Harian Rumah Desa Sehat sebagaimana dimaksud Diktum
Keempat mempunyai tanggung jawab memfasilitasi rapat anggota dan
mengatur agenda kegiatan sesuai dengan kesepakatan para anggota. Pengurus
harian juga bertanggung jawab mengelola pembiayaan bersumber dari
APBDesa, APBD Kabupaten, APBDProvinsi, APBN,dan/atau sumber dana
lainnya yang sah.
KEDELAPAN : Rumah Desa Sehat dalam melaksanakan fungsinya sebagaimana dimaksud
Diktum Keempat, jika didanai dari anggaran pembangunan Desa, maka wajib
mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat Desamelalui musyawarah
Desa.
KESEMBILAN : Dalam melaksanakan fungsinya,Rumah Desa Sehat sebagaimana dimaksud
Diktum Keempat bertanggungjawab kepada Kepala Desa ………………
KESEPULUH : Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya Keputusan ini dibebankan
pada Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa, Anggaran dan Pendapatan
Belanja Daerah Kabupaten, Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah
Provinsi, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Republik Indonesia, dan
atau sumber pendanaan lainnya yang sah.
KESEBELAS : Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan, dan apabila di kemudian hari
terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di ....................................
Pada Tanggal .......................................
KEPALA DESA,
...........................................
LAMPIRAN
Keputusan Kepala Desa ………………………..
Nomor : ………………………..
Tanggal : ………………………..
SUSUNAN PENGURUS RUMAH DESA SEHAT (RDS)
DESA ……………………… KECAMATAN …………………..
KABUPATEN MERANGIN
No Nama Jabatan di Desa Jabatan dalam Pengurus
1. Kepala Desa Pembina
2. **** Koordinator
3. **** Sekretaris
4. **** Bendahara
5. **** Anggota
6. **** Anggota
7. **** Anggota
8. **** Anggota
….
KEPALA DESA,
...........................................
****)
CATATAN:
Untuk Jabatan Koordinator, Sekretaris, Bendahara dan Anggota bisa diambil dari unsur Perangkat Desa,
TP-PKK, PAUD, Posyandu, Bidan Desa, KPM, Karang Taruna, dll.