0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
164 tayangan11 halaman

Rangkaian Decoder dan Multiplexer

Dokumen tersebut membahas tentang beberapa komponen digital dasar seperti multiplexer, demultiplexer, decoder, register, dan counter. Multiplexer digunakan untuk memilih data masukan dari beberapa sumber ke satu saluran, sementara demultiplexer melakukan hal sebaliknya yaitu membagi satu masukan ke beberapa keluaran. Decoder dapat mendeteksi pola biner tertentu pada masukan dan menghasilkan keluaran unik, sedangkan register digunakan untuk menyimpan

Diunggah oleh

Yazid Ihsan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
164 tayangan11 halaman

Rangkaian Decoder dan Multiplexer

Dokumen tersebut membahas tentang beberapa komponen digital dasar seperti multiplexer, demultiplexer, decoder, register, dan counter. Multiplexer digunakan untuk memilih data masukan dari beberapa sumber ke satu saluran, sementara demultiplexer melakukan hal sebaliknya yaitu membagi satu masukan ke beberapa keluaran. Decoder dapat mendeteksi pola biner tertentu pada masukan dan menghasilkan keluaran unik, sedangkan register digunakan untuk menyimpan

Diunggah oleh

Yazid Ihsan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Decoder, Multiplexer, dan

Register

Mengklasifikasikan rangkaian
Decoder, Multiplexer,Register
MULTIPLEXER

 Merupakan alat yang digunakan


memilih data yang masuk dari
beberapa sumber ke satu saluran
data.
 Representasi Mux. 4 ke 1
RANGKAIAN MULTIPLEXER
S 2 S 1

D 0

D 1
F

D 2

D 3
DEMULTIPLEXER

 Data distributor
 Kebalikan dari Multiplexer, operasi
ini akan mengambil sebuah input
dan menyebarkannya ke beberapa
output.
RANGKAIN DEMULTIPLEXER

Z 0
W 1

Baris
Seleksi
Z 1
W 0

Input Data Z 2

Z 3
DECODER

DECODER
 Sirkuit kombinasional yang mendeteksi
terjadinya pola biner diskret pada
inputnya dan menghasilkan output
unik yang berhubungan setiap kode
yang terdeteksi.
 Jika ada n variabel input, maka
decoder akan mempunyai sampai
sejumlah 2n output.
RANGKAIN DECODER
m 3

m 2

Y
m 1

m 0
ENCODER
 Rangkaian yang digunakan untuk
membuat alamat atau nama dari
aktif input line, oleh karena itu ini
merupakan kebalikan decoder.
 Biasanya encoder mempunyai 2k
input line dan k output jalur
alamat.
REGISTER
 Menyimpan nilai data digit yang
bersifat sementara
 m-bit register adalah hasil dari m-
flip-flop yang digunakan
menyimpan m-bit word.
 Dimana setiap bit word disimpan
pada flip-flop secara terpisah
COUNTER

 Counter merupakan mesin


sequensial yang didesain menjadi
siklus dari hasil sebelumnya secara
sequensial k dengan keadaan
S0,S1…,Sk-1 sesuai dengan
respons pulsa pada input line,
setiap input pulsa bertambah satu.
Tugas
 Buatlah contoh tabel kebenaran dan persamaan
logika di rangkaian multiplexer dan decoder
berdasarkan link video berikut :
link decoder:
[Link]
link multiplexer:
[Link]
 Buatlah contoh rangkaian register berdasarkan
link video berikut:
[Link]

Anda mungkin juga menyukai