HAZARD IDENTIFICATION
RISK ASSESSMENT AND
RISK CONTROL
(HIRARC)
P2K3 PT. PAPERTECH INDONESIA
LOGO
LOGO
TUJUAN HIRARC
Untuk mengidentifikasi jenis bahaya di
tempat kerja
Untuk membuat penilaian resiko
Untuk menyarankan kontrol resiko kepada
organisasi
Untuk menerapkan kontrol resiko
Untuk mengevaluasi kontrol resiko
LOGO
LANGKAH-LANGKAH
Identifikasi Penilaian Mengontrol
Bahaya Resiko Resiko
LOGO
1. Identifikasi Bahaya
Terkait kegiatan rutin ataupun non rutin
Menggambarkan Flow proses kegiatan
Identifikasi bahaya dari setiap kegiatan
yang sesuai dengan flow proses
kegiatan
Contoh :
Kegiatan Pengeboran di area
workshop
Pasang
Persiapan Pemasangan
Material di Dll….
Material mata Bor
ragum
LOGO
Cara Mengisi Kolom Identifikasi Bahaya
LOGO
2. Penilaian Resiko/ Risk Assessment
Penilaian risiko akan menentukan tugas
rutin, non-rutin dan emergency
mengevaluasi bahaya kerja dan menentukan
risiko pada pekerjaan
Penentuan bahaya :
Program ini menyediakan mekanisme untuk melakukan
penilaian dengan pilihan yang dinamis untuk kelas
bahaya. Pemilik proses dapat menambahkan deskripsi
bahaya jika perlu untuk mempersempit bahaya tertentu
mungkin terjadi di tempat kerja.
Mendefinisikan risiko yang mungkin terjadi sebagai
akibat dari bahaya yang terkait tersedia di tempat kerja
LOGO
Penilaian Resiko/ Risk Assessment
Analisa Resiko
Mendefinisikan pengendalian risiko saat ini
dengan memilih langkah-langkah yang disediakan
seperti eliminasi, substitusi, kontrol rekayasa,
administratif dan APD (Alat Pelindung Diri).
Tambahan untuk langkah-langkah khusus dari
kontrol jika perlu
Probabilitas/Likehood dari suatu kejadian
didefinisikan nilai didasarkan pada kemungkinan
suatu peristiwa terjadi.
Nilai menunjukkan pada Tabel 1 memberikan 5
probabilitas dari event dapat terjadi.
LOGO
TABEL 1
Likelihood (L) Description Rating
Most likely The most likely result of the hazard / event 5
being realized
Possible Has a good chance of occurring and is not 4
unusual
Conceivable Might be occur at sometimes in future 3
Remote Has not been known to occur after many 2
years
Inconceivable Is practically impossible and has never 1
occurred
LOGO
Penilaian Resiko/ Risk Assessment
Keparahan/Severity bahaya dapat
dibagi menjadi lima kategori. Severities
didasarkan pada tingkat keparahan
kesehatan individu, lingkungan, atau
untuk properti. Tabel 2 menunjukkan
keparahan peristiwa yang mungkin
terjadi.
LOGO
TABEL 2
Severity (S) Description Rating
Catastrophic
Numerous fatalities, irrecoverable property damage &
5
productivity or financial lost > Rp. 100 million
Death
Approximately one single fatality major property damage
if hazard is realized or financial lost Rp 40
4
million<C<Rp.100 million
Serious
Non-fatal injury, permanent disability or financial lost
3
Rp.20 million<C< Rp 40 million
Minor
Disabling but not permanent injury or financial lost Rp
2
10 million <C< Rp 20 million
Negligible
Minor abrasions, bruises, cuts, first aid type injury
1
financial lost < Rp 10 million
LOGO
Penilaian Resiko/ Risk Assessment
Evaluasi risiko dapat ditentukan dengan
kombinasi kemungkinan (L) dan tingkat
keparahan (S). Perhitungan risiko dapat
dirumuskan sebagai LXS = risiko relatif.
Pembenaran risiko dapat ditentukan
sebagai lihat Tabel 3
LOGO
TABEL 3
LOGO
Pengendalian Resiko
Contoh HIRARC LOGO
LOGO
Formulir HIRARC
..\form [Link]
LAPORAN KEJADIAN
HAMPIR CELAKA/ NEAR
MISS
PT. PAPERTECH INDONESIA
LOGO
LOGO
Accident, Incident & Near miss
Accident yakni jika sudah terjadi luka, kematian dan
terkait dengan health and safety lainnya ( kerusakan
property, kerusakan tempat kerja sudah tidak termasuk
istilah Accident lagi dalam OHSAS versi 2007 )
Incident adalah Kejadian yang tidak diinginkan dimana
telah melakukan kontak dengan sumber energi yang
melebihi nilai ambang batas badan atau struktur. Selain
itu, Incident juga dapat diartikan sebagai Kejadian yang
dapat menimbulkan/ berpotensi timbulnya kecelakaan
kerja.
Near miss adalah Incident yang tidak menimbulkan
cidera manusia atau kerusakan / kerugian
[Link] peristiwa yang tak terencana, tidak
menyebabkan cedera, penyakit, kerusakan, namun
memiliki potensi untuk melakukannya
LOGO
Scope
Seluruh karyawan PT. Pappertech
Indonesia
Langkah-Langkah
Setiap Personil atau karyawan yang mengetahui adanya Insiden/Nearmiss
memberikan informasi dan laporan kepada atasan yang bersangkutan atau
anggota P2K3 di lokasi/unit masing-masing yang telah ditunjuk dengan
menggunakan Formulir Laporan Hampir Celaka (K3.2.02).
Kemudian atasan yang bersangkutan atau anggota P2K3 yang ditunjuk di
lokasi/unit masing-masing melakukan verifikasi terhadap laporan tersebut,dan
jika ditemukan ketidaksesuaian maka P2K3/MR dapat mengeluarkan Corrective
Action Request
Anggota P2K3 area menginformasikan Insiden/Nearmiss yang terjadi kepada
Sekretaris P2K3 dan WM (Wakil Manajemen) serta menyimpan rekaman laporan
kejadian dan tindakan perbaikan yang telah dilakukan.
Anggota P2K3 area memasang kartu kuning peringatan kejadian Near Miss di
dekat area kejadian, hingga faktor penyebab telah dapat ditanggulangi
LOGO
KARTU KUNING TANDA PERINGATAN NEAR MISS
LOGO
Formulir Laporan Near Miss
..\..\SOP K3\Form HSE\Near Miss - Form
[Link]
LOGO