Rencana Pembangunan Embung Desa Benakat
Rencana Pembangunan Embung Desa Benakat
PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN EMBUNG DESA BENAKAT MINYAK
CV NICO UTAMA
METODA PELAKSANAAN
Skpd : Dinas Pekerjaan Umum Kab. Pali
Kegiatan : Pembangunan Emb ung Kabupaten Pa li 2019
Pekerjaan : Pembangunan Embung Desa Benakat Minyak
Kabupaten : Penukal Abab Lematang Ilir
PENDAHULUAN
Secara umum dan singkat dengan ini disajikan rencana umum, syarat - syarat dan tata
tertib pelaksanaan pekerjaan yang berkualitas dalam waktu yang telah diperhitungkan
secara teknis dan rasional yang dapat dipertanggung jawabkan. Pekerjaan ini meliputi
Mobilisasi Peralatan dan Penyedian Fasilitas lainnya. Pengadaan Material dan Tenaga
Kerja yang dibutuhkan sesuai peraturan per-Undang Undangan yang berlaku dan
dipersyaratkan.
A. RENCANA KERJA SECARA TEKNIS BERDASARKAN PEDOMAN STANDAR YANG
BERLAKU
Mendatangkan (Leveransir) pengelolaan transfortasi, pengangkutan, pengerahan tenaga
dan sebagainya dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang memuaskan segala
pihak, yaitu menyerahkan pekerjaan yang sempurna dan lengkap. Juga dimaksudkan
pekerjaan yang walaupun tidak jelas disebutkan dalam rencana kerja dan syarat-syarat
serta gambar-gambar, tetapi masih berada dalam bidang pekerjaan ini, haruslah
dilaksanakan sesuai dengan mengikuti ketentuan dan petunjuk Direksi atas beban
Penyedia Jasa, dengan ketentuan sebagai berikut :
KETENTUAN UMUM DAN TATA TERTIB
- Selama berlangsung pelaksanaan pekerjaan diwajibkan untuk memasang tanda-
tanda pengaman.
- Penempatan alat-alat dan bahan diusahakan sedapat mungkin tidak mengganggu
lalu lintas umum.
- Apabila terdapat kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian pelaksana
pekerjaan untuk pengamanan seperti diuraikan diatas, sepenuhnya menjadi
tanggung jawab Pelaksana Pekerjaan.
- Pemasukan dan penempatan meterial untuk kebutuhan dalam pelaksanaan harus
diatur sedemikian rupa, agar secepatnya dapat digunakanpada pekerjaan.
- Pemasangan dan pembongkaran perancah/Staiger agar diatur dan dihindarkan
dari kemungkinan timbulnya kecelakaan tenaga kerja.
- Kebersihan material dan bekas-bekas bongkaran yang tidak dapat dipakai lagi,
agar secepatnya dikeluarkan dari lokasi pekerjaan.
- Untuk menunjang kelancaran dalam pelaksanaan pekerjaan pihak Pelaksana
Pekerjaan diwajibkan melakukan pekerjaan pendahuluan :
SewaBulldozer
Tanah 100-150 Hp 1 Unit (Milik Sendiri / S
Sewa Tanah meliputi pekerjaan sewa tempat untuk mendirikan Barak Kerja
dan Gudang lainnya termasuk tempat Kantor Lapangan dan Direksi Keet
Dumpdengan ukuran tanah sesuai dengan volume dan spesifikasi kontrak2 Unit
Truck 3.5 Ton yang(Milik Sendiri / S
berlokasi di tempat yang strategis dan berada tidak jauh dari lokasi
pelaksanaan pekerjaan.
Excavator 80-140 HP 1 Unit (Milik Sendiri / S
Pembuatan Direksi Keet, Los Kerja dan Gudang Seluas 300 M2
1. Barak kerja & Gudang dan lainnya
- Barak kerja dan Gudang serta lainnya meliputi pekerjaan pembuatan Barak
Flat Bed Truck 3-4 M3 1 Unit (Milik Sendiri / S
Kerja yang di buat sebagai tempat istirahat para pekerja dan personil
proyek lainnya. Gudang yaitu tempat yang di buat untuk penyimpanan
bahan serta peralatan yang di kontrol dan dikordinir oleh salah seorang
Motor Grader > 100 Hp 1 Unit (Milik Sendiri / S
personil yang berprofesi sebagai Logistik.
- Menyediakan Kantor Direksi lengkap bisa dengan sistem sewa atau
membuat
Generator Set barak peralatan dan alat kerja yang diperlukan, misalnya1 Unit
meja(Milik Sendiri / S
tulis serta peralatan tulis, satu set kursi tamu, satu buah papan tulis,
penerangan, kotak obat PPPK dan lain-lain yang dipandang perlu.
-WheelLokasi kantor
Loader 1.0 Direksi harus sesuai petunjuk Direksi.
– 1.6 M3 1 Unit (Milik Sendiri / S
- Menyediakan barak kerja untuk pekerja yang didatangkan
- Menyediakan gudang untuk penyimpanan bahan-bahan bangunan dan
peralatan sebelum bahan-bahan tersebut dipergunakan.
Water Pump 70-100 mm 1 Unit (Milik Sendiri / S
- Lokasi barak kerja / pemondokan , kantor dan gudang diperkirakan sendiri
oleh Penyedia Jasa atas persetujuan Direksi.
2. Kantor Lapangan dan Direksi Keet
Pekerjaan Kantor Lapangan dan Direksi Keet yaitu tempat yang di buat oleh
penyedia jasa sebagai kantor lapangan dan direksi yang dilengkapi
peralatan kantor seperti meja, kursi dan perlengkapan lainnya.
PEKERJAAN TANAH
Cabut 1 Tunggul Pohon Tanaman Keras Ø > 15 cm dan membuang sisa
tunggul kayu dan akar - akarnya.
Kecuali dinyatakan pada syarat-syarat khusus atau yang tertera pada
gambar, maka seluruh pohon-pohon, semak-semak dan akar-akar pohon
dalam daerah batas pekerjaan untuk seluruh penunjang dari bangunan dan
ditambah dengan jarak 5 M pada kedua ujung dari bangunan harus
dibersihkan dan ditebang, termasuk setiap pohon diluar batas - batas ini
yang diperkirakan dapat jatuh dan menghalangi bangunan.
Pembersihan diluar batas-batas ini tidak diberikan pembayaran kepada
kontraktor kecuali pekerjaan semacam itu atas permintaan dari konsultan
Bila dinyatakan pada syarat-syarat khusus atau diperintahkan oleh konsultan
pengawas bahwa pohon - pohon rindang serta tanaman - tanaman ornamen
tertentu dipertahankan, maka pohon pohon / tanaman - tanaman termaksud
harus dijaga betul - betul terhadap kerusakan atas biaya dari
Urutan Pekerjaan :
1. Excavator mengeruk / menggali tanah kemudian dimuat kedalam
Dump Truck
2. Dump Truck mengangkut tanah hasil galian ke lokasi pembuangan.
3. Bulldozer menghampar, meratakan hasil galian dilokasi pembuang
Tanah dihampar, diratakan dan dirapihkan
Pekerjaan Penghamparan, perataan dan perapian tanah hasil galian
dilakukan pada pengerjaan pembuatan tanggul dan pada lokasi
Peralatan yang digunakan :
1. Bulldozer
2. Dump Truck
3. Alat Bantu
Urutan Pekerjaan :
1. Excavator mengeruk / menggali, tanah hasil galian yang
digunakan untuk pembuatan tanggul dirapikan menggunakan
2. Ukuran tanggul disesuaikan dengan gambar perencanaan yang
diberikan oleh pemberi tugas.
3. Untuk dilokasi pembuangan perapian tanah galian dilakukan
sesuai dengan petunjuk pengawas lapangan pemberi tugas.
- As-bulit Drawing
As built Drawing kami buat sesuai dengan kondisi ukuran-ukuran di
lapangan pada akhir pekerjaan. untuk mengetahui perubahan-perubahan
pada pekerjaan yang dilaksanakan terhadap gambar pada bestek maka
kami akan mengukur ulang kembali hasil pekerjaan tersebut untuk
dituangkan dalam As built Drawing yang akan kami buat. Penyerahan As
PEKERJAAN AKHIR
CV NICO UTAMA
HENDRI JUNAIDI
DIREKTUR
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI
( RKK )
1. PENDAHULUAN
Perusahaan jasa kontruksi memiliki potensi bahaya tinggi, seperti penggunaan alat
berat, mesin gerinda, las, bekerja diketinggian, suhu yang ekstrim, melakukan
penggalian dan lain-lain.
Dengan adanya hal tersebut maka dipergunakan Program Keselamatan dan
Kesehatan Kerja yang penerapannya meliputi Kantor, Projeck Site serta area
pendukung lainnya yang merupakan kebijakan pihak perusahaan.
Tersedianya Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja datau
Occupational Health and Safety Manajement System (SMK3/OHSMS) dimana system
ini diperlukan untuk menurunkan insiden dan penyakit akibat kerja sehingga tercipta
tempat kerja yang aman dan sehat.
Untuk memberikan kepuasan pelanggan dan perlindungan kepada karyawan dan
keselamatan dan kesehatan kerja serta menjaga kelestarian lingkungan hidup dan
dalam rangka pemenuhan OHSAS 18001:2007 butir 4:4.6 maka diperlukan suatu
Rencana Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Proyek.
2. KEBIJAKAN K3
Sudah menjadi kebijaksanaan direksi Pengawas dari Perusahaan, agar setiap
karyawan dan pekerja mendapatkan tempat yang aman dan sehat dalam
melaksanakan tugas sehari-hari. Pada prinsipnya semua pihak harus berupaya serta
mengambil langkah-langkah positif sehingga seluruh karyawan dan pekerja
terjamin dan bekerja dengan aman dan sehat. Secara garis besar, kebijakan ini
adalah :
1. Mematuhi seluruh peraturan perundangan dalam bidang Keselamatan dan
Kesehatan kerja, yang merupakan persyaratan minimum kinerja keselamatan
dan kesehatan kerja
2. Selalu memberikan perlindungan kepada seluruh karyawan, tamu, pihak ke
tiga dan asset perusahaan dengan mencegah dan mengendalikan kejadian
yang dapat merugikan asset perusahaan.
3. Melakukan komunikasi yang efektif kepada seluruh karyawan, masyarakat
dan pihak-pihak yang berkepentingan.
4. Mempertimbangkan setiap aspek Keselamatan dan kesehatan kerja pada setip
tahap penyelenggaraan kegiatan serta mengendalikan resikoyang ada
5. Meningkatkan kesadaran dan memberikan pengertian bahwah kecelakaan itu
dapat dicegah.
6. Memberikan pengertian bahwah target utama Perusahaan Adalah " Zero
7. Mengutamakan keselamatan karyawan dan pekerja dari penggunaan
peralatan dan bahan dilokasi proyek
8. Menjamin bahwah semua karyawan dan pekerja telah mengetahui dan
melaksanakan pekerjaannya secara produktif yaitu dengan cara yang aman
melalui petunjuk yang benar, instuksi pekerjaan yang tepat, instuksi
pemakaian peralatan yang tepat, instuksi pemakaian bahan yang tepat melalui
Program K3
1. Promosi program k3 Promosi program k3 terdiri dari:
1. Pemasangan bendera k, bendera RI, bender Perusahaan, bentuk dan cara
pemasangan (Lihat lampiran)
a. Pemasangan sign board k3
b. Slogan-slogan yang mengisyaratkan akan perlunya bekerja dengan selamat seperti
contoh pada lampiran.
c. Gambar-gambar pamplet tentang bahaya/kecelakaan yang mungkin terjadi dilokasi
pekerjaan dipasang dikantor proyek atau lokasi pekerjaan dilapangan.
2. Sarana peralatan untuk K3
sarana peralatan untuk K3 terdiri dari :
[Link] melekat pada orang, yaitu :
a. Topi helm
b. Sepatu lapangan
c. Sabuk pengaman (untuk pekerja ditempat yang tinggi)
d. Sarung tangan (untuk pekerja tertentu)
e. Masker pengaman untuk gas beracun ( untuk pekerjaan tertentu)
f. Kacamata las/google
g. Obat-obatan untuk P3K
h. Pelampung renang untuk lokasi tertentu
c. Rambu-rambu peringatan
Rambu-rambu peringatan antara lain untuk:
a. Perngatan bahaya dari atas
b. Peringatan bahaya benturan kepala
c. Peringatan bahaya longsoran
d. Peringatan bahaya api/kebakaran
e. Peringatan tersengat listrik
f. Petunjuk ketinggian (untuk bangunan yang lebih tinggi dari 2 (dua) lanta)
g. Petunjuk jalur instalasi listrik kerja sementara
h. Petunjuk batas ketinggian penumpukan material
i. Larangan memasuki area tertentu
j. Larangan membawa bahan-bahan yang berbahaya
k. Petunjuk untuk melapor (Keluar Masuk Proyek)
l. Peringatan untuk memakai alat pengaman kerja
m. Peringatan ada alat/masin yang berbahaya (untuk lokasi tertentu)
n. Peringatan/larangan masuk lokasi genset/power listrik (untuk orang tertentu)
Catatan :
Ada pemahaman yang keliru, yaitu menganggap bahwa kalau sudah memenuhi syarat peralatan
K3 berarti sudah memenuhi persayaratan K3 padahal sarana peralatan K3 ini adalah baru
sebagian dari sistem kerja K3. Bekerja dengan K3 yang benar adalah bila memenuhi 3 hal sebagai
1. Orangnya
Orangnya (pengawas dan tenaga kerja) punya sikap kerja yang benar yaitu:
a. Punya pengetahuan dan keterampilan K3
b. Berperilaku sesuai ketentuan K3
c. Sehat jasmani dan rohani.
2. MesinLingkungan kerja sesuai ketentuan Lingkungan kerja meliputi :
a. Lay out planning (perencanaan tata letak)
b. Huose keeping (pemeliharaan alat-alat rumah tangga)
c. Penerangan dan ventilasi
3. Penataan lingkungan
1. Lay out planning (perencanaan tata letak)
Perencanaan tata letak harus diatur sedemikian rupa sehingga orang dan alat yang
akan bekerja tidak saling terganggu justru saling mendukung sehingga dapat
dicapai pelaksanaan dengan produktivitas tinggi dan aman.
Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan tata letak yaitu :
a. Dimensi (ukuran), posisi, elevasi (ketinggian);
b. Gerakan manusia dan alat;
c. Suara (kebisingan);
d. Getaran;
e. Cahaya dan situasi udara.
2. House keeping kebersihan dan kerapian tempat kerja merupakan syarat K3Sarana
kebersihan dan kerapihan untuk program K3 terdiri atas.
a. Penyediaan air bersih yang cukup;
b. Penyediaan toilet/Wc yang bersih;
c. Penyediaan musholah yang bersih dan terawat;
d. Penyediaan toilet/Wc untuk pekerja proyek;
e. Penyediaan bak-bak sampah pada lokasi yang diperlukan;
f. Pebuatan saluran pembuangan limbah
g. Pembersihan sampah secara teratur;
h. Kerapian penempatan alat-alat kerja dilapangan setelah dipakai (concrete
Vibratory, lampu-lampu penerangan dll).
ORGANISASI K3
PENANGGUNG JAWAB K3
CV NICO UTAMA
HENDRI JUNAIDI
DIREKTUR
3. PERENCANAAN K3
1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian ResikoK3, Program K3 dan Bahaya
IDENTIFIKASI SASARAN K3 PENGENDALIAN PROGRAM
NO. URAIAN KEGIATAN BIAYA ( Rp. )
BAHAYA PROYEK RESIKO K3 SUMBER
1 2 3 4 5 6 7
Pekerjaan tanah secara manual dan semi mekanis (Normatif)
T.01.c • Cabut 1 tunggul pohon • Tertimpa Material • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
tanaman keras ø > 15 cm Batang Pohon ==> Luka bekerja dilokasi menggunakan Alat
Ringan proyek tidak
dan membuang sisa Pelingung Diri (APD)
tunggul kayu dan akar- • Terluka Akibat mengalami (Safety Helmet, Masker,
kecelakaan kerja Safety shoes, Sarung
akar nya Peralatan Kerja ==>
Luka Ringan / Luka sehingga Tangan).
menimbulkan
. korban jiwa ( fatal
Accident ).
T.02.a • Terluka Akibat Material • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
1 m¹ uitset trase saluran
==> Luka Ringan / Luka bekerja dilokasi menggunakan Alat
Berat proyek tidak Pelingung Diri (APD)
mengalami (Safety Helmet, Masker,
• Terluka Akibat
kecelakaan kerja Safety shoes, Sarung
Peralatan Kerja ==>
Luka Ringan sehingga Tangan).
menimbulkan
• Jatuh kedalam Danau korban jiwa ( fatal
==> Luka Ringan Accident ).
T.03.a • Terluka Akibat Material • Tenaga kerja yang • Memasang jenis rambu Biaya SMK3
Patok kayu (Ukuran 5/7)
==> Luka Ringan / Luka bekerja dilokasi dan semboyan K3-L
Berat proyek tidak sesuai dengan SOP.
mengalami
• Terluka Akibat • Kendaran pengangkut
kecelakaan kerja
Peralatan Kerja ==> alat dalam kondisi yang
Luka Ringan sehingga layak untuk
menimbulkan dioperasikan.
• Jatuh kedalam Danau korban jiwa ( fatal
==> Luka Ringan Accident ).
IDENTIFIKASI SASARAN K3 PENGENDALIAN PROGRAM
NO. URAIAN KEGIATAN BIAYA ( Rp. )
BAHAYA PROYEK RESIKO K3 SUMBER
1 2 3 4 5 6 7
Pekerjaan tanah secara mekanis (Informatif)
TM.01 AHSP penggalian tanah • Terjadi kecelakaan • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
di situ/waduk dengan Akibat Alat Berat ==> bekerja dilokasi menggunakan Alat
Excavator di ponton 1, Luka Ringan / Luka proyek tidak Pelingung Diri (APD)
hasil galian diangkut Berat. mengalami (Safety Helmet, Masker,
dengan ponton 2 kecelakaan kerja Safety shoes, Sarung
• Tertimpa Material Tanah sehingga Tangan).
Galian ==> Luka menimbulkan • Memasang jenis rambu
Ringan korban jiwa ( fatal dan semboyan K3-L
Accident ). sesuai dengan SOP (
• Sakit Mata Akibat Debu Standard Operating
Tanah Galian ==> Prosedure )
Iritasi Ringan • Mengoperasikan Alat
Berat Sesuai dengan
Fungsinya.
TM.02.a Menggali dengan • Terjadi kecelakaan • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
Excavator dan material Akibat Alat Berat ==> bekerja dilokasi menggunakan Alat
atau hasil galian dimuat Luka Ringan / Luka proyek tidak Pelingung Diri (APD)
ke DT Berat. mengalami (Safety Helmet, Masker,
• Tertimpa Material Tanah kecelakaan kerja Safety shoes, Sarung
Galian ==> Luka sehingga Tangan).
Ringan menimbulkan • Memasang jenis rambu
• Sakit Mata Akibat Debu korban jiwa ( fatal dan semboyan K3-L
Tanah Galian ==> Accident ). sesuai dengan SOP (
Iritasi Ringan Standard Operating
Prosedure )
TM.04.d Tanah dihampar, • Terjadi kecelakaan • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
Akibat Alat Berat ==> bekerja dilokasi menggunakan Alat
diratakan dan dirapihkan Luka Ringan / Luka proyek tidak Pelingung Diri (APD)
Berat. mengalami (Safety Helmet, Masker,
• Sakit Mata Akibat Debu kecelakaan kerja Safety shoes, Sarung
Tanah Galian ==> sehingga Tangan).
Iritasi Ringan menimbulkan
korban jiwa ( fatal
Accident ).
IDENTIFIKASI SASARAN K3 PENGENDALIAN PROGRAM
NO. URAIAN KEGIATAN BIAYA ( Rp. )
BAHAYA PROYEK RESIKO K3 SUMBER
1 2 3 4 5 6 7
Pekerjaan lain-lain (Normatif/Informatif)
LA.02 Pembuatan direksi keet, • Tertimpa material kayu • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
los kerja dan gudang dan papan --> luka bekerja dilokasi menggunakan Alat
berat/ringan proyek tidak Pelingung Diri (APD)
• Terluka terkena (Safety Helmet, Masker,
mengalami
peralatan kerja-->luka Safety shoes, Sarung
kecelakaan kerja
berat/ringan Tangan).
sehingga
• Memasang jenis rambu
menimbulkan dan semboyan K3-L
korban jiwa ( fatal sesuai dengan SOP (
Accident ). Standard Operating
Prosedure )
LA.03.b 1 Buah papan nama • Terluka terkena • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
pekerjaan menggunakan peralatan kerja saat bekerja dilokasi menggunakan Alat
multiflex 10 mm, frame pemasangan-->luka Pelingung Diri (APD)
proyek tidak
allumunium siku dan berat/ringan (Safety Helmet, Masker,
tiang kayu 5/7, printing mengalami
Safety shoes, Sarung
banner plastik kecelakaan kerja
Tangan).
sehingga • Memasang jenis rambu
menimbulkan dan semboyan K3-L
korban jiwa ( fatal sesuai dengan SOP (
Accident ). Standard Operating
Prosedure )
LA.04 Mobilisasi Peralatan • Terjadi kecelakaan • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
Pada saat mobilisasi bekerja dilokasi menggunakan Alat
==> Luka Ringan / Luka Pelingung Diri (APD)
proyek tidak
Berat. (Safety Helmet, Masker,
mengalami Safety shoes, Sarung
kecelakaan kerja Tangan).
sehingga • Memasang jenis rambu
dan semboyan K3-L
menimbulkan
sesuai dengan SOP (
korban jiwa ( fatal Standard Operating
Accident ). Prosedure )
IDENTIFIKASI SASARAN K3 PENGENDALIAN PROGRAM
NO. URAIAN KEGIATAN BIAYA ( Rp. )
BAHAYA PROYEK RESIKO K3 SUMBER
1 2 3 4 5 6 7
LA.04.b Sewa lahan • Terluka terkena • Tenaga kerja yang • Pekerja dilengkapi atau Biaya SMK3
peralatan kerja saat bekerja dilokasi menggunakan Alat
LA.05.b pemasangan-->luka proyek tidak sesuai kegunaannya
1 Set foto dokumentasi berat/ringan mengalami
menggunakan kamera kecelakaan kerja
digital tanpa film (jika sehingga
menggunakan kamera menimbulkan
digital, untuk korban jiwa ( fatal
dokumentasinya dengan Accident ).
CD dan album foto)
CV NICO UTAMA
HENDRI JUNAIDI
DIREKTUR