100% menganggap dokumen ini bermanfaat (4 suara)
4K tayangan6 halaman

Pedoman PIK Remaja dan Mahasiswa

Pedoman ini menjelaskan tentang pembentukan dan pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) untuk memberikan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa. PIK R/M dibentuk melalui konsultasi dengan pihak terkait, menyusun struktur organisasi dan program kegiatan, serta diluncurkan secara resmi dengan memenuhi persyaratan ruang, sarana, sum

Diunggah oleh

Novi Apandy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (4 suara)
4K tayangan6 halaman

Pedoman PIK Remaja dan Mahasiswa

Pedoman ini menjelaskan tentang pembentukan dan pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) untuk memberikan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa. PIK R/M dibentuk melalui konsultasi dengan pihak terkait, menyusun struktur organisasi dan program kegiatan, serta diluncurkan secara resmi dengan memenuhi persyaratan ruang, sarana, sum

Diunggah oleh

Novi Apandy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEDOMAN PENGELOLAAN PUSAT INFORMASI DAN KONSELING

REMAJA DAN MAHASISWA (PIK R/ M)

I.     PENDAHULUAN

A.  DASAR HUKUM
1. UU RI No. 52 Tahun 2009, tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
2. Perpres No. 62 Tahun 2010, tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
3. Perka  BKKBN No.72/ PER/ B5/ 2011, tentang Organisasi dan Tata Kerja BKKBN.
4. Perka  BKKBN No.88/ PER/ F2/ 2012, tentang Pedoman Pengelolaan Pusat Informasi dan
Konseling Remaja/ Mahasiswa.

B.  LATAR BELAKANG
1. Besarnya jumlah penduduk usia remaja yaitu sekitar 64 juta atau 27,6% dari total penduduk
237,6 juta berdasarkan SP 2010.
2. Terdapatnya permasalahan remaja seputra TRIAD KRR (Seksualitas, HIV dan AIDS serta Napza).
3. Rendahnya pengetahuan remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja.
4. Median usia kawin pertama perempuan relatif masih rendah, yaitu 19,8 tahun (SDKI 2007).

C.  TUJUAN
1. Tujuan Umum
Pedoman ini disusun untuk dijadikan pegangan/ acuan bagi pengelola program, dan pengelola
PIK R/ M dalam rangka menumbuh-kembangkan PIK R/ M diberbagai jalur dan disemua
tingkatan wilayah.

2. Tujuan Khusus
a.    Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para Pengelola/ Pembina, dan Pengelola PIK R/
M, dalam menumbuhkembangkan PIK R/ M (Tumbuh, Tegak, dan Tegar).
b.    Meningkatkan kualitas pelayanan PIK R/ M
c.    Mewujudkan PIK R/ M Unggulan dan PIK Mahasiswa (Center Of Excellent)
d.    Meningkatkan jumlah remaja/ mahasiswa untuk memperoleh pelayanan informasi dan
konseling melalui PIK R/ M.
e.    Memperluas jejaring kerja didalam pengelolaan PIK R/ M

D.  SASARAN
1.    Pengelola Program GenRe
2.    Pembina PIK R/ M
3.    Pengelola PIK R/ M
4.    Pendidik Sebaya
5.    Konselor Sebaya
E.   RUANG LINGKUP DAN BATASAN PENGERTIAN
1. Ruang Lingkup
a. Pembentukan dan Pengembangan PIK R/ M,
b. Mekanisme dan pengelolaan PIK R/ M
c.  Peran PIK R/ M Unggulan
d. Peran PIK Mahasiswa sebagai CEO
e. Pencatatan dan Pelaporan

2.   Batasan Pengertian
1)   Kependudukan adalah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah, struktur, pertumbuhan,
persebaran, mobilitas, penyebaran, kualitas, dan kondisi kesejahteraan yang menyangkut
politik, ekonomi, sosial budaya, agama serta lingkungan penduduk setempat.
2)   Keluarga Berencana (KB) adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal
melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan
hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.
3)   Ketahanan dan kesejahteraan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan
ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik-materil guna hidup mandiri dan
mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan
kesejahteraan kebahagiaan lahir dan batin.
4)   Program Generasi Berencana (GenRe) adalah suatu program yang dikembangkan dalam rangka
penyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja/ mahasiswa yang diarahkan untuk mencapai
Tegar Remaja/ Mahasiswa agar menjadi tegar Keluarga demi terwujudnya keluarga kecil,
bahagia dan sejahtera.
5)   Generasi Berencana (GenRe) adalah remaja/ mahasiswa yang memilliki pengetahuan, sikap dan
perilaku sebagai remaja/ mahasiswa yang mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara
terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana serta menikah dengan penuh
perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi dalam rangka penyiapan kehidupan
berkeluarga.
6)   Pusat Informasi dan Konseling Remaja/ Mahasiswa (PIK R/ M) adalah suatu wadah kegiatan
program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja/ mahasiswa yang
dikelola dari, oleh dan untuk remaja/ mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan
konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja/ mahasiswa serta kegiatan
penunjang lainnya.
7)   Tegar Remaja/ Mahasiswa adalah remaja/ mahasiswa yang berperilaku sehat, terhindar dari
resiko TRIAD KRR (Seksualitas, Napza, HIV dan AIDS), menunda usia pernikahan, mempunyai
perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan KKBS serta menjadi contoh, model,
idola dan sumber informasi bagi teman sebayanya.
8)   Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi
dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata
berarti bebas dari kecacatan, namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.
9)   TRIAD KRR adalah tiga resiko yang dihadapi oleh remaja/ mahasiswa yaitu resiko yang berkaitan
dengan Seksualitas, Nafza, HIV dan AIDS.
10)             Seksualitas adalah segala sesuatu yang menyangkut hidup manusia sebagai mahluk seksual,
yaitu emosi, perasaan, kepribadian, sikap yang berkaitan dengan perilaku seksual, hubungan
seksual dan orientasi seksual.
11)             HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang melemahkan
sistem kekebalan tubuh manusia.
12)             AIDS adalah singkatan dari Acuired Immuno Deficiency Syndrome, yaitu sekumpulan gejala
yang timbul akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh, karena terinfeksi virus HIV.
13)             Napza adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, yaitu
zat-zat kimiawi yang dimasukan kedalam tubuh manusia baik secara oral (melalui mulut),
dihirup (melalui hidung) atau disuntik yang menimbulkan efek tertentu terhadap fisik, mental
dan ketergantungan.
14)             Ketrampilan hidup (Life Skills) adalah pendidikan non formal yang berkaitan dengan
ketrampilan fisik, mental, emosional, spiritual, kejuruan dan ketrampilan menghadapi kesulitan.
15)             Pendewasaan Usia Perkawinan adalah upaya untuk meningkatkan usia kawin pertama saat
mencapai usia 20 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
16)             Remaja adalah Orang Muda (Young People) yaitu penduduk usia 10-24 tahun (UNFPA dan
WHO). Remaja sebagai sasaran program GenRe adalah penduduk usia 10-24 tahuun yang
belum menikah.
17)             Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di perguruan tinggi tertentu (PP
RI no. 30 tahun 1990). Mahasiswa sebagai sasaran program GenRe adalah mahasiswa yang
belum menikah.
18)             Pengelola Program GenRe adalah Pejabat Struktural dan Fungsional mulai dari tingkat Pusat
sampai tingkat lini Lapangan dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan Program GenRe,
yaitu pengelolaan  BKR dan pengelolaan PIK R/ M.
19)             Pembina PIK R/ M adalah Pimpinan lembaga formal, non formal yang mempunyai
kepedulian  yang tinggi terhadap masalah-masalah R/ M dan memberikan dukungan serta aktif
membina PIK R/ M.
20)             Pengelola PIK R/ M adalah R/ M berusia ±24 tahun, belum menikah dan punya komitmen
dalam mengelola dan melaksanakan PIK R/ M. Pengelola PIK R/ M terdiri dari : Ketua;
Sekretaris; Bendahara; dan Bidang-Bidang sesuai kebutuhannya.
21)             Pendidik Sebaya (PS) adalah R/ M yang secara fungsional mempunyai komitmen dan
motivasi yang tinggi sebagai nara sumber bagi kelompok R/ M sebayanya, telah mengikuti
pelatihan/ orientasi PS atau yang belum dilatih dengan menggunakan Panduan Kurikulum dan
Modul Pelatihan dari BKKBN, serta bertanggung jawab kepada ketua PIK R/ M.
22)             Konselor Sebaya (KS) adalah PS yang secara fungsional mempunyai komitmen dan motivasi
yang tinggi untuk memberikan konseling bagi kelompok sebayanya telah mengikuti pelatihan/
orientasi Konseling atau yang belum dilatih dengan menggunakan Panduan Kurikulum dan
Modul Pelatihan dari BKKBN, serta bertanggung jawab kepada ketua PIK R/ M.
23)             Gender adalah pandangan masyarakat tentang perbedaan peran, fungsi dan tanggung
jawab antara laki-laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial serta dapat
berubah sesuai dengan perkembangan jaman.
24)             Advokasi adalah aksi strategis yang ditujukan untuk menciptakan kebijakan publik yang
bermanfaat bagi masyarakat atau mencegah munculnya kebijakan yang diperkirakan merugikan
masyarakat.
25)             KIE adalah kegiatan penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan
perilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam Program KKB.
26)             Visi adalah cara pandang yang jauh kedepan tentang tujuan-tujuan dan apa yang harus
dilakukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam misi tersebut.
27)             Misi adalah cara-cara untuk mencapai  tujuan suatu organisasi.

II.  KEGIATAN PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN PIK REMAJA/ MAHASISWA

A. PEMBENTUKAN PIK R/ M.

1. Konsultasi dan koordinasi untuk memperoleh dukungan/ persetujuan dengan pimpinan lembaga
yang ada sekitar.
2. Pertemuan/ Sarasehan anggota kelompok r/m dalam rangka Pembentukan PIK R/ M.
3. Menyusun nama dan struktur organisasi.
4. Menyusun program kegiatan sesuai indikator PIK R/M “Tumbuh” sebagai berikut:
a. Materi khusus oleh Pengelola/ PS :
1) 8 Fungsi Keluarga
2) PUP
3) TRIAD KRR
4) Ketrampilan Hidup (Life Skill)
b. Kegiatan yang dilakukan:
1) Didalam lingkungan PIK R/ M.
2) Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) di dalam PIK R/ M
3) Menggunakan media cetak (mading, leaflet, poster, dll)
4) Melakukan R/ R.

c.  Sarana, Prasarana, dan SDM


1) Ada Ruang Sekretariat
2) Ada papan nama (ukuran minimal 60x90 cm)
3) Organisasi Pengurus minimal terdiri dari :
Ø  Pembina
Ø  Ketua
Ø  Sekretaris
Ø  Bendahara
Ø  Seksi-seksi Program Kegiatan,
Ø  dan minimal terdapat 2 orang PS sudah terlatih sebagaimana point 4.a BAB II.
d. Jaringan dan Kemitraan
Memiliki jaringan kerjasama dengan stakeholder di lingkungannya seperti pimpinan lembaga,
toma, toga, (formal, informal), dan tempat pelayanan medis terdekat untuk rujukan.
5. Meresmikan pembentukan PIK R/ M (launching) yang diperkuat dengan Surat Keputusan  (SK)
dari Pembina PIK R/ M yang bersangkutan.

B. PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PIK R/ M

1. Untuk meningkatkan kualitas dari tahap Tumbuh menuju tahap Tegak harus memenuhi


indikator sebagai berikut :
a. Materi khusus oleh Pengelola/ PS :
1) 8 Fungsi Keluarga
2) PUP
3) TRIAD KRR
4) Ketrampilan Hidup (Life Skill)
5) Ketrampilan Advokasi dan KIE.

b. Kegiatan yang dilakukan:


1) Didalam dan diluar lingkungan PIK R/ M.
2) Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) di dalam PIK R/ M
3) Menggunakan media cetak (mading, leaflet, poster, dll)
4) Melakukan R/ R.
5) Melakukan kegiatan yang dapat menarik minat remaja untuk datang ke PIK R/ M misal :
jambore, outbond, kegiatan seni, lomba, dsb.
c.  Sarana, Prasarana, dan SDM
1) Ada Ruang Sekretariat dan Ruang Konseling
2) Ada papan nama (ukuran minimal 60x90 cm)
3) Organisasi Pengurus minimal terdiri dari :
Ø  Pembina
Ø  Ketua
Ø  Sekretaris
Ø  Bendahara
Ø  Seksi-seksi Program Kegiatan,
Ø  dan minimal terdapat 4 orang PS dan 2 KS sudah terlatih sebagaimana point B.1.a.
4) Lokasi PIK R/ M mudah diakses dan disukai oleh remaja

d. Jaringan dan Kemitraan


1) Memiliki jaringan kerjasama dengan stakeholder di lingkungannya seperti pimpinan lembaga,
toma, toga, (formal, informal), dan tempat pelayanan medis terdekat untuk rujukan.
2) Memperoleh pembinaan dan fasilitasi dari lembaga terkait.
3) Memilliki mitra kerja dengan lembaga terkait.
                             
2. Untuk meningkatkan kualitas dari tahap Tegak menuju tahap Tegar harus memenuhi indikator
sebagai berikut :
a. Materi khusus oleh Pengelola/ PS :
1) 8 Fungsi Keluarga
2) PUP
3) TRIAD KRR
4) Ketrampilan Hidup (Life Skill)
5) Ketrampilan Advokasi dan KIE.
6) Pengembangan materi sesuai kebutuhan PIK / M, misal: Gender dll.
b. Kegiatan yang dilakukan:
1) Didalam dan diluar lingkungan PIK R/ M.
2) Bentuk aktifitas bersifat penyadaran (KIE) di dalam PIK R/ M
3) Menggunakan media cetak (mading, leaflet, poster, dll)
4) Melakukan R/ R.
5) Melakukan kegiatan yang dapat menarik minat remaja untuk datang ke PIK R/ M misal :
jambore, outbond, kegiatan seni, lomba, dsb.
6) Terlibat dalam kegiatan sosial lainnya misalnya Yan Kes, Yan KB dsb.

c.  Sarana, Prasarana, dan SDM


1) Ada Ruang Sekretariat dan Ruang Konseling
2) Ada papan nama (ukuran minimal 60x90 cm)
3) Organisasi Pengurus minimal terdiri dari :
Ø  Pembina
Ø  Ketua
Ø  Sekretaris
Ø  Bendahara
Ø  Seksi-seksi Program Kegiatan,
Ø  dan minimal terdapat 4 orang PS dan 4 KS sudah terlatih sebagaimana point B.2.a.
4) Lokasi PIK R/ M mudah diakses dan disukai oleh remaja
5) Memiliki hotline/ sms konseling
6) Memiliki perpustakaan
7) Memiliki sarana IT (eMail, Facebook, Twetter, dll)
d. Jaringan dan Kemitraan
1) Memiliki jaringan kerjasama dengan stakeholder di lingkungannya seperti pimpinan lembaga,
toma, toga, (formal, informal), dan tempat pelayanan medis terdekat untuk rujukan.
2) Memperoleh pembinaan dan fasilitasi dari lembaga terkait.
3) Memilliki mitra kerja dengan lembaga terkait.
4) Mempunyai PIK R/ M binaan tahap dibawahnya
5) Kegiatannya sudah terintegrasi dengan Klp. BKR.

Anda mungkin juga menyukai