ANGGARAN DASAR (AD) / ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
KELOMPOK PEMANFAAT & PEMELIHARAN (KPP) “GOTONG ROYONG”
KELURAHAN INALAHI KECAMATAN WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE
PROVINSI SULAWESI TENGGARA
TAHUN 2020
ANGGARAN DASAR (AD)
KELOMPOK PEMANFAAT & PEMELIHARAN (KPP) “GOTONG ROYONG”
KELURAHAN INALAHI KEC. WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE
PEMBUKAAN
Pembangunan infrastruktur pada permukiman kumuh di lokasi sasaran NSUP,
diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kehidupan sosial ekonomi
masyarakat secara berkesinambungan. Infrastruktur yang telah dibangun diharapkan
tidak hanya memberikan manfaat jangka panjang bagi warga tetapi juga dapat
memperluas jangkauan manfaat secara berkelanjutan.
Selain faktor kualitas konstruksi yang dihasilkan, faktor-faktor penting yang
mempengaruhi keberlanjutan fungsi suatu infrastruktur agar melampaui dari umur
rencana adalah pengelolaan. Pengelolaan yang dimaksud adalah kegiatan operasional
dan pemeliharaan yang dikelola oleh lembaga pengelola yang mempunyai program
kerja termasuk rencana pembiayaan. Pengelola kegiatan operasional dan
pemeliharaan infrastruktur hasil pembangunan NSUP dilaksanakan oleh Kelompok
Pemanfaat dan Pemelihara (KPP).
Keberlanjutan suatu kegiatan operasional dan pemeliharaan infrastruktur sangat
tergantung pada kinerja KPP dalam menjalankan program kerja yang efisien dan efektif.
Keberhasilan KPP menyelenggarakan kegiatan operasional dan pemeliharaan
infrastruktur sangat dipengaruhi oleh banyak faktor baik dalam penyusunan rencana
kerja maupun dalam pelaksanaannya. KPP dinilai berhasil dalam mewujudkan
keberlanjutan infrastruktur, dapat dicirikan dengan beberapa hal sebagai berikut :
1. Infrastruktur berfungsi dengan baik dan terjaga kualitasnya;
2. Infrastruktur dapat dioperasikan/dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang
(minimal sesuai dengan umur rencana);
3. Melembaganya KPP di tingkat masyarakat, termasuk pelibatan kaum perempuan;
4. Terbangunnya kemitraan dengan lembaga-lembaga pemerintah, organisasi lain dan
swasta;
5. Terwujudnya penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan secara mandiri
oleh penerima manfaat dalam menjalankan program kerja termasuk aspek
pembiayaan;
6. Dapat memperluas jangkauan manfaat dengan tidak menimbulkan dampak negatif
terhadap lingkungan.
Mempertimbangkan kondisi tersebut, maka penyelenggaraan operasional dan
pemeliharaan infrastruktur yang dibangun melalui NSUP akan mengedepankan aspek
pemberdayaan masyarakat dan kemitraan yang berorientasi pada peningkatan
kualitas permukiman kumuh. Aspek tersebut dirumuskan sejak tahap penyusunan
program kerja dan pada tahap pelaksanaan kegiatan operasional dan pemeliharaan,
serta tahap pengembangannya.
VISI:
MISI:
BAB I
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN LINGKUP PELAYANAN
Pasal 1
Nama KPP
Organisasi ini bernama Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG
ROYONG”
Pasal 2
Tempat Kedudukan
Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG ROYONG” berkedudukan
di Kelurahan Inalahi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe
Pasal 3
Lingkup Pelayanan
Lingkup pelayanan Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG ROYONG”
meliputi RT02-RW01, RT01-RW03, RT02-RW03 yang tersebar di Kelurahan Inalahi.
BAB II
AZAS, PRINSIP, TUJUAN & TUGAS KPP
Pasal 4
Azas & Landasan
Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG ROYONG” berazaskan
kebersamaan dan berlandaskan kepada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia
tahun 1945.
Pasal 5
Tujuan KPP
Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG ROYONG” ini bertujuan
memberdayakan seluruh potensi masyarakat melalui :
Mendukung terwujudnya Pola Hidup Bersih & Sehat
Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tidak menjadi
kumuh
Terselenggaranya pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan
sesuai mutu
Terselenggaranya pemanfaatan prasarana & sarana yang sesuai dengan fungsinya
Terselenggaranya pemeliharaan prasarana & sarana secara berkelanjutan
Mendukung terwujudnya kota bebas kumuh yang dimulai dari lingkungannya
dengan kolaborasi berbagai pihak
Pasal 6
Tugas & Fungsi KPP
Tugas & Fungsi KPP “GOTONG ROYONG” adalah:
1) Mensosialisasikan perilaku pola hidup bersih & sehat di masyarakat secara terus
menerus
2) Menggerakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan agar
tidak menjadi kumuh
3) Memantau pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
dan sesuai mutu
4) Menyusun program kerja pemanfaatan & pemeliharaan prasarana & sarana
5) Mensosialisasikan program kerja pemanfaatan & pemeliharaan prasarana & sarana
6) Melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan pemeliharaan
prasarana & sarana yang berkelanjutan
7) Mengembangkan prasarana & sarana untuk memperluas jangkauan
pelayanan/manfaat
8) Memberikan dukungan dalam pencapaian kota bebas kumuh dimulai dari
lingkungannya dengan kolaborasi berbagai pihak
BAB III
RUANG LINGKUP (CAKUPAN PENANGANAN KEGIATAN)
Pasal 7
Ruang Lingkup
Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG ROYONG” meliputi cakupan
penanganan kegiatan operasional & pemeliharaan sarana Jalan Lingkungan, Drainase
dan Sumur Bor di RT02-RW01, RT01-RW03 dan RT02-RW03, Kelurahan Inalahi.
BAB IV
KEANGGOTAAN / PENGGUNA PRASARANA
Pasal 8 Keanggotaan
Anggota Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “GOTONG ROYONG” adalah
semua warga pemanfaat sarana dan prasarana yang ada di Kelurahan Inalahi.
Pasal 9
Hak dan Kewajiban
Setiap Anggota Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]”
mempunyai hak dan
kewajiban yang sama. Rincian hak dan kewajiban anggota diuraikan dalam ART.
BAB V
RAPAT ANGGOTA PENGGUNA PRASARANA
Pasal 10
Rapat Anggota
Kekuasaan tertinggi Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]” ada pada
rapat anggota.
Pasal 11
Rapat anggota terdiri dari rapat Triwulanan yang di Hadiri seluruh Pengurus, dan
Rapat Setiap Enam
Bulan sekali yang dihadiri seluruh Anggota Kelompok Pemanfaat & Pemelihara
(KPP) “[NAMA KPP]”
dan rapat luar biasa yang dilakukan apabila diperlukan.
Pasal 12
Rapat anggota Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]”
dinyatakan syah apabila
dihadiri skurang-kurangnya 50% + 1 dari jumlah anggota.
BAB VI KEPENGURUSAN
Pasal 13
Syarat-Syarat Kepengurusan
Pengurus Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]” dipilih dari dan oleh
anggota dalam
musyawarah/rapat anggota, dengan syarat-syarat pengurus diatur dalam ART.
Pasal 14 Susunan Pengurus
Pengurus Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]” terdiri dari:
1. Tim Pembina:
• Camat/Kasi Pembangunan kecamatan
• Lurah/Kepala Desa
2. Susunan Pengurus Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]”:
1) Rapat Anggota
• Koordinator: [nama koordinator]
2) Pengurus
• Ketua: [nama ketua KPP]
• Sekretaris: [nama sekretaris]
• Koordinator Bidang [sebutkan nama bidang prasarana]: [nama koordinator bidang]
• Koordinator Bidang [sebutkan nama bidang prasarana]: [nama koordinator bidang]
• Koordinator Bidang [sebutkan nama bidang prasarana]: [nama koordinator bidang]
• dst
• Ketua Blok [sebutkan nama blok/lingkungan]: [nama ketua blok]
• Ketua Blok [sebutkan nama blok/lingkungan]: [nama ketua blok]
• Ketua Blok [sebutkan nama blok/lingkungan]: [nama ketua blok]
• dst
• Petugas Teknis Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Teknis]
• Petugas Teknis Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Teknis]
• Petugas Teknis Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Teknis]
• Petugas Keuangan Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Keuangan]
• Petugas Keuangan Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Keuangan]
• Petugas Keuangan Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Keuangan]
3) Anggota
1. Tim Pembina
• Memberikan pembinaan kepada pengurus KPP dalam rangka menjalankan tugas dan
fungsi KPP.
• Memberikan arahan dan pertimbangan dalam penyusunan rencana kegiatan KPP.
• Memantau dan mengevaluasi kinerja KPP dalam rangka pembinaan.
• Memberi pendampingan kepada pengurus KPP dalam rangka peningkatan kinerja
KPP.
2. Rapat Anggota
Rapat anggota memegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi
• Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
• Menetapkan pengurus
• Mengangkat dan memberhentikan pengurus
• Menetapkan program kerja
3. Ketua
Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan organisasi sesuai peraturan organisasi serta
program kerja
yang telah diputuskan bersama. Antara lain mencakup tugas:
• Mengkoordinir Pengurus KPP
• Mengundang dan menyelenggarakan Rapat-rapat rutin atau Musyawarah
• Berkoordinasi secara rutin dengan BKM
• Menerima hasil serah terima prasarana & sarana dari BKM
• Melakukan kerjasama kemitraan dengan pemerintah kelurahan, Dinas/Instansi terkait
dan pihak swasta atau lainnya guna meningkatkan pembiayaan pemeliharaan atau
pengembangan layanan prasarana.
• Mendorong peningkatan kesadaran dan kontribusi warga untuk melakukan
pemeliharaan
prasarana.
• Bersama seluruh pengurus membuat laporan baik secara berkala maupun
Pertanggungjawaban Kegiatan KPP;
• Bersama seluruh pengurus, mensosialisasikan kegiatan-kegiatan
pemeliharaan, khususnya
kepada warga penerima manfaat;
• Bersama seluruh pengurus menyusun draft peraturan dasar, program kerja KPP
dan rencana
pendanaan P&P untuk disosialisasikan dan penyepakatan dalam musyawarah warga.
• Penetapan peraturan dasar, program kerja KPP dan rencana pendanaan P&P
dilakukan dalam Rapat Anggota.
4. Sekretaris atau Bagian Administrasi
Melaksanakan kegiatan administrasi umum/ketatausahaan P&P, antara lain mencakup :
• Menyiapkan surat menyurat
• Mengarsip surat masuk dan surat keluar
• Menyimpan dan memelihara dokumen/dokumentasi kegiatan
• Membuat notulen rapat/ musyawarah warga penerima manfaat
• Menginventarisasi anggota atau warga penerima manfaat
• Mencatat keluar masuknya keuangan setiap bidang prasarana & sarana.
5. Koordinator Bidang Prasarana & Sarana
Bertugas mengelola kegiatan P&P untuk bidang prasarana & sarana masing-masing
pada setiap blok (tingkat RT) dan melaporkan setiap perkembangan kondisi
prasarana/sarana yang ada secara berkala maupun insidentil jika keadaan
mendesak kepada anggota di bloknya masing-masing. Cakupan wilayah kerja
Koordinator Bidang bisa 1 (satu) blok atau lebih.
6. Ketua Blok
Bertugas mengelola kegiatan P&P untuk bidang prasarana & sarana masing-masing
pada setiap blok (tingkat RT) dan melaporkan setiap perkembangan kondisi
prasarana/sarana yang ada secara berkala maupun insidentil kepada Koordinator
Bidang. Cakupan wilayah kerja Ketua Blok hanya pada satu RT. Ketua Blok dibantu
oleh Petugas Tekns dan Petugas Keuangan untuk setiap bidang prasarana &
sarana masing-masing. Untuk menjalankan prinsip transparansi, maka Ketua Blok harus
menyampaikan laporan pelaksanaan & keuangan kepada warga pemanfaat/anggota
secara berkala.
7. Petugas Teknik
• Monitoring dan inventarisasi kondisi prasarana;
• Menyusun rencana kebutuhan, biaya dan jadwal pemeliharaan & perbaikan
prasarana;
• Menggerakan dan mengkoordinir pelaksanaan pemeliharaan yang dilakukan oleh
warga;
• Melaporkan hasil-hasil pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kepada Ketua Blok
• Mendokumentasikan kegiatan pemeliharaan..
8. Petugas Keuangan
• Mencatat dan membuat laporan keuangan penyelenggaraan pemanfaatan &
pemeliharaan
setiap prasarana & sarana di masing-masing blok
• Menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan
• Melaporkan laporan keuangan kepada Ketua Blok.
• Mengarsipkan seluruh laporan.
9. Anggota
• Mendapatkan informasi, pelayanan dan kesempatan berpartisipasi yang sama
dalam setiap
kegiatan;
• Mentaati aturan pemanfaatan & pemeliharaan yang sudah ditetapkan
• Mengikuti rapat/pertemuan/musyawarah yang dilakukan pengurus KPP;
• Melaksanakan/terlibat aktif dalam setiap kegiatan pemeliharaan yang dilakukan;
• Mendukung terlaksananya program kerja KPP dan pencapaian visi & misi KPP
• Membangun kebersamaan, kekompakan dan suasana yang kondusif;
• Secara rutin membayar iuran sesuai dengan yang ditetapkan bersama;
• Memberikan kontribusi/keswadayaan lainnya untuk pemeliharaan prasarana &
sarana sesuai
kebutuhan.
BAB VII PEMBINAAN
Pasal 15
1) Tim Pembina Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]” adalah
Pemerintah Daerah dari SKPD terkait, yang di Ketuai oleh Asisten II
Sekretaris Daerah bidang Ekonomi dan Pembangunan.
2). Anggota Tim Pembina adalah SKPD terkait yang terdiri dari Bappeda, Dinas
PU, BPMD dan Dinas
Kesehatan. Pelaksanaan kegiatan pembinaan dikoordinasikan oleh BAPPEDA.
BAB VIII
PENGELOLAAN KEGIATAN PEMANFAATAN DAN PEMELIHARAAN
Pasal 16
Pengelolaan kegiatan pemanfaatan & pemeliharaan sarana & prasarana dilakukan oleh
KPP [nama KPP].
BAB IX
PEMBIAYAAN PEMANFAATAN & PEMELIHARAAN
Pasal 17
Sumber Pembiayaan Kegiatan Pemanfaatan & Pemeliharaan Kelompok Pemanfaat
& Pemelihara (KPP)
“[NAMA KPP]”diperoleh dari:
1) Kontribusi Warga Pemanfaat
2) Bantuan Pemerintah
3) Bantuan dari pihak lain yang tidak mengikat
4) Pengembangan Potensi Prasarana
BAB X
PELAPORAN & EVALUASI
Pasal 18
1) Mekanisme pertanggungjawaban melalui rapat anggota yang dilakukan enam
bulan sekali dalam
setahun.
2) Pelaporan kegiatan KPP dilakukan oleh ketua KPP kepada anggota dan Tim
Pembina.
PEMBUBARAN
Pasal 19
1) Pembubaran KPP dilakukan apabila pengelolaan kegiatan KPP tidak sesuai lagi
dengan tujuan yang
telah disepakati.
2) Mekanisme pembubaran KPP diusulkan oleh dua per tiga anggota melalui rapat
anggota luar biasa.
BAB XII SANGSI
Pasal 20
Penerapan sanksi melalui mekanisme Rapat Anggota dan diputuskan secara
musyawarah.
BAB XI PENUTUP
Pasal 21
1). Hal-hal yang belum ditetapkan dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam
Anggaran Rumah Tangga Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]”
yang ditetapkan dan disyahkan oleh rapat anggota.
2). AD ini dapat diubah berdasarkan keputusan rapat anggota.
3). AD ini berlaku sejak ditetapkan.
Ditetapkan di: [nama kelurahan], [nama kecamatan], [nama kabupaten]
Pada Tanggal: [tgl, bln, thn]
ANGGARAN RUMAH TANGGA
KELOMPOK PEMANFAAT & PEMELIHARA (KPP) “[NAMA KPP]”
BAB I
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN LINGKUP PELAYANAN
Pasal 1
1) KPP ini bernama [Nama KPP]
2) KPP [Nama KPP] berkedudukan di kelurahan [nama kelurahan] dan mempunyai
lingkup pelayanan
di [sebutkan lokasi pelayanan] yang tersebar di kelurahan [nama kelurahan]
BAB II
TUJUAN DAN TUGAS
Pasal 2
Tujuan dibentuknya KPP Tujuan dibentuknya KPP [nama KPP], adalah:
• Mendukung terwujudnya Pola Hidup Bersih & Sehat
• Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tidak menjadi
kumuh
• Terselenggaranya pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan
sesuai mutu
• Terselenggaranya pemanfaatan prasarana & sarana yang sesuai dengan
fungsinya
• Terselenggaranya pemeliharaan prasarana & sarana secara berkelanjutan
• Mendukung terwujudnya kota bebas kumuh yang dimulai dari lingkungannya
dengan kolaborasi
berbagai pihak
Tugas & Fungsi KPP [nama KPP], adalah:
Pasal 3
Tugas & Fungsi KPP
1) Mensosialisasikan perilaku pola hidup bersih & sehat di masyarakat secara terus
menerus
2) Menggerakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan
agar tidak menjadi
kumuh
3) Memantau pelaksanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan
masyarakat dan sesuai
mutu
4) Menyusun program kerja pemanfaatan & pemeliharaan prasarana & sarana
5) Mensosialisasikan program kerja pemanfaatan & pemeliharaan prasarana &
sarana
6) Melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan
pemeliharaan prasarana &
sarana yang berkelanjutan
7) Mengembangkan prasarana & sarana untuk memperluas jangkauan
pelayanan/manfaat
8) Memberikan dukungan dalam pencapaian kota bebas kumuh dimulai dari
lingkungannya dengan
kolaborasi berbagai pihak
a. Hak memilih dan dipilih.
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 4
Hak Anggota
b. Hak mengemukakan pendapat dan mengajukan pertanyaan.
c. Hak untuk mengikuti kegiatan KPP dan untuk memperoleh fasilitas organisasi.
d. Hak membela diri.
e. Lain-lain
Pasal 5
Kewajiban Anggota
a. Mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan
organisasi.
b. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik dan kehormatan organisasi
Pasal 6
Setiap anggota mempunyai hak yang sama dalam hal:
1. Menyatakan pendapat
2. Memberikan suara
3. Lain-Lain
1. Tim Pembina:
BAB IV KEPENGURUSAN
Pasal 7
• Asiten II Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan
• Kepala Bappeda Kabupaten/Kota
• Kepala Dinas PU Kabupaten/Kota
• Kepala BPMD Kabupaten/Kota
• Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
2. Susunan Pengurus Kelompok Pemanfaat & Pemelihara (KPP) “[NAMA KPP]”:
1) Rapat Anggota
• Koordinator: [nama koordinator]
2) Pengurus
• Ketua: [nama ketua KPP]
• Sekretaris: [nama sekretaris]
• Koordinator Bidang [sebutkan nama bidang prasarana]: [nama koordinator bidang]
• Koordinator Bidang [sebutkan nama bidang prasarana]: [nama koordinator bidang]
• Koordinator Bidang [sebutkan nama bidang prasarana]: [nama koordinator bidang]
• dst
• Ketua Blok [sebutkan nama blok/lingkungan]: [nama ketua blok]
• Ketua Blok [sebutkan nama blok/lingkungan]: [nama ketua blok]
• Ketua Blok [sebutkan nama blok/lingkungan]: [nama ketua blok]
• dst
• Petugas Teknis Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Teknis]
• Petugas Teknis Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Teknis]
• Petugas Teknis Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Teknis]
• Dst
• Petugas Keuangan Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Keuangan]
• Petugas Keuangan Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Keuangan]
• Petugas Keuangan Bidang [sebutkan nama bidang prasarana, sebutkan nama blok]:
[nama Petugas Keuangan]
• dst
3) Anggota
Pasal 8
Pemilihan kepengurusan KPP [nama KPP] dilakukan dengan cara pemilihan
langsung dan Masa
Kepengurusan selama 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali.
Bilamana seorang pengurus berhenti sebelum masa jabatannya, maka jabatannya
dapat ditempati oleh
anggota yang lain atas dasar pengangkatan pengurus.
Pasal 9
Hak dan kewajiban pengurus adalah mengetahui semua bentuk penerimaan dan
penggunaan dana
serta wajib memberikan laporan kepada seluruh anggota sesuai dengan tugas dan
fungsinya masing- masing.
BAB V KEUANGAN
Pasal 10
Sumber pembiayaan berasal dari kontribusi warga pemanfaat melalui
iuran/retribusi maupun dari
bantuan pihak-pihak lain yang tidak mengikat dan hasil dari pengembangan usaha
produktif.
Pasal 11
Pembukuan dibuat oleh bendahara secara rutin setiap akhir bulan untuk
pembukuan terkait penerimaan dan pengeluaran dana dan dilaporkan kepada
anggota melalui rapat anggota enam bulanan.
BAB VI
PROGRAM DAN RENCANA KERJA
Pasal 12
Penyusunan dan Penetapan Program dan Rencana Kerja di lakukan dengan cara
rapat anggota dengan
cara melibatkan semua anggota KPP [nama KPP].
Pasal 13
Masa Berlaku Program dan Rencana Kerja selama 1 tahun.
BAB VII
RAPAT ANGGOTA
Pasal 14
Rapat anggota dilakukan dalam jangka waktu enam bulan sekali.
BAB VIII SANKSI
Pasal 15
Penerapan sanksi melalui mekanisme Rapat Anggota dan diputuskan secara
musyawarah.
BAB IX
PERTANGGUNG JAWABAN DAN PELAPORAN
Pasal 16
Mekanisme pertanggungjawaban melalui rapat anggota yang dilakukan enam
bulan sekali dalam
setahun.
Pasal 17
Pelaporan kegiatan KPP dilakukan oleh Ketua KPP kepada anggota dan Tim Pembina
BAB X PENUTUP
Pasal 18
Tata cara dan penetapan perubahan ART dilakukan dengan cara musyawarah bersama
seluruh anggota KPP [nama KPP].
Pasal 19
ART ini mulai berlaku pada tangal, bulan dan tahun ditetapkan.
Ditetapkan di: [nama kelurahan], [nama kecamatan], [nama kabupaten/kota]
Pada tanggal: [tgl], [bln], [thn]
Pengurus KPP [nama KPP]
Ketua
Sekretaris
[ ]
[ ]
Mengetahui:
Ketua Tim Pembina KPP [nama KPP]
[ ]