1. Sebutkan 10 contoh alat/teknologi yang menggunakan embedded system.
telepon genggam, peralatan global positioning system (GPS), pemutar MP3 (MP3 Player), microwave,
rice cooker, routers, switches, wireless access points detektor denyut jantung,dan alat pengukur gula
darah elektronis.
2. Sebutkan klasifikasi embedded system berdasarkan fungsi dan kinerjanya.
Sistem embedded dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan performansinya yaitu sebagai berikut.
– Sistem Embedded berdiri sendiri (Stand Alone)
Sistem embedded yang termasuk kategori ini dapat bekerja sendiri. Sistem embedded ini dapat
menerima input digital atau analog, melakukan kalibrasi, konversi, pemprosesan data serta
menghasilkan output data ke periperal output misalnya display LCD. Contoh alat yang termasuk kategori
ini adalah konsol video game, MP3 player, kamera digital.
– Sistem Embedded Real-Time
Sistem dapat dikategorikan sebagai real-time jika waktu respon merupakan hal yang sangat penting.
Beberapa tugas tertentu harus dilakukan pada periode waktu yang spesifik. Ada 2 tipe sistem embedded
real time yaitu sistem embedded hard real time dan soft real-time.
– Sistem Embedded Hard Real-Time
Untuk sistem embedded ini, pengerjaan operasi melebihi waktu yang ditentukan dapat menyebabkan
terjadinya kegagalan yang fatal dan menyebabkan kerusakan pada alat. Batas waktu respon untuk
sistem ini sangatlah kritis yaitu dalam milidetik bahkan lebih singkat lagi. Contohnya penyelesaian
operasi yang tidak sesuai waktunya pada sistem embedded kontrol rudal dapat menyebabkan bencana.
Sistem embedded ini juga dapat ditemui pada kehidupan sehari-hari misalnya pada sistem kontrol
kantong udara pada mobil. Waktu tunda pada sistem ini dapat mengancam keselamatan pengendara
mobil karena kecelakaan biasanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Sistem embedded harus
dapat bekerja dengan batas waktu yang sangat tepat. Pemilihan chip dan RTOS sangatlah penting pada
sistem embedded hard real-time ini.
– Sistem Embedded Soft Real-Time
Pada beberapa sistem embedded lainnya keterlambatan waktu respon dapat ditoleransi pada batas
tertentu. Pelanggaran batas waktu dapat menyebabkan performansi menurun namun sistem dapat
tetap beroperasi. Contoh alat pada kategori ini adalah mikrowave dan mesin cuci. Walaupun ada batas
waktu untuk setiap operasinya namun keterlambatan yang dapat ditoleransi dapat dalam hitungan detik
bukan milidetik.
– Networked Embedded Systems
Sistem embedded jaringan menghubungkan jaringan dengan interface jaringan ke sumber akses.
Jaringan yang dihubungkan bisa jadi Local Area Network (LAN), Wide Area Network (WAN) atau internet.
Sambungan dapat menggunakan kabel atau nirkabel. Networked embedded system dapat dikategorikan
berdasarkan sambungannya tersebut. Namun dalam banyak sistem, penggunaan kabel maupun nirkabel
dalam sistem embedded sering dilakukan. Contoh dari LAN networked embedded system adalah sistem
pengamanan rumah dimana semua sensor (misalnya pendeteksi gerak, sensor tekanan, sensor cahaya
ataupun sensor asap) semua terhubung melalui kabel dan dijalankan dengan protokol TCP/IP. Sistem
pengamanan rumah dapat diintegrasikan dengan jaringan sistem pengamanan rumah dengan tambahan
jaringan kamera yang dijalankan dengan protokol HTTP. Jadi semua sistem embedded dapat
dikategorikan seperti klasifikasi sebelumnya namun pembagiannya tidak mutlak. Subsistem dari sistem
embedded jaringan dapat real-time ataupun non real-time. Sistem real-time dapat berdiri sendiri atau
terhubung dengan jaringan.