Panduan Rigging dan Slinging PT Saptaindra
Panduan Rigging dan Slinging PT Saptaindra
Publikasi :
Kode Pub. :
JAKARTA 12430.
Lingkungan Sendiri
Rigging dan Slinging
Topik 1
JENIS SLING
Sebuah tali baja pada umumnya terdiri dari enam (6) untaian kawat baja
dan satu untaian terdiri dari sembilanbelas (19) lilitan seperti terlihat pada
gambar ilustrasi di atas.
Dibedakan antara lilitan kawat dan untaian kawat, jika untaian kawat putus,
tali baja tidak dapat digunakan tetapi tidak terlalu penting apabila hanya
satu lilitan kawat yang putus.
Ukuran
Ukuran dari tali baja ditentukan dari diameternya. Diameter terkecil dari
tali baja yang dapat digunakan sebagai sling adalah 8 mm.
- Ikatan Arah Tangan Kana n Lang (Right Hand Lang¶s Lay) – RHLL
Rigging dan Slinging
- Ikatan Arah Tangan Kiri Lang (Left Hand Lang¶s Lay) – LHLL.
Pada tali baja yang umum digunakan adalah Ikatan Arah Tangan
Kanan (RHOL).
Arah ikatan tidak mempengaruhi Batas Beban Kerja atau WLL suatu
sling tetapi hal tersebut menentukan karakteristik arah ikatan dari tali
baja.
Arah ikatan Lang (Lang’s Lay) digunakan apabila kedua ujung tali baja
diikatkan untuk mencegah putaran atau rotasi misalnya luffing. Ikatan
tersebut tidak dapat digunakan untuk mengangkat beban.
Pemeriksaan:
§ Periksa terhadap konstruksi dan ikatan tali (untaian dan lilitan)
§ Periksa terhadap gejala lentur atau memanjang.
§ Periksa keseluruhan dari tali.
Contoh:
Tentukan jarak pemeriksaan dan jumlah lilitan maksimum yang rusak
pada tali baja diameter 12 mm terdiri dari 6 / 24 (6 untaian dan 24
lilitan).
Jawab:
Jarak Pemeriksaan = 12 x 8 = 96 mm.
Maks. lilitan yang rusak = 6 x 24 x 10 % = 14,4 lilitan ~ 14 lilitan.
(Perhitungan dengan kalkulator : 6 x 24 x 0,1 = 14,4 ~ 14 lilitan)
Ikatan/simpul
permanent
mengakibatkan
kehilangan
kekuatan.
Metode Penyimpanan
Simpan tali baja pada tempat yang bersih dan kering serta
digantungkan di rak penyimpanan. Pastikan pada waktu menyimpan
tali baja tidak terkontaminasi dengan bahan yang korosif.
Kode Warna
Warna dari label menyatakan material sebagai berikut:
Nilon - Hijau
Polyester – Biru
Polypropylene – Coklat
Warna dari sling menyatakan sebagai berikut:
1t - Jingga
2t - Hijau
3 - Kuning
4 - Abu-abu
5 - Merah
6 - Coklat
8 - Biru
•10 - Oranye
Pemeriksaan:
§ Periksa terhadap keausan akibat gesekan , terpotong atau lecet.
§ Periksa terhadap keausan akibat dari sling itu sendiri misalnya
ketebalan sling atau adanya kotoran yang melekat.
§ Periksa kerusakan pada lapisan pelindung dari sling
§ Periksa kerusakan akibat suhu tinggi, matahari atau zat kimia
(misalnya warna pudar)
§ Periksa kerusakan pada label atau jahitan sling
§ Periksa kerusakan pada mata sling.
§ Periksa terhadap lapisan penutup sling, lapisan tersebut harus
melindungi sling dari ujung ke ujung sling.
Metode Penyimpanan
§ Simpan sling dalam kondisi di gantung pada tempat yang bersih,
kering dan berventilasi baik.
§ Jauhkan dari tanah atau lantai
§ Jauhkan dari sinar matahari langsung, sinar ultra violet dan cahaya
yang berpendar .
§ Jauhkan dari panas yang berlebihan
§ Jauhkan dari percikan api
§ Jauhkan dari cairan kimia
Rigging dan Slinging
Terpotong
Rajutan rusak Webbing
rusak/koyak
Ikatan/simpul Kerusakan
kimia Mata sling
rusak
Rigging dan Slinging
[Link]
Pada umumnya bobot rantai lebih berat
dibandingkan tali baja dalam kapasitas
angkat yang sama tetapi lebih mempunyai
ketahanan .
Rantai tidak memerlukan tempat
penyimpanan khusus dan dapat disimpan
dalam kondisi yang tidak memadai.
Grade Rantai
Biasakan untuk selalu memeriksa
kelas rantai yang tertera pada label
(tag) pada setiap rantai. Jangan
menggunakan rantai tersebut bila
tidak terdapat label padanya.
GRADE (T)
Pada umumnya rantai yang dipakai untuk pengangkatan adalah
Grade (T) 80 atau logam baja campuran. Pada rantai tertera (T),
800, 80 atau 8, HA PWB, atau CM,CG8,G80,G800 dan berbagai
kombinasi diatas. Grade tersebut umum digunakan dalam industri
atau alat angkat.
Rantai yang terbuat dari besi tuang dan gulungan cetak (proof
coil) tidak dapat digunakan untuk mengangkat beban.
AWAS !
Pemeriksaan
§ Periksa rantai secara berkala
§ Jika diperlukan bersihkan rantai
sebelum dilakukan pemeriksaan
§ Lakukan pemeriksaan pada
setiap sambungan mata rantai
terhadap keausan, puntiran,
regangan, torehan atau
cungkilan.
§ Mata rantai yang tak dapat
digerakkan menandakan bahwa terjadi regangan akibat beban
berlebihan.
§ Periksa terhadap keretakan lewat pemeriksaan dengan alat
penyemprot khusus.
§ Periksa setiap sambungan mata rantai terhadap keausan .
Keausan tidak boleh melebihi batas yang ditentukan produsen
rantai tersebut.
o Batas maksimum keausan mata rantai 10%
o Batas maksimum keregangan mata rantai yang
diperbolehkan adalah 10%.
o Batas maksimum keregangan pada bukaan hook mata
rantai sekitar 5 % dari bukaan semula hook.
o Batas maksimum keausan pada hook rantai sekitar 10%.
§ Periksa setiap batas atas dan bawah setiap sambungan dan kait
terhadap tanda-tanda keausan pada titik tahan beban
(loadbearing) dan tanda-tanda terhadap distorsi.
§ Periksa mata rantai dan sambungannya terhadap tanda keausan
pada titik tahan beban dan pada titik penggantung beban.
§ Jangan menggunakan rantai jika terdapat kerusakan (defect).
§ Tandailah dengan jelas setiap rantai dengan label bila rantai
tersebut tidak layak pakai.
§ Mutlak untuk tidak menggunakan rantai yang tidak dapat
diperbaiki kerusakkannya.
§ Jika pada rantai tidak terdapat label maka benda tersebut harus
dimusnahkan.
§ Siapkan kartu inspeksi pada setiap pemeriksaan yang dilakukan.
Perawatan
Simpan tali fiber dengan baik pada posisi digantung di tempat
dengan kondisi yang bersih, kering dan berventilasi baik.
Lindungi tali tersebut terhadap:
§ Benda jatuh
§ Api dan suhu berlebihan (max.65ºC).
§ Larutan asam dan zat kimia
§ Percikan api dan cairan metal
§ Air dan karat
§ Pasir, abu dan kotoran
§ Tikus
Pemeriksaan
Periksa tali fiber terhadap:
§ Tanda-tanda kerapuhan, perubahan warna kecoklatan karena
suhu berlebihan.
§ Warna kelabu, menandakan kehilangan kekuatan disebabkan
sinar matahari.
§ Tanda-tanda jamur dengan membuka untaian lilitan tali
dimana terdapat bau dari jamur.
§ Warna yang luntur dan bubuk pada tali menandakan efek dari
larutan asam dan bahan yang korosif.
§ Berkurangnya diameter tali dan bertambah panjangnya ikatan
untaian tali menandakan adanya kelebihan beban.
Ikat Disini
Rigging dan Slinging
1.6. Ringkasan
ü RHOL adalah jenis arah ikatan tali baja yang paling umum dipakai.
3) Sebutkan dua macam grade dari tali baja bila dilihat dari intinya.
5) Bila diketahui diameter tali baja 16 mm, terdiri dari 6 untaian dan 19 lilitan.
Tentukan jarak periksa dan jumlah maksimum lilitan yang rusak sepanjang
jarak periksa tersebut.
9) Sebutkan tiga jenis bahan pembuat webbing sling dan round synthetic
sling.
10)Apakah maksud dari warna label dan warna sling dari flat webbing dan
round sling ?
11)Sebutkan 5 (lima) kondisi flat webbing dan round sling tidak layak pakai.
Topik 2
METODE PEMAKAIAN SLING
Keterangan :
SWL = Safe Working Load minimum sling
Berat = Berat barang maksimum yang dapat diangkat sling
Faktor Sudut = Sudut diantara dua kaki sling
Faktor Ikatan = Cara mengikat benda atau barang
1.
2.
3.
Faktor Sudut:
30 1,93
45 1,85
60 1,73
90 1,41
120 1
[Link] Sling
Beban sling vertical akan menjadi dua kali lipat jika digunakan
dengan sudut sebesar 120 derajat. Jangan sekali-sekali
memperbesar sudut lebih dari sudut maksimum 120 derajat.
Sudut sling digunakan jika dua atau lebih sling digunakan pada hook
crane dan dipasangkan pada titik angkat yang berbeda untuk
pengangkatan.
Sudut maksimum untuk pemakaian setiap sling adalah 120 derajat.
60°
30° 1m
2m
1m 1m
90°
1m 120°
1m
1.4 m 1.7 m
Faktor
Sudut :
30 1,93
60 1,73
45 1,85
90 1,41
120 1
Contoh Soal:
[Link] Soal
1. Hitung SWL dari setiap sling di bawah ini untuk sebuah
pengangkatan.
2T 2T 2T
SWL = Berat : FS : FI
3T
b)
SWL = Berat : FS : FI
4T
c)
Berat=SWL x FS x FR
30°
SWL 5 T
d)
Berat=SWL x FS x FR
45 SWL 6 T
e)
SWL=Berat : FS : FR
7T
Contoh:
Diameter tali (D) = 12 mm
SWL = D²(mm) x 8
= D (mm) x D (mm) x 8
= 12 x 12 x 8
= 1152 kgs
= 1,15 ton
Persamaan diatas dapat dibalik untuk menghitung diameter (D)
dalam millimeter (mm) dari tali baja yang diperlukan untuk
mengangkat beban tersebut. Untuk melakukan ini: SWL (kg) dibagi 8
dan hitung akar kuadrat dari diameter.
Contoh:
Berat = 1152 kg
D(mm) = ¥ 1152 : 8
= ¥ 144
= 12 (mm)
Rantai (Chain)
Contoh:
Diameter rantai = 10 mm
Grade (T) (misal grade 80)
SWL = D² x G x 0,4
= D x D x G x 0,4
= 10 x 10 x 80 x 0,4
= 3200 kg
SWL = 3,2 ton
Contoh:
Berat = 3200 kg
D(mm) = ¥ 3200 : 0,4 : 80
= ¥ 100
= 10 (mm)
? ?
60°
5m 3m
120°
2,5 m 2,5 m ?
7) Sebutkan sudut maksimum bila sling dililitkan satu kali dan diberi
stopper.
8)
Hitung :
-SWL sling 60°
1,5 T
2,5 T 2,5 T
Topik 3
ASESORIS PERALATAN ANGKAT
[Link]
[Link]
Pemakaian Eyebolt
[Link] Socket
Metode pemasangan yang benar untuk wedge socket pada tali
baja
Bulldog grip yang paling jauh dari mata atau thimble tidak boleh
terlalu erat karena bulldog grip ini merupakan bagian yang paling
rapuh dari rangkaian ini.
Urutan Pengencangan
Urutan pengencangan bulldog grip setelah mereka sudah
ditempatkan dengan benar pada tali kawat adalah dari thimble
(mata sling) kearah keluar. Dengan mur-mur yang dikencangkan
dengan semestinya, atau dengan bulldog grip lebih sedikit daripada
jumlah yang dianjurkan, ujung tali mungkin akan menarik bulldog
grip, meskipun dengan beban yang ringan.
Efisiensi pemutusan sebuah tali kawat yang terbuat dari bulldog
grip tergantung seluruhnya pada penempatannya yang benar
pada tali, dan perhatian dan keahlian dalam memasang dan
mengencangkan bulldog grip.
Jika dibuat dengan benar dengan jumlah dan jarak bulldog grip
yang dianjurkan, dan dengan seluruh bulldog grip ditempatkan
pada pegangan yang berada pada bagian tali yang panjang,
dan baut U menunjang pada bagian tali yang pendek atau pada
ujung tali, sambungan seperti ini diperkirakan mampu memegang
sampai 85-90% kekuatan tali yang sebenarnya pada saat putus
Pengencangan Putaran
Nilai kekuatan pengencangan atau torque yang dianjurkan untuk
dipakai pada mur-mur diperlihatkan pada tabel dibawah ini.
Tabel Momen Pengencangan
Pemakaian
§ Jangan melepas bagian yang berminyak
atau bergemuk. Harus ada petunjuk
pemakaian untuk kondisi di lingkungan
yang mudah rusak
§ Pastikan pelat untuk mengangkat terikat
sepenuhnya,dan alat penggerak (trigger) diaktifkan
§ Dalam keadaan membalikkan perangkat untuk mengangkat,
sudut yang dibentuk oleh rantai (chain) dan dataran bagian
pengapit (jaw) harus tidak melebihi 900.
§ Sudut dari samping yang dibentuk oleh rantai dan pinggiran roda
(flange) harus lebih rendah dari 450.
Perawatan
§ Periksa keadaan baik lapisan alat pengapit
(jaw) dan seringkali bersihkan gemuk (grease)
yang menempel padanya
§ Minyaki sedikit as roda alat penggerak (trigger)
§ Periksa pemakaian pada as roda, bore, rantai,
sedikitnya 2 kali setahun
3.6. Hook
Peralatan pengangkat dapat terdiri
dari beberapa bagian mulai dari hook
ke master link. SWL setiap asesoris
peralatan angkat harus mempunyai
kapasitas SWL yang sama untuk
menghindari kesalahan pemakaian.
Apabila terdapat asesoris yang terdiri
dari SWL yang lebih rendah dari asesoris
lainnya maka SWL peralatan angkat
tersebut hanya sebesar bagian dari
SWL yang paling rendah.
Contoh :
Peralatan pengangkat terdiri :
- SWL Hook adalah 2 ton
- SWL Hammerlock adalah 2 ton
- SWL Masterlink / Ring adalah 1 ton
- SWL Rantai adalah 2 ton
maka SWL untuk peralatan
pengangkat adalah 1 ton.
Selalu gunakan peralatan
tambahan dengan SWL
sedikitnya sama dengan SWL
sling untuk menghindari
kekeliruan pemakaian.
[Link] Block
Tersedia sejumlah chain block dan puller
(penarik). Seperti peralatan pengangkat
lainnya, kapasitas beban tertera pada alat,
tetapi alat juga dirancang sedemikian rupa
sehingga seseorang tidak dapat
membebaninya terlalu berat pada
penggunaan normal dan oleh karena itu
penggunaan palang-palang bentangan
atau memperbanyak jumlah orang dua kali
lipat tidaklah bijaksana.
Tipe hoist (pengerek) yang anda gunakan
dipengaruhi oleh keadaan, tetapi pada
umumnya pemeriksaan dilakukan dengan
teliti pada rem, ratchet dan peralatan
lainnya yang di rancang untuk mencegah
pemeriksaan total (overhaul). Kebebasan bergerak sangatlah
penting bagi pengoperasian yang aman dan oleh karena itu,
komponen-komponen sebaiknya diperiksa sesering mungkin dan
dijaga dalam urutan yang baik.
3.9. Swivel
3.11. Ringkasan
ü Shackle:
§ SWL atau WLL
§ Keausan maksimum 10%
§ Mengencangkan pin ¼ atau ½ putaran.
ü Chain block:
§ Periksa kondisi chain block secara menyeluruh.
§ Digunakan hanya untuk satu orang.
§ Periksa SWL.
ü Bulldog grip:
§ Jumlah minimum bulldog grip.
§ Jarak antara bulldog grip.
§ U-bolt dipasang pada ujung mati.
§ Pengencangan.
ü Eyebolt :
PT Saptaindra Sejati Page 53
Rigging dan Slinging
ü Wedge Socket:
§ Pada pemasangan tali baja pada socket ujung tali hidup
searah garis lurus dengan socket.
3) Shackle jenis apa yang harus dipakai bila sudut kaki sling lebih dari
60° ?.
4) Apakah beda antara shackle dee dan shackle bow dilihat dari
pemakaian sling?.
12) Tentukan aturan jarak pemasangan Bulldog grip dan jumlah bulldog
grip yang dipakai, bila diketahui diameter tali baja 16 mm.
Gambarkan cara pemasangan dan urutan pengencangannya.
13) Dimanakah U-bolt dari bulldog grip harus diletakkan di tali baja pada
saat pemasangannya ?.
Topik 4
MENGHITUNG BERAT BEBAN
[Link] Jenis Benda
Air 1 t/m³
Pipa scaffold
4.41 kg/m·
(steel)
1 liter air 1 kg
Panjang
2m
Panjang
5m
Lingkaran
Silinder / Drum
3m
Kotak
1m
3m
Plat
Tebal = 0,05 m
Baja lunak
0,6 m
6m
Lebar
Tebal 0,05 m
6m
Isi = 0,56 m³
1)
60°
Tebal 0,05 m
beton
0, 5 m
Panjang 1 m
2) Diketahui :
o Pipa terbuat besi baja.
o Panjang pipa = 3 m
o Diameter pipa = 50 cm
o Tebal pipa = 5 cm
Hitung:
Berat pipa besi baja
SWL tali baja yang
diperlukan
Diameter tali baja yang
diperlukan
Topik 5
PEMAKAIAN PRAKTIS SLING
5.1. Pengangkatan Langsung
Adalah tanggung jawab
setiap rigger untuk
mengarahkan hook crane
atau peralatan angkat tepat
di atas benda yang akan
diangkat. Selalu mengangkat
secara vertical. Jika kait crane
tidak tepat berada di atas
benda, beban akan terayun
bila benda mulai diangkat
dan hal tersebut akan
membahayakan
keselamatan.
Mengayun beban akan mengakibatkan tegangan pada
peralatan angkat dan boom crane khususnya jika beban diayun
dari tepian.
Keseimbangan
Pada kebiasaan umum pengangkatan beban harus dalam
posisi rata bila akan diangkat. Untuk mendapatkan posisi seperti
ini posisi hook alat angkat harus berada di atas pusat gravitasi
beban.
Kaki-kaki sling mendistribusikan sama rata berat beban sesuai
titik angkat yang ada. Sudut yang dibentuk kaki sling dari
peralatan angkat akan membagi beban ke setiap kaki sling.
Jika beban miring maka setiap kaki sling akan menerima beban
yang tidak sama rata.
Pada beban yang diangkat dengan banyak kaki sling
diperhitungkan hanya pada kaki sling yang menanggung
beban pada kasus ini hanya dua kaki sling.
Kestabilan
Pada kasus ini kestabilan berarti ¶tahanan terhadap terguling·.
Sebuah benda dengan dasar yang berbentuk sempit dan lokasi
titik pusat gravitasi cukup tinggi hanya memerlukan sedikit daya
untuk mendorongnya agar terguling dibandingkan
Kestabilan Beban
Seorang rigger sebelum
melaksanakan pengangkatan harus
mengetahui berat beban dan letak
titik pusat gravitasi kemudian
memasang sling dimana posisi dari
pusat gravitasi berada di bawah titik
angkat. Untuk memastikan apakah
sling sudah terpasang dengan baik
lakukan pengangkatan sedikit di atas
tanah, jika beban goyang atau tidak
stabil posisi pengikatan harus
diperbaiki.
Penyimpanan Sling
Jika pengangkatan telah selesai sling
harus dipindahkan dari hook crane dan
disimpan di tempat yang semestinya di
rak gantung. Sling tidak boleh
diletakkan di lantai dimana dapat
berakibat berkarat atau kerusakan
mekanis.
Contoh:
Plasterboard harus dipacking sedemikian rupa
untuk menghindari terlepasnya
plasterboard karena hembusan angin.
Mengangkat pipa, metal atau kayu harus
dililitkan (strapped) sebelum memulai mengangkat.
Spreader (perata beban) dianjurkan dipakai pada
pengangkatan kayu, pipa atau baja. Jika tidak tersedia
Baja Struktur
Kotak Sampah
Pada waktu mengangkat kotak sampah dianjurkan memakai
peralatan angkat yang berlabelkan SWL. Kotak sampah yang
berlebihan muatannya seharusnya tidak diangkat, karena
apabila dipaksakan akan mengakibatkan muatan tumpah,
khususnya pada saat angin bertiup kencang. Pengangkatan
kotak sampah dianjurkan memakai sling berkaki empat (four-
legged sling). Untuk merebahkan kotak, lepaskan dua sling di
depan dan angkat bagian belakang dengan dua sling
berikutnya. Jangan berdiri di belakang kotak ketika
menuangkan isi kotak. Hal itu dapat berakibat kotak terayun
seketika saat terangkat.
Pengangkatan Horisontal
Pada saat pengangkatan plat baja secara horizontal dianjurkan
dipakai paling sedikit empat buah klem plat dan sebuah balok
angkat (spreader beam). Pergunakan juga klem plat dengan
cara yang benar. Pengangkatan plat baja tipis gunakan balok
angkat untuk menghindari bahaya ayunan, lendutan dan
getaran.
Pengangkatan Vertikal
Pada saat pengangkatan vertikal gunakan klem plat yang
sesuai apabila sling tidak dapat didudukkan pada plat dan
tidak terdapat lubang angkat pada plat itu. Akan menyulitkan
untuk melepas sling apabila plat disimpan pada posisi vertikal
atau posisi tertekuk.
Pada waktu plat menyentuh dasar lantai dan tegangan
PT Saptaindra Sejati Page 66
Rigging dan Slinging
Pallet
Berbagai macam beban ditanggung oleh pallet. Sebelum pallet
mulai diangkat periksa terhadap:
- Kondisi pallet
- Beban pada posisi yang benar untuk menghindari jatuh
- Beban terikat pada sling dengan benar.
SWL akan berkurang secara bertahap apabila terdapat bagian
kayu dari pallet yang hilang atau kerusakan lain. Beberapa
pallet difungsikan hanya untuk pengepakan barang bukan
untuk mengangkat barang.
Untuk mengangkat barang pada pallet yang rusak, angkat
terlebih dulu barang dari pallet rusak tersebut dan letakkan
kembali barang di pallet yang baru. Kemudian turunkan barang
dan dudukkan sling lalu pindahkan barang ke tempat yang
diinginkan.
Pengecoran Beton
Pada saat menuang beton dari bejana ke dalam cetakan
beton atau bekisting sebarkan beton merata ke dalamnya.
Menuang beton sekaligus dapat berakibat kelebihan beban
pada cetakan beton juga terlalu berlebihan beban yang
diangkat pekerja dan peralatan getar beton. Cetakan beton
hanya berfungsi untuk meratakan beton ke seluruh sudut
cetakan. Pastikan beton dituang secara bertahap. Menuang
beton secara tiba-tiba dari bejana yang terdapat di crane
bergerak berakibat ¶ayunan balik· (whip back) dari bejana
yang terayun membahayakan.
Memutarbalikkan Beban
Pada saat memutarbalikkan beban misalnya balok baja, sling
harus di kaitkan pada sisi beban yang akan diangkat. Hal ini
untuk memastikan bahwa sling mengangkat beban segaris lurus
di pusat gravitasi beban saat pada posisi diagonal atau mulai
Perlindungan Sling
Melindungi sling dari sudut yang tajam adalah penting. Lekukan
dan sudut tajam mengurangi kapasitas sling.
Material yang terbungkus bisa terdiri dari kayu, potongan pipa
(lihat garnbar dibawah), karet (seperti ban bekas atau belt
conveyor bekas) atau bahan lain yang sesuai.
Bantalan / alas sudut mencegah sling dan bengkok atau
terpotong akibat sudut yang tajam.
Beban Tergantung
Jangan berdiri dibawah beban yang sedang tergantung.
Gunakan tag line untuk mengontrol beban jika akan diangkat
diatas ketinggian dimana beban bisa anda kontrol dengan
tangan.
Jangan biarkan orang
lewat atau berdiri dibawah
beban yang tergantung.
Jika anda harus bekerja
dibawah beban, pastikan
anda di-support/lindungi,
seperti dengan kayu atau
support baja yang mampu
menahan keseluruhan
beban.
Kecelakaan rigging bisa
terjadi, jadi laksanakan
dengan aman dan tetap
menjauh, saat
mengangkat beban.
5.4. Penumpukan
Pada saat pemindahan barang telah selesai, pastikan material
telah terlindung dan ditumpuk dengan aman.
Pada penumpukan material harap diperhatikan:
§ Jauhkan dari peralatan permesinan yang dapat
merobohkan tumpukan barang.
§ Berikan jalan lewat bagi orang, forklift, crane, kereta barang
dll.
§ Berikan jarak pada sling dan barang , untuk dapat
dilepaskan, agar tidak terjepit pada saat barang mulai
ditumpuk pada tempatnya
§ Berikan jalan lewat bagi pemadam kebakaran dan unit
gawat darurat lain.
Jarak (Clearance)
Pemberian jarak yang aman diperhatikan terhadap:
§ Tidak kurang dari 3 meter dari jalur kereta api.
§ Tidak kurang dari 3,5 meter dari jalur truk.
§ Tidak kurang dari 1 meter dari jalur lewat orang.
§ Tidak kurang dari 1,5 meter dari jalur untuk operator crane
berjalan (overhead traveling crane).
Pergunakan panca indera anda. Dianjurkan untuk diperhatikan
tersedianya jalur lalu lintas lapangan dan jalur lintasan untuk
darurat.
Penumpukan Kayu
Pada penumpukan kayu pada
sisi pendek dari kayu
ditempatkan lapisan lain pada
sudut-sudutnya. Lapisan
tersebut disebut ganjal
(pigstying)
Ikatan kayu harus diikat dan
diganjal dibawah dan diantara
setiap ikatan. Ketika tumpukan
mulai meninggi, tumpukan
harus pada posisi lurus dan
terletak pada posisi yang seimbang di dasarnya. Periksa setiap
tumpukan yang bergoyang terutama setelah hujan turun.
Siapkan tangga untuk jalan naik turun di tumpukan. Untuk
menghindari tumpukan yang terlalu tinggi dan tidak stabil, ikat
setiap tumpukan dalam satu ikatan yang terkunci.
HAND SIGNALS
2. Mengapa posisi hook alat angkat harus berada di atas titik pusat
gravitasi benda dan tidak boleh berada di bawahnya ?.
4. Jelaskan mengapa titik pusat gravitasi benda yang jauh dari tanah /
lantai lebih mudah terguling.
7. Apakah plat klem diijinkan untuk dipakai mengangkat lebih dari satu
plat?. Bila tidak apakah alasannya ?.
Simpul Bowline digunakan karena tidak mudah kusut atau lepas di bawah beban, dengan efisiensi sekitar 50%. Running Bowline membentuk ikatan jenis jerat (choker) dan juga memiliki efisiensi 50%, menjadikannya berguna dalam aplikasi yang memerlukan keamanan tambahan .
Tali fiber natural, seperti manila, tidak umum digunakan untuk pengangkatan karena tidak memiliki kekuatan seperti tali baja. Tali ini sebaiknya disimpan dengan posisi digantung, di tempat yang bersih, kering, dan berventilasi baik untuk melindungi dari api, suhu berlebihan, dan zat kimia .
Untuk menentukan jarak pemeriksaan, kalikan diameter tali baja dengan 8. Maksimal lilitan yang rusak dihitung dengan mengalikan jumlah untaian, jumlah lilitan, dan 10%, mengindikasikan bahwa ketika jumlah lilitan yang rusak melebihi jumlah tersebut, tali baja dianggap tidak layak dipakai .
Simpan sling di rak gantung untuk menghindari kerusakan mekanis dan korosi. Meletakkannya di lantai bisa menyebabkan sling mudah berkarat atau rusak akibat faktor lingkungan, memperpendek umur guna sling tersebut .
Pastikan sling tidak terpuntir atau mengalami simpul, dan dipasang dengan aman pada beban. Kapasitas aman ditentukan oleh berat, bentuk beban, tipe peralatan, dan faktor sudut ikatan. Setiap sling harus cukup kuat dan beban dalam posisi tegak lurus selama pengangkatan .
Pemahaman sinyal tangan penting untuk mencegah kecelakaan akibat miskomunikasi selama pengangkatan. Sinyal hanya boleh diberikan oleh orang yang menangani pengangkatan beban untuk mengarahkan operator dengan tepat .
Arah ikatan Lang's Lay digunakan untuk mencegah putaran atau rotasi, seperti pada luffing, dengan cara mengikatkan kedua ujung tali baja. Meskipun efektif dalam mengatasi rotasi, jenis ikatan ini tidak dapat digunakan untuk pengangkatan beban karena tidak memenuhi kriteria keselamatan pengangkatan .
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan tali baja meliputi gesekan, karat, kelenturan akibat beban berlebihan, dan kerusakan mekanis. Langkah inspeksi yang disarankan termasuk memeriksa konstruksi, arah ikatan, gejala lentur atau memanjang, dan keseluruhan kondisi tali .
Ketahui berat dan pusat gravitasi beban agar posisi sling tepat. Awali pengangkatan sedikit di atas tanah untuk memeriksa stabilitas beban. Jika goyang, sesuaikan posisi sling dari pusat gravitasi sebelum mengangkat lebih tinggi .
Bahan sintetis lebih kuat dari fiber natural, membuatnya lebih cocok untuk beban berat. Namun, sintesis tali lebih licin untuk digenggam, membuatnya sulit untuk ikatan dimana kelemahan ini menjadi kendala operasional .