0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan2 halaman

Panduan Wawancara Kerja Efektif

Dokumen tersebut memberikan panduan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan umum dalam sebuah wawancara kerja. Beberapa poin penting yang disarankan adalah (1) menyampaikan terima kasih atas kesempatan wawancara, (2) menjelaskan kualitas positif yang relevan dengan posisi lowongan, (3) memberikan contoh kekuatan dan keterampilan (soft-skill dan hard-skill) dengan bukti, (4) mengakui kelemahan

Diunggah oleh

Beni Antonio
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan2 halaman

Panduan Wawancara Kerja Efektif

Dokumen tersebut memberikan panduan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan umum dalam sebuah wawancara kerja. Beberapa poin penting yang disarankan adalah (1) menyampaikan terima kasih atas kesempatan wawancara, (2) menjelaskan kualitas positif yang relevan dengan posisi lowongan, (3) memberikan contoh kekuatan dan keterampilan (soft-skill dan hard-skill) dengan bukti, (4) mengakui kelemahan

Diunggah oleh

Beni Antonio
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JOB INTERVIEW

1. What can you tell me about yourself?

Hal-hal yang harus disampaikan:

a) Ucapan terimakasih. Contohnya:

“First, I would like to thank you for giving me the opportunity to have an interview for this
position.”

b) Kualitas positif yang dimiliki (yang relevan dengan posisi yang dilamar). Biasanya yang
disampaikan adalah soft-skills (seperti mudah beradaptasi, bisa merkomunikasi dengan baik,
bisa bekerja dalam tim, memiliki semangat entrepreneurial, dan lain-lain).
Contohnya:

“I am a relatively fresh graduate. However, during my study at UNIDHA I was involved in


several organizations, which, I believe, made me a good team player. I can say that I am
also a highly competitive person, which can be seen from the academic and non-academic
competitions that I have participated and won. Furthermore, since I became a student at
UNIDHA, I have been involved in a few business ventures that really heightened my
entrepreneurial spirit.”

2. Can you list your strengths?

Hal-hal yang harus disampaikan adalah soft-skills dan hard-skills (skil-skill teknis dan akademis
seperti kemampuan berbahasa asing, kemampuan menganalisis pasar, dan lain-lain).
Tentunya, yang disampaikan adalah kelebihan/keunggulan yang relevan dengan posisi yang
dilamar. Tetapi, untuk soft-skills, biasanya relevansinya sangat luas. Jadi, anda bisa
menjelaskan berbagai soft-skills yang anda miliki. Namun, tentu saja anda harus melihat
tingkat kerelevanan dari soft-skills yang akan disampaikan. Pilih 3 atau 4 dari hard-skills dan
soft-skills yang akan disampaikan. Jangan mengulang penjelasan tentang skill-skill yang telah
disampaikan sebelumnnya di pertanyaan pertama.

Contoh:

“I have several personal and professional qualities that I am very proud of. Aside from being a
good team player, a competitive person, and an individual with entrepreneurial spirit, I am
also a quick learner and a hard worker.”

Contoh di atas masih belum lengkap. Anda harus memberikan “bukti” bahwa anda benar-
benar memiliki skill-skill yang anda sampaikan. “Buktinya” cukup dalam bentuk cerita.
Misalnya, jika anda menyampaikan bahwa anda adalah seorang pekerja keras, anda harus
memberikan penjelasan mengapa anda bisa dikatakan sebagai seorang pekerja keras. Anda
bisa menceritakan bahwa di perusahaan tempat anda bekerja sebelumnya, anda selalu
melampaui target karena anda meluangkan waktu dan usaha yang lebih. Tentunya, untuk
bagian “usaha yang lebih” cerita spesifik diperlukan. Apa usaha yang lebih tersebut.
3. What weaknesses do you have?

Sampaikan kelemahan anda dan jelaskan cara anda dalam mengatasi kelemahan tersebut.

Contoh:

“I have always viewed that being able to learn from past mistakes is one of the most
important qualities one must have. Because of that, self-reflection is something that I do from
time to time. A couple of personal weaknesses that I have been struggling with were
“accepting criticism” and “giving criticism”. I tend to have a hard time in accepting criticism.
My first instinct when people criticize me is to dismiss what they are saying. I also think that I
need to work on my way of giving criticism. Sometimes my wording can be construed as harsh
or too personal even though I don’t mean it to be offensive. However, for the last 2 years I
have been trying to be objective in accepting criticism. I try to ignore everything that I deem as
personal insult and focus more on the substance of the criticism. This helps me to be more
effective and less stressed. As for my way of giving criticism, I now try to be less blunt and use
sentences that make my criticism sound friendlier. I also try to analyze the points that I want to
criticize and the criticism itself. Do they make sense? Are the things that I am about to criticize
are essentials?

I think I have made quite an improvement in both are. Of course, I still need to continuously
work on them and not be too complacent of my perceived progress.”

Anda mungkin juga menyukai