0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan87 halaman

Simulasi Jaringan dan Konfigurasi IP

1. Simulasi membuat server HTTP pada jaringan melibatkan satu workstation dan satu server yang terhubung langsung dengan kabel. 2. Kedua perangkat dikonfigurasi dengan IP address yang berbeda sebelum mengaktifkan layanan HTTP pada server. 3. Setelah layanan HTTP diaktifkan, workstation dapat mengakses halaman web default yang disediakan server. [/ringkasan]

Diunggah oleh

Upico Upico
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
69 tayangan87 halaman

Simulasi Jaringan dan Konfigurasi IP

1. Simulasi membuat server HTTP pada jaringan melibatkan satu workstation dan satu server yang terhubung langsung dengan kabel. 2. Kedua perangkat dikonfigurasi dengan IP address yang berbeda sebelum mengaktifkan layanan HTTP pada server. 3. Setelah layanan HTTP diaktifkan, workstation dapat mengakses halaman web default yang disediakan server. [/ringkasan]

Diunggah oleh

Upico Upico
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRODI TEKMIK IN FORMATI KA FAKULTAS TEKNIK

UNN. fvtU NAH PONOROGO


2015
Daftar isi

Cisco Networking....................................................................................................................3

Simulasi Jaringan Sederhana..............................................................................................6

Simulasi Membuat Jaringan Nirkabel Sederhana.............................................................9

Simulasi Membuat Server Http Pada Jaringan..................................................................13

Simulasi Membuat Server Dhcp Pada Jaringan.................................................................15

Simulasi Membuat Server Dns Pada Jaringan...................................................................20

Simulasi Routing (Interconnect-Network)..........................................................................23

Mikrotik Networking...............................................................................................................29

Cara Mengakses Mikrotik Pertama Kali............................................................................36

Lisensi Dan Versi Router Os Mikrotik................................................................................50

Install Router Os....................................................................................................................59

Setting Mikrotik Sebagai Router..........................................................................................63

Panduan Penyusunan Laporan Praktikum...........................................................................70

2
BAGIAN PERTAMA CISCO NETWORKING
PENDAHULUAN

Cisco Packet Tracer adalah tools e-learning yand dibuat oleh Cisco yang akan mensimulasi cara
kerja suatu jaringan berdasarkan topologi dan konfigurasi yang diberlakukan oleh penggunanya
persis seperti aslinya. Versi perangkat lunak Cisco Packet Tracer yang digunakan penulis saat
membuat tulisan ini adalah versi 5.1 seperti yang terlihat pada splash screen pada gambar 1.

Gambar 1 Splash Screen Ketika Memulai Cisco Packet Tracer v5.1


Sedangkan tampilan utamanya dapat dilihat pada gambar 2 sebagai berikut.

Gambar 2 Tampilan Utama Cisco Packet Tracer

nstal, pembaca telah mengetahui dasar TCP/IP, serta mengetahui dasar-dasar operasional perangkat lunak Cisco Packet Tracer ini.
gkat lunak. Selain itu, juga karena perangkat lunak ini sudah disertakan video tutorial lengkap untuk dasar-dasar operasionalnya. Bagi pembaca yang belum pernah meng
-> Tutorials atau dengan
SIMULASI MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA

PERSIAPAN
Persiapan instalasi jaringan sederhana dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 2 buah
workstation dan 1 switch. Tiap node dihubungkan dengan kabel sehingga terlihat sesuai dengan gambar
3 berikut ini.

Gambar 3 Topologi Jaringan


Jika kedua titik pada garis belum berwarna hijau, berarti tiap node tersebut belum terkoneksi

Lalu lakukan konfigurasi IP address host PC0 dengan cara double-klik gambar PC0,
selanjutnya klik tab Desktop dan pilih bagian menu IP Configuration sehingga terlihat
tampilan sesuai pada gambar 4.

Gambar 4 Menu Konfigurasi IP Address Host


Lakukan konfigurasi pada workstation sebagai berikut:

Pada PC0 : Pada PC1 :


IP Address : [Link] IP Address : [Link]
Subnet Mask : [Link] Subnet Mask : [Link]
Default Gateway : - (kosong) Default Gateway : - (kosong)
DNS Server : - (kosong) DNS Server : - (kosong)

MELAKUKAN PING
Untuk menguji koneksi antara dua node tersebut menggunakan utilitas “ping”. Untuk memulai
ping dari PC0 menuju PC1, double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties untuk PC0,
kemudian pilih tab Desktop, selanjutnya pilih menu Command Prompt sehingga muncul
tampilan seperti gambar 5 di bawah ini.

Gambar 5 Window Command Prompt


Lakukan “ping” dengan cara mengetikkan: ping [ip_address_tujuan]

Untuk melakukan ping menuju PC1 yang memiliki IP address [Link] adalah dengan cara mengetikkan: ping [Link]

Dari hasil perintah yang anda lakukan akan dihasilkan output seperti ini:
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Workstation PC0 dan PC1 baru dapat terhubung jika IP address kedua workstation telah
dikonfigurasi dengan baik dan benar.
2. Untuk menguji konektivitas antar node dapat menggunakan perintah “ping”. Hasil
output perintah ping ada berbagai macam. Yaitu: Reply, Request Timed Out, dan
Destination Host Unreachable.

otokol-protokol yang bekerja dalam interval waktu tertentu. Untuk mempelajari tugas masing-masing protokol, sangat disarankan menggu

Mode Realtime Mode Simulation


SIMULASI MEMBUAT JARINGAN NIRKABEL SEDERHANA

PERSIAPAN
Persiapan instalasi jaringan nirkabel (wireless) sederhana dalam contoh ini adalah dengan
menggunakan 2 buah workstation dan 1 access point sehingga terlihat seperti gambar 6 di
bawah ini.

Gambar 6 Persiapan Membuat Jaringan Wireless

1. Double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties PC0.


2. Matikan device pada PC0 dengan cara menekan tombol power (lihat gambar 7).

Gambar 7 Jendela Properties PC0 Pada Tab "Physical"


3. Setelah device PC0 dimatikan, ganti module (network interface) default Fast-Ethernet
(kabel) menjadi module untuk menerima sinyal wireless (nirkabel) bernama Linksys-
WMP300N. Pada gambar 7, lokasi module ditandai dengan kotak warna hijau. Caranya
dengan melakukan drag n drop. Setelah module telah dibuang, pada list modules sebelah
kiri, drag n drop Linksys-WMP300N menuju tempat module sebelumnya terpasang.
Sehingga network interface PC0 sekarang adalah WLAN Card, dan siap untuk
menerima paket di jaringan pada medium wireless.
4. Masih di jendela properties PC0, Lanjutkan ke tab Config. Pada menu sebelah kiri
bagian Interface, klik Wireless. Cari field bertuliskan IP Configuration dan pada
radio button, pilih Static. Isikan IP address untuk PC0 menjadi [Link] subnet
mask [Link]. Ilustrasi langkah 4 ini akan terlihat seperti gambar 8 berikut ini.

Gambar 8 Konfigurasi IP Address PC0


5. Lakukan hal yang sama untuk worstation PC1 tetapi dengan IP address berbeda. Untuk
contoh kali ini isikan dengan [Link]

Lakukan konfigurasi pada workstation sebagai berikut:

Pada PC0 : Pada PC1 :


IP Address : [Link] IP Address : [Link]
Subnet Mask : [Link] Subnet Mask : [Link]
6. Jika konfigurasi pada kedua workstation sudah dilakukan, PC0 sudah terkoneksi dengan
PC1 melalui jaringan nirkabel. Hasilnya bisa dilihat pada gambar 9.

Gambar 9 Workstation Yang Saling Terhubung via Jaringan Nirkabel

MELAKUKAN PING
Untuk menguji koneksi antara dua node tersebut menggunakan utilitas “ping”. Untuk memulai
ping dari PC0 menuju PC1, double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties untuk PC0,
kemudian pilih tab Desktop, selanjutnya pilih menu Command Prompt sehingga muncul
tampilan seperti gambar 10 di bawah ini.

Gambar 10 Window Command Prompt

Lakukan “ping” dengan cara mengetikkan: ping [ip_address_tujuan]

Untuk melakukan ping menuju PC1 yang memiliki IP address [Link] adalah dengan cara mengetikkan: ping [Link]

Dari hasil perintah yang anda lakukan akan dihasilkan output seperti ini:
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Workstation PC0 dan PC1 baru dapat terhubung jika IP address kedua workstation telah
dikonfigurasi dengan baik dan benar.
2. PC0 dan PC1 bisa terhubung via jaringan tanpa kabel/nirkabel/wireless. Caranya dengan
mengganti interface module pada tiap worstation yang sebelumnya adalah Fast-
Ethernet (default pada Cisco Packet Tracer) menjadi module untuk wireless.
3. Untuk menguji konektivitas antar node dapat menggunakan perintah “ping”. Hasil
output perintah ping ada berbagai macam. Yaitu: Reply, Request Timed Out, dan
Destination Host Unreachable.
SIMULASI MEMBUAT SERVER HTTP PADA JARINGAN

PERSIAPAN
Persiapan simulasi server HTTP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 1 buah
workstation dan 1 server yang terhubung langsung dengan kabel --tipe cross-- sehingga terlihat
seperti gambar 11 di bawah ini.

Gambar 11 Persiapan Pembuatan Jaringan Client-Server


a) Lakukan konfigurasi IP address pada PC0 seperti yang telah dijelaskan di
bagian sebelumnya (SIMULASI MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA).
b) Lakukan konfigurasi IP address pada Server0. Langkah-langkah mengkonfigurasi IP
address untuk tipe Server-PT pada Cisco Packet Tracer sama dengan workstationnya
(PC-PT).
c) Double-klik Server0 sehingga jendela properti Server0 muncul. Pindahkan ke tab
Config. Pada menu kiri bagian Services, pilih HTTP. Pastikan radio button service
HTTP pada pilihan On. Anda juga bisa mengubah halaman homepage Server0, dengan
cara mengubah script HTML yang ada sesuka anda. Ilustrasi konfigurasi bisa dilihat di
gambar 12 di bawah ini.

Gambar 12 Konfigurasi Server HTTP


MELAKUKAN BROWSING HTTP
Double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada daftar
menu, pilih Web Browser. Ketika jendela web browser muncul, ketikkan IP address
Server0/Server HTTP ([Link]) di field URL. Sesaat setelah itu akan dihasilkan
tampilan halaman web pada Server0 di web browser PC0. Gambar 13 memperlihatkan hasil
akhirnya.

Gambar 13 Halaman Homepage Server0 Dilihat via Web Browser PC0

KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Worstation dan Server dapat saling terhubung jika dikonfigurasi dengan benar.
2. Web browser di workstation baru bisa mengakses HTTP server sesaat setelah service
HTTP pada server tersebut On.

EKSPERIMEN
Bagaimana jika PC0 melakukan ping menuju Server0. Apakah bisa? Apakah statusnya:
Reply, Request Timed Out, atau Destination Host Unreachable?
Coba buat jaringan sederhana seperti pada gambar 3, tetapi ditambahkan dengan node
Server. Kemudian lakukan browsing HTTP dari kedua workstation terhadap server!
Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan seperti gambar 9!
SIMULASI MEMBUAT SERVER DHCP PADA JARINGAN

PERSIAPAN
Persiapan simulasi server DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 5 buah
workstation, 1 switch, dan 1 server sehingga terlihat seperti gambar 14 di bawah ini.

Gambar 14 Simulasi Workstation dan Server DHCP

1. Double-klik Server0. Pilih tab Config. Pada menu Interface, pilih Fast-Ethernet.
Pada bagian IP Configuration, isikan dengan IP address server, dalam contoh ini
[Link] subnet mask [Link]. Lihat gambar 15.

Gambar 15 Konfigurasi IP Address Server DHCP


2. Masih di jendela properties Server0 pada menu Services, pilih DHCP. Pastikan
service DHCP On. Isikan blok IP address yang akan diberikan* IP oleh DHCP
Server.

figuration Protocol) adalah protokol yang akan memberikan konfigurasi secara dinamis/automatis terhadap host. Salah satunya untuk kon

Gambar 16 Konfigurasi Service DHCP Pada Server0

Pada Start IP Address isikan dengan [Link], dan pada Maximum Number of Users=5.

Hal ini berarti setiap host yang request IP pada DHCP Server akan mendapatkan IP address mulai dari range [Link] - 192.168.123

Untuk field Default Gateway dan DNS Server biarkan kosong untuk contoh ini.
MELAKUKAN REQUEST DHCP
1. Double-klik PC0 hingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada
menu yang ada, pilih menu IP Configuration.

Gambar 17 Jendela Properties PC0 Pada Tab "Desktop"


2. Pastikan pilihan radio button pada pilihan DHCP. Seperti terlihat pada gambar 18.

Gambar 18 Pilihan DHCP Pada Workstation PC0


3. Setelah konfigurasi selesai, silahkan mengecek konfigurasi IP pada PC0 yang
sebelumnya telah di-set ke DHCP. Hasil akhir bisa dilihat pada gambar 19 di bawah ini.
Terlihat IP address yang diberikan oleh DHCP Server adalah [Link] lengkap
dengan subnetnya [Link].

Gambar 19 Konfigurasi IP Address Otomatis Memanfaatkan DHCP Server

dynamic (menggunakan DHCP) pada komputer berbasis Windows adalah dengan memilih pilihan antara Obtain an IP address automatica

4. Lakukan hal yang sama terhadap PC1, PC2, PC3, dan PC4!
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Pemberian IP Address otomatis memanfaatkan protokol DHCP. Host yang


melakukan layanan pemberian IP address disebut server DHCP.
2. Workstation baru mendapat konfigurasi host dari DHCP server hanya jika layanan
DHCP server memang ada dan statusnya On.

EKSPERIMEN
Bagaimana jika PC2 menggunakan static IP address dan tetap di segmen jaringan
(subnet) yang sama dengan server DHCP? Apa yang terjadi?
Coba buat jaringan sederhana seperti pada gambar 3, tetapi ditambahkan dengan node
Server yang memberikan layanan/service DHCP. Kemudian set di tiap workstation untuk
memberlakukan DHCP!
Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan seperti gambar 9!
SIMULASI MEMBUAT SERVER DNS PADA JARINGAN

PERSIAPAN
Persiapan simulasi server DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 1 workstation, 1
switch, dan 2 server sehingga terlihat seperti gambar 20 di bawah ini.

Gambar 20 Topologi Jaringan


1. Lakukan konfigurasi IP (statik) sebagai berikut:
a. Pada Server0 : IP Address [Link]
Subnet Mask [Link]
b. Pada Server1 : IP Address [Link]
Subnet Mask [Link]
c. Pada PC0 : IP Address [Link]
Subnet Mask [Link]
DNS Server [Link]
Jangan lupa mengisi field DNS Server pada konfigurasi IP address di PC0. Karena dalam kasus ini, dibutuhkan bantuan DNS Server

2. Aktifkan layanan HTTP pada Server0. Langkah-langkahnya sama seperti


bahasan sebelumnya (SIMULASI MEMBUAT SERVER HTTP PADA
JARINGAN).
3. Double-klik Server1 hingga muncul jendela properties Server1. Pindahkan tab ke tab
Config. Pada menu Services, pilih DNS. Pastikan service DNS pada radio button
adalah On. Pada field domain name isi dengan nama domain tertentu. Misalnya:
[Link]. Pada field IP address isi dengan IP address Server0/HTTP Server
([Link]). Setelah itu klik Add untuk memasukkannya ke dalam host record
DNS Server. Gambar 21 memperlihatkan konfigurasi yang telah dilakukan.

Gambar 21 Konfigurasi DNS Server Pada Server1

MELAKUKAN BROWSING HTTP KE DOMAIN


Pada PC0 silahkan menuju ke tab Desktop pada jendela properties PC0. Pada menu yang ada,
pilih Web Browser. Ketika jendela Web Browser muncul, pada URL ketikkan
[Link] (atau nama domain yang tadi telah di-entry ke DNS Server). Hasilnya bisa
dilihat seperti pada gambar 22.
Gambar 22 Hasil Web Browsing Menuju HTTP Server Pada Domain [Link]

KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Resolving nama domain menjadi IP address memanfaatkan protokol DNS. Host


yang menjalankan servis DNS disebut DNS Server.
2. Workstation bisa resolving nama domain tertentu hanya jika field DNS server -yang akan
menjadi referensi workstation- pada saat konfigurasi IP address diisi, layanan DNS pada
server yang ditunjuk worstation memang ada dan statusnya On, serta nama domain
yang di-query oleh workstation memang terdaftar pada record DNS server.

EKSPERIMEN
Bagaimana jika PC0 tidak mengisi field DNS Server pada saat konfigurasi IP, tetapi
memasukkan langsung IP address Server0 ([Link]) pada Web Browser?
Apakah halaman homepage Server0 tetap bisa di-load?
Coba buat jaringan sederhana seperti pada gambar 3, tetapi ditambahkan dengan node
Server yang memberikan layanan/service DHCP, HTTP dan DNS. Kemudian cobalah
akses domain tertentu yang telah di entry pada record DNS dari salah satu workstation!
Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan seperti gambar 9!
SIMULASI ROUTING (INTERCONNECT-NETWORK)

PERSIAPAN
Persiapan simulasi routing dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 2 workstation, 2
switch, dan 1 router sehingga terlihat seperti gambar 23 berikut.

Gambar 23 Dua Jaringan Berbeda dan Saling Terkoneksi via Router

Lakukan konfigurasi pada workstation (tanda merah berarti ID host berdasarkan mask):
Pada PC0 : Pada PC1 :
IP Address : [Link] IP Address : [Link]
Subnet Mask : [Link] Subnet Mask : [Link]
Default Gateway : [Link] Default Gateway : [Link]

Sehingga dapat diilustrasikan penjelasan untuk gambar 23 adalah seperti terlihat pada gambar
24 di bawah ini. Router0 memiliki dua interface, yaitu:

1) Interface dengan IP address [Link] yang terhubung secara fisik


ke network address [Link]
2) Interface dengan IP address [Link] yang terhubung secara fisik ke
network address [Link]

Gambar 24 Ilustrasi Untuk Dua Jaringan Berbeda Terhubung dengan Router0


1. Double-klik Router0 hingga muncul jendela properties Router0. Pilih tab Config. Pada
menu sebelah kiri, klik FastEthernet0/0 (di bawah judul submenu Interface) untuk
melakukan konfigurasi IP address pada interface 1 Router0. Isikan IP address yang
sesuai dengan network address yang terhubung secara fisik dengan interface tersebut.
Misalkan FastEthernet0/0 terhubung secara fisik ke network address [Link], maka
FastEthernet0/0 yang akan mendapatkan IP gateway [Link]. Setelah itu aktifkan
interface dengan cara mencentang pilihan On pada field Port Status. Begitu juga dengan
interface 2 Router0 (FastEthernet0/1) yang terhubung secara fisik dengan network
address [Link] akan mendapat IP gateway [Link]. Pada gambar 25 dapat dilihat hasil
konfigurasi salah satu interface, sebagai berikut.

Gambar 25 Konfigurasi Routing Pada Interface FE0/0 Router0

Jangan lupa mengkonfigurasi interface Router0 yang lainnya. Sehingga semua jaringan dapat terkoneksi dengan benar.

2. Pastikan semua telah terkoneksi dengan cara memeriksa routing table. Untuk memeriksa
routing table, pada jendela utama perangkat lunak Cisco Packet Tracer sebelah kiri,
pilih menu Inspect (dengan gambar kaca pembesar) atau tekan hotkey I (i) pada
keyboard. Jika kursor mouse telah berubah menjadi gambar kaca pembesar, arahkan
kursor ke Router0, klik Router0, dan pada menu yang muncul, pilih Routing
table. Jika semua telah dilakukan dengan benar, akan terlihat ada entry pada routing
table Router0 seperti terlihat pada gambar 26.

Gambar 26 Routing Table Router0


Dapat dijelaskan sebagai berikut (lihat baris 1): Jika ada IP address yang melewati
Router0 dan akan menuju Network [Link] dengan mask /8 ([Link]) --dengan kata
lain menuju jaringan atau host 10.* (* = berapapun)-- maka akan melaui port interface
FastEthernet0/1. Type C berarti Connected atau alamat yang dituju terhubung langsung
dengan Router0 tersebut sehingga tidak membutuhkan Next Hop IP (IP router lain).
Begitu juga untuk baris dibawahnya.

KONFIGURASI ROUTER VIA CLI CISCO IOS


Cisco IOS (Internetwork Operating System) adalah sistem operasi yang berfungsi menjalankan
dan mengontrol Router dan beberapa Switch milik Cisco. Dengan adanya IOS, sistem operasi
pada Switch/Router Cisco, segala sesuatu di dalamnya dapat dengan mudah diatur oleh
manusia untuk tujuan tertentu (manageable).

Pada perangkat lunak Cisco Packet Tracer juga terdapat simulasi IOS dalam bentuk CLI
(Command Line Interface). Bisa dilihat pada gambar 27, ketika Router pertama kali dinyalakan.

Gambar 27 CLI Cisco IOS


Untuk mengkonfigurasi Router0 pada contoh awal, akan dicoba mengkonfigurasi Router0
tersebut via CLI IOS.
1. Double-klik Router0 hingga muncul jendela properties Router0. Kemudian klik tab CLI
sehingga tampilan seperti gambar 27.
2. Ketik “n” pada prompt Continue with configuration dialog? [yes/no]: agar IOS
langsung masuk ke CLI.
3. Tekan tombol “ENTER” ketika tulisan Press RETURN to get started! muncul.
4. Kemudian muncul prompt Router>. Mulai dari sini, disebut sebagai user mode. Anda
bisa mengetikkan perintah-perintah dasar –biasanya dipakai untuk melihat statistik yang
ada pada Router—
5. Untuk masuk ke mode privileged, ketikkan “enable” setelah prompt Router>
6. Kalau muncul prompt Router# (tanda “>” pada prompt telah berubah menjadi tanda
“#”), berarti anda telah memasuki mode priviledged.
7. Untuk kembali ke user mode, tinggal mengetikkan perintah “disable”
8. Untuk keluar dari console, ketikkan perintah “logout”
9. Anda akan memulai mengkonfigurasi Router0. Ketikkan “config” pada mode
priviledged. Akan ada pertanyaan Configuring from terminal, memory, or network
[terminal]? Tekan “ENTER” langsung untuk memilih opsi default –yang berada
dalam kurung siku (terminal)-

Hal ini akan sama saja jika mengetikkan perintah:

Router# config terminal

10. Prompt CLI akan berubah menjadi Router(config)#


11. Ketikkan perintah "interface FastEthernet0/0” setelah prompt Router(config)#
untuk mulai mengkonfigurasi FastEthernet0/0.
12. Prompt CLI akan berubah menjadi Router(config-if)#
13. Ketikkan perintah “ip address [Link] [Link]”. Ini untuk setting ip address
pada interface tersebut menjadi [Link] dengan subnet mask [Link]
14. Selanjutnya ketikkan perintah “no shutdown”, sehingga interface FastEthernet0/0
tersebut menjadi On. Pada konfigurasi cara biasa, ini sama halnya dengan mencentang
field Port Status.
15. Ketikkan “exit” sehingga prompt CLI kembali berubah menjadi Router(config)#
16. Sampai tahap ini selesai untuk konfigurasi interface 1 Router0. Lakukan hal yang
sama untuk FastEthernet0/1.
Jika kedua interface telah dikonfigurasi, maka seharusnya kedua network sudah dapat
terhubung langsung. Tidak dibutuhkan entry route manual karena koneksi antara dua
network ini adalah bertipe “C” atau Connected.

MELAKUKAN PING KE HOST DI NETWORK LAIN


Untuk menguji kebenaran dari routing table Router0, bisa dengan melakukan “ping” dari host
satu ke host lainnya. Untuk contoh kali ini akan dilakukan ping request dari PC0 ([Link])
menuju ke PC1 ([Link]).

Lakukan “ping” dengan cara mengetikkan: ping [ip_address_tujuan]

Untuk melakukan ping menuju PC1 yang memiliki IP address [Link] adalah dengan cara mengetikkan: ping [Link]

Dari hasil perintah yang anda lakukan akan dihasilkan output seperti ini:

KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1. Koneksi antar dua host atau lebih yang berbeda segmen jaringannya membutuhkan
peran dari Router/Gateway.
2. Router selalu memiliki interface yang terhubung secara fisik dengan network lainnya.
3. Next Hop Router dimanfaatkan jika Router tidak terkoneksi secara fisik dengan alamat
tertentu. Sehingga selain sebagai gateway, router juga berperan sebagai tempat relay
paket.
EKSPERIMEN
Coba buat interkoneksi antara 3 buah network yang terhubung pada sebuah router. Di
network-1 terdapat DNS Server dan 1 workstation, di network-2 terdapat HTTP Server
(pada domain [Link]) dan 1 workstation, di network-3 terdapat HTTP Server
(pada domain [Link]) dan 1 workstation. Lakukan konfigurasi sedemikian
sehingga setiap workstation bisa mengakses layanan server-server yang ada pada tiga
network tersebut. Ilustrasi pada gambar 28!

Gambar 28 Ilustrasi Untuk Soal Eksperimen

28
BAGIAN PERTAMA
MikroTik
BAB I SEJARAH
MIKROTIK

1. Mikrotik RouterOS dan RouterBOARD


 Asal mikrotik
MikroTikls adalah nama perusahaan pemegang lisensi MikoTik yang berlokasi di Riga,
Ibukota Latvia, sebuah negara pecahan Uni Soviet yang bersebelahan dengan Rusia.
Mikrotikls merupakan produsen software dan hardware router MikroTik. Dengan
mikrotik maka teknologi internet menjadi lebih cepat, handal dan terjangkau untuk
kalangan pengguna yang lebih luas.

 Mikrotik RouterOS
Mikrotik RouterOS adalah sebuah sofware yang berfungsi mengubah PC (komputer)
menjadi sebuah router. Mikrotik RouterOS layaknya IOS cisco yang diinstall di dalam
Router Cisco, hanya saja IOS cisco tidak bisa di install di dalam komputer kecuali
menggunakan emulator seperti GNS3 dan dynamips. Pada dasarnya RouterOS merupakan
sistem operasi Mikrotik RouterBOARD yang berbasis Kernel Linux v2.6.

 Mikrotik RouterBOARD

Selain bisa di install di dalam PC, mikrotik RouterOS juga bisa diinstall pada sebuah
hardware khusus yang bernama RouterBOARD. Ketika kita membeli sebuah mikrotik
RouterBOARD biasanya sudah tersintall RouterOS didalamnya.
 Tipe RouterBoard
Sebelum kita memutuskan untuk membeli RouterBOARD sebaiknya kita mengetahui
terlebih dahulu kode-kode dari model routerBOARD yang ada dipasaran agar kita bisa
menentukan perangkat mana yang cocok untuk kebutuhan kita. Misal kita sering baca di
internet bahwa untuk akses point yang bagus adalah Radio RB433AH, sebeharnya apa
sih maksud dari kode model tersebut ???
RB= RouterBOARD Seri/Kelas RouterBOARD
Jumlah Slot MiniPCI/slot Wireless CARD

RB433AH
High Perfomace, Proccessor lebih tinggi

Jumlah Port Ethernet Advanced, Licence Level 4 keatas

Kode-kode lainnya :
U : Sudah dilengkapi port USB.
A : Advanced, biasanya untuk lisensi level 4 ketas.
H : High Perfomance, memiliki clock processor yang lebih
tinggi. R : Sudah dilengkapi dengan Wireless Card
embedded.
G : Sudah dilengkapi port ethernet Gigabit.

 Tipe miniPCI
Bicara mikrotik tentu tidak lepas dengan miniPCI, yaitu suatu perangkat wireless yang
berupa sebuah card/kartu yang berfungsi sebagai koneksi tanpa kabel. Biasanya mini PCI
mikrotik menggunakan chipset Atheros, adapun beberapa variannya sebagai berikut :

1. R52
2. R52H
3. R5
H 4.
52n
5. R52Hn
6. R5n

Penjelasan :
 angka 52 = mampu bekerja di frequensi 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz
 angka 5 = hanya mampu bekerja di frekuensi 5,8 Ghz
 huruf R = menandakan perangkat wireless itu sendiri,
 huruf H = High Power artinya mempunyai daya yang lebih besar (350mW)
dibandingkan dengan yang polos (80mW).
 huruf n = sudah kompatible dengan arsitektur n yaitu 802.11n (AP dan client harus sama2
n)
Mikotik memberikan keleluasaan kepada user apakah mau menggunakan RouterOS yang
bisa di install pada PC atau menggunakan RouterBOARD yang sudah terinstall RouterOS
didalamnya. Mikrotik menyediakan RouterBOARD dari mulai versi low-end yang cocok
untuk Warnet/SOHO (RB750) maupun versi high-end yang cocok digunakan untuk
setingkat perusahaan besar maupun ISP (RB1100).
 Fitur Mikrotik
Sebagai sebuah router, mikrotik memiliki fitur-fitur yang tidak kalah dengan router-
router mahal seperti cisco. Beberapa fitur mikrotik :
Interfaces :
Fisik : Ethernet, V35, ISDN, Dial-up Modem
Wireless : 900Mhz, 2.4 GHz, 5.8 GHz Virtual :
Bridge, Bonding, HWMP+, VLAN Tunnel :
EoIP, IPIP, PPTP, L2TP, MPLS, PPPoE Routing
:
Policy Routing , Statik routing, Dinamis Routing (OSPF, BGP, RIP)
Firewall :
Filter Rule, TTL, Address List
Network Address Translation
(NAT) Bandwidth
Management
HTB, PFIFO, BFIFO, RED, SFQ, PCQ
Sevices :
Hotspot, Web Proxy, DHCP, DNS
Management User :
Radius, User Manager, PPP user, AAA, Accounting
Tools
Graph, MAC-ping, Torch, Watchdog, ping

Panduan Memilih RouterBOARD berdasarkan fitur dan kemampuan untuk masing-masing seri.
Perbandingan RouterBOARD berdasarkan harga dan kemampuannya.
Untuk detail spesifikasi masing-masing seri RouterBOARD silahkan baca spesifikasi-
[Link] (terlampir)
BAB II

CARA MENGAKSES MIKROTIK PERTAMA KALI

Setelah kita mengetahui sejarah singkat mikrotik, RouterOS, RouterBOARD dan macam-macam tipe
routerBOARD dan miniPCI, selanjutnya kita akan melangkah pada tahap persiapan untuk explorasi
lebih lanjut router mikrotik.

1. Persiapan

Agar anda mudah memahami praktek mikrotik selanjutnya, maka ada beberapa perangkat yang
harus anda persiapkan terlebih dahulu yaitu :

1. Mikrotik Router, bisa menggunakan RB450, RB750 atau PC Router (wajib)


Karena yang kita pelajari adalah Mikrotik, maka anda wajib menyediakan perangkatnya agar
bisa lebih mudah dipahami dan dipraktekan.
2. PC / Laptop (Wajib)
Untuk akses winbox dan test konfigurasi. Direkomendasikan 2 PC, atau bisa juga
menggunakan Vmware.
3. Switch (Optional)
4. Wireless Router (Optional)
Digunakan untuk membuat Hotspot, saya menggunakan Linksys WRT54G dalam tutorial ini.
5. PC Bekas (Optional)
Untuk praktek melakukan instalasi RouterOS pada PC. Bisa juga menggunakan VMWare.
6. Vmware (Optional)
Software ini sangat membantu ketika kita ingin menginstall beberapa sistem operasi dalam
satu komputer tanpa harus menganggu sistem operasi yang ada karena sifatnya virtual, begitu
juga ketika kita ingin mencoba install Mikrotik RouterOS pada PC, kita bisa menggunakan
Vmware tanpa harus menggunakan PC sesungguhnya.
7. Kabel UTP
Untuk menghubungkan antar perangkat.
8. Koneksi Internet (Wajib)
Dalam tutorial selanjutnya kita akan langsung mempraktekan hasil konfigurasi mikrotik
sehingga anda wajib mempunyai koneksi internet minimal koneksi ADSL
Istilah-istilah yang perlu dipahami :

Winbox : adalah sebuah utility untuk melakukan remote GUI ke Router Mikrotik

Ether : artinya ethernet atau port LAN pada mikrotik, selanjutnya akan disebut ether.

Port ethernet pada Mikrotik RB450 ada 5 ether

MAC-address : Media Access Control-Address adalah sebuah alamat jaringan yang


diimplementasikan pada lapisan data-link dalam tujuh lapisan model OSI, yang merepresentasikan
sebuah node tertentu dalam jaringan. MAC Address juga sering disebut sebagai Ethernet address,
physical address, atau hardware address. Anda bisa mengetikan ipconfig /all pada command
prompt windows untuk mengetahui MAC- address ethernet komputer anda.
2. Akses Mikrotik
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengakses mikrotik diantaranya :
a. Winbox
b. Telnet
c. SSH
d. Browser
e. FTP
f. Serial console

Pada tutorial ini, akses kedalam mikrotik akan menggunakan Winbox agar mudah dipahami dan
di praktekan. Dengan menggunakan winbox, tanpa harus setting IP terlebih dahulu kita sudah
bisa meremote mikrotik karena winbox menggunakan MAC-address. Winbox menggunakan
akses layer 2 untuk terhubung ke mikrotik oleh karena itu Mikrotik harus terhubung secara
langsung dengan laptop.

Pastikan anda sudah mendownload winbox untuk memulai akses ke mikrotik, jika belum, anda
bisa mendownloadnya pada link berikut [Link]
[Link]. Winbox juga sudah tersedia pada paket tutorial ini pada folder /tools.

1. Cara Remote Menggunakan Winbox


Akses mikrotik melalui winbox bisa dengan dua cara :
 Meremote melalui MAC-address.
 Memanggil IP ethernet mikrotik.
Meremote Mikrotik melalui MAC-address pertama kali

- Hidupkan mikrotik

-Colokan ujung kabel UTP ke ether1 mikrotik dan ujung yang satunya lagi colokan ke komputer.

-Tunggu beberapa saat hingga proses acquiring network selesai.

ai proses Acquiring selesai, biasanya akan memakan waktu agak lama jika kita tidak memasukan IP di komputer.

-Jika setelah proses acquiring kemudian tampil popup notifikasi bahwa koneksi limited or no conectivity
maka kita sudah bisa melakukan scan MAC menggunakan winbox.
Jika tampilan network Limited or no connectivity yang ditandai segitiga kuning dengan tanda seru, kita baru bisa melaku

-Jalankan Winbox dengan cara double klik, kemudian klik tombol yang ada
di sebelah tombol connect
untuk melakukan scanning MAC-address

Klik untuk scan MAC address

Seri RouterBOARD
MAC address
IP default Mikrotik Versi RouterOS

Identitas/nama Router

Karena dalam tutorial ini saya hanya mengkoneksikan satu buah mikrotik, maka hanya muncul
satu MAC address, selanjutnya klik MAC-address yang muncul tersebut, kemudian klik connect.

(INGAT : yang harus di klik adalah MAC-address nya jangan IP addressnya karena kita belum mensetting
IP dikomputer kita, kita hanya melakukan koneksi melalui Layer 2, sedangkan IP ada di layer 3)
Ketika masuk kedalam router pertama kali maka akan keluar kotak dialog RouterOS Default
Configuration, klik saja Remove Configuration karena kita akan melakukan setting router sesuai
dengan kebutuhan kita.
Sampai disini anda sudah berhasil masuk ke dalam winbox melalui MAC-address, selanjutnya
anda bisa melakukan konfigurasi dengan mudah karena kita hanya tinggal klik dan tampilan yang
mudah dimengerti.
Meremote Mikrotik melalui IP address (Layer 3)

Setelah tahu cara mengakses mikrotik melalui MAC-address, sekarang kita akan mencoba mengakses
mikrotik melalui IP address dengan winbox. Meremote Mikrotik dengan memanggil IP nya melalui
winbox biasanya dilakukan untuk meremote mikrotik yang ada diluar jaringan kita, misal anda ingin
meremote router mikrotik yang ada di kantor cabang, maka anda tidak bisa melakukan remote
dengan memanggil MAC-addressnya kecuali anda terhubung secara langsung melalui Tunneling
(akan dibahas pada bab selanjutnya).

Silahkan kembalikan setting mikrotik ke setting default dengan cara melakukan system reset pada
New terminal

Video : Cara Reset setting Mikrotik

Langkah-langkah remote mikrotik dengan memanggil IP :

-Jalankan Winbox dengan cara double klik, kemudian klik tombol yang ada
di sebelah tombol connect
untuk melakukan scanning network.

Klik pada IP address yang muncul kemudian klik tombol connect. Anda juga bisa mengetikan
langsung IP address pada kolom Connect To :
Bisa juga dengan cara Klik IP address
mengetikan IP langsung disini.

2. Cara Remote menggunakan Putty (SSH)

Remote mikrotik menggunakan Putty biasanya dilkukan ketika akan mengakses router dengan
bandwidth yang pas-pasan, karena kalau kita menggunakan winbox maka koneksi akan putus-putus,
salah satu solusinya yaitu dengan program SSH Client, dalam tutorial kali ini saya menggunakan
Putty. Program putty terlampir di directory /tools.

Video : Cara remote Mikrotik dengan Putty

- Jalankan program Putty


- Pada kolom Hostname/Ip address masukan IP address mikrotik. Pastikan Connection Type
SSH dengan port 22.
- Kemudian klik tombol Open
- Masukan username dan password mikrotik anda kemudian tekan enter

- Tampilan SSH mikrotik sama dengan New Terminal yang ada di dalam winbox
3. Cara Remote dengan Telnet
Sama dengan remote menggunakan SSH, remote dengan Telnet pun menggunakan mode CLI,
dimana kita hanya bisa melakukan konfigurasi mikrotik dengan command line.

Video : Remote Dengan

Telnet Langkah-

langkahnya :

Buka command prompt windows, kemudian ketik telnet IP_addres_mikrotik kemudian tekan

enter. contoh : telnet [Link]


Masukan username dan password
Tampilan remote menggunakan telnet sama persis dengan tampilan remote menggunakan Putty.

4. Cara Remote Menggunakan Browser


Buka browser kesayangan anda lalu ketikkan IP address mikrotik di address bar selanjutnya tekan enter.
Selanjutnya masukan username dan password mikrotik anda
Tampilan mikrotik yang di remote menggunakan web browser

5. Cara Remote Menggunakan FTP (File Transfer Protokol)


Remote menggunakan FTP biasanya dilakukan ketika kita akan melakukan transfer file dengan cara
upload dari komputer lokal ke dalam mikrotik. Hal ini berguna ketika kita akan mengupload login
page hotspot maupun upload paket mikrotik.

Video : Cara Remote Menggunakan

FTP Langkah-kangkahnya :
Jalankan perogram FileZilla FTP client ( Program FileZilla disertakan dalam folder /tools, anda terlebih
dahulu
harus menginstallnya sebelum bisa menjalankannya)
Masukan IP address mikrotik pada kolom Host, lalu masukan username dan password pada kolom
disebelahnya, setelah itu klik tombol Quickconnect atau tekan enter
BAB III
LISENSI DAN VERSI ROUTER OS MIKROTIK

Mengetahui Lisensi Mikrotik


Untuk mengetahui lisensi mikrotik yang anda gunakan anda bisa masuk ke winbox terlebih dahulu
kemudian klik System -> Licence
Kelebihan masing-masing level
Untuk melihat kelebihan lisensi router OS untuk masing-masing level bisa dilihat pada tabel dibawah ini.
Jika kebutuhan anda hanya untuk warnet atau SOHO maka lisensi level 4 sudah cukup.

Level number 0 (FREE) 1 (DEMO) 3 (WISP CPE) 4 (WISP) 5 (WISP) 6 (Controller)


Upgradable To - no upgrades ROS v5.x ROS v5.x ROS v6.x ROS v6.x
Initial Config
- - - 15 days 30 days 30 days
Support
Wireless AP 24h limit - - yes yes yes
Wireless Client
24h limit - yes yes yes yes
and Bridge
RIP, OSPF,
24h limit - yes(*) yes yes yes
BGP protocols
EoIP tunnels 24h limit 1 unlimited unlimited unlimited unlimited

PPPoE tunnels 24h limit 1 200 200 500 unlimited


PPTP tunnels 24h limit 1 200 200 500 unlimited
L2TP tunnels 24h limit 1 200 200 500 unlimited
OVPN tunnels 24h limit 1 200 200 unlimited unlimited
VLAN
24h limit 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
interfaces
HotSpot active
24h limit 1 1 200 500 unlimited
users
RADIUS client 24h limit - yes yes yes yes
Queues 24h limit 1 unlimited unlimited unlimited unlimited
Web proxy 24h limit - yes yes yes yes
Synchronous
24h limit - - yes yes yes
interfaces
User manager
24h limit 1 10 20 50 Unlimited
active sessions

Anda bisa mendownload versi demo/trial router OS yang berlaku selama 24 jam, selebihnya anda
harus membeli lisensi dengan cara mengirimkan Software-ID router OS yang anda gunakan.
Untuk melakukan pembelian lisensi di situs [Link], anda harus login terlebih dahulu
kemudian masukan software ID yang anda miliki untuk mendapatkan software key.

Setelah anda mendapatkan sofware key, anda selanjutnya harus memasukannya kedalam router
OS, caranya :
Masuk ke winbox -> klik System -> Licence
Kemudian pada kotak Licence yang muncul klik Import Key, kemudian cari dimana lokasi tempat
anda menyimpan key nya.
Atau bisa juga dengan cara Copy Paste Software Key langsung di dalam winbox dengan men klik
tombol Paste Key.

Upgrade dan Downgarde Versi Router OS


 Upgrade dilakukan bila ingin menikmati penambahan fitur versi selanjutnya maupun perbaikan
terhadap bug yang ada.
 Downgrade dilakukan bila terdapat bug atau ketidaksesuaian pada mikrotik yang sedang aktif.
Misalnya ada fitur-fitur tertentu yang tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan Upgrade :


 Untuk lisensi level 3 dan 4 : versi yang digunakan sekarang + 1 versi mayor
 Untuk lisensi level 5 dan 6 : versi yang digunakan sekarang + 2 versi mayor
Contoh :
 Jika saat ini anda menggunakan Router OS versi 3.0 dengan lisensi level 3 atau level 4,
maka memungkinkan untuk bisa di upgrade ke versi v3.1, 3.20, v4.01, v4.20 (versi 3 ke
versi 4 = 1 versi )
 Jika saat ini anda menggunakan Router OS versi 3.0 dengan lisensi level 5 atau level 6, maka
memungkinkan untuk bisa di upgrade ke versi v3.1, 3.20, v4.01, v4.20 dan v.5.0 (versi 3 ke
versi 5 = 2 versi )

Atau anda juga bisa melihat di system licence winbox sejauh mana router OS anda bisa di
upgrade. Masuk ke winbox kemudian klik menu System -> Licence
Pada tulisan Upgradable To terlihat sampai versi berapa anda bisa melakukan upgrade.
Cara Upgrade Router OS:
Untuk melakukan upgrade bisa dilakukan dengan dua cara yaitu :
1. Winbox : dengan cara drag and drop file ke file menu
2. FTP : dengan cara upload file ke dalam root directory router OS

Sebelum melakukan upgrade sebaiknya anda mendownload router OS terlebih dahulu di situs
mikrotik. Buka link berikut pada browser anda [Link]/download .html selanjutnya
anda pilih paket yang sesuai dengan arsitektur yang anda gunakan. Jika anda install mikrotik di PC
maka pada system type pilih PC/X86. Software type pilih yang stable. Dan pada RouterOS pilih
Combained Packages, karena paket tersebut terdiri dari semua paket yang sudah dibundle jadi satu.

Upgrade menggunakan Winbox


Drag and drop paket yang sudah di download diatas ke dalam root direktori File List Mikrotik
(jangan masukan ke dalam direktori hotspot)
Selanjutnya proses upload file akan dimulai

Setelah selesai upload paket, silahkan reboot router mikrotik anda untuk melihat hasilnya. Jika
berhasil nomor versi yang baru akan muncul di caption winbox dan paket mikrotik anda.
Upgrade menggunakan FTP
Buka program FTP kesayangan anda, dalam tutorial kali ini saya menggunakan FileZilla FTP client.
Pilih paket yang sudah anda download sebelumnya kemudian upload ke dalam router mikrotik anda.
Setelah selesai upload silahkan reboot mikrotik anda. Dan selanjutnya anda akan melihat
perubahan versi mikrotik dan system package anda.

“Ketika melakukan upgrade ke versi 4.0 atau ke versi yang lebih baru, anda akan diminta
untuk meng update lisensi ke format yang baru. Untuk mengupdate lisensi ke format yang baru
anda harus memastikan PC router anda sudah terhubung ke internet. Selanjutnya klik Update
Licence pada licence menu.”

57
Paket Mikrotik
Paket (packages) adalah sekumpulan fitur yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan. Paket mikrotik
dapat berupa embedded maupun paket terpisah. Untuk melihat paket yang terinstall dalam router
OS anda silahkan klik menu System -> Packages

Anda dapat menambah, mengurangi, mengaktifkan maupun menonaktifkan paket dalam router OS
asalkan paket tersebut masih dalam versi yang sama. Misalkan anda ingin menambahkan paket user-
manager kedalam mikrotik RB750 versi 4.15, maka anda harus mendownload versi 4.15 juga dari
situs mikrotik kemudian memasukan paket user-manager kedalam router OS anda.

58
BAB IV INSTALL
ROUTER OS

1. Install RouterOS Mikrotik pada PC

Untuk melakukan instalasi pada PC (biasa disebut PC Router/PCBOX) kita memerlukan paket
routerOS X86 dan sebuah PC yang akan kita jadikan router.

Spesifikasi PC minimum :
 Processor minimal 800 MHz
 RAM 256 MB
 CD-ROM

Silahkan download paket routerOS dari situs mikrotik [Link]/[Link]

Selanjutnya burning file ISO tersebut kedalam CD yang nantinya akan kita gunakan untuk
booting saat instalasi routeros (jika anda pernah melakukan instalasi windows maka anda tidak
akan mengalami kesulitan untuk install routeros)

Setelah CD instalasi siap, hidupkan komputer yang akan dijadikan router kemudian tekan delete
di keyboard untuk masuk kedalam BIOS setup, pada menu boot priority pastikan booting
pertama dari CD- ROM. Jika sudah, silahkan tekan F10 kemudian pilih YES untuk menyimpan
konfigurasi. Jangan lupa untuk memasukan CD instalasi sebelum anda menekan YES.

(anda bisa juga menekan tombo F12 pada saat komputer booting, kemudian pada kotak dialog
yang muncul pilih CD-ROM)
Selanjutnya komputer akan melakukan booting melalui CD Mikrotik yang sudah kita masukan
sebelumnya.

Jika berhasil booting melalui ISO mikrotik, maka akan keluar tampilan option paket apa saja
yang akan di install seperti tampak pada gambar dibawah ini.

gunakan tanda panah untuk pindah-pindah menu dan gunakan spasi untuk memilih paket, tekan a
untuk menandai semua paket. Jika sudah siap tekan i untuk memulai instalasi.

Ketika ada pertanyaan apakah anda mau menyimpan konfigurasi sebelumnya, pilih NO dengan
menekan tombol N di keyboard. Continue ? tekan tombol Y
Selanjutnya akan dilakukan pastisi dan format hardisk dan dilanjutkan dengan install routerOS
ke dalam Hard Disk.

Setelah selesai instalasi silahkan tekan enter untuk me restart komputer, setelah restart akan
tampil login page, silahkan masukan user : admin sedangkan paswordnya kosongakna saja
dengan menekan enter.
Sampai disini anda telah sukses melakukan instalasi mikrotik routeros di PC. Untuk melakukan
konfigurasi bisa dilakukan melalui mode CLI langsung di PC router tersebut atau bisa juga di
remote menggunakan winbox dari komputer lain.

Untuk menggunakan bisa menggunakan Pcrouter anda minimal harus mempunyai 2 ethernet
card. Satu untuk koneksi ke ISP (publik) dan satu lagi untuk ke jaringan anda (lokal).
BAB V
SETTING MIKROTIK SEBAGAI ROUTER

1. Topologi dasar
Pada tutorial ini silahkan persipakan komputer/laptop dan router anda. RouterBOARD yang
saya gunakan pada tutorial ini adalah RB450.

Sebelum melangkah pada tahap selanjutnya, pastikan komputer anda sudah terkoneksi dengan RB450
di ether2, sedangkan ether1 silahkan hubungkan dengan modem ADSL anda.

Setting IP
Silahkan remote router anda menggunakan winbox, untuk cara scan MAC-address router
mikrotik silahkan baca kembali halaman. jika setting router anda masih default maka di ether
satu akan tertanam IP [Link], silahkan remove IP default .

‘’Karena pada contoh kali ini kita menggunakan koneksi ADSL speedy, dimana biasanya
modem speedy secara default sudah di setting sebagai DHCP server, maka di mikrotik kita
cukup menjadikannya DHCP Client .’’
Klik menu IP -> DHCP Client kemudian klik tanda plus merah, pada jendela selanjutnya pada
kolom interfaces pilih ether1 kemudian klik

OK

Selanjutnya buka New Terminal kemudian ping ke gateway yaitu IP modem jika reply berarti
koneksi ke modm sudah terbentuk tinggal selanjutnya coba ping ke internet, jika reply berarti
koneksi internet dari dalam mikrotik ke internet sudah berjalan.

C:\>ping [Link]
C:\>ping [Link]

Local Ke Internet

Sebelumnya kita sudah bisa melakukan ping dari dalam Mikrotik ke internet, nah sekarang saat
nya kita setting agar Lokal Area Network (LAN) juga bisa internet.

Langkah-langkahnya :
Buat IP baru [Link]/24 pada ether 2 karena ether 1 sudah kita gunakan gunakan untuk
koneksi WAN ke Modem speedy.
Selanjutnya silahkan masukan IP [Link] di komputer
anda. Klik start -> Setting -> Control Panel
Double klik Icon Network Conncetion
Pada halaman yang muncul double klik Local Area Connection

Pilih properties

Pilih Internet Protocol (TCP/IP ) kemudian klik tombol Properties


Masukan IP anda yaitu [Link] subnet mask [Link] Gateway [Link],
DNS : masukan DNS provider anda atau bisa juga dengan memasuka IP modem yaitu
[Link] setelah itu klik tombol OK.

DNS bisa diisi sama dengan gateway bila pada option DNS anda memberikan tanda centang
pada tulisan Allow Remote Request.
This image cannot currently be displayed.

Selanjutnya coba ping ke IP ether1 Mikrotik


Buka command prompt windows kemudian ketik ping [Link]

This image cannot currently be displayed.


Selanjutnya coba lakukan ping dari dalam winbox ke Ip komputer anda
Buka winbox kemdian klik menu New Terminal, keting ping [Link] pada New Terminal
Sebelum melakukan test ke internet, pastikan koneksi ke gateway/mikrotik kita
sudah berjalan. Buka comand prompt kemudian ping ke gateway, DNS dan terakhir
ke internet.

69
PANDUAN PENYUSUNAN LAPORAN PRAKTIKUM
PELAPORAN

Tata Cara Penulisan Laporan


1. Bahan dan Ukuran
a. Bahan dan ukuran mencakup naskah, ukuran dan sampul
b. Naskah dibuat di atas kertas HVS 70 gram dan tidak bolak-balik
c. Ukuran naskah adalah A4
d. Laporan di jilid dengan jenis jilid langsung.
e. Sampul dibuat dari kertas bufalo dengan ketentuan warna sampul sebagai berikut
: Praktikum Pengantar Teknologi Informasi : Warna sampul putih
Praktikum Pemrogramman Berorientasi Objek : Warna sampul kuning
Praktikum Sistem Basis Data : Warna sampul hijau
Praktikum Jaringan : Warna sampul merah
Praktikum Pemrogramman Perangkat Lunak : Warna sampul biru
Praktikum Pemrogramman Multimedia : Warna sampul coklat
Praktikum Sistem Cerdas : Warna sampul merah muda

2. Pengetikan
a. Naskah diketik dengan huruf Times New Roman 12.
b. Jenis huruf miring dan persegi tidak diperkenankan kecuali untuk menuliskan
bahasa asing.
c. Lambang, huruf Yunani atau tanda-tanda yang tidak dapat diketik, harus ditulis
dengan rapi memakai tinta hitam.

Sistematika Laporan Resmi

I. Sampul

Warna sampul sesuai ketentuan. Format sampul (Lihat lampiran 1)

II. Halaman Pengesahan

Format halaman pengesahan (Lihat Lampiran 2)


III. Berita Acara Bimbingan Laporan Praktikum
IV. Kata Pengantar
V. Isi Laporan

1. Tujuan

Tuliskan tujuan praktikum sesuai dengan percobaan yang dilakukan

2. Dasar Teori*

Dasar Teori menguraikan teori, temuan, dan bahan referensi lain yang diperoleh dari acuan,

yang dijadikan landasan untuk melakukan suatu praktikum. Dasar Teori dibawa untuk

menyusun kerangka atau konsep yang akan digunakan dalam praktikum yang mengacu

pada Daftar Pustaka. Sumber pustaka yang digunakan diiusahakan pustaka terbaru, relevan

dan asli dari buku, artikel, atau jurnal ilmiah.

3. Alat

Tuliskan semua alat yang digunakan, jika ada tuliskan spesifikasinya (merek dan ukuran)

4. Bahan

Tuliskan semua bahan yang digunakan beserta spesifikasinya, jika larutan sebutkan

konsentrasinya

5. Prosedur Kerja/Cara Kerja

Buat dalam bentuk diagram alir (flowchart) sedemikian hingga prosedur kerja tidak berupa

kalimat. Jika menggunakan kata kerja, gunakan bentuk kata kerja pasif. Flowchart dibuat

dengan bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah atau prosedur

dalam percobaan yang dibuat secara sederhana, terurai, rapi dan jelas dengan menggunakan

simbol-simbol standar.

6. Pembahasan

Menguraikan semua langkah yang telah dilakukan (bukan berisi cara kerja), hasil dan data

yang telah dicapai, dan kesimpulan dari percobaan yang telah dilakukan. Pembahasan ditulis
sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Kalimat ditulis mengikuti kaidah penulisan kalimat

yang baik, yang terdiri dari subyek, predikat, obyek, dan keterangan. Pembahasan minimal

menguraikan jawaban pada pertanyaan pada buku panduan. Gunakan berbagai sumber

referensi sebagai pembanding.

7. Kesimpulan

Kesimpulan berisi jawaban sesuai dengan tujuan percobaan yang ditulis dalam kalimat yang

sederhana.

8. Daftar Pustaka

Tuliskan semua referensi yang digunakan sesuai dengan ketentuan penulisan pustaka

III. Lampiran

Laporan harus dilampiri laporan sementara yang telah disetujui oleh Dosen Pengampu dan

lampiran pendukung lain jika diperlukan.


Contoh Penulisan Laporan Praktikum

PERCOBAAN I

NETWORK FUNDAMENTAL

I. TUJUAN

II. DASAR TEORI

III. ALAT

IV. BAHAN
V. PROSEDUR KERJA

VI. PEMBAHASAN

VII. KESIMPULAN

VIII. DAFTAR PUSTAKA

Menyetujui
Pembimbing
(.................................)
NIK.
PERCOBAAN II

DHCP

I. TUJUAN

II. DASAR TEORI

III. ALAT

IV. BAHAN
V. PROSEDUR KERJA

VI. PEMBAHASAN

VII. KESIMPULAN

VIII. DAFTAR PUSTAKA

Menyetujui
Pembimbing

(.................................)
NIK.
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTIKUM ......................................

NAMA :
NIM :
SEMESTER : Ganjil/Genap
TAHUN :
AKADEMIK

Laporan praktikum.................................ini telah disetujui dengan

Nilai : ........................

Mengetahui Menyetujui
Kepala Laboratorium Teknik Informatika Dosen Pembimbing

(Moh. Bhanu Setyawan, ST., [Link]) (........................................................)


NIK. 19800225 201309 13 NIK.
BERITA ACARA
BIMBINGAN LAPORAN PRAKTIKUM ………………………….

Nama : …………………………
Nim : …………………………
Program Studi : …………………………

No Tanggal Topik Paraf

Pembimbing

( …………………………. )
NIK.

Anda mungkin juga menyukai