Simulasi Jaringan dan Konfigurasi IP
Simulasi Jaringan dan Konfigurasi IP
Cisco Networking....................................................................................................................3
Mikrotik Networking...............................................................................................................29
2
BAGIAN PERTAMA CISCO NETWORKING
PENDAHULUAN
Cisco Packet Tracer adalah tools e-learning yand dibuat oleh Cisco yang akan mensimulasi cara
kerja suatu jaringan berdasarkan topologi dan konfigurasi yang diberlakukan oleh penggunanya
persis seperti aslinya. Versi perangkat lunak Cisco Packet Tracer yang digunakan penulis saat
membuat tulisan ini adalah versi 5.1 seperti yang terlihat pada splash screen pada gambar 1.
nstal, pembaca telah mengetahui dasar TCP/IP, serta mengetahui dasar-dasar operasional perangkat lunak Cisco Packet Tracer ini.
gkat lunak. Selain itu, juga karena perangkat lunak ini sudah disertakan video tutorial lengkap untuk dasar-dasar operasionalnya. Bagi pembaca yang belum pernah meng
-> Tutorials atau dengan
SIMULASI MEMBUAT JARINGAN SEDERHANA
PERSIAPAN
Persiapan instalasi jaringan sederhana dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 2 buah
workstation dan 1 switch. Tiap node dihubungkan dengan kabel sehingga terlihat sesuai dengan gambar
3 berikut ini.
Lalu lakukan konfigurasi IP address host PC0 dengan cara double-klik gambar PC0,
selanjutnya klik tab Desktop dan pilih bagian menu IP Configuration sehingga terlihat
tampilan sesuai pada gambar 4.
MELAKUKAN PING
Untuk menguji koneksi antara dua node tersebut menggunakan utilitas “ping”. Untuk memulai
ping dari PC0 menuju PC1, double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties untuk PC0,
kemudian pilih tab Desktop, selanjutnya pilih menu Command Prompt sehingga muncul
tampilan seperti gambar 5 di bawah ini.
Untuk melakukan ping menuju PC1 yang memiliki IP address [Link] adalah dengan cara mengetikkan: ping [Link]
Dari hasil perintah yang anda lakukan akan dihasilkan output seperti ini:
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1. Workstation PC0 dan PC1 baru dapat terhubung jika IP address kedua workstation telah
dikonfigurasi dengan baik dan benar.
2. Untuk menguji konektivitas antar node dapat menggunakan perintah “ping”. Hasil
output perintah ping ada berbagai macam. Yaitu: Reply, Request Timed Out, dan
Destination Host Unreachable.
otokol-protokol yang bekerja dalam interval waktu tertentu. Untuk mempelajari tugas masing-masing protokol, sangat disarankan menggu
PERSIAPAN
Persiapan instalasi jaringan nirkabel (wireless) sederhana dalam contoh ini adalah dengan
menggunakan 2 buah workstation dan 1 access point sehingga terlihat seperti gambar 6 di
bawah ini.
MELAKUKAN PING
Untuk menguji koneksi antara dua node tersebut menggunakan utilitas “ping”. Untuk memulai
ping dari PC0 menuju PC1, double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties untuk PC0,
kemudian pilih tab Desktop, selanjutnya pilih menu Command Prompt sehingga muncul
tampilan seperti gambar 10 di bawah ini.
Untuk melakukan ping menuju PC1 yang memiliki IP address [Link] adalah dengan cara mengetikkan: ping [Link]
Dari hasil perintah yang anda lakukan akan dihasilkan output seperti ini:
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1. Workstation PC0 dan PC1 baru dapat terhubung jika IP address kedua workstation telah
dikonfigurasi dengan baik dan benar.
2. PC0 dan PC1 bisa terhubung via jaringan tanpa kabel/nirkabel/wireless. Caranya dengan
mengganti interface module pada tiap worstation yang sebelumnya adalah Fast-
Ethernet (default pada Cisco Packet Tracer) menjadi module untuk wireless.
3. Untuk menguji konektivitas antar node dapat menggunakan perintah “ping”. Hasil
output perintah ping ada berbagai macam. Yaitu: Reply, Request Timed Out, dan
Destination Host Unreachable.
SIMULASI MEMBUAT SERVER HTTP PADA JARINGAN
PERSIAPAN
Persiapan simulasi server HTTP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 1 buah
workstation dan 1 server yang terhubung langsung dengan kabel --tipe cross-- sehingga terlihat
seperti gambar 11 di bawah ini.
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1. Worstation dan Server dapat saling terhubung jika dikonfigurasi dengan benar.
2. Web browser di workstation baru bisa mengakses HTTP server sesaat setelah service
HTTP pada server tersebut On.
EKSPERIMEN
Bagaimana jika PC0 melakukan ping menuju Server0. Apakah bisa? Apakah statusnya:
Reply, Request Timed Out, atau Destination Host Unreachable?
Coba buat jaringan sederhana seperti pada gambar 3, tetapi ditambahkan dengan node
Server. Kemudian lakukan browsing HTTP dari kedua workstation terhadap server!
Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan seperti gambar 9!
SIMULASI MEMBUAT SERVER DHCP PADA JARINGAN
PERSIAPAN
Persiapan simulasi server DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 5 buah
workstation, 1 switch, dan 1 server sehingga terlihat seperti gambar 14 di bawah ini.
1. Double-klik Server0. Pilih tab Config. Pada menu Interface, pilih Fast-Ethernet.
Pada bagian IP Configuration, isikan dengan IP address server, dalam contoh ini
[Link] subnet mask [Link]. Lihat gambar 15.
figuration Protocol) adalah protokol yang akan memberikan konfigurasi secara dinamis/automatis terhadap host. Salah satunya untuk kon
Pada Start IP Address isikan dengan [Link], dan pada Maximum Number of Users=5.
Hal ini berarti setiap host yang request IP pada DHCP Server akan mendapatkan IP address mulai dari range [Link] - 192.168.123
Untuk field Default Gateway dan DNS Server biarkan kosong untuk contoh ini.
MELAKUKAN REQUEST DHCP
1. Double-klik PC0 hingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada
menu yang ada, pilih menu IP Configuration.
dynamic (menggunakan DHCP) pada komputer berbasis Windows adalah dengan memilih pilihan antara Obtain an IP address automatica
4. Lakukan hal yang sama terhadap PC1, PC2, PC3, dan PC4!
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
EKSPERIMEN
Bagaimana jika PC2 menggunakan static IP address dan tetap di segmen jaringan
(subnet) yang sama dengan server DHCP? Apa yang terjadi?
Coba buat jaringan sederhana seperti pada gambar 3, tetapi ditambahkan dengan node
Server yang memberikan layanan/service DHCP. Kemudian set di tiap workstation untuk
memberlakukan DHCP!
Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan seperti gambar 9!
SIMULASI MEMBUAT SERVER DNS PADA JARINGAN
PERSIAPAN
Persiapan simulasi server DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 1 workstation, 1
switch, dan 2 server sehingga terlihat seperti gambar 20 di bawah ini.
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
EKSPERIMEN
Bagaimana jika PC0 tidak mengisi field DNS Server pada saat konfigurasi IP, tetapi
memasukkan langsung IP address Server0 ([Link]) pada Web Browser?
Apakah halaman homepage Server0 tetap bisa di-load?
Coba buat jaringan sederhana seperti pada gambar 3, tetapi ditambahkan dengan node
Server yang memberikan layanan/service DHCP, HTTP dan DNS. Kemudian cobalah
akses domain tertentu yang telah di entry pada record DNS dari salah satu workstation!
Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan seperti gambar 9!
SIMULASI ROUTING (INTERCONNECT-NETWORK)
PERSIAPAN
Persiapan simulasi routing dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 2 workstation, 2
switch, dan 1 router sehingga terlihat seperti gambar 23 berikut.
Lakukan konfigurasi pada workstation (tanda merah berarti ID host berdasarkan mask):
Pada PC0 : Pada PC1 :
IP Address : [Link] IP Address : [Link]
Subnet Mask : [Link] Subnet Mask : [Link]
Default Gateway : [Link] Default Gateway : [Link]
Sehingga dapat diilustrasikan penjelasan untuk gambar 23 adalah seperti terlihat pada gambar
24 di bawah ini. Router0 memiliki dua interface, yaitu:
Jangan lupa mengkonfigurasi interface Router0 yang lainnya. Sehingga semua jaringan dapat terkoneksi dengan benar.
2. Pastikan semua telah terkoneksi dengan cara memeriksa routing table. Untuk memeriksa
routing table, pada jendela utama perangkat lunak Cisco Packet Tracer sebelah kiri,
pilih menu Inspect (dengan gambar kaca pembesar) atau tekan hotkey I (i) pada
keyboard. Jika kursor mouse telah berubah menjadi gambar kaca pembesar, arahkan
kursor ke Router0, klik Router0, dan pada menu yang muncul, pilih Routing
table. Jika semua telah dilakukan dengan benar, akan terlihat ada entry pada routing
table Router0 seperti terlihat pada gambar 26.
Pada perangkat lunak Cisco Packet Tracer juga terdapat simulasi IOS dalam bentuk CLI
(Command Line Interface). Bisa dilihat pada gambar 27, ketika Router pertama kali dinyalakan.
Untuk melakukan ping menuju PC1 yang memiliki IP address [Link] adalah dengan cara mengetikkan: ping [Link]
Dari hasil perintah yang anda lakukan akan dihasilkan output seperti ini:
KESIMPULAN
Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:
1. Koneksi antar dua host atau lebih yang berbeda segmen jaringannya membutuhkan
peran dari Router/Gateway.
2. Router selalu memiliki interface yang terhubung secara fisik dengan network lainnya.
3. Next Hop Router dimanfaatkan jika Router tidak terkoneksi secara fisik dengan alamat
tertentu. Sehingga selain sebagai gateway, router juga berperan sebagai tempat relay
paket.
EKSPERIMEN
Coba buat interkoneksi antara 3 buah network yang terhubung pada sebuah router. Di
network-1 terdapat DNS Server dan 1 workstation, di network-2 terdapat HTTP Server
(pada domain [Link]) dan 1 workstation, di network-3 terdapat HTTP Server
(pada domain [Link]) dan 1 workstation. Lakukan konfigurasi sedemikian
sehingga setiap workstation bisa mengakses layanan server-server yang ada pada tiga
network tersebut. Ilustrasi pada gambar 28!
28
BAGIAN PERTAMA
MikroTik
BAB I SEJARAH
MIKROTIK
Mikrotik RouterOS
Mikrotik RouterOS adalah sebuah sofware yang berfungsi mengubah PC (komputer)
menjadi sebuah router. Mikrotik RouterOS layaknya IOS cisco yang diinstall di dalam
Router Cisco, hanya saja IOS cisco tidak bisa di install di dalam komputer kecuali
menggunakan emulator seperti GNS3 dan dynamips. Pada dasarnya RouterOS merupakan
sistem operasi Mikrotik RouterBOARD yang berbasis Kernel Linux v2.6.
Mikrotik RouterBOARD
Selain bisa di install di dalam PC, mikrotik RouterOS juga bisa diinstall pada sebuah
hardware khusus yang bernama RouterBOARD. Ketika kita membeli sebuah mikrotik
RouterBOARD biasanya sudah tersintall RouterOS didalamnya.
Tipe RouterBoard
Sebelum kita memutuskan untuk membeli RouterBOARD sebaiknya kita mengetahui
terlebih dahulu kode-kode dari model routerBOARD yang ada dipasaran agar kita bisa
menentukan perangkat mana yang cocok untuk kebutuhan kita. Misal kita sering baca di
internet bahwa untuk akses point yang bagus adalah Radio RB433AH, sebeharnya apa
sih maksud dari kode model tersebut ???
RB= RouterBOARD Seri/Kelas RouterBOARD
Jumlah Slot MiniPCI/slot Wireless CARD
RB433AH
High Perfomace, Proccessor lebih tinggi
Kode-kode lainnya :
U : Sudah dilengkapi port USB.
A : Advanced, biasanya untuk lisensi level 4 ketas.
H : High Perfomance, memiliki clock processor yang lebih
tinggi. R : Sudah dilengkapi dengan Wireless Card
embedded.
G : Sudah dilengkapi port ethernet Gigabit.
Tipe miniPCI
Bicara mikrotik tentu tidak lepas dengan miniPCI, yaitu suatu perangkat wireless yang
berupa sebuah card/kartu yang berfungsi sebagai koneksi tanpa kabel. Biasanya mini PCI
mikrotik menggunakan chipset Atheros, adapun beberapa variannya sebagai berikut :
1. R52
2. R52H
3. R5
H 4.
52n
5. R52Hn
6. R5n
Penjelasan :
angka 52 = mampu bekerja di frequensi 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz
angka 5 = hanya mampu bekerja di frekuensi 5,8 Ghz
huruf R = menandakan perangkat wireless itu sendiri,
huruf H = High Power artinya mempunyai daya yang lebih besar (350mW)
dibandingkan dengan yang polos (80mW).
huruf n = sudah kompatible dengan arsitektur n yaitu 802.11n (AP dan client harus sama2
n)
Mikotik memberikan keleluasaan kepada user apakah mau menggunakan RouterOS yang
bisa di install pada PC atau menggunakan RouterBOARD yang sudah terinstall RouterOS
didalamnya. Mikrotik menyediakan RouterBOARD dari mulai versi low-end yang cocok
untuk Warnet/SOHO (RB750) maupun versi high-end yang cocok digunakan untuk
setingkat perusahaan besar maupun ISP (RB1100).
Fitur Mikrotik
Sebagai sebuah router, mikrotik memiliki fitur-fitur yang tidak kalah dengan router-
router mahal seperti cisco. Beberapa fitur mikrotik :
Interfaces :
Fisik : Ethernet, V35, ISDN, Dial-up Modem
Wireless : 900Mhz, 2.4 GHz, 5.8 GHz Virtual :
Bridge, Bonding, HWMP+, VLAN Tunnel :
EoIP, IPIP, PPTP, L2TP, MPLS, PPPoE Routing
:
Policy Routing , Statik routing, Dinamis Routing (OSPF, BGP, RIP)
Firewall :
Filter Rule, TTL, Address List
Network Address Translation
(NAT) Bandwidth
Management
HTB, PFIFO, BFIFO, RED, SFQ, PCQ
Sevices :
Hotspot, Web Proxy, DHCP, DNS
Management User :
Radius, User Manager, PPP user, AAA, Accounting
Tools
Graph, MAC-ping, Torch, Watchdog, ping
Panduan Memilih RouterBOARD berdasarkan fitur dan kemampuan untuk masing-masing seri.
Perbandingan RouterBOARD berdasarkan harga dan kemampuannya.
Untuk detail spesifikasi masing-masing seri RouterBOARD silahkan baca spesifikasi-
[Link] (terlampir)
BAB II
Setelah kita mengetahui sejarah singkat mikrotik, RouterOS, RouterBOARD dan macam-macam tipe
routerBOARD dan miniPCI, selanjutnya kita akan melangkah pada tahap persiapan untuk explorasi
lebih lanjut router mikrotik.
1. Persiapan
Agar anda mudah memahami praktek mikrotik selanjutnya, maka ada beberapa perangkat yang
harus anda persiapkan terlebih dahulu yaitu :
Winbox : adalah sebuah utility untuk melakukan remote GUI ke Router Mikrotik
Ether : artinya ethernet atau port LAN pada mikrotik, selanjutnya akan disebut ether.
Pada tutorial ini, akses kedalam mikrotik akan menggunakan Winbox agar mudah dipahami dan
di praktekan. Dengan menggunakan winbox, tanpa harus setting IP terlebih dahulu kita sudah
bisa meremote mikrotik karena winbox menggunakan MAC-address. Winbox menggunakan
akses layer 2 untuk terhubung ke mikrotik oleh karena itu Mikrotik harus terhubung secara
langsung dengan laptop.
Pastikan anda sudah mendownload winbox untuk memulai akses ke mikrotik, jika belum, anda
bisa mendownloadnya pada link berikut [Link]
[Link]. Winbox juga sudah tersedia pada paket tutorial ini pada folder /tools.
- Hidupkan mikrotik
-Colokan ujung kabel UTP ke ether1 mikrotik dan ujung yang satunya lagi colokan ke komputer.
ai proses Acquiring selesai, biasanya akan memakan waktu agak lama jika kita tidak memasukan IP di komputer.
-Jika setelah proses acquiring kemudian tampil popup notifikasi bahwa koneksi limited or no conectivity
maka kita sudah bisa melakukan scan MAC menggunakan winbox.
Jika tampilan network Limited or no connectivity yang ditandai segitiga kuning dengan tanda seru, kita baru bisa melaku
-Jalankan Winbox dengan cara double klik, kemudian klik tombol yang ada
di sebelah tombol connect
untuk melakukan scanning MAC-address
Seri RouterBOARD
MAC address
IP default Mikrotik Versi RouterOS
Identitas/nama Router
Karena dalam tutorial ini saya hanya mengkoneksikan satu buah mikrotik, maka hanya muncul
satu MAC address, selanjutnya klik MAC-address yang muncul tersebut, kemudian klik connect.
(INGAT : yang harus di klik adalah MAC-address nya jangan IP addressnya karena kita belum mensetting
IP dikomputer kita, kita hanya melakukan koneksi melalui Layer 2, sedangkan IP ada di layer 3)
Ketika masuk kedalam router pertama kali maka akan keluar kotak dialog RouterOS Default
Configuration, klik saja Remove Configuration karena kita akan melakukan setting router sesuai
dengan kebutuhan kita.
Sampai disini anda sudah berhasil masuk ke dalam winbox melalui MAC-address, selanjutnya
anda bisa melakukan konfigurasi dengan mudah karena kita hanya tinggal klik dan tampilan yang
mudah dimengerti.
Meremote Mikrotik melalui IP address (Layer 3)
Setelah tahu cara mengakses mikrotik melalui MAC-address, sekarang kita akan mencoba mengakses
mikrotik melalui IP address dengan winbox. Meremote Mikrotik dengan memanggil IP nya melalui
winbox biasanya dilakukan untuk meremote mikrotik yang ada diluar jaringan kita, misal anda ingin
meremote router mikrotik yang ada di kantor cabang, maka anda tidak bisa melakukan remote
dengan memanggil MAC-addressnya kecuali anda terhubung secara langsung melalui Tunneling
(akan dibahas pada bab selanjutnya).
Silahkan kembalikan setting mikrotik ke setting default dengan cara melakukan system reset pada
New terminal
-Jalankan Winbox dengan cara double klik, kemudian klik tombol yang ada
di sebelah tombol connect
untuk melakukan scanning network.
Klik pada IP address yang muncul kemudian klik tombol connect. Anda juga bisa mengetikan
langsung IP address pada kolom Connect To :
Bisa juga dengan cara Klik IP address
mengetikan IP langsung disini.
Remote mikrotik menggunakan Putty biasanya dilkukan ketika akan mengakses router dengan
bandwidth yang pas-pasan, karena kalau kita menggunakan winbox maka koneksi akan putus-putus,
salah satu solusinya yaitu dengan program SSH Client, dalam tutorial kali ini saya menggunakan
Putty. Program putty terlampir di directory /tools.
- Tampilan SSH mikrotik sama dengan New Terminal yang ada di dalam winbox
3. Cara Remote dengan Telnet
Sama dengan remote menggunakan SSH, remote dengan Telnet pun menggunakan mode CLI,
dimana kita hanya bisa melakukan konfigurasi mikrotik dengan command line.
Telnet Langkah-
langkahnya :
Buka command prompt windows, kemudian ketik telnet IP_addres_mikrotik kemudian tekan
FTP Langkah-kangkahnya :
Jalankan perogram FileZilla FTP client ( Program FileZilla disertakan dalam folder /tools, anda terlebih
dahulu
harus menginstallnya sebelum bisa menjalankannya)
Masukan IP address mikrotik pada kolom Host, lalu masukan username dan password pada kolom
disebelahnya, setelah itu klik tombol Quickconnect atau tekan enter
BAB III
LISENSI DAN VERSI ROUTER OS MIKROTIK
Anda bisa mendownload versi demo/trial router OS yang berlaku selama 24 jam, selebihnya anda
harus membeli lisensi dengan cara mengirimkan Software-ID router OS yang anda gunakan.
Untuk melakukan pembelian lisensi di situs [Link], anda harus login terlebih dahulu
kemudian masukan software ID yang anda miliki untuk mendapatkan software key.
Setelah anda mendapatkan sofware key, anda selanjutnya harus memasukannya kedalam router
OS, caranya :
Masuk ke winbox -> klik System -> Licence
Kemudian pada kotak Licence yang muncul klik Import Key, kemudian cari dimana lokasi tempat
anda menyimpan key nya.
Atau bisa juga dengan cara Copy Paste Software Key langsung di dalam winbox dengan men klik
tombol Paste Key.
Atau anda juga bisa melihat di system licence winbox sejauh mana router OS anda bisa di
upgrade. Masuk ke winbox kemudian klik menu System -> Licence
Pada tulisan Upgradable To terlihat sampai versi berapa anda bisa melakukan upgrade.
Cara Upgrade Router OS:
Untuk melakukan upgrade bisa dilakukan dengan dua cara yaitu :
1. Winbox : dengan cara drag and drop file ke file menu
2. FTP : dengan cara upload file ke dalam root directory router OS
Sebelum melakukan upgrade sebaiknya anda mendownload router OS terlebih dahulu di situs
mikrotik. Buka link berikut pada browser anda [Link]/download .html selanjutnya
anda pilih paket yang sesuai dengan arsitektur yang anda gunakan. Jika anda install mikrotik di PC
maka pada system type pilih PC/X86. Software type pilih yang stable. Dan pada RouterOS pilih
Combained Packages, karena paket tersebut terdiri dari semua paket yang sudah dibundle jadi satu.
Setelah selesai upload paket, silahkan reboot router mikrotik anda untuk melihat hasilnya. Jika
berhasil nomor versi yang baru akan muncul di caption winbox dan paket mikrotik anda.
Upgrade menggunakan FTP
Buka program FTP kesayangan anda, dalam tutorial kali ini saya menggunakan FileZilla FTP client.
Pilih paket yang sudah anda download sebelumnya kemudian upload ke dalam router mikrotik anda.
Setelah selesai upload silahkan reboot mikrotik anda. Dan selanjutnya anda akan melihat
perubahan versi mikrotik dan system package anda.
“Ketika melakukan upgrade ke versi 4.0 atau ke versi yang lebih baru, anda akan diminta
untuk meng update lisensi ke format yang baru. Untuk mengupdate lisensi ke format yang baru
anda harus memastikan PC router anda sudah terhubung ke internet. Selanjutnya klik Update
Licence pada licence menu.”
57
Paket Mikrotik
Paket (packages) adalah sekumpulan fitur yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan. Paket mikrotik
dapat berupa embedded maupun paket terpisah. Untuk melihat paket yang terinstall dalam router
OS anda silahkan klik menu System -> Packages
Anda dapat menambah, mengurangi, mengaktifkan maupun menonaktifkan paket dalam router OS
asalkan paket tersebut masih dalam versi yang sama. Misalkan anda ingin menambahkan paket user-
manager kedalam mikrotik RB750 versi 4.15, maka anda harus mendownload versi 4.15 juga dari
situs mikrotik kemudian memasukan paket user-manager kedalam router OS anda.
58
BAB IV INSTALL
ROUTER OS
Untuk melakukan instalasi pada PC (biasa disebut PC Router/PCBOX) kita memerlukan paket
routerOS X86 dan sebuah PC yang akan kita jadikan router.
Spesifikasi PC minimum :
Processor minimal 800 MHz
RAM 256 MB
CD-ROM
Selanjutnya burning file ISO tersebut kedalam CD yang nantinya akan kita gunakan untuk
booting saat instalasi routeros (jika anda pernah melakukan instalasi windows maka anda tidak
akan mengalami kesulitan untuk install routeros)
Setelah CD instalasi siap, hidupkan komputer yang akan dijadikan router kemudian tekan delete
di keyboard untuk masuk kedalam BIOS setup, pada menu boot priority pastikan booting
pertama dari CD- ROM. Jika sudah, silahkan tekan F10 kemudian pilih YES untuk menyimpan
konfigurasi. Jangan lupa untuk memasukan CD instalasi sebelum anda menekan YES.
(anda bisa juga menekan tombo F12 pada saat komputer booting, kemudian pada kotak dialog
yang muncul pilih CD-ROM)
Selanjutnya komputer akan melakukan booting melalui CD Mikrotik yang sudah kita masukan
sebelumnya.
Jika berhasil booting melalui ISO mikrotik, maka akan keluar tampilan option paket apa saja
yang akan di install seperti tampak pada gambar dibawah ini.
gunakan tanda panah untuk pindah-pindah menu dan gunakan spasi untuk memilih paket, tekan a
untuk menandai semua paket. Jika sudah siap tekan i untuk memulai instalasi.
Ketika ada pertanyaan apakah anda mau menyimpan konfigurasi sebelumnya, pilih NO dengan
menekan tombol N di keyboard. Continue ? tekan tombol Y
Selanjutnya akan dilakukan pastisi dan format hardisk dan dilanjutkan dengan install routerOS
ke dalam Hard Disk.
Setelah selesai instalasi silahkan tekan enter untuk me restart komputer, setelah restart akan
tampil login page, silahkan masukan user : admin sedangkan paswordnya kosongakna saja
dengan menekan enter.
Sampai disini anda telah sukses melakukan instalasi mikrotik routeros di PC. Untuk melakukan
konfigurasi bisa dilakukan melalui mode CLI langsung di PC router tersebut atau bisa juga di
remote menggunakan winbox dari komputer lain.
Untuk menggunakan bisa menggunakan Pcrouter anda minimal harus mempunyai 2 ethernet
card. Satu untuk koneksi ke ISP (publik) dan satu lagi untuk ke jaringan anda (lokal).
BAB V
SETTING MIKROTIK SEBAGAI ROUTER
1. Topologi dasar
Pada tutorial ini silahkan persipakan komputer/laptop dan router anda. RouterBOARD yang
saya gunakan pada tutorial ini adalah RB450.
Sebelum melangkah pada tahap selanjutnya, pastikan komputer anda sudah terkoneksi dengan RB450
di ether2, sedangkan ether1 silahkan hubungkan dengan modem ADSL anda.
Setting IP
Silahkan remote router anda menggunakan winbox, untuk cara scan MAC-address router
mikrotik silahkan baca kembali halaman. jika setting router anda masih default maka di ether
satu akan tertanam IP [Link], silahkan remove IP default .
‘’Karena pada contoh kali ini kita menggunakan koneksi ADSL speedy, dimana biasanya
modem speedy secara default sudah di setting sebagai DHCP server, maka di mikrotik kita
cukup menjadikannya DHCP Client .’’
Klik menu IP -> DHCP Client kemudian klik tanda plus merah, pada jendela selanjutnya pada
kolom interfaces pilih ether1 kemudian klik
OK
Selanjutnya buka New Terminal kemudian ping ke gateway yaitu IP modem jika reply berarti
koneksi ke modm sudah terbentuk tinggal selanjutnya coba ping ke internet, jika reply berarti
koneksi internet dari dalam mikrotik ke internet sudah berjalan.
C:\>ping [Link]
C:\>ping [Link]
Local Ke Internet
Sebelumnya kita sudah bisa melakukan ping dari dalam Mikrotik ke internet, nah sekarang saat
nya kita setting agar Lokal Area Network (LAN) juga bisa internet.
Langkah-langkahnya :
Buat IP baru [Link]/24 pada ether 2 karena ether 1 sudah kita gunakan gunakan untuk
koneksi WAN ke Modem speedy.
Selanjutnya silahkan masukan IP [Link] di komputer
anda. Klik start -> Setting -> Control Panel
Double klik Icon Network Conncetion
Pada halaman yang muncul double klik Local Area Connection
Pilih properties
DNS bisa diisi sama dengan gateway bila pada option DNS anda memberikan tanda centang
pada tulisan Allow Remote Request.
This image cannot currently be displayed.
69
PANDUAN PENYUSUNAN LAPORAN PRAKTIKUM
PELAPORAN
2. Pengetikan
a. Naskah diketik dengan huruf Times New Roman 12.
b. Jenis huruf miring dan persegi tidak diperkenankan kecuali untuk menuliskan
bahasa asing.
c. Lambang, huruf Yunani atau tanda-tanda yang tidak dapat diketik, harus ditulis
dengan rapi memakai tinta hitam.
I. Sampul
1. Tujuan
2. Dasar Teori*
Dasar Teori menguraikan teori, temuan, dan bahan referensi lain yang diperoleh dari acuan,
yang dijadikan landasan untuk melakukan suatu praktikum. Dasar Teori dibawa untuk
menyusun kerangka atau konsep yang akan digunakan dalam praktikum yang mengacu
pada Daftar Pustaka. Sumber pustaka yang digunakan diiusahakan pustaka terbaru, relevan
3. Alat
Tuliskan semua alat yang digunakan, jika ada tuliskan spesifikasinya (merek dan ukuran)
4. Bahan
Tuliskan semua bahan yang digunakan beserta spesifikasinya, jika larutan sebutkan
konsentrasinya
Buat dalam bentuk diagram alir (flowchart) sedemikian hingga prosedur kerja tidak berupa
kalimat. Jika menggunakan kata kerja, gunakan bentuk kata kerja pasif. Flowchart dibuat
dengan bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah atau prosedur
dalam percobaan yang dibuat secara sederhana, terurai, rapi dan jelas dengan menggunakan
simbol-simbol standar.
6. Pembahasan
Menguraikan semua langkah yang telah dilakukan (bukan berisi cara kerja), hasil dan data
yang telah dicapai, dan kesimpulan dari percobaan yang telah dilakukan. Pembahasan ditulis
sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Kalimat ditulis mengikuti kaidah penulisan kalimat
yang baik, yang terdiri dari subyek, predikat, obyek, dan keterangan. Pembahasan minimal
menguraikan jawaban pada pertanyaan pada buku panduan. Gunakan berbagai sumber
7. Kesimpulan
Kesimpulan berisi jawaban sesuai dengan tujuan percobaan yang ditulis dalam kalimat yang
sederhana.
8. Daftar Pustaka
Tuliskan semua referensi yang digunakan sesuai dengan ketentuan penulisan pustaka
III. Lampiran
Laporan harus dilampiri laporan sementara yang telah disetujui oleh Dosen Pengampu dan
PERCOBAAN I
NETWORK FUNDAMENTAL
I. TUJUAN
III. ALAT
IV. BAHAN
V. PROSEDUR KERJA
VI. PEMBAHASAN
VII. KESIMPULAN
Menyetujui
Pembimbing
(.................................)
NIK.
PERCOBAAN II
DHCP
I. TUJUAN
III. ALAT
IV. BAHAN
V. PROSEDUR KERJA
VI. PEMBAHASAN
VII. KESIMPULAN
Menyetujui
Pembimbing
(.................................)
NIK.
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTIKUM ......................................
NAMA :
NIM :
SEMESTER : Ganjil/Genap
TAHUN :
AKADEMIK
Nilai : ........................
Mengetahui Menyetujui
Kepala Laboratorium Teknik Informatika Dosen Pembimbing
Nama : …………………………
Nim : …………………………
Program Studi : …………………………
Pembimbing
( …………………………. )
NIK.