Mini Riset
“Pengaruh Promosi Penjualan Via Media Online Dengan Minat Pembeli”
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah metode penelitian kuantitatif
Dosen pengampu :
IMA FITRI SHOLICHAH, [Link]., M.A
Oleh :
Maulana Azmi (190701038)
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK
2020
LEMBAR PENGESAHAN
Judul Mini Riset:
“ i”
Disusun Oleh : Maulana Azmi
Nim : 190701038
Mini riset ini Disusun Untuk memenuhi syarat tugas metodologi penelitian kuantitatif
fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik tahun 2021.
Gresik, 24 mei 2021
Menyetujui
Kaprodi Fakultas Psikologi Dosen Pembimbing
Awang S. Wicaksono, [Link] Ima Fitri Sholichah, [Link]., M.A
NIP 07110508120 NIP
Dekan Fakultas Psikologi
Nadhirotul Laily, [Link]., [Link]
NIP 07111503174
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
Motto:
فَاِنَّ َم َع ۡال ُع ۡس ِر يُ ۡس ًرا
Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan (QS Al Insyirah Ayat 5).
Upaya Kreatif manusia, pencarian atas kebijaksanaan dan kebenaran adalah cerita cinta
(Iris Murdoch).
Satu-satunya hal yang harus ditakuti di planet ini adalah manusia (Carl Gustav Jung).
Perubahan itu sulit, tetapi itu mungkin (Paulo Freire).
Kemarin saya pintar, jadi saya ingin mengubah dunia. Hari ini saya bijaksana, jadi saya
mengubah diri saya sendiri (Jalaludin Rumi).
Persembahan:
Mini riset ini saya persambahkan kepada
Bapak dan Ibu saya sendiri yang saya cintai karena senantiasa untuk terus
menyemangati, memberi motivasi dan doa yang selalu dipanjatkan untuk saya dalam
menyelesaikan mini riset ini.
Terimakasih untuk keluarga besarku yang telah mendoakan dan selalu mendukungku.
Kupersembahkan juga kepada teman-teman seangkatan tahun 2019 yang senantiasa
membantu saya ketika mengalami kesulitan.
Terimakasih untuk para Dosen yang telah berkontribusi dalam menyelesaikan mini riset
ini.
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat limpahan
rahmat, taufik dan hidayah-Nya, sehinga penulis dapat menyelesaikan sebuah mini riset
dengan judul “Hubungan Antara Promosi Penjualan Via Media Online Dengan Minat
Pembeli”
Mini riset ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan tugas
perkuliahan pada Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah
Gresik.
Dengan tersusunnya mini riset ini penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu
Pengampu Mata Kuliah metodologi penelitian kuantitatif yang sudah meluangkan waktu
untuk membina dan membimbing proses pembuatan mini riset yang ditugaskan kepada
mahasiswa.
Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :
1. IMA FITRI SHOLICHAH, [Link]., M.A selaku dosen pengampu mata kuliah
metodologi penelitian kuantitatif yang dengan telaten dan sungguh-sungguh dalam
menyampaikan materinya.
2. Rekan-rekan seangkatan Tahun Akademik 2019-2020 yang selalu saling memberikan
semangat dan dukungannya dalam menyelesaikan tugas mini riset.
Penulis menyadari bahwa dalam melakukan kegiatan ini, penulis mendapatkan banyak
bantuan dari berbagai pihak.
Demikian menjadikan periksa dan penulis berharap atas kritik dan saran, guna
perbaikan dalam penulisan mini riset ini.
Gresik, 21 Desember 2020
Penyusun
Daftat isi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di zaman globalisasi ini, gaya hidup masyarakat Indonesia selalu berubah-ubah.
Berbagai tren berbelanja diadaptasi oleh masyarakat Indonesia. yang sedang tren sekarang
adalah berbelanja melalui internet (e-commerce) atau yang biasa disebut online shop. Dengan
semakin maraknya penggunaan internet, perdagangan secara elektronik (e-commerce)
dilakukan oleh bisnis-bisnis dengan berbagai ukuran. E-commerce didefenisiskan sebagai
cara untuk menjual dan membeli barang-barang dan jasa lewat jaringan internet atau media
sosial (Nugroho, 2006). Teknologi informasi khususnya internet sangat mempengaruhi dunia
marketing, bahkan pemanfaatan internet untuk marketing dianggap sebagai trend setter.
Semakin tingginya penggunaan internet berbanding lurus denganpemanfaatannya di dunia
marketing, sehingga dikatakan bahwa marketing online mulai populer sejalan dengan makin
pupulernya penggunaan internet (Utami & Triyono, 2012). Pencarian informasi dan
kemudahan pengunaan media sosial merupakan tahap terpenting untuk pengambilan
keputusan dalam berbelanja di media sosial. Sebelum konsumen melakukan pembelian,
biasanya mereka akan mencari informasi mengenai produk yang diinginkan ataupun produk
yang sedang ditawarkan oleh produsen. Bagi konsumen yang ingin berbelanja dimedia sosial,
pencarian informasi dapat dilihat melalui search engine di internet, atau bisa juga dengan
berkeliling melihat toko-toko online yang sering ditampilkan di internet. Informasi yang
dikumpulkan bisa berupa harga, merek, kualitas produk, spesifikasi barang, bentuk produk
dan lain-lain yang selanjutnya dijadikan pertimbangan bagi konsumen apakah ingin membeli
produk tersebut atau tidak.
Fenomena tersebut merupakan peluang besar bagi para produsen yang menawarkan
kemudahan kepada konsumen untuk menjual produknya melalui internet. Menurut Kotler dan
Armstrong (dalam Gita Chairun Nisa, 2013:2) Internet adalah jaringan publik luas dari
jaringan komputer yang menghubungkan pengguna diseluruh dunia satu sama lain dan
menghubungkan mereka dengan penyimpanan informasi yang sangat besar. Berdasarkan
survey yang telah dilakukan (Gambar 1.1), jumlah pengguna internet dari tahun ketahun
semakin meningkat pesat. Dimulai dari tahun 2010, jumlah pengguna internet di Indonesia
mencapai 30 juta jiwa penduduk, kemudian di tahun 2011 meningkat menjadi 55 juta jiwa,
lalu di tahun 2012 meningkat lagi hingga menjadi 63 juta jiwa penduduk indonesia, dan terus
meningkat ditahun 2013 hingga mencapai 82 juta jiwa, dan terus meningkat lagi ditahun
2014, yaitu sebesar 107 juta jiwa dari seluruh jumlah penduduk Indonesia yakni 253.609.643
jiwa, dan di tahun 2015 jumlah pengguna internet semakin meningkat sehingga mencapai 139
juta jiwa penduduk Indonesia.
Saat ini kegiatan transaksi jual beli dengan menggunakan internet sudah sangat marak
dikalangan masyarakat atas, menengah maupun masyarakat biasa. Konsumen sudah tidak
perlu lagi untuk keluar rumah jika ingin belanja sesuatu, hanya dengan bermodalkan
smartphone, laptop, ataupun notebook yang menggunakan akses internet dan berbagai macam
aplikasi sosial media lainnya. Mengingat saat ini popularitas sosial media dapat
mempermudah produsen untuk mempromosikan produk-produknya. Dengan adanya media
sosial diharapkan proses transaksi jual beli online menjadi lebih berwarna. Dalam berbelanja
dimedia sosial, kenyamanan dan kepuasan saat berbelanja dimedia sosial dapat menutupi
persepsi harga yang ditawarkan serta mengimbangi rasa aman saat berbelanja dimedia sosial
(Saragih dan Ramdhany, 2012:110). Dalam sebuah penelitian, secara bersama-sama variabel
produk, harga, promosi, kemudahan pembelian, dan kepercayaan berpengaruh secara
signifikan terhadap variabel minat beli dimedia sosial (Wijaya dan Teguh, 2012:158).
Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui .
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Bagaimana minat beli konsumen terhadap produk yang dijual melalui jejaring sosial.
1.2.2 Seberapa besar pengaruh promosi penjualan terhadap minat beli produk fashion yang
dijual melalui jejaring sosial
1.3 Tujuan Penelitian
1.3.1 Untuk mengetahui minat beli konsumen terhadap produk fashion yang dijual melalui
jejaring sosial di Indonesia
1.3.2
1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1 Praktis: Secara praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadikan motivasi dan
masukan bagi usaha-usaha bisnis fashion dengan menggunakan media online di Bandung
ataupun di luar Bandung untuk dapat meningkatkan penjualannya dan juga agar dapat
terus bertahan di pasar sebagai salah satu kekuatan perekonomian di Indonesia
1.4.2 Teoritis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperluas kajian ilmu pemasaran
khususnya mengenai pengaruh promosi penjulan terhadap minat beli dengan gaya hidup
sebagai variabel moderat, serta dapat memberikan masukan bagi peneliti dalam
mengembangkan ilmu pemasaran